Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2648

Pengusaha Binatu Keluhkan Kualitas Air Batam, Warga: Tiap Hari Cuci Filter

0
Air berwarna hijau/ (foto kiriman warga kepada Batam Pos)

batampos – Pengusaha binatu (laundry)di kawasan KDA, Syafliana, mengeluhkan kualitas layanan air Batam  Selama lebih dari sebulan, air yang mengalir ke tempat usahanya berwarna hijau. Kondisi ini memaksa dirinya menggunakan penyaring untuk memastikan air dapat digunakan.

“Jika tidak pakai penyaring, airnya hijau. Awalnya bersih, tapi lama-kelamaan berubah warna. Saya tidak tahu apa penyebabnya,” kata Syafliana, Senin (25/12).

Syafliana mengaku kondisi ini sangat mengganggu kelangsungan usahanya. Ia harus menyaring air setiap hari bahkan membeli filter tambahan untuk mengatasinya.

Keluhan serupa disampaikan Ketua RT Taman Raya Tahap III, Rahman. Ia mengungkapkan sudah memasang filter air di rumahnya, tetapi tetap harus membersihkannya setiap hari.

“Kalau tidak pakai filter, airnya sangat keruh dan tidak layak digunakan. Parah sekali,” ujar Rahman.

Menurut Rahman, keluhan soal layanan air bersih sudah sering disampaikan warga Taman Raya melalui grup WhatsApp. Namun hingga kini belum ada solusi konkret.

“Di grup warga, hampir setiap hari ada yang mengeluh soal air,” tambahnya.

Warga berharap ada langkah cepat dari ABH, sebagai pengelola air bersih di Batam, untuk memperbaiki kualitas air yang mereka terima, demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Reporter: Juanda

Artikel Pengusaha Binatu Keluhkan Kualitas Air Batam, Warga: Tiap Hari Cuci Filter pertama kali tampil pada Metropolis.

Layanan Kesehatan di Bintan Tetap Buka Selama Nataru

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika meninjau layanan kesehatan di RSUD Bintan, Selasa (24/12/2024). F.Fandi untuk Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memastikan layanan kesehatan tetap buka selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

“Layanan kesehatan di puskesmas dan RSUD tetap buka seperti biasa selama libur Nataru,” kata Sekda Bintan, Ronny Kartika setelah meninjau layanan kesehatan di RSUD Bintan, Selasa (24/12/2024).

Mantan kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Bintan itu mengharapkan layanan medis darurat  atau IGD 24 jam, layanan rawat inap, dan layanan kesehatan masyarakat di RSUD Bintan dan puskesmas tetap berjalan optimal selama libur Nataru.

BACA JUGA: Jadi Ketua Arsada Kepri, dr Asep Komitmen Optimalkan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Daerah

Selain itu, Ronny berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dikarenakan kondisi cuaca yang ekstrem.

Karena itu, Ronny mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem saat liburan nataru.

“Jika tidak mendesak, sebaiknya tunda perjalanan jauh,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Layanan Kesehatan di Bintan Tetap Buka Selama Nataru pertama kali tampil pada Kepri.

PPN 12 Persen Gerus Pendapatan Sistem Pembayaran

0

batampos – Gelombang penolakan terhadap keputusan pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) terus bermunculan. Kali ini disuarakan para ulama yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI). Mereka menilai, masyarakat kecil bakal terpukul dengan adanya kenaikan PPN tersebut.

Ketua Umum LPOI Said Aqil Siroj mengatakan, para ulama adalah penyambung komunikasi antara petinggi negara dan masyarakat di bawah. ”Semua warga prihatin. Semua masyarakat menjerit. Pasti dampaknya dirasakan orang kecil,” katanya dalam pembacaan refleksi akhir tahun di Jakarta, Rabu (25/12).

Dia menuturkan, bagi kelas ekonomi menengah ke atas, tentu kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen tidak terasa. Tetapi, bagi kelas ekonomi menengah ke bawah, kenaikan PPN itu cukup besar dampaknya.

Kenaikan PPN akan diikuti efek domino. Misalnya, kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari. Padahal, kenaikan pendapatan masyarakat tidak signifikan. Said khawatir, kenaikan PPN tersebut bakal diiringi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya. Perusahaan atau industri menjadi punya alasan tambahan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja.

