Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2639

Setelah Ditangkap di Jakarta, DPO Mantan Direktur Jawa Pos Group Zainal Muttaqin Langsung Dijebloskan ke Rutan Balikpapan

0

batampos– Zainal Muttaqin mantan direktur Jawa Pos Group terseret kasus penggelapan sertifikat tanah milik PT Duta Manuntung. Terpidana ini sempat kabur dan menjadi buronan daftar pencarian orang (DPO), setelah Mahkamah Agung (MA) dalam putusan kasasi menghukum pidana penjara 1 tahun 6 bulan.
Tepat pada Rabu (2/10), buronan DPO mantan bos Jawa Pos Group itu diringkus di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tanpa perlawanan dia langsung diamankan Tim Satgas SIRI Kejaksaan Agung (Kejagung).

Semula berembus kabar tim dari Kejari Balikpapan akan menggelar jumpa pers. Namun belakangan urung terlaksana. Namun, Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan Yudie Arieanto Tri Santosa memberikan penjelasan.
Dia mengungkapkan, DPO Zainal Muttaqin sudah ditangkap dan dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Balikpapan.

“Tim Kejari Balikpapan sudah menjemput terpidana (Zainal) di Jakarta dan membawanya ke Rutan Balikpapan,” ujarnya, Kamis (3/10).

Menurutnya, saat ditangkap di Jakarta Barat, buronan DPO Zainal Muttaqin tidak melakukan perlawanan. Lantaran, persembunyiannya berhasil diketahui setelah tim melakukan pelacakan keberadaannya.

“Setelah ditangkap, kami membawa Zainal ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” tutur Yudie.

Tim dari Kejari Balikpapan, kata Yudie, langsung bergegas menuju Jakarta Selatan untuk membawanya ke Balikpapan.

“Kami langsung datang ke Kejari Jakarta Selatan lalu dilakukan proses serah terima (terpidana Zainal Muttaqin),” jelasnya.

Yudie menjelaskan, setelah putusan kasasi dari MA, pihaknya sudah berusaha untuk melakukan penangkapan di kediamannya di Balikpapan. Namun ia sudah lebih dulu melarikan diri ke luar Kaltim.
Di rumah itu, sempat menemui anaknya untuk mengetahui keberadaan Zainal.

“Dari situ kita dapat informasi dari anaknya yang di Balikpapan bahwa Zainal sudah di Surabaya,” ungkapnya.

Penelusuran terus dilakukan untuk menangkap Zainal. Karena keberadaannya sudah diketahui di Surabaya, Zainal langsung melarikan diri keluar pulau Jawa.
“Dari hasil penelusuran dari pihak Kejari Balikpapan, dia sempat berada di Nusa Tenggara Barat (NTB)” ucap Yudie.

Pihaknya sempat menanyakan terkait Zainal yang berada di daerah NTB. Dalam pengakuannya, Zainal berdalih bahwa dia meninggalkan Surabaya karena ada urusan pekerjaan.
Setelah dari NTB, dia diketahui kembali ke Jakarta.

“Kami juga tidak membuat gerakan yang memancing Zainal untuk lari lebih jauh,” ungkapnya.

Dengan begitu, timnya hanya menunggu dan benar-benar telah mengunci keberadaan terpidana sudah berada di tempat.

“Kami menunggu kepastian dan fix posisinya berada di Jakarta,” ujar Yudie.

Dengan persiapan yang baik, seluruh tim langsung melakukan koordinasi untuk mengamankan DPO. “Kami langsung berkoordinasi dengan tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung. Kemudian dilakukan penangkapan oleh Tim SIRI (di Jakarta Barat) setelah menerima data dari AMC,” paparnya.

Kamis malam (3/10) Zainal Muttaqin sudah tiba di Kota Minyak Balikpapan. Untuk menjalani hukumannya di balik sel jeruji besi Rutan Balikpapan. (rul)

Proses Pembentukan Kecamatan Jemaja Tengah Terkendala Biaya Untuk Buat Naskah Akademik

0
Kepala Bagian Pemerintahan, Azhar. f.ihsan

batampos – Sejak tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Anambas terus menggesa pembentukan Kecamatan Jemaja Tengah untuk mempermudah akses birokrasi masyarakat.

