Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2779

Tambang Pasir Laut akan Ganggu Nelayan Tradisional

0
Kapal-kapal nelayan tradisional yang biasa melaut disekitar perairan Karimun. f, sandi

batampos– Rencana pemerintah pusat untuk kembali membuka pertambangan sedimen pasir laut dan sekaligus membuka kran ekspor masih menjadi kontroversi di masyarakat. Khususnya dari masyarakat nelayan tradisional yang ada di Kabupaten Karimun. Karena, aktivitas sedimen pasir laut beroperasi dapat memberikan dampak bagi nelayan, khususnya nelayan tradisional.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Nelayan Teluk Setimbul, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Jakar yang dikonfirmasi Batam Pos, Minggu (13/10) mengatakan, jika kapal pasir laut masuk dan beroperasi di perairan Karimun sudah tentu dapat menganggu masyarakat nelayan yang mencari kehidupan di laut.

BACA JUGA: Soal Tambang Pasir Laut, Plt Gubernur Kepri Ikut Aturan Pusat

”Saya selaku Pokmaswas dan juga nelayan memang tidak setuju jika ada kapal pasir laut yang beroperasi di laut Karimun ini. Masyarakat nelayan tradisional macam kami ini sudah turun temurun turun ke laut untuk mencari kehidupan guna memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Kalau ada aktivitas tambang pasir laut, katanya, sudah tentu akan menyebabkan penurunan hasil tangkapan nelayan. Bahkan, bukan tidka menutup kemungkinan tidak bisa lagi turun ke laut. Sebagai contoh, beberapa bulan lalu ada kapal yang masuk ke perairan Meral Barat untuk melakukan pengecaman titik-titik pasir laut sudah menganggu aktivitas nelayan. Apalagi, jika sampai kapal pasir laut masuk dan beroperasi. Anak cucu ke depan nanti sudah tentu tidak bisa menangkap ikan di laut lagi.

”Kami berharap kepada pemerintah untuk meninjau kembali. Kalau dapat jangan ada kegiatan penambangan pasir laut di laut Karimun ini. Memang, beberapa waktu lalu ada yang mengatasnamakan nelayan menyampaikan setuju pertambangan pasir laut. Itu nelayan yang mana. Kami jelas-jelas menolaknya,” tegas Jakar.

Kas, nelayan asal Kecamatan Buru menyebutkan, kalau pertambangan pasir laut kembali beroperasi, sudah tentu akan menyebabkan hasil tangkapan nelayan berkurang.

”Laut menjadi keruh, ikan dan udang sudah tentu tidak ada lagi. Saya sudah pengalaman betul dengan keadaan dulu ketika pertambangan pasir laut beroperasi. Hasil tangkapan jauh berkurang,” ungkapnya

Hal senada disampaikan Uma yang juga berprofesi sebagai nelayan menyebutkan, kalau air kotor atau keruh sudah pasti ikan tak ada. ”Saya nelayan jaring kurau, kalau air keruh sudah pasti tak ada ikannya. Macam kita juga manusia, kalau air kotor mana mau mandi. Begitu juga dengan ikan sudah pasti akan pergi dari lokasi yang airnya terganggu,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi

Turis Amerika Tewas di Bintan, Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Kamar Mandi Hotel Four Point By Sheraton, Lagoi

0
Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Prasojo. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang turis asal Amerika, Reymond Mathew Jeferson, 58, tewas di Bintan.

Warga negara asing itu ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi Hotel Four Point By Sheraton di Lagoi, Bintan pada Minggu (13/10/2024).

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Prasojo mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Jeferson setelah dilakukan visum di RSJKO EHD Tanjunguban.

“Diduga serangan jantung,” katanya.

Dia mengatakan, Jeferson dan kekasihnya menginap di hotel mulai Jumat (11/10/2024) di kamar Pool Villa nomor 8007.

BACA JUGA: Tarik Pasar Turis India ke Pulau Bintan, Bintan Resorts Jalin Kerja Sama dengan VFS Global

Sebelum meninggal, turis Amerika itu sempat pergi ke Bintan Spa pada Minggu (Ql13/10/2024) sekitar pukul 15.50 WIB.

Setelah dari spa, Jeferson kembali ke kamar hotel untuk mengemas barang.

Sore itu, menurut rencana Jeferson dan kekasihnya mau check out dari hotel di kawasan Lagoi Bay itu.

