Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2761

Prabowo Larang Menteri dan Eselon I Pakai Mobil Dinas Impor

0
Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan saat kegiatan rapat kerja dan retret Kabinet Merah Putih 2024-2029 di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2024). (M. Adimaja/Antara)

batampos – Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menyatakan, bahwa perusahaan yang dia pimpin siap untuk memenuhi arahan dan perintah Presiden Prabowo Subianto. Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu meminta para menteri dan pejabat eselon I tidak lagi menggunakan mobil dinas buatan luar, dia meminta mereka menggunakan produk buatan PT Pindad.

Meski baru saja mendengar arahan tersebut, Abraham menyatakan bahwa pihaknya siap memenuhi perintah dari Presiden Prabowo. ”Kalau sudah instruksi presiden, kami harus sanggup,” kata dia.

Abraham yakin instruksi tersebut bakal dibarengi dengan dukungan dari pemerintah. Salah satunya dukungan berupa fasilitas dan infrastruktur.

”Karena fasilitas, infrastruktur, dukungan pasti akan disiapkan dan secara prinsip memang Pindad sudah memulai dan hasilnya (kendaraan buatan PT Pindad) sudah ada dan digunakan,” terang Abraham.

Saat ini, PT Pindad menunggu langkah lebih lanjut terkait dengan arahan yang sudah disampaikan oleh Presiden Prabowo.

”Karena pasti ada proses pengadaan dari masing-masing kementerian. Tapi, apa pun itu merupakan komitmen yang kuat dari bapak presiden kita untuk penggunaan produk dalam negeri. Dan kita punya industri otomotif sendiri yang mandiri,” bebernya.

Salah satu produk PT Pindad yang digunakan sebagai mobil dinas adalah kendaraan taktis (rantis) Maung.(*)

 

Proses Sortir dan Pelipatan Surat Suara Pilkada 2024 di Batam Dimulai

0
IMG 20241028 111723 scaled e1730108043456
Proses pelipatan dan persotiran surat suara di gudang KPU Batam, Senin (28/10).

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam memulai proses sortir dan pelipatan surat suara untuk Pilkada Kota Batam 2024. Kegiatan yang berlangsung di Gudang KPU Batam, Sekupang ini dihadiri oleh ratusan petugas yang secara langsung terlibat dalam persiapan logistik pemilu.

Ketua KPU Batam, Mawardi, mengungkapkan bahwa dari sekitar 200 orang yang mendaftar untuk menjadi tenaga pelipat, hanya 168 orang yang memenuhi syarat.

“Kami melibatkan 168 petugas sortir dan lipat surat suara yang sudah melalui seleksi ketat. Ini penting untuk menjaga independensi, di mana seluruh tenaga yang bekerja harus dipastikan tidak memiliki keterkaitan dengan partai politik mana pun,” ujar Mawardi, Senin (28/10).

Mawardi juga menekankan bahwa seluruh surat suara akan disortir dengan cermat untuk memastikan kualitasnya, dengan laporan harian mengenai surat suara yang rusak. “Nanti sore setelah selesai, kami akan umumkan hasil sortir dan jumlah kerusakan surat suara, karena ini masih proses pelipatan,” tambahnya.

Baca Juga: Denda Rp 2,5 Juta, Tapi Warga Masih Terus Buang Sampah di Pinggir Jalan

Kegiatan pelipatan surat suara ini dimulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, dengan sistem pembayaran Rp300 per lembar surat suara yang berhasil dilipat. Setiap hari, para petugas ditargetkan melipat sebanyak mungkin surat suara agar proses distribusi dapat segera dilaksanakan tepat waktu.

Proses sortir dan pelipatan ini ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan, di mana 24 jenis logistik Pilkada, termasuk kotak suara dan surat suara, akan mulai didistribusikan ke masing-masing TPS pada H-7 sebelum hari pemilihan. Mawardi juga menyampaikan bahwa prioritas distribusi akan diberikan pada wilayah terluar dan daerah dengan jumlah TPS terbanyak.

Beberapa petugas pelipatan, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga dari sekitar Batam, menyampaikan motivasi dan harapan mereka terkait kegiatan ini. Wiwik, seorang warga Tiban Pesona Asri, mengaku sudah terbiasa terlibat dalam kegiatan pelipatan surat suara pada setiap pemilu.