Kepala Bagian Pemerintahan Anambas, Azhar mengatakan kecamatan ini nantinya gabungan dari 2 desa di Kecamatan Jemaja Timur dan 1 desa di Kecamatan Jemaja.

“Jemaja Tengah ada tiga desa yakti Air Biru, Bukit Padi dan Mampok. Alhamdulillah ketiga desa ini setuju dijadikan satu kecamatan baru,” kata Azhar, Kamis, (3/10).

Dari tiga desa itu, Kecamatan Jemaja Tengah akan memiliki wilayah seluas 50,9 hektare dengan total penduduk sebanyak 1.759 jiwa sesuai data tahun 2022.

BACA JUGA: Delapan Kecamatan di Bintan Terdampak Angin Kencang

“Ada 500 Kartu Keluarga (KK). Nah, dalam aturan reguler, Jemaja Tengah belum bisa jadi Kecamatan karena penduduknya tak memenuhi syarat. Untuk menyiasati itu, kita pakai Kecamatan Perbatasan. Sudah diakomodir hal ini ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri),” terang Azhar.

Azhar menyampaikan alasan memakai Kecamatan Perbatasan dikarenakan salah satu pulau yang ada di wilayah itu berbatasan langsung dengan negara Malaysia.

“Ya disana ada pulau Damar yang masuk di administrasi Desa Mampok. Jadi kita pakai aturan Kecamatan Perbatasan,” tegas Azhar.

Proses pembentukan kecamatan ini saat ini sudah berada di Direktroat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri. Dari hasil telaah Dirjen Otda ditemukan ada satu syarat yang belum lengkap.

“Syarat yang belum dilengkapi itu Naskah Akademik (NA). Belum selesai dibuat dan butuh biaya. Waktu sebelum Covid-19, anggarannya sudah ada. Karena covid-19, maka dialihkan ke lain anggarannya itu,” terang Azhar.

Azhar menargetkan pada tahun 2025 ini, Naskah Akademik untuk pembentukan Kecamatan Jemaja Tengah sudah bisa dibuat. Karena, telah dianggarkan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Anambas.

“Kami menggandeng UMRAH (Universitas Maritim Raja Ali Haji) dalam membuat NA. Karena ini saran juga dari Pemprov Kepri. Kita melihat UMRAH pengalaman dalam proses pembentukan Kecamatan di Lingga dan Karimun,” pungkas Azhar. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

32 Kg Ganja Diselundupkan Melalui Batam, Hendak Diedarkan di Singapura

0
947be93a fa6f 4c56 a839 1bf329276586 e1727978939608
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri menggelar konferensi pers pengungkapan penyelundupan narkotika jenis ganja sebanyak 32,6 kilogram.

batampos – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja sebanyak 32,6 kilogram. Barang haram ini dikirim dari Thailand dengan modus paket atau barang kiriman.

Diresnarkoba Polda Kepri, Kombes Anggoro mengatakan, pengungkapan ini berawal dari kecurigaan pihak ekspedisi. Kemudian, pihaknya melakukan penelusuran ke alamat yang tertera di barang tersebut.

“Kita melakukan penyelidikan dengan mengikuti alur pengiriman barang hingga ke daerah Jawa,” ujarnya di Mapolda Kepri, Kamis (3/10).

Baca Juga: 4,74 kg Sabu, 1.746 Butir Ekstasi dan Ganja Dibakar

Ia menjelaskan ganja tersebut dikemas kendalam 66 kotak atau dengan beratnya 500 gram per kotak. Di paket tersebut tertera tujuan barang dengan alamat Jakarta dan Purwokerto, Jawa Tengah.

“Diduga pengirim mengetahui bahwa barangnya telah teridentifikasi, sehingga melarikan diri,” katanya.

Anggoro mengaku masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Dari penyelidikan awal, barang haram ini menggunakan alamat fiktif dengan tujuan akhir ke Singapura.

Baca Juga: Nelayan Tanjung Balai Selamat Dari Hukuman Mati

“Barang tersebut akan dikirim kembali ke Singapura dan diedarkan di sana,” ungkapnya.

