Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 2753

Korupsi Tantangan bagi Iklim Investasi

0

batampos – Indonesia berada di peringkat 115 dalam Indeks Persepsi Korupsi (CPI) tahun 2023, menurut BPSDM Kemendagri. Pencapaian ini belum menguntungkan bagi iklim investasi dalam negeri.

Berdasarkan data dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perception Index) Indonesia berada di peringkat 115 dari 180 negara pada tahun 2023. Posisi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam memperbaiki citra transparansi dan integritas di mata dunia internasional.

Persepsi korupsi yang tinggi dapat menghambat masuknya investasi asing dan domestik, yang pada gilirannya akan memengaruhi target pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai pusat industri dan manufaktur terkemuka di Asia Tenggara.

Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, menyoroti bahwa capaian ini belum menguntungkan, terutama bagi iklim investasi di Indonesia. “Ini (Indeks Persepsi Korupsi) tentu tidak menguntungkan, karena ini menjadi tolok ukur investor,” ujar Sugeng di Batam, Senin (7/10) malam.

Indeks Persepsi Korupsi merupakan salah satu indikator penting yang dipertimbangkan oleh para investor global sebelum menanamkan modalnya di sebuah negara. Semakin tinggi skor sebuah negara, semakin rendah tingkat persepsi korupsi yang ada, dan hal ini dianggap menguntungkan bagi iklim bisnis serta investasi.

Selain indeks korupsi, Sugeng juga menyinggung kemajuan Indonesia dalam Indeks Kemudahan Berusaha (Ease of Doing Business), yang saat ini berada di peringkat 73 dari 190 negara. Menurutnya, penerbitan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi langkah besar yang diharapkan mampu memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

“Indeks kemudahan berusaha, alhamdulillah sudah terbit UU Cipta Kerja. Itu adalah ikhtiar kita. Semua peraturan perundang-undangan terkait dengan investasi menggunakan UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Meski demikian, Sugeng mengakui bahwa tantangan terbesar Indonesia saat ini masih terletak pada upaya pemberantasan korupsi yang memengaruhi persepsi global terhadap negara.

Sementara itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang Januari hingga Maret 2024 di Batam mencapai 382,20 juta dolar AS (USD) atau setara Rp5,73 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan realisasi pada kuartal pertama tahun 2023 yang hanya sebesar USD174,063 juta atau senilai Rp2,61 triliun.

Pertumbuhan nilai realisasi PMA tersebut tidak terlepas dari perkembangan beberapa sektor industri di Batam, terutama industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam yang kembali mendominasi sepanjang triwulan I 2024 dengan nilai USD151,68 juta atau Rp2,275 triliun.

Peningkatan investasi turut didorong oleh Otorita Batam. Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak atas pencapaian positif tersebut. BP Batam dan seluruh komponen daerah berhasil menjaga iklim investasi dan situasi kondusif Kota Batam, sehingga para investor pun merasa aman.

“Jika keamanan dan kenyamanan investor terjamin, maka investasi akan berjalan lancar. Mari kita terus menjaga kondisi ini agar ekonomi Batam bangkit dan memberikan dampak kesejahteraan terhadap masyarakat,” ujarnya dalam rilis pers BP Batam, Rabu (17/7) lalu.
Rudi optimistis, nilai investasi di Batam akan terus meningkat dengan hadirnya sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) dari pemerintah pusat. Harapannya, PSN yang ada mampu memberikan stimulus terhadap peningkatan nilai investasi di masa depan.

“Investasi yang hadir kita harapkan mampu mendukung peningkatan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, butuh kolaborasi dari seluruh pihak agar produksi yang ada saat ini berjalan lancar dan maksimal,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Jamin Mutu dan Kualitas Pangan yang Dijual, Pedagang Bahan Pangan Pasar Aviari Diawasi Pos Aman

0
pasar aviari scaled
Warga saat membeli cabai merah keriting di Pasar Aviari, Batuaji. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pedagang pasar basah Aviari komitmen untuk menjaga mutu dan kualitas pangan yang mereka jual. Komitmen ini berjalan dengan baik sebab, diawasi dengan ketat oleh petugas Pos Pantau Pasar Segar Aman (Pos Aman) yang dibentuk oleh Badan Pangan Nasional (BPN) beberapa waktu lalu.

Pangan mulai dari barang sembako, sayur, bumbu, buah hingga ikan dan daging dipastikan aman untuk dikonsumsi. “Karena petugas Pos Aman rutin cek. Kalau ada pangan yang mengandung atau tercemar bahan kimia berbahaya atau cemaran lainnya langsung ditindak. Barang itu tak boleh dijual, ” ujar Husni, pedagang daging pasar Aviari.

Baca Juga: Ada Pos Pantau Pangan Segar dan Aman di Pasar Aviari, Rutin Monitoring Bahan Pangan yang Dijual Pedagang

Senada disampaikan Jeriko, pedagang buah lainnya, pengecekan bahan pangan yang dijual pedagang rutin dilakukan setiap kali pedagang mendatangkan barang pangan yang akan dijual. Buah yang rusak rusak pun tidak boleh dijual lagi. Begitu juga dengan pangan yang ada masa kadaluarsa juga akan ditarik.

