Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 276

Kerap Macet dan Berlubang, Jalan S Parman Seibeduk Butuh Perbaikan

0
Kemacetan panjang di Jalan S Parman atau tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, Selasa (2/12) pagi. F.Yofie Yuhendri

batampos – Arus lalu lintas di ruas Jalan S Parman, tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, kerap mengalami kemacetan parah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kondisi ini dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas dan berpotensi memicu kecelakaan.

Robi, warga Piayu, mengatakan kemacetan di kawasan tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Pengendara bahkan bisa terjebak antrean hingga satu jam.

“Kalau sudah jam sibuk, bisa nunggu macet sampai sejam. Mau kerja jadi telat, urusan lain juga terganggu,” ujarnya.

Menurut Robi, kemacetan dipicu oleh kondisi ruas jalan yang masih satu lajur dan letaknya yang berdekatan dengan pertigaan. Situasi semakin diperparah oleh perilaku pengendara yang saling berebut saat melintas.

Baca Juga: Amsakar Sampaikan Arahan Presiden Prabowo: Kota Harus Bersih, Rapi, dan Berdaya ‎

“Banyak yang tidak mau mengalah, saling serobot untuk mendahului. Akhirnya macetnya makin parah,” katanya.

Selain padat, kondisi Jalan S Parman juga dinilai memprihatinkan. Sejumlah titik jalan berlubang dan bergelombang sehingga memperlambat laju kendaraan.

“Sudah seharusnya diperbaiki total, sekalian dilebarkan. Penduduk Seibeduk makin padat, kendaraan juga makin ramai,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Sei Beduk Iptu Alex Yasral membenarkan bahwa Simpang Bagan menjadi salah satu titik rawan kemacetan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga: TKA Tanpa RPTKA Rugikan Negara

“Salah satu langkah yang akan kami lakukan adalah rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah untuk memecah arus. Seluruh kendaraan akan dialihkan melalui GMP, sedangkan dari arah Mukakuning tidak diperbolehkan lagi melintas lewat ATB,” jelas Alex.

Ia juga mengimbau pengendara agar lebih tertib dan saling mengalah demi kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

“Kesadaran pengendara sangat penting. Kalau tidak mau tertib, kemacetan akan terus berulang,” tutupnya. (*)

Artikel Kerap Macet dan Berlubang, Jalan S Parman Seibeduk Butuh Perbaikan pertama kali tampil pada Metropolis.

Bulog Terima Hibah Gudang dari Sejumlah Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Kepri

0
Perum Bulog bersama sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Riau dan Riau saat pelaksanaan penandatanganan dokumen hibah Barang Milik Daerah (BMD).

batampos – Perum Bulog bersama sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Riau dan Riau menandatangani dokumen hibah Barang Milik Daerah (BMD) serta kesepakatan bersama rencana hibah infrastruktur pergudangan, Kamis (6/2), di Batam. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan dan distribusi pangan, khususnya di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar.

Daerah yang telah siap melaksanakan hibah BMD kepada Perum Bulog meliputi Kabupaten Karimun, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti. Sementara itu, Kabupaten Natuna, Lingga, dan Kepulauan Anambas masih berada pada tahap kesepakatan bersama dan akan ditindaklanjuti melalui proses hibah selanjutnya.

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, mengatakan kerja sama ini difokuskan pada penyediaan infrastruktur logistik pangan berupa gudang, mengingat sebagian besar daerah di Kepri bukan merupakan sentra produksi padi.

“Untuk wilayah seperti Kepri yang bukan produsen padi, fokusnya adalah pembangunan gudang. Gudang ini penting agar Bulog bisa melayani kebutuhan masyarakat, terutama di pulau-pulau terluar, sehingga ketersediaan beras terjaga sepanjang tahun,” ujarnya.

Sudarsono menjelaskan, untuk Kabupaten Karimun, Bengkalis, dan Meranti, proses hibah telah siap dan akan segera diajukan ke kementerian terkait untuk mendapatkan pengesahan. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan dengan tahapan uji tanah hingga konstruksi.