Atas penindakan ini, petugas berhasil menyelamatkan sekitar 300 ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika golongan satu. Barang bukti yang disita langsung dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan alat prekusor. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Ini Jadwal Pengumuman dan Cetak Kartu Ujian SKD CPNS 2024

0
Ilustrasi tes CPNS. (Dok/JawaPos.com)

batampos – Pengumuman hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah diumumkan. Adapun kini, seluruh para pelamar CPNS masih menunggu pengumuman waktu dan tempat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Berdasarkan jadwal terbaru yang dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN), saat ini Panitia Seleksi Nasional atau Panselnas Seleksi CPNS 2024 masih melakukan penjadwalan SKD hingga 8 Oktober 2024.

Adapun untuk pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat SKD CPNS, baru akan diumumkan mulai 9 hingga 15 Oktober 2024. Dengan begitu, para pelamar baru bisa mencetak kartu ujian SKD CPNS 2024 mulai pekan depan, yakni Rabu, 9 Oktober.

“Penjadwalan SKD Seleksi CPNS 2024 masih terus berlangsung di minggu ini. Jadi Sobat BKN dapat mencetak KARTU UJIAN saat instansi mengumumkan titik lokasi dan jadwal sesi masing-masing peserta,” tulis akun Instagram resmi BKN, dikutip Kamis (3/10).

Sementara itu, pelaksanaan ujian SKD CPNS baru akan digelar mulai 16 Oktober hingga 14 November 2024 dengan tempat sesuai dengan yang dipilih pelamar saat menyelesaikan pendaftaran di laman resmi SSCASN.

Selanjutnya, Panselnas baru akan melakukan pengolahan nilai SKD CPNS pada 23 Oktober – 16 November 2024 untuk kemudian diumumkan secara langsung di masing-masing akun pelamar pada 17-19 November 2024.

Meski begitu, selama pelaksanaan ujian SKD CPNS, biasanya para pengantar atau orang lain dapat melihat hasil secara real time melalui layar monitor yang disediakan di luar ruangan ujian.

Selama ujian SKD CPNS, setiap peserta diberi waktu 90 menit untuk menyelesaikan sebanyak 100 soal SKD. Soal tersebut terbagi menjadi tiga kelompok, yakni 30 tes wawasan kebangsaan (TWK), 35 soal tes intelegensi umum (TIU), dan 35 soal tes karakteristik pribadi (TKP). (*)

30 WNI Dideportasi dari Malaysia Lewat Batam

0
image2 1 scaled e1727978625318
30 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kamis (3/10).

batampos – Negara Malaysia kembali mendeportasi 30 Warga Negara Indonesia (WNI) karena tidak memiliki izin tinggal di negeri jiran itu. Proses deportasi para WNI Dilakukan dari Pelabuhan Situlang Laut menuju Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, pada Kamis (3/10).

Dari 30 WNI yang dideportasi itu 23 orang laki-laki, satu diantaranya bayi, dan 7 orang perempuan.

Salah satu WNI yang dideportasi adalah Kartika, wanita asal Jawa Barat yang membawa serta bayinya. Bayi berusia satu bulan itu merupakan hasil pernikahannya di Malaysia dengan PMI yang juga bekerja di sana.

Baca Juga: Produksi Kapal Aman Hingga Akhir Tahun, Galangan Kapal Butuh Regulasi yang Lebih Mudah

“Saya ditangkap saat hamil besar oleh polisi Malaysia saat sedang tidur. Kondisi saya saat itu hamil besar, suami tidak tertangkap karena di perusahaan lain,” ujar wanita berusia 30 tahun ini.

Diakuinya, di Malaysia ia bekerja selama 2 tahun tanpa ada permit. Selama itu ia kucing-kucingan dengan polisi Malaysia hingga akhirnya tertangkap.

“Ya gimana lagi, proses urus kerja susah, makanya saya masuk ilegal, hanya bermodal paspor, dan bertemu suami di sana,” ungkap Kartika.

Sementara itu, petugas pelayanan P4MI Batamcenter, Indra DP mengatakan ada 30 PMI yang dipulangkan. Para PMI nantinya akan di tampung di Shelter BP3MI Kepri di wilyah Imprerium untuk nantinya dilakukan pendataan.