“Saya sengaja datang lebih awal agar target 1.200 surat suara bisa tercapai. Sampai siang ini, saya sudah melipat lebih dari 800 surat suara,” kata Wiwik.

Baca Juga: Kepri Harusnya Jadi Pintu Gerbang Pariwisata Bahari Indonesia

Ia juga menambahkan bahwa tidak ada kendala besar dalam proses pelipatan ini, meskipun area kerja cukup ramai dan tempat pelipatan terasa panas. Meski begitu, Wiwik menyebutkan dirinya tetap termotivasi karena selain mendapatkan penghasilan tambahan, ia juga merasa turut berkontribusi untuk kelancaran pesta demokrasi di Kota Batam.

Neni, petugas lainnya yang juga merupakan ibu rumah tangga, menyampaikan hal serupa. Menurutnya, pelipatan surat suara Pilkada ini lebih ringan dibandingkan dengan surat suara Pemilu sebelumnya.

“Surat suara Pilkada ini hanya ada dua calon dan tiga kali lipatan saja, jadi lebih cepat. Target saya 1.000 per hari,” ungkap Neni.

Ia pun merasa kegiatan ini lebih mudah dan efisien dibandingkan dengan pelipatan surat suara pemilu legislatif, yang memerlukan lebih banyak waktu dan tenaga.

Sementara itu, Ratna, seorang warga Tiban lainnya, mengaku baru pertama kali ikut serta dalam pekerjaan pelipatan surat suara. Baginya, pekerjaan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru tetapi juga tambahan penghasilan untuk kebutuhan keluarga.

Baca Juga: KPU Batam Libatkan 200 Warga untuk Pelipatan 922 Ribu Surat Suara Pilkada

“Target saya hari ini bisa mencapai 1.000 surat suara. Sampai siang ini sudah ada sekitar 500 lembar yang berhasil saya lipat,” ujar Ratna. Ia pun berharap bisa mencapai targetnya meskipun area kerja cukup ramai dan panas.

Disinggung mengenai surat suara rusak, ia menjawab hingga kini belum ditemukan surat suara yang rusak, meski begitu beberapa lembar ditemukan dalam kondisi sedikit buram dan basah.

“Kami sudah memisahkan surat suara yang ditemukan buram atau basah agar tidak dicampur dengan surat suara yang siap pakai,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Roby – Deby Siapkan Program BLT bagi Janda

0
Calon Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Calon Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti saat bertemu masyarakat Kampung Jeropet di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (25/10/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Deby Maryanti menyiapkan program bantuan langsung tunai (BLT) bagi janda di Bintan.

Hal ini diungkapkan oleh mantan Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam pertemuan pasangan calon nomor urut 1, Roby Kurniawan dan Deby Maryanti dengan masyarakat Kampung Jeropet di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (25/10/2024).

BACA JUGA: Pemkab Bintan Alokasikan Anggaran Rp 90 Juta buat BLT Penyandang Disabilitas

Apri menyampaikan, program BLT lansia telah berjalan dengan baik. Bahkan menjadi percontohan di beberapa daerah di Indonesia.

Tidak hanya itu, Roby Kurniawan pun telah memperkenalkan program BLT bagi penyandang disabilitas pada tahun 2024.

“Selain BLT lansia, BLT bagi penyandang disabilitas, kita akan siapkan program BLT untuk janda,” katanya.

Calon Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, program BLT bagi janda untuk melengkapi program yang ada sebelumnya seperti program BLT bagi lansia dan BLT bagi penyandang disabilitas.

Program BLT bagi janda, katanya, akan diberikan bagi janda yang menghadapi kesulitan ekonomi.

“BLT akan diberikan kepada janda yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan memiliki tanggungan anak,” jelasnya. (*)

Reporter: Slamet

BPOM Bongkar Toko Online Jual Skincare Ilegal, Pakai Bahan Pewarna

0

batampos – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali membongkar toko online kosmetik atau skincare ilegal yang beroperasi di kawasan Jakarta Barat. Skincare ilegal itu mengandung pewarna hingga tak mempunyai izin edar.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, penggerudukan toko online skincare di Jakarta Barat dilakukan pada Kamis (24/10) di dua lokasi. Pelaku menjual skincare ilegal dengan nama akun “Kimberlybeauty88” di platform toko online di Indonesia.