“Bagus memang, semenjak ada Pos Aman ini. Pedagang jadi tertib dan jujur. Tak ada lagi yang main curang pakai pengawet atau cemaran semacam lainnya. Intinya terawasi bahan pangan yang ada di pasar ini. Jangan ragu untuk berbelanja ke sini ya, ” ujar Jeriko.

Ketua Pos Aman pasar Aviari Jumadi menyampaikan, sesuai tugas dan fungsi, petugas Pos Aman ini akan rutin melakukan pengecekan dan pengawasan. Jika ada temuan bahan pangan yang tercemar atau berbahaya langsung dilaporkan ke Dinas Terkait lainnya.

“Alhamdulillah sudah kita jalankan pak program ini. Rapid testnya kalau ada temuan kadar bahan berbahaya kita langsung koordinasi ke pihak laboratorium. Sejauh ini aman pak dan akan kita maksimalkan terus kedepannya. Ini bagus untuk keamanan kita bersama, ” ujar Jumadi.

Sebelumnya, Deputi bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional Andriko Noto Susanto saat monitoring Pos Aman dan barang pangan di pasar Aviari ini, menegaskan bahwa pangan yang dijual ke masyarakat harus benar-benar steril dan bebas dari cemaran bahan berbahaya.

Pos Aman dibuat untuk mengawasi itu. Tujuannya agar pangan seperti sayuran, daging, ikan ataupun bumbu dapur yang dijual tidak terkontaminasi cemaran bahan berbahaya.

“Melalui Pos Aman ini, Kita harus kembalikan status SNI sebagai pasar tradisional. Barang pangan yang dijual ke masyarakat harus steril dan higienis,” ujar Andriko.

Barang pangan yang diedarkan ke masyarakat harus memiliki standar keamanan dan kesehatan. Dalam arti aman untuk dikonsumsi dan terhindari dari cemaran bahan berbahaya. Jika ada temuan adanya tanda bahaya atau terkontaminasi zat berbahaya maka akan dilakukan pemeriksaan lab dan menelusuri sumber pangan bermasalah itu untuk ditindaklanjuti melalui Pos Aman tadi.

“Nah tindak lanjutnya ini nanti ada edukasi bersama instansi terkait lain. Kalau sayuran terlampau banyak pestisida, petaninya yang kita edukasi. Boleh menggunakan pestisida tapi ada ambang batasnya. Intinya bahwa dengan pos ini kita ingin pastikan bahwa pangan yang diedarkan masyarakat aman untuk dikonsumsi. Tidak mengandung bahan berbahaya di dalamnya, ” ujar Andriko.

Pos Pantau Pasar Segar Aman (Pos Aman) ini sudah hadir di hampir seluruh kabupaten kota se Indonesia dengan harapan agar pasar tradisional Pos Pantau Pasar Segar Aman (Pos Aman) kembali dengan standar nasional Indonesia (SNI). Di Kepri Pos Aman ini baru ada di pasar Aviari dan rencananya akan diberlakukan ke semua lokasi pada tradisional yang ada.

“Di Kepri, pasar Aviari ini kita mulai. Nanti kita terapkan semua pasar basah bersama Pemerintah Daerah di sini. Ini tujuan mulia demi generasi yang sehat dan cemerlang ke depannya. Kalau bahan berbahaya dan beracun ini tidak kita cegah, ya memang tidak langsung kena sekarang ini, tapi kasihan generasi kita selanjutnya yang akan kena. Ini harus kita kembalikan keamanan dan kesehatan sebagai pasar tradisional, ” turut Andriko. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Petani Gagal Panen, Harga Sayuran Beranjak Naik

0
Sayur Pasar Botania I Batamcentre f Iman Wachyudi scaled
Ilustrasi. Warga saat membeli sayuran di Pasar Botania I Batamcentre. Harga beberapa jenis sayuran mulai beranjak naik. Penyebabnya adalah hasil panen petani berkurang karena curah hujan yang tinggi dalam sebulan terakhir ini. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Harga beberapa jenis sayuran mulai beranjak naik. Penyebabnya adalah hasil panen petani berkurang karena curah hujan yang tinggi dalam sebulan terakhir ini.

Kenaikan ini umumnya pada sayuran lokal seperti bayam, kacang panjang dan sawi. Perkilogram naik Rp 3 ribu pada, Rabu (9/10).

“Bayam sudah naik lagi ke angka Rp 14 ribu perkilogram. Sebelumnya Rp 12 ribu. Sawi dan kacang panjang juga demikian. Petani gagal panen semua katanya, ” ujar Darwis, pedagang sayur di pasar Aviari, Batuaji.

Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, Tanaman Cabai Rusak, Petani Gagal Panen

Begitu juga dengan pasar Fanindo, sejumlah jenis sayur diakui mulai naik harga. Alasannya sama sayuran lokal pasokan berkurang drastis dalam sepekan ini. Petani di Barelang dan sekitarnya gagal panen karena intensitas hujan yang begitu tinggi akhir-akhir ini.

