Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 2763

Puskesmas Sekupang Ajak Anak-Anak Sikat Gigi yang Benar

0
gigi dinkes
Puskesmas Sekupang mendidik anak peduli kesehatan gigi. (F. Rengga / Batam Pos)

batampos — Puskesmas Sekupang menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gigi serta mulut di TK Adhyaksa, Kamis (12/9). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang jatuh setiap 12 September.

Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. “Kami memberikan penyuluhan tentang cara menggosok gigi yang benar serta menggelar aksi sikat gigi massal untuk anak-anak,” ujarnya saat ditemui di Puskesmas Sekupang, Kamis (12/9).

Indriani menambahkan, pemilihan anak-anak TK sebagai sasaran penyuluhan sangat penting agar mereka bisa belajar menjaga kesehatan gigi sejak dini. “Usia dini adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan anak cara sikat gigi yang benar agar terhindar dari gigi berlubang,” tambahnya.

Selain di TK Adhyaksa, kegiatan serupa juga dilakukan di SMP Kartini Batam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut.

“Di SMP, kami rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gigi setiap tahun,” jelas Indriani.

Dokter gigi Puskesmas Sekupang, drg. Dewi Ekasari, menuturkan bahwa dalam penyuluhan ini diajarkan teknik menyikat gigi yang benar dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. “Informasi seperti ini sebenarnya sudah banyak tersedia, namun sering kali orang tua lupa atau kurang konsisten dalam mengingatkan anak-anak untuk menjaga kebiasaan menyikat gigi secara rutin,” ujarnya.

Dewi juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. “Anak-anak di usia balita sedang dalam masa pertumbuhan. Jika kesehatan gigi mereka terganggu, ini bisa berdampak pada rasa percaya diri mereka,” tambahnya.

Anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias. Mereka dengan penuh semangat mendengarkan penjelasan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan turut serta mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar secara langsung.

Program penyuluhan ini merupakan bagian dari pendidikan kesehatan di sekolah yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan keseluruhan tubuh.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat membentuk kebiasaan baik dalam merawat gigi mereka sehingga terhindar dari masalah kesehatan gigi di kemudian hari. “Selain pemeriksaan gigi, anak-anak juga dilatih secara langsung cara menyikat gigi yang benar, ” tuturnya.

Dengan tingginya antusiasme peserta, diharapkan kegiatan penyuluhan ini bisa menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Polsek Sekupang Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur, Pelaku Warga Negara Singapura

0
IMG 20240912 WA0023
Paspor dan handphone milik pelaku. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang warga negara Singapura.

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sekupang, yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang, IPTU M. Ridho, berhasil mengamankan pelaku pada Sabtu (7/9) kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelaku, AH, 50, ditangkap di rumahnya di Perumahan Mutiara View, Blok B1, No. 21, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang. Ia diduga telah melakukan persetubuhan terhadap anak tiri yang berusia 16 tahun sejak dua tahun terakhir.

Menurut keterangan pihak kepolisian, perbuatan itu dilakukan berulang kali, dengan perkiraan mencapai 120 kali sejak tahun 2022 hingga insiden terakhir yang terjadi pada Selasa (3/9).

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom melalui Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu M. Ridho, menjelaskan bahwa bermula dari laporan Murnila Sari, 40, yang merupakan teman dari ibu korban.

“Pelapor melaporkan kejadian tersebut setelah mendapat pesan dari ibu korban yang meminta bantuan untuk kabur dari rumahnya karena sering mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya, ” ujarnya, Kamis (12/9).

Menurutnya, setelah diselidiki, korban yang berusia 16 tahun mengungkapkan bahwa dirinya sering disetubuhi oleh ayah tirinya. Mendengar hal tersebut, pelapor langsung mengajukan laporan ke Polsek Sekupang.

Usai menerima laporan, lanjut Iptu Ridho, Unit Reskrim Polsek Sekupang melakukan interogasi terhadap pelapor dan mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku AH.