Menurut Said, pemerintah bisa menambah pemasukan tanpa mengambil solusi singkat dengan menaikkan pajak. Misalnya, mencegah korupsi atau kebocoran anggaran. ”Jadi sikap kita, cobalah untuk ditinjau ulang,” tuturnya.

Implementasi penyesuaian tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen berdampak signifikan terhadap industri jasa layanan tran-saksi uang elektronik dan digital. Kenaikan tarif tersebut menggerus pendapatan perusahaan jasa sistem pembayaran pada tahun depan.

Direktur Bisnis PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) Heru Perwito menjelaskan, prinsip dasar dari layanan yang disediakan dalam sistem pembayaran, pendapatan didapat melalui mekanisme merchant discount rate (MDR). Angkanya telah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI). Nah, besaran MDR sudah termasuk PPN untuk setiap transaksi yang dilakukan melalui sistem pembayaran berbasis quick response code Indonesian standard (QRIS).

“Kami menyadari ada pendapatan yang berkurang dari kenaikan PPN tersebut,” kata Heru kepada, Selasa (24/12).

Meskipun demikian, potensi besar perkembangan transaksi QRIS memberikan keyakinan perseroan mempertahankan momentum pertumbuhan positif. “Dengan tren transaksi yang terus meningkat secara signifikan, kami optimistis tetap mencapai target pertumbuhan yang diharapkan,” tegasnya.

Terpisah, Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios) Media Wahyudi Askar menilai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) gagal mempertimbangkan multiplier effect dan reaksi dari pelaku pasar. Padahal, ketika PPN dinaikkan, gejolak harga barang bisa lebih besar dibandingkan persentase kenai-kan pajak itu sendiri.

“Ini pasti terjadi karena adanya gejolak pada permintaan dimana masyarakat cenderung mengurangi belanja. Apalagi, momen penyesuaian PPN 12 persen juga bersamaan dengan Natal dan tahun baru (nataru) dimana kenaikan harga secara musiman terjadi,” ujarnya.

Media juga menyoroti pernyataan DJP bahwa kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen tidak berdampak signifikan terhadap harga barang dan jasa. Ditambah, estimasi hanya menyebabkan kenaikan harga sebesar 0,9 persen bagi konsumen sangat menyesatkan dan keliru secara statistik dan substansi ekonomi.

“Perhitungan itu sangat sesat. Karena, estimasi tersebut tidak mempertimbangkan efek kumulatif. Ketika PPN naik, maka pembentuk harga barang jasa juga mengalami perubahan. Sehingga, setiap perubahan harga komponen yang ada dalam rantai pasok dan proses produksi harus diestimasi satu per satu. Jadi, harga akhirnya pasti tidak akan sama dengan sebelum PPN,” terang alumnus doktoral University of Manchester itu.

Menurut dia, meski dibebankan pada penyedia layanan, kenaikan tarif PPN akan masuk dalam hitungan komponen harga. “Yang akhirnya juga harus dibayar konsumen,” tuturnya. (*)

Artikel PPN 12 Persen Gerus Pendapatan Sistem Pembayaran pertama kali tampil pada News.

Bapak-bapak, Harga Cabai, Kini, Rp90 Ribu per Kilogram

0

batampos – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional melonjak tajam menjelang perayaan Natal 2024. Kenaikan harga ini membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, resah karena kebutuhan dapur semakin mahal.

Pantauan di beberapa pasar, harga cabai rawit kini mencapai Rp80-90 ribu per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp70 ribu per kg, dan cabai rawit merah (cabai lombok) mencapai Rp80 ribu per kg. Kenaikan ini cukup signifikan dibandingkan dengan harga dua hari sebelumnya, yang masing-masing tercatat Rp50-60 ribu untuk cabai rawit hijau, Rp45 ribu untuk cabai merah keriting, dan Rp45 ribu untuk cabai lombok.

Adi, seorang pedagang di Pasar Botania, Batam Center, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai sudah biasa terjadi setiap menjelang Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, pasokan cabai dari luar daerah berkurang karena banyak jalur distribusi terhambat oleh libur Natal.

“Setiap tahun menjelang Natal, harga cabai pasti naik. Pasokan dari luar, seperti Jawa dan Sumatra, terhambat sementara karena banyak pengirim yang libur. Jadi stok yang ada terbatas, sementara permintaan tetap tinggi,” ungkap Adi, Rabu (25/12).