“Kalau cabai, bawang dan bumbu lainnya masih stabil karena memang dari luar Batam. Yang naik ini sayur yang dari Barelang dan sekitarnya, ” kata Agus, pedagang sayur di pasar Fanindo.

Sebelumnya, petani sayur di Barelang dan Marina memang mengeluhkan kondisi cuaca yang kurang bersahabat ini. Tanaman sayur dan cabai membusuk karena terlalu banyak dan keseringan terendam air. Hasil panen menurun drastis.

“Tak bisa kalau hujan terus begini. Pada busuk semua tanaman. Cabai yang baru mulai berbuah malah kekuningan semua. Tak jadi buahnya, ” ujar Yanto, petani sayur di Marina.

Jika musim hujan terus berkepanjangan dan juga terjadi di daerah penghasil sayuran dan bahan pangan lainnya tentu kenaikan harga barang kebutuhan dapur ini akan berlaku menyeluruh. Pedagang dan petani lokal Bayam prediksi cabai dan jenis sayuran lainnya juga akan naik harga.

“Memang belum semua naik. Tapi kalau begini terus pasti akan naik semua, ” kata Yanto. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Propam Amankan Oknum Polisi yang Sering Bolos Kerja

0
Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik (kanan). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Propam Polresta Tanjungpinang mengamankan oknum anggota polisi, yang kerap bolos kerja. Oknum polisi berpangkat Briptu F (inisial) juga diduga positif narkoba, usai menjalani tes urine.

Briptu F diketahui diamankan pada Kamis (3/10) pekan lalu di kediamannya di kawasan Kecamatan Bukit Bestari. Saat ini, oknum polisi tersebut sedang ditahan oleh Propam, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Seksi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik membenarkan Briptu F yang bertugas di Polsek Bukit Bestari tersebut telah diamankan Propam. Briptu F selama ini tidak disiplin dalam bekerja.

“Selama ini memang tidak disiplin dalam kinerja. Sering bolos, tiga hari masuk (kerja) tiga hari tidak masuk kerja,” kata Sahrul.

BACA JUGA: Puluhan Knalpot Brong Motor Pelajar SMP Disita Polisi

Ia menerangkan, Propam Polresta Tanjungpinang masih mendalami terkait penyebab Briptu F kerap bolos bertugas. Jika alasannya tidak jelas, oknum polisi itu akan diproses sesuai dengan kode etik anggota kepolisian yang berlaku.

Namun, Sahrul enggan membeberkan terkait hasil tes urine terhadap Briptu F tersebut. Sementara informasi yang dihimpun, Briptu F diamankan karena dinyatakan positif narkoba, usai dilakukan tes urine saat diamankan.

“(kalau Positif narkoba) akan kami dalami. Karena akan kami lakukan cek and ricek kembali,” tambahnya.

Kendati demikian, kata dia Briptu F tetap diamankan oleh Propam untuk dilakukan pemeriksaan. Jika terbukti bersalah mengguna narkoba, akan ditindak. “Masih ditahan, jika bersalah akan kita tindak sesuai aturan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

DPRD Kepri Dorong Program Makan Gratis, Akan Dianggarkan Tahun 2025

0
Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Setiawan. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri bakal mendorong penganggaran program makan gratis, yang diprogramkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo-Gibran.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan mengatakan bahwa program tersebut sudah menjadi program strategis Persiden terpilih, yang bakal dilanjutkan di tingkat daerah. Sehingga, program untuk meringankan beban masyarakat itu perlu didorong.

BACA JUGA: Gubkepri Minta Pj Wako Tanjungpinang Prioritaskan Seragam Gratis, Ansar: Coret Kegiatan Lain Dulu

“Gubernur, walikota, atau bupati terpilih harus juga menganggarkan (program makan gratis) di APBD,” kata Iman, Selasa (8/10).

Menurut Iman, pengalokasian anggaran program makanan bergizi tersebut perlu diawasi dilakukan dengan baik. Agar, program dari pemerintah pusat tersebut dapat berjalan dengan lancar di tingkat daerah.

DPRD Kepri, terutama fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bakal mendukung penuh, untuk menjalankan program ini. “Kita akan mendukung sekuat tenaga dari Fraksi Gerindra, tentu nanti didukung dari partai koalisi,” tambahnya.

Saat ini, kata Iman DPRD akan terlebih dahulu fokus untuk menyelesaikan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Salah satunya adalah pembentukan komisi, bagi 40 dewan terpilih di DPRD Kepri.

AKD yang telah selesai dibentuk ialah fraksi. Saat ini, DPRD Kepri terdiri dari tujuh Fraksi yakni 5 fraksi utuh dan 2 fraksi gabungan. “Satu atau dua hari ini akan selesai, karena kita sudah bicarakan sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

TPI Imigrasi Karimun Sudah Berlakukan Bebas Visa untuk PR Singapura

0
Penumpang dari luar negeri di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun . f,sandi

batampos– Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing di Provinsi Kepri, termasuk di Kabupaten Karimun Pemerintah indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia memberikan kemudahan untuk masuk ke wilayah Kepri. Yakni, bebas visa kunjungan (BVK) bagi wisatawan asing pemegang permanent resident (PR) negara Singapura.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun, Zulmanur Arif yang dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (8/10) mengatakan, untuk pemberlakukan bebas visa bagi pemegang PR negara Singapura sudah diberlakukan untuk tempat pemeriksaan Imigrasi di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.