Adapun dua lokasi gudang toko online skincare ilegal itu yakni di Jalan Jelambar Utama dan Taman Duta Mas Blok A3/24, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Produk yang dijual berupa kosmetik impor ilegal dengan merek Lameila dan SVMY yang berasal dari Tiongkok dengan proses impor melalui jasa forwarder,” ujar Taruna dalam konferensi pers kepada wartawan, Senin (27/10).

Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan paket kosmetik impor siap kirim, alat elektronik, serta dokumen yang digunakan untuk transaksi online. “Seluruh barang bukti tersebut telah disita dan diamankan BBPOM di Jakarta untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Adapun produk yang disita, kata Taruna, mayoritas berjenis rias wajah yang diduga mengandung bahan pewarna yang dilarang ditambahkan pada kosmetik, yaitu Merah K-3 dan Merah K-10.

“Saat ini terhadap produk yang disita tersebut telah diambil sampel untuk dilakukan pengujian di laboratorium,” tuturnya.

Dalam penggerebekan itu petugas turut mengamankan seorang pelaku berinisial FS yang berada di lokasi kejadian. Pelaku pelanggaran akan dikenakan ketentuan Pasal 435 jo. Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar,” pungkas Taruna. (*)

Minuman yang Bisa Picu Dehidrasi Lebih Cepat

0
Ilustrasi orang minum. (Freepik)

batampos – Ada beberapa jenis minuman yang bisa memicu dehidrasi lebih cepat. Sehingga beberapa jenis minuman tersebut wajib dihindari saat panas terik.

Memahami efek dari minuman dan manfaatnya untuk tubuh wajib diketahui. Bukan saja untuk lebih tepat memilih jenis minuman untuk menghilangkan dahaga tapi juga supaya tubuh tidak bertambah dehidrasi.

Pilihan tepat minuman untuk menghidrasi tubuh saat suhu panas meningkat adalah air putih. Namun ada beberapa kalangan yang menganggap air putih saja kurang berasa saat melepas dahaga sehingga memilih melepas dahaga dengan berbagai minuman berasa.

Baca juga: Natra Bintan Perkenalkan Koki Jebolan MasterChef Inggris

Perlu diingat bahwa kandungan gula dan karbohidrat dalam minuman bisa menguras cairan tubuh. Akibatnya minuman yang tampaknya menyegarkan justru dapat lebih
berbahaya daripada memberikan hidrasi yang cukup.

Dilansir dari adventisthealth.org, berikut beberapa minuman yang harus dihindari saat panas terik sebab bisa picu lebih cepat dehidrasi.

1. Soda

Soda dikenal karena kandungan kalori, karbohidrat, gula, dan sirup jagung fruktosa yang tinggi. Semua komponen ini berkontribusi pada peningkatan berat badan dan risiko obesitas. Selain itu, asam fosfat yang biasanya dipakai dalam menghilangkan karat dan memberikan rasa pada beberapa jenis soda dapat memicu kehilangan kalsium pada tulang.

Ketika dikombinasikan dengan gula dan asam, soda juga bisa memicu kerusakan gigi dan membuat enamel gigimu tergerus. Apabila semua itu belum cukup untuk membuatmu berpikir dua kali sebelum mengonsumsi soda, perlu diingat bahwa minuman bersoda yang kaya asam dan gula, sebenarnya dapat membuatmu merasa lebih haus daripada sebelumnya.

2. Soda diet

Soda diet mungkin tampak sebagai pilihan yang lebih baik karena tidak mengandung kalori dan gula asli. Akan tetapi, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat
merusak keseimbangan bakteri dalam usus.

Seiring berjalannya waktu, konsumsi pemanis buatan dapat mengubah komposisi mikrobiota usus, sehingga minum soda diet menjadi hal buruk terhadap glukosa. Kondisi terhadap glukosa ini dapat berkontribusi pada risiko obesitas dan diabetes, dimana masalah kesehatan yang ingin dihindari oleh banyak orang yang memilih soda diet.

