Harga cabai di Pasar Tanjungpinang masih tinggi pada awal tahun 2024, Rabu (2/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Harga cabai di pasar Kota Tanjungpinang, Kepri masih mahal pada awal tahun 2025 ini. Harga komoditas tersebut diperkirakan akan terus mengalami kenaikan hingga beberapa hari kedepan.
Di Pasar Encik Puan Perak, harga cabai rawit yang sebelumnya senilai Rp60 ribu per kilogram, kini menjadi Rp85 ribu per kilogramnya. Selain cabai rawit, cabai merah saat ini senilai Rp78 ribu per kilogram.
“Untuk cabai hijau Rp55 ribu per kilogram. Kalau cabai lagi murah ya paling cuma Rp40an ribu per kilogram. Sebulan ini memang lagi naik terus,” kata Kartini (60) pedagang cabai di Pasar Encik Puan Perak, Rabu (8/1).
Kemudian harga bawang putih saat ini senilai Rp38 ribu per kilogram, kemudian bawang merah senilai Rp40 ribu per kilogram dan bawang merah senilai Rp78 ribu per kilogramnya.
Ia menerangkan, bahwa harga cabai setiap harinya memang mengalami kenaikan sebesar Rp500 hingg Rp1 ribu per kilogram. Sebagai pedagang, Kartini tidak mengetahui secara pasti penyebab naiknya harga cabai tersebut.
Masih tingginya harga cabai ini membuat pedagang mengeluhkan turunnya angka pendapatan berjualan. “Sepi yang beli. Jadi cabai cabai kita banyak yang busuk, jadi rugi,” tambahnya.
Selain itu, pedagang juga mengeluhkan dengan kondisi Pasar Encik Puan Perak yang sepi dikunjungi oleh pembeli.
“Dulu pasar jelek, yang beli tetap ramai. Sekarang sepi, walaupun pasarnya sudah bagus. Sekarang saja jam 12 kita sudah tutup, karena sepi kan,” pungkasnya. (*)
Kabiro Humas dan Promosi BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa Apple Inc telah sepakat untuk melakukan investasi awal senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16 triliun di Indonesia.
Investasi ini akan digunakan untuk pembangunan pabrik AirTag di Batam. Rosan menyatakan, kesepakatan tersebut dicapai setelah serangkaian diskusi intensif antara Pemerintah Indonesia dan pihak Apple.
“Pada intinya mereka bicara dan berkomitmen untuk pembangunan tahap pertama vendor AirTag senilai US$1 miliar,” ujarnya di kantor BKPM, Selasa (7/1).
Rencana ini merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam mendukung pengembangan industri teknologi. Pabrik tersebut diperkirakan akan memproduksi hingga 65 persen kebutuhan global AirTag, produk dari Apple yang berfungsi untuk melacak barang-barang seperti kunci dan dompet.
Batam, sebagai lokasi yang dipilih, dapat memainkan peran kunci dalam ekosistem teknologi global. Namun, hingga saat ini, detail teknis terkait proyek ini masih dalam tahap finalisasi.
Kepala Biro Humas dan Protokoler BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut bahwa pihaknya telah mendengar kabar mengenai rencana investasi ini. Meski demikian, hingga kini belum ada permintaan resmi dari pihak Apple maupun mitra mereka kepada BP Batam.
“Kami sudah mendengar beberapa isu negosiasi terkait rencana investasi ini di Batam. Namun, sampai saat ini BP Batam belum ada direct inquiry (permintaan) dari Apple ataupun subkonnya, walaupun BP Batam telah berkomunikasi dengan kementerian yang menangani hal tersebut,” ujar Tuty, Rabu (8/1).
Ia menambahkan, kemungkinan besar pembahasan masih berlangsung di tingkat pusat antara perusahaan dan kementerian terkait. Meski demikian, BP Batam tetap menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung rencana besar ini jika informasi resmi telah diterima.
“Pada prinsipnya BP Batam menyambut baik dan siap menindaklanjuti rencana investasi tersebut apabila sudah ada informasi langsung kepada BP Batam,” katanya.
BP Batam optimistis, keberadaan pabrik ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, terutama bagi perekonomian Batam dan Indonesia secara umum. Otorita juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk merealisasikan proyek ini.
Investasi Apple ini dinilai menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menarik perhatian perusahaan-perusahaan teknologi lainnya. Selain itu, proyek ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.