Kemudian, kekasih Jeferson menghubungi pihak hotel dan meminta tolong untuk mendatangkan dokter dikarenakan korban mengalami sesak nafas.

Tidak lama kemudian, dia mengatakan, kekasihnya sempat berteriak meminta tolong dari dalam kamar hingga suara teriakan terdengar ke luar kamar.

“Pihak hotel lalu membuka kamar dengan kunci serep untuk masuk ke kamar,” kata dia.

Di dalam kamar, pihak hotel sudah menemukan Jeferson dalam kondisi terbaring dan tidak sadarkan diri di kamar mandi.

Setelah dilakukan pertolongan pertama namun Jeferson tidak juga sadarkan diri, akhirnya pihak hotel membawa Jeferson ke klinik di Lagoi.

Dari klinik di Lagoi, dia mengatakan, Jeferson dibawa ke RSJKO EHD di Tanjunguban.

Setelah dilakukan tindakan medis, pihak rumah sakit menyatakan Jeferson telah meninggal.

Pantauan di RSJKO EHD di Tanjunguban, Minggu (13/10/2024) malam, jenazah Jeferson dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) karena rumah sakit pelat merah di Tanjungpinang itu memiliki fasilitas freezer untuk menyimpan jenazah. (*)

Reporter: Slamet

Berhasil Bangun Infrastruktur, Ansar Ahmad Cagub Unggulan Lanjutkan Bangun Kepri

0
Ansar Ahmad berswama pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin potensial untuk pembangunan Kepri lebih maju. Ansar dianggap sebagai pemimpin yang sukses membangun infrastruktur untuk masyarakat Kepri.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Bukit Bestari, Nasarudin mengatakan, Ansar merupakan pemimpin yang telah berhasil memajukan pembangunan infrastruktur di Kepri. Nasarudin mencontohkan infrastruktur jalan di Kepri telah banyak ia bangun.

“Sebab kita tengok contoh yang sudah Pak Ansar kerjakan seperti di daerah Bintan, Tanjungpinang, semua itu jalan jalan semua jadi dan selesai,” kata Nasarudin, Minggu (13/10/2024).

Rekam jejak Ansar membangun Kepri terbukti berjalan secara lancar dan konsisten. Di berbagai bidang termasuk infrastruktur, Ansar sukses memperbaiki jalan dan merevitalisasi beberapa jembatan.

Di bidang infrastruktur jalan, Ansar berhasil membangun jalan mulus sepanjang 76,13 kilometer melalui Inpres Jalan Daerah (IJD). Selain itu, di dalam Inpres itu juga Ansar berhasil membangun jembatan penghubung sebesar 270 meter yang menelan anggaran sebesar Rp609,1 miliar.

Kemudian, Ansar juga berhasil membangun beberapa infrastruktur publik lainnya. Mulai dari jalan, jembatan fly over, pelabuhan bongkar muat, dermaga, gedung lembaga adat, dan penataan kawasan Gurindam 12 hingga revitalisasi perpanjangan landasan pacu Bandara Haji Abdullah di Karimun.

Oleh sebab itu, Nasarudin menegaskan, Ansar merupakan satu-satunya pemimpin kompeten untuk membangun Kepri lebih baik. Karenanya, ia menegaskan, dukungan untuk Ansar menjadi gubernur semakin tak terbendung.

“Ya mudah-mudahan dengan terpilihnya Pak Ansar nanti mudah-mudahan kerja baik membangun Kepri ini bisa berjalan dengan baik,” tandasnya. (*/adv)

Kompeten Lanjutkan Kepri Maju, Masyarakat Batam Dukung Penuh Ansar Ahmad

0
ansar satu
Ansar Ahmad menyemangati para pendukungnya.

batampos – Masyarakat Kota Batam kian solid mendukung Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad menjadi pemimpin Kepri periode berikutnya. Ansar dinilai sebagai pemimpin kompeten untuk Kepri lebih maju dan berprestasi di masa yang akan datang.

Tokoh Masyarakat Batam, Muhammad Yunus mengungkapkan, Ansar memiliki kompetensi mumpuni untuk memimpin Kepri satu periode lagi. Ia menegaskan, pengalaman Ansar di pemerintahan menjadi modal signifikan untuk memimpin di kepemimpinan selanjutnya.