Selanjutnya, pada pukul 17.00 WIB, dilakukan gelar perkara dengan menghadirkan saksi, korban, dan pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ada, pelaku ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 81 Ayat (1), (2), dan (3) serta Pasal 82 Ayat (1), (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Saat ini, pelaku telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut, ” tegas Iptu Ridho.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kekerasan seksual terhadap anak, dan Polsek Sekupang berkomitmen untuk terus mengusut kasus ini hingga tuntas. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

James Earl Jones, Pengisi Suara Darth Vader Tutup Usia

0

james earl jonesJames Earl Jones (Instagram @starwars)batampos – James Earl Jones, pengisi suara tokoh Darth Vader meninggal dunia pada usia 93 tahun.

Selain debut sebagai aktor dalam sejumlah film layar lebar, James Earl Jones terkenal sebagai pengisi suara tokoh antagonis Darth Vader dalam film Star Wars.

Film lain yang berisi suaranya adalah film Disney Lion King sebagai pengisi suara Musafa.

James Earl Jones meninggal di rumahnya, Duchess Country, New York Senin, (9/9).

Baca juga: Tetapkan Batasan yang Jelas untuk Anggota Keluarga yang Toxic

Penyebab kematian aktor legendaris ini belum diketahui secara pasti. Perwakilan keluarga memilih tidak mengungkapkannya.

Kepergian Jones tentu menjadi kabar yang mengejutkan bagi para penggemar dan tokoh industri perfilman, sebab ia merupakan salah satu aktor yang luar biasa dan memiliki pengaruh yang besar.

Sepanjang karir profesionalnya di dunia perfilman, perannya sebagai pengisi suara Darth Vader disebutkan sebagai salah satu peran Jones yang paling terkenal. Dari pekerjaan ini, ia memperoleh $7.000. Kabarnya setelah dinegosiasikan, kesepakatan jadi lebih baik saat Star Wars menjadi populer.

Awal Jones mengetahui minatnya pada dunia pertunjukan disebut-sebut saat duduk di sekolah menengah. Saat itu, guru bahasa Inggris barunya meminta Jones membaca puisi yang ditulisnya dan ia tiba-tiba memperoleh kepercayaan diri.

Pada tahun 1957, ia menerima diploma dari American Theatre Wing dan perlahan mulai terkenal di luar Broadway. Debut Jones di dunia Broadway menjadi langkah awal perjalanan panjang karirnya.

Baca juga: Ji Chang Wook Bantu Promosikan Bali dan Labuan Bajo

Setelah debut di layar lebar sebagai seorang pembom dalam ‘Dr. Strangelove’ (1964), karya Stanley Kubrick, James Earl Jones berkembang menjadi aktor layar lebar yang mengesankan.

James Earl Jones telah mencapai usia profesional sebagai pemain off-Broadway, pada pertunjukan penuh petualangan yang memuat unsur politik. Pada tahun 1961, ia memikat para pengulas dengan peran utamanya dalam ‘The Blacks’.

Di Broadway, Jones mendapatkan Penghargaan Tony atas karya terbaiknya ‘The Great White Hope’ (1968) karya Howard Sackler dan ‘Fences’ (1987) karya August Wilson. Keduanya merupakan drama pemenang Penghargaan Pulitzer.

Aktor legendaris itu juga memperoleh dua Penghargaan Emmy yang dimenangkannya untuk nominasi Aktor Utama Luar Biasa dalam Serial Drama untuk ‘Gabriel’s Fire’ dan Aktor Pendukung Luar Biasa pada Miniseri atau Spesial untuk film TNT ‘Heat Wave’ di Los Angeles pada tahun 1991.