Baca Juga: Nikah, Wajib Ikut Bimbingan Perkawinan

“Nantinya akan dipulangkan. Namun jadwal pemulangan ke daerah asal, masih akan berkoordinasi dengan tim, mengenai teknis pemulangan. Saat ini pendataan dulu,” jelasnya.

Menurut dia, ada berbagai alasan para PMI dideportasi. Diantaranya karena adanya penyalahgunaan dokumen. Ada yang berangkat sebagai pelancong namun malah bekerja di sana.

“Biasanya didominasi penyalahgunaan dokumen. Ini yang kami cari tahu dulu alasannya,” kata Indra.

Masih kata Indra, pemulangan para PMI dari negeri jiran terus terjadi. Bahkan dalam satu bulan bisa empat kali pemulangan.

“Bisa empat kali sebulan PMI yang dideportasi,” jelasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Anak Puan Maharani jadi Anggota DPR, Hartanya Rp 38 Miliar

0
Diah Pikatan Orissa Putri Haprani alias Pinka Haprani di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10). (IST)

batampos – Sebanyak 580 Anggota DPR RI periode 2024-2029 telah dilantik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (1/10). Banyak wajah muda, yang juga anak dari pejabat nasional menjadi anggota dewan.

Salah satunya, Diah Pikatan Orissa Putri Haprani alias Pinka Haprani yang merupakan anak dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Pinka merupakan anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV yang mencakup Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Karanganyar.

Pinka yang kini berusia 25 itu tahun itu tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 38.076.495.350 atau Rp 38 miliar. Harta kekayaan itu dilaporkan Pinka saat hendak mendaftar sebagai Anggota DPR RI pada 10 September 2024.

Cucu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu tercatat memiliki empat bidang tanah yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Gianyar Bali. Total harta tidak bergerak milik Pinka itu senilai Rp 35.025.879.200 atau Rp 35 miliar.

Pinka juga tercatat memiliki harta berupa kas dan setara senilai Rp 3.050.616.150 atau Rp 3 miliar.

Pinka sendiri mengaku ingin memperjuangkan isu anak, perempuan, dan disabilitas pada periode pertamanya menjadi anggota DPR.

“Untuk aku, perempuan dan anak, juga disabilitas. Itu adalah konsen saya,” kata Pinka di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).

Namun, Pinka masih menunggu perintah fraksi PDI Perjuangan akan ditempatkan di komisi berapa di DPR.

“Tunggu perintah ya. Kalau ditanya mau apa? Maunya (Komisi) X (yang membidangi) pendidikan dan budaya, tapi belum tahu, masih tunggu perintah fraksi,” ucap Pinka.

Sebagai salah satu anggota DPR yang terbilang masih muda, Pinka menyatakan tidak kesulitan bergaul dengan para senior di DPR. Ia juga mengaku akan terus berusaha supel dengan para anggota DPR lain lintas fraksi.

“Kita sama semua, mau beda partai mau beda jarak umur itu harus tetap deket dong kalau kenal,” pungkas Pinka. (*)

Driver Gojek Tertipu Pesanan Fiktif Sembako ke Polsek Sekupang

0
IMG 20241002 231754 scaled e1727957862601
Pesanan sembako berupa minyak dan beras yang diantarkan driver Gojek ke Polsek Sekupang.

batampos – Seorang driver Gojek, Saidin, menjadi korban penipuan dengan modus order palsu melalui layanan GO Mart. Saidin menerima pesanan sembako berupa minyak dan beras dengan total biaya Rp188 ribu, termasuk ongkos kirim, yang diminta untuk diantarkan ke Polsek Sekupang.

Namun, setelah tiba di lokasi, tidak ada pihak yang mengaku sebagai penerima. Pelaku menggunakan nama Ana Kumala Sari dalam aplikasi Gojek. Saidin mengaku diminta mengirimkan sembako dari kawasan Tiban, tetapi setelah tiba di Polsek Sekupang, pesanan tidak diterima oleh siapapun.

Saat mencoba menghubungi nomor pemesan, nomor tersebut tidak bisa dihubungi.

