Selasa, 9 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2612

BI Kepri Layani Penukaran Uang Lama, Rusak, dan Edisi Khusus, Jadwalnya Setiap Selasa dan Kamis

0
Sejumlah warga melakukan penukaran uang di kas keliling Bank F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau melayani penukaran uang lama, rusak, dan edisi khusus dengan jadwal setiap Selasa dan Kamis. Hal ini disampaikan Plh Kepala Perwakilan BI Kepri, Husni Naparim.

“Jadwal penukaran uang (logam, kertas) di kantor kami hanya dilakukan pada Selasa dan Kamis,” ujar Husni, Jumat (14/12).

Uang yang dapat ditukarkan meliputi uang kertas dan logam yang rusak atau cacat, uang edisi khusus seperti uang bersambung dan uang peringatan kemerdekaan, uang rupiah yang sudah dicabut dari peredaran, serta uang lama yang ingin ditukar dengan uang baru.

Penukaran uang kertas rusak dapat dilakukan dengan syarat ukurannya lebih besar dari dua pertiga ukuran aslinya, masih bisa dikenali keasliannya, dan berbentuk satu kesatuan, baik dengan nomor seri lengkap maupun tidak. Sedangkan untuk uang logam rusak, ukurannya harus lebih dari setengah ukuran aslinya dan masih bisa dikenali keasliannya.

Masyarakat yang ingin menukarkan uang diimbau memanfaatkan jadwal yang telah ditentukan serta memenuhi syarat penukaran yang berlaku. ”Kami siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ucapnya. (*) (*)

Artikel BI Kepri Layani Penukaran Uang Lama, Rusak, dan Edisi Khusus, Jadwalnya Setiap Selasa dan Kamis pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam akan Bangun Jalan Lingkar Selatan 9,94 Km, Menghubungkan Seibeduk ke Nongsa

0

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana membangun jalan lingkar selatan yang menghubungkan Simpang Sungai Pancur Piayu, Seibeduk menuju Simpang Teluk Lengung hingga Simpang Jasinta, Telagapunggur, Nongsa. Proyek jalan sepanjang 9,94 kilometer ini direncanakan mulai dikerjakan pada 2026 setelah Detail Engineering Design (DED) rampung.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyebutkan bahwa rencana pembangunan jalan ini akan dimulai dari penyusunan DED yang masuk dalam APBD Perubahan 2025. Namun, eksekusi pembangunan kemungkinan baru akan dimulai pada 2026.

“Ini kan baru rencana. Wali Kota baru akan dilantik Februari 2025, jadi kemungkinan pengerjaannya dimulai 2026. Tahun 2025 kita siapkan dulu DED-nya,” ujar Suhar, Jumat (13/12).

Menurutnya, pembangunan jalan lintas selatan ini dibagi menjadi tiga seksi dengan total anggaran mencapai Rp130,78 miliar. Seksi Pertama meliputi ruas jalan dari Simpang Sungai Pancur ke Kampung Bagan sepanjang 3,62 km. Jenis pekerjaannya ialah penambahan lajur menjadi dua arah dan pengaspalan. Adapun, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp20,5 miliar untuk penambahan lajur, dan Rp10,6 miliar untuk pengaspalan. ”Ini baru hitungan sementara ya,” tambah Suhar.

Adapun, seksi kedua meliputi ruas jalan dari Kampung Bagan ke Simpang Teluk Lengung sepanjang 2,25 km. Jenis pekerjaan adalah pengaspalan, pembangunan struktur jalan, dan jembatan sepanjang 50 meter. Anggaran yang dibutuhkan Rp6,52 miliar untuk pengaspalan, Rp24,9 miliar untuk struktur jalan, dan Rp25 miliar untuk jembatan.

”Paling krtusial di seksi kedua ini karena ada jembatannya,” terang Suhar.

Sementara itu, untuk seksi ketiga ruas jalan dari Simpang Teluk Lengung ke Simpang Jasinta Punggur dengan panjang 4,09 km. Jenis pekerjaan pengaspalan dan pembangunan struktur jalan dengan anggaran Rp22,6 miliar untuk struktur jalan, dan Rp11,96 miliar untuk pengaspalan.

