
batampos – Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik para jajaran menteri dan kepala lembaga dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (21/10). Terdiri dari 48 menteri dan lima kepala lembaga.
Seluruhnya resmi dilantik sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 133 P Tahun 2024 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Lantas, berapa gaji menteri yang akan diperoleh mereka yang menjabat dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo Subianto?
Untuk diketahui, aturan terkait gaji menteri dan tunjangannya diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 1980 Tentang Hak Keuangan/Administratif Menteri Negara dan Bekas Menteri Negara serta Janda/Dudanya Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1993.
Dalam Pasal 2 disebutkan bahwa setiap menteri negara diberikan gaji pokok sebesar Rp 5.040.000 per bulan. Selain itu, para menteri juga akan memperoleh tunjangan kinerja dari jabatannya.
Hanya saja untuk nominalnya akan berbeda untuk masing-masing kementerian. Misalnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memperoleh tunjangan kinerja atau Tukin sebesar 150 persen dari tunjangan kinerja tertinggi di lingkungan Kementerian PUPR.
Sebagaimana tertulis dalam Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2024 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tunjangan kinerja tertinggi di kementerian ini sebesar Rp 41.550.000, dengan begitu tunjangan yang akan diperoleh oleh Menteri Pekerjaan Umum atau Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman adalah sebesar Rp 62.325.000 per bulan.
Secara total, gaji dan tunjangan yang akan diperoleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruar Sirait sebesar Rp 62.325.000+ Rp 5.040.000=Rp 67.365.000 per bulan.
Meski begitu, gaji tersebut belum termasuk dengan fasilitas kendaraan dinas, rumah jabatan, dan asuransi kesehatan. Selain itu juga para menteri akan memiliki dana operasional yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan operasional selama setahun.
Terkait anggaran dana operasional menteri dan pimpinan lembaga ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 268/PMK.05/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Dana Operasional Menteri/Pimpinan Lembaga.
Untuk diketahui, dana operasional digunakan untuk pelaksanaan kegiatan yang bersifat strategis dan khusus, menteri/pimpinan lembaga disediakan anggaran Dana Operasional. Anggaran ini diberikan sebesar 80 persen secara lumpsum kepada Menteri/Pimpinan Lembaga dan sebesar 20 persen untuk dukungan operasional lainnya.
Adapun besarannya berbeda-beda di setiap kementerian namun diperkirakan antara Rp 100-150 juta per bulan.
Nah, dengan asumsi gaji pokok Rp 5.040.000 per bulan ditambah tunjangan sebesar Rp 62.325.000 per bulan sebagaimana yang bakal diperoleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, maka APBN yang akan dikeluarkan untuk menggaji dan memberikan tunjangan menteri-menteri Prabowo dan kepala lembaga (tidak termasuk dana operasional) diperhitungkan mencapai Rp 3.570.345.000 per bulan atau sekitar Rp 42.844.140.000 per tahun. (*)







batampos – VinFast Mobile Indonesia kembali mencuri perhatian dunia otomotif dengan berhasil meraih penghargaan “Pionir Transisi Hijau dengan Inovasi Kepemilikan Mobil Listrik” dalam ajang detikcom Awards 2024. Penghargaan prestisius ini diraih berkat inovasi VinFast dalam menawarkan skema kepemilikan mobil listrik berbasis berlangganan baterai, yang tidak hanya mempermudah akses kepemilikan kendaraan listrik, tetapi juga mendorong transisi energi hijau di Indonesia.

batampos – Mazda Indonesia mempertegas dukungannya pada industri kreatif dengan kembali berpartisipasi sebagai Official Vehicles Partner di Jakarta Fashion Week (JFW) 2025, yang akan digelar pada 21-27 Oktober 2024 di Pondok Indah Mall, Jakarta. Ini adalah tahun kedua Mazda Indonesia berpartisipasi dalam ajang mode terbesar di Asia Tenggara, menegaskan komitmen mereka dalam memadukan dunia otomotif dan fashion yang mengedepankan gaya hidup premium dan estetika tinggi.