Minggu, 7 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2635

Klasifikasi Barang Mewah Perlu Lebih Tegas, Agar UMKM Tidak Ikut Terjerat Aturan PPN 12 Persen

0
Pengunjung berjalan di Senayan Park, Jakarta, Minggu (8/12). Presiden Prabowo Subianto memastikan kenaikan PPN akan dilaksanakan sesuai undang-undang, yakni mulai Januari 2025 dengan pengecualian hanya untuk barang mewah.
F. Fedrik Tarigan/Jawa Pos

batampos – Kebijakan pemerintah untuk menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen hanya untuk barang-barang mewah perlu diikuti dengan pengawasan ketat. Hal itu dibutuhkan untuk mencegah persoalan dalam implementasinya di lapangan.

Anggota Komisi VI DPR Firnando Ganinduto mengatakan, salah satu kepastian yang dibutuhkan saat ini adalah klasifikasi barang mewah apa saja yang pantas dikenakan PPN 12 persen. Detail yang jelas dinilai sangat diperlukan.

Jika tidak, dia khawatir kenaikan PPN menjadi 12 persen itu justru menyasar produk UMKM. ”Jadi, pemerintah harus siap dengan pengawasan dan klasifikasi 12 persen dan 11 persen antara barang mewah dan barang UMKM,’’ ujarnya, Sabtu (7/12).

Legislator Partai Golkar itu mendukung kebijakan pemerintah yang menaikkan PPN hanya terhadap barang-barang mewah. Dia berharap penge-cualian itu bisa membuat UMKM di Indonesia tetap berkembang.

”Jadi, ide ini sangat baik dan semoga ini tetap bisa membuat UMKM kita terus maju dan bisa menopang perekonomian kita,’’ kata dia.

Anggota DPR dari dapil Jawa Tengah (Jateng) I itu juga meminta pemerintah tidak memberikan ruang kepada pengusaha untuk berbuat ”nakal”. Misalnya, dengan mengakali jenis barangnya demi mendapatkan PPN 11 persen. Sebaliknya, dia mendesak pemerintah untuk tidak segan menindak pengusaha yang mencoba mengakali aturan tersebut.

Apalagi, kenaikan PPN itu sudah menjadi keputusan pemerintah yang harus ditaati semua pihak. ”Ini sudah keputusan pemerintah bahwa barang mewah harus dikenakan PPN 12 persen. Sebaliknya, UMKM harus mendapatkan 11 persen,’’ tegasnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sudah menegaskan bahwa PPN 12 persen yang berlaku mulai 2025 dilak-sanakan sesuai dengan undang-undang. Namun, sifatnya selektif, yaitu hanya untuk barang mewah.

Hal itu disampaikannya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/12) malam. Dia mengatakan, perlindu-ngan terhadap rakyat tetap menjadi prioritas pemerintah. ”PPN adalah undang-undang, ya kita akan laksanakan, tapi selektif hanya untuk barang mewah,’’ kata Prabowo.

Dia menjelaskan, sesungguhnya sejak akhir 2023 pemerintah tidak memungut PPN secara penuh terhadap barang-barang yang seharusnya dikenakan pajak. Hal itu adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat, terutama kalangan bawah.

”Jadi kalaupun naik, itu hanya untuk barang mewah,’’ ujarnya. Seperti diketahui, ketentuan PPN 12 persen diperintahkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan adanya usulan penghitungan PPN dengan tarif berbeda. Barang-barang kebutuhan pokok mungkin dikenakan pajak lebih rendah.

Misbakhun menegaskan bahwa barang-barang pokok, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa perbankan, serta pelayanan umum akan tetap bebas PPN, sesuai kebijakan yang berlaku saat ini. (*)

Artikel Klasifikasi Barang Mewah Perlu Lebih Tegas, Agar UMKM Tidak Ikut Terjerat Aturan PPN 12 Persen pertama kali tampil pada News.

Pasar Mandalay Pusat Furnitur Seken Terbesar di Batuaji dan Sagulung

0
Sejumlah lapak pedagang di pasar seken furnitur dan mebel di Pasar Mandalay, Sagulung, Minggu (8/12).
F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Terletak di Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Pasar Mandalay telah dikenal luas sebagai pusat furnitur seken terbesar di wilayah Batuaji dan Sagulung. Di pasar ini, berbagai jenis perabot rumah tangga bekas, mulai dari kusen, pintu, hingga meja dan kursi, tersedia dengan harga terjangkau.