Baca juga: 7 Makanan dan Minuman Yang Bisa Merusak Gigi

3. Minuman berenergi

Sama halnya dengan soda, minuman berenergi juga kaya akan pemanis dan kafein. Sebuah kaleng minuman berenergi berukuran 16 ons mengandung kafein setara dengan sekitar dua cangkir kopi, dan rasa manisnya bisa membuatmu tidak sadar telah mengonsumsi lebih banyak kafein dari biasanya.

Mengonsumsi minuman berenergi secara berlebihan bisa mengakibatkan gangguan irama jantung, peningkatan tekanan darah, kejang, kecemasan, serta perubahan suasana hati. Selain itu, kandungan gula dalam minuman berenergi bisa menimbulkan penurunan kadar gula darah, yang justru menghasilkan kecelakaan energi alih-alih memberikan
peningkatan energi yang diharapkan.

4. Minuman olahraga dan minuman pengganti elektrolit

Minuman olahraga dan minuman pengganti elektrolit bisa menjadi pilihan yang baik setelah sesi latihan yang panjang dan intens, terutama di cuaca panas. Minuman ini mengandung
karbohidrat dan garam yang dapat membantu mengembalikan elemen-elemen penting setelah latihan yang berat.

Kecuali jika kamu adalah seorang atlet profesional, biasanya tidak ada cukup garam yang hilang selama latihan untuk benar-benar memerlukan minuman olahraga tersebut. Kamu dapat dengan mudah mendapatkan kembali nutrisi yang hilang ini melalui camilan atau makanan yang dikonsumsi berikutnya.

5. Minuman manis berbahan dasar kopi

Minuman manis berbahan dasar kopi, seperti frappe campuran, mempunyai kandungan kalori yang sangat tinggi, mencapai setidaknya 400 kalori dalam satu cangkir berukuran 16 ons.

Baca juga: Minum Kopi Sebelum Sarapan Sebaiknya Dihindari, Bisa Tingkatkan Hormon Kortisol Penyebab Stres

Satu cangkir dapat mengandung jumlah karbohidrat yang setara dengan satu kali porsi makanan. Selain itu, minuman ini juga punya kandungan kafein serta lemak jenuh yang berasal dari susu dan krim yang digunakan.

6. Limun

Limun bisa membantu mengatasi rasa hausmu karena sifat asamnya sering diasosiasikan dengan kesegaran. Selain itu, limun mengandung vitamin C, yang dapat memberikan
perlindungan terhadap berbagai penyakit.

Sayangnya, jumlah vitamin C yang terdapat dalam limun jauh di bawah 1000 mg yang direkomendasikan untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Yang lebih mengkhawatirkan, banyak minuman yang disebut limun sebenarnya tidak mengandung lemon asli, melainkan banyak gula dan perasa lemon.

Selain itu, limun bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah, dan kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan diubah menjadi lemak apabila tidak dibakar melalui aktivitas sepanjang hari.

7. Jus

Jus menawarkan banyak manfaat kesehatan dan nutrisi yang berasal dari buah-buahan dan sayuran segar. Namun, proses pembuatan jus sering menghilangkan serat yang sehat, sehingga sisa gula dalam minuman tersebut dapat menimbulkan lonjakan kadar gula darah dengan cepat.

Dengan mengonsumsi buah segar, kamu dapat menghindari masalah ini. Selain itu, jus sering kali mengandung lebih banyak gula daripada yang kita sadari, terutama pada jenis jus yang telah diproses secara berlebihan dan tersedia di toko-toko.

Itulah beberapa minuman yang harus kamu hindari saat panas terik karena dapat mengakibatkan tubuh menjadi lebih cepat mengalami dehidrasi. Kondisi ini bisa bertambah buruk dengan seringnya konsumsi hal tersebut. (*)

Sumber: Jpgroup

Banyak Anak Jadi Korban Kejahatan Seksual di Pinang, Pelaku Mayoritas Orang Terdekat

0
Kepala UPTD PPA Kota Tanjungpinang, Zaskia. F. Mohamad Ismail

batampos– Kejahatan seksual yang dialami oleh anak kian marak terjadi di Kota Tanjungpinang, Kepri. UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Tanjungpinang mengklaim, pelaku kejahatan seksual itu mayoritas dilakukan oleh orang terdekat.

