Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2703

Ajudan Prabowo, Mayor Teddy Resmi Dilantik jadi Seskab di Istana Negara Jakarta Bareng 56 Wamen Kabinet Merah Putih

0
Presiden Prabowo Subianto melantik Mayor Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet bersama 56 Wakil Menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10). (YouTube Setpres)

batampos – Presiden Prabowo Subianto melantik Mayor Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Senin (21/10). Selain Mayor Teddy, Prabowo juga melantik 56 wakil menteri.

Pelantikan Mayor Teddy sebagai Sekretaris Kabinet dilakukan berdasarkan Keppres Nomor 143/P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Sekretaris Kabinet.

Sementara itu, pelantikan 56 Wakil Menteri dilakukan berdasarkan Keppres Nomor 73 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Tahun 2024–2029.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian petikan sumpah yang dibacakan Prabowo dan diikuti oleh para pejabat yang dilantik.

Berikut daftar wakil menteri yang dilantik Prabowo:

Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya

Wakil Menteri:

  1. Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan: Lodewijk F Paulus
  2. Wakil Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan: Otto Hasibuan
  3. Wakil Menteri Sekretaris Negara: Bambang Eko Suharyanto
  4. Wakil Menteri Sekretaris Negara: Juri Ardiantoro
  5. Wakil Menteri Dalam Negeri: Bima Arya Sugiarto
  6. Wakil Menteri Dalam Negeri: Ribka Haluk
  7. Wakil Menteri Luar Negeri: Anis Matta
  8. Wakil Menteri Luar Negeri: Arrmanata Christiawan Nasir
  9. Wakil Menteri Luar Negeri: Arif Havas Oegroseno
  10. Wakil Menteri Pertahanan: Donny Ermawan Taufanto
  11. Wakil Menteri Agama: Muhammad Syafii
  12. Wakil Menteri Hukum: Edward Omar Sharif Hiariej
  13. Wakil Menteri HAM: Mugianto
  14. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Silmy Karim
  15. Wakil Menteri Keuangan: Thomas Djiwandono
  16. Wakil Menteri Keuangan: Suahasil Nazara
  17. Wakil Menteri Keuangan: Anggito Abimanyu
  18. Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah: Fajar Rizaul Haq
  19. Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah: Atif Latiful Hayat
  20. Wamen Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi: Fauzan
  21. Wamen Pendidikan Tinggi Sains dan teknologi: Stella Christie
  22. Wamen Kebudayaan: Giring Ganesha
  23. Wakil Menteri Kesehatan: Dante Saksono
  24. Wakil Menteri Sosial: Agus Jabo Priyono
  25. Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Immanuel Ebenezer
  26. Wamen Pelindungan Pekerja Migran Indonesia: Christina Aryani
  27. Wamen Pelindungan Pekerja Migran Indonesia: Zulfikar Ahmad Tawalla
  28. Wakil Menteri Perindustrian: Faisol Riza
  29. Wakil Menteri Perdagangan: Dyah Roro Esti
  30. Wamen ESDM: Yuliot
  31. Wamen PU: Yana Kusuma
  32. Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman: Fahri Hamzah
  33. Wamendes PDTT: Ahmad Riza Patria
  34. Wamen Transmigrasi: Viva Yoga Mauladi
  35. Wakil Menteri Perhubungan: Komjen (Purn) Suntana
  36. Wamen Komunikasi dan Digital: Angga Raka Prabowo
  37. Wamen Komunikasi dan Digital: Nezar Patria
  38. Wakil Menteri Pertanian: Sudaryono
  39. Wamen Kehutanan: Sulaeman Umar
  40. Wamen Kelautan dan Perikanan: Didit Herdiawan
  41. Wamen ATR/ BPN: Ossy Darmawan
  42. Wamen PPN/Bappenas: Febriyan Alfianto
  43. Wamen PANRB: Komjen (Purn) Purwadi Ariyanto
  44. Wamen BUMN: Kartiko Wirjoatmodjo
  45. Wamen BUMN: Aminuddin Ma’ruf
  46. Wamen BUMN: Doni Oscaria
  47. Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka
  48. Wamen LH: Diaz Faisal Malik Hendropriyono
  49. Wamen Investasi dan Hilirisasi: Todotua Pasaribu
  50. Wamen Koperasi: Ferry Joko Juliantono
  51. Wamen UMKM: Helfi Yuni Moraza
  52. Wamen Pariwisata: Ni Luh Puspa
  53. Wamen Ekraf/Wakil Kepala Bekraf: Irene Umar
  54. Wamen PPPA: Veronica Tan
  55. Wamenpora: Taufik Hidayat
  56. Wakil Kepala KSP: Muhammad Qodari