Barang-barang yang dijual di Pasar Mandalay umumnya merupakan furnitur bekas yang berasal dari negara tetangga. Perabotan tersebut telah dipro-ses ulang sehingga layak digunakan dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Pintu dan kusen menjadi perlengkapan meubel yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

Menurut Anton, pedagang, permintaan furnitur bekas cukup tinggi.

”Biasanya, mereka yang baru membeli rumah dari pengem-bang datang ke sini untuk mengganti pintu standar dengan pintu berkualitas. Harganya juga cukup terjangkau, mulai dari Rp500 ribu,” ujarnya, Minggu (8/12).

Pasar Mandalay menawarkan berbagai perlengkapan rumah tangga yang cukup lengkap. Selain pintu dan kusen, pasar ini juga menyediakan meja, kursi, lemari bekas, dan berbagai perabotan lainnya. Lokasinya yang berada di simpang Dapur 12 Sagulung semakin memudahkan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan furnitur.

Agus, pengunjung setia Pasar Mandalay, mengaku sering membeli perlengkapan rumah di pasar ini. ”Saya baru saja membeli lemari dan meja belajar untuk anak saya. Meskipun barang bekas, kualitasnya masih bagus dan harganya sangat terjangkau,” tuturnya.

Tak hanya menjadi tempat belanja furnitur, Pasar Mandalay juga berperan penting dalam perekonomian lokal. Banyak warga yang membuka usaha makanan dan minuman di sekitar pasar untuk melayani konsumen. ”Keberadaan pasar ini sangat membantu perekonomian kami,” kata salah seorang pedagang makanan di sekitar pasar.

Anton menambahkan bahwa pasar furnitur bekas ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan keuntungan membeli barang seken. ”Selain harga yang lebih murah, barang-barang di sini juga memiliki kualitas kayu yang baik, terutama pintu dan kusen,” jelasnya.

Keberadaan Pasar Mandalay memberikan alternatif bagi warga yang ingin mendekorasi rumah dengan perabot berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

”Ini solusi terbaik untuk mendapatkan furnitur berkualitas dengan anggaran terbatas,” kata Agus.

Sebagai pusat furnitur bekas terbesar di kawasan ini, Pasar Mandalay terus menjadi pilihan utama masyarakat Batuaji dan Sagulung untuk mendapatkan perabot rumah tangga berkualitas. Dengan pilihan yang leng­kap, harga terjangkau, dan kualitas barang yang baik, pasar ini semakin menjadi daya tarik di wilayah tersebut.

Sebagai motor penggerak perekonomian lokal, Pasar Mandalay tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

(*)

Artikel Pasar Mandalay Pusat Furnitur Seken Terbesar di Batuaji dan Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Polibatam Gelar Pre-Immersion Wirausaha Merdeka

0
Mahasiswa Polibatam mengikuti PBM yang masuk dalam tahapan Pre-Immersion dan dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) minggu kedua Oktober 2024. F Polibatam

POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) terpilih kembali setelah menjadi pelaksana Program WMK Angkatan 1 Tahun 2022 dan Angkatan 2 Tahun 2023. Program ini bertujuan menyiapkan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia usaha dan menciptakan inovasi serta wirausahawan muda.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif untuk mendukung pengembangan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Tahapan pertama kegiatan WMK yaitu Pre-Immersion yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan kemampuan wirausaha kepada peserta WMK. Adapun tahapan pre-immersioan ini dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) mulai minggu pertama hingga minggu kedua Oktober 2024.

Program WMK dirancang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menjalankan bisnis, memperkenalkan konsep kewirausahaan dengan pendekatan praktis, serta meningkatkan keterampilan yang diperlukan di dunia usaha.

Melalui tahapan Pre-Immersion yang diterapkan, mahasiswa akan diberi kesempatan mendapat berbagai materi pembelajaran yang berkaitan dengan Konsep dan Pola Pikir Kewirausahaan, Ide dan Pengembangan Bisnis, Hukum Bisnis, Manajemen Produksi dan Operasional, Keuangan Bisnis, Bisnis Plan, Produksi/ Prototyping, dan Marketing.

Mahasiswa juga dibekali materi pembelajaran setiap pertemuan yang mengedepankan inovasi, kreativitas, dan solusi yang dapat diterapkan dalam dunia kewirausahaan. Para mahasiswa peserta juga akan diajak mengembangkan ide bisnis yang bernilai ekonomis dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta tren pasar yang ada.