“Karimun dan Bengkalis minggu depan sudah kami ajukan ke kementerian. Untuk Meranti, target realisasi pembangunan sudah bisa dimulai pada 2026. Sementara jika ada kendala teknis, pembangunan bisa dilanjutkan hingga 2027,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya berupa gudang penyimpanan, tetapi juga kompleks pergudangan modern yang dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk kantor operasional petugas gudang Bulog.

Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan bahwa Pemkab Natuna telah menyiapkan tiga titik lokasi di pulau-pulau berbeda untuk pembangunan gudang Bulog. Menurutnya, kesiapan lahan menjadi kunci percepatan realisasi pembangunan.

“Di Natuna kami sudah menyiapkan tiga titik lokasi. Jika proses administrasi dan penyerahan lahan bisa dipercepat, kami berharap pembangunan sudah bisa dimulai pada 2026,” ujar Cen Sui Lan.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Pj Sekdaprov Kepri Luki Zaiman Prawira mengapresiasi komitmen Perum Bulog dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat sistem logistik pangan di wilayah kepulauan.

“Kepri ini secara neraca pangan masih minus. Hampir semua daerah belum swasembada, sehingga ketahanan pangan menjadi kebutuhan mendesak. Dengan geografis kepulauan dan rentang kendali yang jauh, kehadiran gudang Bulog sangat strategis,” kata Luki.

Ia menambahkan, Bulog memiliki peran penting sebagai penyeimbang harga dan pengendali pasokan, terutama di tengah fluktuasi harga pangan seperti beras dan komoditas lainnya.

“Bulog selama ini menjaga harga tetap sesuai HET. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi agar biaya distribusi dari luar Kepri yang cukup tinggi bisa diimbangi, tanpa memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, gudang-gudang tersebut tidak hanya akan digunakan untuk penyimpanan beras, tetapi juga komoditas pangan lain seperti jagung dan kebutuhan pokok lainnya. Pemerintah daerah berharap kerja sama ini mampu menjamin ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, serta pemerataan distribusi hingga ke pelosok dan pulau terluar di Kepulauan Riau. (*)

Artikel Bulog Terima Hibah Gudang dari Sejumlah Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Kepri pertama kali tampil pada News.

TKA Tanpa RPTKA Rugikan Negara

0
Ilustrasi pekerja konstruksi. F. Pinteres

batampos – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau menegaskan perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) tanpa dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) telah merugikan negara.

Kepala Disnakertrans Kepri, Dicky Wijaya, mengatakan pengawasan terhadap perusahaan dan kawasan industri yang mempekerjakan TKA terus diperketat. Seluruh TKA, kata dia, wajib memiliki RPTKA agar Dana Kompensasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (DKPTKA) dapat terserap secara optimal.

“RPTKA ini penting. Jika tidak ada, negara dirugikan karena DKPTKA tidak terserap. Padahal itu bisa menjadi sumber pendapatan bagi kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi,” ujar Dicky, Jumat (6/2).

BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id

Artikel TKA Tanpa RPTKA Rugikan Negara pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Beregu Putri Indonesia Tantang Korea di Semifinal BATC 2026

0
Tim Putri Indonesia menang dramatis 3-2 atas Thailand setelah sempat tertinggal dua kali di semifinal BATC 2026. (Dok. PBSI)

batampos – Tim beregu putri Indonesia bangkit dari ketertinggalan dan meraih kemenangan dramatis atas Thailand di babak perempat final Badminton Asia Team Championship (BATC) atau Kejuaraan Beregu Asia 2026. Pasukan Merah Putih menang 3-2 pada Jumat (6/2).

Kemenangan tim beregu putri Indonesia sangat istimewa. Mereka sempat tertinggal lebih dulu setelah Thalita Ramadhani Wiryawan menelan kekalahan pada partai pertama.

Thalita harus mengakui ketangguhan Busanan Ongbamrungphan dengan dua gim langsung, 22-24, 18-21 di Qingdao Sports Centre Conson Gymnasium, Qingdao, Tiongkok.

“Alhamdulillah, berjalan lancar meskipun tidak menang hari ini. Saya sudah mencoba melawan dulu yang terbaik untuk melawan Busanan dan saya hanya berpikir, ya sudah main coba dulu saja soalnya dua kali kemarin kan kalah terus jadi sekarang saya coba lagi, fight lagi,” ucap Thalita usai pertandingan.

