Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2655

Pembalap Liar Langsung Ditilang di Tempat

0
8d93210a 69e8 4bae 91c8 c2f94486f5ee e1730648799388
Satlantas Polresta Barelang mengamankan motor yang menyalahi aturan dalam kegiatan cipkon di kawasan Batam Centre, Sabtu (2/11) malam. F.Humas Polresta Barelang

batampos – Polresta Barelang kembali menggelar cipta kondisi (cipkon) di seluruh jajaran Polsek, Sabtu (2/11) malam. Hasilnya, polisi menindak 73 unit motor yang menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi dokumen.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Rutin dilaksanakan setiap malam minggu dengan tujuan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat khususnya di malam hari,” ujar Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus.

Adapun motor yang ditindak oleh Polresta Barelang sebanyak 32 unit motor, Polsek Batam Kota 20 unit, Polsek Lubuk Baja 6 unit, Polsek Bengkong 3 unit, Polsek Sagulung 3 unit, dan Polsek Batuaji 3 unit, Polsek Seibeduk 3 unit, Polsek Batuampar 2 unit, dan Polsek Sekupang 4 unit.

Baca Juga: Jadi Joki Tes IELTS di Indonesia, WN Malaysia Gunakan Paspor Palsu

Fadli menambahkan untuk efek jera, pihaknya memberikan sanksi berupa Elektronik Tilang (ETLE) Mobile. Sedangkan, anak remaja yang ditindak diberi efek jera berula pemanggilan orangtua atau guru sekolah.

“Kita edukasi kepada remaja-remaja yang melakukan aksi balap liar atau trek-trekan dan agar tidak menggunakan knalpot brong lagi,” katanya.

Sementara KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra mengatakan dalam kegaiatan cipkon tersebut pihaknya bersama Ditlantas Polda Kepri menyisir lokasi yang rawan balap liar.

“Kalau ditemukan pembalapnya kita amankan dan penontonnya dibubarkan,” katanya.

Baca Juga: Penyelundupan BBL Marak di Batam, Polri Bentuk Satgas

Yudhi menjelaskan para pembalap tersebut hanya diberikan sanksi tilang, kemudian motornya diamankan ke Mapolresta Barelang.

“Bukan balapan yang taruhan, anak-anak yang trek-trekan. Kalau taruhan bisa kita serahkan ke Reskrim untuk diproses,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Bukan Omon-omon, Program Amsakar-Li Claudia Nyata, 2025 Langsung Realisasi

0

e69b505d 6958 43d5 8d28 2307473a3773batampos-Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, menegaskan komitmen mereka untuk menghadirkan program nyata bagi masyarakat Batam. Pasangan yang dikenal dengan akronim ASLI ini memastikan bahwa setiap program yang mereka usung bukan sekadar omon-omon, melainkan rencana matang yang siap dilaksanakan jika mereka mendapat kepercayaan memimpin Batam.

Hal ini disampaikan Amsakar dalam kampanye di Fasum RT 13, Tanjungbuntung, Minggu (3/11) siang. Program-program yang disampaikannya terukur dan dapat diwujudkan sesuai kebutuhan warga Batam.

ASLI telah menetapkan tujuh program prioritas, di antaranya insentif untuk lanjut usia, BPJS Ketenagakerjaan bagi driver ojek online dan nelayan, pelatihan keterampilan bagi calon pekerja, serta percepatan pembangunan Batam.

BACA JUGA: Silaturahmi Nusantara, Pasangan Amsakar-Li Claudia Kuatkan Dukungan di Sagulung

Di sektor pendidikan, pasangan ASLI berkomitmen menyediakan seragam gratis bagi siswa SD hingga SMP. Mereka juga akan meningkatkan kapasitas sekolah negeri untuk mengatasi masalah penerimaan siswa. Program ini mencakup penambahan ruang kelas, peningkatan kualitas guru, serta subsidi bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.

Dalam bidang ekonomi, ASLI fokus mendukung UMKM dengan program bantuan modal usaha hingga Rp20 juta. Amsakar menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi Batam dan ASLI akan memastikan dukungan penuh untuk kemajuan mereka.

“Kami ingin Batam maju secara ekonomi, dan masyarakat kecil juga ikut berkembang,” tegasnya.

Program ASLI mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga merasa yakin bahwa pasangan Amsakar dan Li Claudia memiliki rencana konkret dan komitmen kuat untuk memajukan Batam. Program-program yang mereka tawarkan dinilai mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan.

“Kami datang dengan rencana nyata untuk membawa Batam menjadi lebih baik, maju, dan sejahtera. Doakan kami agar amanah ini bisa kami jalankan dengan baik,” ujar Amsakar.