”Jadi jalan lingkar selatan ini ada tiga seksi, seksi pertama 3,62 km, seksi kedua 2,23 km dan seksi ketiga 4,09 km dengan total panjang jalan 9,94 km, ” tuturnya.

Suhar menjelaskan, pem­bangunan jalan lintas selatan ini akan memberikan banyak manfaat, antara lain kelancaran mobilitas. Dimana nantinya akan mempermudah arus lalu lintas dan distribusi barang. Sebagai jalan alternatif yang menghubungkan Batuaji dan Sagulung ke Punggur serta Bandara Hang Nadim tanpa harus melalui Batam Center.

Kehadiran jalan ini nantinya juga akan memperpendek jarak tempuh dan menghemat waktu perjalanan bagi mereka yang berada di Batuaji atau Sagulung menuju ke Punggur dan Bandara. Selain itu sekaligus menjadi jalan alternatif jika terjadi penutupan jalan di jalur utama.

“Proyek ini akan dilakukan secara bertahap selama empat tahun. Dengan total anggaran Rp130 miliar yang dibagi, itu masih sangat masuk akal,” kata Suhar.

Pembangunan jalan lintas selatan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di wilayah Batam sekaligus meningkatkan konektivitas antarkawasan. Jika terlaksana sesuai jadwal, proyek ini akan menjadi salah satu infrastruktur penting yang mendukung perkembangan Kota Batam. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel Batam akan Bangun Jalan Lingkar Selatan 9,94 Km, Menghubungkan Seibeduk ke Nongsa pertama kali tampil pada Metropolis.

Daihatsu Sigra Jadi LCGC MPV Favorit

0
Daihatsu Sigra. F. Daihatsu untuk Batam Pos

batampos – Astra Daihatsu Sigra terus mendapat kepercayaan dan menjadi pilihan utama masyarakat. Sejak diluncurkan perdana pada 2016, Sigra juga dipercaya oleh lebih dari 400 ribu pelanggan, serta menjadi kontributor utama bagi penjualan Daihatsu di Indonesia.

Sebagai mobil LCGC MPV berkapasitas 7 penumpang, Sigra banyak dipilih menjadi sahabat setia perjalanan bagi masyarakat dan keluarga Indonesia karena beragam keunggulan seperti, desain stylish, konsumsi bahan bakar irit, kabin luas, harga terjangkau, perawatan mudah dengan jangkauan layanan purnajual lengkap yang tersebar luas, serta harga jual kembali yang tetap stabil bahkan setelah beberapa tahun penggunaan membuatnya semakin diminati sebagai investasi mobil keluarga.

Secara penjualan, hingga November 2024 Sigra memimpin penjualan Daihatsu dan berkontribusi sebesar 33% atau lebih dari 50 ribu unit. Sigra juga menjadi mobil LCGC MPV terfavorit di segmennya dengan segmen share sebesar 59%.

Salah satu pengguna Daihatsu Sigra bernama Najib mengatakan dirinya memilih Sigra karena membutuhkan kendaraan ber­kapasitas 7 penumpang yang modern, nyaman, dan mudah perawatannya.

“Sigra punya desain yang stylish dan harganya terjangkau, sehingga sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami yang sering bepergian ke luar kota. Selain itu, konsumsi bahan bakarnya yang irit membuatnya lebih ekonomis dan membantu keuangan rumah tangga agar lebih hemat dan bermanfaat,” ungkap Najib.

Pengalaman positif dari salah satu pengguna, ditambah pengakuan dari masyarakat terhadap Sigra sebagai mobil LCGC MPV terbaik dengan total biaya kepemilikan yang tetap terjangkau melalui beragam penghargaan sebagai The Best Compact MPV dan The Best Cost Ownership Compact MPV di tahun 2024.

Ini semakin mengukuhkan posisi Sigra sebagai salah satu mobil keluarga terfavorit di Indonesia.

Sigra memiliki 2 pilihan mesin berteknologi 1.0L (1KR-VE DOHC VVT-i) dan 1.2L (3NR-VE DOHC Dual VVT-i) dengan performa yang bertenaga dengan efisiensi bahan bakar tetap optimal. Dengan radius putar 4,5 meter, serta sistem kemudi bertipe EPS (Electric Power Steering) membuat manuver Sigra semakin nyaman dan mudah dikendarai melewati area perkotaan. (*)

Artikel Daihatsu Sigra Jadi LCGC MPV Favorit pertama kali tampil pada Lifestyle.

