Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2702

Pembentukan Badan Haji dan Umrah Diklaim Melalui Perhitungan yang Matang

0
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan laporan saat Rapat Paripurna Ke-4 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya membantah bahwa naiknya jumlah kementerian dianggap tidak efektif. Dia mengklaim jumlah itu sudah melalui perhitungan yang matang.

Prabowo, lanjut Dasco, ingin mengoptimalkan fungsi kementerian sebaik-baiknya. Tujuannya, visi-misi Prabowo-Gibran bisa diraih. Yakni, Asta Cita dan 17 program aksi yang dijanjikan saat kampanye.

Di sisi lain, ada beberapa badan baru yang bakal dibentuk Prabowo. Salah satu yang mencuat adalah badan haji dan umrah. Santer diberitakan, badan haji dan umrah bakal dipimpin Irfan Yusuf, politikus Gerindra. Dia dibantu dua wakil, yaitu Afriansyah Noor (wakil menteri ketenagakerjaan) dan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Pembentukan badan tersebut nyaris berbarengan dengan persiapan haji 2025. Karena itu, muncul kekhawatiran badan baru tersebut bakal kedodoran. Pasalnya, selama ini teknis haji dilaksanakan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag.

Meski demikian, pengamat haji dan umrah Ade Marfudin mengaku antusias dengan badan baru itu. “Wacana (sejak lama) semoga jadi kenyataan,” katanya.

Sementara itu, struktur kabinet Prabowo-Gibran dinilai jauh dari wacana pembentukan kabinet zaken. Dominasi tokoh partai dan relawan bertentangan dengan prinsip dasar kabinet profesional yang disampaikan kubu Prabowo sebelumnya.

Kabinet Prabowo baru diumumkan malam ini (20/10). Hal itu dipastikan oleh Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani kemarin (19/10). Pengumuman kabinet bakal dilakukan setelah acara makan malam Prabowo bersama jajaran tamu negara.

Meski begitu, para kandidat menteri sejatinya sudah diperkenalkan ke publik. Baik saat pemanggilan maupun pembekalan di Hambalang, Bogor, pekan lalu. Di antara 49 calon menteri dan kepala lembaga yang diundang, diketahui banyak sekali unsur partai. Dari Golkar, misalnya, ada delapan tokoh. Kemudian, Gerindra 6 orang, Demokrat 3 orang, PAN dan PKB masing-masing 2 orang, serta PSI 1 orang.

Di luar itu, ada juga kelompok profesional yang menjadi usulan partai ataupun dikenal dekat dengan partai. Misalnya, Yassierli yang diusulkan PKS, Erick Thohir yang dekat dengan PAN, dan Yusril Ihza Mahendra dari PBB. Level wakil menteri juga tak jauh berbeda. Nama-nama tokoh dari unsur partai, relawan, maupun tim pemenangan juga mewarnai.

Pengamat politik Jeirry Sumampouw mengatakan, harapan Prabowo untuk membentuk kabinet zaken sejak awal sudah tidak masuk akal. Sebab, Prabowo menggunakan cara berpolitik akomodatif sejak awal membentuk koalisi. ”Bagaimana kabinet zaken, sementara dinamika politik mengakomodasi semua?” ujarnya kemarin.

Secara teori, kabinet zaken harus disusun kaum profesional yang jauh dari kepentingan politik. Di sisi lain, partai politik yang selama ini mendukungnya punya kepentingan masing-masing. Dua elemen tersebut sejak awal sudah bertentangan. Meski Prabowo mengklaim utusan partai adalah orang-orang yang punya keahlian, baginya itu sudah tidak memenuhi standar kabinet yang zaken. Bagi Jeirry, kalangan profesional yang berasal dari partai sudah tidak orisinal. ”Kalau orang partai, meskipun dia ahli, nggak mungkin zaken. Sebab, sudah pasti ada kepentingan,” tuturnya.

Manajer Riset di Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Badiul Hadi menambahkan, struktur kabinet saat ini dipastikan membebani anggaran. Itu terlihat dari perubahan APBN yang sempat dibahas antara Kementerian Keuangan dan tim transisi Prabowo.