Dengan diterapkannya Pre-Immersion yang berbasis pada pembelajaran langsung dan pengembangan usaha, diharapkan mahasiswa peserta WMK Polibatam ini dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan kewirausahaan mereka dan menjadi pemimpin di dunia bisnis masa depan. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

 

Artikel Polibatam Gelar Pre-Immersion Wirausaha Merdeka pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapal Pelni Resmi Bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Penumpang Nilai Lebih Rapi dan Teratur

0

batampos – Kapal Pelni resmi beroperasi di Terminal Pelabuhan Bintang 99 Persada, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, menggantikan terminal sebelumnya yang berada satu kawasan dengan terminal peti kemas di Pelabuhan Batuampar. Proses embarkasi dan debarkasi perdana di Pelabuhan 99 berlangsung lancar pada Minggu (8/12) pagi.

Kedatangan perdana ini disambut dengan antusias, diiringi penampilan kompang dan prosesi penyematan kalung bunga oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Turut hadir sejumlah pejabat, termasuk Kabid Gakum KSOP Khusus Batam, Yuzirwan Nasution, serta para stakeholder terkait.

Yuzirwan mengatakan, pemindahan operasi ke Terminal Bintang 99 Persada bertujuan meningkatkan kenyamanan dan akse-sibilitas bagi penumpang. Menurut Yuzirwan, proses ini telah melalui perencanaan matang selama 3 tahun, termasuk survei kondisi dermaga, kedalaman laut, dan alur navigasi.

”Ini bukan proses yang instan. Segala persiapan, termasuk kedalaman laut dan alur kapal, telah kami kaji agar tidak mengganggu operasional kapal lain,” ujarnya, Minggu (8/12).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengakui bahwa proses pemindahan terminal ini bukan tanpa kendala. Namun, ia bersyukur Kapal Pelni kini dapat bersandar di lokasi baru. Menu-rutnya, pengembangan Pelabu-han Bintang 99 Persada masih akan terus dilakukan.

”Anggaran 2025 sudah kami siapkan untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk penye-diaan fasilitas kendaraan umum dan peningkatan kenyamanan terminal,” ungkap Rudi.

Terminal Pelabuhan Bintang 99 Persada diharapkan mampu menjadi solusi transportasi laut yang lebih modern dan nyaman bagi masyarakat Batam. Rudi menegaskan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan fasilitas pelabuhan demi mendukung konektivitas dan kenyamanan penumpang.

”Ini baru langkah awal, masih banyak yang harus diperbaiki, tapi alhamdulillah sekarang sudah lebih baik dari pelabuhan sebelumnya,” tambah Rudi.

Dengan fasilitas yang terus dikembangkan, Terminal Bintang 99 Persada diharapkan tidak hanya menjadi pusat transportasi laut, tetapi juga ikon baru bagi Batam dalam mendukung mobilitas masya-rakat dan pengembangan ekonomi daerah.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pelni telah menyiapkan tiga kapal yang melayani rute Jakarta-Batam-Belawan setiap hari. Kapten Kapal Kelud, Herman, memastikan timnya siap menghadapi lonjakan penumpang selama periode tersebut. ”Insyaallah kami siap lahir batin,” ujarnya optimistis.

Kapten Herman menjelaskan bahwa kapalnya bertolak dari Jakarta pada Jumat, 6 Desember 2024, pukul 23.00 WIB, dengan rute selanjutnya ke Belawan, Medan. Sebanyak 1.077 penumpang ikut dalam perjalanan tersebut, dengan 700 penumpang turun di Batam. Untuk keberangkatan menuju Belawan, kapal mengangkut sekitar 1.600 penumpang, menjadikan total penumpang yang dilayani mencapai 2.000 orang.

Ia juga memastikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang, termasuk uji coba sebelum pelayaran komersial pertama. Menurutnya, lokasi terminal baru ini lebih dekat dan nyaman dibandingkan dermaga sebelumnya.

Hal senada dikatakan oleh salah seorang penumpang Kelud dari Jakarta, Ridwan. Ia meng-ungkapkan kepuasannya terhadap terminal baru ini.

