Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 2740

Srikandi PLN Batam Peduli Ibu dan Anak di Kampung Jabi melalui Program Ibu Asuh

0

srikandi 2batampos — Stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang merupakan permasalahan yang harus menjadi perhatian banyak pihak. Dalam upaya mengatasi dan mencegah stunting sebagai bentuk pemberian manfaat nyata di masyarakat, PT PLN Batam melaui Srikandi-nya kembali menggelar Srikandi Movement dengan mengangkat tajuk “Mendukung Generasi Sehat, Melalui Program Ibu Asuh” di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Jumat (27/9).

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Srikandi PLN Batam dengan Puskesmas Kampung Jabi. Dalam kegiatan ini, Srikandi PLN Batam memberikan bantuan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi untuk 23 ibu dan anak di Kampung Jabi sebagai wujud kepedulian terhadap permasalahan stunting di Indonesia.

Dalam sambutannya, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nagoya sekaligus Ketua Srikandi PLN Batam, Euis Hermawati, menuturkan bahwa bantuan yang diberikan diproyeksikan dapat menyokong kebutuhan gizi ibu dan anak selama 6 bulan ke depan dan akan dilakukan pemantauan secara berkala untuk mengukur perkembangan anak pasca pemberian bantuan.

“Rencananya selama 6 bulan, bantuan akan dikirimkan secara rutin setiap bulan dan akan dilakukan pemantauan untuk melihat peningkatan-peningkatan yang terjadi pada anak yang dibantu. Apabila terdapat penambahan berat badan anak atau hal lain yang relevan, akan diberikan reward atau penghargaan,” terang Euis.

Lebih lanjut, Euis mengutarakan kebahagiaannya akan antusiasme tinggi dari para penerima bantuan serta berharap dengan adanya kegiatan ini anak-anak di Kampung Jabi dapat meningkat kesehatan dan kecerdasannya.

“Mudah-mudahan dengan bertambahnya gizi dari bantuan yang diberikan, perkembangan anak dapat berjalan lebih cepat. Semoga program yang telah disusun dapat memberi hasil yang diharapkan hingga 6 bulan ke depan,” tutup Euis.

Sejalan dengan itu, Kepala Puskesmas Kampung Jabi, dr. Ade Safitri Andayani Ambran, menjelaskan urgensi kepedulian terhadap isu stunting di masyarakat. Menurut Ade, mata rantai stunting harus diputus dan kegiatan ini menjadi salah satu upayanya. Ade juga menyampaikan apresiasi terhadap Srikandi PLN Batam yang telah menaruh kepedulian dan memberikan bantuan yang dapat melengkapi kebutuhan gizi ibu dan anak untuk turut mengentaskan stunting.

“Stunting adalah permasalahan pertumbuhan dan perkembangan pada balita yang penyelesaiannya perlu didukung dengan pemberian makanan bergizi. Di tengah keterbatasan yang mungkin terjadi, bantuan yang diberikan ini bisa membantu melengkapi gizi yang belum tercukupi pada balita. Kegiatan ini juga sebagai motivasi dan pengingat bagi ibu-ibu bahwa kecukupan gizi ibu dan anak harus dipenuhi sejak sedini mungkin. Apabila saat pemantauan bulanan belum ada peningkatan, akan kami pastikan penyebabnya ke ibunya karena pola asuh ibu berpengaruh besar,” ungkap Ade.

“Kami berterima kasih dengan adanya program Srikandi ini karena sangat membantu kendati hasilnya baru dapat dilihat setelah beberapa waktu ke depan. Harapannya, semoga bantuan yang diberikan tepat sasaran. Kami juga mengapresiasi kinerja Srikandi PLN Batam dan pengabdiannya untuk masyarakat terlepas dari kesibukan pekerjaan,” tambah Ade lagi.

