Senin, 15 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2638

704 Jemaah Haji Kota Batam Berangkat Tahun 2025, Lansia Tertua Berusia 85 Tahun

0
Ilustrasi. Jamaah haji kloter tiga debarkasi Batam saat tiba di Asrama Haji Batam beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kementerian Agama Kota Batam menyebutkan sebanyak 704 calon jemaah haji dari Batam akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2025. Jemaah haji tersebut terdiri dari 328 orang laki-laki dan 376 orang perempuan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Batam, Syahbudi, menjelaskan bahwa nomor porsi terakhir yang berhak melunasi pada tahun 2025 berada pada rentang nomor porsi 370005296 hingga 3700018911. Nomor porsi ini merujuk pada jemaah yang telah mendaftar sejak tahun 2009 hingga 12 Februari 2014.

“Untuk jemaah yang masuk dalam daftar porsi ini, kami mengimbau mereka segera menyelesaikan proses administrasi dan pelunasan biaya haji. Porsi terakhir yang kami sebutkan mencakup jemaah yang sudah lama menunggu, dan kami berharap mereka dapat melanjutkan proses untuk keberangkatan tahun depan,” jelas Syahbudi, Selasa (17/12).

Selain itu, jumlah jemaah lansia di Batam tercatat sebanyak 26 orang, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 14 perempuan. Lansia ini berusia antara 76 hingga 85 tahun, dengan yang tertua berusia 85 tahun. Syahbudi menambahkan bahwa calon jemaah haji lansia akan mendapatkan perhatian khusus dalam hal kesehatan dan kesiapan fisik.

Selain mereka yang terdaftar, ada 251 orang calon jemaah cadangan dengan nomor porsi 3700018914 hingga 3700019350. Para calon jemaah cadangan ini akan dipersiapkan untuk menggantikan jika ada jemaah yang tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan pada tahun 2025.

Dalam rangka mempersiapkan keberangkatan, Syahbudi mengimbau agar seluruh jemaah yang masuk dalam daftar tahun 2025 segera melakukan beberapa langkah persiapan, antara lain dengan mengumpulkan paspor ke Kementerian Agama untuk proses perekaman sidik jari dan bio visa yang akan dilakukan di Kantor Kementerian Agama Batam.

Selain itu jemaah juga diminta melakukan pemeriksaan kesehatan tahap pertama di puskesmas yang telah ditunjuk untuk memastikan kondisi fisik mereka dalam keadaan sehat sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Menjaga kondisi fisik dengan rutin berolahraga, seperti jalan pagi, karena ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan ketahanan tubuh yang prima.

Syahbudi juga mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan biaya haji, yang akan dibahas dalam rapat Komisi VIII DPR RI dan diumumkan oleh Presiden setelah keputusan resmi mengenai biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) ditetapkan.

Selain persiapan administrasi dan kesehatan, Kementerian Agama Batam juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan jemaah haji. Di antaranya, dengan pemerintah daerah, puskesmas, dan petugas yang akan membantu proses perekaman bio visa serta pemeriksaan kesehatan.

Proses perekaman bio visa dan sidik jari akan dilakukan oleh petugas yang telah disiapkan oleh Kementerian Agama. Selain itu, jemaah juga diminta untuk selalu menjaga komunikasi dengan Kementerian Agama mengenai perkembangan terkait pelunasan dan biaya haji.

“Kami berharap jemaah dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar keberangkatan mereka dapat berjalan lancar. Ibadah haji adalah ibadah fisik, jadi menjaga kesehatan sangat penting. Selain itu, kami juga mengingatkan jemaah untuk mempersiapkan biaya haji setelah BPIH diumumkan,” pungkas Syahbudi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 704 Jemaah Haji Kota Batam Berangkat Tahun 2025, Lansia Tertua Berusia 85 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Aneng-Raja Bayu Gelontorkan Rp 543 Juta untuk Raih Kemenangan di Pilkada Anambas, Neko-Taufik Nihil Pengeluaran

0
Ketua KPU Kepulauan Anambas, Padillah

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Anambas menggandeng empat kantor akuntan publik (KAP) untuk mengaudit laporan dana kampanye (LDK) pasangan calon kepala daerah (cakada) Anambas 2024.