“Pemimpin seperti Pak Ansar kalau masyarakat Kepri, Batam enggak pilih dan dukung Pak Ansar ya sudah jelas rugi pasti,” kata Yunus, Minggu (13/10/2024).

Yunus melanjutkan, jika rekam jejak Ansar membangun Kepri tidak akan bisa disamakan oleh kandidat manapun. Karenanya, ia menegaskan jika Ansar sosok pemimpin terbaik untuk Kepri.

“Pak Ansar itu susah diikuti kinerja bagusnya dalam membangun Kepri,” sambungnya.

Kinerja Ansar membangun Kepri terekam dari komitmennya menuntaskan pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia. Selain itu, Ansar juga akan memperluas landasan pacu bandara yang ada di Karimun dari semula 1600 menjadi 1800 meter.

Oleh sebab itu, Yunus menerangkan bahwa hanya Ansar yang paling paham dengan pembangunan infrastruktur untuk Kepri. Ia berharap semoga Ansar ke depan bisa memimpin dengan adil dan amanah.

“Semoga Pak Ansar bisa menjadi pemimpin amanah untuk kemajuan Kepri,” ujar Yunus. (*/adv)

Puluhan Pedagang Kaki Lima di Bintan Center Dipindahkan

0
Petugas Satpol PP Tanjungpinang saat menertibkan PKL yang berjualan di trotoar kawasan Bincen, Sabtu (12/10). F. Satpol PP untuk BATAM POS

batampos– Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdagang di trotoar kawasan komplek pertokoan Bintan Center (Bincen) Kota Tanjungpinang, Kepri dipindahkan. Hal ini disebabkan, lokasi tersebut telah diberikan sepanduk larangan untuk berjualan bagi PKL

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diketahui memasang spanduk larangan berjualan tersebut pada Sabtu (12/10). Sedikitnya ada 29 PKL yang dipindahkan ke lokasi yang baru.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Tanjungpinang, Yusri mengatakan penertiban puluhan PKL tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Tanjungpinang Nomor 7 tahun 2018 tentang ketertiban umum.

BACA JUGA: Satpol PP Tertibkan PKL di Sekitar Pasar Encik Puan Perak

“PKL sudah dipindahkan ke area Pujasera Pasar Bintan Center sebagai tempat untuk mereka berjualan,” kata Yusri, Minggu (13/10).

Walaupun para PKL tersebut telah pindah, kata Yusri pihaknya tetap akan melakukan pengawasan, agar para pedagang itu tidak lagi berjualan di atas trotoar. Jika masih ada PKL yang ngeyel, maka dapat diberikan sanksi berupa kurungan selama 3 bulan dan denda 50 juta rupiah.

“Tetap kita lakukan pengawasan. Agar jangan sampai muncul lagi PKL, PKL yang baru. Jika masih berjualan, maka (pedagang) dapat dikenakan sanksi,” tegasnya.

Sementara menurut satu diantara PKL yang dipindahkan, Fitri menyampaikan saat ini kondisi pasar tempat PKL dipindahkan masih sepi pengunjung. Menurutnya, hal ini disebabkan masih banyak pelanggan yang tidak mengetahui tentang adanya lokasi baru tersebut.

Ia menyampaikan, para PKL yang dipindahkan ke lokasi baru itu wajib membayar sewa lapak, senilai Rp900 hingga Rp1,2 juta per bulan. Kondisi ini, kata Fitri sangat berbeda saat ia berjualan di atas tempat pejalan kaki melintas.

“Ya kalau disini kita bayar, kalau di sana (trotoar) tidak bayar. Bayarnya juga cukup mahal, tergantung luas lapak yang kita sewa,” tambahnya.

Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan dengan minimnya fasilitas di pasar pujasera tersebut. Pedagang menilai, pasar itu memang belum layak untuk ditempati oleh para pedagang. “Karena pasar ini masih belum selesai dibangun. Jadi belum layak lah,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Jay Idzes Bakar Semangat Timnas Indonesia Jelang Lawan Tiongkok

0
Aksi Jay Idzes mengawal lini belakang Timnas Indonesia saat hadapi Bahrain. (Instagram/@afcasiancup)

batampos – Jay Idzes mulai mencoba melupakan alias move on dari hasil pahit di Bahrain. Kapten Timnas Indonesia itu pun kini mengajak para penggawa Garuda dan semua pihak untuk mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Tiongkok pada Selasa (15/10).

