Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 2628

Tunggakan Pajak PBB-P2 Mencapai Rp500 Miliar

0
Pembayaran PBB 2 F Cecep Mulyana
Salah seorang warga membayar PBB di gedung Dispenda Kota Batam.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam mengonfirmasi bahwa jumlah tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di kota Batam mencapai sekitar Rp500 miliar. Jumlah tersebut berasal dari 877.468 objek pajak yang menunggak.

Sekretaris Bapenda Kota Batam, M. Aidil Sahalo menjelaskan bahwa salah satu alasan tingginya jumlah penunggak disebabkan oleh pola pengelolaan lahan di Batam yang berbeda dengan daerah lain.

Ia menjelaskan, Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan alokasi lahan kepada perusahaan, namun jika perusahaan tersebut tidak membayar pajak dan lahan tersebut tidak dibangun, BP Batam dapat menarik kembali lahan tersebut dan mengalihkannya kepada pihak lain. Hal ini sering terjadi, terutama di kawasan industri Batuampar dan Tanjunguncang.

“Banyak tunggakan PBB-P2 ini merupakan saldo piutang yang dialihkan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, dan saat ini terus diverifikasi oleh tim piutang Bapenda,” kata Aidil, Kamis (10/10).

Aidil menambahkan bahwa objek pajak berskala besar yang sebelumnya menunggak, saat ini sudah sebagian besar melunasi kewajibannya.

“Namun, masih terdapat tunggakan piutang yang sedang diproses verifikasi oleh Bapenda,” ujarnya.

Sebagai langkah penegakan, Bapenda Kota Batam berencana memasang spanduk peringatan pada objek-objek pajak yang masih menunggak.

“Meskipun demikian, Bapenda juga memiliki prioritas tertentu dalam penagihan tunggakan pajak, terutama berdasarkan nilai tunggakan yang besar,” ujarnya.

Selain itu, Bapenda Batam juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam untuk mempercepat penagihan pajak melalui penerbitan Surat Kuasa Khusus (SKK).

Aidil menyebut bahwa pada tahun 2024, sudah ada enam pelaku usaha yang ditindak melalui mekanisme SKK. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya telah melunasi tunggakan, sementara lainnya masih mencicil pembayaran.

“Kami berharap kerja sama ini dapat mempercepat penyelesaian tunggakan dan meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya,” ujarnya.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam merespons kebijakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang diterapkan pada sektor perhotelan, khususnya mengenai langkah pemerintah mengumumkan hotel-hotel yang menunggak pajak melalui spanduk dan penyegelan.

Ketua APINDO Batam, Rafki Rasyid mengatakan bahwa tindakan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Kota Batam (Pemko Batam).

“Apakah cara tersebut efektif atau tidak, itu bergantung pada penegakan hukum. Jika pemerintah bertindak tegas, tentu akan ada langkah lanjutan setelah pemasangan spanduk atau penyegelan, seperti tindakan hukum lainnya,” ujar Rafki.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha dalam membayar pajak. Menurutnya, menumpuknya tunggakan pajak akan semakin memberatkan pengusaha, terutama jika sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Pajak digunakan untuk pembangunan, baik bagi bangsa maupun Kota Batam. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk segera melunasi kewajiban mereka,” tutupnya. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

 

Irata Training Centre Resmi Dibuka, Jawab Kebutuhan Tenaga Kerja Ahli di Batam

0
13f6f205 9ceb 4824 b4b3 e82e1511da2f
Seremonial peresmian Irata Training Centre oleh PT Rede Inti Teknologi. f.Istimewa untuk Batam Pos

batampos– PT Rede Inti Teknologi telah membuka Irata Training Centre untuk pelatihan keselamatan kerja di Batam. Acara grand opening ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan calon peserta pelatihan, Kamis (10/10).

General Manager PT Rede Inti Teknologi, Dede Kurniadi, menekankan pentingnya pelatihan ini bagi masyarakat Batam dalam pekerjaan.