”Sekarang jauh lebih rapi dibanding Pelabuhan Batuampar yang dulu. Saya juga berharap pengelola menyediakan akses transportasi umum hingga ke depan terminal,” ujarnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel Kapal Pelni Resmi Bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Penumpang Nilai Lebih Rapi dan Teratur pertama kali tampil pada Metropolis.

Ingin Antar Hasil Tangkapan ke Penampung, Pompong Nelayan Tenggelam Dihantam Angin Kencang

0
Satu unit pompong milik nelayan yang hendak mengantar hasil tangkapan ke penampung mengalami kecelakaan laut di perairan Pasir Putih. f. Screen Shoot Video Amatir Warga

batampos – Niat hati ingin mengantar hasil tangkapan ikan ke penampung, 3 nelayan asal Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur justru mengalami kecelakaan laut di perairan Pasir Putih, Tanjung Momong, Minggu, (8/12).

Identitas nelayan itu yakni Angga, Alfin dan Ihsan. Kejadian bermula ketika nelayan berangkat dari kediamannya yang berada di Teluk Buluh dengan isi muatan empat fiber ikan pada pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA: Masuk Musim Angin Utara, Itensitas Curah Hujan Cukup Tinggi, BMKG Imbau Warga Tanggap Bencana

Setengah jam perjalanan, tepatnya di perairan Pasir Putih, pompong mereka dihantam angin kencang membuat tekong susah mengendalikannya.

“Waktu muat barang, mereka tak susun dengan rapi. Jadi, pas kena angin kuat. Pompong oleng, air masuk kedalam, tenggelam,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Anambas, Halim.

Waktu tenggelam, posisi pompong tidak terbalik. Ini disebabkan oleh banyaknya fiber dan jerigen yang mampu menahan beban pompong untuk tidak terbalik.

“Posisi pompong terlentang, tidak terbalik. Karena ada fiber dan jerigen yang terikat,” ungkap Halim.

Proses evakuasi memakan waktu selama 2 jam. Petugas mengalami kesulitan karena dilokasi kejadian banyak didapati karang.

“Posisi pompong diatas karang. Jadi harus berhati-hati untuk pompong yang bantu dalam evakuasi ini,” tutur Halim.

Dari kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Korban hanya mengalami kerugian materil yang ditaksir sekitar Rp 10 juta.

“Kerugian cuma mesin pompong saja, paling di perbaiki saja. Ga mesti diganti mesinnya. Untuk body kapal masih bagus, ya paling dibersihkan sebelum digunakan lagi,” pungkas Halim. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Ingin Antar Hasil Tangkapan ke Penampung, Pompong Nelayan Tenggelam Dihantam Angin Kencang pertama kali tampil pada Kepri.

Ansar-Nyanyang Unggul

0

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri telah mengumumkan hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri pada Pilkada 2024. Hasilnya, pasangan calon (paslon) 01, Ansar-Nya-nyang, unggul dari pesaingnya, yakni palon 02, Rudi-Rafiq.

Dalam pleno yang berlangsung pada Minggu (8/12) di Tanjungpinang itu, paslon Ansar-Nyanyang meraup 450.109 suara. Sementara, paslon Rudi-Rafiq memperoleh 367.357 suara.

Kendati demikian, saksi paslon 02 menolak menandatangani berita acara penetapan rekapitulasi tersebut. Mereka menilai ada kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kepri.

”Seperti kecurangan melalui paket sembako hingga administrasi terkait pendistribusian surat undangan pemilih,” kata Baharudin, Direktur Saksi Paslon 02.

Menurutnya, pengiriman surat C6 yang tidak maksimal kepada masyarakat menimbulkan dampak fatal bagi partisipasi pemilih. Akibatnya, masyarakat Kepri tidak mendapatkan ruang untuk menggunakan hak pilih pada Pilkada 2024.

Paslon 02 juga mengklaim ada operasi ”senyap” yang dilakukan tim paslon 01 untuk menghalangi pemilih mendukung paslon 02. Hal ini menyebabkan berkurangnya masyarakat yang menya-lurkan hak suara mereka dalam Pilkada kali ini.

”Jadi, kami menolak proses dan hasil Pilkada 2024. Terkait gugatan ke MK (Mahkamah Konstitusi), kami akan mempelajari dan membahasnya lebih dulu dengan paslon,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Ansar-Nyanyang, Ade Angga, meminta tim paslon 02 menempuh jalur hukum yang tersedia jika keberatan dan menolak hasil Pilkada 2024. Pihaknya juga mendukung pengungkapan kecura-ngan jika memang terbukti ada.