Dalam pembahasan, anggaran kementerian/lembaga yang awalnya Rp 1.094,66 triliun naik jadi Rp 1.160,09 triliun. Ada peningkatan Rp 65,43 triliun. ”Itu yang akan digunakan untuk membiayai kementerian baru,” ujarnya.

Kian terbebaninya APBN, lanjut dia, akan berdampak buruk pada keuangan negara. Dalam situasi ini, opsi yang akan diambil bakal merugikan masyarakat. Baik itu melalui tambahan utang, kenaikan pajak, ataupun pemangkasan subsidi dan perlindungan sosial. ”Pemerintah kedodoran dalam pendapatan negara di pajak. Dampaknya apa? Akan utak-atik anggaran perlinsos dan subsidi,” imbuhnya. (*)

Sumber: JP Group

Prabowo-Gibran Resmi jadi Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2024-2029

0
Prabowo Subianto membacakan sumpah jabatan Presiden RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10). (Istimewa)

batampos – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka secara resmi telah dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Hal itu setelah Prabowo dan Gibran membacakan sumpah jabatan di hadapan Pimpinan MPR dan para wakil rakyat yang hadir di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

Sidang dipimpin oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan dimulai pukul 10.07 WIB. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta

Prabowo yang terlihat mengenakan beskap Betawi itu terliebih dahulu membacakan sumpah jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankankan segala Undang-Undang dan peraturan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” ucap Prabowo.

Setelah Prabowo, giliran Gibran yang membaca sumpah jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankankan segala Undang-Undang dan peraturan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” ujar Gibran.

Setelah membacakan sumpah jabatan, Prabowo dan Gibran menandatangani berita acara dihadapan para Pimpinan MPR RI. (*)

Sumber: JP Group

Pemko Batam Bentuk Gugus Tugas Anti Narkoba di Tingkat Kelurahan

0
pjs batam
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung, menghadiri Rakor Pembentukan Kelurahan Bersinar di Hotel Golden View, Bengkong, Rabu (16/10) lalu.
F. Diskominfo untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan membentuk Gugus Tugas Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar). Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi masyarakat untuk melawan bahaya narkoba yang kian mengancam.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya ini dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batam.

”Kami menyambut baik koordinasi ini, terutama untuk mempercepat pembentukan satgas di kelurahan-kelurahan yang belum ada,” kata Andi, Kamis (17/10).

Lebih lanjut, Andi mengingatkan pentingnya peran serta seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Batam, khususnya dalam meng­hadapi ancaman narkoba. Ia berharap implementasi Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 5 Tahun 2023 tentang Fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Narkotika dan Prekursor dapat semakin memperkuat pondasi sosial di masyarakat.

”Kami ingin Batam tetap aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan cepat dan lancar. Sebagai wilayah perbatasan, Batam sangat rentan terhadap peredaran narkoba, dan generasi muda harus dijaga dari pengaruh buruk ini,” ujar Andi.

Andi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Ia mendorong semua pihak untuk segera melaporkan ke aparat berwenang jika menemukan indikasi peredaran atau penggunaan narkoba.

Kepala Bakesbangpol Kota Batam, Riama Manurung, menuturkan bahwa pembentukan Gugus Tugas Bersinar melibatkan berbagai pihak, termasuk Lurah, Babinkamtibmas, Babinsa, serta majelis taklim. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari sinergi antara Pemko Batam dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mencegah peredaran narkoba di Batam.

”Pemko Batam bersama BNN telah menyusun perda terkait ini. Gugus tugas ini dibentuk di kelurahan-kelurahan yang belum memiliki satgas, dengan tujuan agar Batam benar-benar terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Azis Maulana

Rudi-Rafiq Jadi Pusat Perhatian Netizen Ibu Kota Kepri

0

batampos – Rudi-Rafiq berjaya di Tanjungpinang. Netizen Ibu Kota Kepri, 100 persen memilih mengakses pasangan Nomor Urut 2 itu di Pilgub Kepri 2024. Mereka mengakses topik Rudi-Rafiq melalui site-site media dan media sosial.