“Kami memberikan pelatihan kepada masyarakat Batam khususnya untuk menambah skill atau keahlian di bidang bekerja di ketinggian. Keahlian ini sangat dibutuhkan di Batam, terutama di sektor fabrikasi galangan, offshore, perminyakan, dan gas,” ujar Kurniadi.

BACA JUGA: Puluhan Pelajar Bengkong Ikuti Pelatihan Dokter Cilik

Fasilitas pelatihan ini dilengkapi dengan akses tali khusus untuk simulasi bekerja di ketinggian, memberikan pengalaman praktis bagi para peserta. Setelah sesi pembukaan, para tamu undangan berkesempatan untuk mengikuti mini trail, memberikan gambaran langsung tentang fasilitas dan metode pelatihan yang ditawarkan.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Ahmad Syahreza menjelaskan target peserta pelatihan dari berbagai lini. Mulai dari tenaga ahli, galangan, hingga welder.

“Kami membidik pekerja tenaga ahli, galangan, pabrikasi, teknisi listrik, mekanikal, dan inspektor welder. Pelatihan ini lebih ke peningkatan keahlian untuk welder, fitter, dan elektrikal,” kata dia.

Syahreza menambahkan, penambahan atau peningkatan skil di ketinggian juga digunakan untuk rope access, menjadikan PT Rede Inti Teknologi sebagai salah satu pusat pelatihan terkemuka di Indonesia.

Kehadiran Irata Training Centre diharapkan dapat menjawab tingginya permintaan tenaga kerja di sektor ini. “Permintaan kerjanya banyak. Training Centre kami bisa memberikan sarana dan membuka peluang kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.

Dengan dibukanya Irata Training Centre oleh PT Rede Inti Teknologi ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan membuka lebih banyak peluang karir bagi masyarakat Batam di industri yang membutuhkan keahlian bekerja di ketinggian. (*)

Reporter: Arjuna

Puluhan Pelajar Bengkong Ikuti Pelatihan Dokter Cilik

0
IMG 20241010 095616
Pelajar dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kecamatan Bengkong saat mengikuti pelatihan dokter cilik yang diselenggarakan oleh Puskesmas Tanjungbuntung, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Batam, Rabu (9/10). Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Puluhan pelajar dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kecamatan Bengkong mengikuti pelatihan dokter cilik yang diselenggarakan oleh Puskesmas Tanjungbuntung, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Batam, Rabu (9/10). Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi yang peduli terhadap kesehatan di lingkungan sekolah dasar.

Pelatihan yang dilaksanakan di SDN 09 Bengkong ini turut dihadiri kepala sekolah dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dari 16 sekolah se-Kecamatan Bengkong. Kabid Pembinaan Dinas Pendidikan Batam, Yusal menyebut bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan di lingkungan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi upaya UPT Puskesmas Tanjungbuntung yang terus mendukung program UKS. Pelatihan dokter cilik ini sangat penting agar para siswa bisa membantu teman-temannya ketika mengalami masalah kesehatan ringan di sekolah,” ujar Yusal.

Plt Kepala Puskesmas Tanjungbuntung, Melda Sari, mengatakan bahwa pelatihan dokter kecil ini bertujuan untuk membekali siswa-siswi dengan pengetahuan dasar tentang kesehatan dan membangun kebiasaan pola hidup sehat. “Dengan adanya dokter kecil, siswa diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada teman-teman mereka di sekolah,” ujarnya.

Materi pelatihan mencakup pengetahuan dasar tentang penyakit ringan dan tindakan pertama yang harus dilakukan oleh para dokter cilik ketika ada teman yang mengalami luka ringan. Melalui program ini, sekolah diharapkan juga mampu menyiapkan ruang UKS dengan fasilitas memadai, sementara suplai obat-obatan disediakan oleh puskesmas setempat.

Melda juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memastikan keberlanjutan program kesehatan di sekolah. “Kami berharap sekolah dapat mengoptimalkan peran dokter cilik dengan menyediakan sarana dan prasarana di sekolah,” tambahnya.