Kegagalan Timnas Indonesia meraih kemenangan di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10) malam lalu memang terasa sangat menyakitkan. Pasalnya, tiga poin perdana sirna seketika karena gol menit akhir yang berbau kontroversial.

Timnas Indonesia sudah berhasil unggul 2-1 melawan Bahrain hingga menit ke-90 waktu normal. Namun petaka datang saat injury time, di mana tuan rumah sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-90+9.

Apesnya lagi, gol Bahrain itu tercipta di luar tambahan waktu yang ditetapkan. Ya, perangkat pertandingan sebenarnya hanya memberikan waktu tambahan enam menit saja.

Tapi wasit tengah lapangan, Ahmed Al Kaf dari Oman justru memperpanjangnya hingga sembilan menit. Laga pun baru berakhir setelah Bahrain mencetak gol sehingga laga jadi 2-2.

Melalui akun Instagram pribadinya, Jay Idzes mengakui bahwa hasil di Bahrain masih susah dicerna. Sebab Garuda harusnya bisa dapat tiga poin dari laga tersebut.

Sejujurnya, satu poin terasa seperti kekalahan,” tulis pemain Venezia FC ini dalam akun pribadinya.

Tetapi tidak ada gunanya mengeluh tentang hal-hal yang telah terjadi di masa lalu. Semangat,” tambah Jay Idzes.

Menurut dia, Timans Indonesia harus bisa bangkit dan coba mencari hikmah dari kegagalan itu. Tim besutan Shin Tae-yong pun mesti melangkah maju dan tak boleh larut dalam kekecewaaan.

Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah belajar dari itu dan tetap melangkah ke depan. Kami akan menjaga kepala kami tetap tegak dan yang terpenting, kami tidak akan menyerah,” jelasnya.

Selanjutnya, Timans Indonesia akan menghadapi Tiongkok di Qingdao Youth Football Stadium, Shandong pada Selasa (15/10) malam. Laga keempat grup C putaran ketiga itu ini sangat krusial.

Kemenangan wajih diraih oleh skuad Garuda untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

Kemenangan kita akan manis pada akhirnya. Percaya. Terima kasih khusus kepada semua orang yang datang untuk mendukung kami di Bahrain!” pungkas Jay dengan menambahkan Kita Garuda di akhir kererangannya. (*)

Kran Ekspor Pasir Laut Dibuka, Nelayan Anambas Khawatir Ekosistem Bakal Rusak Parah

0
Suasana laut di Anambas yang masih asri. f.ihsan

batampos – Kabupaten Anambas bisa dikatakan satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang kondisi lautnya masih asri.

Hal ini berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Anambas yang meminta Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menetapkan 1,2 hektare perairan Anambas sebagai kawasan konservasi pada tahun 2022.

Aktifitas di laut Anambas masih terjamin tidak ada oknum yang ingin merusak ekosistem yang ada. Walaupun ada, hanya aktifitas pengeboman ikan serta reklamasi secara ilegal.

Namun, untuk pengerukan pasir laut di daerah garda terdepan negara ini sama sekali tidak pernah terjadi.

“Alhamdulillah, sedari dulu tidak pernah ada aktifitas tambang pasir laut disini. Kita bersyukur sekali,” ujar nelayan Anambas, Triyono Susanto.

Triyono menjelaskan potensi pasir laut di Anambas sangat besar, namun tidak pernah tersentuh sama sekali oleh oknum.

“Laut kita ini banyak mengandung pasir. Tapi sejauh ini kan tidak ada yang mengambil. Kecuali pasir darat,” tutur Triyono.

Nelayan, sambungnya, saat ini khawatir kran ekspor pasir laut yang di buka oleh Presiden Joko Widodo dapat berimbas di Anambas.

BACA JUGA: Soal Tambang Pasir Laut, Plt Gubernur Kepri Ikut Aturan Pusat

Mengingat, hingga saat ini daerah tersebut tidak pernah ada aktifitas pengerukan pasir laut.

“Waktu Presien (Jokowi) setuju untuk buka ekspor pasir laut, kita khawatir. Apalagi tidak ada aturan yang jelas. Dan aktivitas ini dengan cara brutal ya habislah ekosistem laut bang,” kata Triyono.