”Kami mendukung jika temuan (kecurangan) itu ada dan diselesaikan. Kami mendukung diusut sampai tuntas,” tegasnya. Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo, menyampaikan bahwa tim paslon 02 memiliki hak untuk tidak menandatangani berita acara hasil pleno rekapitulasi tersebut.

Selain itu, penolakan tim paslon tidak memengaruhi proses pleno rekapitulasi. Kendati demikian, KPU Kepri tetap memantau dan menunggu permohonan sengketa hasil Pilkada 2024 di Kepri ke Mahkamah Konstitusi (MK).

”Kami akan menunggu selama tiga hari. Jika (sengketa) terdaftar di MK, maka kami akan mempersiapkan diri dalam penyelesaian sengketa di MK,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : MOHAMAD ISMAIL

Artikel Ansar-Nyanyang Unggul pertama kali tampil pada Metropolis.

Panbil Industrial Estate Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Global di Batam

0

batampos — Sebagai salah satu pengembang kawasan terkemuka dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di Batam, Panbil Group terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi global.

Dalam upayanya mendukung pemulihan ekonomi regional, Panbil Group melalui unit usaha pengembang kawasan memperluas Panbil Industrial Estate (PIE) di Mukakuning dengan pengembangan Tahap 2. Kawasan baru seluas 70 hektare ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan lahan bagi para investor, termasuk perusahaan yang ingin memulai atau memperluas bisnis mereka di Batam.

Dengan lokasi strategis yang dekat dengan Singapura, PIE menawarkan keunggulan kompetitif sebagai pintu gerbang ke pasar inter-nasional. Tahap 2 ini meleng-kapi kawasan industri sebelumnya seluas 130 hektare yang telah beroperasi sejak 2001, menyediakan berbagai pilihan bangunan seperti standard factory berukuran 2.000–4.000 meter persegi, hingga pabrik kustom dengan luas lebih dari 5.000 meter persegi.

”Menanggapi permintaan yang terus meningkat, PIE Tahap 2 kini mencakup empat blok tambahan, yaitu D, E, F, dan G. Blok E bahkan telah dihuni oleh perusahaan industri ringan, menunjukkan daya tarik kawasan ini bagi bisnis internasional,” ungkap Agnes Budiman, Deputy Marketing Director Panbil Industrial Estate.

Selain itu, PIE memiliki konsep self-sufficient yang melibatkan infrastruktur mandiri seperti pembangkit listrik, pengolahan air bersih, serta pengelolaan air limbah. Didukung pula oleh fasilitas self-integrated, kawasan ini dilengkapi dengan area komersial seperti Panbil Mall, hunian Villa Panbil, serta Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment.

Selain pengembangan di Mukakuning Tahap 2, Panbil Group juga memperluas ekspansinya ke kawasan Tembesi, Batam, yang memiliki luas 100 hektare dan berjarak hanya 3,5 km dari PIE Mukakuning. Kawasan ini dikembangkan dengan konsep Low Carbon Emission Industrial Park, yang cocok untuk industri light manufacturing, elektronik, serta industri skala menengah.

Sebagai bagian dari pengembangan awal, workshop dengan ukuran 540 meter persegi telah mulai dibangun di Kawasan Panbil Tembesi dan direncanakan selesai pada kuartal kedua 2025. Lokasi ini diharapkan menjadi pusat industri pendukung manufaktur serta UMKM. Dilengkapi dengan infrastruktur mandiri seperti pembangkit listrik, pengolahan air bersih, pengelolaan air limbah, dan jaringan distribusi gas, kawasan ini menawarkan peluang investasi yang menjanjikan.

Lokasi strategis Kawasan Industri Panbil, baik di Muka Kuning maupun Tembesi, semakin memperkuat posisinya sebagai pusat industri utama. Kedekatan dengan pelabuhan dan bandara juga memberikan kemudahan akses logistik bagi para tenant.