Pada kesempatan ini, Calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 1, Ansar Ahmad, turut hadir memberikan dukungannya. Ansar, yang dikenal memiliki pengalaman luas dalam memajukan wilayah Kepri, menyampaikan apresiasinya terhadap pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra (ASLI) yang dinilainya memiliki visi dan program konkret untuk memajukan Batam.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, dukungan dan koordinasi yang sejalan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota akan sangat diperlukan untuk kesuksesan program pembangunan di Batam.

“Dengan keselarasan ini, program dan rencana kerja akan lebih mudah dijalankan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Amsakar juga mengajak masyarakat Tanjungbuntung dan seluruh warga Batam untuk turut berperan dalam perubahan positif dengan menyebarkan pesan damai di lingkungan masing-masing.

“Jadilah telinga, mata, dan penyambung lidah kami. Sampaikan kepada tetangga, keluarga, dan sahabat tentang komitmen kami. Kami ingin mewujudkan Pilkada yang bermartabat, tanpa fitnah atau menjatuhkan orang lain. Kita bisa berkompetisi dengan adil, tanpa melukai,” pungkasnya. (*/adv)

Disdik Kepri Ditunding Penyebab Protesnya PTT Pemprov Kepri, Seleksi PPPK di Pemprov Kepri Berpolemik

0
ilustrasi

batampos-Salah satu sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri mengatakan, penyebab protesnya Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemprov Kepri adalah Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri.

“Kacaunya penerimaan PPPK berawal dari Disdik Kepri yang tidak mengakomodir atau membuka formasi bagi PPPK di sekolah,” ujar salah satu Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkugan Pemprov Kepri, Minggu (3/11)

Situasi ini, kemudian menyebabkan honorer atau PTT di sekolah-sekolah ramai-ramai masuk ke dinas induk dan dinas lainnya. Padahal, program seleksi PPPK ini adalah untuk membantu atau memberikan ruang bagi OPD memperjuangkan PTT yang ada di dinasnya menjadi PPPK.

”Kami di OPD juga tidak sepakat dengan kebijakan seperti ini. Karena seleksi PPPK ini adalah untuk memberikan ruang PTT disetiap OPD naik status menjadi PPPK,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu PPT Pemprov Kepri mengatakan, dari penelusuran yang sudah dilakukan, ada belasan tenaga pendidikan Disdik Kepri yang mendaftar formasi di sejumlah OPD. Seharusnya sudah jelas, pendaftaran yang dilakukan berdasarkan surat keterangan kerja.

“Tentunya jadi rancu, ketika Disdik Provinsi Kepri mengeluarkan suket, tetapi tendiknya mendaftar di OPD yang lain. Tentu, menimbulkan persoalan bagi kami,” cetusnya.

BACA JUGA: PTT Pemprov Kepri Protes, Seleksi PPPK Dituding Nepotisme

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kepri, Yeni Trisia Isabella mengatakan, seleksi PPPK tahun 2024 adalah bertujuan untuk melakukan penataan terhadap honorer di Instansi Pemerintah

“Dalam hal ini Pemerintah Pemprov Kepri, bukan menyèbutkan perangkat daerah. Karena formasi yang dibuka juga sama di seluruh OPD,” ujarnya.

Ditegaskannya, seserta seleksi tahun 2024 ini adalah seluruh tenaga honorer pemerintah Provinsi Kepri yang mendapat kesempatan menjadi PPPK dan terdata dalam Data Base BKN.

“Mari berkompetisi secara sehat, karena kita semua bersaudara, tenaga honorer sama-sama menjalani tahapan ini,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi mengumumkan pembukaaan pendaftaran PPPK tahun 2024. Sebanyak 4.495 formasi dibuka yang terdiri dari 150 Formasi Guru, 4.063 Formasi Teknis, dan 282 Formasi Kesehatan.

Seleksi PPPK ini terdiri dari dua sesi pendaftaran. Pertama, pendaftaran seleksi pengadaan PPPK bagi pelamar prioritas yang dimulai tanggal 1 sampai dengan 20 Oktober 2024. (*)

Reporter: Jailani

Mandiri Bintan Marathon  2024 di Lagoi Bay Diikuti 2.400 Peserta, 80 Persen Didominasi Peserta dari Indonesia

0
Para peserta Mandiri Bintan Marathon 2024 saat dilepas oleh Plt Bupati Bintan, Ahdi Muqsith di Lagoi Bay, Kawasan Bintan Resorts Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Minggu (3/11/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Mandiri Bintan Marathon 2024 sukses digelar pada 2 dan 3 November 2024 di Lagoi Bay, Kawasan Bintan Resorts Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ribuan peserta antusias mengikuti perhelatan sport tourism ini. Total 2.400 peserta meramaikan event tahunan di Kabupaten Bintan.