Sebagai kawasan dengan fasilitas logistik yang baik dan kedekatan dengan pasar global, Batam dianggap sebagai lokasi strategis untuk mendukung kebutuhan operasional Apple. Infrastruktur yang sudah mapan menjadi salah satu keunggulan utama Batam dibandingkan wilayah lain.
Jika terealisasi, pabrik AirTag di Batam akan menandai tonggak sejarah baru dalam hubungan kerja sama antara Apple dan Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri teknologi global. (*)
Skor akhir pertandingan Ginting raih dan Lee Chia Hao di Malaysia Open 2025. (@badminton.ina)
batampos – Anthony Sinisuka Ginting mampu melewati pertandingan pertama Malaysia Open 2025 dengan baik. Menghadapi wakil Taiwan, Lee Chia-Hao, dia menang dua gim langsung 21-12 dan 21-18.
Ginting mengawali laga dengan ciamik. Permainan netting yang diterapkan membuat lawan jatuh bangun.
Anthony Sinisuka Ginting bahkan sempat unggul jauh 15-9 sebelum akhirnya menang 21-12 di set pertama. Memasuki set kedua pebulutangkis 28 tahun sempat kehilangan ritme permainan.
Bahkan giliran dirinya yang ketinggalan 6-13. Beruntung Ginting mampu memperbaiki penampilan dan bangkit sampai menyamakan kedudukan 15-15.
Setelah itu lajunya tidak terhenti sampai memenangkan pertandingan 21-18. Menurut pemain kelahiran Cimahi keberhasilan hari ini berkat fokus dan strategi yang berjalan dengan baik.
Ia mengakui set kedua berjalan lebih berat. Sebab Lee Chia-Hao mengubah cara bermain dan itu cukup mengejutkan Ginting.
“Pertama-tama mengucapkan syukur puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Cukup senang dengan performa hari ini bisa mengatasi semua kendala di lapangan,” kata Anthony Sinisuka Ginting usai laga, Rabu (8/1).
“Di gim kedua ketika kondisi lapangan di gim kedua berbeda dengan gim pertama dan lawan mempunyai strategi yang baru juga. Saat tertinggal jauh saya bisa cepat mengantisipasi dengan menerapkan strategi yang tepat untuk menambah poin demi poin,” ia menambahkan.
Pemain kelahiran Cimahi jadi satu-satunya tunggal putera yang tersisa di Malaysia Open 2025. Sebelumnya Jonathan Christie langsung tersingkir dari pemain Prancis, Toma Junior Popov, dengan skor 21-8, 14-21, 26-24.
Menjadi harapan satu-satunya di tunggal putera, Ginting tidak mau terbebani. Yang dia inginkan adalah fokus di pertandingan dan memastikan strategi yang dijalankan berjalan.
Menurut Ginting konsistensi dalam permainan butuh fokus 100 persen. Sebab yang menentukan bukan hanya lawan, tapi juga kondisi lapangan dan arah angin.
“Saya tidak mau membebani diri saya terlalu berat jadi fokusnya hanya mencari cara bermain yang baik, kalaupun kalah kan masih ada gim ketiga,” terangnya.
“Saya ingin lebih konsisten dalam penerapan strategi, cepat dan tepat membaca perubahan-perubahan lawan maupun kondisi lapangan,” lanjutnya lagi.
Ujian lain sudah menunggu Anthony Sinisuka Ginting. Di babak 16 besar Malaysia Open hari ini dia sudah ditunggu andalan Thailand, Kunlavut Vitidsarn. (*)
batampos – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut menghalangi proses penyidikan perkara dugaan suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024 yang menjerat Harun Masiku.
Hal itu disampaikan mantan penyidik KPK Ronald Paul Sinyal usai diperiksa sebagai saksi pada Rabu (8/1). Ronal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan suap PAW dan perintangan penyidikan yang menjerat Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
”Tadi di BAP saya sampaikan memang lebih dari situ sih. Ya salah satunya yang bisa saya sebut ya jelas dari Firli Bahuri itu sendiri,” kata Ronald usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (8/1).
Mantan penyidik KPK yang dipecat imbas Tes Wawan Kebangsaan (TWK) itu mengungkapkan, salah satu perintangan penyidikan yang dilakukan Firli Bahuri pernah meminta agar penggeledahan di kantor DPP PDIP tidak dilakukan.
