
batampos– Hujan deras melanda Kota Tanjungpinang, Kepri pada Jumat (10/1). Banjir yang berlangsung sejak pagi hari itu membuat Jalan Nusantara kilometer 12 terendam banjir.
Banjir tersebut diketahui sudah terjadi sejak pagi dan sudah mulai surut sejak sekitar pukul 12.00 WIB. Selain merendam jalan, air juga merendam halaman pertokoan yang ada di lokasi itu.
“Dari pagi sekitar jam 9 sudah banjir. Mulai surut itu waktu siang hari, saat hujan deras mulai reda,” kata Sudarmanto di depan tokonya.
Menurutnya, ketinggian banjir yang terjadi hari ini memang tidak begitu tinggi dan hanya merendam halaman saja. Berbeda dari banjir hari-hari sebelumnya, air sampai masuk ke dalam toko.
BACA JUGA: Kerap Diguyur Hujan Lebat Disertai Air Laut Meluap, Tarempa Terancam Berpotensi Banjir
Kendati demikian, ia juga merasa khawatir terkait banjir akan terjadi lagi. Sebab, hingga sore hari hujan deras terus melanda wilayah ibu kota Provinsi Kepri tersebut.
“Biasanya jangan tanya, banjirnya tinggi sekali. Walaupun sudah surut ya kita masih khawatir, karena masih hujan deras disini,” tambahnya.
Sementara menurut Rama, banjir memang kerap terjadi di wilayah tersebut saat hujan deras melanda. Ia berharap, pemerintah dapat mengatasi permasalahan tersebut, karena membuta penghuni toko dan warung resah.
“Harusnya pemerintah dapat mencari solusi. Karena setiap hujan lebat, disini banjir terus. Walaupun cepat surut, air kadang masuk dan mengotori halaman kita,” pungkasnya. (*)
Reporter: M Ismail
Artikel Dilanda Hujan, Banjir Rendam Jalan Nusantara Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.









batampos – J&T Express sebagai perusahaan logistik berskala global, merilis data operasional utamanya untuk periode kuartal keempat dan periode setahun penuh pada 2024. J&T Express mencapai total volume paket sebesar 7,39 miliar pada Q4, meningkat sebesar 32,5% year-over-year (“YoY”), dengan rata-rata volume harian sebesar 80,3 juta parsel. Sepanjang tahun 2024, J&T Express menangani 24,65 miliar paket, meningkat 31% YoY dan peningkatan rata-rata volume harian sebesar 30,7% menjadi 67,3 juta paket.