Menurutnya, banyak pelanggan yang terkejut dengan lonjakan harga yang terjadi dalam waktu singkat. “Ada yang belanja kemarin, lalu kaget dengan harga cabai yang naik,” tambahnya.

Hal serupa juga terjadi di Pasar Toss 3000, Lubukbaja, salah satu pasar tradisional terbesar di Batam. Harga cabai rawit hijau naik dari Rp50 ribu per kg menjadi Rp80 ribu per kg. Para pedagang mengaku kesulitan untuk menurunkan harga karena mereka membeli cabai dari distributor dengan harga lebih tinggi.

“Harga dari agen sudah mahal, jadi kami terpaksa menaikkan harga jual di sini. Kalau tidak begitu, kami bisa rugi,” kata seorang pedagang di Pasar Jodoh.

Pedagang memprediksi lonjakan harga cabai ini masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, mengingat permintaan cabai meningkat di musim liburan sementara stok yang ada belum mencukupi kebutuhan pasar.

Tampak warga Batam belanja sayur di Pasar Mega Legenda, Batam Kota, Rabu (4/12).
F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

“Biasanya harga akan turun setelah Natal, saat pengiriman cabai kembali lancar. Sekarang ini memang puncaknya,” ujar pedagang tersebut.

Kenaikan harga ini tentu berdampak langsung pada masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang bergantung pada cabai sebagai bahan utama masakan. Siti, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di Pasar Botania, mengaku terkejut dengan lonjakan harga ini.

“Baru dua hari lalu saya beli cabai rawit Rp60.000 per kilogram, sekarang sudah Rp80.000. Ini benar-benar bikin pusing, karena naiknya mendadak,” keluh Siti.

 

Harga Kebutuhan Pokok di Batam Masih Tinggi

Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Batam masih mengalami lonjakan saat momen Natal dan Jelang Tahun Baru. Salah satunya adalah cabai, yang terus mencatatkan harga tinggi. Di Pasar Victoria, Sekupang, cabai merah dijual seharga Rp58.000 hingga Rp60.000 per kg, sedangkan cabai hijau panjang mencapai Rp50.000 per kg.

“Harga cabai merah per seperempat kilogram dihargai Rp16.000, dan cabai hijau dijual seharga Rp13.000 ribu,” ujar Yudi, pedagang cabai di Pasar Victoria, Rabu (25/12).

Tak hanya cabai, harga bawang merah juga meroket. Bawang merah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp24.000 per kg kini melonjak hingga Rp49.000 per kg.

“Stok bawang merah yang masuk banyak yang rusak. Padahal, harganya sudah mahal sekali. Kami juga sulit menjualnya,” tambah Yudi.

Kenaikan harga juga terjadi pada tomat, yang saat ini dibanderol dengan harga Rp26.000 per kg, lebih tinggi dari harga normal Rp20.000. ”Tomat merah dan hijau juga naik sejak beberapa pekan terakhir,” kata Arif, pedagang lainnya.

Harga telur juga mengalami kenaikan, dengan harga rata-rata per butir mencapai Rp2.300 hingga Rp2.500.

Namun, harga ikan segar di pasar tradisional Batam relatif stabil. Ikan selar tetap dijual dengan harga Rp40.000 per kg, sementara ikan tongkol berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kg.

”Untuk ikan segar, sejauh ini tidak ada kenaikan. Stok masih lancar, dan permintaan juga tidak banyak berubah,” kata Siti, pedagang ikan di Pasar Sungai Harapan, Sekupang.
Kondisi ini menjadi perhatian banyak warga, terutama mereka yang berpendapatan harian terbatas. Lina, seorang ibu rumah tangga, berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga. ”Kalau harga terus naik begini, kami yang penghasilannya pas-pasan makin sulit,” katanya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Batam bersama instansi terkait dapat mencari solusi untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, seperti memastikan pasokan yang berkualitas serta melakukan operasi pasar guna menjaga kestabilan harga di pasar-pasar tradisional. (*)

 

Reporter : Yashinta / Rengga Y

 

Artikel Bapak-bapak, Harga Cabai, Kini, Rp90 Ribu per Kilogram pertama kali tampil pada Metropolis.