Penghargaan yang diterimanya termasuk National Medal of Arts pada tahun 1992 dan Kennedy Center Honors pada tahun 2002. Ia juga pernah meraih Grammy Award untuk rekaman kata-kata terbaik untuk ‘Great American Documents’ (1976). (*)

Sumber: Jpgroup

Menanti Pimpinan DPRD Batam

0
DPRD Batam
Kantor DPRD Kota Batam. (F. Putut Ariyo / Batam Pos)

batampos – Selain Partai NasDem, ada tiga partai lagi yang bakal mengisi kursi sebagai Wakil Ketua I, Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III di DPRD Batam. Kemungkinan besar, posisi itu akan dijabat oleh dewan dari fraksi Partai Gerindra, PDIP dan Golkar.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Persidangan DPRD Batam, Ade Sofyan. Dari ketiga partai yang dimaksud, hanya PDIP yang belum mengusulkan nama calon.

“Yang sudah masukkan usulan itu yakni NasDem dengan Muhammad Kamaluddin, Gerindra dengan Aweng Kurniawan, PDIP belum ada, dan Golkar dengan Muhammad Yunus Muda,” katanya.

Mengenai PDIP yang masih belum mengusulkan calonnya, Ade tak mengetahui itu secara pasti. Namun dia yakin, partai tersebut pasti bakal mengusulkan nama yang bakal jadi salah satu pimpinan DPRD Batam sebelum pelantikan.

Ade juga tak mengetahui soal siapa nama dari PDIP yang masuk radar usulan. Ia menegaskan bahwa itu ranahnya partai politik yang bersangkutan.

“Saya yakin pasti (PDIP) mengusulkan calon. Ini merupakan salah satu alat kelengkapan dewan. Saya yakin akan diusul. Kalau untuk pelantikannya di tanggal 24 September. Kami saat ini tengah menyiapkan berkas-berkas kelengkapan untuk pelantikan dengan berkoordinasi ke Pemerintah Kota Batam dan juga Provinsi Kepri,” ujarnya.

Ketua DPC PDIP Batam, Nuryanto menyebut, bahwa nama yang diusulkan untuk jadi pimpinan DPRD Batam tengah digodok. Di internal partainya pun bakal dirapatkan terlebih dahulu.

Cak Nur, sapaan akarabnya menambahkan, bahwa nama atau sosok salah seorang pimpinan DPRD dari fraksi PDIP yang bakal diusung ialah figur yang masuk dalam kepengurusan partai tingkat DPC PDIP Batam.

“Nanti kita rapat dulu. Yang jelas ada unsur DPC,” kata dia.

Diketahui, anggota DPRD Batam terpilih dari PDIP didominasi nama-nama baru. Kini hanya satu saja orang lama yang tersisa, yakni Budi Mardiyanto. Sementara nama beken seperti Putra Yustisi Respaty, Udin P Sihaloho serta Tumbur M Sihaloho gagal terpilih.

Sementara itu, Anggota DPRD Batam terpilih dari fraksi Partai NasDem, Muhammad Kamaluddin, resmi diusulkan sebagai calon Ketua DPRD definitif 2024-2029. Pembahasan itu diparipurnakan, Kamis (12/9).

Rapat itu dipimpin oleh Ketua sementara DPRD Batam, Asnahwati Atiq, dengan agenda utama penetapan calon pimpinan definitif. Usulan tersebut disampaikan berdasarkan suara dan jumlah kursi terbanyak.

Kamaluddin mengatakan, usulan dirinya sebagai calon Ketua DPRD Batam merupakan amanah yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Proses keputusannya nanti mengacu pada SK Gubernur Kepri.

“Kalau sudah terbit (SK), pelantikan pimpinan DPRD Batam dilaksanakan sekitar tanggal 20-an September nanti, saya juga lupa tanggal pastinya tadi kapan,” katanya.

Jika dipilih sebagai Ketua DPRD Batam, ia menyebut bahwa itu adalah sebuah kepercayaan dan juga mandat dari masyarakat. Tentunya dengan memegang tanggungjawab yang besar dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Ini amanah berat. Kami perlu dukungan semua pihak. Yang jelas kami berkomitmen untuk terus bersinergi,” katanya.