Parlemen Korsel Setujui Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol

0
Presiden Korsel Yoon Suk Yeol memberikan pidato publik dari kediaman resminya di Seoul, Sabtu (14/12). Yoon menyatakan siap mundur setelah parlemen Korsel memutuskan memakzulkan dirinya. Keputusan ini disambut gembira rakyat Korsel.
F. ANTHONY WALLACE/AFP

batampos – Majelis Nasional Korea Selatan pada Sabtu (14/12) melalui pemungutan suara menyatakan memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol atas keputusannya menyatakan darurat militer pada 3 Desember, yang kemudian gagal, dikutip dari ANTARA.

Mosi pemakzulan Presiden Yoon disetujui oleh 204 dari total 300 anggota Majelis Nasional yang memberikan suaranya dalam sidang parlemen.

Pada pemungutan suara, 85 anggota menolak pemakzulan dan terdapat delapan suara tidak sah serta tiga suara abstain.

Dengan demikian, jabatan kepresidenan Yoon Suk Yeol akan ditangguhkan terhitung saat mosi pemakzulan diterima kantornya. Perdana Menteri Han Duck-soo akan menjadi penjabat presiden.

Partai berkuasa Korsel yang mendukung Yoon, Partai Kekuatan Rakyat (PPP), baru memutuskan ikut serta dalam pemungutan suara di parlemen beberapa saat sebelum sidang dimulai. Namun, partai tersebut tetap menolak pemakzulan.

Hasil pemungutan suara menunjukkan bahwa 12 anggota PPP ternyata melawan keputusan partai dengan mendukung mosi pemakzulan.

Supaya dapat disahkan, sebuah mosi pemakzulan harus didukung dua per tiga anggota Majelis Nasional. Saat ini, 192 dari 300 anggota parlemen merupakan bagian dari partai oposisi.

Mosi pemakzulan pertama yang sempat diajukan Sabtu (7/12) lalu gagal disahkan karena hampir semua anggota parlemen dari PPP memboikot sidang.

Menyusul kegagalan tersebut, pihak oposisi yang terdiri dari Partai Demokrat dan lima partai oposisi lainnya kembali mengajukan mosi pemakzulan terhadap Yoon pada Kamis (12/12).

Pihak oposisi menuduh Yoon melanggar konstitusi dan perundang-undangan dengan menyatakan darurat militer pada 3 Desember. Darurat militer hanya bertahan selama 6 jam karena dicabut oleh sang presiden pada 4 Desember pagi, usai anggota Majelis Nasional sepakat menuntut pencabutan dekret.

Mosi pemakzulan kedua, meski menghapus sejumlah tuduhan terhadap Yoon, juga memasukkan beberapa tuduhan lain, seperti dugaan bahwa Yoon memerintahkan pasukan militer dan kepolisian menahan anggota parlemen ketika darurat militer sempat diberlakukan.

Setelah mosi pemakzulan disahkan oleh parlemen dan jabatan kepresidenan Yoon ditangguhkan, langkah selanjutnya akan bergulir di Mahkamah Konstitusi.
Mahkamah tersebut akan memutuskan apakah Yoon patut dilucutkan dari jabatan presiden atau dapat kembali menduduki jabatan itu.

Jika mahkamah kemudian memutuskan Yoon harus dilucutkan dari jabatan presiden, Yoon akan menjadi presiden Korsel kedua yang berhasil dimakzulkan setelah Park Geun-hye pada 2017. (*)

Artikel Parlemen Korsel Setujui Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol pertama kali tampil pada News.

Waspada Banjir Rob di Batam, BMKG: 14 sampai 23 Desember

0
Ilustrasi, banjir Rob yang masuk pekerangan warga, rumah dan jalan di Tanjunguncang, Batuaji.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diprediksi melanda wilayah pesisir Kota Batam. Fenomena ini dipicu oleh pengaruh bulan purnama pada 12 Desember 2024, yang menyebabkan peningkatan ketinggian pasang air laut.

“Warga pesisir, khususnya di Batam dan Kepri, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 14 hingga 23 Desember 2024,” ujar Forecaster BMKG Kelas I Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi, Jumat (13/12).