Hal tersebut terpantau oleh media ini melalui apikasi penjelajahan Google Trends pada Kamis (17/10). Untuk wilayah Kepulauan Riau periode 7 hari terakhir melalui semua kategori penelusuran web.

Aplikasi memberikan gambaran yang sedang menjadi tren dan menjadi pembicaraan hangat kalangan netizen. Di Ibu Kota Kepri, Kota Tanjungpinang, 100 persen netizen memilih untuk mengakses topik Rudi Rafiq.

Minat netizen Kota Tanjungpinang menunjukkan semakin meningkat dan mencapai puncaknya kepada pasangan Rudi Rafiq pada pekan ketiga kampanye Pilgub Kepri 2024. Pasangan nomor urut 2 ini belakangan memang gencar kampanye di Tanjungpinang dan mendapatkan dukungan yang luas dari publik.

Rudi Rafiq akan memerioritaskan pembangunan Tanjungpinang dan mengubahnya dalam dua tahun jika nanti terpilih menjadi Gubernur Kepri 2025-2030. Keduanya akan menjadikan Kota Bestari sebagai sebuah ibu kota yang layak bagi Provinsi Kepri. Namun tetap akan berupaya memeratakan pembangunan ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Kepri.

Rudi Rafiq juga tetap mempunyai popularitas yang tinggi di tengah netizen Kota Batam. Dalam uji perbandingan dengan lawan politik, netizen yang memilih mengakses topik Rudi Rafiq mencapai 65 persen. Sedangkan lawan politiknya dalam Pilgub Kepri 2024 hanya 35 persen.

Aplikasi penjelajahan Google Trends, penggunaannya sudah umum untuk mengetahui minat publik terhadap suatu isu di kota tertentu dan dalam rentang periode tertentu. Bahkan peneliti telah menggunakannya untuk melihat bagaimana minat publik terhadap isu tertentu yang akan berubah seiring dengan waktu.

Melalui aplikasi penjelajahan dan uji banding tersebut, minat netizen atau publik Kepri terhadap pencalonan pasangan Rudi Rafiq Nomor Urut 2 sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri ternyata sangat tinggi. Pada pekan terakhir bahkan sudah menguasai Kota Tanjungpinang. (*/adv)

 

 

Kunjungan Wisman ke Kepri Capai 1 Juta Orang, Dispar Optimistis Capai Target

0
Sejumlah wisatawan mancanegara menyaksikan kesenian tradisional di Pondok Wisata Golden Prawn, Bengkong, Jumat (18/10). Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) optimistis target 1,6 juta kunjungan wisman akan tercapai.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) optimistis target 1,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) akan tercapai. Terlebih lagi, kebijakan bebas visa kunjungan (BVK) menjadi stimulus.

BVK untuk pemegang permanent resident (PR) Singapura diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi iklim pariwisata di Kepri. Yang memperkuat posisi Kepri adalah sebagai destinasi pariwisata perbatasan atau border tourism.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, mengatakan bahwa kebijakan BVK juga memberikan peningkatan terhadap kunjungan wisatawan. Tidak hanya itu, bebas visa akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan investasi.

Terdapat delapan pelabuhan internasional di Kepri yang menjadi pintu masuk bagi PR Singapura. Di antaranya, Nongsa Terminal Ferry Bahari, Marina Teluk Senimba, Batam Center, Citra Tri Tunas, Sekupang, Sri Bintan Pura, Bandar Bintan Telani Lagoi, dan Tanjungbalai Karimun.

Jumlah kunjungan wisman ke Kepri hingga akhir 2024 ditargetkan mencapai 1,6 juta orang. Hal tersebut tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Mene-ngah Daerah (RPJMD) Pemprov Kepri 2021–2026.

”Kalau sesuai RPJMD, tidak muluk-muluk, target kunjungan wisman Kepri tahun ini sekitar 1,6 juta orang,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Agustus 2024, wisman yang berkunjung ke Kepri sudah mencapai sekitar satu juta orang. Dengan sisa beberapa bulan menjelang akhir tahun ini, Guntur optimistis target tersebut akan terpenuhi.