Orang terdekat tersebut tidak lain ialah ayah, saudara hingga kakek. Selain itu, tidak jarang tetangga hingga teman korban, juga menjadi pelaku kejahatan seksual terhadap anak tersebut.

“Pelakunya orang terdekat. Mungkin Karena ada kesempatan dan sering melihat anak tersebut bermain, jadi timbul rasa (untuk melakukan kejahatan seksual),” kata Kepala UPTD PPA Kota Tanjungpinang, Zaskia, Minggu (27/10).

BACA JUGA: Polisi Dalami Pelecehan Seksual Terhadap 2 Anak Bawah Umur di Tanjungpinang

Belakangan ini, kata Zaskia kasus kejahatan seksual memang dilakukan oleh pria yang sudah berusia lanjut. Sejak Januari hingga Oktober 2024, tercatat ada lima laki-laki berusia 61 hingga 80 tahun yang menjadi pelaku kejahatan seksual. Sebagian dari mereka ialah tetangga korban.

“Jadi orang tua harus mengajari anak untuk terbuka. Jika anak mengalami hal hal seperti itu, dapat menceritakan kepada orang tua,” tambahnya.

Sepanjang tahun 2024 ini, UPTD PPA Tanjungpinang juga telah melakukan pendampingan terhadap 33 anak yang terlibat dalam kasus kejahatan seksual. 30 anak diantaranya merupakan korban, dan tiga orang lagi merupakan pelaku.

Penanganan dan pendampingan terhadap anak korban kekerasan seksual, menurutnya terbilang cukup sulit. Terutama untuk keluarga yang tidak ingin melapor, karena melibatkan keluarga inti.

“Anak-anak juga cenderung memberikan kesaksian yang tidak konsisten, karena dipengaruhi lingkungan,” sebutnya.

Ia menambahkan, penguatan pada diri anak untuk mengetahui batasan dan perilaku memang perlu dilakukan. Hal ini, agar para anak tidak dapat terbuai oleh bujuk rayu yang dilakukan oleh pelaku.

“Karena sebagian besar kasus yang kita tangani ini memang anak-anak yang broken home, dan tidak mempunyai sosok kasih sayang ayah,” ujarnya. (*)

Reporter: M Ismail

Pengamat Sebut Tersangka Hasan Harusnya Mundur dari Jabatan Kadiskomifo Kepri

0
Praktisi Hukum di Provinsi Kepri, Andi Asrun. F. Dokumentasi Pribadi Asrun untuk BATAM POS

batampos– Praktisi Hukum di Provinsi Kepri, Andi Asrun menilai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri, Hasan yang saat ini berstatus sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen lahan, seharusnya mengundurkan diri dari jabatannya.

Hasan, seharusnya dapat lebih fokus untuk menghadapi kasus pidana yang saat ini tengah ia jalani. “Itu pidana, ancaman (hukuman) juga berat. Paling tidak ya (Hasan) harus non aktif dulu,” tegas Asrun kepada Batam Pos, Senin (28/10).

Guru Besar Hukum Konstitusi UNPAK Bogor tersebut menilai, Hasan harusnya dapat lebih sadar diri untuk mengundurkan diri sebagai Kadiskominfo Kepri. Tersangka pemalsuan dokumen lahan itu, diminta untuk tidak berdalih menunggu putusan inkrah dari pengadilan, guna mengundurkan diri.

BACA JUGA: Penangguhan Penahanan Dikabulkan Polres Bintan, Hasan Wajib Lapor

Apalagi, Hasan merupakan pejabat publik yang seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat. Ditambah lagi, Hasan saat ini mengemban tugas sebagai pemimpin di OPD yang terbilang cukup bergengsi.

“Apalagi dia (Hasan) di Diskominfo yang menyalurkan sumber informasi. Dia garda terdepan memberikan informasi, sedangkan dia sendiri terjerat kasus,” tegas Asrun.

Asrun menegaskan, Gubernur Kepri juga memiliki wewenang untuk menon aktifkan Hasan sebagai Kadiskominfo Kepri. Sehingga, masyarakat Kepri bisa menilai ketegasan Gubenur untuk membina Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkasus.