Dengan fokus pada keberlanjutan, infrastruktur yang andal, serta solusi ruang yang fleksibel, Panbil siap mendukung kebutuhan industri modern, menjadikannya pilihan utama bagi perusahaan yang ingin berkembang di Indonesia. (*)

 

Reporter : EUSEBIUS SARA

Artikel Panbil Industrial Estate Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Global di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Sri Wahyuningsih Ajak Masyarakat Memanfaatkan Air Hujan

0
Pendiri Banyu Bening, Sri Wahyuningsih, bersama perlengkapan mengolah air hujan menjadi air siap minum dengan sistem elektrolisis.
F. Hilmi Setiawan/Jawa Pos

SENYUM merekah saat namanya dipanggil sebagai salah satu penerima Kehati Award 2024 di gedung Kesenian Jakarta (3/12). Sebelum penghargaan diberikan secara resmi di panggung utama, Yayasan Kehati (Keanekaragaman Hayati Indonesia) memberikan kesempatan kepada wartawan untuk wawancara dengan Sri Wahyuningsih serta penerima penghargaan lainnya.

Yu Ning, begitu dia akrab disapa, meraih penghargaan karena dedikasinya mengolah air hujan. Dia mendirikan komunitas Banyu Bening pada 2012. Lalu, pada 2015 dia mendirikan Sekolah Air Hujan Banyu Bening. Lewat sekolah itu, Yu Ning berinovasi mengatasi krisis air bersih.

Sesuai dengan namanya, dia menjadikan air hujan sebagai solusi mengatasi air bersih.
Sekolah Air Hujan Banyu Bening bermarkas di Jalan Rejondani, Dusun Tempursari, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Yu Ning mengatakan, semula dirinya kerap menerima cibiran karena menggunakan air hujan untuk air minum. ”Dianggap wong gendeng (orang gila),” katanya.

Namun, perempuan 57 tahun itu tetap kukuh dengan visinya bahwa air hujan bisa menjadi solusi krisis air karena aman dikonsumsi. Dia menyadari bahwa di daerahnya pasokan air sangat melimpah. Berbeda dengan daerah lain di Yogyakarta, seperti Gunungkidul, yang kerap menderita kekeringan.

Yu Ning mengatakan, di kampungnya, menggali sumur sedalam 3 meter saja sudah cukup. Sumber mata air sudah keluar. Cukup untuk memenuhi pasokan air bersih rumah tangga. Meski begitu, dia tetap melanjutkan gagasannya untuk menampung air hujan.

”Tugas saya mengedukasi masyarakat. Sesuai dengan kelompok masyarakat,” jelasnya.

Dia memberikan edukasi tentang perlunya memanfaatkan air hujan tidak hanya ke ibu-ibu rumah tangga, tetapi juga bocah PAUD, murid sekolah, mahasiswa, bahkan akademisi. Setiap kelompok itu mempunyai cara dan materi sosialisasi yang berbeda-beda meskipun tujuannya sama.

Untuk masyarakat sekitar, menurut dia, yang dibutuhkan cukup contoh atau keteladanan.

”Contoh dari saya, menjadi legalitas yang tidak tertulis,” tutur Yu Ning, kemudian tersenyum.

Begitu pun untuk anak-anak. Kebanyakan dalam diri mereka masih tertanam pemahaman bahwa air hujan bikin pilek atau flu. Padahal, jelas-jelas flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan virus. Orang bisa terserang flu ketika kondisi imunitasnya turun. Bukan semata-mata karena hujan-hujanan atau minum air hujan.

”Konsep kita, bagaimana air hujan yang jatuh itu kita tampung sebanyak-banyaknya,” katanya.

Air hujan itu ditampung supaya bisa melewati musim kemarau. Dengan begitu, masyarakat tetap mempunyai akses air bersih sampai ketemu dengan musim hujan berikutnya.

Dia mencontohkan, satu orang membutuhkan 10 liter air bersih dalam sehari. Berarti untuk sebulan, butuh 300 liter air. Lalu, dibuat estimasi, dalam satu tahun, durasi musim kemaraunya berapa bulan. Lewat perhitungan itu, akan ketemu berapa banyak air hujan yang harus mereka tangkap dan disimpan dalam tandon.

”Saat kemarau El Nino tahun lalu, sepuluh bulan kemaraunya,” tuturnya.

Maka, satu orang dianjurkan menyimpan 3.000 liter air bersih. Ketika musim kemarau tiba, warga yang tergabung dalam komunitas Banyu Bening tinggal memanen air bersih dari air hujan yang sudah mereka simpan. Hitungan mereka benar-benar cukup detail. Ketika ada kelebihan, dianjurkan untuk dikembalikan lagi ke dalam tanah.