”Setiap kali saya melakukan penggeledahan atau juga melakukan pemeriksaan, atau juga kan sempat viral ya dulu, ya pengin melakukan penggeledahan di kantor DPP ya. Cuma itu selalu disebut jangan dulu, sedang panas dan semacamnya. Itu dari saya sampaikan juga bahwa kita reda dulu temponya biar sedikit adem dulu lah ya,” ungkap Ronald.
”Dan itu saya sampaikan juga. Sebenarnya bisa juga ya seperti itu dihalang-halangi ya. Cuma itu yang terjadi di masa kepemimpinan pemerintahan sebelumnya seperti itu sih,” sambung dia.
Ronald menyebut, sejak 2020-2021, dirinya telah mengajukan pengembangan penyidikan untuk menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.
”Sebenarnya dari dulu juga saya sudah mau mengajukan tersangka ya, salah satunya yang sekarang sudah dimajukan (Hasto Kristiyanto),” tutur Ronald.
Dia juga menyebut, KPK pada masa kepemimpinan Firli Bahuri tidak berani mengeluarkan surat perintah penggeledahan di kantor DPP PDIP.
”Memang dari atasan sendiri, dari pimpinan sendiri pun tidak berani mengeluarkan terkait penggeledahan di kantor DPP PDIP,” ujar Ronald.
Ronald mengaku telah mengusulkan kepada penyidik KPK untuk memanggil dan memeriksa Firli Bahuri terkait hal tersebut.
”Tadi sudah saya sampaikan harusnya yang dipanggil ke sini bukan saya sendiri. Tapi Firli Bahuri itu sendiri juga harusnya sudah hadir ke sini,” tegas Ronald.
KPK secara resmi menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka, pada Selasa (24/12). Orang kepercayaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu terjerat dalam dua tindak pidana, yakni terkait dugaan penerimaan suap terhadap Wahyu Setiawan Komisioner KPU RI 2017-2022 atas pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI terhadap Harun Masiku.
Selain Hasto, KPK juga menetapkan Donny Tri Istiqomah yang merupakan orang kepercayaan Hasto dalam kasus dugaan pemberian suap. Sementara, Hasto Kristiyanto juga terjerat dugaan tindak pidana berupa penghalangan penyidikan KPK. (*)
Siswa SD di Kota Batam menikmati makan bergizi gratis di sekolah. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)
batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Bengkong.
Program ini merupakan salah satu inisiatif dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di usia sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini menunggu petunjuk teknis dan prosedur operasional standar (SOP) terkait pelaksanaan program.
“Laporan dari anggota saat rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Batam terkait pelaksanaan teknisnya belum ada juknis dan SOP-nya,” ujar Didi, Rabu (8/1).
Sebagai langkah awal, Kecamatan Bengkong dipilih sebagai lokasi uji coba program ini. Pemilihan Bengkong didasari oleh keberadaan dapur umum sehat milik Badan Gizi Nasional (BGN) yang dianggap strategis untuk mendukung distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
“Kecamatan Bengkong dipilih karena memiliki dapur umum sehat yang saat ini hanya beroperasi di wilayah ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Rubianto.
Uji coba program MBG ini sedang dilakukan di empat sekolah dasar di Kecamatan Bengkong.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bengkong menjelaskan bahwa tujuan uji coba ini adalah untuk mengumpulkan data terkait kondisi kesehatan siswa, seperti tinggi badan, berat badan, alergi, serta riwayat penyakit. Data ini sangat penting agar dampak program terhadap kesehatan siswa dapat diukur dengan akurat.
“Pengumpulan data ini penting untuk memastikan bahwa program MBG memberikan manfaat maksimal dalam mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak,” jelasnya.
Tri Rubianto menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Batam akan terus mendukung kelancaran program ini, termasuk dalam hal distribusi makanan bergizi kepada para siswa di sekolah-sekolah yang terlibat dalam uji coba.
Dengan adanya lokasi dapur yang strategis dan dekat dengan beberapa satuan pendidikan, diharapkan distribusi makanan bergizi akan berjalan lancar.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki gizi siswa di Kota Batam. (*)
Siswa SD di Kota Batam menikmati makan bergizi gratis di sekolah. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)
batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Bengkong.
Program ini merupakan salah satu inisiatif dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di usia sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini menunggu petunjuk teknis dan prosedur operasional standar (SOP) terkait pelaksanaan program.
“Laporan dari anggota saat rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Batam terkait pelaksanaan teknisnya belum ada juknis dan SOP-nya,” ujar Didi, Rabu (8/1).