Sementara itu, Nutrisionis Puskesmas Kampung Jabi, Lilis Eva Farida, menyatakan rasa terima kasih atas kesempatan yang diperoleh untuk menjalin sinergi dengan Srikandi PLN Batam sekaligus menerima bantuan yang dapat meningkatkan kesehatan anak di Kampung Jabi.

“Kami berharap anak-anak yang mendapat bantuan bisa mengalami kenaikan berat diikuti dengan tinggi badan yang signifikan sesuai usianya. Kami juga sangat bersyukur bisa memperoleh kehormatan sebagai penerima bantuan, khusunya untuk balita di wilayah Kampung Jabi. Semoga program ini dapat berkelanjutkan dan Srikandi PLN Batam sukses selalu,” pungkas Lilis. (*)

Penumpukan Sampah di TPS Liar Banyak Terjadi di Sagulung dan Batuaji

0
IMG 20240926 120536 scaled e1727402926836
Sampah yang menumpuk di pinggir jalan simpang Kavling Baru, Sagulung, Kamis (26/9). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Sampah masih jadi masalah di Batuaji dan Sagulung. Pasalnya masih banyak penumpukan sampah yang terjadi di pinggir jalan yang merusak pemandangan jalan. Penumpukan ini sudah lama dan masih terus terjadi hingga, Minggu (29/9).

Armada pengangkut sampah sudah berupaya keras untuk mengangkut nya namun sampah tetap menumpuk karena masih banyak masyarakat yang terbiasa dengan buang sampah di pinggir jalan raya.

Pinggir jalan Kaveling Baru, Sagulung misalkan ada dua titik lokasi penumpukan sampah yang cukup banyak dan sangat menganggu pemandangan jalan. Penumpukan sampah di luar TPS resmi ini karena kebiasaan sebagian masyarakat yang membuang sampah ke pinggir jalan.

Baca Juga: DPRD Batam Dukung Penguatan Armada Pengangkut Sampah, Usulkan Penambahan di APBD 2025

Begitu juga pinggir jalan di Seibinti dan Marina City juga banyak ditemui tumpukan sampah seperti itu. Perlu penanganan yang serius untuk menyelesaikan persoalan sampah ini.

“Memang ada angkutan dari petugas sampah tapi karena banyakan yang sudah biasa buang sampah ke pinggir jalan akhirnya terus-terusan dan kembali menumpuk seperti ini, ” ujar Andre, perangkat RT di Seibinti, Sagulung.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Proses pengangkatan sampah berjalan seperti biasa dari petugas pengangkut sampah. Dari pemukiman ke TPS ataupun Dari TPS ke TPA tetap berjalan maksimal. Namun karena perilaku masyarakat yang tidak tertib dengan sampah ini yang jadi masalah hingga saat ini. Sampah bermunculan di luar TPS resmi sehingga menyulitkan petugas di lapangan.

“Armada kita masih beroperasi maksimal hingga saat ini. Dari perumahan atau TPS selalu diangkut setiap harinya. Nah masalah di pinggir jalan ini kan TPS liar ini. Masyarakat sembarang membuang sampah. Kita sudah coba angkut terus tapi begitu pagi angkut sore pagi esoknya sudah numpuk lagi. Artinya masyarakat sendiri yang menciptakan tumpukan sampah itu. Saya tekankan sekali lagi Armada kita masih sanggup. Jadi tolong simpan saja sampahnya di tong sampah depan rumah, ” ujar Hafiz.

Begitu juga dengan pedagang pasar kaget atau pasar basah lainnya untuk tidak ikut-ikutan membuang sampah ke pinggir jalan. Jika memang tonase sampah banyak silahkan diantar ke lokasi TPS resmi agar memudahkan petugas mengangkat sampah tersebut ke TPA.

“Kami terus koordinasi lagi dengan RT/RW untuk memantau lingkungan masing-masing. Ada warga yang buang sampah sembarangan akan diambil tindakan tegas nantinya, ” ujar Hafiz.