Baca Juga: Dishub Kepri Desak Aplikator Patuhi SK Tarif Baru, Driver Online Segel Kantor Applikator di Batam

“Saya diminta memesan barang dan diantar ke Polsek Sekupang, tapi sesampainya di lokasi, tidak ada penerima,” ungkap Saidin, dengan nada lesu.

Tak lama setelah kejadian tersebut, Saidin menerima telepon dari nomor asing yang memiliki kode dari Thailand. Orang itu mengaku sebagai perwakilan dari Gojek dan mengatakan bahwa uang yang telah dibayarkan bisa dikembalikan.

Namun, untuk mendapatkan pengembalian dana, Saidin diminta menjawab beberapa pertanyaan. Beruntung, Saidin cepat menyadari adanya kecurangan dan tidak menuruti permintaan tersebut, yang diduga merupakan bagian dari komplotan penipu.

Baca Juga: Buang Sampah Sembarangan, 8 Warga Terjaring Razia

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho Lubis, menghimbau kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, untuk selalu berhati-hati saat menerima pesanan dengan sistem COD (cash on delivery).

“Pastikan terlebih dahulu siapa penerimanya, dan bila ada sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang. Kasus penipuan dengan modus seperti ini semakin marak terjadi,” ujar Iptu Ridho.

Pihak Polsek Sekupang saat ini sedang menyelidiki kasus ini dan mencari pelaku yang bertanggung jawab atas penipuan tersebut, yang semakin meresahkan para pengemudi ojek online. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Pelantar Wisata Kota Rebah Tanjungpinang Terbiar Rusak Tidak Difungsikan

0
Kondisi pelantar di objek wisata sejarah Istana Kota Rebah Tanjungpinang, Kamis (3/10). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos– Pelantar mangrove di tempat wisata Istana Kota Rebah, Kota Tanjungpinang, Kepri terbiar rusak. Tidak diperbaikinya pelantar tersebut, membuat objek wisata sejarah itu sepi didatangi pengunjung.

Pantauan Batam Pos, Kamis (3/10) tidak ada satupun pengunjung yang datang ke Istana Kota Rebah tersebut. Jembatan yang berada di hutan mangrove terlihat rusak, dengan tidak adanya penyangga untuk para pengunjung bersandar.

BACA JUGA: Tiang Penyangga Pelantar Panjang Sungai Kecil Retak-retak dan Hancur, Nelayan Takut Roboh

“Pengunjung tidak ada yang datang. Tapi pemancing banyak yang datang. Pemancing biasanya mancing di pelantar itu,” kata Pawi, penjaga wisata Istana Kota Rebah.

Pawi menyampaikan, saat ini kondisi pelantar yang menampilkan keindahan di Sungai Carang Tanjungpinang itu memang memang sangat memprihatinkan. Sehingga, pengunjung enggan menyinggahi objek wisata itu.

“Ramainya waktu pas ada event-event saja. Seperti festival Gunung Bintan kemarin. Ya seperti itulah kondisinya, tidak diperbaiki,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang, Muhammad Nazri menegaskan, saat ini pelantar Istana Kota Rebah memang belum bisa untuk difungsikan.

Sehingga, Disbudpar Tanjungpinang melarang pengunjung yang datang ke wisata Istana Kota Rebah, untuk tidak melintas di jembatan tersebut. Hal ini, berkaitan dengan segi keamanan bagi wisatawan yang datang ke lokasi itu.

“Memang sata larang pengunjung lewat di jembatan itu. Takutnya ada wisatawan yang jatuh, nanti siapa yang mau bertanggungjawab,” tegas Nazri.

Nazri mengakui, Disbudpar memang sudah ada rencana untuk merenovasi pelantar Istana Kota Rebah. Melihat kondisi keuangan Pemko yang mengalami devisit, renovasi itu tidak jadi dilaksanakan hingga hari ini.

“Sudah kita upayakan untuk rehab (renovasi). Melihat kondisi APBD kita yang defisit, jadi belum kita laksanakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Dugaan Korupsi APD Covid-19, KPK Tahan Eks Pejabat Kemenkes

0
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur.. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Sylvana. KPK juga turut menahan Direktur Utama PT Energi Kita Indonesia, Satrio Wibowo.