BACA JUGA: Menparekraf Janji Golkan Visa On Arrival untuk Kepri

”Kita sudah memberlakukan BVK untuk memberikan kemudahan wisatawan asing masuk ke Karimun. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Dirjen Imigrasi Nomor IMI-940.GR.01.01 tahun 2024 tentang pemeriksaan Keimigrasian bagi subjek bebas visa kunjungan pemegang permanent Resident (PR) Negara Singapura,” ujar Zulmanur.

Ketentuan ini, katanya, didasarkan pada Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-1.GR.01.07 tentang daftar tempat pemeriksaan Imigrasi tertentu tempat pemeriksaan masuk ke wilayah Indonesia bagi subjek BVK. harapannya, tentu selain akan meningkatkan kunjungan wisatawan asing karena adanya kemudahan BVK, juga akan memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

”BVK bagi pemegang PR negara Singapura ini berlaku hanya selama empat hari. Dan, perlu diketahui BVK tidak berlaku untuk semua negara, meski memegang PR negara Singapura. Khususnya, bagi negara-negara yang masuk dalam daftar calling visa. Sebagai contoh, negara yang masuk dalam daftar calling visa adalah Korea Utara,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi

Ini Jadwal Bahrain vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

0
Skuad Timnas Indonesia berlatih jelang laga hadapi Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)

batampos – Pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada Kamis, 10 Oktober 2024. Laga seru ini akan digelar di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, dan dapat disaksikan langsung melalui siaran TV nasional RCTI dan GTV, serta live streaming di Vision+.

Kick-off pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia dijadwalkan pukul 23.00 WIB. Para penggemar sepak bola Indonesia sudah menantikan aksi skuad Garuda dalam matchday ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia (WCQ) 2026 Zona Asia. Setelah hasil imbang di dua laga sebelumnya, Indonesia kini bertandang ke Bahrain untuk mencoba mencuri poin di markas lawan.

Pada dua laga sebelumnya, Timnas Indonesia mampu menahan imbang Arab Saudi 1-1 dan Australia 0-0. Meskipun Bahrain berada di pot 4, lawan ini tetap tidak boleh dianggap remeh. Pada matchday pertama, Bahrain berhasil menaklukkan Australia dengan skor 0-1, meski di laga kedua mereka harus menerima kekalahan telak 5-0 dari Jepang.

Dengan kondisi klasemen Grup C yang ketat, pertandingan melawan Bahrain menjadi sangat penting bagi Timnas Indonesia. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-4 dengan 2 poin, hanya tertinggal 1 poin dari Bahrain yang ada di posisi ke-3. Kemenangan dalam laga ini akan membawa Timnas Indonesia naik ke posisi lebih baik di klasemen grup.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dipastikan mendapatkan tambahan amunisi untuk laga kali ini. Dua pemain keturunan, Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, telah resmi bergabung setelah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada akhir September 2024. Keduanya diharapkan bisa langsung memberikan dampak positif bagi permainan Garuda.

Eliano Reijnders adalah pemain sayap yang bermain untuk PEC Zwolle di Belanda, sementara Mees Hilgers merupakan bek tengah yang bermain di FC Twente. Kedua pemain ini telah menunjukkan kualitas mereka di klub masing-masing dan diharapkan bisa menjadi kunci bagi kesuksesan Timnas Indonesia di laga melawan Bahrain.

Sementara itu, kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang bermain untuk FC Dallas di Major League Soccer (MLS), juga sudah bergabung meski datang terlambat. Paes sempat diragukan tampil karena cedera yang dialaminya sebelum bergabung dengan skuad Garuda. Namun, setelah pemeriksaan oleh tim medis, Paes kemungkinan besar akan siap diturunkan dalam laga penting ini.

“Ketika Maarten datang dokter akan langsung memeriksa kondisi terkininya seperti apa dan setelah itu baru bisa kita lihat apakah bisa dimainkan atau tidak,” terang Sumardji dikutip dari laman PSSI, Selasa (8/10).

“Alhamdulillah kalau kondisi keseluruhan tim semuanya sangat baik, ini juga adalah latihan kedua tetapi ini hampir lengkap karena sudah 26 pemain yang bergabung sedangkan kemarin baru 15 pemain yang hadir. Kita melihat pemain berlatih dengan riang dan gembira,” tuturnya.

“Harapannya tanggal 10 melawan Bahrain, tim bisa tampil all out dan membawa pulang poin,” pungkas Sumardji.

Kehadiran Paes menjadi keuntungan besar bagi Indonesia, mengingat kiprah apiknya di dua laga sebelumnya, di mana ia dua kali terpilih sebagai Man of the Match. Pelatih Shin Tae-yong diprediksi akan memaksimalkan performa Paes di bawah mistar untuk menghadang serangan Bahrain.

Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan mereka di bawah asuhan Shin Tae-yong. Dalam laga melawan Bahrain, Garuda diharapkan tampil solid, baik dari segi pertahanan maupun serangan. Dengan tambahan pemain baru yang berkualitas, Timnas Indonesia optimis bisa mencuri poin di laga tandang ini.

