Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2592

Nunggak BBM Hampir Rp 40 Juta, KM Anambas Bermadah 7 Hentikan Pelayaran Kampung Baru-Air Asuk

0
Kapal roro KM Anambas Bermadah berangkat menuju Air Asuk dari Pelabuhan Kampung Baru, baru-baru ini. f.ihsan

batampos – Layanan penyebrangan masyarakat dengan menggunakan kapal roro KM Anambas Bermadah 7 dari Kampung Baru menuju Air Asuk terpaksa dihentikan sejak Jum’at, (3/1) lalu.

Terhentinya layanan ini disebabkan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Palmatak yang menunggak pembayaran bahan bakar minyak (bbm) selama 2 bulan kepada agen penyalur.

“Nunggak dua bulan dengan agen minyak,” ujar Kordinator UPT Dishub LH Palmatak, Rahim, Rabu, (8/1).

Karena menunggak pembayaran, pihak agen enggan memberikan bbm kepada KM Anambas Bermadah 7. Sebab, takut tidak dibayarkan.

BACA JUGA: Pertalite Tercampur Solar, Kendaraan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Km 19 Kijang, Bintan

“Satu bulan biasanya capai Rp 20 juta. Kalau untuk tagihan kita saya kurang tahu pas nya berapa. Karena saya baru tugas disini (Palmatak),” tutur Rahim.

Menurutnya tunggakan ini terjadi karena Pemerintah Kabupaten Anambas tidak memiliki keuangan sejak dua bulan terakhir. Hal ini karena dana bagi hasil (dbh) dari pusat tidak disalurkan ke daerah.

“Terbaru kita dapat informasi kalau tunggakan ini dimasukkan ke dalam sistem tunda bayar. Jangan khawatir untuk agen,” tegas Rahim.

Meski sudah menemui titik terang pembayaran hutang, Rahim belum memastikan kapan kapal roro itu kembali berlayar melayani masyarakat.

Sementara itu, warga Air Asuk, Septian menyayangkan dengan adanya penghentian sementara kapal roro. Menurutnya, kejadian ini tidak sepatutnya terjadi.

“Karena kita terganggu juga. Mau menyeberang ke Kampung Baru buat kerja susah. Saya kerja kesana memang bawa motor,” ungkap Septian.

Saat ini, ia bersama warga lainnya terpaksa menggunakan spead boat pancung untuk menyebrang membawa sepeda motor.

“Tapi tarifnya mahal, kalau pulang pergi (pp) Rp 20 ribu. Dua kali lipat dari roro yang cuma Rp 10 ribu,” ujar Septian.

Tidak hanya disegi tarif, dari sisi keselamatan pun juga membahayakan warga. Jika menggunakan spead boat, penumpang sering terkena terjangan ombak yang begitu kuat.

“Kalau pakai roro tidak, kita tenang. Kan sedikit besar body nya. Beda dengan speed boat pancung, deg-degan,” sebutnya.

Untuk itu, Septian meminta Pemerintah Kabupaten Anambas untuk segera mengoperasikan kapal roro agar aktifitas warga bisa kembali normal seperti biasanya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Nunggak BBM Hampir Rp 40 Juta, KM Anambas Bermadah 7 Hentikan Pelayaran Kampung Baru-Air Asuk pertama kali tampil pada Kepri.

 Surati Pemerintah Pusat Perjuangkan Nasib Ratusan Honorer Tak Lulus PPPK

0
DPRD dan BKPSDM Tanjungpinang saat melakukan pembahasan terkait nasib honorer yang tidak lulus PPPK, Selasa (7/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos – DPRD bersama Pemko Tanjungpinang membahas terkait nasib ratusan honorer Pemko, yang tidak lulus dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pertemuan tersebut juga buntut dari informasi terkait adanya indikasi kecurangan.