Empat KAP yang bertugas yaitu Heliantono & Rekan mengaudit paslon Rusli Effendi-Johari, Liastra & Rekan ditugaskan mengaudit Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian.

Kemudian, Ardin Silitonga mengaudit dana kampanye Wan Zuhendra-Amat Yani dan Griselda Wisnu & Rekan mengaudit Neko Wesha Pawelloy-Taufik.

BACA JUGA: APIP Bintan Audit Anggaran Desa Lancang Kuning

“Kantor Akuntan Publik ini sudah ditunjuk langsung oleh KPU RI berdasarkan SK KPU RI nomor 1.697 tahun 2024,” ujar Ketua KPU Anambas, Padillah, Senin, (16/12).

Hasil audit yang dilakukan KAP menunjukkan LDK paslon berada ditingkat tercatat penuh. Sesuai dengan regulasi yang diterapkan.

“Kita sudah umumkan ke publik, masyarakat bisa melihat berapa sih dana yang dikeluarkan selama kampanye,” terang Padillah.

Paslon terpilih Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian paling banyak menerima dana kampanye sebesar Rp 548 juta dan pengeluaran mencapai Rp 543 juta dengan sisa saldo yang ada saat ini cuma Rp 5 juta.

Kemudian, Rusli Effendi-Johari menerima dana kampanye Rp 372 juta dan pengeluaran juga Rp 372 juta dengan sisa saldo nihil.

Lalu, Wan Zuhendra-Amat Yani menerima dana kampanye sebesar Rp 214 juta dan pengeluaran cuma Rp 113 juta. Sedangkan saldo yang ada saat ini mencapai Rp 101 juta.

Terakhir, Neko Wesha Pawelloy-Taufik untuk laporan dana kampanye baik penerimaan maupun pengeluaran tercatat Rp 0 alias nihil.

“Kalau paslon Neko dan Taufik meski memang di lapangan ada turun kampanye kami kurang tahu seperti apa audit ini sehingga tidak ada angka,” pungkas Padillah. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Aneng-Raja Bayu Gelontorkan Rp 543 Juta untuk Raih Kemenangan di Pilkada Anambas, Neko-Taufik Nihil Pengeluaran pertama kali tampil pada Kepri.

Monumen WTB Terancam Tertutup Bangunan, Praktisi Pariwisata Kepri Soroti Dampaknya

0
Ikon “Welcome to Batam” (WTB) di Bukit Clara yang telah menjadi simbol Kota Batam selama bertahun-tahun kini terancam oleh pembangunan gedung di sekitarnya.

batampos – Keberadaan ikon “Welcome to Batam” (WTB) di Bukit Clara yang telah menjadi simbol Kota Batam selama bertahun-tahun kini terancam oleh pembangunan gedung di sekitarnya. Hal ini memicu kekhawatiran dari berbagai kalangan, termasuk praktisi pariwisata Kepri, Buralimar. Dia menilai, ancaman tersebut dapat merusak citra Batam sebagai kota pariwisata.

Buralimar menyayangkan kondisi ini, yang tidak hanya menuai kekecewaan dari warga Batam tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman). “Bukit Clara dengan tulisan Welcome to Batam sudah menjadi ikon Batam selama bertahun-tahun. Sangat disayangkan jika tertutup oleh pembangunan. Seharusnya pemerintah daerah menjaga ikon yang sudah menjadi daya tarik wisata ini,” ujarnya.

Landmark WTB selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi wisatawan untuk berfoto, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika ikon ini tertutup sepenuhnya tanpa ada solusi, Batam akan kehilangan salah satu daya tarik utamanya. “Kalau wisman kecewa, itu wajar. Kita, sebagai warga Batam saja, ikut kecewa,” katanya.