Kepada masyarakat pemukiman jika bermasalah dengan tumpukan sampah di depan rumah, segera informasikan ke perangkat RT/RW untuk koordinasi ke kecamatan agar secara diatasi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Cerita Inspiratif Para UMKM Penerima Bantuan Operasional dari J&T Connect Run 2024

0

batampps – Bagi banyak UMKM, menjalankan bisnis adalah tentang ketekunan dan adaptasi, terutama di tengah berbagai rintangan yang tak terduga. K-Wan, Ahza Patchwork, dan Reydi Snack adalah tiga contoh usaha yang berhasil bertahan dan bahkan berkembang di tengah pandemi dan tantangan ekonomi. Lewat dukungan dari program J&T Connect Run 2024, ketiganya kini mendapatkan bantuan operasional untuk memperkuat usaha mereka.

Ning, pemilik K-Wan, memulai bisnis dari rumah dengan mengandalkan hobi merajutnya. Usaha fesyennya ini memadukan hasil rajutan tangan dengan kain wastra Indonesia, terutama yang berasal dari daerah Banten.

“Saya bangga bisa menonjolkan budaya Indonesia lewat produk saya,” katanya. Kegigihan dan kerja keras Ibu Ning membawa K-Wan berhasil menembus pasar yang lebih luas, termasuk beberapa galeri UMKM di hotel dan bandara.

Kendati demikian, Ibu Ning menghadapi tantangan dalam hal sumber daya manusia. “Tidak semua orang bisa merajut atau menjahit, jadi saya sering kali bekerja sendiri,” tambahnya. Dengan adanya bantuan peralatan operasional dari J&T Express berupa mesin bordir, Ning berharap dapat meningkatkan efisiensi produksi atau percepat waktu pengerjaan produk.

Di sisi lain, Inggrid, yang membangun Ahza Patchwork, memiliki cerita yang tak kalah inspiratif. Bermula dari pengunduran dirinya dari kantor dan usai melahirkan, Inggrid mengasah kemampuannya secara otodidak melalui YouTube untuk belajar menjahit hingga jatuh cinta pada keterampilan patchwork. Dimulai sejak 2015, Inggrid mengembangkan bisnis ini setelah sebelumnya menjalani usaha pembuatan mukena balita.

“Saya suka membuat sesuatu dari bahan sisa. Patchwork ini juga jadi salah satu cara saya untuk mengurangi limbah kain,” ujar  Inggrid.

Hingga kini, Inggrid bergabung dengan Jakarta Timur Crafter Community untuk terus mengasah dan meningkatkan keterampilannya dalam berkreasi. Memiliki tantangan yang sama seperti Ning, Inggrid mengaku menemukan tim yang tepat membutuhkan waktu. Pasalnya, patchwork membutuhkan ketelitian dan ketekunan untuk menghasilkan barang kreasi yang layak untuk dijual. Adapun ragam produk yang dihasilkan oleh Ahza Patchwork seperti dompet, pouch, tempat tissue, tas, dan topi. Selain berjualan, Ahza Patchwork juga sering menerima pesanan souvenir.

Cerita inspiratif lainnya datang dari Lastri, pemilik Reydi Snack, yang memulai usaha cheese stick pada tahun 2017. Sebelum membangun Reydi Snack, perjalanan usaha yang bermula karena kehilangan suaminya mengalami banyak lika-liku.

Lastri mengenang bahwa pada tahun 2019, dirinya mengalami kecelakaan kehilangan hingga mengakibatkan patah kaki. Masih dalam masa pemulihan, pada 2020 ia harus menghadapi banjir setinggi 2 meter yang melanda rumah produksinya. Tak lama setelah bencana banjir, ia harus bertaruh dengan wabah Covid-19.

Setelah semua perjuangannya tersebut, ia berhasil mengembangkan bisnis cheese stick hingga masuk ke 30 reseller yang ada di Bekasi. “Semua kalau dilakukan dengan hati yang senang, tidak akan terasa beban. Syukurlah selalu ada berkatnya,” ungkap Lastri.