Nizam mengatakan, banjir rob kali ini dipicu oleh posisi bulan yang berada pada jarak terdekat dengan bumi (perigee), sehingga meningkatkan ketinggian pasang air laut. Di Kecamatan Batuampar, ketinggian pasang air laut diprediksi mencapai 2,9 meter.

“Wilayah pesisir yang perlu diwaspadai meliputi Batuaji, Batuampar, Sekupang, dan Nongsa,” kata Nizam.

Banjir rob ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, termasuk transportasi di pelabuhan, kegiatan bongkar muat, dan aktivitas harian penduduk. Untuk itu, BMKG meminta masyarakat agar mempersiapkan langkah antisipasi.

“BMKG bertugas memberikan informasi peringatan dini. Penanganan selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” ucap Nizam.

Ia mengimbau, masyarakat untuk rutin memperbarui informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG agar lebih siap menghadapi dampak banjir rob.

Dengan peringatan dini ini, masyarakat pesisir diharapkan dapat memitigasi risiko dan mempersiapkan langkah-langkah untuk meminimalkan dampak banjir rob. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel Waspada Banjir Rob di Batam, BMKG: 14 sampai 23 Desember pertama kali tampil pada Metropolis.

Cross Malay Culture Festival Digelar di Engku Putri

0
Penampilan kesenian jaranan Turunggo Putro Mataram memeriahkan Cross Malay Culture Festival di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (13/12) malam.
F. Disbudpar untuk Batam Pos

batampos – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menggelar acara ”Cross Malay Culture Festival” di depan Museum Batam Raja Ali Haji di Dataran Engku Putri, Batam Center, 12-15 Desember 2024. Festival yang didukung oleh Kementerian Pariwisata RI ini, menjadi magnet baru bagi wisatawan mancanegara (wisman) dan domestik. Di sini, pengunjung bakal dimanjakan dengan beragam acara yang memadukan pesona kuliner dan seni budaya lintas negara (cross border festival).

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan akhir tahun, tetapi juga mendukung pencapaian target kunjungan wisman ke Batam.

“Kami ingin menjadikan festival ini sebagai ikon tahunan yang mampu menarik perhatian dunia. Tidak hanya untuk warga Batam, tetapi juga bagi wisatawan dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” ujarnya.

Sebanyak 75 tenant kuliner siap memanjakan selera pengunjung dengan hidangan lezat yang khas. Mulai dari makanan tradisional hingga menu modern, semua tersedia di bazar kuliner ini. Suasana semakin hidup dengan aroma masakan yang menggoda dan antusiasme pengunjung yang terus berdatangan.

Di sisi lain, panggung seni budaya menghadirkan beragam pertunjukan spektakuler. Salah satu daya tarik utama adalah pertunjukan Reog Ponorogo, seni tradisional yang sarat makna. Selain itu, bakal ada juga zumba party dan tak ketinggalan live music oleh Hot Daddy Band yang akan menambah semarak suasana festival.

Sebagai wujud pelestarian budaya lokal, seni jaranan ”Turunggo Putro Mataram” dan lomba tari persembahan tingkat Sekolah Dasar se-Kota Batam juga akan menjadi daya tarik.

”Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan seni tradisional kepada generasi muda,” kata Kepala Dinas.

Untuk diketahui, dengan lokasi geografis yang strategis, Batam memang menjadi magnet dalam menarik wisman dari kawasan ASEAN. Festival seperti ini diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Tidak hanya sekadar hiburan, Cross Malay Culture Festival menjadi ajang untuk mempererat hubungan budaya lintas negara.

”Pengunjung dapat merasakan harmoni dari perpaduan budaya lokal dan internasional yang disajikan dalam setiap program acara,” ujar Ardiwinata.

Masyarakat Batam dan sekitarnya diimbau untuk turut memeriahkan festival ini. Kehadiran pengunjung lokal akan menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan acara sekaligus meningkatkan citra Kota Batam di mata dunia.

Ardiwinata juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku pariwisata untuk menyukseskan acara ini.