Penahanan itu dilakukan, setelah Budi dan Satrio menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid-19. Sementara satu tersangka lainnya, yakni Direktur Utama PT Permana Putra Mandiri, Ahmad Taufik belum ditahan.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur menjelaskan, Budi Sylvana ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK, sementara Satrio ditahan di Gedung Merah Putih KPK. Keduanya ditahan untuk 20 hari pertama.

“KPK selanjutnya melakukan penahanan kepada tersangka BS di Rutan Cabang KPK Gedung ACLC, dan tersangka SW di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih. Penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 3 sampai dengan 22 Oktober 2024,” kata Asep Guntur dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (3/10).

Asep menjelaskan, perkara ini terjadi pada Maret 2020, saat Direktur Utama (Dirut) PT Yonsin Jaya, Shin Dong Keun mewakili para produsen APD menunjuk PT Permana Putra Mandiri sebagai distributor resmi APD selama 2 tahun.

Menurutnya, pada 20 Maret 2020 atau awal pandemi Covid-19, Kemenkes melalui Pusat Krisis Kesehatan pada awal membeli APD sebanyak 10.000 unit dari PT Permana Putra Mandiri dengan harga Rp 379.500/set.

Keesokan harinya, pada 21 Maret 2020, TNI atas perintah Kepala BNPB pada saat itu mengambil APD dari produsen APD milik PT Permana Putra Mandiri di Kawasan Berikat, dan langsung mendistribusikan ke 10 provinsi dengan tidak dilengkapi dokumentasi, bukti pendukung, dan surat pemesanan.

“Pada 22 Maret 2020, Saudara SDK (Shin Dong Keun) dan Saudara SW (Satrio Wibowo) selaku dirut PT EKI (Energi Kita Indonesia) menandatangani kontrak kesepakatan sebagai authorized seller APD sebanyak 500.000 set dengan nilai tergantung nilai tukar dollar saat pemesanan,” ucap Asep.

Selanjutnya, PT Permana Putra Mandiri dan PT Energi Kita Mandiri menandatangani kontrak kerja sama distribusi APD, dengan margin 18,5% diberikan kepada PT Permana Putra Mandiri. Mantan Sestama BNPB yang juga kuasa pengguna anggaran BNPB saat itu, Harmensyah bernegosiasi dengan Satrio Wibowo agar harga APD diturunkan dari US$ 60 menjadi USD 50.

Penawaran tersebut tidak mengacu pada harga APD dengan mereka yang sama yang dibeli oleh Kemenkes sebelumnya, yaitu sebesar Rp 370.000 per set. Dalam rapat juga disimpulkan PT Permana Putra Mandiri akan menagih pembayaran atas 170.000 set APD yang didistribusikan TNI dengan harga USD 50/set atau sekitar Rp 700.000.

Selanjutnya, pada 25 Maret 2020, PT Energi Kita Indonesia dan PT Yonsin Jaya memesan 500.000 set APD dengan menyerahkan giro Rp 113 miliar bertanggal 30 Maret 2020. Dokumen kepabean dan dokumen lain sengaja menggunakan data PT Permana Putra Mandiri karena PT Energi Kita Indonesia tidak mempunyai izin penyaluran alat kesehatan, tidak memiliki gudang, dan Non PKP.

“Pada 27 Maret 2020, Saudara SW menghubungi kepala BNPB pada saat itu, di antaranya untuk segera dilakukan pembayaran terhadap 170.000 APD yang diambil TNI, dan meminta diberikan SPK dari BNPB agar sesuai dengan pengamanan raw material dari Korea,” ungkap Asep.

Atas permintaan itu, pembayaran pertama sebesar Rp 10 miliar dilakukan pada 27 Maret 2020 dari bendahara BNPB kepada rekening BNI PT PPM. Padahal, saat itu belum ada kontrak ataupun surat pesanan.

Pembayaran kedua sebesar Rp 109 miliar dilakukan pada 28 Maret 2020 dari PPK Puskris Kemenkes kepada rekening BNI PT PPM.

“Di sisi lain, saudara HM baru menunjuk Saudara BS sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk pengadaan APD di Kementerian Kesehatan pada 28 Maret 2020. Sedangkan surat keputusan penunjukan tersebut dibuat backdate tertanggal 27 Maret 2020,” ungkapnya.