Swiss-Belhotel International Raih 7 Penghargaan Bergengsi di ajang Indonesia Travel Tourism Awards 2024/2025 ke-15

0

batampos – Swiss-Belhotel International, salah satu jaringan manajemen hotel terkemuka di Indonesia bersama dengan enam hotel di bawah manajemennya, telah dianugerahi tujuh penghargaan bergengsi di ajang Indonesia Travel Tourism Awards ke-15 2024/2025 yang diadakan di Jakarta pada hari Selasa, 17 Desember 2024 lalu, dimana Swiss-Belhotel International dinobatkan sebagai Indonesia’s Leading Global Hotel Chain 2024/2025.

Kemenangan di ajang Indonesia Travel Tourism Awards ini merupakan yang ke-10 bagi Swiss-Belhotel International. Dengan pencapaian yang konsisten ini, merupakan bukti komitmen nyata dari Swiss-Belhotel International dalam memberikan pengalaman menginap luar biasa kepada tamu selama lebih dari tiga dekade.

Selain Swiss-Belhotel International, bersama dengan enam hotel lain di bawah manajemennya juga meraih penghargaan. MĀUA Nusa Penida dinobatkan sebagai Indonesia’s Leading Island Resort, menawarkan pengalaman menginap tak terlupakan di pulau yang eksotis. Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya, diakui sebagai Indonesia’s Leading Business Hotel Surabaya, menyediakan fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Hotel Ciputra Semarang dan Ciputra World Surabaya keduanya memenangkan penghargaan Indonesia’s Leading 5-star hotel di Semarang dan Surabaya.

Swiss-Belresort Dago Heritage dinobatkan sebagai Indonesia’s Leading Resort Bandung, memadukan pesona alam dengan sejarah. Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin menerima penghargaan Indonesia’s Leading 4-star hotel, menjadikannya pilihan ideal untuk pelancong bisnis dan wisata.

“Swiss-Belhotel International sangat bangga menerima penghargaan bergengsi ini di ajang Indonesia Travel Tourism Awards ke-15 2024/2025. Pengakuan sebagai Indonesia’s Leading Global Hotel Chain ini mencerminkan komitmen kami yang nyata terhadap keunggulan, inovasi, dan menghadirkan pengalaman luar biasa bagi tamu di seluruh portofolio kami yang beragam. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim kami atas dedikasinya yang tinggi, mitra kami untuk dukungan tak terhingga, dan tamu setia yang terus menginspirasi perjalanan pertumbuhan dan kesuksesan kami. Pencapaian luar biasa ini menyoroti dedikasi kuat Swiss-Belhotel International dalam memberikan pengalaman tamu yang luar biasa di seluruh portofolio hotelnya yang beragam di seluruh Indonesia. ” ujar Emmanuel Guillard, Senior Vice President of Operations and Development, Swiss-Belhotel International untuk Indonesia.

Indonesia Travel Tourism Awards memberikan penghargaan kepada hotel, resor, vila, serviced apartment, agen travel, operator tur, taman hiburan, maskapai penerbangan, bandara, dan destinasi terkemuka di Indonesia yang memenuhi standar tinggi untuk memenuhi kualitas dan kepuasan tamu. Penghargaan ini berfungsi sebagai tolok ukur untuk industri pariwisata yang sedang berkembang dan juga menyoroti keragaman dan keunggulan industri pariwisata Indonesia. (*)

Artikel Swiss-Belhotel International Raih 7 Penghargaan Bergengsi di ajang Indonesia Travel Tourism Awards 2024/2025 ke-15 pertama kali tampil pada News.

Kisah Insiden Kebakaran Kapal RoRo Mulia Nusantara di Telaga Punggur

0

batampos – Kapal Roll On Roll Off (RoRo) Mulia Nusantara yang melayani rute Tanjunguban, Bintan menuju Telaga Punggur, Batam dan sebaliknya, terbakar saat hendak bersandar di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Nongsa, Rabu (25/12) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden ini terjadi saat kapal sedang dalam perjalanan melayani penumpang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025. Kebakaran ini mengejutkan banyak calon penumpang yang berada di sekitar pelabuhan.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri, Dini Kusumahati, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa api berasal dari ruang kru di bagian bawah kapal.