DPRD Tanjungpinang sebelumnya sudah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) terkait keluhan ratusan honorer tersebut. Dalam RDP, dewan mendapatkan informasi bahwa adanya indikasi kecurangan dalam seleksi PPPK Pemko Tanjungpinang.

“Kami Sundah tanyakan ke BKPSDM. Katanya sudah berjalan dengan sistem yang ada dan tidak ada kecurangan,” kata Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang, Ade Angga, usai pertemuan bersama BKPSDM, Selasa (7/1).

BACA JUGA: RS Raja Ahmad Tabib Kekurangan Dokter Jiwa untuk Layani MCU calon PPPK

Selain itu, DPRD juga mempertanyakan terkait jumlah kuota PPPK yang diajukan oleh BKPSDM. Sebab, kuota yang diajukan itu hanya sebanyak 567, sementara tenaga honorer di Pemko Tanjungpinang yang masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebanyak sekitar 1.300 orang.

Sehingga DPRD meminta kepada BKPSDM untuk memperjuangkan nasib 800 tenaga honorer, yang tidak lulus menjadi PPPK. Ditambah lagi, ratusan honorer itu sudah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun.

“Kami meminta agar mereka diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Kita juga akan menyurati Menpan-Rb melalui Gubernur, yang siap membantu,” tambahnya

Ia juga merasa heran terkait Pemko yang mengusulkan kuota PPPK lebih sedikit, ketimbang jumlah tenaga honorer yang dimiliki. Berbeda dengan daerah lainnya, yang mengusulkan kuota setara dengan jumlah honorer.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fattah menyampaikan bahwa jumlah kuota yang diajukan itu sesuai dengan kebutuhan, serta kemampuan keuangan daerah.

Selain itu, BKPSDM juga tidak bisa memastikan apakah honorer yang tidak lulus PPPK tersebut bakal menjadi PPPK penuh waktu atau tidak. Sebab, pihaknya masih menunggu aturan terkait hal itu.

“Jadi formasi yang dibuka untuk penerimaan PPPK ini tergantung dengan kebutuhan dan keuangan Pemko,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel  Surati Pemerintah Pusat Perjuangkan Nasib Ratusan Honorer Tak Lulus PPPK pertama kali tampil pada Kepri.

Baru 72 Persen Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Serahkan LHKPN

0
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan tercatat 90 dari total 124 wajib lapor Kabinet Merah Putih telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), atau telah mencapai sekitar 72 persen.

“Adapun rinciannya, dari 52 Menteri/Kepala Lembaga Setingkat Menteri, sejumlah 44 telah menyampaikan LHKPN,” kata tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (8/1).

“Kemudian dari 57 Wakil Menteri/Wakil Kepala Lembaga Setingkat Menteri, sejumlah 38 telah menyampaikan laporan harta kekayaannya,” sambungnya.

Serta, dari 15 Utusan Khusus/Penasihat Khusus/Staf Khusus, sebanyak 8 orang telah menyerahkan LHKPN. KPK mengimbau kepada para wajib lapor yang belum melaporkan harta kekayaannya agar segera menyampaikannya. Dimana, batas akhir pelaporan LHKPN yakni tiga bulan pasca pelantikan, atau 21 Januari 2025.

“Apabila dalam pengisian LHKPN terdapat kendala, KPK terbuka untuk melakukan pendampingan dan bantuan dalam pengisiannya,” ucap Budi.

Lebih lanjut, Budi menekankan LHKPN sebagai instrumen pencegahan, merupakan bentuk transparansi pejabat publik atas kepemilikan aset dan hartanya. Sehingga masyarakat bisa secara terbuka ikut memantau dan melakukan pengawasan.

“Hal ini menjadi perwujudan dari pelibatan masyarakat dalam pemberantasan korupsi,” pungkasnya. (*)

Artikel Baru 72 Persen Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Serahkan LHKPN pertama kali tampil pada News.