Ketika ekosistem laut rusak, ribuan nelayan Anambas bakal terancam susah untuk mendapatkan ikan. Apalagi, saat ini Anambas merupakan lumbung perikanan Provinsi Kepri.

“Mayoritas kita disini nelayan tradisional. Tangkap ikan dengan cara pasang bubu dan pancing tarik ulur. Kalau ekosistem rusak karena tambang pasir laut, susah lah kita dapat hasil nanti,” ujar Triono.

Triyono mendesak Pemkab Anambas untuk lebih aktif ke KKP agar laut didaerah itu tidak terjamah oleh penambang pasir laut.

“Walaupun sudah ada penetapan kawasan konservasi oleh KKP. Tapi, Pemkab Anambas harus jemput bola ke pusat minta agar laut Anambas dilarang menjadi pusat tambang pasir,” pinta Triyono.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Anambas, Yohanes menegaskan Pemkab Anambas menolak adanya aktifitas tambang pasir laut yang beroparasi diwilayahnya.

“Tentu menolak. Karena kita ini banyak pulau kecil dan mengganggu biota laut,” tegas Yohanes.

Sejauh ini dari catatan Pemkab Anambas, kata dia, belum ada ditemukan aktifitas pengerukan pasir laut baik secara legal maupun ilegal.

“Memang barang ini (pasir laut) dibutuhkan. Cuma sampai saat ini tidak ada akfitas itu ditempat kita,” kata Yohanes. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Partai NasDem Pastikan Tidak Akan Masuk Kabinet Prabowo-Gibran

0
Presiden terpilih sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan keterangan pers usai pertemuan tertutup membahas dinamika politik dan bergabungnya Partai NasDem dengan KIM di Rumah Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8). F. Muhammad Ali/Jawa Pos

batampos – Partai NasDem memastikan tidak akan masuk ke dalam kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim.

“Atas dasar pertimbangan banyak hal, kita memutuskan juga untuk tidak masuk dalam kabinet,” kata Hermawi Taslim kepada wartawan, Minggu (13/10).

Taslim menegaskan, hadirnya pemikiran yang disampaikan Partai NasDem ke pemerintah lebih penting, daripada harus menaruh kader ke dalam kabinet sebagai menteri.

“Menurut kita pikiran-pikiran kita kalau diterima itu jauh lebih penting daripada kita masuk dalam kabinet,” ucap Taslim.

Meski tidak berada di dalam kabinet, lanjut Taslim, Partai NasDem akan terus berkontribusi untuk pemerintah. Meski tidak ada perwakilan di dalam kabinet.

“Pikiran-pikiran kita kontribusi kita terhadap berbagai hal itu akan jauh lebih berarti daripada secara fisik kita masuk,” tegas Taslim.

Sebelum memutuskan tidak masuk kabinet Prabowo-Gibran, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh telah melakukan pertemuan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, Surya Paloh menyatakan pihaknya siap masuk koalisi pemerintah baru di bawah Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

“NasDem hari ini kembali menegaskan mendukung pemerintahan baru di bawah pemerintahan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran,” ucap Paloh usai pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kamis (25/4).

Paloh menyatakan siap memberikan dukungan sepenuhnya pada Prabowo-Gibran. Menurut Paloh, menjadi rekan koalisi lebih baik dan itu sudah menjadi pilihan NasDem dan dirinya.

“Kalau memang ada opsi bukan saya yang meminta, tapi kesempatan, dorongan spirit mengajak untuk bersama pemerintah saya pikir itu lebih baik, inilah pilihan saya, pilihan NasDem,” pungkas Paloh. (*)

Warga Keluhkan Kawasan Sambau Gelap Tanpa PJU

0
3 scaled e1728868681345
Pengendara sepeda motor melintas di jalan Sambau yang rusak parah dan tanpa penerangan jalan umum, Minggu (13/6/2023) malam. Hingga kini jalan di kawasan Sambau masih gelap gulita. (f. Andriani Susilawati)

batampos – Sejumlah warga mengeluhkan keadaan jalan di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa yang belum juga tersentuh penerangan jalan umum (PJU). Padahal daerah tersebut sudah padat kawasan penduduk, namun tetap juga belum ada PJU.

Seperti yang dikeluhkan Tika, warga Nongsa yang merasa was-was pulang malam hari. Sebab kondisi jalan yang gelap dan tanpa penerangan jalan umum sama sekali.