”Kapal tiba dari Tanjunguban sekitar pukul 10.30 WIB dan seharusnya bersandar pada pukul 12.00 WIB. Kebakaran terjadi di ruang kru yang terletak di bagian bawah kapal,” jelasnya.

Meski insiden ini cukup mengkhawatirkan, Dini memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan cepat, dengan 122 penumpang dan 47 unit kendaraan berhasil dievakuasi dengan aman.

“Tim pemadam kebakaran mengerahkan lima unit mobil pemadam, ditambah bantuan dari kepolisian untuk memadamkan api,” tambahnya.

Saat ini, kondisi ruang mesin kapal masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

”Kami sudah memastikan bahwa pengecekan rutin terhadap kapal di pelabuhan ini dilakukan 100 persen. Namun, penyebab kebakaran masih perlu diselidiki lebih lanjut,” ujar Dini.
Setelah lebih dari satu jam proses pemadaman, pelayanan di Pelabuhan Telaga Punggur kembali normal.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan ekstra selama musim liburan, terutama untuk memastikan keselamatan transportasi publik.

Sementara itu, Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan api berasal dari ruang mesin kapal. ”Kejadian ini terjadi saat kapal hendak bersandar di Dermaga Telaga Punggur,” ujarnya.

Penumpang dan kendaraan yang berada di kapal berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal sandar di dermaga pelabuhan. ”Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Pihak berwenang mengerah-kan KN Rantos P 210 untuk membantu memadamkan api, sementara di pelabuhan Tela-ga Punggur juga dikerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dari BP Batam dan satu kapal KM Horison IU.

 

KMP Mulia Nusantara Dialihkan ke Kapal Roro Lain

PT ASDP mengalihkan seluruh penumpang KMP Mulia Nusantara yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, sekitar pukul 15.00 WIB, ke kapal RoRo lainnya setelah terbakarnya KMP Mulia Nusantara di perairan Telaga Punggur, Batam, Rabu (25/12) siang.

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, menyampaikan bahwa dua dari 11 jadwal keberangkatan penumpang dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban dilayani oleh KMP Mulia Nusantara, yaitu sekitar pukul 10.30 WIB dan sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibat kebakaran ini, Sukma mengungkapkan kemungkinan akan terjadi penumpukan penumpang karena keberangkatan kapal pada pukul 15.00 WIB tidak dapat dilaksanakan.

”Penumpang yang sudah memesan tiket untuk keberangkatan pukul 15.00 WIB akan dialihkan ke kapal roro lain,” kata Sukma.

Meskipun demikian, Sukma menyatakan bahwa hingga saat ini penumpang yang hendak berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban masih terbilang sepi. Namun, pihaknya siap menambah kapal atau menambah trip ekstra jika terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan. (*)

Artikel Kisah Insiden Kebakaran Kapal RoRo Mulia Nusantara di Telaga Punggur pertama kali tampil pada Metropolis.

Yayasan BIP, Diurus Mayoritas Wiraswasta, IRT, hingga Tukang Ojek, Lahir dari Kegelisahan Aktivis Sosial Batam

0

Berangkat dari inisiatif yang peduli terhadap kehidupan sosial, anak yatim, dan juga masyarakat duafa di lingkungan sekitar, BIP hadir memberikan manfaat dan berkontribusi menyejahterakan.

Senin (23/12), Batam Pos mengunjungi kediaman Dedi Fitra, yang berlokasi di Tiban BTN Blok Q 29, Sekupang, Batam. Rumah berlantai tiga itu, dijadikan sebagai markas atau sekretariat dari Yayasan Barisan Indonesia Peduli (BIP).

”Tia ya? Ayo masuk,” ucap pria paruh baya yang rambutnya mulai memutih.

Dalam ruangan yang berukuran 2×3 meter itu, terdapat tiga orang pria paruh baya. Dedi Fitra sebagai tuan rumah sekaligus pembina BIP, lalu Adrizal sebagai ketua BIP, dan Afdhol sebagai bendahara BIP.

Yayasan Barisan Indonesia Peduli (BIP) lahir dari kegelisahan beberapa aktivis sosial di Kota Batam. Berawal dari kepedulian aktivis melihat kondisi rakyat Palestina yang terus membutuhkan perhatian dunia, serta kondisi masyarakat di Batam sendiri, khususnya di pulau-pulau sekitar Batam yang juga membutuhkan perhatian.