Plt Bupati Bintan, Ahdi Muqsith tak mau ketinggalan. Ia ikut berlari sembari menikmati keindahan alam saat menjadi peserta Mandiri Bintan Marathon.

“Treknya bersih, pemandangannya indah. Saya bisa lari dengan bebas dari polusi udara dan kemacetan kendaraan,” ungkap pria yang akrab disapa Osit.

Dia mengapresiasi semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Mandiri Bintan Marathon 2024.

Bahkan, katanya, dari 2.400 slot yang disediakan terjual habis.

“Ini artinya minimal 2.400 orang pengunjung datang ke Lagoi,” katanya.

Dia melaporkan, jumlah kunjungan hotel di Lagoi mengalami peningkatan yang sangat drastis dengan digelarnya Mandiri Bintan Marathon.

“Okupansi meningkat, bahkan penginapan di luar Lagoi pun penuh dan ini berdampak pada perputaran ekonomi di Bintan,” ujarnya.

BACA JUGA: Event Lari Tanpa Polusi, Mandiri Bintan Marathon 2024 Siap Digelar November di Lagoi

Dia berharap, event spektakuler ini kembali digelar. “Insha Allah tahun depan lebih seru dan lebih ramai,” pungkasnya.

Kadis Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengapresiasi pelaksanaan Mandiri Bintan Marathon karena tidak ada polusi udara, tidak ada kemacetan yang terjadi dan tidak ada insiden.

Menurutnya, Mandiri Bintan Marathon 2024 telah memberi nilai tambah yang luar biasa pada ekonomi hingga pekerja.

“Valuenya luar biasa, mulai ekonomi, seni budaya, kreativitas, UMKM hingga pekerja kebersihan. Jadi dampaknya luar biasa,” katanya.

“Mudah-mudahan tahun depan Bank Mandiri tetap istikamah di jalur sponsor,” tambahnya.

GM Four Point By Sheraton, Andy mengapresiasi ke semua pihak yang telah memberi kepercayaan Four Point By Sheraton sebagai hotel partner dalam pelaksanaan event Mandiri Bintan Marathon 2024.

“Semoga event Mandiri Bintan Marathon terus bergulir karena membawa nama harum Bintan di dalam dan luar negeri dan membuktikan Bintan sebagai destinasi sport tourism yang pantas diperhitungkan,” ujarnya.

Chairman Bintan Resort Council, Agi Arisetyawan mengklaim, event Mandiri Bintan Marathon 2024 menjadi event yang paling spektakuler yang digelar setelah pandemi covid-19.

“Event sebelumnya sukses tapi tidak sebesar event Mandiri Bintan Marathon 2024, karena okupansi hotel di Lagoi meningkat dan di luar Lagoi mulai penginapan, guest house dan hotel di Tanjunguban penuh,” katanya.

Ia berharap, event yang menjadi kebanggaan ini bisa kembali dilaksanakan dengan mendatangkan lebih banyak peserta baik dari dalam dan luar negeri.

GM Operational Bintan Resort, Prakash Nair menyampaikan, Mandiri Bintan Marathon tahun ini semakin mengukuhkan Bintan sebagai destinasi sport tourism unggulan.

“Dengan 2.400 pelari yang datang dari berbagai penjuru, kita bangga melihat Bintan menjadi spot pertemuan komunitas pelari lokal maupun internasional,” ujarnya.

Sebagai ajang sport tourism yang telah terbukti sukses sebelumnya, dia mengatakan, Mandiri Bintan Marathon tidak hanya menawarkan tantangan lari, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk menikmati keindahan alam tropis yang dipadukan dengan budaya lokal.

SVP Corporate Banking 1 Bank Mandiri, Nina Sukanti Ekawati mengatakan,
penjualan tiket Mandiri Bintan Marathon dan pemesanan akomodasi Bintan turut didorong melalui Livin’ Sukha di Livin’ by Mandiri, dimana peserta menunjukkan antusiasme luar biasa memilih Bintan sebagai destinasi utama wisatawan.

Dia mengatakan, aktivitas wisatawan selama event memberikan dorongan positif bagi UMKM, dimana Mandiri mendukung hingga 100 pelaku usaha lokal di kawasan Bintan khususnya di sektor kuliner.

Bank Mandiri, katanya, berharap acara ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan UMKM di Bintan.

“Dengan kehadiran UMKM, kami optimistis acara ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mendukung keberlanjutan usaha mikro di Bintan, menjadikannya destinasi wisata strategis,” imbuh Nina.