Sumber: JP Group

Duet Tepat untuk Kepri, Ansar-Nyanyang Pilihan Utama Warga Batam

0
ansar cabut nomor
Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura

batampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-wagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura merupakan duet tepat membangun Kepri. Ansar-Nyanyang kian jadi pilihan utama warga Batam.

Tokoh Masyarakat Batam, Muslimin mengatakan, Ansar-Nyanyang merupakan pasangan yang saling mengisi satu sama lain. Menurutnya, Ansar-Nyanyang pasangan ideal memimpin Kepri ke depan.

“Pengalaman Pak Nyanyang itu sudah banyak sekali. Dan kombinasi dengan Pak Ansar itu sangat bagus dan kami sangat mendukung,” kata Muslimin, Senin (21/10/2024).

Muslimin meneruskan, Ansar-Nyanyang semakin menjadi pilihan warga Batam karena memiliki kepedulian besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Terlebih, Ansar sudah banyak memberikan capaian prestasi kepada Kepri.

Salah satu capaian tersebut yakni Ansar sukses menyelenggarakan program SPP gratis kepada sebanyak 38.450 siswa SMA/SMK/SLB. Kemudian, Ansar juga berhasil memberikan beasiswa kepada 2.914 mahasiswa di tingkat D3-S1.

Lalu, Ansar juga berupaya mengoptimalkan kesejahteraan guru dengan memberikan insentif. Insentif itu diberikan kepada para guru yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Terluar).

Maka dari itu, Muslimin menyampaikan, Ansar-Nyanyang merupakan kombinasi hebat untuk memajukan Kepri. Ia berharap, Ansar-Nyanyang bisa membawa Kepri lebih maju secara merata.

“Saya sangat mendukung Pak Ansar dan Pak Nyanyang memimpin Kepri di periode selanjutnya,” tutup Muslimin. (*)

Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia, Pemimpin yang Teruji Bawa Kepri dan Batam Lebih Baik

0

ansar jawa aslibatampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nomor Urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura (SAYANG) dan Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota (cawalkot-cawawalkot) Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI) merupakan pemimpin mumpuni sekaligus teruji bawa Kepri-Batam maju lebih baik. Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia bisa membawa Kepri-Batam lebih maju serta unggul di kepemimpinan berikutnya.

Ketua Sadulur Jawa Raya Batam, Wulandari mengatakan, Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia merupakan pemimpin kompeten untuk kemajuan Kepri dan Batam. Ia meneruskan kedua pasangan itu bisa menjadikan Kepri dan Batam lebih baik dibandingkan kandidat lainnya.

“Bergabungnya kita adalah semata-mata karena kita menginginkan pemimpin yang terbukti berprestasi serta teruji dan membawa Kepri-Kota Batam lebih baik,” kata Wulandari, Senin (21/10/2024).

Ia menuturkan, Ansar-Nyanyang merupakan pemimpin yang punya bukti nyata serta berprestasi untuk Kepri. Di samping itu, ia juga menilai, Amsakar-Li Claudia kombinasi ideal membawa Batam lebih baik.