Seiring waktu, para aktivis kembali memikirkan agar bisa lebih maksimal dalam upaya memberikan bantuan secara terprogram dan berkelanjutan. Maka untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, pada tanggal 25 Oktober 2021 didirikanlah lembaga resmi yakni BIP yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

”Jadi di dalam BIP ini tergabung beberapa komunitas di Kota Batam, yang sama-sama konsen terhadap kegiatan sosial,” terang Dedi. ”Kalau untuk jumlah pengurus BIP ada sekitar 10 orang,” tambah Adrizal.

Dedi, Adrizal, Afdhol, dan pengurus BIP lainnya, di Sekretariat BIP, Tiban BTN Blok Q 29, Sekupang, Batam.
F. Tia Cahya Nurani untuk Batam Pos

Program kerja yang telah dilakukan BIP juga beragam, di antaranya Jum’at Berkah, Kenduri Idul Qurban, yaitu kegiatan pemotongan hewan kurban di Hari Raya Iduladha, yang dilaksanakan di hinterland, sehingga dapat menjangkau daerah pesisir, dimana mereka sangat jarang mendapatkan daging kurban sebagaimana mestinya.

Selanjutnya ada Yatim Dhuafa Family Gathering, yaitu kegiatan membawa dan membiayai anak yatim dan duafa untuk menikmati liburan di tempat hiburan. Dalam kegiatan ini BIP melakukan pendampingan penuh, sehingga anak yatim bisa merasakan memiliki orangtua.
Lalu bakti sosial pembagian sembako atau biasa disebut Baksoma, yang mana sembako tersebut akan diantar langsung ke rumah-rumah masyarakat yang kekurangan. Baik yang ada di Kota Batam maupun di daerah pesisir pulau atau daerah terpencil.

Kemudian Kenduri Sunatan Massal. Kegiatan yang diperuntukkan untuk anak dari keluarga kurang mampu untuk melakukan sunat. Selain gratis, juga disediakan kegiatan kenduri yang berbentuk acara syukuran dengan pelaminan.

Lalu ada sedekah Al-Qur’an. Program penyaluran Al-Qur’an dari para donatur, maupun dari yayasan kepada umat Islam yang membutuhkan. Dan Grebek Panti Asuhan, yaitu program penyaluran sembako kepada Panti Asuhan yang membutuhkan.

”Sedangkan aksi penggalangan dana, biasanya dilakukan saat ada bencana ataupun tragedi,” ujar Dedi.

Dedi menyampaikan bahwa pengurus BIP, bukanlah orang-orang yang berada. Kebanyakan wiraswasta dan ibu rumah tangga, semuanya murni tergerak atas dasar kemanusiaan.

”Contohnya saya, saya ini berprofesi sebagai tukang ojek,” beber Dedi.

BIP akan berkhidmat untuk mengangkat harkat sosial kemanusiaan, membangun kepedulian dengan lingkungan dan pendidikan anak yatim, duafa dengan dana SIWAK (Sadakah, Infak, Wakaf, dan Zakat), serta dana lainnya yang halal dan legal. Baik itu dari perorangan, kelompok, perusahaan atau lembaga yang tidak terikat.

Target dalam waktu dekat, Dedi dan Adrizal menyampaikan bahwa BIP berencana akan membuat panti asuhan dan rumah tahfiz, serta membeli mobil pikap untuk memudahkan dalam penyaluran sembako.

Mereka menyampaikan bahwa akan sangat menyambut jika ada donatur yang ingin turut andil dalam ladang amal jariyah ini.

”Setiap perbuatan baik dan buruk kita di dunia ini tentu ada nilai di hadapan sang Khalik, semoga segala usaha kita untuk mencapai ridho Illahi dimudahkan oleh Allah,” ucap Adrizal menutup perbincangan. (*)

 

Reporter: TIA CAHYA NURANI

Artikel Yayasan BIP, Diurus Mayoritas Wiraswasta, IRT, hingga Tukang Ojek, Lahir dari Kegelisahan Aktivis Sosial Batam pertama kali tampil pada News.