”Target pencapaian kunjungan wisman tahun ini relatif hampir sama dengan tahun lalu yang sebanyak 1,5 juta orang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi aturan atau kebijakan dari keimigrasian mengenai BVK. Pihaknya siap bekerja sama untuk menyukseskan kebijakan ini dan menjadikan ekosistem pariwisata Kepri semakin kompetitif.

Selain itu, dia berharap Imigrasi bisa menyebarluaskan informasi serta menyosialisasikan kebijakan BVK bagi pemegang PR Singapura dan kepada para pemangku kepentingan terkait lainnya. ”Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi atas surat edaran itu. Tentu ini menjadi peluang untuk bisa mencapai target-target kepariwisataan di tahun ini,” ujarnya. (*)

Reporter : Arjuna

Angkutan Udara Domestik Naik Siginifikan, BPS: Aktivitas Ekonomi di Batam Terus Meningkat

0

hang nadim 3batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat peningkatan signifikan dalam aktivitas bongkar muat barang angkutan udara dan laut, baik domestik maupun internasional, selama Agustus 2024. Peningkatan terbesar terlihat pada angkutan udara domestik, dengan jumlah bongkar bagasi dan barang mencapai 3.914,59 ton, naik 44,39 persen dibandingkan Juli 2024 dan mengalami kenaikan 26,24 persen dibandingkan Agustus 2023 yang tercatat 3.100,97 ton.

Sementara itu, jumlah muat bagasi dan barang angkutan udara domestik melonjak hingga 116,04 persen, dari 1.070,16 ton di bulan Juli 2024 menjadi 2.311,93 ton di Agustus 2024.

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kenaikan jumlah muat barang mencapai 13,32 persen.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa selain angkutan udara domestik, aktivitas bongkar muat internasional juga menunjukkan tren positif. Pada Agustus 2024, jumlah bagasi dan barang yang dimuat oleh angkutan udara internasional tercatat sebesar 30,07 ton, meningkat drastis hingga 227,83 persen dibandingkan bulan Juli 2024.

”Jumlah barang yang dibongkar oleh angkutan udara internasional juga mengalami kenaikan 58,56 persen, dari 16,1 ton pada Juli 2024 menjadi 25,57 ton pada Agustus 2024,” ujarnya, Jumat (18/10).

Eko menambahkan, pada sektor angkutan laut domestik, BPS Batam mencatat jumlah bongkar barang mencapai 872.239 ton, meningkat 34,97 persen dibandingkan bulan Juli 2024 yang tercatat 646.253 ton. Jika dibandingkan dengan Agustus 2023, jumlah bongkar barang domestik mengalami kenaikan tipis sebesar 1,86 persen.

Namun, aktivitas muat barang angkutan laut domestik mengalami penurunan sebesar 4,21 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan total muatan mencapai 267.978 ton pada Agustus 2024. Dibandingkan dengan Agustus 2023, penurunan lebih signifikan, yaitu 18,08 persen dari 327.113 ton.

Sementara itu, di sektor angkutan laut internasional, jumlah bongkar barang tercatat 287.566 ton, mengalami penurunan sebesar 3,29 persen dibandingkan Juli 2024. Namun, dibandingkan dengan Agustus 2023, terjadi peningkatan sebesar 7,63 persen.

Untuk aktivitas muat barang internasional, terjadi kenaikan signifikan sebesar 51,21 persen pada Agustus 2024 dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, jika dibandingkan dengan Agustus 2023, jumlah muat barang internasional justru turun tajam sebesar 43,12 persen, dari 295.921 ton pada Agustus 2023 menjadi 168.315 ton pada Agustus 2024.

Menurut Eko Aprianto, fluktuasi data ini disebabkan oleh berbagai faktor ekonomi dan logistik, termasuk pola perdagangan yang dipengaruhi oleh kebutuhan industri serta kondisi cuaca.