“Pak Ansar-Pak Nyanyang merupakan pemimpin yang sudah terbukti berprestasi untuk kemajuan Kepri. Lalu, Pak Amsakar-Ibu Li Claudia punya kemampuan hebat membawa Batam lebih maju dan lebih baik di periode yang akan datang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wulandari menambahkan, Ansar-Nyanyang merupakan duet yang saling mengisi karena berasal dari latar belakang yang berbeda. Terlebih, Ansar-Nyanyang memiliki rekam jejak pengalaman nyata di bidang birokrat hingga politik Tanah Air.

Kemudian, tidak berhenti sampai di situ Amsakar-Li Claudia dianggap sebagai pemimpin terbaik untuk Batam. Duet tersebut dinilai memiliki kapasitas hebat membawa Batam lebih baik.

Oleh sebab itu, ia menegaskan, bergabungnya Sadulur Jawa Raya Batam, ke Relawan Asli Sayang Batam ini tulus dari dalam hati dan tanpa ada paksaan. Karenanya, ia yakin, Relawan Asli Sayang Kota Batam dan seluruh unsur masyarakat menginginkan pemimpin berprestasi dan bisa membawa Kepri-Batam lebih baik.

“Dengan bersama-sama kita pasti bisa mengantarkan Pak Ansar-Pak Nyanyang serta Pak Amsakar-Ibu Li Claudia menjadi pemimpin Kepulauan Riau dan Kota Batam selanjutnya,” pungkas Wulandari. (*)

Ansar Ahmad Siap Bersinergi Bersama Prabowo Lanjutkan Pembangunan Kepri Pro Rakyat

0
ansar presiden
Ansar Ahmad saat berbicara di hadapan pendukung.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad siap bersinergi terhadap Presiden-Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan pembangunan pro rakyat. Ansar menegaskan, dirinya berkomitmen melanjutkan kebijakan pro rakyat dari pusat sampai daerah.

“Kita berada di koalisi yang di dalamnya ada Pak Presiden dan Kepri masih butuh dukungan pemerintah pusat. Saya yakin kita bisa bersinergi dengan pemerintah pusat,” kata Ansar, Minggu (20/10/2024).

Ansar melanjutkan, dengan sudah dilantiknya Prabowo-Gibran, maka pembangunan strategis dan berkelanjutan untuk Kepri bisa terselesaikan. Ia tak menampik jika pembangunan di Kepri akan terus mendapatkan dukungan pemerintah pusat.

“Saya yakin kita bisa menyelesaikan pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Batam-Bintan kemudian pembangunan beberapa KEK baru semua karena dukungan dari pemerintah pusat,” ucap Ansar.

Tak hanya itu, Ansar menerangkan, bahwa pihaknya dipastikan akan terus memperoleh dukungan dari pusat untuk membangun Kepri. Karenanya, ia menilai, kepemimpinan Prabowo-Gibran akan membawa dampak baik, khususnya kepada Kepri.

“Maka kita berada di Partai Gerindra kalau yang partai sebelah susah sekali pasti mendapatkan dukungan dari pemerintah.” sambung Ansar.

Oleh sebab itu, Ansar meminta kepada masyarakat Kepri dan Batam agar terus memberikan doa dan dukungan untuknya jadi gubernur satu periode lagi. Ia meyakini dukungan Prabowo-Gibran akan banyak memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan Kepri.

“Saya minta doa dan dukungannya agar pembangunan Kepri bisa terus berjalan dengan baik,” tutup Ansar. (*)

Berhasil Bangun Kepri Maju, Ansar Ahmad Tuai Dukungan Masyarakat Sei Panas Batam

0
ansar batam 3
Ansar Ahmad (batik) pada sebuah acara bersama pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad mengantongi komitmen membangun Provinsi Kepri lebih maju. Oleh karena itu, ia terus menuai dukungan masyarakat terutama yang berada di Kelurahan Sei Panas, Batam.