Sementara itu, Pandu Bagus Buntaran, selaku Race Director iSport menekankan bahwa para peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, akan menikmati pengalaman berlari yang luar biasa di Pulau Bintan.

“Mereka bisa berlari bersama Sally Tanudjaja, Awkarin, Dara Arafah, Sarah Gibson, dan Chaidir Akbar, figur publik inspiratif yang mendukung gaya hidup sehat dan aktif,” tambahnya. (*)

IRT Ditemukan Meninggal Gantung Diri Pakai Tali Nilon

0
Polisi mengevakuasi jenazah IRT Ren yang ditemukan meninggal akibat gangtung diri. f,sandi

batampos– Warga Teluk Uma, RT 001/ RW 001, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun dikejutkan dengan adanya seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Ren, 37 yang meninggal akibat gantung diri pada Minggu (3/11). Hal ini pertama kali diketahui oleh anak kandung yang menjawab telepon dari ayahnya.

”Dari keterangan saksi yang kita dapatkan bahwa suami Ren berinisial Hrt yang sedang berada di luar rumah menghubungi istrinya, pukul 11.58 WIB. Namun, tidak dijawab oleh istrinya. Pukul 12.07 suaminya kembali menghubungi, namun yang mengangkat adalah anaknya sambil menangis dan memberitahukan bahwa ibu sudah meninggal dalam keadaan tergantung. Saat itu panggilan dilakukan berbentuk video call,” ujar Kapolsek tebing, AKP S Binsar Samosir kepada Batam Pos.

BACA JUGA: Seorang Napi Ditemukan Gantung Diri, Diduga Depresi karena Divonis Hukuman Seumur Hidup

Kemudian, lanjutnya, Hrt menghubungi ibu mertuanya berinisial Cr untuk melakukan pengecekan, karena dikatakan oleh anaknya bahwa istrinya sudah meninggal. Ibu kandung Ren langsung datang ke rumah anaknya dan benar melihat anaknya dalam keadaan tergantung. Cr berteriak dan hal ini menyebabkan tetangga datang ke rumah.

”Hal ini dilaporkan ke Polsek Tebing dan saya bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, Ren gentung diri menggunakan seutas tali nilon warna hijau di teralis jendela kamar. Untuk sementara, berdasarkan pengakuan Hrt sempat ada masalah keluarga dan juga pertengkaran kecil. Namun, hanya sekali itu saja,” ungkap Binsar.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan, tambah Binsar, terhadaop ibu kandungnya Cr bahwa Ren memiliki sifat tertutup dan selama ini rumah tangganya harmonis. Kemudian, untuk kondisi tubuh Ren tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Penyebab kematian disebabkan karena gantung diri. (*)

Reporter: Sandi

Jalan Amblas Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Semakin Khawatir

0
Pjs Wako Tinjau Jalan Amblas 2 F Cecep Mulyana
Pjs Walikota Batam Andi Agung meninjau jalan amblas di Jalan Dang Merdu Batubesar, Kecamatan Nongsa, Jumat (11/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Memasuki bulan November 2024 jalan amblas di Jalan Dang Merdu Kelurahan Batubesar Nongsa atau di dekt RS Bhayangkara Polda Kepri belum kunjung diperbaiki, hingga Minggu (3/11). Padahal, beberapa waktu lalu, Pjs Walikota Batam Andi Agung, berjanji perbaikan jalan tersebut dilakukan pada awal bulan November.

Pantauan Batam Pos, kondisi jalan amblas yang memakan setengah badan jalan itu terlihat sangat mengkawatirkan. Sejak amblas lagi pada bulan Oktober hingga ditinjau PJS Walikota, jalan tersebut hanya diberi batasan tali plastik tipis. Beberapa badan jalan disekitar lubang, juga diberi bebatuan berukuran sedang.

Setiap hari, jalur jalan tersebut hanya bisa dilewati oleh satu kendaraan secara bergantian. Padahal jalan tersebut menjadi jalan utama dan padat setiap hari yang dilalui warga.

Bahkan situasi jalan pada malam hari sangat mengkhawatirkan. Karena sekitran
Jalan tak ada satupun PJU yang hidup. Penerangan jalan hanya dari pengendara yang melintas.

Tika, warga Nongsa menagih janji PJS Walikota Batam yang menjanjikan jalan tersebut sudah mulai diperbaiki awal November. Pengerjaan November dilakukan karena menunggu Anggaran perubahaan.

“Sudah tanggal 3 November, dan hampir satu bulan sejak ditinjau PJS, belum ada tanda-tanda perbaikan,” jelasnya.