Pariwisata Batam Masih Normal Meski Wabah HMPV Merebak di Malaysia

0
Wisman asal Korea Selatan tiba di Bandara Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu. Kunjungan wisman ke Kota Batam belum terpengaruh dengan wabah HMPV. F. Dokumentasi Batam Pos

batampos – Wabah Human Metapneumovirus (HMPV) yang saat ini merebak di Malaysia tidak mengganggu aktivitas pariwisata di Batam. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, memastikan hingga saat ini belum ada travel warning yang dikeluarkan pemerintah Indonesia terkait penyebaran virus tersebut.

“Sampai saat ini, belum ada arahan travel warning dari pemerintah. Kunjungan wisatawan ke Batam masih stabil, termasuk data kunjungan hingga November 2024,” ujar Ardiwinata, Selasa (7/1).

Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan sejak pandemi COVID-19 menjadi modal penting dalam menghadapi potensi penyebaran penyakit, termasuk HMPV. Tren pariwisata sehat, kata dia, kini sudah menjadi kebiasaan baik bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Baca Juga: Waspada Penyebaran HMPV dan Influenza A, Bandara Hang Nadim Tingkatkan Kewaspadaan

“Jika merasa sakit, masyarakat sudah terbiasa memakai masker. Selain itu, kebiasaan menjaga kebersihan juga semakin meningkat,” tambahnya.

Meski demikian, Ardiwinata tetap mengimbau masyarakat Batam yang memiliki rencana perjalanan ke Malaysia agar tetap berhati-hati. Ia menyarankan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin, seperti menjaga kebersihan, menggunakan masker saat merasa tidak fit, dan menghindari tempat keramaian jika memungkinkan.

“Kita berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, kewaspadaan harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

HMPV sendiri merupakan virus yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti flu atau bronkitis. Penyebarannya mirip dengan virus pernapasan lainnya, yaitu melalui droplet atau kontak langsung dengan penderita. Hingga kini, otoritas kesehatan di Malaysia sedang berupaya menekan penyebaran virus tersebut agar tidak meluas.

Baca Juga: Gagal Lolos Seleksi Guru PPPK di Batam: Tuntut Prioritas, Pemko Tunggu Kebijakan Pusat

Ardiwinata juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan terus memantau situasi ini. Koordinasi antara instansi terkait dilakukan untuk memastikan langkah antisipasi tetap berjalan.

Pariwisata di Batam sendiri hingga kini menjadi salah satu sektor unggulan yang menyumbang pendapatan besar bagi daerah. Dengan stabilitas kunjungan wisatawan yang terjaga, Ardiwinata optimistis pariwisata Batam tetap tumbuh meski menghadapi berbagai tantangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kasus hMPV di Indonesia.

“Sebagian besar lonjakan kasus hMPV dilaporkan di China, terutama di wilayah utara dan di kalangan anak-anak di bawah usia 14 tahun. Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa belum ada laporan kasus hMPV,” ujar Didi, Senin (6/1).

Baca Juga: Polresta Barelang Lakukan 718 Operasi Cipkon Sepanjang Tahun 2024, Amankan Ribuan Motor

Menurut Didi, hMPV merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan dan memiliki gejala yang mirip dengan influenza, seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Virus ini umumnya tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, tetapi dapat berisiko serius bagi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah.

“Kalau orang dewasa yang sehat, sebetulnya virus ini tidak terlalu berbahaya. Tetapi, anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah, seperti pasien yang sedang menjalani transplantasi atau menggunakan obat imunosupresan, perlu lebih berhati-hati,” jelasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pariwisata Batam Masih Normal Meski Wabah HMPV Merebak di Malaysia pertama kali tampil pada Metropolis.