Selain pelatihan dokter kecil, Puskesmas Tanjungbuntung juga melaksanakan pelatihan konselor sebaya fokus pada teknik konseling sehingga dapat membantu memecahkan masalah kesehatan pada teman sebayanya, Selasa (8/10). Pesertanya adalah siswa sekolah menengah pertama dan siswa mencegah atas.

Pelatihan konselor sebaya dilaksanakan di konselor Puskesmas Tanjungbuntung dengan tujuan agar para remaja dapat mengetahui dan memahami cara menjadi konselor sebaya yang baik, sehingga dapat membantu memecahkan masalah kesehatan pada teman sebayanya.

Kasubbag TU Puskesmas Tanjungbuntung, Rozie Zurfi Chandra, SKL, menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari upaya Puskesmas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

“Program ini juga bertujuan mendorong peran aktif siswa dalam menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Selain itu melalui pelatihan konselor sebaya diharapkan para remaja memahami teknik konseling sehingga dapat membantu memecahkan masalah kesehatan pada teman sebayanya, ” ungkap Rozie.

Ia menambahkan, anak usia sekolah merupakan kelompok strategis dalam pelaksanaan program kesehatan karena jumlahnya yang besar dan terorganisir dengan baik di sekolah. Selain itu, kesehatan usia produktif juga merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimum (SPM) Puskesmas.

“Dengan pembinaan yang tepat, anak-anak ini dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya,” tambahnya.

Tujuan umum dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan siswa, serta menciptakan lingkungan yang sehat sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal.

Secara khusus, pelatihan dokter kecil bertujuan untuk memupuk kebiasaan hidup bersih dan sehat serta meningkatkan derajat kesehatan siswa. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Selain itu, siswa diharapkan memiliki daya tahan terhadap pengaruh buruk seperti penyalahgunaan narkoba, alkohol, merokok, serta bahaya sosial lainnya.

“Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar di Puskesmas Tanjung Buntung sudah tercapai dan dengan adanya pelatihan ini diharapkan dokter kecil dan konselor sebaya bisa melaksanakan skring kesehatan dan penangganan pertama kepada teman-temannya, ” harap Rozie. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

KY Upayakan RUU Jabatan Hakim Masuk Prolegnas

0
Ilustrasi. seorang hamim memimpin sidang . F. Salman Toyibi/Jawa Pos

batampos – Komisi Yudisial berupaya memperjuangkan kesejahteraan hakim. Lembaga pengawas kehakiman itu berusaha mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) Jabatan Hakim masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR.

Anggota KY, Joko Sasmito, menerangkan bahwa RUU Jabatan Hakim dibutuhkan untuk memastikan status dan kesejahteraan hakim di Indonesia. Harapannya, kesejahteraan hakim dapat terwujud. ”Kami perjuangkan ke Prolegnas,” ujarnya kemarin di Kantor KY.

Karena itu, KY akan segera berkomunikasi dengan mitra Komisi III DPR terkait RUU Jabatan Hakim. Semua itu terhubung dengan legislatif. ”Jadi, ke DPR harus disuarakan,” jelasnya.

Tidak hanya DPR, KY juga berkomunikasi dengan Kemen-terian Keuangan serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas). ”KY mendukung upaya para hakim meningkatkan kesejahteraan. Sudah 12 tahun hakim tidak mendapat kenaikan gaji,” ujarnya.

Terdapat empat aspek untuk peningkatan kesejahteraan hakim, yakni tunjangan jabatan, tunjangan kemahalan, jaminan kesehatan, dan jaminan keamanan. ”Kami berharap Kementerian Keua-ngan memahami situasi ini dan segera menyetujui peningkatan tersebut,” urainya.

Dia menegaskan bahwa pemenuhan kesejahteraan merupakan salah satu upaya menjaga integritas hakim di Indonesia. Karena itu, semua itu harus dipenuhi tanpa ada kendala regulasi dan legislasi. ”Akuntabilitas hakim juga dapat dipertegas dalam undang-undang,” terangnya.