Ia berharap, jalan tersebut bisa segera diperbaiki, karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Ditambah dengan pada bulan November hingga Deseember curah hujan dipastikan akan tinggi.

“Apa menunggu amblas lagi baru diperbaiki,” ungkap Tika.

Hal senada dikatakan Mansur, pengendara lainnya yang juga kerap melintas di jalan tersebut. Ia juga nenagih janji perbaikannjalan yang memang sudah sangat mengkhawatirkan tersebut.

“Kondisi jalan ini sudah tak bisa dibiarkan. Sebab jalan ini padat dilalui kendaran, tapi dibiarkan begini saja,”
Ungkap mansur.

Sementara Kabid Jalan Dinas Bina Marga, Dohar yang dikonfirmasi mengenai perbaikan jalan, tidak menjawab secara jelas pertanyaan media.

“Ok,” jawabnya secara singkat.

Sebelumnya, Kondisi jalan Dang Merdu Kelurahan Batubesar Nongsa atau tepatnya di dekat RS Bhayangkara Polda Kepri semakin mengkhawatirkan, Kamis (10/10). Dimana kondisi jalan yang sudah rusak karena amblas, kembali longsor hingga memakan lebih setengah badan jalan.

Amblasnya jalan yang padat dilalui warga itu terjadi pada Selasa (8/10), saat hujan turun deras. Pembatas jalan sebagai petanda jalan rusak pun ikut masuk ke dalam lubang jalan besar.

Saat ini, pengendara semakin was-was dengan kondisi jalan tersebut. Apalagi ada bagian retak di tengah jalan yang dikhawatirkan bisa kembali longsor. Warga yang melintas pun seperti bertaruh nyawa dengan kondisi jalan yang amblas di ketingian sekitar 4 meteran.

Ruas jalan dang merdu, Batubesar, Nongsa, tepatnya tidak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri mengalami amblas dibagian sisi jalan (8/3) lalu. Situasi tersebut membuat pengendara khawatir ketika melintas terutama disaat turunya hujan membuat jalanan licin dan berlumpur

Seperti yang terlihat, kondisi jalan amblas cukup lebar. Mulai dari bahu jalan hingga sepertiga jalan. Diatas jalan amblas, hanya dibatasi dengan pembatas segitiga dan segi empat. Selebihnya, pengendara haruslah pandai-pandai melewati jalan yang hanya satu jalur itu untuk dilewati dua lajur.

Beberapa waktu lalu, terlihat juga oleh sejumlah pekerja. Bahkapengerjaann, sudah ada setengah batu miring yang dibangun. Namun sampai sekarang jalan yang telah amblas sejak awal Maret, tak juga diselesai diperbaiki. (*)

Reporter: Yashinta

IPTI Kepri dan Batam Lantik Pengurus Baru, Jadi Tolak Ukur IPTI Nasional

0
image0 9
Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) menggelar pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) IPTI Kepri dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) IPTI Kota Batam periode 2024-2027 di Sydney Hotel, Batamkota. F. Azis Maulana

batampos– Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) menggelar pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) IPTI Kepulauan Riau dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) IPTI Kota Batam periode 2024-2027 di Sydney Hotel, Batamkota, Minggu (3/11). Acara ini resmi melantik Agung Prayogo sebagai Ketua DPW IPTI Provinsi Kepri dan Dicky Larson sebagai Ketua DPC IPTI Kota Batam.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPTI, Ardy Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan pelantikan ini merupakan bagian dari rutinitas organisasi dalam rangka kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan.

“Dengan adanya pergantian pengurus, kami berharap semangat baru ini dapat membawa perubahan positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat di Kepri dan Batam,” ujar Ardy.

Sejak berdirinya IPTI pada 2007, organisasi ini telah berkembang dengan memiliki 21 cabang di seluruh Indonesia yang aktif dalam proses kaderisasi dan regenerasi.

Ardy berharap agar IPTI Kota Batam mampu menjadi contoh bagi cabang-cabang IPTI lainnya di Indonesia, mengingat komunitas Tionghoa di Batam yang sangat solid dan memiliki sejarah panjang.

“Anggota IPTI harus semakin kompak dan solid, selalu mengedepankan persaudaraan yang lebih penting daripada materi. Bekal ilmu dari periode ke periode akan terus terjaga, membangun keberlanjutan yang positif,” tambahnya.

Sementara itu, kehadiran Ketua Umum dan Sekjen IPTI dalam acara ini juga menunjukkan dukungan penuh dari pusat kepada daerah.