Jadwal Malaysia Open 2025 Hari Ini 8 Januari 2025, 4 Wakil Indonesia Bertanding

0
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat berlaga di babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 di Ningbo, Tiongkok, Kamis (11/4/2024). (ANTARA/HO/PP PBSI)

batampos – Jadwal Malaysia Open 2025 hari kedua pada Rabu (8/1/2025), menghadirkan pertandingan lanjutan babak 32 besar. Empat wakil Indonesia yang terdiri dari dua ganda putra dan dua tunggal putra akan bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, mulai pukul 08.00 WIB.

Pertandingan Malaysia Open 2025 dapat disaksikan melalui live streaming YouTube BWF TV, dan tidak tayang di TV Nasional.

Setelah tiga wakil Indonesia lolos ke babak enam belas besar, dan dua lainnya gugur, empat wakil Indonesia bakal bertanding di babak 32 besar Malaysia Open 2025.

Jonatan Christie bakal menjadi wakil Indonesia pertama yang bertanding hari ini. Tunggal putra andalan merah putih tersebut bakal menghadapi wakil Prancis, Toma Junior Popov.

Setelah gagal meraih hasil maksimal di banyak turnamen bergengsi pada 2024, Jojo bertekad untuk tampil lebih baik di tahun ini. Dia bakal memulainya di Malaysia Open 2025.

Menempati unggulan keempat dalam turnamen BWF World Tour Super 1000 ini, Jonatan Christie di atas kertas bisa melaju setidaknya hingga babak semifinal.

Sementara wakil Indonesia lainnya di nomor tunggal putra adalah Anthony Sinisuka Ginting. Sama seperti Jojo, performa Ginting sepanjang tahun lalu juga mengecewakan. Namun, dia diharapkan segera bangkit.

Tumpuan Indonesia di Malaysia Open 2025 adalah nomor ganda putra dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, akan memulai perjalannya hari ini menghadapi wakil tuan rumah Ong Yew Sin/Teo ee Yi.

Fajar/Rian yang berstatus juara Malaysia Open 2023 diharapkan bisa meraih hasil bagus di edisi 2025 bahkan menjadi juara. Peluang mereka untuk meraih gelar pun cukup terbuka.

Selain Fajar/Rian, Indonesia juga masih memiliki Sabar Karyaman/Muhammad Reza Pahlevi, yang akan bermain di laga kedua belas hari ini menghadapi pasangan Denmark, Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard.

Berikut ini adalah jadwal lengkap hari kedua babak 32 besar Malaysia Open 2025. Empat wakil Indonesia bakal bertanding memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

-Jonatan Christie vs Toma Junior Popov (Prancis) – Court Satu Partai Pertama
-Anthony Sinisuka Ginting vs Lee Chia Hao (Taiwan) – Court Tiga Partai Ketujuh
-Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia) – Court Satu Parta Kesembilan
-Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark) – Court Dua Partai Kedua Belas

Daftar Pemain Indonesia Lolos 16 Besar Malaysia Open 2025

Ganda Campuran

Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja

Ganda Putri

Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Tunggal Putri

Putri Kusuma Wardani

Artikel Jadwal Malaysia Open 2025 Hari Ini 8 Januari 2025, 4 Wakil Indonesia Bertanding pertama kali tampil pada Olahraga.

Gagal Lolos Seleksi Guru PPPK di Batam: Tuntut Prioritas, Pemko Tunggu Kebijakan Pusat

0
Peserta saat mengikuti ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Batam di Hotel Golden View, Bengkong, Jumat (17/11) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kegelisahan para tenaga honorer di Kota Batam memuncak setelah hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diumumkan. Banyak dari mereka yang mengabdi bertahun-tahun di bawah Pemko, gagal lolos seleksi yang sepenuhnya berbasis sistem elektronik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Batam, Selasa (7/1), tuntutan honorer untuk mendapat prioritas kembali mencuat. Namun, pemerintah menegaskan bahwa proses seleksi murni berdasarkan skor tes tanpa intervensi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Rubianto, serta perwakilan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menjelaskan.