“Hari ini saya merasa saya bisa bermain lebih lepas, cukup senang meskipun kalah tapi saya sudah berjuang semampunya. Secara penampilan cukup puas tapi kurang puas dengan hasilnya,” tambahnya.

Tapi tim beregu putri Indonesia mampu menyamakan kedudukan di partai kedua. Duet ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengandaskan perlawanan Tidapron Kleebyeesun/Nattamon Laisuan dengan skor 21-14, 21-18

“Alhamdulillah hari ini kami bermain dengan baik dan bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia. Hari ini juga pola permainannya berjalan dengan baik, apa yang sudah dipersiapkan, itu tadi bisa dilakukan,” kata Febriana.

Namun, Indonesia kembali tertinggal di partai ketiga. Tunggal putri kembali gagal menyumbang poin saat Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menghadapi Pitchamon Opatniputh. Dia kalah dalam duel tiga gim, 21-19, 17-21, 13-21.

Beruntung ganda putri kembali menyelamatkan wajah tim Indonesia. Kapten tim Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berduet dengan Amallia Cahaya Pratiwi, mampu memenangkan duel kontra Hathaithip Majid/Napapakorn Tungkasatan dengan 21-13, 21-9.

Kemenangan Fadia/Tiwi membuat tim Indonesia menyamakan kedudukan jadi 2-2 kontra Thailand. Pertandingan pun dilanjutkan hingga partai penentuan alias kelima.

“Tim sedang tertinggal tapi itu kami jadikan motivasi untuk menyamakan kedudukan. Karena kemarin kan kami di posisi yang sama, tapi kita nggak menang. Alhamdulillah hari ini bisa menebusnya,” kata Fadia.

Ester Nurumi Tri Wardoyo yang dipercaya sebagai tunggal putri ketiga, tampil apik. Dia menjawab tantangan sebagai penentu dengan sukses keluar sebagai pemenang lawan Pornpicha Choeikeewong dengan skor 21-13, 21-16.

“Puji Tuhan sangat bersyukur jadi penentu di partai kelima ini. Yang pasti sangat senang bisa menyumbang poin buat Indonesia walaupun tadi awal-awalnya ya ada tegangnya juga, hanya karena tegang itu saya jadiin motivasi supaya bisa berjuang maksimal,” kata Ester.

Kemenangan Ester sekaligus membuat tim beregu putri Indonesia berhasil memastikan tiket semifinal BATC 2026. Skuad Merah Putih selanjutnya akan menantang Korea Selatan di empat besar pada Sabtu (7/2).

“Besok bertemu Korea, kita tahu bukan lawan yang gampang. Mereka banyak pemain top jadi saya berharap tim bisa mengeluarkan permainan yang terbaik dan maksimal dan berjuang mati-matian,” tutup Ester. (*)

Artikel Tim Beregu Putri Indonesia Tantang Korea di Semifinal BATC 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Amsakar Sampaikan Arahan Presiden Prabowo: Kota Harus Bersih, Rapi, dan Berdaya ‎

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

batampos – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan hasil pertemuannya dalam rapat kerja nasional (rakernas) bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya tata kota yang bersih, rapi, dan tertata sebagai bagian dari pembangunan nasional.

‎Amsakar mengatakan, arahan Presiden Prabowo akan disampaikan secara menyeluruh kepada jajaran aparatur Pemko Batam pada apel mendatang agar menjadi pedoman bersama dalam menjalankan pemerintahan.

‎“Saya ingin nanti pada saat apel, saya bisa sampaikan apa yang menjadi arahan Pak Presiden. Salah satu yang beliau tekankan adalah bagaimana kota itu bersih, rapi, dan baik. Itu betul-betul menjadi atensi beliau,” ujar Amsakar, Jumat (6/2) sore.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai di Batam Kembali Meroket

‎Selain penataan kota, Amsakar mengungkapkan bahwa Presiden juga menyoroti sejumlah isu strategis nasional. Mulai dari penguatan nilai kebangsaan, ketahanan nasional, ketahanan energi, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

‎Tak hanya itu, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan upaya pengentasan kemiskinan juga menjadi fokus utama. Presiden, kata Amsakar, menekankan agar setiap kebijakan memiliki mata rantai yang saling terhubung dan berdampak langsung ke masyarakat.