”Meskipun ada penurunan pada beberapa sektor, tren keseluruhan menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi di Batam,” kata Eko. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

TNI-Polri Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Sampah

0
TNI Polri saat membersihkan sampah

batampos– TNI dan Polri, yakni dari Koramil Tebing dan Polsek Tebing bersama dengan warga di Kelurahan Harjosari dan Tebing, Kecamatan Tebing, Santu (19/10) kembali melakukan aksi gotong royong (Goro) untuk membersihkan tuimpukan sampah yang ada di dua komplek perumahan.

Lurah harjosari, Indra yang dikonfrimasi Batam Pos, mengatakan berawal dari inisiasi Polsek Tebing yang menyampaikan kepadanya untuk melakukan Goro di wilayahnya mengingat banyaknya tumpukan sampah. ”Kita setuju dan kemudian mengajak warga. Tentunya kita memberikan apresiasi apa yang telah dilakukan Polsek Tebing,” ujarnya.

BACA JUGA: Turunkan Alat Berat, Polsek Tebing Bersihkan Tumpukan Sampah

Sementara itu, Kapolsek Tebing AKP S BInsar Samosir secara terpisah menyebutkabn, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, mengingat ada beberapa tempat penampungan sampah di pemukiman warga banyak sampah yang bertumpuk.

”Kemudian, hal ini kita bicarakand engan Koramil Kecamatan Tebing untuk ebrsama-sama dengan warga Goro di pemukiman warga yang banyak tumpukan sampahnya. Dengan sinergitas yang sudah terjalin, maka kita juga mengajak pihak kelurahan. sehingga, rencana ini disambut baik dan tadi pagi (Sabtu, red) langsung ditindaklanjuti,” paparnya.

Kegiatan Goro, katanya, dilakukan di dua lokasi perumahan. Yakni, di Bangunsari, Kelurahan Harjiosari dan di Perumahan Sinar Indah 3, Kelurahan Tebing. Untuk membersihkan tumpukan sampah, pihaknya menurunkan dua unit alat berat dan ditambah dengan 10 unit truk. Banyaknya truk yang digunakan agar pekerjaan segera selesai. Semua sampah dibuang ke TPA Sememal.

”Melalui Sinergitas TNI, Polri dan masyarakat maka dapat meminimalisir sampah di pemukim,an warga. Selain itu,.dari kegiatan ini juga daoat membangkitkan semangat masyarakat untuk Goro dan mencintai lingkungan yang bersih. Yang tidak kalah pentingnya adalah kehadiran Polri ditengah masyarakat menjadikan Polri semakin dicintai masyarakat,” terangnya.

Penangguklangan sampah di wilayah hukum Polsek Tebing, tambah Binsar,
akan terus dilakukan. Polsek Tebing mengambil peranan penting dalam memberikan solusi penyelesaian dengan langkah pasti guna mengurangi keluhan masyarakat yang ada di Kecamatan Tebing. (*)

Reporter: Sandi

KPK Siap Koordinasi dengan Kortas Tipikor

0
Ilustrasi KPK. Dok JawaPos.

batampos – KPK merespons positif dibentuknya Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor). Badan baru di Polri itu diyakini tak akan tumpang tindih dengan KPK. Sebab, korupsi sebagai kejahatan luar biasa akan lebih efektif jika ditangani bersama antarinstansi.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyebut, sepengetahuannya di Polri sudah lama ada direktorat tipikor yang berada di Bareskrim Polri. Dia menilai pembentukan korps itu dimung-kinkan agar pemberantasan korupsi yang ditangani Polri bisa lebih fokus dan efektif.

Dia meyakini, korps baru itu akan lebih mudah berkoordinasi dengan kejaksaan dan KPK. Guna memberantas korupsi yang diketahui saat ini masih merajalela. ”Untuk itu, kita tidak boleh terlalu pesimistis dan negatif menyikapi hal ini,” ujarnya, Jumat (18/10).

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto juga menanggapi serupa. Dia meyakini, adanya Kortas Tipikor di bawah Polri tidak akan tumpang tindih dengan KPK.

”Semakin banyaknya stakeholder yang terlibat, pemberantasan korupsi akan semakin efektif,” katanya.