“Polemik yang terjadi berakar pada kekhawatiran para tenaga honorer di bawah Pemko Batam yang tidak lolos seleksi PPPK,” ujarnya.

Baca Juga: Batam Segera Terapkan Program MCU Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun

Tri menyebutkan seleksi ini sepenuhnya berada di bawah Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan sistem penilaian berbasis skor hasil tes elektronik tanpa diskriminasi.

“Seleksi PPPK ini tidak membedakan antara tenaga honorer Pemko maupun honorer dana BOS. Semua peserta memiliki kedudukan yang sama dan hasilnya murni berdasarkan tes. Mereka bisa mengakses hasilnya langsung melalui akun masing-masing,” jelas Tri.

Hasil seleksi guru PPPK yang diumumkan pada Selasa pagi menunjukkan bahwa banyak tenaga honorer Pemko yang tidak lolos.

“Sebagai solusinya, mereka yang tidak lolos akan dipekerjakan sebagai guru paruh waktu, dengan teknis pelaksanaan menunggu aturan lebih lanjut dari BKPSDM Pemko Batam,” ujarnya.

Baca Juga: Angkut 3.741 Penumpang, Kapal Kelud Kembali Sandar di Batam Hari Ini

Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Batam, Ikhsan, menambahkan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan oleh BKN.

“Hasil seleksi ditentukan berdasarkan nilai tes dengan sistem peringkat. Misalnya, jika kuota yang tersedia 70 formasi dan pelamar mencapai 100 orang, maka hanya yang berada di peringkat atas yang lolos,” kata Ikhsan.

Ia juga menjelaskan bahwa BKPSDM hanya bertugas mengumumkan hasil yang telah diolah oleh BKN, tanpa ada campur tangan dalam proses penilaian.

“Proses ini murni by system. Tidak ada intervensi dalam pengolahan nilai karena semua dilakukan langsung oleh BKN,” kata dia.

Terkait mekanisme lebih lanjut bagi guru paruh waktu, Ikhsan menyebutkan bahwa Pemko Batam masih menunggu aturan dari Peraturan Pemerintah (PP) yang mendukung implementasi UU 2023. Hingga saat ini, PP tersebut belum diterbitkan oleh pemerintah pusat.

“Nantinya, formasi untuk guru paruh waktu akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Saat ini, BKPSDM telah mengajukan 109 tenaga pengajar untuk formasi tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Waspada Penyebaran HMPV dan Influenza A, Bandara Hang Nadim Tingkatkan Kewaspadaan

Dalam RDP, para tenaga honorer menyuarakan aspirasi mereka agar diberikan prioritas dalam seleksi PPPK.

Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk menambahkan pihaknya menunggu petunjuk regulasi dari pusat bagaimana nasib yang belum terima di seleksi PPPK.

“Seleksi alam lah ini sebenarnya. Kemarin ada informasi honor daerah diprioritaskan. Ruang honor BOS pun dibuka. Sehingga mereka rebutan formasi tersebut,” ujarnya

Dengan adanya kebijakan guru paruh waktu, Pemko Batam berkomitmen memberikan solusi sementara sambil menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Gagal Lolos Seleksi Guru PPPK di Batam: Tuntut Prioritas, Pemko Tunggu Kebijakan Pusat pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemendikdasmen Anggarkan Rp 59,2 Triliun untuk Dana BOS Satuan Pendidikan

0
LILUSTRASI: Guru honorer mengajar siswa. (Suriani Mappong/Antara)

batampos – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan persiapan untuk percepatan penyaluran dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2025. Tahun ini, dana BOSP dianggarkan sebesar Rp 59,2 triliun.

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen Anang Ristanto mengungkapkan, anggaran tersebut diperuntukkan bagi 423.080 satuan pendidikan yang jadi sasaran. Alokasi ini sudah termasuk kenaikan satuan biaya pada daerah khusus.