Pada rapat itu juga diterbitkan surat pemesanan APD dari Kemenkes kepada PT Permana Putra Mandiri sejumlah 5 juta setdengan harga satuan US$ 48,4, yang ditandatangani Satrio Wibowo. Tak hanya itu, dalam surat tersebut tidak terdapat spesifikasi pekerjaan, waktu pelaksanaan pekerjaan, pembayaran, serta hak dan kewajiban para pihak secara teperinci. Selain itu, surat pemesanan tersebut ditujukan kepada PT Permana Putra Mandiri, tetapi PT Energi Kita Indonesia turut menandatangani surat tersebut.

Selanjutnya, pada 15 April 2020, Kemenkes memberikan surat pemberitahuan kepada PT Permana Putra Mandiri yang menyebut PT Permana Putra Mandiri telah mengirimkan 790.000 set APD dari total 5 juga set APD yang sudah dipesan hingga 15 April 2020. Pada 7 Mei 2020 dilakukan negosiasi ulang harga dengan harga yang disepakati bervariasi.

Ia menyebut, untuk 503.500 set APD yang dikirim 27 April 2020 hingga 7 Mei 2020 disepakati harga Rp 366.850. Kemudian, barang yang dikirim setelah 7 Mei 2020 dengan harga Rp 294.000. Secara total, Kemenkes menerima 3.140.200 set APD hingga 18 Mei 2020.

“Atas pengadaan tersebut, audit BPKP menyatakan telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 319 miliar,” ujar Asep.

Ketiga tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Pertamina Tawarkan Tukar Tabung Gas 3 Kg untuk Pelaku Usaha Non-UMKM di Kepri

0
gas melon lpg 3 kg
Warga membawa dua gas melon yang dibeli dari operasi pasar LPG 3 Kg yang digelar Pertamina Patra Niaga Kepri bersama Disperindag Kota Batam di Kantor Camat Bengkong, Senin (16/9). Pertamina tawarkan tukar tabung gas 3 kilogram khusus untuk pelaku usaha non-UMKM. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT Pertamina Patra Niaga Kepri meluncurkan program trade-in tabung gas 3 kilogram khusus untuk pelaku usaha non-UMKM dan konsumen yang tidak berhak menerima subsidi.

Melalui program ini, konsumen dapat menukar tabung gas melon dengan tabung Bright Gas 5,5 kilogram atau 12 kilogram secara gratis, guna mendorong penggunaan gas non-subsidi di kalangan yang tidak memenuhi syarat.

Program ini bertujuan untuk mendorong transisi penggunaan gas non-subsidi bagi kalangan yang tidak berhak atas LPG 3 kg. Demikian disampaikan oleh Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Kepri, Gilang Hisyam.

Baca Juga: DPRD Duga Ada Permainan Distribusi Gas di Batam, Minta Penyelidikan

Ia mengatakan, penukaran dua tabung elpiji 3 kilogram dapat ditukar dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram. Sementara empat tabung elpiji 3 kilogram dapat ditukar dengan tabung Bright Gas 12 kilogram, lengkap dengan isinya.

“Program ini ditujukan untuk konsumen yang tidak termasuk dalam kategori pengguna LPG 3 kg, seperti pelaku usaha laundry, kafe, dan rumah makan yang tidak masuk kategori UMKM,” ujar Gilang, Rabu (2/10).

Proses penukaran tabung gas melon ini dapat dilakukan di kantor Pertamina Kepri di Batam. Program ini berlangsung sampai Desember 2024, dengan insentif khusus bagi 100 konsumen pertama berupa pengisian gas gratis.

Baca Juga: Distribusi Gas Melon Terganggu, 7 Pangkalan di Batam Ditindak

“Kami memberikan penawaran khusus bagi 100 konsumen pertama yang melakukan trade-in dengan gas kosong, mereka akan mendapatkan pengisian gratis,” kata dia.

Pertamina juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta pelaku usaha non-UMKM agar segera beralih menggunakan gas non-subsidi. Harapannya, agar semakin banyak konsumen yang sadar dan mengikuti program ini.

“Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya program ini,” ujar Gilang.(*)

 

Reporter: Arjuna