Buralimar juga menyoroti pentingnya mempertahankan Bukit Clara sebagai bagian dari sejarah dan budaya kota. Ia menyebut, adanya patok peninggalan zaman Belanda di lokasi tersebut yang seharusnya mendapat perhatian lebih. “Bukit ini sebaiknya dijadikan cagar budaya dan dijaga kelestariannya,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah dan pemangku kebijakan, termasuk BP Batam, untuk segera mencari solusi bersama. “Stakeholder terkait perlu duduk bersama untuk mencari solusi agar tulisan Welcome to Batam dan Bukit Clara tetap bisa dipertahankan,” tambahnya.

Sebagai kota perdagangan, industri, dan pariwisata, ia menilai Batam harus lebih berpihak kepada sektor pariwisata. “Pariwisata adalah salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi di Batam. Pemko Batam, Disbudpar Batam, dan BP Batam perlu lebih peduli dan proaktif mempertahankan ikon-ikon wisata, termasuk Welcome to Batam,” kata Buralimar.

Ia juga menyoroti perlunya pengembangan destinasi baru di Batam untuk menarik lebih banyak wisatawan. Pertumbuhan destinasi Batam menurutnya melambat. Sangat sedikit destinasi baru yang dikembangkan. Semua pihak perlu lebih peduli pada sektor ini, karena di dalamnya juga ada peran UMKM.

Buralimar berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai situasi ini sekaligus menawarkan solusi terbaik agar ikon WTB tetap dapat dinikmati. Ia mengusulkan pembenahan area di sekitar ikon tersebut, termasuk lahan kuliner di samping Masjid Agung, untuk mendukung pariwisata Batam secara keseluruhan.

“Dengan adanya solusi yang menguntungkan semua pihak, kita bisa memastikan keberlanjutan ikon Welcome to Batam sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata di Batam,” ujarnya.

Berbeda dengan Buralimar, Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie, menilai kawasan WTB sudah tak begitu layak jadi ikon pariwisata di Batam. Bukan tanpa alasan, ia berpendapat bahwa di lokasi tersebut tak lagi tertata.

“Di sana itu sudah tak tertata. Kawasan sudah kotor dan berserakan. Kiranya perlu kita membangun destinasi wisata atau ikon wisata yang baru untuk Batam,” ujar Andi.

Meski demikian, dia tetap tak setuju dengan pembangunan yang sedang tergarap di Bukit Clara itu. Terlepas apapun dan bagaimana pun, monumen WTB harus steril dari segala bentuk bangunan gedung.

“Ya, pastinya saya sepakat bahwa itu mengganggu (pembangunan gedung di WTB). Walaupun kawasan itu saya nilai sudah tak begitu layak untuk wisatawan, tapi apapun yang dibuat, seperti membangun gedung di sana adalah sebuah kesalahan. Bukit di WTB itu harus bersih dan steril. Pemerintah harus turun tangan mengatasi ini,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Monumen WTB Terancam Tertutup Bangunan, Praktisi Pariwisata Kepri Soroti Dampaknya pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Sayuran dan Daging Kembali Stabil di Pasar Fanindo Batuaji

0
Warga saat membeli sayur di Pasar Fanindo.  Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Setelah mengalami lonjakan harga pada pekan lalu, harga sayuran di Pasar Fanindo, Batuaji, kini berangsur stabil. Pedagang sayur menyebut dalam beberapa hari terakhir, sejumlah komoditas utama seperti tomat, bawang, dan cabai kembali dijual dengan harga normal. Stabilnya harga ini disambut baik oleh para pedagang dan pembeli di pasar tradisional tersebut.

Ernita, salah satu pedagang sayuran di Pasar Fanindo, mengungkapkan bahwa harga sayur sempat melonjak drastis akibat cuaca buruk. “Pekan lalu harga beberapa jenis sayur naik signifikan. Contohnya, sayuran sempat mencapai Rp25 ribu per kilogram, sekarang sudah kembali stabil di kisaran Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram,” ungkap Ernita.