Diakuinya, tahun ini, Kemendikdasmen memiliki terobosan berupa peningkatan satuan biaya majemuk pada satuan pendidikan di daerah khusus. Hal ini bertujuan untuk menekan ketimpangan biaya pendidikan antar satuan pendidikan pada wilayah yang sama.

“Terobosan ini menyasar 15.046 satuan pendidikan dan 1,1 juta peserta didik,” ujarnya Selasa (7/1).

Penyaluran Dana BOSP tahun anggaran 2025, kata dia, menargetkan 98 persen satuan pendidikan salur pada kesempatan pertama di bulan Januari. Dia optimistis percepatan penyaluran ini bisa terlaksana mengingat pada tahun sebelumnya, penyaluran dana BOSP mengukir sejarahnya dengan penyaluran terbaik dan tercepat di mana 96 persen satuan pendidikan salur pada kesempatan pertama di bulan Januari.

⁠Pada tahun ke-6 penyaluran langsung dana BOSP ini, pihaknya telah berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menghadirkan penyaluran yang lebih cepat dan tepat manfaat.

“Penyaluran Tahap 1 disalurkan paling banyak 50 persen dari pagu alokasi pemerintah daerah, paling cepat di bulan Januari,” katanya.

⁠Untuk memastikan Dana BOSP salur lebih cepat dan dapat langsung digunakan, Kemendikdasmen mengimbau agar Pemda mendorong satuan pendidikan melakukan perencanaan 2025 pada tahun ini (T-1) dan melakukan perceparan pengesahan perencanaan sekolah.

Per 23 Desember 2024, 314.376 satuan pendidikan telah melakukan perencanaan pada T-1 dan 240.683 perencanaan satuan pendidikan telah disahkan dinas. Capaian ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 137.000 satuan pendidikan yang melakukan perencanaan pada T-1.

Anang menegaskan, BOSP sebagai sumber pendanaan pendidikan memiliki kontribusi besar dalam mendukung proses transformasi pendidikan. Yang mana juga memberikan berdampak besar pada peningkatan mutu pendidikan. (*)

Artikel Kemendikdasmen Anggarkan Rp 59,2 Triliun untuk Dana BOS Satuan Pendidikan pertama kali tampil pada News.

Polresta Barelang Lakukan 718 Operasi Cipkon Sepanjang Tahun 2024, Amankan Ribuan Motor

0
Polisi mengamankan motor yang menggunakan knalpot brong dan melakukan penilangan, Minggu (22/12) dini hari. F.Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos – Polresta Barelang bersama polsek jajaran melakukan 718 operasi cipta kondisi (cikpon) dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KYRD) selama tahun 2024. Dalam kegiatan ini, polisi mengamankan ribuan motor dan knalpot brong.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan KYRD ini akan lebih ditingkatkan pada tahun ini. Sehingga, masyatakat akan lebih merasa aman dan kondusifitas Kota Batam tetap terjaga.

“Tahun ini akan lebih kita tingkatkan lagi,” ujarnya, Selasa (7/1).

Baca Juga: Sistem Tilang Poin Mulai Diberlakukan, Batam Tunggu Sosialisasi

Heribertus menjelaskan dengan peningkatan kegiatan ini, personel polisi akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat malam hari.

“Masyarakat yang beraktivitas malam hari tentu akan lebih aman dan nyaman lagi,” katanya.

Selain kegiatan KYRD, kata Heribertus, pihaknya terus melakukan kegiatan Jumat Curhat dan Minggu Kasih di seluruh polsek jajaran. Sepanjang tahun 2024 kegiatan ini dilakukan sebanyaj 103 kegiatan.

“Kegiatan ini bertujuan mendengarkan keluhan dan saran masyatakat secara langsung. Guna meningkatkan keberhasilan kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Pengurusan Kartu Kuning di Kantor Disnaker Batam Masih Sepi, Rudi Imbau Pencaker Segera Mengurus

Selain meningkatkan kegiatan, Heribertus juga mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan siskamling di lingkungannya masing-masing.