Laga ini bisa menjadi penentu bagi langkah Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. Kemenangan atas Bahrain akan sangat berarti bagi Garuda untuk menjaga peluang lolos ke putaran selanjutnya. Pelatih Shin Tae-yong sudah mempersiapkan strategi matang, termasuk memanfaatkan pemain-pemain muda berbakat seperti Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman.

Para penggemar sepak bola Indonesia tentu tidak ingin melewatkan momen penting ini. Pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia akan disiarkan secara langsung di RCTI dan GTV, serta tersedia melalui layanan live streaming di Vision+. Untuk mengakses live streaming, penggemar dapat mengaktifkan paket berbayar Vision+ dan menikmati pertandingan secara online.

Timnas Indonesia saat ini berada dalam kondisi prima setelah menjalani latihan intensif di bawah pengawasan pelatih Shin Tae-yong. Para pemain berlatih dengan semangat tinggi, termasuk dua pemain naturalisasi baru, Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, yang langsung bergabung dengan skuad.

Meski Bahrain adalah lawan yang tangguh, Garuda optimis bisa meraih hasil positif. Kondisi seluruh pemain yang baik menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi laga ini. Shin Tae-yong diharapkan bisa memaksimalkan potensi para pemain muda dan pemain keturunan yang telah resmi bergabung dengan tim.

Bagi Bahrain, laga ini juga menjadi momen untuk bangkit setelah kekalahan besar dari Jepang. Namun, Timnas Indonesia siap memberikan perlawanan sengit untuk mencuri poin di laga tandang ini. Apakah Garuda mampu membawa pulang kemenangan? Mari saksikan bersama di siaran langsung TV dan live streaming Vision+ pada Kamis malam.

Dengan persiapan yang matang dan tambahan pemain baru yang berkualitas, Timnas Indonesia siap menghadapi tantangan berat di Bahrain. Para pendukung Garuda di seluruh Indonesia tentu berharap tim kesayangan mereka bisa membawa pulang poin penuh dan melanjutkan perjalanan menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Jangan lewatkan laga penting ini dan pastikan Anda sudah menyiapkan akses untuk menonton siaran langsung atau live streaming pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia. Tetap dukung Timnas Garuda di setiap langkah mereka menuju kesuksesan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (*)

Keran Ekspor Laut Kepri Akan Merusak Ekosistem Laut

0

batampos – Keputusan Presiden Jokowi membuka kembali ekspor pasir laut berkedok sedimentasi akan memberikan dampak mengerikan bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pasalnya, 143 ribu nelayan di wilayah ini akan terancam masa depannya apabila aktivitas tersebut dilaksanakan. Wajar saja jika akhirnya nelayan melawan dan menolak pengerukan laut yang menjadi sumber penghasilan mereka.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, jumlah nelayan di wilayah Kepri tercatat sebanyak 143.354 orang. Angka ini juga telah dilaporkan ke Badan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan).

“Jumlah nelayan di seluruh wilayah Provinsi Kepri sampai saat ini adalah sebanyak 143.354 orang yang tersebar di tujuh kabupaten/kota,” ujar Kepala DKP Provinsi Kepri, Said Sudrajat, belum lama ini.

Menurutnya, nelayan adalah kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan. Pemerintah juga telah menga-tur wilayah tangkap bagi nelayan, baik nelayan tradisional maupun yang sudah modern, sehingga tidak terganggu oleh aktivitas lain.

“Kepentingan nelayan harus menjadi perhatian besar. Atas dasar itu, perlindungan terhadap nelayan adalah sebuah keharusan,” tegasnya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri, Distrawandi, mengkritik keras kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait ekspor pasir laut. Menurutnya, kebijakan ini berdampak buruk terhadap kehidupan nelayan dan lingkungan pesisir di Kepri.

“Kami rasa kebijakan dari KKP itu brutal dan tidak memikirkan aspek nelayan serta lingkungan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan bahwa aktivitas ekspor pasir laut telah mengurangi hasil tangkapan ikan secara signifikan. Kegiatan sedimentasi dan penambangan pasir tumpang tindih dengan zona perikanan tangkap, sehingga berdampak langsung pada pendapatan nelayan.

pasir lautPerbandingan hasil tangkapan ikan sebelum dan sesudah aktivitas ekspor pasir laut sangat mencolok, dengan penurunan drastis yang dirasakan oleh nelayan.

“Pasti sangat berkurang karena kegiatan sedimentasi tersebut tumpang tindih dengan zona perikanan tangkap,” katanya.

Ia juga menyoroti kerusakan lingkungan laut akibat penambangan pasir, termasuk kerusakan terumbu karang dan habitat ikan. Eksploitasi pasir laut tidak memperhatikan kearifan lokal dan mengancam kelestarian ekosistem laut yang menjadi sandaran hidup nelayan tradisional.

“Kita tidak tahu seganas apa mereka mengeksploitasi sehingga tidak lagi memandang kearifan lokal bagi nelayan tradisional,” ujarnya.