Tidak hanya sayur, harga tomat yang sebelumnya naik hingga Rp35 ribu per kilogram kini turun ke angka Rp20 ribu per kilogram.

Kestabilan harga juga terlihat pada komoditas cabai dan bawang. Cabai merah dijual di kisaran Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, sementara bawang merah tetap stabil di harga Rp55 ribu per kilogram. Untuk bawang putih, harganya masih bertahan di angka Rp40 ribu per kilogram. Kondisi ini tentu memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen yang sempat mengeluhkan lonjakan harga sebelumnya.

Selain sayuran, harga daging juga masih terpantau stabil. Jumadi, pedagang daging, menyebutkan bahwa harga daging sapi beku tetap di angka Rp90 ribu per kilogram. “Daging ayam segar masih stabil di harga Rp42 ribu per kilogram, sedangkan ayam beku dijual Rp34 ribu per kilogram,” jelasnya.

Menurut Jumadi, kestabilan harga daging ini sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Susanti, seorang ibu rumah tangga di Batuaji, mengaku lega dengan kestabilan harga kebutuhan pokok saat ini.

“Saya berharap harga-harga ini tetap stabil sampai pergantian tahun nanti. Biasanya harga melonjak kalau menjelang hari raya. Semoga Natal dan Tahun Baru kali ini tidak ada kenaikan harga,” ungkap Susanti penuh harap.

Pekan lalu, lonjakan harga sayuran diakibatkan oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung. Hujan deras yang terus mengguyur beberapa daerah sentra produksi menyebabkan petani mengalami gagal panen. Hal ini berdampak pada berkurangnya pasokan sayuran ke pasar tradisional. “Cuaca buruk memang sempat jadi kendala besar. Pasokan sayur ke pasar berkurang, jadi harganya naik,” tambah Ernita.

Namun, dengan membaiknya cuaca dalam beberapa hari terakhir, pasokan sayuran berangsur pulih. Hal ini membuat harga kembali normal dan terjangkau bagi konsumen. Para pedagang berharap kondisi ini bisa terus berlanjut agar tidak terjadi gejolak harga yang merugikan baik pedagang maupun pembeli.

Sementara itu, permintaan daging menjelang akhir tahun diprediksi akan meningkat. Meski demikian, pedagang optimis harga daging bisa tetap stabil. “Permintaan memang biasanya naik saat mendekati Natal dan Tahun Baru, tapi stok daging cukup aman sehingga kami optimis harga tidak akan melonjak,” tutur Jumadi.

Kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional seperti Pasar Fanindo menjadi kabar baik menjelang perayaan hari besar. Masyarakat Batuaji berharap pemerintah dan pihak terkait bisa terus memantau situasi agar harga-harga tetap terjaga, khususnya menjelang akhir tahun.

Dengan kondisi pasokan yang kembali normal, baik pedagang maupun konsumen sama-sama berharap harga kebutuhan pokok, terutama sayuran dan daging, tidak mengalami lonjakan mendadak seperti pekan lalu. Jika kestabilan ini terus terjaga, masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan lebih tenang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Harga Sayuran dan Daging Kembali Stabil di Pasar Fanindo Batuaji pertama kali tampil pada Metropolis.

Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Nataru, Imigrasi Batam Tambah Konter Pemeriksaan

0
Kepala Kantor Imigrasi, Hajar Aswad memimpin apel kesiapan menghadapi momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Selasa (17/12), di lapangan Kantor Imigrasi.

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar apel kesiapan menghadapi momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Selasa (17/12) pagi, di lapangan Kantor Imigrasi. Apel yang berlangsung pukul 05.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi, Hajar Aswad, yang bertugas sebagai pembina apel.

Dalam kesempatan itu, Hajar memeriksa kesiapan petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta sarana dan prasarana pendukung. Seluruh petugas Imigrasi hadir dalam apel tersebut.