Kamaluddin menegaskan bahwa setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban harus dilaksanakan dengan penuh integritas serta niat yang tulus. Tugas tersebut akan dia jalankan dengan penuh keikhlasan demi kemajuan daerah. (*)

Reporter: Arjuna

Revitalisasi Masjid Agung Batam Rampung, Pemko Siapkan Peresmian

0
masjid agung
Sekda Kota Batam, Jefridin, memimpin rapat koordinasi persiapan peresmian Masjid Agung yang akan disejalankan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (11/9).

batampos – Pemerintah Kota Batam akan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian penggunaan kembali Masjid Agung Batam setelah proyek revitalisasi rampung. Acara ini akan diselenggarakan di kawasan Masjid Agung pada Senin (16/9/2024) mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, memimpin langsung rapat koordinasi persiapan yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (11/9/2024).

“Peresmian Masjid Agung Batam yang sudah direvitalisasi ini merupakan momen penting. Kita harus memastikan segala persiapan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kota Batam akan digelar pada tanggal 16 September 2024, dimulai dengan salat Magrib berjemaah, yang rangkaiannya dimulai pukul 17.30 WIB. Adapun, dresscode-nya yakni mengenakan pakaian serba putih.

“Target pengunjung yang akan datang diharapkan lebih dan kurang sebanyak 10.000 orang. Dengan mengundang penceramah utama yaitu Ustaz Lukman Hakim,” jelasnya.

Jefridin berharap seluruh persiapan ini dapat berjalan lancar, dan acara dapat berlangsung dengan sukses tanpa hambatan.

“Kepada Dinas dan stakeholder terkait, diharapkan melalui rapat koordinasi ini semua sudah dapat memahami tugas masing-masing dan dapat menjalankannya dengan sebaik mungkin pada hari pelaksana-an,” tegasnya.

Hadir di antaranya Asisten Pemerintahan Kota Batam, Yusfa Hendri; Ketua MUI Kota Batam, Lukman Rifa’i; Kepolisian; Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah; Kepala Bagian Kesra Kota Batam, Mahlil; Kepala Satpol PP Batam, Imam Tohari; Perwakilan Dinas Perhubungan; BKPSDM; Dinas Lingkungan Hidup; Dinas Komunikasi dan Informatika; Dinas Kesehatan, Dinas Damkar.

Sejalan dengan itu, pada kesempatan tersebut juga akan digelar kegiatan Indonesia Baha­giakan Santri dan Pelantikan Dewan Masjid Indonesia (DMI). (*)

Lantik Adnan Jadi Kades Definitif Desa Matak, Bupati Tekankan Transparansi Pengelolan Dana Desa

0
Bupati Anambas, Abdul Haris melantik Adnan sebagai Kepala Desa Matak sisa masa jabatan 2018-2026. f.ihsan

batampos – Bupati Anambas, Abdul Haris melantik Adnan sebagai Kepala Desa Matak untuk masa sisa jabatan 2018-2026 di Pelataran Kantor Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, Rabu, (11/9).

Adnan dilantik untuk menggantikan kades definitif, Awaludin yang tersandung kasus korupsi penyelewangan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 dengan total kerugian negara mencapai Rp 211 juta.

Haris mengatakan pelantikan dilakukan agar jalannya pemerintahan bisa maksimal. Karena, selama 2 tahun, Desa Matak hanya dijabat oleh Pejabat (Pj) Kades, Roni Ahmadi.

Tentunya, dengan dijabat Pj Kades pemerintahan tidak berjalan secara optimal khususnya dalam peran mengambil keputusan.

“Perkembangan zaman juga, harus menuntut Kades untuk mengoptimalkan peran dari perangkat desa agar pembangunan dan peningkatan kesejahteraab masyarakat berjalan maksimal,” kata Haris.

Pengelolaan Dana Desa juga menjadi atensi bagi Haris untuk Kades yang baru dilantik. Ia meminta kepada Adnan agar kasus Awaludin dapat menjadi pelajaran dalam mengelola keuangan desa.

“Dalam hal pengelolaan dana desa, pengawasan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan. Saya minta agar pengelolaan dana desa dapat transparan,” pinta Haris.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan, Kerjasama dan Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Dwi Arif Laksono mengatakan pelantikan Kades definitif ini sedikit terlambat.