‎“Contohnya program makan bergizi gratis. Itu bukan hanya soal gizi anak-anak, tapi juga menghidupkan petani, transportasi, hingga sektor pendukung lainnya. Anak-anak mendapatkan asupan gizi, dan pada saat yang sama tercipta lapangan kerja,” jelasnya.

‎Amsakar menyebut, program-program nasional tersebut telah menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja, sehingga efek kebijakannya tidak berdiri sendiri, melainkan saling menguatkan antar sektor.

‎Ia juga menyinggung keberadaan Koperasi Merah Putih yang dinilai telah membuka banyak peluang ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, koperasi tersebut tidak hanya menjadi ruang partisipasi warga, tetapi juga sumber penghidupan baru.

Baca Juga: Meresahkan, Polisi Tertibkan Balap Liar di Tanjung Uncang

‎“Koperasi Merah Putih itu sudah merekrut banyak kesempatan bagi warga. Bukan hanya untuk berkiprah, tapi juga menjadi sumber pencaharian,” katanya.

‎Dalam kesempatan itu, Amsakar turut menyinggung program-program lain yang masih akan dikembangkan, termasuk sektor perumahan rakyat dan kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat.

‎Arahan Presiden tersebut, lanjut Amsakar, menjadi pengingat bagi seluruh pemerintah daerah agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan, kemandirian ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat. (*)

Artikel Amsakar Sampaikan Arahan Presiden Prabowo: Kota Harus Bersih, Rapi, dan Berdaya ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan I Wayan Eka Mariarta

0
Barang bukti kasus dugaan korupsi terkait penerimaan atau janji dalam pengurusan sengketa lahan di PN Depok. (KPK/Antara)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Rabu (5/2) malam. Diduga operasi senyap yang menyasar I Wayan Eka Mariarta terkait dugaan suap pengurusan perkara sengketa lahan yang melibatkan PT Karabha Digdaya (KRB).

Menyelisik harta kekayaan I Wayan Eka Mariarta dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id, pada Jumat (6/2), memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 949.000.000.

Harta kekayaan itu terakhir dilaporkan pada 21 Januari 2025 untuk tahun periodik 2024, saat I Wayan Eka Mariarta menjabat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya.

I Wayan Eka Mariarta tercatat hanya memiliki satu tanah dan bangunan seluas 100 meter persegi di Gianyar, Bali senilai Rp 750 juta.

I Wayan juga tercatat memiliki tiga unit kendaraan, di antaranya motor Honda PCX tahun 2020, motor Honda ADV tahun 2023, dan mobil Toyota Yaris tahun 2018. Harta bergerak milik I Wayan Eka Mariarta sebesar Rp 250 juta.

I Wayan juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp 41 juta, kas dan setara kas Rp 58 juta.

Namun, I Wayan memiliki utang sebesar Rp 150 juta. Sehingga, total harta kekayaannya mencapai Rp 949.000.000.

Dalam OTT yang menyasar I Wayan Eka Mariarta, juru bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pihaknya mengamankan total tujuh orang. Menurutnya, tiga orang merupakan pejabat PN Depok dan empat lainnya merupakan pihak dari PT Karabha Digdaya (KRB).

“Tiga orang dari PN Depok, salah satunya Ketua Pengadilan Negeri. Kemudian empat orang lainnya berasal dari PT KRB, termasuk direkturnya,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2).

Budi menyebut, operasi senyap yang menyasar hakim dan pihak swasta berkaitan dengan konflik pertanahan yang melibatkan PT KRB.

“Ini diduga terkait sengketa lahan antara PT KRB, badan usaha yang berada dalam ekosistem Kementerian Keuangan dan bergerak di bidang pengelolaan aset,” pungkasnya.(*)

Artikel Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan I Wayan Eka Mariarta pertama kali tampil pada News.