“Momen Natal dan Tahun Baru adalah waktu di mana tanggung jawab kita semakin besar. Masyarakat membutuhkan pelayanan prima, cepat, dan profesional dari kita semua. Selain itu, sesuai arahan Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, kami juga harus waspada terhadap potensi penyalahgunaan jalur keluar-masuk. Petugas harus ekstra berjaga di pintu-pintu TPI yang ramai dilalui WNI maupun orang asing,” ujar Hajar.

Hajar mengungkapkan, Imigrasi Batam telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan internasional selama libur Natal dan Tahun Baru. Langkah-langkah tersebut meliputi menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk pengelola pelabuhan dan bea cukai, dan mengusulkan agar pemerikasaan registrasi IMEI dapat dipindah sementara ke bagian luar setelah pemeriksaan X-Ray oleh Bea Cukai.

“Sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang setelah pemeriksaan di konter Imigrasi, ” tambah Hajar.

Selain itu, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga telah meninjau secara langsung Tempat Pemeriksaan Imigrasi di beberapa pelabuhan, seperti Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam Center, Tempat Pemeriksaan Imigrasi Harbour Bay, Tempat Pemeriksaan Imigrasi Sekupang, dan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Hang Nadim.

Melakukan penambahan konter pemeriksaan keimigrasian sebanyak 4 konter pada area kedatangan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam Center serta tak kalah pentingnya mengusulkan pengalihan rute pelayaran ke pelabuhan Internasional Sekupang sebagai alternatif guna mengurangi antrean panjang di musim liburan.

“Menyambut momen liburan akhir tahun 2024 ini, beberapa pelayaran di pelabuhan internasional Batam Center akan dialihkan ke pelabuhan internasional Sekupang agar tidak terjadi penumpukan di satu Pelabuhan, ” tuturnya.

Selanjutnya, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga telah memasang lima unit autogate di pintu kedatangan pelabuhan Batam Center yang direncanakan terpasang sebelum perayaan Imlek. Penambahan fasilitas ini akan mempercepat lalu lintas penumpang dan membuat proses lebih lancar.

“Langkah ini diambil untuk mempercepat pemeriksaan keimigrasian dan meningkatkan kenyamanan penumpang internasional,” ucap Hajar.

Terakhir, Imigrasi telah menambah jumlah petugas di TPI Batam Center, Harbour Bay, dan Sekupang untuk mendukung kelancaran pemeriksaan keimigrasian selama momen Nataru.

Selain fokus pada libur Natal dan Tahun Baru, Hajar menyebut langkah-langkah ini juga sebagai persiapan menyambut perayaan Imlek dan Idul Fitri 2025 yang waktunya berdekatan.

“Kami maksimalkan SDM dan infrastruktur yang ada. Harapannya, Batam tetap menjadi destinasi favorit untuk liburan akhir tahun dengan pelayanan yang lancar dan aman,” tambah Hajar.

Ia menegaskan, keberhasilan ini membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk Pemko Batam, BP Batam, Polda Kepri, Bea Cukai, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan instansi terkait lainnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Nataru, Imigrasi Batam Tambah Konter Pemeriksaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Libur Nataru, Konsumsi LPG Naik 0,3 Persen, Avtur Diprediksi Melonjak 25 Persen di Kepri

0
Konsumsi LPG dan Avtur Diprediksi Meningkat Saat Libur Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Pasokan Energi Tersedia di Kepri. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memprediksi adanya peningkatan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan Avtur selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Kepulauan Riau (Kepri).

Sales Area Manager (SAM) Retail Kepri PT Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, mengungkapkan bahwa peningkatan konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 0,3 persen dibandingkan rata-rata normal, sementara konsumsi Avtur diprediksi melonjak hingga 25 persen.

“Kami memproyeksikan adanya lonjakan kebutuhan LPG dan Avtur di Kepri selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025,” ujar Bagus, Senin (16/12).