Sebelumnya, lebih dari 2.000 hakim yang tergabung dalam Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) melakukan cuti bersama sebagai upaya peningkatan kesejahteraan yang selama 12 tahun tidak diperhatikan. Mereka secara berantai melakukan audiensi ke Mahkamah Agung, DPR, KY, Kemenkumham, Kemenkeu, bahkan sejumlah tokoh seperti Jimly Ashieddiqie dan Bussyro Muqoddas. (*)

Cuaca Ekstrem, Nelayan Diingatkan Selalu Waspada

0
nelayan 1
Ilustrasi. Nelayan saat melaut di perairan Batuampar. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Jajaran Polsek Sagulung terus mengingatkan masyarakat untuk semakin waspada dengan keadaan cuaca saat ini. Aktivitas melaut baik itu nelayan ataupun penambang pancung boat diimbau untuk mengurangi aktivitas berlayar mereka. Jika memang harus, bekali diri dengan alat pengaman seperti life jaket, pelampung dan alat penerang secukupnya saat berlayar di malam hari.

Kapolsek Bulang Iptu Rohandi Tambunan juga meminta masyarakat dan nelayan di sana untuk aktif ikuti ramalan cuaca dari BMKG. Jika ada prediksi cuaca ekstrem sebaiknya tidak berlayar dulu.

“Masih ekstrem cuaca saat ini. Ada gelombang jadi kurangi dulu aktivitas berlayarnya. Pakai alat pengaman jika memang perlu. Lengkapi diri dengan alat komunikasi yang baik biar cepat lapor kalau ada masalah di tengah laut,” ujar Rohandi.

Wilayah hukum Polsek Sagulung, merupakan wilayah pulau yang ada di pinggir kota Batam. Cukup banyak aktivitas masyarakat yang tergantung dengan laut. Ada nelayan, ada penambang pancung boat.

Wilayah perairan yang dilalui masyarakat cukup rawan dengan kecelakaan laut. Untuk itu Polsek setempat memberikan perhatian yang lebih terkait masalah ini agar masyarakat tetap aman.

“Anggota tetap stand by di setiap titik yang dianggap rawan. Sosialisasi keselamatan juga optimal kita lakukan. Mereka tetap kita ingatkan untuk mendapatkan keselamatan berlayar,” ujar Kapolsek.

Samudin, nelayan di kampung Tua Dapur 12 Sagulung, akui kondisi perairan Batam saat ini kurang bagus. Gelombang dan arus laut cukup kencang selama musim hujan ini. Aktifitas melaut mulai terganggu karena tidak setiap saat nelayan bisa melakukan aktifitas melaut mereka.

“Kadang kalau hujan dan badai kita berhenti melaut. Memang perlu kewaspadaan karena banyak kemungkinan yang akan terjadi kalau dipaksakan, ” ujar Samudin.

Kewaspadaan juga ditekan oleh jajaran Polsek Batuaji dan Bulang. Melalui personil Bhabinkamtibmas di wilayah pesisir, masyarakat diingatkan untuk berhati-hati saat melaut. Penggunaan alat pengaman seperti life jacket dan alat penerang yang mencukupi diharuskan bagi mereka yang berlayar untuk melaut ataupun menambang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

PR Singapura Diizinkan 4 Hari

0
pelabuhan batam center
Foto-foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Direktorat Jenderal Imigrasi resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) baru yang mengatur pemeriksaan keimigrasian bagi pemegang izin tinggal tetap atau Permanent Residence (PR) Singapura. Aturan ini memberikan kemudahan bebas visa kunjungan selama empat hari bagi pemegang PR.

Kebijakan bebas visa ini berlaku mulai 8 Oktober 2024, meliputi Batam, Bintan dan Karimun, serta akan dievaluasi secara berkala. Aturan ini diterapkan sebagai bagian untuk meningkatkan perekonomian nasional melalui sektor pariwisata dan investasi.

Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Khusus Batam, Kharisma Rukmana, menyatakan bahwa warga negara Singapura sebelumnya sudah mendapatkan fasilitas bebas visa dengan izin tinggal selama 30 hari. Namun, SE ini dikeluarkan khusus bagi pemegang PR Singapura.

“Harapannya, kebijakan ini tidak hanya mendongkrak pendapatan negara tetapi juga menarik kedatangan wisatawan asing yang memiliki kredibilitas baik serta memberikan manfaat bagi peningkatan pariwisata, ekonomi, investasi, dan aspek lainnya,” ujar Kharisma, Rabu (9/10).
Pemegang PR Singapura yang memanfaatkan fasilitas bebas visa kunjungan ini akan diberikan izin tinggal selama empat hari, tanpa opsi perpanjangan. Apabila melebihi batas waktu tersebut, mereka akan dikenakan biaya tambahan.

Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2024 yang mengatur daftar negara, wilayah administratif khusus, dan entitas tertentu yang diberikan bebas visa kunjungan. Beberapa negara yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Brunei, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste, Suriname, Kolombia, dan Hong Kong.

Selain itu, kebijakan tersebut juga mencakup warga negara dengan izin tinggal tertentu, dalam hal ini pemegang PR Singapura. Mereka dapat masuk melalui delapan pelabuhan internasional yang berada di Kepri, yaitu Pelabuhan Nongsa Marina, Batam Center, Harbourbay, Sekupang, Sri Bintan Pura, Bandar Bintan Telani, Lagoi, dan Tanjungbalai Karimun.

”Tempat pemeriksaan ini berada di bawah empat kantor imigrasi, yakni Imigrasi Batam, Tanjungpinang, Tanjunguban, dan Karimun. Pengawasan akan dilakukan seperti biasanya, melalui pengawasan rutin termasuk operasi Jagratara yang saat ini sedang berlangsung,” katanya.

Proses pemeriksaan keimigrasian bagi pemegang PR Singa-pura dilakukan secara manual dan tidak bisa melalui autogate. “Jika tidak memenuhi persyaratan yang diatur dalam SE, maka pemegang PR tersebut tidak akan diizinkan masuk,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjun

KEK Targetkan Rp6,91 Triliun, Serap 105.406 Tenaga Kerja

0
ilustrasi

batampos – Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) resmi ditetapkan Presiden Joko Widodo, yaitu KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten serta KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam.

Penetapan dua KEK tersebut dilakukan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2024 dan PP Nomor 39 Tahun 2024 pada 7 Oktober 2024. Kedua KEK ini diharapkan membawa dampak signifikan terhadap perekonomian nasional sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui peningkatan lapangan pekerjaan, inovasi, serta berbagai efek pengganda lainnya.

”Setiap KEK memiliki fokus pengembangan yang spesifik dan diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta menarik investasi,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang dalam keterangannya, Rabu (9/10).

KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten bergerak di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan internasional dengan pengembangan teknologi digital. Kawasan ini memiliki area seluas 59,68 hektare dan berlokasi di Kabupaten Tangerang. Saat beroperasi penuh, target realisasi investasinya mencapai Rp18,8 triliun serta diharapkan mampu menyerap tenaga kerja hingga 13.446 orang. KEK ini akan menjadi pusat pendidikan internasional dengan beroperasinya Monash University.

Sementara itu, KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam menargetkan realisasi investasi hingga Rp6,91 triliun dengan potensi menyerap tenaga kerja sebanyak 105.406 orang. KEK tersebut berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan layanan kesehatan berstandar internasional serta meningkatkan pariwisata medis yang ditargetkan rampung dan beroperasi pada 2026.

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional dengan menggandeng Apollo Hospitals, penyedia layanan kesehatan swasta terbesar di India.

Rizal Edwin Manansang menambahkan bahwa dengan dua KEK tersebut, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai negara yang berdaya saing tinggi di sektor pendidikan, kesehatan, dan pariwisata medis.