BACA JUGA: Tingkatkan Kinerja Pemerintah Desa, Dinas PMD Bintan Luncurkan Grand Design Misi Kades

Hal ini disebabkan dalam kurun waktu 2 tahun, tidak ada warga yang berniat mendaftar sebagai calon Kepala Desa (Kades).

“Masyarakat maunya Pj Kades (Roni Ahmadi) yang jadi Kades definitif. Aturannya kan ga bisa, karena Pj itukan PNS. Kecuali kalau beliau (Roni) mau lepas status PNS. Sudah berkali-kali dibuka pendaftaran calon Kades tetap tidak ada yang daftar,” kata Arif.

Dengan keluarnya aturan dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tentang perpanjang masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 8 tahun membuat pihaknya menggesa adanya Kades definitif. Karena, dengan penambahan masa jabatan otomatis ada perubahan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Pj Kades tidak bisa menandatangani RPJMDes. Itu juga jadi alasan kita menggesa pemilihan Kepala Desa. Alhamdulillah, akhir Agustus lalu sudah selesai. Dan ini baru dilantik. Semoga segera selesai RPJMDesnya,” pungkas Arif. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Semester Awal, Investasi Batam Tembus Rp8,73 T

0
PTSP
Sejumlah warga mengurus dokumen izin usaha di PTSP Pemko Batam di Mal Pelayanan Publik, Batam Kota. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam mencatat, dalam enam bulan pertama tahun 2024, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam mencapai Rp8,73 triliun. Berdasarkan sektor, investasi itu terbagi dalam industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam; kemudian industri kimia dan farmasi serta industri barang dari kulit dan alas kaki.

“Sektor tersebut merupakan perpaduan dari PMA dan PMDN pada semester satu tahun ini,” ujar Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam, Reza Khadafi, Rabu (11/9).

Selain itu, Reza juga meng-ungkapkan bahwa perizinan lingkungan untuk Penanaman Modal Asing (PMA) berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. “Namun, perizinan berusaha PMA di Batam dapat diakomodasi oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam berdasarkan PP 41/2021,” katanya.

Menanggapi kebutuhan masyarakat yang kesulitan me-ngurus administrasi pada jam kerja, Dinas PTSP Batam juga mengumumkan perluasan jam layanan. “Mulai saat ini, pelayanan akan dibuka pada hari Sabtu, bekerja sama dengan BP Batam untuk menyediakan layanan setengah hari,” sebut Reza.

Langkah ini diambil setelah menerima keluhan dari pekerja yang harus mengorbankan jam kerja mereka untuk urusan administrasi. “Dengan langkah-langkah ini, Dinas PTSP Batam berharap dapat mempermudah proses perizinan dan mendukung pertumbuhan investasi di Kota Batam,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, menilai persoalan perizinan berusaha sebagian masih terkendala di pusat, dan Apindo berharap pemerintah mendorong supaya perizinan tertentu seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dilimpahkan ke pemerintah daerah. Hal ini tentunya dapat meningkatkan daya saing Kepri dan memudahkan pengusaha dalam mengurus segala perizinan.

“Faktor tersebut harus segera dibenahi dan dikaji oleh pemerintah daerah, baik itu BP Batam maupun instansi terkait,” ujarnya.

Kemudian, persoalan lahan juga menjadi hal yang perlu dibenahi karena terbatasnya lahan di Kota Batam. Bagaimana hal ini bisa segera dibenahi oleh BP Batam sehingga ketika investor datang, sudah tersedia lahannya. Saat ini masih banyak lahan yang telah dikuasai, tetapi masih kosong.