Sebaliknya, konsumsi BBM jenis Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) diperkirakan menurun sebesar 2,4 persen, dan Gasoil turun 1,9 persen. Penurunan ini dipicu oleh pembatasan operasional kendaraan angkutan barang atau truk selama masa libur.

“Stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Seluruh infrastruktur wilayah Kepri, seperti 4 Terminal BBM, 8 SPBE, 49 Agen LPG, dan 1 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) telah disiagakan,” tambahnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menyatakan bahwa Satgas Nataru telah dibentuk dan akan beroperasi mulai 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.

“Pasokan BBM di seluruh Terminal BBM dan SPBU di Kepri kami pastikan mencukupi selama periode Satgas Nataru,” jelas Satria.

Pertamina juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN, TNI, Polri, Perbankan, dan Hiswana Migas untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar dan aman.

“Fokus utama kami adalah jalur wisata seperti Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Operasional di lokasi mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta menjaga kualitas dan kuantitas produk,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Libur Nataru, Konsumsi LPG Naik 0,3 Persen, Avtur Diprediksi Melonjak 25 Persen di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Optimis Kasus Harun Masiku Segera Terungkap

0
Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas sebagai Anggota DPR. (istiimewa)

batampos – Pimpinan dan Dewan Penga-was (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi berganti. Senin (16/12) Presiden Prabowo Subianto melantik masing-masing lima orang pimpinan dan Dewas KPK periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta.

Lima pimpinan KPK tersebut adalah Setyo Budiyanto (ketua), Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono. Sementara itu, Dewas KPK yang dilantik adalah Gusrizal (ketua), Wisnu Baroto, Benny Jozua Mamoto, Sumpeno, dan Chisca Mirawati.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, pihaknya akan memedomani visi presiden dalam pemberantasan korupsi. Seperti yang pernah disampaikan dalam berbagai kesempatan, presiden berfokus pada pencegahan kebocoran APBN, efisiensi kegiatan pemerintahan, hingga pemberantasan korupsi dengan tegas.

”Itu menurut saya sudah merupakan suatu arahan kepada kami semua,” ujarnya seusai dilantik.

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal. Pihaknya akan mengadakan evaluasi untuk memetakan tugas dan program prioritas.

”Apa yang sudah dilakukan, apa yang belum. Nanti kami kaji semuanya,” jelasnya.

Soal wacana penghapusan operasi tangkap tangan (OTT), Setyo menepis hal tersebut. Baginya, itu salah satu kewenangan sehingga akan tetap dilakukan sebagai hak KPK.

”Untuk apa, misalkan kita punya kewenangan penyadapan, kemudian tidak melakukan OTT?” ungkapnya.

Ketua Dewas KPK Gusrizal menyerahkan urusan OTT kepada pimpinan KPK. Yang terpenting, langkah KPK harus sesuai dengan aturan.

Mantan Ketua KPK Nawawi Pomolango berharap pimpinan baru KPK bekerja lebih optimal dibandingkan periode dirinya. Dia menyatakan, ada sejumlah kasus yang belum selesai dan perlu ditindaklanjuti.

”Cukup banyak gitu, tapi nanti kami bicarakan. Kebetulan beliau-beliau ada beberapa yang bukan orang baru juga,” ujarnya di lokasi yang sama.

Disinggung soal wacana penghentian OTT, Nawawi tidak sepakat. Dia menegaskan bahwa itu salah satu metode penindakan. Sebab, KPK diberi kewenangan untuk melakukan penyadapan dari tingkat penyelidikan.

”Itulah yang kemudian kita kemas menjadi satu bagian kegiatan yang orang menyebutnya operasi,” ujarnya.

Baginya, ide penghilangan OTT hanya pemahaman personal. Namun, secara kelembagaan, OTT tetap menjadi salah satu metode yang efektif terkait penindakan.

Nawawi juga meyakini kasus Harun Masiku akan dilanjutkan. Apalagi, ketua KPK periode mendatang pernah menjabat sebagai direktur penyidikan saat kasus Harun Masiku bergulir.