Tenaga Kerja Lokal Tergerus TKA Ilegal

0
Ilustrasi pencari kerja. F. Dok. Batam Pos

batampos – Persoalan tenaga kerja asing (TKA), khususnya yang diduga bekerja tanpa izin resmi dan tanpa uji kompetensi, kembali menjadi sorotan di Kepulauan Riau. Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Batam mendorong penguatan pengawasan serta keterlibatan aktif organisasi profesi guna memastikan TKA yang bekerja benar-benar sesuai kebutuhan dan memiliki keahlian.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara PII Batam dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Kepri yang digelar Jumat (6/2) pagi.

Mantan Ketua PII Batam periode 2019–2025, Prastiwo Anggoro, mengatakan, pertemuan itu membahas peluang kerja sama pengawasan terhadap keberadaan TKA, baik yang berizin dan wajib memiliki sertifikasi keinsinyuran, maupun yang diduga ilegal.

BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id

Artikel Tenaga Kerja Lokal Tergerus TKA Ilegal pertama kali tampil pada Metropolis.

Manchester City Bakal Tantang Arsenal di Final Carabao Cup

0
Omar Marmoush membawa Machester City ke Final Carabao Cup. (Goal.com)

batampos – Manchester City dan Arsenal akan terlibat dalam duel krusial di sisa musim ini. Bukan hanya dalam persaingan juara Premier League, melainkan juga di Piala Liga.

The Cityzens –julukan City– menantang Arsenal dalam final ajang bernama lain Carabao Cup atau EFL Cup tersebut di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret nanti.

City mewujudkan dwilogi melawan Arsenal setelah melaju ke final Piala Liga, Kamis (5/2). Dalam second leg semifinal di kandang sendiri; Stadion Etihad, Manchester City mengalahkan Newcastle United 3-1. Bernardo Silva dkk pun unggul agregat gol 5-1.

Duel pada Matchweek 33

Selain pertemuan dalam final Piala Liga (22/3), City dan Arsenal masih bertemu dalam Premier League. Tepatnya pada matchweek 33 di Stadion Etihad pada 18 April mendatang.

Saat ini, Arsenal memimpin 6 poin (53-47) atas City setelah 24 matchweek.

Dengan sembilan matchweek menuju duel di Etihad, City masih berpotensi mendekatkan gap sebelum menuntaskan persaingan di lima matchweek pemungkas.

“Kami sudah menunjukkan mentalitas dan gairah kami. Tentu saja kami gembira bisa mencapai final dan kami ingin memenanginya,” sebut striker City Omar Marmoush seperti dilansir Goal.

“Aku harap kami mampu memenangi semuanya (duel lawan Arsenal, Red),” tambah Marmoush yang kemarin menyumbang dua gol tersebut.

Nego Regulasi demi Guehi

Tidak ada nama Marc Guehi dalam skuad City kemarin. Bek tengah timnas Inggris yang baru diboyong dari Crystal Palace itu terkendala aturan untuk pemain yang membela klub berbeda di fase knockout. Artinya, dalam final melawan Arsenal, Guehi tetap tidak bisa dimainkan.

Namun demikian, tactician City Pep Guardiola berharap bisa memasang Guehi. Sebagai perbandingan, City bisa memainkan wide attacker Antoine Semenyo karena dia membela AFC Bournemouth saat masih putaran kedua Piala Liga.

’’Kami masih berharap dapat untuk kami bisa memainkan Marc (Guehi) di final Piala Liga. Aku tidak mengerti kenapa dia tidak bisa bermain di final,’’ keluh Pep seperti dilansir dari BBC.

Haaland untuk Anfield

Dalam laga kemarin, hanya 19 menit bomber City Erling Haaland bermain. Haaland baru masuk menggantikan Semenyo pada menit ke-71. Terkait hal itu, Pep disebut sengaja menyimpan peraih dua kali Golden Boot Premier League itu untuk big match kontra Liverpool FC di Anfield pada Minggu (8/2) malam.

Pep sekaligus membela Haaland yang dikritik karena hanya mengemas dua gol dalam 12 penampilan terakhirnya.

”Jadwal pertandingan sangat padat, hampir setiap tiga hari ada laga. Waktu pemulihan lebih sedikit, ditambah perjalanan dan kondisi yang berat, menghadapi bek-bek tengah yang tangguh. Itu tidak mudah, tetapi dia akan kembali,” beber Pep seperti dilansir dari Manchester Evening News. (*)

 

Artikel Manchester City Bakal Tantang Arsenal di Final Carabao Cup pertama kali tampil pada Olahraga.