Dengan tambahan bantuan barang operasional, ia berharap bisa meningkatkan volume produksi dan memperluas jangkauan pasar.

Melalui program J&T Connect Run 2024, J&T Express berharap dapat terus menjadi bagian dari perjalanan para pelaku UMKM seperti Ning, Inggrid, Lastri, dan lainnya. Dukungan operasional ini tidak hanya memberikan bantuan barang secara fisik, tetapi juga memupuk semangat dan tekad untuk terus maju. Dengan semangat kolaborasi bersama Rumah BUMN, J&T Express berkomitmen untuk mendorong UMKM Indonesia agar semakin kuat dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.  (*)

LADK Paslon Pilwako Tanjungpinang: Rahma-Rizha Rp1 Juta, Lis-Raja Rp100 Juta

0
Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal. F. Mohamad Ismail

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang telah menerima Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dari masing-masing pasangan calon (Paslon) Pemilihan Walikota (Pilwako) yang akan bertarung dalam Pilkada 2024 mendatang.

Dari hasil LADK yang diterima oleh KPU, saldo di rekening khsus dana kampanye (RKDK) milik paslon nomor urut 1, Rahma dan Rizha Hafiz ada sebanyak Rp1 juta. Hingga empat hari masa kampanye, uang yang ada di RKDK belum digunakan oleh paslon tersebut.

“Sementara paslon 2, Lis-Raja dana kampanyenya sebesar Rp100 juta. Pengeluaran Rp275 ribu. Jadi saldo di RKDK nya ada senilai Rp99,7 juta,” kata Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal, Minggu (29/9).

BACA JUGA: KPU Tanjungpinang Tetapkan 191 Titik Pemasangan AKP Paslon Pilwako 2024

Faizal menerangkan, LADK sangat penting dilaporkan, karena sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan dan pengelolaan dana kampanye, yang dilakukan oleh paslon maupun tim pemenangan.

Hal ini, kata dia merujuk dengan Peraturan KPU Nomor 14 tahun 2024 tentang kampanye. Dalam aturan itu, Faizal menegaskan bahwa sumber pendanaan untuk kegiatan kampanye paslon, juga harus jelas.

“Untuk mengetahui apakah sumbangan itu sumbangan yang sudah sesuai aturan atau tidak. Atau sumbangan yang bersumber dari hal yang dilarang,” tegasnya.

Ia menyampaikan, bahwa paslon diperbolehkan untuk menerima sumbangan dana kampanye dari perorangan, maupun perusahaan, namun tidak terlepas dengan aturan yang di tentukan.

Untuk perorangan, paslon hanya boleh menerima sumbangan maksimal senilai Rp75 juta. Sementara dari perusahaan, maksimal senilai Rp750 juta. Jika lebih, paslon tersebut dipastikan melanggar aturan yang telah ditetapkan.

“Rp75 juta dan Rp750 juta itu bukan sehari. Tapi selama masa kampanye. Perusahan yang memberikan sumbangan, tidak boleh perusahaan asing,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Kinerja Solid & Berkelanjutan, Aset BSI Tumbuh 48% dalam 3 Tahun

0
Direktur Utama BSI Hery Gunardi

batampos — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan asset dalam tiga tahun terakhir mencapai 48% sejak 2020 hingga Desember 2023. Pada kuartal II tahun 2024, BSI berhasil menorehkan aset sebesar Rp360,85 triliun. Secara aset BSI saat ini berada di posisi ke 6 di Indonesia dan menjadikan BSI leader di medium size bank.

Keberhasilan BSI menjaga dan meningkatkan kinerja solid, sehat dan berkelanjutan ini adalah dengan menjaga performa rasio keuangan DPK, pembiayaan, efisiensi beban biaya serta optimalisasi dana murah. Didukung dengan peningkatan fee based income melalui berbagai e-channel BSI.