”Mari ramaikan Cross Malay Culture Festival dan nikmati momen tak terlupakan dengan cita rasa kuliner dan seni budaya terbaik. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendukung pariwisata Batam dan menjadi bagian dari semangat pelestarian budaya lintas bangsa,” tutupnya. (*)

Artikel Cross Malay Culture Festival Digelar di Engku Putri pertama kali tampil pada Metropolis.

Bundaran Baru Belum Ada Air Mancur dan Taman

0
Bundaran Punggur (istimewa)

batampos – Empat bundaran baru yang dibangun di Kota Batam, belum sepenuhnya rampung karena belum dilengkapi air mancur dan taman. Keempat bundaran tersebut berada di Simpang Barelang, Simpang Bascamp, Simpang Bandara, dan Simpang Punggur. Hingga kini, pengerjaan baru selesai ditahapan fisik jalan dan struktur utama.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, bahwa penyelesaian elemen tambahan, seperti air mancur dan taman, tidak memungkinkan untuk diselesaikan tahun ini.

“Gak keburu lagilah (pembuatan air mancurnya). Perencanaannya kan baru hanya fisiknya saja,” kata Rudi, Jumat (13/12).

Ia menjelaskan, bahwa penyelesaian tahap akhir bundaran tersebut akan menjadi tanggung jawab Wali Kota Batam yang terpilih pada periode mendatang. Namun, infrastruktur dasar seperti jaringan air dan kabel listrik telah disiapkan untuk memudahkan kelanjutan proyek.

“Jaringan air dan kabel sudah saya tanam semua. Tinggal didirikan saja,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keempat bundaran tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun beberapa masih dalam tahap pengerjaan. Bundaran di Simpang Punggur dan Simpang Bandara, yang pembangunannya dikerjakan oleh BP Batam, adalah dua lokasi dengan progres yang masih belum rampung sepenuhnya.

Meski belum selesai sesuai desain awal, keberadaan bundaran ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas di area-area strategis Kota Batam. Namun, banyak pihak mendesak agar elemen estetika seperti air mancur dan taman segera ditambahkan, mengingat bundaran-bundaran ini juga berfungsi sebagai bagian dari wajah kota. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel Bundaran Baru Belum Ada Air Mancur dan Taman pertama kali tampil pada Metropolis.

Suzuki Baleno Diminati Milenial

0

batampos – Minat pemuda Indonesia terhadap berbagai jenis olahraga terus mengalami peningkatan positif, seperti yoga, lari maraton, gym, hingga berkategori permainan diantaranya, tenis atau bulu tangkis. Semakin banyak generasi muda yang menyadari pentingnya aktivitas tersebut sebagai bagian integral dari gaya hidup aktif dan produktif.

Seiring meningkatnya tren gaya hidup aktif, tentu dibutuhkan kendaraan untuk mempermudah mobilitas sekaligus menunjang identitas diri. ”Bagi kalangan dinamis, mobil lebih dari sekadar alat transportasi. Aktivitas padat perlu ditunjang oleh kapabilitas dan fungsionalitas kendaraan sebagai bentuk kemudahan. Baleno hadir di sini untuk memenuhi tantangan itu, ditambah juga value dalam wujud desain modern serta atraktif, sekaligus kecanggihan fitur guna menambah gengsi pengguna, terutama generasi muda,” jelas Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Berdasarkan data internal, Suzuki mencatat profil pengguna Baleno didominasi oleh kalangan muda dengan rentang usia 26-40 tahun, yakni gen milenial, sebesar 41% kemudian diikuti oleh gen Z, sekitar 15%.

Generasi milenial, lahir antara tahun 1982 hingga 1995, saat ini berusia antara 29 hingga 42 tahun, sementara generasi Z, yang lahir antara 1996 hingga 2010, masih berada di bawah usia 29 tahun.

Kalangan pada usia serupa masih tergolong aktif berpartisipasi dalam kegiatan kebugaran seperti berolahraga, baik individual maupun berkelompok. Secara umum, aktivitas tersebut perlu membawa atau menggunakan peralatan penunjang. Suzuki Indonesia menangkap sinyal tersebut sebagai kebutuhan unik yang dapat diakomodasi oleh hadirnya Baleno.

Hasilnya terlihat dari pertumbuhan retail sales sebesar 49% pada rentang Januari-November 2024 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Keunggulan karakter Baleno semakin dipertegas dengan raihan sejumlah penghargaan selama tahun 2024, seperti raihan pada Gridoto Award sebagai “The Best Small Hatchback” serta “The Best Total Cost Ownership Small Hatchback”.