“Kami berharap dalam hal ini didukung oleh BP Batam untuk diteruskan ke pemerintah pusat agar dapat dimaksimalkan. Perizinan yang di pusat dilimpahkan saja ke daerah, tinggal diawasi saja pelak-sanaannya,” tutupnya. (*)

Tingkat Kunjungan Hotel Berbintang Naik

0
hotel
ilustrasi hotel (pixabay)

batampos – Meski ada kendala mengenai harga tiket feri dan beberapa aturan lainnya, perkembangan sektor pariwisata di Batam cukup menjanjikan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan perkembangan pariwisata bukan-lah angan semata. Ia optimistis Batam akan menjadi destinasi wisata terpopuler di Kepulauan Riau bahkan di Indonesia.

Lebih lanjut, tren positif pariwisata ini dibuktikan dengan tingkat hunian hotel yang terus meningkat secara signifikan, termasuk untuk hotel berbintang.

”Untuk datanya kami belum dapat. Namun, yang jelas, tingkat hunian hotel, termasuk yang berbintang, meningkat signifikan. Bahkan setiap akhir pekan tingkat huniannya hampir 100 persen,” kata Ardi, Rabu (11/9). Sementara untuk hari-hari biasa, tingkat hunian hotel masih tergolong baik, dengan angka mencapai 60 hingga 70 persen.

Di sisi lain, Disbudpar Batam juga menyambut baik Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2024 tentang Bebas Visa Kunjungan yang telah disahkan oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada 29 Agustus 2024. Dengan keluar-nya perpres tersebut, sektor pariwisata di Batam diharapkan kembali bergairah dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Ia juga menilai, pemberian bebas visa kunjungan kepada ekspatriat pemegang permanent residence Singapura akan menguntungkan Batam. Pasalnya, Batam menjadi singgahan terbesar bagi orang-orang Singapura.

”Jumlah kunjungan wisman ke Batam itu mencapai lebih dari 700 ribu. Kami optimistis target kunjungan 2 juta wisman tercapai hingga akhir tahun 2024 ini,” kata Ardi.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu aturan pelaksana-an atau petunjuk teknis (juknis) dari perpres tersebut yang sedang disusun oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi. Perpres tersebut menyebut sebanyak 13 negara yang memperoleh status bebas visa kunjungan, yaitu Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Suriname, Kolombia, dan Hongkong.

Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Aparnas) Batam, Andi Xie, mengharapkan Visa on Arrival (VoA) dapat dihapus sepenuhnya oleh pemerintah. Itu akan menambah potensi, mengingat beberapa negara penyumbang wisman terbesar di Batam tidak masuk dalam perpres tersebut.

”Contohnya Tiongkok. Banyak orang di Tiongkok yang ingin berkunjung ke Indonesia, khususnya Batam. Namun, karena aturan VoA ini, tidak banyak yang mau datang ke daerah kita,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh negara di ASEAN telah meng-hapus kebijakan VoA. Indonesia seharusnya mencontoh negara-negara yang sudah tidak memberlakukan VoA.

Meski begitu, ia tetap optimistis dapat menggaet banyak wisatawan asing ke Batam. Bahkan, terbaru, Andi telah menandatangani kerja sama dengan agen perjalanan wisata di Tiongkok untuk mendatangkan wisman ke Batam.

”Dalam waktu dekat, kami akan menerima sekitar 2.000 wisatawan Tiongkok yang akan berwisata ke Batam. Kami tetap optimistis target yang ditetapkan oleh pemerintah dapat tercapai,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Pemkab Bintan Alokasikan Anggaran Rp 90 Juta buat BLT Penyandang Disabilitas

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 90 juta untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi penyandang disabilitas.

“Iya, Insha Allah program BLT bagi penyandang disabilitas ini dimulai pada anggaran perubahan 2024,” ujar Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat ditemui di RSUD Bintan di Kijang, Rabu (11/9/2024).

BACA JUGA: BLT Lansia Mulai Disalurkan untuk 5.068 Orang di Bintan

Dia mengatakan, alokasi anggaran BLT bagi penyandang disabilitas ini akan disalurkan untuk 300 orang.

Dia berharap, bantuan yang diberikan untuk penyandang disabilitas memberi manfaat sekaligus memotivasi mereka untuk berkarya.