Selama kurun waktu tiga tahun sejak 2021-2023, kinerja asset juga didukung oleh kepercayaan nasabah terhadap BSI dalam bentuk pengelolaan dana pihak ketiga (DPK) dengan pertumbuhan 11,86%. Kelolaan DPK BSI terus mengalami kenaikan hingga pada Juni 2024 mencapai Rp296,70 triliun, naik 17,50%. Ditambah lagi, kinerja Tabungan naik 16,09% ke level Rp128,78 triliun di mana sekitar 39% atau Rp49,96 triliun merupakan tabungan Wadiah di mana perusahaan tidak memberikan bagi hasil sehingga dapat menjaga level cost of fund. Likuiditas BSI bertumbuh juga seiring pertambahan nasabah telah mencapai 20,46 juta.

Sebagai informasi, posisi akhir 2020 lalu aset BSI sebesar Rp239 triliun. Lalu pada akhir 2023, aset BSI tumbuh menjadi sebesar Rp353 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa BSI mampu berkembang secara pesat guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan Di industri perbankan, size does matter karena modal dan aset besar bakal memperkuat kapasitas intermediasi. Perseroan berkomitmen untuk terus memberi manfaat berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, melalui kinerja bisnis dan keuangan yang tetap terjaga, sehat dan sustain.

“Pertumbuhan aset yang solid ini menjadi bukti bahwa BSI sebagai bank syariah mampu bersaing dan unggul di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif. Selain aset, berbagai indikator utama seperti DPK, laba bersih, dan rasio CASA BSI juga tumbuh secara positif dan berkelanjutan,” kata Hery.

Keberhasilan BSI menjaga dan meningkatkan kinerja solid, sehat dan berkelanjutan ini adalah dengan menjaga performa rasio keuangan DPK, Pembiayaan, effisien beban biaya serta optimalisasi dana murah. Didukung dengan peningkatan fee based income melalui berbagai e-channel BSI.

BSI berhasil menjaga kinerja keuangan dan bisnis secara sehat dan berkualitas sepanjang kuartal II tahun 2024, di tengah makroekonomi cukup menantang yang ditandai dengan naiknya suku bunga acuan seperti BI Rate yang naik ke level 6,25% pada awal kuartal II 2024 untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

Kinerja BSI Kuartal II 2024

Capaian kinerja tersebut antara lain hasil dari konsistensi manajemen menerapkan strategi bisnis perusahaan untuk fokus tumbuh sustain pada segmen ritel, konsumer dan UMKM baik dari sisi dana maupun pembiayaan. Saat ini komposisi dana murah mencapai 62,05%, sementara komposisi pembiayaan 71,73% berada di segmen ritel dan konsumer termasuk UMKM. Pada sisi lain baik dari sisi overhead cost maupun kualitas kredit terjaga dengan baik.

Lebih jauh, Hery mengatakan di tengah likuiditas yang ketat menyusul kenaikan suku bunga acuan, BSI masih dapat menumbuhkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp296,70 triliun, naik 17,50%. Ditambah lagi, kinerja Tabungan naik 16,09% ke level Rp128,78 triliun di mana sekitar 39% atau Rp49,96 triliun merupakan tabungan Wadiah di mana perusahaan tidak memberikan bagi hasil sehingga dapat menjaga level cost of fund.

Likuiditas BSI bertumbuh juga seiring pertambahan nasabah yang per posisi Juni 2024 telah mencapai 20,46 juta. Solidnya likuiditas menopang kinerja pembiayaan BSI yang juga tumbuh di atas rerata industri perbankan nasional dengan kualitas yang terjaga. Per Juni 2024, pembiayaan BSI mencapai Rp257,39 triliun, tumbuh 15,99% yoy dengan NPF yang turun ke level 1,99% (gross) jauh membaik dibanding Juni 2023 sebesar 2,31%.(*)

Berbagi Kebahagiaan, BMH-YBM BRILiaN Menyapa Mualaf Selat Kongki

0

batampos – Perjalanan jauh dan ombak yang menantang tak menyurutkan semangat tim dan relawan BMH Perwakilan Kepulauan Riau untuk mengantarkan kebahagiaan bagi warga mualaf di Selat Kongki.