Yu Ning menambahkan, selama ini masyarakat mengenal lumbung pangan. Sedangkan mereka menghadirkan lumbung air bersih. Buah dari ketelatenan mereka, anggota komunitas Banyu Bening memanen air bersih saat musim kemarau.

”Slogan kami, ngombe banyu udan ben ora edan (minum air hujan biar tidak gila),” katanya penuh semangat. Me-nurut dia, memanfaatkan air hujan untuk mengatasi krisis air bersih bukan sebuah kegilaan.

Yu Ning mengungkapkan, air hujan yang mereka tangkap tidak perlu direbus ketika akan dikonsumsi. ”Ada teknologinya, salah satunya pemecahan partikel air,” jelasnya.

Teknologi yang dia maksud itu adalah elektrolisis. Yaitu, proses penguraian senyawa ionik berbasis listrik. Dengan proses disetrum itu, air hujan sudah layak minum.

Proses elektrolisis tersebut akan menghasilkan dua kelompok air. Pertama, air basa untuk dikonsumsi. Kemudian, air asam yang digunakan sebagai antiseptik. Tetapi, kalau pemenuhan kebutuhan air bersih untuk mencuci atau mandi, tidak perlu sampai diproses elektrolisis.

Saat ini sistem pengolahan air hujan sebagai air minum ala Banyu Bening sudah menyebar ke banyak daerah. Di antaranya, Merauke, Bali, Balikpapan, Samarinda, dan Surabaya. Kemudian, Malang, Lumajang, Probolinggo, Solo, Banyumas, Aceh, serta Cilacap.

Upaya yang dilakukan komunitas Banyu Bening itu termasuk dalam konservasi, pendayagunaan, dan pengendalian daya rusak air. Penge-lolaan air hujan dengan menampung dan meresapkan air ke dalam tanah bertujuan menjaga muka air tanah (MAT) sekaligus mitigasi bencana hidrometeorologi.

Pemanfaatan air hujan untuk kebutuhan air minum dilakukan secara manual. Selain itu, menggunakan sistem gama rain filter, sesuai prinsip prosedur penampungan. Dengan begitu, air hujan yang ditampung bersih dan siap diproses selanjutnya.

’’Motivasi kami memberi solusi di tengah isu krisis air bersih saat ini,’’ kata Yu Ning.

Meskipun air tanah di tempatnya melimpah, bukan tidak mungkin di masa depan akan mengalami krisis air bersih. Apalagi jika gelombang El Nino kembali muncul.

Dengan menggunakan air hujan itu, manfaat lainnya adalah mengurangi konsumsi air mineral kemasan. Efek lanjutannya, potensi sampah botol plastik dari air minum kemasan juga bisa direduksi. Yu Ning menegaskan, Tuhan sudah memberikan air hujan yang gratis. Tinggal bagaimana manusia bijaksana dalam memanfaatkannya. (*)

 

Reporter: MOH. HILMI SETIAWAN

Artikel Sri Wahyuningsih Ajak Masyarakat Memanfaatkan Air Hujan pertama kali tampil pada News.

UMP Kepri 2025 Berpotensi Naik Jadi Rp 3,4 Juta

0
ILUSTRASI: Upah Minimum Provinsi (UMP). (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau menyebutkan upah minimum provinsi (UMP) 2025 berpotensi naik 6,5 persen menjadi Rp 3,4 juta. Hal itu mengacu kepada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2024.

”Nanti karena ada usulan itu harus sesuai Permenaker Nomor 16, ada juga yang meminta lebih dari itu. Jadi kita minta gubernur untuk menetapkan. Formulanya naik 6,5 persen itu saja, tidak ada mengikutkan itu (formulasi lama) lagi karena Kemenaker sudah melakukan kajian terkait dengan 6,5 persen. Rujukan kita Permenaker Nomor 16 Tahun 2024,” kata Kepala Disnakertrans Kepri Mangara Simarmata seperti dilansir dari Antara, di Batam.

Merujuk besaran UMP 2024 dengan besaran kenaikan 6,5 persen untuk 2025 sesuai arahan presiden, besaran UMP Kepri 2025 mencapai Rp 3.623.653, naik Rp 221.161 dari UMP 2024 yang besarannya Rp 3.402.492.

”Berita acara tentang rekomendasi penyesuaian UMP Kepri 2025 itu akan diserahkan kepada gubernur,” ujar Mangara Simarmata.