”Kedua KEK ini akan memberikan dampak positif yang luas, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Hingga saat ini, terdapat 22 KEK yang terdiri atas 12 KEK industri, 7 KEK pariwisata, 2 KEK digital, serta 1 KEK jasa lainnya. (*)

Premier Language Course Raih Trusted Award for Top People’s Choice English Programme 2024

0

bahasabatampos – Premier Language Course (PLC), salah satu kursus bahasa Inggris terkemuka di Batam, berhasil meraih penghargaan Trusted Award for Top People’s Choice English Programme 2024 dalam acara bergengsi yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (5/10).

Penghargaan ini diberikan berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk motif, ruang lingkup, hasil, dan keberlanjutan program. Aspek penting lainnya meliputi tujuan program, realisasi, kontribusi efektif terhadap pengembangan sumber daya manusia, serta komitmen lembaga dalam meningkatkan keandalan dan daya saing.

Momen spesial ini semakin bermakna karena bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-7 PLC, yang digelar beberapa hari sebelumnya di CGV Orchard Park, Batam.

Dalam malam penghargaan yang diprakarsai oleh Indonesia Awards Magazine, Managing Director PLC, Ivan Novianto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan PLC, khususnya para murid dan orang tua.

“Kami sangat bangga dengan kontribusi seluruh tim yang berdedikasi dalam membangun fondasi dan kemampuan berbahasa Inggris para murid. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa start-up lokal dari Batam dapat berkontribusi lebih dalam pengembangan SDM. Kami berharap penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk memberikan kontribusi lebih besar di bidang pendidikan,” ujar Ivan, Kamis (10/10).

Didirikan pada tahun 2017, PLC telah bekerja sama dengan Cambridge University Press dalam penyediaan materi dan kurikulum pembelajarannya. Lembaga ini menerapkan konsep Full English Environment, di mana seluruh kegiatan di kelas menggunakan bahasa Inggris. Fasilitas pendukung lainnya termasuk audio CCTV di seluruh ruangan kelas yang memungkinkan orang tua dan perusahaan untuk memantau proses belajar mengajar.

Fasilitas eksklusif lain yang ditawarkan PLC meliputi laboratorium komputer modern, kitchen area, kelas dengan kapasitas terbatas, dan ice cream freezer yang memberikan murid kesempatan menikmati es krim setelah kelas. Keamanan lembaga ini juga terjaga dengan akses keluar-masuk yang dipantau petugas keamanan.

Dalam acara penghargaan yang sama, beberapa brand terkemuka lainnya, seperti OCBC Sekuritas dan Hotel Discovery Ancol, juga mendapatkan penghargaan di bidang masing-masing. (*)

 

Reporter: Arjuna

Hujan Sebentar, Jalanan di Batuaji Banjir Lagi-Banjir Lagi

0
IMG 20241010 113143 scaled e1728540532287
Jalan di Batuaji banjir setelah hujan. f.eusebius

batampos– Banjir dan genangan air saat hujan terus terjadi di sejumlah ruas jalan di Batuaji dan Sagulung. Meskipun tidak begitu parah namun banjir dan genangan air ini cukup merepotkan. Arus lalulintas selalu terhambat setiap kali hujan.

Banjir dan genangan air mengharuskan pengendara untuk melaju pelan atau berhenti sementara, karena jika dipaksakan tentu akan membuat kendaraan mogok.

Pantauan di lapangan, banjir dan genangan air di Batuaji dan Sagulung kembali terjadi di lokasi yang selama ini rawan banjir misalkan; beberapa ruas jalan R Suprapto hingga Brigjen Katamso Tanjunguncang. Banjir seperti ini bukan persoalan baru sebab selalu
terjadi saat hujan deras. Penyebabnya tetap sama yakni sistem drainase.

BACA JUGA: Akses Pemukiman Lumpuh Karena Banjir

Drainase memang sudah banyak yang dinormalisasi hanya saja belum semuanya. Ini jadi pemicu banjir sebab drainase di sana terhubung satu sama lain. Jika satu tersumbat atau tidak berfungsi maka akan berdampak dengan yang lainnya. Ini belum lagi faktor kontur Jalan yang tidak rata. Genangan air tentu akan memenuhi ruas jalan karena jalan lebih rendah dan tak ada akses keluar air.