“Alhamdulillah, perjalanan 5 jam dari Batam ke Lingga, kemudian Lingga ke Selat Kongki pulang pergi 3 jam-an telah berhasil kami lalui. Cuaca terik dan kondisi laut yang cukup berombak tak menghalangi perjalanan baik ini, mengantarkan bantuan untuk mualaf Kongki hasil sinergi BMH dan YBM BRILiaN,” ungkap Kepala BMH Perwakilan Kepulauan Riau dengan wajah berseri.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh warga Selat Kongki. Abdullah (40), Ketua RT setempat, mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasihnya atas perhatian BMH kepada masyarakat mualaf di sana.

“Sudah cukup lama belum ada silaturahmi dari BMH,” ujar Abdullah. “Terima kasih banyak karena BMH telah memberi perhatian besar kepada masyarakat mualaf Kongki, seperti pendirian masjid, sumur bor, hingga rumah Qur’an.”

Ustaz Awalin, dai tangguh BMH di Daik, Lingga, turut merasa gembira melihat perkembangan pesat anak-anak mualaf dalam belajar Al-Qur’an. “Tiga anak maju dan menunjukkan kemampuan mereka membaca Al-Qur’an. Ternyata telah berkembang pesat,” ucapnya semringah.

Pada kesempatan tersebut, BMH-YBM BRILiaN memberikan bantuan berupa sembako, susu, dan snack untuk anak-anak mualaf Selat Kongki yang berada di Desa Pena’ah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BMH dan YBM BRILiaN terhadap masyarakat mualaf di Selat Kongki.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk terus belajar dan berkembang,” tutup Fatahillah. (*)

Diberi Tumpangan Menginap, Warga Lingga Malah Gelapkan Dua Unit Motor Temannya di Bintan

0
Polisi menunjukan dua unit motor yang digelapkan pelaku di Mapolsek Bintan Timur di Kijang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pria berinisial KA, 36, memang tidak tahu diri. Sudah diberi tumpangan menginap, warga Lingga ini malah menggelapkan sepeda motor milik temannya.

Aksi penggelapan dua unit sepeda motor terjadi di jalan Korindo, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur pada Sabtu (31/8/2024) dan di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur pada Senin (9/9/2024).

Kapolsek Bintan Timur AKP Firuddin melalui Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Iptu Richie mengatakan, pelaku penggelapan dua unit sepeda motor merupakan warga Lingga.

“Pelaku sempat bekerja di Batam, kemudian pelaku ingin mencari kerja di Bintan,” katanya.

Awalnya pelaku mendapat tumpangan menginap di rumah korban berinisial HB, warga Kampung Masiran, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang.

Pelaku lalu mengambil motor milik korban yakni Honda Supra 125 BP 2797 FF tanpa sepengetahuan dari korban.

Kemudian, pelaku kembali mendapat tumpangan menginap di rumah korban berinisial YH.

BACA JUGA: Kasus Curanmor Meningkat, Polisi Minta Masyarakat Waspada

Kali ini modusnya, pelaku meminjam sepeda motor milik korban yakni Honda Beat warna merah BP 3825 FT dan membawanya pergi.

Atas kejadian itu, dua orang korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bintan Timur.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, dia mengatakan, pelaku terlacak di Tanjungpinang, sedangkan dua unit sepeda motor yang digelapkan pelaku disimpan di daerah Berakit, Kecamatan Teluk Sebong.