Tokoh Masyarakat Sei Panas, Hidaman Sinaga mengatakan, pihaknya memberikan dukungan kepada Ansar karena telah terbukti dengan kerja nyatanya membangun Kepri. Karenanya, ia yakin kerja-kerja Ansar harus dilanjutkan.

“Kami murni dan percaya memberikan dukungan penuh kepada Pak Ansar menjadi gubernur Kepri untuk satu periode lagi,” kata Hidaman, Senin (21/10/2024).

Hidaman melanjutkan, Ansar merupakan pemimpin yang memegang teguh janji-janjinya. Menurutnya, Ansar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Saya percaya Pak Ansar merupakan pemimpin yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat luas,” sambungnya.

Dalam kampanye terbuka Ansar di Sei Panas, belum lama ini, Ansar menekankan bahwa ia akan melanjutkan program pro rakyat termasuk SPP gratis bagi anak sekolah. Ia meyakini, pendidikan merupakan modal besar bagi suatu bangsa hingga wilayah untuk berkembang.

Maka dari itu, Hidaman menyampaikan, ia percaya Ansar layak menjadi gubernur Kepri satu periode lagi. Karenanya, dukungan kepada Ansar terus menguat dari berbagai lapisan masyarakat.

“Kami dukung Pak Ansar dan yakin beliau figur tepat jadi pemimpin Kepri untuk satu periode lagi,” ujar Hidaman. (*)

BP Tanjungpinang Aktifkan Bongkar Muat di Pelabuhan Moco

0
Proses bongkar muat perdana di Pelabuhan Tanjung Moco, Kota Tanjungpinang, Sabtu (19/10). F. BP Tanjungpinang untuk BATAM POS

batampos– Badan Pengusahaan (BP) kawasan Kota Tanjungpinang, Kepri mulai mengaktifkan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Moco, Dompak. Pelaksanaan piloting project tersebut pun menggairahkan ekonomi di sekitar kawasan pelabuhan itu.

Kepala BP Tanjungpinang, Coky Wijaya mengatakan bongkar muat 2.600 ton material bangunan tersebut merupakan bongkar muat perdana, yang dilakukan di Pelabuhan Tanjung Moco. Pelabuhan tersebut diketahui sudah lama tidak aktif, sejak diresmikan pada tahun 2018 yang lalu.

“Dulu bongkar muatnya tidak dikomersialkan, namun sekarang sudah dikomersialkan, semenjak Pelabuhan Moco dikelola oleh BP Tanjungpinang,” kata Coky, Minggu (20/10).

BACA JUGA: Pelabuhan Mini Roro di Selat Gelam Selesai

Menurutnya, kegiatan bongkar muat itu merupakan program yang ia rencanakan saat pertama kali menjabat sebagai Kepala BP Tanjungpinang. Pelabuhan tersebut diaktifkan, karena letaknya di kawasan perekonomian Tanjungpinang.

“Waktu saya dilantik saya bilang akan mengaktifkan kembali pelabuhan Tanjung Moco, dan setelah tiga bulan ini bisa diwujudkan,” tambahnya.

Ia merincikan, kegiatan bongkar muat yang dilaksanakan perdana di Pelabuhan Tanjung Moco ini berupa material milik PT Indocont. Dengan muatan kapal sebanyak 2600 GT, yang akan melakukan dua kali bongkar muat.

Bongkar muat ini, kata dia merupakan suatu bukti BP Tanjungpinang untuk menghidupkan kembali Pelabuhan Tanjung Moco, yang sudah lama tidak ada aktivitas seperti di pelabuhan pada umumnya.

“Saya ajak para pengusaha untuk berkegiatan disini melalukan bongkar muat dan alhamdulilah mereka mau,” sebutnya.

Dalam satu kali bongkar muat yang dilakukan di Tanjung Moco, Coky menuturkan setidaknya terjadi perputaran ekonomi senilai Rp500 juta. Hal ini tentu menjadi penggerak ekonomi yang baik bagi Kota Tanjungpinang.