“Sudah bertahun-tahun tinggal di Nongsa, namun tetap sampai sekarang tak ada PJU,” ujarnya.

Baca Juga: 109 Unit Motor Ditindak saat Operasi Cipkon di Batam, Pengendara Ditilang

Menurut Tika, seharusnya ia mendapatkan hak yang sama dengan warga yang tinggal di daerah lainnya. Sebab, hampir setiap bulan ia membayar pajak untuk penerangan jalan umum, yang dibayar melalui tagihan listrik.

“Padahal bayar pajak penerangan jalan terus, tapi di kawasan tempat tinggal kami tak juga dipasang lampu jalanan,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Rio, warga lainnya yang juga mempertanyakan kapan jalan di Sambau diberi penerangan. Sebab, kondisi sambau pada malam hari seperti daerah yang terisolasi.

“Entah kapan daerah kami (Sambau) diberi PJU, malam hari seperti berada di daerah terisolasi. Penerangan jalan dari lampu kendaraan saja,” imbuh Rio.

Baca Juga: Kebijakan Bebas Visa untuk Pemegang PR Singapura, Apindo Kepri: Ini Sangat Menguntungkan

Ia berharap, pemerintah tak hanya memperhatikan pusat kota Batam saja. Namun juga daerah pemukiman warga, terutama daerah yang baru berkembang dan padat penduduk.

“Jangan yang di kota saja yang diperhatikan, namun yang kawasan lain tidak. Padahal Sambau sudah padat penduduk, tapi sampai sekarang tak pernah dipasang PJU,” ungkap Rio.

Sementara, PJS Wali Kota Batam, Andi Agung tak menampik banyaknya fasilitas Kota Batam yang belum memadai. Termasuk PJU di beberapa kawasan Batam.

“Ya memang banyak permasalahan ditengah masyarakat yang harus ditangani, seperti masalah lampu, jalan dan lainnya. Nantilah satu pesatu akan kami tanggani, walau saya hanya pejabat sementara, namun keluhan masyarakat akan kami tindaklajuti,” pungkas Andi. (*)

 

Reporter: Yashinta

Soal Isu Larangan Menikah pada Hari Libur, Ini Penjelasan Kemenag

0
Ilustrasi pernikahan. ( Irwansyah Putra/Antara)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) mengklarifikasi beredarnya informasi mengenai larangan pernikahan di hari libur. Kemenag memastikan isu tersebut tidak benar. Pelaksanaan pernikahan bisa digelar pada hari kerja atau hari libur.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie, merespons beredarnya informasi di media sosial soal larangan nikah di hari libur, setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 22 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan.

“Kami ingin meluruskan bahwa aturan tersebut tidak membatasi pasangan untuk melangsungkan pernikahan di luar KUA pada hari kerja ataupun di hari libur,” kata Anna di Jakarta, Senin (14/10).

Anna menjelaskan, pelaksanaan pernikahan di KUA pada dasarnya hanya dapat dilaksanakan pada hari dan jam kerja, sebab KUA beroperasi dari Senin hingga Jumat. Di luar hari-hari tersebut, KUA tidak melayani pernikahan di kantor.

“Penting untuk dicatat bahwa yang libur hanyalah kantor KUA, bukan petugas penghulu,” imbuh Anna.

Dia mengatakan, PMA tersebut baru akan mulai berlaku tiga bulan setelah ditetapkan. “Penerapan PMA ini membutuhkan waktu penyesuaian, dan selama tiga bulan ke depan, kami akan terus mendengarkan masukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan layanan pada masyarakat,” terangnya.

Menurut Anna, layanan pencatatan nikah sudah diatur dalam Undang-undang. Selama memenuhi syarat-syarat yang berlaku, pasangan tetap bisa melangsungkan pernikahan di lokasi yang diinginkan, baik di rumah, tempat ibadah, atau lainnya.

Anna mengatakan, Kemenag berkomitmen untuk terus memberi pelayanan pencatatan pernikahan yang memudahkan masyarakat. “Semoga bisa meredakan kekhawatiran masyarakat yang berencana menikah di luar KUA Kecamatan. Kemenag berkomitmen untuk terus memberi layanan terbaik dalam proses pencatatan pernikahan,” pungkasnya. (*)