“Dua motor itu rencana mau dijual. Tahunya setelah ada orang yang mau membeli motor itu ditipu,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. (*)

Reporter: Slamet

Mayoritas Utang Pemerintah 2025 dari SBN

0
Ilustrasi

batampos – Presiden Terpilih Prabowo Subianto berencana menarik utang baru senilai Rp775,86 triliun di tahun depan. Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Riko Amir mengatakan, mayoritas utang pada 2025 itu bersumber dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).

”Penerbitan SBN itu sebesar Rp642,5 triliun dan penarikan pinjaman itu sebesar Rp133 triliun,” ujarnya dalam diskusi di Anyer, Serang, Banten, akhir pekan lalu (28/9).

Penarikan pinjaman bisa diperoleh dari dua sumber, yaitu pinjaman dalam negeri dan luar negeri. Terkait sumber dari pinjaman dalam negeri mencapai Rp5,2 triliun dan sumber pinjaman luar negeri mencapai Rp128,1 triliun.

Riko menyoroti, fenomena yang menarik adalah pinjaman yang besar, baik dari dalam negeri dan luar negeri dibandingkan APBN 2024 secara neto. ”Dalam perencanaan pinjaman dari kementerian lembaga memang biasanya tahun-tahun awal mereka slow starter. Tapi kemudian naik penarikannya di tahun ini untuk pinjaman kegiatan, di tahun ketiga, keempat, kelima,” imbuh Riko.

Sejalan dengan itu, di era pemerintahan Prabowo nantinya juga akan membayar bunga utang Rp552,9 triliun pada 2025. Pembayaran tersebut tumbuh 10,8 persen dari outlook pembayaran bunga utang pada tahun anggaran 2024. Adapun tahun ini, pembayaran bunga utang pemerintah diperkirakan mencapai Rp499,0 triliun atau naik 13,4 persen dibandingkan 2023 yang tercatat Rp439,9 triliun.

Pengamat ekonomi Bank Permata Josua Pardede menggarisbawahi agar keberadaan utang dilihat dengan cara yang tepat dan obyektif.

”Utang itu bukan aksi, utang itu adalah reaksi. Akibat apa? Akibat defisitnya yang melebar sehingga utangnya bisa meningkat,” jelasnya.

Josua melanjutkan, pelebaran defisit itu dipengaruhi oleh pendapatan atau penerimaan negara yang tidak lebih besar dibanding belanja. Di tengah kondisi ekonomi yang terus berkembang dari tahun ke tahun, keberadaan utang pun menjadi sesuatu yang lumrah.

”Jangan kebablasan kita hanya melihat posisi utang itu bebannya dibagi rata oleh semua 270 juta penduduk di seluruh Indonesia,” jelas Josua. (*)

BPBD Anambas Belum Bisa Pastikan Jenazah di Tambelan Merupakan Nelayan Hilang

0
Petugas mendatangi keluarga korban usai pencarian dinyatakan dihentikan. f.ihsan

batampos – Tim Search And Rescue (SAR) gabungan akhirnya menghentikan pencarian nelayan hilang asal Desa Payalaman, Effendi, Minggu, (29/9).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas, Iswarijaya menjelaskan dari hasil pencarian di laut, petugas tidak menemukan jenazah Effendi.

BACA JUGA: Mayat Tak Utuh Ditemukan di Perairan Tambelan, Bintan

“Dua minggu kita mencari, tidak menemukan apapun. Maka, kita sampaikan permohonan maaf kepada keluarga karena belum berhasil menemukan korban,” kata Iswarijaya.

Saat ditanya, apakah mayat yang terdampar di Tambelan, Kabupaten Bintan merupakan nelayan hilang, Iswarijaya belum bisa memastikan secara detail.

“Kalau dari arah angin tak mungkin ke Tambelan. Karena saat ini angin Selatan,” tutur Iswarijaya.

BPBD, lanjutnya, telah berkordinasi dengan Pemkab Bintan untuk memastikan jenazah yang ditemukan di Tambelan. “Segera kordinasi,” ujarnya singkat.