”Itu akan lebih optimal juga,” kata Nawawi.

Mantan Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan berharap para penggantinya bekerja lebih independen dan berani. ”Jangan terlalu banyak conflict of interest. Taatilah semua aturan di KPK,” ujarnya.

Soal wacana penghapusan OTT, Tumpak menilai tidak tepat. Dia berharap OTT tidak dihapus karena metode tersebut masih diperlukan dalam kasus tertentu. (*)

Artikel Optimis Kasus Harun Masiku Segera Terungkap pertama kali tampil pada News.

Piutang Pinjaman Online Naik 29,23 Persen

0
Ilustrasi

batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa total outstanding (piutang) pembiayaan industri pinjaman online atau financial technology (fintech) peer-to-peer (P2P) lending tumbuh 29,23 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp75,02 triliun per Oktober 2024.

Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, mengatakan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/12), bahwa pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada September 2024 yang mencapai 33,73 persen yoy.

“Tingkat risiko kredit bermasalah (pinjaman online) secara agregat (TWP90) dalam kondisi terjaga stabil di posisi 2,37 persen, turun dari September 2024 yang sebesar 2,38 persen,” ujarnya.

Sementara itu, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan meningkat 8,37 persen yoy pada Oktober 2024 menjadi Rp501,89 triliun.

Agusman menuturkan bahwa pencapaian tersebut didukung oleh pembiayaan investasi yang meningkat sebesar 8,19 persen yoy.

Ia juga menyampaikan bahwa profil risiko perusahaan pembiayaan terjaga baik dengan rasio pembiayaan bermasalah bruto atau Non-Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar 2,60 persen dan rasio pembiayaan bermasalah neto atau NPF nett sebesar 0,77 persen.

Kedua capaian rasio tersebut membaik dibandingkan September 2024 yang mencatatkan NPF gross 2,62 persen dan NPF nett 0,81 persen.

Meskipun begitu, ia mengatakan bahwa rasio antara utang dan ekuitas atau gearing ratio perusahaan pembiayaan meningkat menjadi 2,34 kali per Oktober 2024, dibandingkan pada bulan sebelumnya yang hanya tercatat sebesar 2,33 kali.

Agusman juga menyatakan bahwa pihaknya mencatat pertumbuhan pembiayaan perusahaan modal ventura terkontraksi sebesar 5,6 persen yoy dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp16,32 triliun.

Pertumbuhan tersebut lebih baik dibandingkan pada September 2024 yang terkontraksi 8,1 persen yoy dengan nilai pembiayaan Rp16,25 triliun.

“Dan untuk pembiayaan buy now pay later (BNPL), pertumbuhan pembiayaan meningkat sebesar 63,89 persen yoy atau menjadi Rp8,41 triliun dengan NPF gross sebesar 2,76 persen,” imbuhnya. (*)

 

Artikel Piutang Pinjaman Online Naik 29,23 Persen pertama kali tampil pada News.

Seragam Gratis untuk Pelajar SD-SMP Ternyata Dibagikan Tahun 2025

0
Aktivitas pelajar SMP Negeri 1 Tanjungpinang, Senin (16/12). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Seragam gratis untuk peserta didik baru SD dan SMP tahun 2024 di Kota Tanjungpinang, Kepri telah selesai dijahit. Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang berjanji, seragam gratis yang dinantikan oleh orang tua itu bakal dibagikan pada awal tahun 2025.

BACA JUGA: Seragam Gratis Pelajar SD dan SMP Baru Ditargetkan Dibagikan Desember Mendatang

Sedikitnya terdapat 2.460 pelajar SD dan 3.058 pelajar SMP yang bakal mendapatkan seragam gratis tersebut. Pendistribusian seragam itu akan dilakukan saat memasuki semester genap, tahun 2025 mendatang.

“Sudah selesai (dijahit). Tinggal pendistribusian ke sekolah saja. Jumlahnya untuk SMP ada 3.058 dan SD 2.460,” kata Kepala Bidang SMP Disdik Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, Senin (16/12).