E-Ticketing di Pelabuhan SBP Diminta Lebih Disosialisasikan

0

batampos– Pembelian tiket kapal menggunakan sistem elektronik atau e-ticketing di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepri diminta untuk lebih disosialisasikan. Hal ini, disebabkan masih banyak calon penumpang yang membeli tiket kapal di loket Pelabuhan tersebut.

Arus mudik Nataru di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Rabu (25/12). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

Ditambah lagi, banyak calon penumpang yang tidak mengetahui adanya pembelian tiket secara online, selama masa hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini, juga diakui oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Kasi lalu lintas dan angkutan laut KSOP Tanjungpinang, Imran membenarkan, bahwa masih banyak penumpang yang membeli tiket secara manual di loket. Padahal, e-ticketing 9ji sudah diberlakukan sejak November lalu.

BACA JUGA: Pengguna Jasa Kesal, Barcode Tiket RoRo Tak Bisa Discan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan

“Memang kalau dilihat di lapangan, masih kurang antusias masyarakat untuk membeli tiket melalui aplikasi,” kata Imran, Rabu (25/12).

Melihat kondisi tersebut, KSOP Tanjungpinang akan meminta aplikator untuk melakukan sosialisasi secara massive, terkait pengenalan aplikasi ini kepada masyarakat. Agar aplikasi yang telah dibangun dapat bermanfaat sesuai dengan peruntukannya.

“Kita akan minta aplikator untuk lebih mensosialisasikan lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa antrian yang terjadi di Pelabuhan saat ini tidak terlalu signifikan. Sehingga pelayaran berlangsung cukup kondusif meskipun di saat puncak Nataru pada 22 Desember 2024 lalu. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel E-Ticketing di Pelabuhan SBP Diminta Lebih Disosialisasikan pertama kali tampil pada Kepri.

Yasonna Laoly Ikut Dicegah ke Luar Negeri, Eks Penyidik KPK: Saksi Kunci Pelarian Harun Masiku

0
Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/12).(Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly turut dicegah bepergian ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pencegahan Yasonna ke luar negeri itu bersamaan dengan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Pencekalan terhadap Yasonna dan Hasto dilakukan dalam rangka proses penyidikan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI yang menjerat daftar pencarian orang (DPO) Harun Masiku. Meski memang dalam hal ini, Yasonna Laoly masih berstatus sebagai saksi.

“Keputusan KPK mencekal Hasto dan Yasonna tepat, agar keduanya tidak bepergian ke luar negeri, sehingga sewaktu penyidik membutuhkan keterangannya mereka tidak beralasan ada di luar negeri,” kata mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap kepada JawaPos.com, Kamis (26/12).

Yudi menilai, Yasonna Laoly merupakan saksi kunci dari kasus dugaan suap PAW Anggota DPR RI periode 2019-2024, yang mengakibatkan Harun Masiku melarikan diri. Sebab, Yasonna saat itu diduga mengetahui adanya fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk memaksakan Harun Masiku menjadi Anggota DPR.

Selain itu, Yasonna yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) diduga mengetahui data perlintasan Harun Masiku. Hal itu turut didalami penyidik KPK, saat memeriksa Yasonna Laoly pada Rabu (18/12). Karena itu, diduga Yasonna merupakan saksi kunci dalam kasus ini.

“Yasona adalah saksi kunci dalam perkara ini, sehingga harus dicekal yang merupakan kewenangan penyidik. Kita tahu bahwa Yasona merupakan saksi yang diperiksa terakhir kalinya sebelum Hasto ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus, yaitu suap dan perintangan penyidikan,” ucap Yudi.

Yudi meyakini, kasus dugaan suap PAW Anggota DPR RI itu masih bisa berkembang terhadap pihak-pihak lain yang juga diduga terlibat. Karena itu, ia meminta KPK untuk bisa bersikap objektif dalam mengusut kasus ini.

“Kasus ini baik suap maupun perintangan penyidikan bisa berkembang kesiapapun tergantung bukti yang didapatkan penyidik,” tegas Yudi.

Juru bicara KPK Tessa Mahardika sebelumnya membenarkan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap Yasonna Laoly dan Hasto Kristiyanto. Pencekalan itu dilakukan dalam rangka kebutuhan penyidikan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI periode 2019-2024.

“Larangan bepergian ke luar negeri ini terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan penyidikan dugaan TPK tersebut di atas,” ujar Tessa dikonfirmasi, Rabu (25/12).