Korps baru di tubuh Polri itu disahkan lewat Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2024. Presiden Joko Widodo meneken pembentukan lembaga baru tersebut pada Selasa (15/10) lalu. (*)

BATRA, Komunitas Literasi di Batam yang Mendapat Penghargaan Kemendikbud RI 2024

0

Awalnya hanya sekadar membacakan buku untuk anak-anak. Eka berharap anak-anak tak hanya bisa membaca, tetapi juga memahami isi bacaan. Hal inilah yang menjadi fondasi bagi Eka untuk mendirikan komunitas literasi, yang mengantarkannya meraih prestasi tingkat nasional.

Batam Read Aloud atau biasa disingkat menjadi BATRA. Barangkali belum banyak yang mengenal dan mengetahui apa itu Batam Read Aloud, yaitu komunitas literasi membaca nyaring.

Di Batam sendiri, komunitas ini sudah terbentuk sejak Desember 2020. Namun karena terhalang pandemi, komunitas ini baru membentuk kepengurusan di November 2021.

Eka Mustika Sari, biasa dipanggil Eka, nama founder dari komunitas ini. Sekarang berusia 38 tahun. Ide untuk mendirikan komunitas ini, bermula dari semangat membacakan buku untuk anak-anak. Ide ini juga muncul karena Eka juga berkeinginan lebih banyak anak-anak yang mencintai buku. Tidak sekadar bisa membaca, namun juga bisa memahami isi bacaan.

”Setelah resmi mendapatkan sertifikat trainer read aloud, saya ingin lebih banyak bergerak aktif mengenalkan manfaat membaca nyaring, bagi orangtua dan guru yang ada di Kota Batam,” tutur Eka kepada koran ini.

Di awal berdirinya, Eka masih sendirian. Namun, ia mulai menghubungi teman-teman pegiat literasi dan mendapat dukungan dari berbagai komunitas di Kota Batam, untuk membaca nyaring secara daring, melalui media sosial Instagram. Setelah itu, baru mulai melakukan kegiatan luring di awal tahun 2021.

Saat ini, komunitas tersebut berjumlah 60 orang, dan grup member ada sekitar 43 orang dengan sembilan orang pe-ngurus komunitas.

Saat ini, sudah ada lebih dari 90 anggota komunitas Read Aloud yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa program yang ada di BATRA yakni, Kubu Batra, program berbagi buku, program membaca nyaring untuk masyarakat/sekolah, workshop, kunjungan ke taman baca dan perpustakaan, lapak baca, Peringring (Pekan Membaca Nyaring), Barelang (Baca Bareng dan Bertualang), webinar parenting, review buku, rekomendasi buku, dan NGOBras.

Sudah banyak yang Eka lakukan selama membangun komunitas Batra. Seperti menjadi pemateri dalam kegiatan membaca nyaring untuk guru dan orang tua tingkat PAUD se-Kota Batam November 2023 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Batam.

Lalu menjadi pemateri yang diadakan Perpustakaan Nasional di Kota Batam September 2024. Belum lama ini, Eka terpilih sebagai salah satu Komunitas Pegiat Literasi dan Numerasi oleh Kemendikbud RI.

Eka Mustika Sari, 38, saat menerima penghargaan dari Kemendikbud RI di Gedung Kementerian Pendidikan Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10).
F. Tia Cahya Nurani untuk Batam Pos

”Penyerahan apresiasi dilak-sanakan di Gedung Kementerian Pendidikan Senayan, Jakarta 12 Oktober 2024,” ujar Eka bangga.

”Kemarin setelah mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud kami mendapatkan hadiah 25 buku bacaan bermutu,” tambahnya.

Sebelum meraih penghargaan dari Kemendikbud RI, Eka lolos seleksi tahap provinsi. Setelah lolos di tingkat provinsi, selanjutnya, ia dihubungi pihak Kementerian Pendidikan untuk mengikuti seleksi tahap kedua secara nasional.

”Bersyukur sekali ditahap kedua ini kami lolos dan terpilih dalam kategori komunitas penggerak literasi bersama empat komunitas lain se-Indonesia. Yaitu dari Kepri (Batam), Kalsel, Buol Sulawesi, Maluku, dan Papua,” sebut Eka.