“Kami berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan Polri untuk mencegah adanya kejahatan dengan mengaktifkan siskamling. Sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Artikel Polresta Barelang Lakukan 718 Operasi Cipkon Sepanjang Tahun 2024, Amankan Ribuan Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

Dijual dengan Tarif Rp 350 Ribu Sekali Kencan, Dua Muncikari Anak Ditangkap di Bintan

0
Petugas memasang garis polisi di mobil yang digunakan dua pelaku TPPO terhadap anak di Mapolsek Bintan Timur di Kijang, Bintan pada Selasa (7/1/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dua muncikari yakni pria berinisial At, 24, dan wanita berinisial Ti, 21 ditangkap polisi karena menjual anak di bawah umur ke pria hidung belang.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi mengatakan, pihaknya menangkap dua pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan menangkap dua orang muncikari.

“Dua pelaku TPPO terhadap anak ditangkap akhir November lalu setelah adanya laporan dari masyarakat,” kata mantan Kasat Lantas Polres Bintan itu di kantor Polsek Bintan Timur, Selasa (7/1/2025).

Dia mengatakan, kedua pelaku ditangkap bersama dua orang korban di dalam mobil yang berada di daerah Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

BACA JUGA: Realisasi PAD Bintan 2024 Capai Rp 247 Miliar, Penyumbang Terbesar dari Pajak Jasa Perhotelan

Dijelaskannya, pelaku At memiliki peran sebagai pencari pria hidung belang dan mempertemukan pelanggan dengan korban.

Sementara pelaku Ti bertugas menjemput dan mengantar korban dari Bintan ke Tanjungpinang.

“Dua orang pelaku berdomisili di Tanjungpinang, sedangkan dua orang korban adalah warga Bintan,” sebutnya.

Dari pemeriksaan sementara, Khapandi mengatakan, korban sempat dijual dengan tarif Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu sekali kencan.

“Dari sekali kencan, pelaku mendapat komisi Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu,” katanya.

Dia mengatakan, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan pasal 2 ayat 1 Jo pasal 17 UU 21 tahun 2007 tentang TPPO, UU pasal 12 jo 15 ayat 1 huruf G tentang TKS, pasal 88 jo 76 UU 35 2013 tentang perlindungan anak.

“Pelaku diancam hukuman paling rendah 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Dijual dengan Tarif Rp 350 Ribu Sekali Kencan, Dua Muncikari Anak Ditangkap di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Ganda Putri Indonesia Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah di Malaysia Open 2025

0
Penampilan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti di Malaysia Open 2025 dipuji andalan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. (DOK. PBSI)

batampos – Pasangan debutan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, mencatatkan kemenangan impresif di babak pertama Malaysia Open 2025.

Mereka sukses mengalahkan unggulan tuan rumah sekaligus pasangan peringkat ketiga, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Axiata Arena, Selasa (7/1).

Lanny/Fadia memulai pertandingan dengan penuh tantangan. Meski memberikan perlawanan sengit, mereka harus kehilangan gim pertama dengan skor tipis 19-21.

Di gim kedua, pasangan Indonesia bangkit dan tampil dominan, menutup gim dengan skor 21-14.

Memasuki gim ketiga, persaingan berjalan lebih ketat. Lanny/Fadia sempat tertinggal di awal, namun berhasil berbalik unggul setelah jeda interval.

Mereka menunjukkan permainan konsisten dan terus menekan lawan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13 dalam waktu 1 jam 3 menit.

Kemenangan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi Lanny/Fadia di turnamen bergengsi Malaysia Open 2025.

Performa apik mereka tidak hanya menyingkirkan unggulan tuan rumah, tetapi juga mempertegas potensi besar mereka sebagai salah satu pasangan andalan Indonesia di sektor ganda putri. (*)

Artikel Ganda Putri Indonesia Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah di Malaysia Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.