Tessa menegaskan, keterangan terhadap keduanya dibutuhkan dalam rangka proses penyidikan kasus dugaan suap PAW Anggota DPR RI yang salah satunya menjerat Harun Masiku. Pencekalan itu berlaku selama enam bulan ke depan.

“Tindakan larangan bepergian keluar negeri tersebut dilakukan oleh penyidik karena keberadaan Ybs di wilayah Indonesia dibutuhkan dalam rangka proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana tersebut di atas,” urai Tessa.

Sebagaimana diketahui, KPK secara resmi menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka, pada Selasa (24/12). Orang kepercayaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terjerat dalam dua tindak pidana, yakni terkait dugaan penerimaan suap terhadap Wahyu Setiawan Komisioner KPU RI 2017-2022 atas pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI terhadap Harun Masiku.

Selain Hasto, KPK juga menetapkan Donny Tri Istiqomah yang merupakan orang kepercayaan Hasto dalam kasus dugaan pemberian suap. Sementara, Hasto Kristiyanto juga terjerat dugaan tindak pidana berupa penghalangan penyidikan KPK. (*)

Artikel Yasonna Laoly Ikut Dicegah ke Luar Negeri, Eks Penyidik KPK: Saksi Kunci Pelarian Harun Masiku pertama kali tampil pada News.

Artotel Batam Hadirkan Yuletide Feast untuk Meriahkan Natal 2024

0
Santa bersama paduan suara Agape Artotel Batam. (F.Artotel untuk Batam Pos)

batampos – Artotel Batam menyambut sukacita Natal dengan menghadirkan pengalaman kuliner spesial melalui program “Yuletide Feast.”

Para tamu akan dimanjakan dengan suasana Natal yang hangat dan meriah, lengkap dengan dekorasi mewah, hiburan langsung, serta hidangan spesial yang menggabungkan cita rasa lokal dan internasional.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman Natal yang tak terlupakan bagi seluruh tamu kami. Selain suasana hotel yang telah dihias dengan cermat, kami juga menawarkan hidangan yang dirancang khusus untuk momen ini,” ujar Maria Rizki, Sales Marketing Manager Artotel Batam, Rabu (25/12).

Baca Juga: Warga Malaysia Banyak Berlibur ke Batam, Warga Singapura Turun

Dengan harga Rp300 ribu per orang, para tamu dapat menikmati rangkaian menu yang menggugah selera. Hidangan pembuka berupa charcuterie tree, perpaduan antara beef salami, chicken mortadella, chicken picnic ham, dan aneka keju, menjadi pembuka yang sempurna.

Hidangan utama menampilkan Carving Turkey dan Sirloin NZ, sementara untuk penutup, tersedia beragam buah segar serta chocolate block.

Selain menu istimewa, pengalaman makan malam ini semakin semarak dengan penampilan Larosa Band dan paduan suara Agape Choir. Tidak ketinggalan, kehadiran Santa Claus dalam parade dan sesi foto bersama turut menambah keseruan malam Natal di Eatspace.

Artotel Batam juga mempersiapkan acara lain untuk menyambut Tahun Baru. Pada 31 Desember 2024, mereka akan menggelar Buffet New Year Dinner seharga Rp388 ribu per orang, termasuk makan malam prasmanan dan pesta Swara Lokal Batamphoria di rooftop.

Baca Juga: Polresta Barelang Lakukan Patroli Berskala Besar di Malam Perayaan Natal

“Kami berharap para tamu dapat merasakan kegembiraan Natal dan Tahun Baru di Artotel Batam. Ini adalah momen untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan teman,” kata Maria.

Sebagai informasi, Artotel Batam terletak di pusat Kota Batam, menyediakan 138 kamar dengan desain modern minimalis. Hotel ini dilengkapi berbagai fasilitas, seperti restoran Eatspace yang buka 24 jam, bar Barspace, ruang pertemuan Meetspace, dan galeri seni Artspace.

Dengan konsep gaya hidup modern yang menyatu dengan seni, Artotel Batam terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman unik kepada setiap tamu yang berkunjung. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Artotel Batam Hadirkan Yuletide Feast untuk Meriahkan Natal 2024 pertama kali tampil pada Metropolis.