Seperti diketahui, Effendi dinyatakan hilang setelah diduga terjatuh dari pompongnya ketika terkena angin ribut, Sabtu, (14/9).

Pada saat itu, Effendi sedang berlindung di Pulau Semut, namun naas karena angin terlalu kuat korban terpleset lalu terjatuh ke laut. Sedangkan, pompongnya ditemukan warga dalam kondisi mesin hidup di perairan Palah. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Mengandung 4 Asam Amino Esensial, Lidah Buaya Bisa Dipakai untuk Kurangi Risiko Stunting

0
Ilustrasi Lidah Buaya. (Racool_studio/Freepik)

batampos – Kandungan 4 asam amino esensial dalam lidah buaya ternyata bisa dipakai untuk mengurangti risiko stunting.

Keempat asam amino dalam lidah buaya tersebut, menurut Periset Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN Sri Handayani antara lain valine, phenylalanine, leucin, dan
isoleucin.

Kemudian, lanjutnya, lidah buaya memiliki asam lemak tak jenuh ganda atau asam lemak omega-3, omega-6, dan omega-9 yang sangat dibutuhkan pada masa pertumbuhan.

Baca juga: Lidah Buaya Bermanfaat untuk Penderita Diabetes, Begini Fakta Ilmiahnya

“Omega-3 berperan dalam perkembangan otak, omega-6 berperan dalam pembentukan energi dan mencegah inflamasi, serta omega-9 berfungsi meningkatkan sensitivitas
insulin, dan penghambat penyakit neurodegeneratif, seperti alzheimer dan parkinson,” tutur Handayani.

Handayani memaparkan dalam 100 gram gel lidah buaya kering terkandung sekitar 3,7 gram kalsium. Kalsium berperan pada masa pertumbuhan tulang dan gigi, serta
mencegah osteoporosis. Selain itu tanaman asal Benua Afrika ini juga mengandung magnesium.

“Dalam 100 gram gel lidah buaya mengandung 0,5 gram magnesium. Magnesium berperan dalam keseimbangan cairan tubuh serta penting membantu penyerapan kalsium,”
tambahnya.

Saat ini, sebutnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan riset studi fungsionalitas bahan alam dan pangan fungsional.

Baca juga: Dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan, Raffi Ahmad Malah Dikomen Negatif Netizen

Salah satu tanaman yang dikembangkan adalah lidah buaya (Aloe vera). Hal ini untuk menjawab isu strategis nasional di bidang ketahanan pangan dan pencegahan stunting.

Sri Handayani, memaparkan berbagai penelitian menunjukkan tanaman lidah buaya memiliki kandungan senyawa aktif, seperti asam amino esensial, asam lemak tak
jenuh, vitamin, dan mineral, yang bermanfaat bagi kesehatan.

“Oleh karenanya lidah buaya memiliki potensi tinggi untuk diolah menjadi produk pangan fungsional,” katanya melalui keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (30/9).

Menurutnya, riset lidah buaya telah dilakukan sejak 2021. Dimulai dari pendampingan pengolahan Aloe vera menjadi minuman kemasan, hingga bubuk yang difortifikasi untuk
penanganan stunting yang diterapkan di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Saat ini pihaknya tengah melakukan riset lidah buaya, yang terkait dengan diversifikasi produk untuk kesehatan.

Baca juga: Kol Ungu untuk Kesehatan Tulang

Beberapa produk yang telah dihasilkan, ungkap Handayani, antara lain serbuk kering lidah buaya, non-dairy krimer mengandung Lidah Buaya, serta minuman granul kombinasi
lidah buaya dan rosela, di mana beberapa produk ini telah dipatenkan.

“Selain produk kesehatan, ke depan akan dilakukan riset lidah buaya terkait produk kosmetik dan nutrasetikal,” ujarnya. (*)

Sumber: Jpgroup