Ketua Harian DPP IPTI, Hendra Asman mengungkapkan kebahagiaannya atas pelantikan pengurus baru ini. “Dengan kepemimpinan Agung dan Dicky, kami berharap IPTI Kepri dan Batam akan semakin maju dan bisa menjadi tolak ukur bagi IPTI di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ketua DPC IPTI Batam, Dicky Larson, menyatakan pihaknya konsisten dalam menggelar kegiatan sosial, terutama pada hari besar seperti Idulfitri, Imlek, dan Natal.

Selain itu, DPC IPTI Batam juga mengadakan acara-acara lain seperti Rainbow Run dan Chinatown Festival, berkolaborasi dengan PSMTI (Perhimpunan Sosial Marga Tionghoa Indonesia).

Dicky juga mengajak anggota IPTI untuk mengundang lebih banyak pemuda Tionghoa bergabung demi memperkuat misi kaderisasi dan membesarkan IPTI ke depan.

“Kami berharap para anggota dapat belajar lebih banyak tentang organisasi dan terus menanam bibit-bibit kaderisasi untuk keberlanjutan IPTI di masa mendatang,” tutupnya. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Jadi Joki Tes IELTS di Indonesia, WN Malaysia Gunakan Paspor Palsu

0
image0 8
Yap Jia Er, warga negara Malaysia divonis 5 bulan karena terbukti miliki paspor palsu.

batampos – Yap Jia Er, warga negara Malaysia nekat menjadi joki dalam tes
International English Language Testing System (IELTS) yang digelar di salah satu sekolah swasta Batam. Bahkan, untuk memuluskan keahliannya itu, perempuan berusia 25 tahun ini pun menggunakan paspor palsu dari negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Namun rencana Yap Jia Er tak berjalan mulus. Saat mendaftarkan diri sebagai peserta tes IELTS ( tes kecakapan bahasa Inggris paling populer di dunia), petugas menemukan kejanggalan di identitas Yap Jia Er. Bahkan untuk menguji kebenaran paspor sebagai syarat daftar tes, petugas menanyakan tanggal lahir Yap Jia di paspor. Tapi sayang, perempuan berkacamata ini tak bisa menjawab. Hingga akhirnya pihak sekolah melaporkan Yap Jia Er ke Imigrasi, yang ternyata memiliki dua paspor berbeda.

Atas perbuataan itu, Yap Jia Er menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Yap Jia Er didakwa melanggar Pasal 119 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian atau dakwaan kedua melanggar Pasal 121 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dalam proses persidangan, Yap Jia Er mengakui kesalahaanya tersebut. Hal itu dikarenakan ia tergiur upah yang diberikan Kevin untuk menjadi joki tes IELTS yakni 2000 ringgit Malaysia. Perbuataan itu diakuinya baru pertama dilakukan di Indonesia.

Oleh majelis hakim yang dipimpin Yuanne Magareta, terdakwa Yap Jia dinyatakan terbukti bersalah, sebagaimana dakwaan jaksa.

“Perbuataan terdakwa tak ada alasaan pemaaf dan pembenar, sehingga sudah seharusnya dihukum,” tegas Yuanne.

Menurut Yuanne, hal memberatkan perbuataan terdakwa telah menggunakan identitas palsu saat berada di Indonesi, sehingga melanggar undang-undang ke Imigrasian. Hal meringankan terdakwa bersikap sopan, menyesali dan belum pernah dihukum.

“Memperhatikan unsur pasal telah terpenuhu, menjatuhkan pidana terhadap Yap Jia Er dengan pidana 5 bulan penjara dikurangi selama terdakwa ditahan,” tegas Yuanne.

Tak hanya itu, hakim Yuanne juga menjatuhkan denda Rp 10 juta, yang apabila tak dibayar maka diganti dengan pidana 1 bulan kurungan.

“Memerintahkan biaya perkara dibayar oleh terdakwa Yap Jia Er,” tegas Yuanne.

Atas tuntutan itu, terdakwa Yap Jia Er menerima. Begitu juga dengan jaksa penuntut umum (JPU) Abdullah yang menerima, meski hukuman lebih ringan satu bulan dari tuntutan 6 bulan penjara jaksa. (*)

Reporter: Yashinta

Istilah ”Batu” yang Melegenda dan Populer di Tanjungpinang

0

Kota Tanjungpinang terkenal dengan keindahannya. Namun ada satu keunikan tersendiri yaitu istilah Batu sebagai kata ganti kilometer atau penunjuk suatu tempat.

Terkait istilah Batu di Tanjungpinang, banyak yang tidak mengetahui secara pasti kapan dimulainya penggunaan kata ganti kilometer atau suatu tempat ini.

Namun banyak yang meyakini penggunaan istilah Batu untuk menunjukkan suatu tempat di Tanjungpinang, telah ada sejak abad 20 sekitar tahun 1900-an.