Sebagai langkah awal, Kecamatan Bengkong dipilih sebagai lokasi uji coba program ini. Pemilihan Bengkong didasari oleh keberadaan dapur umum sehat milik Badan Gizi Nasional (BGN) yang dianggap strategis untuk mendukung distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
“Kecamatan Bengkong dipilih karena memiliki dapur umum sehat yang saat ini hanya beroperasi di wilayah ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Rubianto.
Uji coba program MBG ini sedang dilakukan di empat sekolah dasar di Kecamatan Bengkong.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bengkong menjelaskan bahwa tujuan uji coba ini adalah untuk mengumpulkan data terkait kondisi kesehatan siswa, seperti tinggi badan, berat badan, alergi, serta riwayat penyakit. Data ini sangat penting agar dampak program terhadap kesehatan siswa dapat diukur dengan akurat.
“Pengumpulan data ini penting untuk memastikan bahwa program MBG memberikan manfaat maksimal dalam mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak,” jelasnya.
Tri Rubianto menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Batam akan terus mendukung kelancaran program ini, termasuk dalam hal distribusi makanan bergizi kepada para siswa di sekolah-sekolah yang terlibat dalam uji coba.
Dengan adanya lokasi dapur yang strategis dan dekat dengan beberapa satuan pendidikan, diharapkan distribusi makanan bergizi akan berjalan lancar.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki gizi siswa di Kota Batam. (*)
Sejumlah siswa saat pelaksanaan program makan bergizi gratis (PMB) di SDN Lengkong Wetan 01, Tangerang Selatan, Banten, Senin (06/01/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Sejumlah pelajar mulai mengeluhkan menu makanan yang disajikan dalam program makan bergizi gratis (MBG) yang dipatok senilai Rp 10 ribu, karena dianggap tidak sesuai standar.
Kebijakan yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu telah masuk hari ketiga, setelah resmi dilaksanakan pada Selasa (7/1).
Namun, ada pelajar lainnya yang juga turut mengapresiasi program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran itu.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi memastikan, Presiden Prabowo selalu menerima informasi terkait program MBG yang saat ini sudah berjalan pada 26 provinsi.
Menurut dia, Prabowo selalu menerima informasi ihwal program MBG dari Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
“Presiden mendapatkan laporan rutin dari Kepala BGN Prof Dadan Hindayana. Jadi beliau selalu dapat update,” kata Hasan kepada wartawan, Rabu (8/1).
Hasan mengamini adanya masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Ia memastikan, masukan itu akan memberikan motivasi maksimal kepada para petugas BGN.
“Semua ucapan terima kasih dan harapan dari masyarakat tentu menjadi penyemangat teman-teman di BGN dan pekerja-pekerja di dapur MBG untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” ucap Hasan.
Lebih lanjut, Hasan memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau langsung pelaksanaan MBG. Namun, Hasan tidak mengungkap secara rinci kapan dan dimana Prabowo akan melakukan sidak.
“Kan presiden rencananya sidak. Jadi tunggu aja kapan beliau mau meninjau langsung ya,” pungkasnya. (*)
Sejumlah pelajar SLB Negeri Bintan menikmati buah segar dalam program sekolah sehat, Rabu (8/1/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– SLB Negeri Bintan berharap pihak penyedia melakukan konsultasi dengan pihak sekolah sebelum melaksanakan program makan bergizi gratis.
“Pihak penyedia maunya berkonsultasi dahulu ke pihak sekolah terkait makanan-makanan apa yang boleh diberikan ke anak-anak,” ujar wakil kurikulum SLB Negeri Bintan, Khadijah.
Khadijah menjelaskan, ada beberapa pelajar yang memiliki kebutuhan khusus, tidak menerima asupan makanan seperti terigu, coklat, msg, buah pisang, anggur, dan jeruk.
“Kandungan dalam asupan makan itu bisa membuat anak-anak jadi lebih aktif dan tantrum,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua program sekolah sehat di SLB Negeri Bintan, Imelda.
“Niatnya baik untuk mencukupi gizi anak-anak tapi efeknya malah menjadi tantrum, emosinya mulai meledak-ledak,” katanya.
Dia mengatakan, memang ada beberapa asupan makanan yang harus dieliminasi tetapi ada makanan pengantinya.
Jadi, dia berharap, pihak penyedia melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum melaksanakan program makan bergizi gratis bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Dia juga menyampaikan, program makan bergizi gratis belum dimulai di sekolah.