HNSI Kepri telah menerima banyak keluhan dari anggotanya terkait dampak negatif ekspor pasir laut. Keluhan tersebut datang dari berbagai pengurus DPC HNSI di kabupaten-kabupaten yang terdampak oleh aktivitas sedimentasi.

“Kami sudah menerima surat dan bentuk keluhan dari pengurus DPC HNSI yang ada di kabupaten yang akan dilak-sanakan kegiatan sedimentasi atau penambangan pasir laut,” ujar Distrawandi.

Menurutnya, pendapatan nelayan menurun drastis akibat penurunan hasil tangkapan. Ia khawatir dampak jangka panjang dari eksploitasi pasir laut ini akan memperparah situasi nelayan dan masyarakat pesisir.

“Kami sangat yakin kalau hal ini terjadi, akan lebih gawat lagi daripada masalah kasus Rempang,” ujarnya.

Meskipun beberapa kali diundang dalam rapat koordinasi, Distrawandi menilai bahwa pemerintah kurang mempertimbangkan dampak kerusakan lingkungan dan kehidupan nelayan sebelum menetapkan kebijakan ekspor pasir laut. Sebagai solusi, HNSI Kepri mengusulkan agar sedimentasi dilakukan di tempat-tempat yang tidak bersinggungan dengan zona perikanan tangkap nelayan.

Pihaknya menyarankan pendalaman alur di wilayah yang dangkal sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. “Silakan lakukan kegiatan sedimentasi atau lainnya, mungkin bisa dilakukan pendalaman alur di tempat-tempat yang sudah dangkal dan tidak bersinggungan dengan zona perikanan tangkap nelayan,” katanya.

Dengan berbagai dampak negatif yang terjadi, HNSI Kepri menegaskan bahwa kebijakan ini sangat merugikan nelayan dan mengancam keberlanjutan mata pencarian mereka di masa depan. ”Sesuai yang kami sampaikan, kebijakan ini sangat merugikan nelayan,” ujar Distrawandi.

Terpisah, Guru Besar Universitas Pakuan Bogor, Andi Muhammad Asrun, yang juga mantan pengacara Pemprov Kepri, mengatakan bahwa nelayan di Provinsi Kepri harus melakukan perlawanan. Karena jika aktivitas ini dilak-sanakan, nelayan adalah pihak yang paling terdampak.

“Jika kita lihat ke belakang, aktivitas ekspor pasir laut di Provinsi Kepri justru tidak memberikan dampak besar bagi percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas tambang membutuhkan waktu lama untuk diperbaiki. Provinsi Kepri adalah daerah yang memiliki luas laut 96 persen. Maka tidak heran jika kemudian daerah ini ditetapkan sebagai salah satu lokasi prioritas atau sasaran untuk ekspor sedimentasi.

“Namun jika ini dipaksakan dengan dalih apa pun, maka keberlangsungan hidup atau masa depan nelayan yang akan menjadi korban,” tegasnya.

Maka dari itu, ia mendorong nelayan-nelayan di Provinsi Kepri untuk berani bersuara menolak rencana ini. Ia berharap, para nelayan tidak termakan bujuk rayu dalam bentuk apa pun, karena ini menyangkut hajat hidup mereka sebagai nelayan, terutama nelayan tradisional.
Menurutnya, dari laporan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebanyak 26 pulau tenggelam di Provinsi Kepri. Penyebabnya adalah aktivitas tambang. Baginya, ini adalah dampak nyata bahaya dari tambang pasir laut. Apabila ini diteruskan, maka akan mengancam keberlangsungan Provinsi Kepri.

“Jika kita biarkan tambang pasir laut berjalan, maka Provinsi Kepri berada dalam ancaman tenggelam. Maka pemerintah daerah di Provinsi Kepri harus bergerak menolak ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan Presiden Jokowi bertentangan dengan komitmennya terhadap perlindungan ekosistem laut, wilayah pesisir, dan pulau kecil. Maka dari itu, pihaknya melihat kebijakan ini sarat dengan kepentingan bisnis kelompok tertentu.

“Nelayan juga harus bersatu, jika perlu melakukan gugatan, karena ini menyangkut keberlangsungan hidup mereka sebagai nelayan,” tutupnya.

Seperti diketahui, setelah dua dekade aktivitas ekspor sedimentasi dan pasir laut disetop pada era Presiden Megawati, pada ujung masa jabatannya, Presiden Jokowi menganulir moratorium tersebut dengan membuka kembali izin tersebut dengan dalih untuk mengatasi kedangkalan jalur pelayaran.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KKP) Nomor 16 Tahun 2024 tentang Dokumen Perencanaan Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut, Provinsi Kepri menjadi lokasi prioritas atau sasaran untuk pelaksanaan penam­bangan sedimentasi.

Merujuk pada Permen KKP Nomor 16 Tahun 2024 tersebut, luas perairan Provinsi Kepri yang akan menjadi sasaran pengerukan sedimentasi adalah 3.030.320.445,37 meter persegi, yang terbentang sampai ke Laut Natuna Utara. Daerah-daerah yang akan terkena dampak termasuk Laut Natuna, Pulau Karimun, Pulau Lingga, dan Pulau Bintan.