Mangara menyampaikan, UMP berlaku batasan upah paling rendah dan bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun sudah diterapkan struktur dan skala upah yang lebih tinggi.

”Kabupaten/kota yang menggunakan UMP 2024, itu Lingga dan Tanjungpinang. Jadi mereka menggunakan UMP karena begitu dihitung melalui regulasi yang ada itu mereka lebih rendah daripada UMP 2024,” terang Mangara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan rata-rata upah minimum nasional sebesar 6,5 persen untuk 2025, berdasar hasil keputusan melalui rapat terbatas bersama pihak terkait.

”Kita ambil keputusan untuk menaikkan rata-rata upah minimum nasional pada 2025 sebesar 6,5 persen,” kata Presiden Prabowo di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Presiden mengatakan, kenaikan ini sedikit lebih tinggi dari usul Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, yang sebelumnya merekomendasikan kenaikan 6 persen. Keputusan itu diambil setelah rapat terbatas yang membahas upah minimum sebagai jaring pengaman sosial bagi pekerja, terutama yang bekerja kurang dari 12 bulan.

Presiden menjelaskan bahwa keputusan final diambil setelah melalui diskusi mendalam, termasuk dengan para pimpinan buruh. (*)

 

Artikel UMP Kepri 2025 Berpotensi Naik Jadi Rp 3,4 Juta pertama kali tampil pada News.

Rumah Makan Jodoh Sajikan Kuliner Batam dengan Cita Rasa Chinese-Indonesia Autentik

0
Rumah Makan Jodoh di Komplek Ruko Grand Orchid, Batam Center. F. Cecep Mulayan

batampos – Sejak didirikan pada tahun 2004, Rumah Makan Jodoh telah menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris bagi pencinta masakan khas Chinese-Indonesia.

Mengusung resep autentik yang diwariskan secara turun-temurun dari Ahma, restoran ini menghadirkan cita rasa unik hasil perpaduan rempah-rempah Tionghoa, tradisi Nyonya, dan kekayaan kuliner Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya lezat, tetapi juga nyaman dan berkesan,” ujar Ayong, pendiri Rumah Makan Jodoh, Sabtu (7/12).

Kini, Rumah Makan Jodoh tampil dengan desain interior modern yang tetap menjaga kehangatan dan suasana kekeluargaan, menjadikannya pilihan utama untuk bersantap bersama keluarga maupun kolega.

Berlokasi strategis di Komplek Ruko Grand Orchid, Batam Center, Rumah Makan Jodoh menawarkan berbagai fasilitas, termasuk 13 ruangan VIP dengan luas dan fasilitas yang dapat disesuaikan, ruang private KTV, hingga ballroom berkapasitas 150 tamu.

“Fasilitas ini menjadikan restoran ini ideal untuk acara keluarga, pertemuan bisnis, hingga pesta pernikahan atau ulang tahun,” kata dia.

Bihun Goreng Kepiting

Setiap hidangan di Rumah Makan Jodoh disiapkan menggunakan bahan-bahan segar dan premium untuk memastikan standar kualitas tertinggi. Beberapa menu andalan yang wajib dicoba adalah, Bihun Goreng Kepiting, Ayam Goreng Bawang, Ayam Kampung Goreng Spesial, Hepo Lada Hitam, Ikan Loipun Kolagen.

“Menjelang perayaan Imlek, restoran ini juga menawarkan menu paket spesial dengan variasi pilihan untuk memanjakan lidah tamu,” ujarnya.

Rumah Makan Jodoh memiliki visi untuk menjadi destinasi kuliner yang dicintai di Batam, dengan tetap menghormati akar sejarah kawasan Jodoh.

“Dengan kombinasi cita rasa tradisional dan suasana modern, restoran ini terus menjaga warisan budaya dan kuliner Batam melalui setiap hidangan yang disajikan,” kata dia.

“Kami ingin menjadi tempat yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga mempererat hubungan keluarga, teman, dan komunitas,” lanjut Pak Ayong.

Dengan keaslian resep, fokus pada kualitas, dan perhatian penuh terhadap kenyamanan pelanggan, Rumah Makan Jodoh telah menjelma menjadi lebih dari sekadar tempat makan. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Artikel Rumah Makan Jodoh Sajikan Kuliner Batam dengan Cita Rasa Chinese-Indonesia Autentik pertama kali tampil pada Metropolis.