Tapi, pihak sekolah telah melaksanakan program sekolah sehat terdiri dari lima aspek, diantaranya sehat fisik maupun sehat bergizi.
Dijelaskannya, program sehat bergizi mencakup minum air putih, setidaknya 8 gelas per hari, makan buah yang dilaksanakan setiap hari Rabu.
Selain itu, katanya, ada program makan bergizi yang dilaksanakan sebulan sekali.
“Kita makan bersama anak-anak, menunya ada sayur, daging, ada buahnya juga,” ujarnya. (*)
batampos – Sebanyak 3 jabatan Kapolsek di lingkungan Polresta Barelang berganti. Pergantian ini sesuai Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor STR/5/I/KEP./2025, STR/6/I/KEP./2025, STR/7/I/KEP./2025, dan STR/8/I/KEP./2025 Tanggal 6 Januari 2025.
Kapolsek yang berganti yakni Kapolsek Batuampar, Kapolsek Batuaji, dan Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan pergantian jabatan ini ditandatangani langsung Wakapolda Kepri, Brigjen Asep Safrudin mengatasnamakan Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah.
“Mutasi ini merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang berkinerja baik dengan memberikan mereka tanggung jawab yang lebih besar. Dan disisi lain, juga merupakan bagian dari mekanisme evaluasi kinerja,” ujarnya.
Adapun jabatan Kapolsek Batuampar yang sebelumnya dijabat Kompol Dwihatmoko Wiroseno digantikan AKP Amru Abdullah yang sebelumnya menjabat Ps. Kanit 4 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Kepri.
Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal digantikan AKP Raden Bimo Dwi Lambang yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja. Sedangkan Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim, Iptu Noval Adimas Ardianto digantikan Iptu Wira Pratama yang sebelumnya menjabat Subbidpaminal Bidpropam Polda Kepri.
“Dalam TR Kapolda Kepri ini total ada 198 personel beralih tugas jabatan dan mutasi,” kata Pandra.
Sementara Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah menegaskan bahwa setiap personel Polri di wilayah Kepri dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan responsivitas terhadap dinamika masyarakat.
“Dengan formasi yang baru, kami optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Yan menambahkan bahwa mutasi dan alih jabatan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di tahun 2025.
“Mutasi dan alih jabatan merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Polri sebagai upaya penyegaran organisasi, regenerasi kepemimpinan, dan peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi tugas-tugas mendatang,” tutupnya. (*)
batampos – Pemerintah secara resmi menetapkan usia pensiun pekerja di Indonesia menjadi 59 tahun untuk bisa memperoleh manfaat program Jaminan Pensiun (JP) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Kebijakan ini sebagaimana tertuang dalam Pasal 15 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun.
Sebelumnya, per 1 Januari 2019 usia pensiun yang bisa memperoleh manfaat JP dari BPJS Ketenagakerjaan berusia 57 tahun. Kemudian, dipertegas bahwa usia tersebut akan terus bertambah 1 tahun untuk setiap 3 tahun berikutnya.
“Usia pensiun selanjutnya bertambah 1 tahun untuk setiap 3 tahun berikutnya sampai mencapai usia pensiun 65 tahun,” bunyi poin 3 Pasal 15, dikutip dari JawaPos.com, Kamis (9/1).
Lebih lanjut, melalui PP itu juga diatur jika pekerja yang telah memasuki usia pensiun, yakni 59 tahun namun masih tetap dipekerjakan. Maka, peserta dapat memilih untuk menerima manfaat pensiun pada saat mencapai usia pensiun, yaitu 65 tahun.
Selain itu, bisa memilih untuk menerima manfaat JP pada saat berhenti bekerja dengan ketentuan paling lama 3 tahun setelah mencapai usia pensiun.
“Dalam hal Peserta telah memasuki Usia Pensiun tetapi yang bersangkutan tetap dipekerjakan, Peserta dapat memilih untuk menerima Manfaat Pensiun pada saat mencapai Usia Pensiun atau pada saat berhenti bekerja dengan ketentuan paling lama 3 (tiga) tahun setelah Usia Pensiun,” bunyi poin 4 Pasal 15.
Untuk diketahui, manfaat pensiun yang dimaksud adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memasuki usia pensiun.
Dilihat dari besarannya, manfaat pensiun paling sedikit ditetapkan sebesar Rp 300 ribu untuk setiap bulan. Sedangkan paling banyak ditetapkan sebesar Rp 3,6 juta per bulan. (*)