Sebelum program BLT bagi penyandang disabilitas, Pemkab Bintan juga telah melaksanakan program BLT bagi lansia di Bintan.

Tahun 2024 ini, sebanyak 5.600 orang lansia di Bintan mendapat BLT dengan alokasi anggaran sekitar Rp 6,5 miliar. (*)

Reporter: Slamet

Pemerhati Kebijakan Publik Rikson Tampubolon Minta Anggota DPRD Terpilih Perhatikan Transportasi Publik di Batam

0
b49faf92 6dde 4343 8b46 bf3852526f02 scaled e1712396170956
Rikson Tampubolon

batampos– Pemerhati kebijakan publik Kota Batam, Rikson Tampubolon, kembali mengkritik kondisi transportasi publik di Batam, khususnya terkait keterbatasan operasional Trans Batam yang dinilai belum memadai untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pekerja industri dengan jam kerja di luar jadwal reguler. Ia mendesak perpanjangan jam operasional Trans Batam hingga tengah malam untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Saat ini, Trans Batam hanya beroperasi dari pukul 7 pagi hingga 6 sore. Padahal, sebagai kota industri, banyak pekerja yang masuk pada shift malam, bahkan hingga jam 11 malam, dan baru pulang pada subuh dini hari. Kalau tidak bisa beroperasi sampai 24 jam. Ya minimal sampai tengah malamlah beroperasinya. mengingat masih banyak pekerja kita yang masuk dan pulang kerja sampai tengah malam. Kota industri seperti Batam seharusnya memiliki layanan transportasi publik yang lebih fleksibel, humanis dan menjawab kebutuhan warganya,” ungkap Rikson, Direktur Eksekutif Batam Labour and Public Policies, yang juga alumnus program magister perencanaan pembangunann Universitas Sumatera Utara ini.

BACA JUGA: Rikson Nilai Tarif Parkir Berlangganan di Kota Batam Mahal

Data dari Dinas Perhubungan Kota Batam (2023) mencatat bahwa saat ini terdapat 62 unit bus Trans Batam yang beroperasi yang mencakup 8 koridor, dengan rata-rata usia kendaraan mencapai 9 hingga 10 tahun. Meskipun baru-baru ini ditambahkan 20 unit bus baru, Rikson menilai bahwa jumlah ini masih kurang mencukupi kebutuhan mobilitas masyarakat. Mengingatnya minimnya perhatian pemerintah kita dalam membenahi transportasi publik kita selama ini. secara kasat mata kita bisa melihat dari kondisi halte-halte bus kita jauh dari kesan baik dan terurus.

Rikson yang berprofesi sebagai dosen di Kota Batam ini juga menyoroti pentingnya melibatkan angkutan umum lokal seperti Angkot Lokal dan Bimbar dalam membangun ekosistem transportasi publik yang terintegrasi. “Kita bisa mencontoh sistem integrasi transportasi publik seperti JakLingko (Trans Jakarta) di Jakarta. Angkot dan Bimbar bisa memainkan peran penting untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani bus, terutama di daerah perumahan dan kawasan padat penduduk dan pelosok-pelosok kota,” ujarnya.

Selain itu, Rikson yang juga pengurus di Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Kepri ini menekankan bahwa Batam yang bercita-cita menjadi bandar dunia madani harus serius mengembangkan transportasi publik yang dapat diakses oleh semua kalangan, dengan pelayanan yang berkualitas dan operasional yang lebih fleksibel. Ia berharap bahwa kebijakan ini menjadi perhatian bagi anggota DPRD Batam yang baru dilantik serta para calon walikota yang akan datang.
“Kota Batam memiliki potensi besar sebagai kota industri dan pariwisata, namun tanpa dukungan transportasi publik yang efisien, masyarakat dan ekonomi kota akan sulit bergerak maju. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata dan kebijakan yang pro-mobilitas, salah satunya dengan memperpanjang jam operasional dan meningkatkan layanan transportasi publik,” tegas Rikson. (*)