Sebelumnya, model ini juga meraih penghargaan prestisius di ajang Autofun & iCar Asia Family Car Recommendations untuk kategori ”Just the Three of Us”. Pencapaian tersebut menempatkan Baleno menjadi pilihan sempurna bagi generasi muda. (*)

Artikel Suzuki Baleno Diminati Milenial pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kementerian ATR/BPN Dapat Pinjaman USD 653 Juta dari Bank Dunia Disetujui Presiden dan Menkeu

0
MENTERI ATR/BPN Nusron Wahid (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10).
F. SALMAN TOYIBI/JAWA POS

batampos – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menga-takan, Kementerian ATR/BPN akan mendapatkan pinjaman dari Bank Dunia sebesar USD 653 juta untuk program Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP). Nusron menyampaikan, pinjaman ini sudah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, sehingga akan dijalankan mulai tahun depan.

“Totalnya itu USD 653 juta selama lima tahun untuk percepatan berbagai program pelayanan di bidang tata ruang dan di bidang pertanahan,” ujar Nusron di Badung, Bali, Jumat (13/12).

Program ILASP akan meliputi Kebijakan Satu Peta atau One Map Policy, pembuatan Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), survei dan pemetaan tanah, dukungan IT dan lainnya. Dengan dana dari Bank Dunia, kata Nusron, Badan Informasi Geospasial (BIG) telah berkomitmen untuk menyelesaikan RDTR di Pulau Jawa dan Bali pada 2025.

“Kemudian tahun 2027, menyelesaikan Sumatera dan Kalimantan, tahun 2028 menyelesaikan Indonesia Timur. Semua akan diselesaikan selama satu tahun, sehingga One Map Policy diperkirakan selama tiga tahun,” kata Nusron.

Nusron juga menargetkan dapat menyelesaikan 1.000 RDTR dalam waktu satu tahun, dan bisa menuntaskan 2.000 RDTR pada 2028. “Kalau semua RDTR selesai dan kemudian One Map Policy ini selesai,” ucapnya.

Sebelumnya, Nusron mengungkapkan, One Map Policy dan Kebijakan Satu Rencana Tata Ruang (One Spatial Planning Policy) untuk investasi dan pembangunan berkelanjutan. Menurut dia, Kebijakan Satu Peta dan Kebijakan Satu Rencana Tata Ruang harus segera diselesaikan untuk mengatasi permasalahan di bidang tata ruang karena menyangkut pertumbuhan investasi di Indonesia dan pembangunan nasional berkelanjutan.

“Ini menjadi salah satu isu yang harus diangkat supaya negara hadir untuk memberikan solusi kepada rakyat, dan dunia usaha bagian dari rak-yat, tidak boleh kita gantung nasibnya. Kita tuntaskan isu ini bersama terutama di kalangan pelaku usaha, kita jadikan ini sebagai komunitas bersama untuk menuntaskan berbagai persoalan yang muncul,” kata Nusron di Jakarta.

Selama Kebijakan Satu Peta belum tersedia, maka Kese-suaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai salah satu persyaratan dasar untuk perizinan usaha bisa terhambat. Hal ini dikarenakan belum adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang menjadi bagian dari Kebijakan Satu Peta. (*)

Artikel Kementerian ATR/BPN Dapat Pinjaman USD 653 Juta dari Bank Dunia Disetujui Presiden dan Menkeu pertama kali tampil pada News.

Melihat Inovasi Grand Eska Hotel Batam, Hidupkan Kembali Tradisi Barbekyu

0

batampos – Grand Eska Hotel Batam kembali menghidupkan tradisi barbekyu di malam Minggu dengan konsep yang lebih segar dan menarik mulai Desember 2024 ini.

Suasana malam tersulam oleh alunan musik yang lembut, menyeruak dari pojok kecil di atas panggung hijau, di mana para pemusik membiarkan jemari mereka menari di senar gitar, mencipta harmoni yang membelai telinga para tamu.

Di tepi kolam renang yang meliuk indah layaknya sungai kecil, meja-meja ditata rapi, dihiasi taplak bersih dan lilin mungil yang berkelip seperti bintang jatuh.