Dalam peraturan tersebut juga ditegaskan bahwa kedalaman sedimentasi laut yang akan dikeruk atau disedot untuk diekspor adalah 3 meter. Sedangkan potensi volume hasil sedimentasi di laut wilayah Provinsi Kepri adalah sebanyak 9.090.961.336,11 meter kubik.

Sementara itu, mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Peraturan Daerah (Perda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepri, Sahat Sianturi, mengatakan bahwa dalam perda tersebut tidak ada aturan mengenai pengerukan sedimentasi. “Jika kita lihat dari Permen Kementerian Kelautan dan Perikanan, kewenangan sepenuhnya berada di pemerintah pusat. Karena tidak ada diatur dalam Perda RZWP3K,” ujarnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pendapatan yang diterima dari ekspor sedimentasi tersebut dalam bentuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang artinya milik pemerintah pusat.

Baginya, tidak adil, apabila daerah tidak mendapatkan benefit, jika kebijakan ini diterapkan.

“Pemerintah daerah harus mempertanyakan ini, karena ini menyangkut berbagai persoalan. Baik itu masalah penerimaan daerah, rehabilitasi lingkungan dan nelayan tentunya.”

Lebih lanjut, katanya, apa yang diatur dalam Perda RZWP3K adalah terkait wilayah tambang pasir laut. Namun ia memastikan, aktivitas itu nanti tidak dilakukan di wilayah tangkap nelayan, karena akan dilakukan di atas 4 mil.

“Wilayah tangkap nelayan kita atur di dalam area 4 mil, sedangkan aktivitas tambang pasir laut adalah di atasnya,” tutup Sahat. (*)

 

Reporter: Alfian Lumban Gaol – Jailani – Arjuna

Shin Tae-yong Belum Bisa Pastikan Maarten Paes Dimainkan saat Indonesia Hadapi Bahrain

0
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes saat menjalani latihan di Bahrain. (Dok. PSSI)

batampos – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan kondisi terbaru mengenai Maarten Paes. Dia menyebut pemulihan cedera sang penjaga gawang masih 70 persen sehingga belum ada kepastian terkait apakah bisa dimainkan lawan Bahrain atau tidak.

Maarten Paes sudah bergabung dengan Timnas Indonesia, Selasa (8/10) siang waktu setempat. Dia jadi pemain terakhir yang datang ke Bahrain karena perjalanan panjang puluhan jam dari Amerika Serikat.

Meski baru mendarat, Maarten Paes diketahui sudah langsung ikut latihan Timnas Indonesia sore kemarin waktu setempat. Shin Tae-yong pun belum memberikan menu latihan taktik kepada kiper FC Dallas itu.

“Kemarin ada pemain yang baru bergabung dan hari ini juga, termasuk Maarten Paes yang sudah tiba di sini bersama kita. Tadi kami menggelar sesi latihan yang berfokus ke conditioning,” kata Shin Tae-yong seusai memimpin sesi latihan, Selasa (8/10) sore.

Selain itu, Shin Tae-yong mengaku terus memantau perkembangan pemulihan cedera jari tangan Maarten Paes jelang pertandingan versus Bahrain di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10) malam. Kondisi eks kiper FC Twente itu sejauh ini masih belum 100 persen pulih.

Shin Tae-yong juga akan menunggu keputusan dari tim dokter, yang akan mengevaluasi untuk memastikan kesiapan pemain klub FC Dallas tersebut. Jadi pelatih asal Korea Selatan itu tak menjamin Maarten Paes bisa main lawan Bahrain.

“Kemungkinan untuk bermain masih 70 persen. Tapi hari ini dan besok akan dilihat terlebih dulu perkembangan pemulihannya,” ujar eks pelatih Timnas Korea Selatan.

Maarten Paes diketahui menderita cedera pergelangan tangan sejak 3 Oktober lalu. Akibatnya, dia harus melewatkan dua pertandingan bersama FC Dallas di laga lanjutan Major League Soccer (MLS) 2024. Yakni saat FC Dallas kalah 3-2 dari San Jose Earthquakes dan menahan imbang tanpa gol Portland Timbers.

Maarten Paes bahkan sampai harus menggunakan wrist protector alias pelindung pergelangan tangan pada tangan kanannya. Tapi, Shin Tae-yong memastikan cedera yang dialami Paes bukanlah sesuatu yang serius.

Oleh karena itu, penjaga gawang berusia 26 tahun itu tetap dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia dalam menatap dua pertandingan penting putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain dan Tiongkok. “(Cederanya) tidak begitu parah. Kita akan ambil keputusan nanti,” tegasnya. (*)

 

Menteri Anas Dorong Peningkatan Jumlah MPP di Daerah

0

batampos – Mal Pelayanan Publik (MPP) telah bertambah sebanyak 22 seiring dengan dilakukannya soft launching oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas secara serentak. Diharapkan, dengan penambahan jumlah MPP baru tersebut, dapat memotivasi daerah lainnya untuk terus mengintegrasikan layanannya melalui MPP.