Untuk sumber buku, sebagian besar adalah buku yang dikoleksi pribadi dari pengurus dan anggota komunitas, ada juga dari donasi. Jika ditotal saat ini BATRA sudah memiliki lebih dari 300 buku.

Komunitas membaca nyaring membutuhkan tiga komponen utama. Pertama, orang yang membaca buku; kedua, buku yang dibacakan; dan ketiga, anak yang dibacakan.
Sebagai bagian peringatan tiga tahun berdirinya BATRA yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, pihaknya sedang merancang untuk dapat meluaskan kampanye membaca nyaring. Eka berharap, lebih banyak orang tua dan guru yang melakukan praktik, membacakan nyaring untuk anak-anak setiap harinya.

”Karena kami yakin kebiasaan membaca itu tidak bisa hadir dengan sendirinya, dia harus diupayakan,” pungkas dia. (*)

 

Reporter: TIA CAHYA NURANI

Golkar Berharap Pemerintahan Prabowo Lanjutkan Program Jokowi

0
Presiden terpilih Prabowo Subianto. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Beberapa hari lagi, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan segera digelar. Beberapa harapan masyarakat Indonesia berada di bawah pundak mereka.

Ahmad Doli Kurnia Tandjung, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat melanjutkan pencapaian yang telah diraih selama dua periode kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi).

Doli percaya bahwa transformasi politik dan penguatan demokrasi harus terus dilakukan untuk mencapai tujuan nasional yang adil dan makmur. ”Transformasi politik itu tak boleh berhenti karena belum sampai, tujuan akhir tercapainya tujuan nasional tadi. Selama belum sampai di sana maka transformasi di bidang apa saja, termasuk transportasi politik harus dilakukan,” ungkap Doli, Jumat (18/10).

Doli juga menyoroti pentingnya modernisasi birokrasi sebagai faktor penentu dalam pelayanan publik. Ia berpendapat bahwa untuk mencapai transformasi yang diinginkan, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap catatan selama 26 tahun era reformasi.

Ia menekankan bahwa demokrasi harus dipahami sebagai alat untuk mencapai tujuan, bukan sebagai tujuan itu sendiri. ”Termasuk penguatan demokrasi, seharusnya kita sudah mulai memaknai demokrasi secara substansial. Bahwa demokrasi bukan tujuan tapi sebagai alat untuk mencapai tujuan,” bebernya.

”Jadi bagaimana ke depan menempatkan Pemilu bukan hanya sekadar Pemilu tapi bisa memproduksi terjadinya percepatan masyarakat yang tertib hukum misalnya, Pemilu bisa berdampak pada pengentasan kemiskinan, Pemilu yang dapat berdampak pada institusi masyarakat dan seterusnya, itu yang bisa dikatakan kita cepat pada tujuan nasional,” jelas Doli.

Dalam jangka pendek, Doli mengusulkan penyempurnaan delapan paket Undang-Undang yang berkaitan dengan politik, termasuk UU Pemilu, partai politik, dan kelembagaan negara.

Ia menganggap bahwa pemilu merupakan hulu dari semua produk politik dan institusi pemerintahan, sehingga penyempurnaan sistem pemilu harus menjadi prioritas.

”Saya kira harus dimulai dari penyempurnaan sistem UU Pemilu, kedua tentang partai politik dan keberadaan kelembagaan negara, DPR, DPRD diperkuat, UU pemerintahan daerah, desa, UU hubungan keuangan pusat daerah,” ungkap Doli.

Doli juga membuka kemungkinan amandemen UUD 1945 sebagai langkah untuk memperbaiki sistem ketatanegaraan.

Menyusul tahun 2024, yang menandai amandemen keempat, ia percaya sudah saatnya untuk mulai mendiskusikan amandemen kelima demi kemajuan sistem politik dan pemerintahan di Indonesia.

”Sekarang kita harus mulai membicarakan amandemen UU ke lima, dalam rangka menyempurnakan sistem ketata negaraan, politik, pemerintahan, sistem pengelolaan pemerintahan dan seterusnya,” jelasnya. (*)