Penanda Batu Nol hingga Batu 15 itu berisikan informasi angka kilometer. Menandakan jarak antara satu Batu dengan Batu lainnya atau jarak suatu tempat di Tanjungpinang.
Selain itu, penanda Batu berisikan informasi jarak Kota Tanjungpinang dan Kota Kijang serta Kota Tanjunguban yang saat itu masuk ke Kabupaten Kepulauan Riau.

Untuk menandakan suatu tempat atau penyebutan Batu di Tanjungpinang, saat itu pemerintah membuat tanda batu berupa semen beton persegi yang bercat kuning.

Menurut Peneliti Badan Inovasi Riset Nasional (BRIN) Dedi Arman, istilah Batu sebenarnya juga populer di Malaysia sebagai kata ganti kilometer.

”Iya, istilah Batu juga populer di Malaysia dan Singapura. Istilah ini merujuk kilometer,” katanya.

Menurut catatan Dedi, penggunaan istilah Batu untuk menunjukkan suatu tempat di Tanjungpinang dan Malaysia, telah ada sejak awal abad 20 atau sekitar tahun 1900-an.
Karena warga Tanjungpinang dan Malaysia bersaudara dan saling berkunjung satu sama lainnya, maka istilah Batu juga menjadi melekat di Tanjungpinang.

”Selain itu, dua warganya bersatu dalam Kesultanan Riau Lingga. Meskipun akhirnya berpisah secara administrasi pasca Traktat London 1824,” ungkap Dedi.

Meskipun demikian, hingga sekarang hubungan persaudaraan tetap erat sebagai daerah serumpun dan penggunaan istilah Batu menjadi melekat di Tanjungpinang.

Dedi menjelaskan, daerah lain seperti Jambi dan Palembang juga menggunakan kata unik sebagai kata ganti kilometer atau suatu tempat yaitu Pal.

”Istilah penyebutan Pal untuk menunjukkan tempat itu berasal dari Bahasa Belanda yaitu Paal yang artinya tiang dalam Bahasa Indonesia,” terang Dedi.

Batu 0 atau Titik Nol Tanjungpinang yang berada di Jalan Merdeka Tanjungpinang.
F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Lokasi dan Tanda Batu di Tanjungpinang

Di Kota Tanjungpinang sendiri, penyebutan Batu dimulai dari Batu 0 atau Titik Nol. Lokasinya berada di kawasan Kota Lama Jalan Mereka Tanjungpinang.

Penanda Batu Nol atau Titik Nol Kota Tanjungpinang ini tepat berada di samping Gedung Daerah dan di depan pintu keluar pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.

Kemudian ada Batu 1. Sebagian warga Tanjungpinang jarang menyebut Batu Satu. Namun sebagian warga meyakini Batu Satu terletak di Jalan Ketapang.

Lokasinya kini berada di sekitar Pizza Hut Tanjungpinang atau di depan Bank Bukopin atau di simpang Jalan Bakar Batu Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya, kawasan Batu 2 Tanjungpinang. Lokasinya berada di antara Jalan Brigjen Katamso hingga Jalan MT Haryono Kota Tanjungpinang.

Kini, batu penanda kawasan Batu 2 Tanjungpinang ini terletak tepat di depan supermarket Bintang Rezeki Kota Tanjungpinang.

Kemudian kawasan Batu 3 Tanjungpinang yang cukup luas. Lokasinya berada di sepanjang Jalan MT Haryono Kota Tanjungpinang.

Meskipun demikian, batu penanda Batu Tiga tidak terlihat lagi. Namun sebagian warga meyakini dahulunya batu penanda terletak di depan Mako Polsek Bukit Bestari.

Kawasan Batu 4 juga luas. Berlokasi di sebagian Jalan Sutami, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Raja Ali Haji, Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang.

Batu penanda Batu 4 letaknya tersembunyi. Berada di Jalan MT Haryono Tanjungpinang tepatnya berada di depan komplek Navigasi Tanjungpinang.

Selanjutnya kawasan Batu 5. Berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jalan Rawasari, Jalan Sultan Sulaiman Kampung Bulang dan sebagian Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang.

Batu penanda Batu 5 berada di Jalan Gatot Subroto Tanjungpinang tepatnya berada di depan Gang Putri Mayang. Depan Lokasi ATM K2 Batu Lima.

Selanjutnya, kawasan Batu 6. Berlokasi di sebagian Jalan Gatot Subroto hingga ke kawasan Kijang Lama dan sebagian Jalan DI Panjaitan Kota Tanjungpinang.

Batu penanda Batu 6 berada di Jalan Gatot Subroto Tanjungpinang tepatnya berada di depan Gang Raudhah Perumahan Bumi Intan Sari Tanjungpinang.