“Masyarakat menilai, Gubernur serius atau tidak untuk menonaktifkan. Agar dia dapat fokus menghadapi kasusnya,” tambahnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Pengamat Kajian Publik Kepri, Alfiandri. Secara etika dan moral, menurutnya Hasan memang seharusnya mengundurkan diri. Kadiskominfo Kepri itu harus diberhentikan untuk sementara waktu.

“Dia harus melewati proses hukum dulu. Sewajarnya memang diberhentikan sementara oleh atasannya (Gubernur), agar tidak mencampuradukkan pekerjaan,” sebut Alfiandri.

Selain itu, masyarakat juga tidak nyaman melihat pejabat publik yang sedang berstatus hukum sebagai tersangka, namun tetap menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. “Atau (Gubernur) menyuruh cuti. Karena ini masalah etika dan moral sebagai pejabat publik,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Diskusi dan Senam Sehat jadi Senarai Kampanye ASLI

0
li clau 2
Li Caludia (duduk di panggung) berbincang dengan para pendukungnya.

batampos – Minggu (28/10), pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI) melangsungkan kampanye terpisah. Pagi, Li Claudia mengadakan senam sehat di Perum KDA, malamnya Amsakar berdialog dengan warga di Sei Panas.

Ratusan warga, terutama ibu-ibu, antusias mengikuti acara senam sehat yang digelar bersama calon Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia. Kegiatan yang berlangsung di Perumahan KDA, Batamkota ini menjadi ajang silaturahmi antara calon pemimpin dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Li Claudia menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, tetapi juga mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut, sehingga masyarakat Batam hidup lebih sehat sekaligus lebih mengenal calon pemimpin yang akan membawa perubahan positif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan dalam membangun kota. “Saya diutus oleh Pak Prabowo untuk balik kampung, mendampingi Pak Amsakar Achmad di Pilkada Kota Batam. Pemimpin itu harus adem, tidak memecah belah masyarakat. Kita harus bersatu, bergandengan tangan, baru kita bisa membangun kota yang kita cintai ini,” jelasnya.

Amsakar Usung Program Pelatihan untuk Tenaga Kerja Lokal

Pada Minggu malam, calon Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melangsungkan kampanye terbuka di Pasar Aku Tahu, Sei Panas. Dalam kampanyenya, Amsakar menyampaikan bahwa salah satu program prioritas pasangan Amsakar-Li Claudia (ASLI) adalah pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri di Batam.

“Program pelatihan ini tidak sekadar memberikan keterampilan dasar, tetapi dirancang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan pasar kerja. Dengan demikian, anak-anak muda Batam akan memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing,” ujarnya.

Menurut Amsakar, program ini bertujuan meningkatkan daya saing generasi muda lokal sekaligus membuka peluang kerja lebih luas, sejalan dengan visi pasangan ASLI untuk menyejahterakan masyarakat Batam.

Lebih lanjut, ia berencana menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) yang mewajibkan perusahaan di Batam untuk merekrut 10 hingga 15 persen tenaga kerja lokal.

“Kami ingin memastikan masyarakat lokal, khususnya generasi muda, memiliki tempat di industri kota Batam. Dengan kebijakan ini, Insyaallah, perusahaan di Batam wajib menyerap 10 hingga 15 persen tenaga kerja lokal. Kebijakan ini tidak hanya menekan angka pengangguran, tetapi juga membantu menurunkan kemiskinan,” katanya. (*/adv)

Persoalan Lahan, Dua Kelompok Bersitegang di Pelabuhan Sagulung

0

batampos– Keributan terjadi di pelabuhan Sagulung, Kelurahan Tanjung uncang, Kecamatan Batuaji, Senin (28/10) pagi. Dua kelompok masyarakat bersitegang terkait kepemilikan lahan yang diatas nya berdiri toko material bangunan.

Dua kelompok ini adalah pihak Sutarno alias Ameng dan kelompok Akuang pemilik toko bangunan. Kelompok Akuang tidak terima karena toko meterial bangunannya digembok paksa oleh Ameng. Ameng berdalih bahwa lahan yang dibangun oleh Akuang untuk toko material bangunan adalah lahan miliknya. Akuang tak terima sehingga terjadi ketegangan tadi.

IMG 20241028 114925 e1730098247698
Terjadi keributan di pelabuhan Sagulung karena persoalan lahan. Ft. Ist warga untuk Batam pos

Polsek Batuaji yang turun ke lapangan berhasil meredam situasi dan menyarankan kedua bela pihak untuk menyelesaikan perselisihan mereka ke jalur hukum jika keduanya sama-sama merasa berhak atas lahan tersebut.

BACA JUGA: Perbaikan Database Lahan, Sesmenko : Kita Jaga Investasi dengan Kepastian Berusaha

“Kebetulan juta sudah ada laporan penggembokan ke polsek jadi ke polsek ya biar ada penyelesaian, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Andi Pakpahan.

Menurut penjelasan singkat dari Ameng, aksi penggembokan ini terjadi karena tidak ada niat baik dari pihak Akuang untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut sehingga dia berinisiatif menggembok pintu teralis toko material bangunan tadi.

“Ini persoalan lahan. Itu lahan yang saya kelola berdasarkan surat tebas yang kemudian bekerja sama dengan koperasi Bulog tahun 1999. Belakangan lahan ini dikuasi oleh Akuang. Katanya dia beli dari orang lain. Ini belum ada penyelesaian. Kami sudah coba datang secara kekeluargaan tapi tak ada hasil. Lapor ke Polres juga tak ada perkembangan. Makanya saya gembok pagi tadi, ” jelas Ameng.

Sementara dari Akuang, menjelaskan lahan diatas bangunan toko materialnya ini sudah dibeli dari ibu RS, warga setempat yang juga klaim sebagai pemilik lahan.
“Lahan itu saya beli dari ibu RS. Waktu pembelian pak Ameng ini juga tanda tangi surat sepadan untuk jual belinya. Kok ini dipermasalahkan lagi dan digembok lokasi usaha saya,” ujar Akuang.

Untuk penyelesaian persoalan ini Polsek Batuaji menyarankan kedua belah pihak untuk membahas persoalan tersebut di Polsek, dan jika memang sebelum nya sudah ada laporan ke Polresta Barelang maka penyelesaian akan diserahkan ke Polresta Barelang.

“Nanti silahkan adu data dan dokumen di Polres terkait kepemilikan lahan yang sah. Untuk hari ini kita amankan situasi biar tak terjadi keributan dan juga merespon laporan penggembokan dari pemilik toko material bangunan, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Penyengat, Sejarah dan Alam Asri Tetap Terjaga, Namun Budaya Mulai Terkikis

0

Pulau kecil yang banyak menyimpan sejarah di dalamnya, terdapat peninggalan orang-orang terdahulu yang masih terjaga dengan baik. Pulau Penyengat kini mengalami banyak perkembangan, baik itu dari pulaunya maupun orang-orang di dalamnya.

Berdasarkan letak geografisnya, Pulau Penyengat relatif dekat dengan Kota Tanjungpinang, penduduk dan pengunjung Tanjungpinang dapat memandang Pulau Penyengat dari tepi pantai Tanjungpinang.

Pulau Penyengat yang merupakan pulau kecil dengan luas sekitar 240 hektare, dapat dicapai dalam 15 menit dari Pelabuhan Sri Bintan Indera Pura di Tanjungpinang, dengan menggunakan transportasi publik berupa perahu bermesin bermuatan 15 orang yang disebut dengan Pompong atau Pancung.

Kelurahan Penyengat terdiri atas 5 RW yaitu RW 1 Kampung Datuk, RW 2 Kampung Balik Kota/Kampung Tengah, RW 3/Kampung Jambat, RW 4 Kampung Bulang, dan RW 5 Kampung Ladi.

Dahulu mata pencaharian penduduk pada umumnya menjadi nelayan dan buruh lepas. Namun sekarang, sebagian masyarakat Pulau Penyengat bekerja sebagai pegawai negeri dan swasta di Tanjungpinang.

Namun masih banyak penduduk berstatus buruh harian lepas, mengurus rumah tangga, pedagang, penyedia transportasi, dan seniman yang dapat menarik manfaat dari peningkatan kegiatan pariwisata di Pulau Penyengat.