“Telah terbentuk 208 MPP fisik yang telah diresmikan, mudah-mudahan kedepan ini akan terus bergerak naik, dan hari ini ada 22 MPP fisik yang akan diresmikan bersama secara simbolik,” ujarnya dalam Gebyar Pelayanan Prima, Selasa (08/10).

Adapun ke-22 MPP itu diantaranya yakni MPP Kota Pematangsiantar; MPP Kabupaten Rokan Hulu; MPP Kota Padang Panjang; MPP Kota Solok; MPP Kabupaten Solok; MPP Kabupaten Dharmasraya; MPP Kota Sungai Penuh; MPP Kabupaten Bengkulu Selatan; MPP Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur; MPP Kabupaten Pesisir Barat; MPP Kabupaten Pringsewu; MPP Kabupaten Bangka Tengah; MPP Kota Depok; MPP Kota Pekalongan; MPP Kabupaten Landak; MPP Kabupaten Temanggung; MPP Kabupaten Lombok Utara; MPP Kabupaten Lombok Timur; MPP Kabupaten Sumbawa Barat; MPP Kabupaten Bulukumba; MPP Kota Baubau; serta MPP Kabupaten Bolaang Mongodow Utara.

Menteri Anas menjabarkan ada empat ekosistem pelayanan terintegrasi diantaranya yaitu direct service dimana masyarakat dapat menerima pelayanan secara langsung, seperti di MPP. Kemudian selanjutnya, mobile service atau layanan bergerak seperti pemberian layanan dengan menggunakan kendaraan. Kemudian, self service dan electronic service.

“Presiden juga berharap ada mobile service, pelayanan mobil bergerak. Ini kalau terpadu antar instansi pemerintah saya kira luar biasa, seperti di Azerbaijan ada bis yang keliling, bahkan ada kereta api yang berhenti di satu kawasan untuk melayani,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan, Kementerian PANRB juga terus mendorong digitalisasi layanan melalui MPP Digital. Kini, MPP Digital dapat diakses di 199 kabupaten/kota. Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB No. 457/2024 tentang Penyelenggara Mal Pelayanan Publik Digital Nasional.

Mantan Kepala LKPP itu menyebutkan, MPP membawa dampak terhadap kemudahan berusaha, dimulai dari mempercepat proses pengurusan perizinan, meningkatkan kualitas pelayanan, mengurangi biaya dan waktu, meningkatkan efisiensi dan transparansi, hingga meningkatkan daya saing bisnis.

Untuk diketahui, MPP Digital diluncurkan oleh Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin pada 20 Juni 2023 lalu. Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, pengajuan izin layanan tenaga kesehatan, dan layanan kependudukan diintegrasikan pada MPP Digital.

Dalam kesempatan itu, secara resmi PT Taspen Persero bergabung dengan MPP Digital Nasional untuk menghadirkan layanan jaminan pensiun. “MPP Digital ini targetnya adalah ada dampak, jadi MPP Digital merupakan bentuk virtual pengintegrasian layanan,” ungkap Menteri Anas.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga ditetapkan 20 Hub Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP). Untuk diketahui, pada tahun 2024, ditetapkan KepmenPANRB No. 305/2024 tentang Hub Jaringan Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Instansi Pemerintah. Melalui keputusan tersebut, ditetapkan sebanyak 4 JIPP Kementerian, 2 JIPP Lembaga, dan 14 JIPP Provinsi. Hingga saat ini telah terbangun sebanyak 54 JIPP yang terdiri dari 36 JIPP Pemerintah Daerah dan 18 JIPP Pemerintah Pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan pengalamannya terkait transformasi layanan kesehatan. Salah satunya adalah integrasi layanan publik milik Kementerian Kesehatan pada MPP Digital.

Dijelaskannya, dalam mengintegrasikan data, terdapat hambatan-hambatan yang ditemui. Baginya, integrasi aplikasi dan integrasi data adalah hal yang sulit, dan bukan masalah teknis. Menurutnya, jika masalah ego sektoral masing-masing kementerian/lembaga bisa diatasi, integrasi bisa terjadi.

“Kita bisa lebih humble integrasi itu pasti bisa terjadi. Sehingga publik, tidak usah lihat dua aplikasi, lihatnya satu saja. Biarkan yang menurut kita pantas di depan, itu yang dilihat,” ujarnya.

Menkes mengungkapkan, inti dari integrasi itu adalah kerja sama. Integrasi sudah dilakukan di 199 kabupaten/kota yang dapat diakses melalui MPP. “Dengan terintegrasi kita jadi tahu berapa banyak dan datanya satu, sama. Bisa di-track prosesnya seberapa cepat, kalau kelamaan pemdanya bisa kita tegur,” ungkapnya.

Ditegaskan bahwa dalam perizinan harus ada kemauan antar-kementerian dan lembaga untuk bekerja sama, integrasi, dan rela jika ada orang lain yang di depan. Sementara itu di masyarakat, imbuhnya, digitalisasi adalah hal yang penting.

“Karena tidak mungkin kita bisa menjangkau 280 juta, di 7.000 inhabited island kalau kita tidak bisa pakai ini. Infrastrukturnya udah ada (infrastruktur digital). Penting untuk transformasi digital, agar reformasinya bergerak, birokrasi berdampak,” pungkasnya, (*)