Cahaya temaram dari lampu-lampu lilit di batang pohon memberi sentuhan magis, seolah menggiring para tamu ke dalam taman rahasia. Ekspresi wajah mereka memantulkan kebahagiaan sederhana: senyum merekah, obrolan hangat, tawa yang berderai.

Di sudut lain, aroma daging panggang dari barbekyu yang mengepul sesekali memancing selera, mengingatkan betapa sempurnanya malam itu untuk sebuah perjamuan berkelas tajaan Grand Eska Hotel Batam.

Jangan lupakan air kolam berwarna biru lembut, memantulkan cahaya dan bayangan pohon yang berayun perlahan. Anak-anak muda bersantai, sementara keluarga berkumpul akrab, membiarkan waktu berlalu tanpa tergesa.

Di bawah langit yang gelap namun ramah, setiap detik terasa lebih panjang–seakan malam itu enggan enyah, membiarkan kenangan terus bertaut pada setiap sudut taman yang penuh cinta dan rasa.

General Manager Grand Eska Hotel Batam, Dedi Kusnady mengungkapkan, pihaknya sengaja menghadirkan suasana berbeda di setiap Sabtu malam minggu. Dimulai sejak pekan terakhir Desember dan akan berlanjut hingga tahun depan.

Kami mengadakan barbekyu dinner buffet setiap Sabtu malam, dimulai pukul 18.30 WIB hingga selesai. Harga paketnya mulai dari Rp189 ribu per orang. Acara ini kami harapkan tidak hanya menarik tamu hotel, tapi juga masyarakat Batam dan sekitarnya,†katanya.
Selain menyajikan berbagai pilihan menu seperti salad, hidangan utama, makanan panggang, hingga pencuci mulut, acara ini juga dimeriahkan oleh hiburan live music.

Barbekyu ini juga pernah diadakan pada tahun-tahun sebelumnya, namun kali ini kembali aktif untuk publik dengan format yang lebih segar.

Kalau ada perusahaan yang ingin mengadakan acara barbekyu secara privat, kami juga menyediakan paket khusus. Namun, acara setiap Sabtu malam ini fokus untuk publik,†ujarnya.

Menurut Dedi, Grand Eska Hotel sering penuh di akhir pekan dengan mayoritas tamu berasal dari Singapura dan Malaysia. Sekitar 70 persen tamu hotel adalah wisatawan mancanegara, sementara wisatawan domestik, terutama dari Jakarta, masih menjadi segmen kecil.
Dengan pagelaran barbekyu ini diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian, baik dari wisatawan lokal maupun internasional.

“Tipikal tamu yang hanya menginap tanpa paket dinner agak sulit untuk diajak bergabung. Untuk itu, kami menyediakan paket menginap yang sudah termasuk makan malam barbekyu,” ujarnya.

Setiap penyelenggaraan acara, jumlah tamu biasanya mencapai 50 hingga 70 orang. Ke depan, pihak hotel bahkan membuka kemungkinan menghadirkan bintang tamu atau artis papan atas untuk semakin memeriahkan suasana.

Dedi juga menekankan bahwa melalui acara ini, Grand Eska Hotel ingin lebih dikenal oleh masyarakat Batam dan perusahaan lokal.

“Banyak perusahaan yang belum tahu tentang Eska Hotel. Harapan kami, dengan event seperti ini, hotel kami semakin dikenal luas, tidak hanya oleh wisatawan internasional, tetapi juga oleh warga lokal dan korporasi,” kata dia.

Selain acara barbekyu, Grand Eska Hotel juga telah menyiapkan rangkaian hiburan lain untuk malam Tahun Baru.

“Kami akan menghadirkan band lokal, DJ, dan pertunjukan kembang api,” ujar Dedi.

Dengan berbagai inovasi dan acara, Grand Eska Hotel optimis dapat memberikan pengalaman menginap dan hiburan terbaik bagi para tamu, serta meningkatkan reputasi hotel sebagai salah satu destinasi utama di Batam. (*)

 

Reporter : ARJUNA

Artikel Melihat Inovasi Grand Eska Hotel Batam, Hidupkan Kembali Tradisi Barbekyu pertama kali tampil pada Lifestyle.