Meresahkan, Polisi Tertibkan Balap Liar di Tanjung Uncang

0
Ilustrasi balap liar.

batampos – Jajaran Polsek Batuaji menertibkan aksi balap liar yang meresahkan warga di Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Uncang, Batuaji. Penertiban dilakukan menyusul laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110, Kamis (5/2) malam.

Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan laporan tersebut diterima oleh operator layanan Polresta Barelang dan langsung diteruskan kepada tim Batara Biru Polsek Batuaji untuk ditindaklanjuti di lapangan.

“Kami langsung mendatangi lokasi dan membubarkan aksi balap liar tersebut. Para pembalap diminta membubarkan diri, dan personel disiagakan di lokasi untuk mencegah kejadian serupa terulang,” ujarnya.

Menurut Rizki, kehadiran personel di lokasi bertujuan memastikan situasi kembali kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

“Ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman,” katanya.

Rizki juga mengimbau masyarakat Batuaji agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono menegaskan layanan 110 merupakan sarana utama bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, informasi, maupun permintaan bantuan kepolisian secara cepat.

“Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh personel di lapangan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengimbau seluruh masyarakat Kota Batam agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang,” tutupnya.(*)

Artikel Meresahkan, Polisi Tertibkan Balap Liar di Tanjung Uncang pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Ramadan, Harga Cabai di Batam Kembali Meroket

0
Sejumlah pembeli sedang memilih cabai di Pasar Botania 2, Kamis (8/1). Harga cabai rawit kembali naik di Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang Ramadan, harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan paling tinggi terjadi pada komoditas cabai rawit setan yang kini menembus harga Rp100 ribu per kilogram, setelah sebelumnya berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Di Pasar Tos 3000 Jodoh, harga cabai rawit setan saat ini dijual sekitar Rp85 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau berada di kisaran Rp60–65 ribu per kilogram, dan cabai merah keriting dijual sekitar Rp60 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Tos 3000 Jodoh, Ira, mengatakan kenaikan harga cabai terjadi dalam tiga hari terakhir. Menurutnya, lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan jelang Ramadan, sementara pasokan dari daerah penghasil belum stabil.

“Baru sekitar tiga hari ini naik. Sebelumnya cabai rawit setan masih Rp60 ribu per kilo, sekarang sudah Rp85 ribu. Lumayan juga naiknya,” ujar Ira, Jumat (6/2).

Baca Juga: Kadin Kepri Bangun Konektivitas Bisnis dengan Diaspora Indonesia di Eropa

Meski harga melonjak, Ira mengaku pembeli masih tetap ada. Namun, sebagian konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian dan lebih selektif memilih jenis cabai yang dibeli agar pengeluaran tetap terkendali.

“Untuk pembeli masih ada, ya karena memang ada yang butuh,” jelasnya.

Sementara itu, di Pasar Botania, kenaikan harga cabai terpantau lebih tinggi. Cabai rawit setan dijual hingga Rp100 ribu per kilogram, cabai merah keriting mencapai Rp80 ribu per kilogram, dan cabai rawit hijau berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.

Pedagang Pasar Botania, Usup, mengakui kenaikan harga cabai juga baru terjadi dalam tiga hari terakhir. Ia menyebutkan, pasokan cabai yang terbatas menjadi faktor utama melonjaknya harga di tingkat pedagang.

Baca Juga: Amsakar Rombak Kepala Dinas: Dohar Pimpin DLH, Herman Rozie Geser ke Perpustakaan

“Barangnya memang lagi sedikit. Pasokan dari luar Batam berkurang, sementara permintaan mulai naik jelang Ramadan,” kata Usup.

Menurut Usup, kondisi tersebut membuat pedagang tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual. Ia berharap pasokan cabai segera kembali normal agar harga bisa turun dan daya beli masyarakat tidak semakin tertekan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, belum dapat dikonfirmasi terkait kenaikan harga cabai di pasaran menjelang Ramadan. (*)

Artikel Jelang Ramadan, Harga Cabai di Batam Kembali Meroket pertama kali tampil pada Metropolis.