“Masih seperti biasa kalau hujan pasti begini. Ya itu tadi drainase rusak, air tak keluar dari ruas jalan jadi tergenang air bahkan hingga banjir, ” ujar Damian, warga perumahan Puteri Tujuh yang mengeluhkan ruas jalan depan perumahan mereka selalu kebanjiran tiap kali hujan, Kamis (10/10).

Ruas jalan depan perumahan Puteri Tujuh atau sebelum simpang SMKN I Batam misalkan, sangat merepotkan pengendara jika hari hujan. Terjangan air yang meluap dari saluran drainase cukup kencang dan deras membelah ruas jalan tersebut. Pemotor sering hilang kendali jika memaksa melintasi lokasi banjir ini.

Batam Pos yang menyaksikan kondisi jalan langganan banjir ini, saat hujan Kamis kemarin, memang cukup merepotkan pengendara. Saat hujan terjangan air yang meluap dari drainase sangat kencang. Sepeda motor umumnya memilih menghindari atau berhenti. Terjangan air ini juga mulai merusak aspal jalan.

Tak jauh dari lokasi jalan yang sama, tepatnya sebelum SPBU Tembesi, juga terjadi banjir dan genangan air serupa. Sama penyebabnya karena luapan air dari dalam drainase. Tidak saja banjir saat hujan, ruas jalan yang lebih rendah ini juga digenangi air hingga seharian meskipun hujan sudah redah. Aspal jalan juga sudah banyak yang pecah karena genangan air yang terindah kendaraan tadi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Korsleting, Tempat Penyimpanan Es Kristal Meledak dan Terbakar

0
IMG 20241010 101007 scaled e1728536885781
Tempat penyimpanan es kristal dipolice line usai terbakar. f.eusebius

batampos– Kebakaran hebat terjadi di kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza. Gudang tempat penyimpanan Container Es batu kristal dalam kawasan pusat perbelanjaan tersebut ludes terbakar, Rabu (10/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kebakaran yang didahului dengan ledakan bertubi-tubi ini disebut karena sambungan arus pendek atau korsleting.

Informasi yang didapat, kebakaran dan ledakan hebat ini disebut bersumber dari mesin pendingin untuk membekukan es. Api dengan cepat membesar karena ledakan tadi sehingga menghanguskan seluruh lapisan kontainer tadi. Tida ada korban jiwa dalam inside kebakaran ini, namun masyarakat sekitar panik karena ledakan dan api yang cukup besar. Si jago merah berkobar-kobar hingga armada pemadam kebakaran turun tangan.

BACA JUGA: Pasutri Beli Sabu Cair, Diolah Jadi Kristal

“Sepertinya korsleting, dan dekat tempat masak. Ledakan itu mungkin tabung gas. Habis semua, ” ujar Arianto, saksi mata di lokasi kejadian.

Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan membenarkan, insiden kebakaran tersebut. Meskipun api cukup besar namun kebakaran ini tidak begitu berisiko dengan kerusakan tempat sebab kontainer yang dijadikan peti es ini berada di pinggir kawasan SP Plaza.

“Hanya kerugian material yang terbakar. Kalau korban tak ada. Sementara kita duga karena korsleting di bagian mesin pendingin, ” kata Rohandi.

Atas kejadian ini, Rohandi kembali mengingat masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan tempat tinggal dan usaha masing-masing.

“Colokan listrik, tabung gas, tempat masak rutin di kontrol, apalagi untuk tempat usaha yang pakai daya banyak. Rumah yang ditinggalkan, pastikan keamanan nya sebelum pergi. Jangan sampai lupa mematikan kompor atau mencabut colongan listrik yang tidak perlu, ” ujar Rohandi. (*)

Reporter: Eusebius Sara