“Prospeknya disini tentu sangat bagus, karena kita juga sudah punya fasilitas pendukung yang baik disini,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Peluang Kerja di 12 Negara Terbuka Luas

0
pelabuhan e1652840229188
Ilustrasi. Suasana pelabuhan Batamcenter beberapa waktu lalu f. Dok Batam Pos

batampos – Kesempatan bekerja di luar negeri kini terbuka lebar bagi warga Kota Batam. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 210 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Batam telah bekerja di 12 negara, dengan mayoritas penempatan di Malaysia dan Singapura.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Batam, Isra Wira Sanjaya, menjelaskan bahwa penempatan PMI ke luar negeri dapat dilakukan melalui empat skema. Keempat skema tersebut adalah melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), secara mandiri, skema UKPS (Usaha Kecil Penempatan Sementara), dan melalui Government to Government (G to G).

“Keempat skema ini sudah berjalan,” ujar Wira, Minggu (20/10).

Ia menegaskan bahwa skema G to G, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, hanya dapat dilakukan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Skema ini menjalin kerja sama antarpemerintah untuk memfasilitasi pekerja migran Indonesia di negara tujuan.

Sementara itu, penempatan melalui P3MI memfasilitasi penempatan tenaga kerja yang terdaftar dalam sistem siap kerja dan telah diverifikasi oleh petugas Disnaker. Untuk penempatan mandiri, pekerja migran harus terdaftar dan diverifikasi oleh BP2MI atau P4MI. Sedangkan skema UKPS dilakukan melalui perusahaan yang telah diverifikasi oleh Kementerian Tenaga Kerja.

Wira menyebutkan, dari total 210 pekerja migran asal Batam, Malaysia menjadi negara tujuan utama dengan jumlah 110 pekerja, sedangkan Singapura menempati posisi kedua dengan 54 pekerja. Selain itu, terdapat juga pekerja yang bekerja di Korea Selatan (14 orang), Taiwan (15 orang), Arab Saudi (7 orang), serta di negara-negara lain seperti Turki, Hong Kong, Polandia, Kuwait, dan Yordania.

“Pekerja migran asal Batam tersebar di 12 negara, dengan mayoritas bekerja di sektor formal,” ungkap Wira.

Menurutnya, pekerjaan yang dijalani oleh PMI asal Batam sangat beragam, mulai dari operator produksi, pekerja domestik, hingga teknisi dan cabin crew. Dari 210 pekerja tersebut, sebanyak 135 di antaranya adalah perempuan dan 75 laki-laki. Pekerjaan yang paling banyak diisi adalah sebagai operator produksi, dengan 54 orang, di-ikuti oleh pekerja domestik sebanyak 49 orang dan pekerja umum sebanyak 38 orang.

Wira menjelaskan bahwa untuk bekerja di luar negeri, pekerja migran harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain berusia minimal 18 tahun, memiliki kompetensi yang dibutuhkan, sehat jasmani dan rohani, serta terdaftar di instansi pemerintah. Pekerja juga harus memiliki nomor kepesertaan jaminan sosial dan dokumen lengkap sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017.

Ia menambahkan, Disnaker Batam siap membantu calon pekerja migran dalam mempersiapkan segala persyaratan agar dapat bekerja dengan aman dan legal di luar negeri.

“Proses verifikasi dan registrasi ini penting untuk melindungi pekerja migran kita dari berbagai risiko dan memastikan mereka bekerja di lingkungan yang aman,” tutupnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Pentingnya Pembaruan Data Keluarga untuk Penerima Bantuan BPJS

0
dr Didi Kusmarjadi
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengimbau masyarakat yang menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan yang disubsidi oleh pemerintah daerah agar aktif melaporkan perubahan data keluarga ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Perubahan data, seperti penambahan anggota keluarga, perubahan domisili, atau adanya anggota keluarga yang meninggal dunia, harus segera dilaporkan. Hal ini penting untuk memastikan bantuan iuran BPJS tetap tepat sasaran dan menghindari potensi pembayaran iuran untuk mereka yang tidak lagi memenuhi syarat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan bahwa laporan proaktif dari masyarakat sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam penetapan penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

”Tanpa pelaporan yang tepat, pemerintah bisa saja membayar iuran BPJS untuk warga yang pindah atau bahkan meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (20/10).