Untuk bisa ke Pulau Penyengat dapat dicapai dengan menggunakan perahu kayu atau pompong, yang beroperasi seperti kendaran umum dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB dengan biaya Rp7.000 per orang untuk warga Pulau Penyengat dan Rp9.000 per orang untuk masyarakat dari luar Pulau Penyengat.

Penyeberangan ke Pulau Penyengat dari Tanjungpinang, dilayani dua dermaga di Pulau Penyengat yakni Pelabuhan Jambat dan Pelabuhan Kampung Datuk. Wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Penyengat biasanya turun di Pelabuhan Jambat. Sedangkan Pelabuhan Kampung Datuk biasanya digunakan oleh warga sekitar Kampung Datuk saja.

Di dalam Pulau Penyengat, mobilitas warga tanpa kendaraan pribadi dan pengunjung di Pulau Penyengat dilayani oleh Bentor (Becak Motor) yang beroperasi dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan biaya Rp20.000 sekali jalan ke tempat tujuan atau keliling pulau dengan tarif  Rp40.000 per jam untuk penumpang 2 orang.Terdapat juga penyewaan sepeda di Pulau Penyengat. Bersepeda di Pulau Penyengat relatif aman karena tidak ada mobil dan jumlah motor yang terbatas. Penyewaan sepeda beroperasi dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan biaya Rp15.000 per jam. Dan terdapat penyewaan sepeda motor dengan tarif Rp25.000 per jam.

F. TIA CAHYA NURANI/Batam Pos
Pengunjung foto bareng di depan Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, Rabu (22/10).

Batam Pos juga berbincang dengan salah satu pemandu wisata yang lahir dan besar di Pulau Penyengat, yakni Nurfatilla Afidah, yang memiliki nama panggung Tilot, berusia 29 tahun, dan menjadi pemandu sejak tahun 2019.

”Di sini ada sekitar 700 KK, 2.400 jiwa, dan semua masyarakat beragama Islam,” ucap Tilot.

Sebagai masyarakat asli Pulau Penyengat, Tilot merasa bangga dengan sejarahnya, orang-orang terdahulunya, para cendikianya, yang kita ketahui pada masa dulu pernah menjadi satu pulau yang penting bagi keluarga Riau Lingga Johor Pahang.

”Aku bangga sih, karena di sini juga ada dua makam pahlawan nasional, bangga karena pulau sekecil ini tapi mempunyai nilai sejarah yang begitu besar,” imbuhnya.

Tilot percaya, semua tempat pasti memiliki keistimewaannya masing-masing, begitu pula dengan Pulau Penyengat, mempunyai keistimewaannya dengan cerita sejarahnya.

”Ada Raja Ali Haji, Raja Fisabilillah, dan orang-orang terdahulu yang memiliki pemikiran yang luar biasa, banyak menulis, dan masih banyak lagi,” terang Tilot.

Jika dilihat dari segi pembangunan, Pulau Penyengat sudah mengalami banyak perubahan. Dulu jalannya tanah sekarang sudah lebih bagus, dulu tidak ada internet sekarang ada, dulu tidak ada listrik sekarang ada, dan ada beberapa budaya yang sudah tidak dilakukan lagi, karena tidak ada generasi yang meneruskan itu.

”Dulu setiap setahun sekali orang-orang tua dulu melakukan Ratib Saman, semacam doa keliling kampung, yang pada masa itu dipercaya bisa mengusir hal-hal buruk,” ungkap Tilot.

”Dan Alhamdulillah Penyengat sekarang menjadi salah satu perhatian pemerintah, karena sebagai tempat destinasi wisata di Kepulauan Riau,” tambahnya.

Tilot berharap, semoga di Penyengat masyarakatnya tetap guyub, saling gotong royong, saling peduli satu sama lain, tetap asri banyak pohon-pohon. Dan Semoga anak muda di sini, punya kesadaran dan tertarik untuk menggali, mencari tahu, tentang sejarah tempat tinggalnya, dengan itu mereka bisa bangga menjadi anak Pulau Penyengat.

”Yang sebisa aku lakukan adalah dengan berbahagia menceritakan tentang Pulau Penyengat, kepada orang ramai yang berkunjung, dan berbagi cerita dengan generasi sekarang, apa yang aku ketahui, ya aku bagikan,” ujarnya diakhir perbincangan. (*)

 

Reporter : TIA CAHYA NURANI