Awalnya, seragam gratis ini direncanakan akan dibagikan dalam bulan Desember 2024 ini. Namun, pendistribusian itu terpaksa ditunda, mengingat para peserta didik tersebut akan libur, hingga awal Januari 2025.

Sehingga, pembagian seragam gratis ini dilakukan setelah pelajar kembali masuk ke sekolah. Nantinya, SD dan SMP negeri akan mendapatkan dua jenis seragam, yaitu osis dan Batik. Sementara SD dan SMP swasta, hanya mendapatkan seragam batik.

“Kalau bagikan sekarang tidak sempat lagi. Setelah pelajar masuk, baru kota bagikan. Untuk sekolah negeri dapat dua baju dan swasta batik saja,” ungkapnya.

Sejak awal masuk pada Juli 2024 yang lalu, peserta didik baru jenjang SD dan SMP belum merasakan mengenakan seragam gratis tersebut. Para orang tua juga menanti, realisasi program yang dapat meringankan beban para orang tua.

“Karena mahal kalau kita beli lagi. Untuk sementara ini, kita sudah beli baju osis untuk menunggu seragam gratis. Padahal sudah empat bulan anak saya masuk sekolah,” kata Heri, satu diantara orang tua.

Nilai pengadaan seragam gratis untuk 2.460 lebih murid baru SD dan 3.058 murid SMP di Tanjungpinang yang awalnya senilai Rp3,7 Miliar. Kini menjadi Rp2,1 miliar untuk dua jenis seragam. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Seragam Gratis untuk Pelajar SD-SMP Ternyata Dibagikan Tahun 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Mobil Hybrid Dapat Insentif 3 Persen

0
Baterai Lithium-ion pada All New Ertiga Hybrid mampu memberikan suplai listrik untuk komponen maupun fitur elektronik. f. Suzuki

batampos – Pemerintah secara resmi akan memberikan insentif berupa Pajak Penjualan Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah atau PPnBM DTP sebesar 3 persen. Insentif ini menjadi salah satu stimulus yang diberikan pemerintah di tengah kenaikan PPN 12 persen.
Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers Paket Kebijakan Ekonomi untuk Kesejahteraan di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta Pusat, Senin (16/12).

”Yang terbaru pemberian PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor hybrid. Nah ini untuk PPN hybrid pemerintah memberikan diskon atau memberikan pajak ditanggung
pemerintah sebesar 3 persen,” ujar Airlangga.

Tak hanya untuk hybrid, insentif juga masih berlaku untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) berupa PPN DTP sebesar 10 persen untuk mobil listrik completely knock down atau CKD yang dirakit di Indonesia.

Kemudian, PPNBM DTP sebesar 15 persen untuk KBLBB impor jenis Completely Built Up (CBU) dan CKD serta Bea Masuk (BM) sebesar 0 persen untuk KBLBB CBU alias mobil listrik yang diimpor langsung dari negara asal dalam kondisi utuh dan lengkap.

”Pemerintah juga akan memberikan insentif pembebasan bea masuk EV CBU sebesar 0 persen,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk mobil listrik dan bus listrik. Hal itu dilakukan dengan tujuan mempercepat transformasi kendaraan listrik di Indonesia. PPN mobil listrik yang tadinya 11 persen akan turun menjadi 10 persen dari harga jual mobil, yang berlaku hingga tahun ini.

“Pemberian insentif PPN DTP ini diberikan dalam rangka transformasi ekonomi untuk meningkatkan daya tarik investasi ekosistem kendaraan listrik dan peralihan dari energi fosil ke energi listrik,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Dwi Astuti.

Insentif tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2024 tentang insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) atas penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbasis baterai tahun anggaran 2024.
Namun, ada regulasi terkait mobil listrik apa yang bisa mendapat insentif tersebut, yaitu memenuhi kriteria nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. (*)

Artikel Mobil Hybrid Dapat Insentif 3 Persen pertama kali tampil pada Lifestyle.