Didi menambahkan bahwa salah satu bentuk layanan Dinas Kesehatan Batam adalah membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi warga Batam yang tergolong sebagai Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) di segmen kelas tiga. Hingga September 2024, Pemko Batam telah mengakomodasi pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 65 ribu penduduk.

Dengan adanya Universal Health Coverage (UHC) non-cut off, warga yang didaftarkan oleh pemerintah dapat langsung aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan pada hari yang sama.
Bantuan ini sangat membantu penduduk Batam yang memiliki KTP Batam dan dinyatakan miskin melalui keterangan tidak mampu dari kelurahan serta rekomendasi dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. ”Tentunya, program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Didi.

Namun, untuk menjaga kelancaran program ini, Didi mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan jika ada perubahan data kependudukan. ”Penduduk yang ingin didaftarkan oleh pemerintah harus memenuhi syarat, seperti memiliki KTP dan KK Batam, surat keterangan dari kelurahan, serta rekomendasi dari Dinas Sosial,” jelasnya lebih lanjut.

Menurut Didi, tingkat mobilitas penduduk di Batam yang tinggi kerap menimbulkan keterlambatan dalam pembaruan data.

”Banyak warga yang sudah pindah tetapi belum melapor, atau yang meninggal namun tidak segera dilaporkan. Jika data ini tidak diperbarui, maka nama-nama tersebut masih terdaftar sebagai penerima bantuan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia kembali mengimbau warga untuk segera melapor ke Disdukcapil dan Dinas Kesehatan jika ada perubahan data kependudukan, sehingga data dapat segera diperbarui.

”Hal ini demi memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Didi. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

RSUD Tangani 36 Pasien DBD sejak Januari, 1 Pasien Meninggal Dunia

0
rsudef
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam mencatat sebanyak 36 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditangani sejak Januari hingga September 2024. Angka ini tergolong tinggi dan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
Kondisi ini memerlukan perhatian dari semua pihak untuk bersama-sama menekan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Sepanjang tahun ini, penyebaran DBD masih sama dengan tahun sebelumnya, sehingga perlu perhatian lebih untuk memerangi penyakit ini.

”Pada tiga bulan pertama, jumlah pasien cukup banyak. Ini perlu diwaspadai karena kita masih dalam musim hujan, yang tentunya meningkatkan risiko penyebaran DBD,” ujar Ellin Sumarni, Humas RSUD Embung Fatimah Batam, kemarin.

Ancaman mewabahnya DBD menjadi perhatian serius di masyarakat Batuaji dan Sagulung. Warga resah dengan keberadaan nyamuk dan jentik nyamuk, berharap program fogging atau pengasapan dari Dinas Kesehatan Kota Batam dapat digencarkan kembali.

”Kalau bisa, pengasapan perlu diperbanyak. Musim hujan ini membuat banyak drainase tergenang air, sehingga nyamuk berkeliaran siang dan malam,” kata Irma, salah satu warga Tanjunguncang, Batuaji.

Dari 36 pasien DBD yang dirawat di RSUD sepanjang tahun 2024, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Pasien tersebut berusia lima tahun. Adapun, kasus DBD di rumah sakit ini didominasi oleh pasien anak-anak, meskipun ada juga remaja, dewasa, hingga lansia.

”Jaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan pola 3M Plus: menguras bak penampungan air, mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air, serta menutup wadah penampungan air. Orang tua harus benar-benar memperhatikan kesehatan anak-anak mereka di rumah,” tambah Ellin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi, sebelumnya juga menyerukan hal yang sama. Ia meminta semua lapisan masyarakat untuk waspada dan tetap menjaga pola hidup sehat. Jumantik (Juru Pemantau Jentik) yang mengawasi pertumbuhan jentik nyamuk juga perlu diaktifkan kembali.

”Tetap harus waspada. Pola hidup sehat perlu diperhatikan, apalagi selama musim hujan ini,” ungkap Didi.

Ia menekankan bahwa penyebaran penyakit akibat sengatan nyamuk Aedes aegypti perlu diwaspadai, karena peluang mewabah kembali terbuka lebar selama musim hujan jika masyarakat lengah menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal atau kerja mereka.

”Kami dari Dinas Kesehatan telah menyerukan kepada setiap puskesmas dan kader (pos-yandu) untuk kembali mengaktifkan jumantik, baik yang dewasa maupun anak-anak. Ini adalah langkah yang paling efektif untuk mencegah DBD. Minimal satu rumah harus memiliki satu jumantik,” lanjutnya.

Bagi lingkungan yang belum memiliki jumantik, Didi berharap agar petugas dari Puskesmas segera bergerak, memanfaatkan anak-anak sekolah yang ada sebagai jumantik.

”Jumantik berfungsi untuk memantau jentik-jentik yang dapat menjadi bibit nyamuk di rumah. Jika ada, jumantik akan memberantasnya dengan berbagai cara yang sudah diajarkan,” jelasnya.

Selain fogging dari Dinas Kesehatan, masyarakat juga dihimbau untuk menerapkan pola 3M Plus yang sudah diajarkan, yaitu menguras, mengubur, dan menutup wadah penampu-ngan air, serta mengenakan alat pengaman anti nyamuk saat beraktivitas di luar rumah, seperti menggunakan cairan anti nyamuk dan kelambu saat tidur. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Siswa SMK Meninggal di Telaga Bidadari

0
Tenggelam
Ilustrasi tenggelam.

batampos – M. Zacky, siswa SMK di Batuaji, dilaporkan tewas tenggelam di Telaga Bidadari di pedalaman hutan Mukakuning, Minggu (20/10) siang. Kejadian ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Seibeduk, Ipda Alex.

Kepada Batam Pos, Alex menjelaskan bahwa tenggelamnya remaja malang ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia bersama rekan-rekan satu sekolahnya bermain di lokasi telaga.

”Korban ini kelas III SMK. Dia dan teman-teman satu sekolahnya ke sana. Kami sudah meminta keterangan dari teman-temannya. Informasinya, dia melompat untuk berenang lebih dulu saat teman-temannya masih bersiap. Begitu melompat, langsung menghilang,” kata Alex.

Saat dicari oleh teman-temannya, korban ditemukan sudah tergeletak di dasar telaga. ”Tak berselang lama setelah dia meng-hilang, kawan-kawannya langsung masuk ke telaga untuk mencarinya dan memang dia ditemukan di dasar telaga. Menurut saksi, kedalaman telaga dua kali tinggi badan mereka,” ujar Alex.

Karena korban sudah tak bergerak lagi, teman-temannya langsung berinisiatif membawanya keluar. Mereka langsung menuju rumah korban di Genta III Batuaji.

”Saat sampai di rumah, memang korban sudah dinyatakan meninggal. Kami menerima laporan ketika korban sudah di rumah,” kata Alex.

Kejadian ini tidak ditindak-lanjuti oleh polisi karena keluarga tidak ingin jenazah korban diperiksa secara medis. Keluar-ga ikhlas dan memutuskan untuk segera memakamkan jenazah korban.

”Tadi kami bertemu langsung dengan bapak korban, dan beliau mengakui bahwa anaknya tidak pandai berenang. Keluarga tidak ingin pemeriksaan lebih lanjut dan memutuskan untuk segera menguburkan korban,” ujar Alex. (*)