Kemudian kawasan Batu 7 Tanjungpinang yang berada di sepanjang Jalan DI Panjaitan termasuk Jalan Harmoko dan Jalan Peralatan.

Kini batu penanda Batu 7 sudah tidak terlihat lagi jejaknya. Belum diketahui letak atau posisi batu penanda. Yang pasti di sekitar Jalan DI Panjaitan.

Selanjutnya kawasan Batu 8 yang berlokasi berada di sepanjang Jalan Raja Haji Fisabilillah dan Jalan Raya Dompak Kota Tanjungpinang.

Batu penanda Batu 8 Tanjungpinang terletak di Jalan Raja Haji Fisabilillah tepatnya di depan SPBU Batu Delapan Atas Tanjungpinang.

Kemudian kawasan Batu 9 Bintan Center yang berlokasi di sepanjang Jalan DI Panjaitan Kota Tanjungpinang. Sekarang kawasan ini telah menjadi pusat keramaian.

Kini batu penanda Batu 9 sudah tidak terlihat lagi. Belum diketahui letak atau posisi batu penanda. Yang pasti di sekitar kawasan Bintan Center Tanjungpinang.

Selanjutnya kawasan Batu 10 dan Batu 11 Tanjungpinang yang luas. Kawasan ini terletak di Jalan Raya Tanjunguban dan Jalan Ganet Tanjungpinang.

Kemudian kawasan Batu 12 hingga Batu 15 yang sangat luas. Kawasan ini terletak di sepanjang Jalan WR Supratman Kota Tanjungpinang. (*)

Editor : MUHAMMAD NUR

BPN Catat, 15.093 Sertifikat Tanah di Batam Beralih ke Elektronik

0
600 kk di petojo selatan terancam tak bisa miliki sertifikat tanah m
Ilustrasi. Sertifikat tanah.

batampos – Dalam upaya mempercepat digitalisasi, Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Batam melaporkan bahwa 15.093 sertifikat tanah telah beralih dari bentuk fisik ke elektronik sepanjang tahun 2024.

Humas BPN Batam, Yudo Prio, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengadopsi sertifikat elektronik ini. “Kami melihat minat yang luar biasa dari warga untuk mengganti sertifikat fisik mereka. Angka ini akan terus meningkat seiring waktu,” ujarnya, Minggu (3/11).

Yudo menjelaskan, sertifikat elektronik memberikan berbagai keuntungan, khususnya dalam aspek keamanan, karena mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan fisik. Sertifikat digital ini tersimpan dalam aplikasi pertanahan BPN Batam, sementara sertifikat fisik tetap disimpan di kantor.

“Sertifikat elektronik ini melindungi dokumen dari berbagai risiko seperti dimakan rayap, terkena air, hilang, atau terbakar. Kami juga berharap hal ini dapat menghindarkan masyarakat dari mafia tanah,” jelas Yudo.

Selain itu, Batam menjadi salah satu kota percontohan sertifikat elektronik bersama Jakarta. Proses digitalisasi dilakukan bertahap dan layanan khusus telah dibuka di Kantor BPN Batam untuk memfasilitasi warga yang ingin beralih ke sertifikat elektronik. Warga dapat mendaftar secara langsung atau melalui aplikasi.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sri Pranoto, menyebutkan bahwa sertifikat elektronik merupakan langkah untuk meningkatkan layanan pertanahan. “Sertifikat ini tidak mengubah atau menghilangkan sertifikat lama, hanya menyederhanakan bentuknya,” ujarnya.

Sri Pranoto juga berharap adanya layanan terpadu di Batam agar masyarakat dapat mengurus sertifikat dengan lebih mudah. “Dengan sertifikat elektronik, kita akan meningkatkan layanan. Pastinya akan lebih mudah,” tambahnya.

Sertifikat tanah elektronik ini nantinya dapat digunakan sebagai bukti kepemilikan yang sah dan juga dapat dijadikan agunan untuk pinjaman di bank atau lembaga pembiayaan lain. Menurut Yudo, meskipun bersifat digital, sertifikat ini tetap menggunakan blangko resmi dari Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI), sehingga tidak bisa dicetak sembarangan.

“Jika discan dengan sinar biru, sertifikat digital ini tidak akan terbaca jika dicetak secara sembarangan. Jadi, keamanannya tetap terjaga,” katanya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem pertanahan yang aman dan efisien serta mudah diakses bagi masyarakat. Dengan penerapan secara nasional di masa depan, sertifikat elektronik akan menjadi alat bukti kepemilikan yang sah dan tak bisa ditolak sebagai agunan bank. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra