Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2782

738 Orang Pelamar Penuhi Syarat pada Seleksi Administrasi CPNS Pemkab Bintan

0
Ilustrasi. Sejumlah pelamar mengikuti tahapan seleksi penerimaan CPNS Pemkab Bintan, beberapa tahun lalu. Foto: Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos – Sebanyak 738 orang pelamar dinyatakan memenuhi syarat pada tahap seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

Kepala Bidang Pengadaan Pegawai, Informasi Kepegawaian dan Korpri pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan, Dian Molivia menyampaikan, total ada 799 orang pelamar yang mendaftar pada seleksi penerimaan CPNS Pemkab Bintan.

Dari jumlah itu, sebanyak 738 orang pelamar dinyatakan memenuhi syarat pada tahap seleksi administrasi CPNS.

Dia mengatakan, pelamar yang memenuhi syarat administrasi akan mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD).

Tahapan SKD terbagi dalam tes intelegensia umum, tes wawasan kebangsaan dan tes karakteristik pribadi.

“Untuk SKD, kita masih menunggu jadwal resmi dari BKN,” ujarnya.

Dia mengatakan, tahapan SKD akan dilaksanakan di UPT BKN Batam. Para pelamar akan mengikuti seleksi dengan sistem computer asissted test.

Dia berpesan ke pelamar yang memenuhi syarat admimistrasi dapat mempersiapkan diri untuk seleksi kompetensi dasar. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Aktivitas Proyek Pematangan Lahan Selama Musim Hujan Memperburuk Kerusakan Jalan S Parman

0
b4c06930 e4b7 4145 863f 6845f1436514
Truk bermuatan tanah saat melintasi Jalan S Parman. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Jalan S Parman Seibeduk masih banyak yang rusak. Perbaikan tambal sulam selama ini belum sepenuhnya mengatasi kerusakan yang ada.

Kerusakan bahkan kembali bertambah banyak karena maraknya aktivitas kendaraan proyek pengangkut material tanah selama musim hujan. Aktivitas cut and fill lahan perbukitan disebut masyarakat Seibeduk sebagai penyebab kerusakan jalan utama itu.

Kerusakan terjadi hampir di seluruh ruas jalan S Parman dan titik kerusakan yang paling parah di depan Perumahan Nusa Indah. Di tempat itulah proyek cut and fill terjadi. Hilir mudik truk pengangkut material tanah disebut berbagai biang dari kerusakan akses jalan utama tersebut.

Baca Juga: Jalan Berlubang, Lampu PJU Padam dan Macet saat Jam Sibuk, Pengguna Jalan S Parman Seibeduk Semakin Tak Nyaman

Truk-truk bermuatan berat ini mengangkut material tanah dari lokasi pemotongan bukit di samping Perumahan Nusa Indah untuk dibawa ke lokasi penimbunan di Tanjungpiayu Laut.

“Sudah lama itu proyek cut and fill itu. Truk tanah hilir mudik untuk bawa tanah ke Piayu Laut. Aspal jalan semua pada kopek. Jalan jadi lubang dan bergelombang. Sudah hancur jalan S Parman ini sejak proyek itu berjalan. Tolonglah ini diperhatikan,” ujar Jupri, warga perumahan Bidaayu, Seibeduk.

Pantauan di lapangan, lubang dan kerusakan semakin besar saat tergenang air dan dilalui kendaraan. Belum lagi material tanah yang terbawa arus ke bahu jalan juga membuat jalan jadi licin dan berlumpur.

“Paling bahaya itu kalau hujan rintik. Ceceran tanah jadi becek dan licin. Sudah banyak korban (pemotor yang jatuh). Ini karena proyek cut and fill itu. Semoga segera ditanggapi pemerintah,” ujar Ismail, warga lainnya.

Camat Seibeduk Dwiki saat dikonfirmasi mengaku telah merespon persolan ini sebelumnya melalui usulan Musrenbang. Diapun berharap agar segala persoalan baik kerusakan jalan ataupun keluhan kendaraan proyek yang merusak akses jalan segera ditanggapi.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam Suhar mengaku, merencanakan perbaikan kerusakan jalan secara menyeluruh di tahun yang akan datang. Tahun ini belum ada anggaran perbaikan dan pelebaran jalan menyeluruh.

“Ini tahun masih sebatas tambal sulam. Mudah-mudahan tahun depan ada perbaikan dan pelebaran secara menyeluruh, ” kata Suhar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Lawan Dominasi Pebalap Tuan Rumah, Ramadhipa Tampil Kencang di IATC Motegi

0

batampos – Pebalap Astra Honda, Muhammad Kiandra Ramadhipa berjuang gigih membanggakan Indonesia melawan dominasi pebalap tuan rumah pada gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) putaran keempat di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang akhir pekan ini (5-6/10).

Berdasarkan sesi kualifikasi yang dilaksanakan pada Sabtu siang (5/10), Ramadhipa memulai balapan dari posisi ke-10. Meskipun begitu, Ramadhipa tetap optimis tampil maksimal di tengah cuaca yang tidak stabil.

Di balapan pertama, Ramadhipa memulai dengan start yang baik. Sesaat setelah lampu hijau menyala, pebalap asal Yogyakarta tersebut langsung tancap gas membidik posisi terdepan. Usahanya perlahan menuai hasil di lap kedua di mana ia berhasil masuk ke posisi 4.

Ramadhipa terus mempertahankan posisinya dari pebalap tuan rumah yang terus mengekor di posisi kelima. Bukan tugas mudah bagi pebalap berusia 14 tahun tersebut untuk mempertahankan posisinya sembari melepaskan diri dari rombongan di belakangnya dan mengejar grup tiga besar di depannya. Aksi saling menyalip dengan sengit terus terjadi, hingga mendekati garis finish. Ramadhipa terus memacu motor NSF250 miliknya hingga berhasil menyelesaikan balapan di posisi keempat.

Bertekad mencetak hasil lebih baik, Ramadhipa memulai balapan kedua di hari Minggu dengan penuh percaya diri. Memulai balapan masih dengan posisi yang sama, Rama melesat tak terbendung ke barisan depan di lap pertama dan langsung bertengger di posisi ke-6. Ia terus berusaha memangkas jarak dengan pebalap di depannya. Sayangnya memasuki lap ketiga Ramadhipa sedikit tergelincir yang menyebabkan kaki kanannya terjepit pada ban belakang. Meskipun tidak mengalami cidera berarti dan kembali melanjutkan balapan, dirinya harus turun ke posisi 16. Pada akhirnya Ramadhipa harus puas finish di posisi ke-14.

“Saya memulai balapan dengan optimisme kuat. Start dari posisi ke-10 sedikit menghambat saya untuk bisa segera masuk ke barisan depan, sehingga race pertama harus puas di posisi 4 besar. Pada race kedua sayangnya saya mengalami insiden ketika sudah mulai mendekat group depan. Saya akan berusaha lebih kuat di putaran berikutnya di Thailand dan Malaysia,” jelas Ramadhipa.

“Apapun bisa terjadi di pertandingan balap motor, kami mengapresiasi perjuangan gigih yang ditunjukkan oleh Ramadhipa di IATC Motegi kali ini. Semoga hasil balapan kali ini dapat memicu semangat Ramadhipa untuk terus memberikan usaha terbaiknya di dua seri terakhir IATC,” ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor.

Balapan IATC menyisakan dua seri terakhir yang akan digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 26-27 Oktober 2024. Selanjutnya seri pamungkas akan dihelat di Sepang International Circuit pada 2-3 November 2024. (*)

Disdukcapil Batam Rekam 16.963 e-KTP Sepanjang 2024, Fokus pada Pemilih Pemula

0
ktp digital
Suasana pelayanan pengurusan dokumen di Disdukcapil Batam. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sepanjang tahun 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam telah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terhadap 16.963 warga.

Mayoritas pemohon adalah para pelajar yang memasuki usia 17 tahun dan berstatus sebagai pemilih pemula dalam Pilkada serentak 2024. Data itu dikumpulkan mulai dari 1 Januari hingga Oktober 2024.

“Seluruh e-KTP yang direkam sudah dicetak,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Batam, Heryanto, Selasa (8/10).

Ia menegaskan bahwa pencetakan e-KTP dilakukan secara menyeluruh tanpa ada penundaan. “16.963, seluruhnya sudah kami cetak atau agregat 100 persen dicetak,” tambahnya.

Heryanto juga menjelaskan bahwa peningkatan jumlah perekaman e-KTP, khususnya dari kalangan pemilih pemula, tidak terlepas dari upaya gencar layanan jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Batam.

Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada serentak 2024. Pihak Disdukcapil bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan kecamatan untuk mempercepat perekaman e-KTP bagi siswa yang telah berusia 17 tahun.

“Pemilih pemula ini termasuk yang kami prioritaskan saat ini,” ungkapnya.

Program jemput bola ini dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah dan pusat-pusat keramaian, di mana petugas Disdukcapil membuka layanan langsung perekaman e-KTP. Selain itu, layanan jemput bola juga didukung oleh pelayanan di kantor kecamatan.

“Setiap hari, kami terus melakukan perekaman, baik di sekolah maupun di kantor kecamatan, agar semua warga yang sudah berusia 17 tahun memiliki e-KTP,” tambah Heryanto.

Perekaman e-KTP menjadi salah satu kunci penting dalam persiapan menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan diadakan pada akhir tahun 2024. e-KTP merupakan salah satu syarat utama bagi warga negara yang ingin menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Disdukcapil berharap dengan upaya jemput bola ini, tidak ada lagi pemilih pemula yang tidak terdaftar akibat belum memiliki e-KTP.

“Kami juga ingin memastikan bahwa tidak ada hambatan bagi pemilih pemula untuk berpartisipasi dalam Pilkada tahun ini,” kata Heryanto.

Selain mendukung demokrasi, perekaman e-KTP juga memudahkan warga untuk mengurus berbagai keperluan administrasi lainnya. Selain perekaman e-KTP, Disdukcapil Batam juga mencatat jumlah warga yang mengajukan surat pindah.

Sepanjang tahun 2024, tercatat ada 25.985 surat pindah yang diajukan, dengan total penduduk yang berpindah mencapai 52.247 orang. Jumlah ini menunjukkan tingginya mobilitas penduduk di Kota Batam, baik yang berpindah antar kecamatan maupun keluar dari kota.

Mobilitas penduduk yang cukup tinggi ini sering kali diiringi oleh pengurusan administrasi kependudukan seperti perubahan data tempat tinggal, yang juga dilayani oleh Disdukcapil Batam.

“Kami berupaya memberikan pelayanan yang cepat dan efektif agar warga dapat mengurus kebutuhan kependudukan mereka tanpa hambatan,” terang Heryanto.

Salah satu pemohon e-KTP yang ditemui di Kantor Disdukcapil Batam adalah Fatih, mengaku mengurus e-KTP tidak hanya untuk keperluan pemilu, tetapi juga sebagai persyaratan untuk melamar pekerjaan. “Saya urus KTP sekarang untuk cari kerja. Sekalian nanti bisa ikut milih wali kota dan gubernur,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kemenag Batam Belum Terima Instruksi Resmi Soal Penerapan Buku Nikah Baru

0
kartu nikah dok jpg
Kementerian Agama (Kemenag) akan meluncurkan Kartu Nikah Digital. Hal ini disampaikan oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag) Muharam Marzuki. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Meskipun Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan kebijakan baru terkait perubahan format Buku Nikah yang akan berlaku mulai Oktober 2024, Kementerian Agama Kota Batam hingga kini belum menerima petunjuk resmi mengenai penerapannya. Hal ini disampaikan oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Batam, Muhammad Dirham.

“Kami belum menerima surat dinas dari Kanwil terkait Buku Nikah format baru ini,” kata Dirham, Selasa (8/10/).

Dirham juga menambahkan, hingga surat dinas tersebut diterima, pihaknya belum dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat atau menerapkan format baru di lapangan.

Kementerian Agama pusat sebelumnya telah mengumumkan perubahan penting dalam format Buku Nikah, yang mencakup penambahan sistem keamanan dan seragam berwarna hijau, melalui Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2024. Namun, implementasinya di daerah masih bergantung pada instruksi resmi yang diharapkan segera turun.

Menurut Dirham, perubahan format Buku Nikah ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan dokumen pernikahan, serta mendukung sistem digitalisasi administrasi yang sedang dicanangkan oleh pemerintah. Namun, tanpa instruksi resmi dari Kementerian Agama tingkat provinsi, KUA di Batam masih menggunakan Buku Nikah dengan format lama.

“Biasanya ada surat resmi terkait kebijakan baru seperti ini. Kami baru bisa bertindak setelah itu, termasuk melakukan sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.

Kebijakan baru Buku Nikah 2024 yang diumumkan oleh Kementerian Agama mencakup beberapa perubahan penting, di antaranya Cover Buku Berwarna Hijau: Semua Buku Nikah edisi 2024 dicetak dengan cover berwarna hijau untuk menciptakan keseragaman di seluruh Indonesia. Selanjutnya penambahan sistem keamanan berupa nomor perforasi yang unik, huruf, dan seri yang tunggal untuk setiap Buku Nikah.

Format baru ini juga mencakup penggunaan tanda tangan digital Menteri Agama yang langsung dicetak melalui aplikasi SIMKAH. Seperti sebelumnya, setiap pasangan suami istri akan mendapatkan masing-masing satu Buku Nikah. Buku Nikah yang rusak atau hilang dapat diganti dengan versi baru yang tersedia di KUA setempat.

Dengan format baru ini, Kementerian Agama berharap proses pencatatan nikah dapat berjalan lebih tertib, aman, dan mendukung upaya digitalisasi dokumen pernikahan di Indonesia. Buku Nikah yang baru ini juga dirancang agar lebih mudah diintegrasikan dengan sistem pengelolaan data pernikahan yang dikelola melalui aplikasi SIMKAH.

Sementara itu, masyarakat di Batam yang hendak menikah masih akan menggunakan Buku Nikah format lama hingga kebijakan ini diterapkan secara resmi. “Intinya kami siap melaksanakan sosialisasi begitu surat dinas resmi diterima dari Kanwil, ” pungkas Dirham. (*)

Intensitas Hujan Tinggi, Tanaman Cabai Rusak, Petani Gagal Panen

0
IMG 20241008 101954 scaled
Tanaman cabai petani sayur di Marina. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat petani cabai gelisah. Tanaman cabai mereka banyak yang mulai rusak karena kelebihan air. Akar cabai membusuk dan mengganggu pertumbuhan daun dan buah.

Tanaman cabai yang seharusnya sudah bisa panen harus tertunda karena pertumbuhan pohon cabai yang tidak normal tadi. Cabai jadi kerdil dan berdaun keriting. Bunga bakal buah yang sudah keluar kembali gugur dan rusak.

“Harusnya sudah panen ini tapi karena hujan terus jadi rusak. Tak jadi panen cabai bulan ini, ” ujar R Simatupang petani sayur di Marina.

Baca Juga: Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Pedagang Mengeluh

Tidak satu, dua pokok, semua cabai yang ditanam dalam tiga bulan terakhir ini semuanya rusak.

“Padahal sudah pupuk terus tapi karena memang hujan yang berlebihan. Air terendam terus, akar jadi busuk, ” kata Susi, petani sayur lainnya di Marina.

Situasi ini memang menyulitkan petani, sebab untuk menanam dan merawat cabai hingga berbuah membutuhkan biaya perawatan yang besar. Sementara di Batam alokasi pupuk subsidi untuk petani masih sangat minim dan belum semua petani dapat.

“Ya mau gimana lagi, mau jual mahal pun, apa yang mau dijual hasilnya (panen) tak ada, ” kata Susi.

Gagal panen petani cabai karena musim hujan yang berkepanjangan ini juga dialami petani cabai di Barelang. Cabai yang sudah siap panen berubah jadi kerdil dan keriting. Bunga bakal buah berguguran sehingga tidak menghasilkan buah.

“Semua, cabai, sayur pun hancur semua. Tak ada panenan dalam seminggu ini, ” ujar Ismail, petani sayur di Jembatan III Barelang.

Gagalnya petani dengan hasil panen cabai dan sayuran ini belum berdampak dengan harga kebutuhan dapur di pasar. Cabai dan sayur masih stabil seperti pekan-pekan sebelumnya karena mendapat pasokan dari luar Batam.

“Masih sama sayuran mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 18 ribu perkilogram. Cabai pun masih diangka Rp 60 ribu perkilogram. Tak tahu lah kedepannya karena musim hujan ini, ” kata Anita, pedagang sayur di pasar Fanindo. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Satpol PP Tunggu Perintah Bongkar Tower Ilegal Milik PT. Era Bangun Jaya

0
Petugas Satpol PP Tanjungpinang saat melakukan penyegelan terhadap tower yang ada di Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Kamis (5/9). F. Satpol PP untuk Batam Pos

batampos– Tower tanpa memiliki izin yang berdiri tegak di atas ruko Jalan DI Panjaitan, batu 8 Kota Tanjungpinang, Kepri bakal dibongkar oleh pemerintah setempat. Hal ini, lantaran pemilik tower tidak merespon peringatan, untuk membongkar tower tersebut secara mandiri.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang, Yusri mengatakan kesempatan pemilik untuk membongkar tower secara mandiri sudah melebihi batas waktu yang telah diberikan.

“Sudah sebulan kita menyurati pemilik untuk bongkar sendiri. Jadi kita surati (Pj) Walikota, langkah apa saja yang sudah kita lakukan,” kata Yusri, Senin (7/10).

BACA JUGA: Tak Ada Izin, Tower Milik PT. Era Bangun Jaya di Jalan DI Panjaitan Disegel

Untuk pembongkaran tower ilegal tersebut, kata Yusri pihaknya masih menunggu perintah dari Pj Walikota. Bahkan, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti apakah pembongkaran tower ilegal tersebut dilakukan oleh Satpol PP Tanjungpinang atau tidak.

“Tergantung Walikota menunjuk Satpol PP atau dinas terkait untuk melakukan pembongkaran. Yang jelas kita masih menunggu,” tegasnya.

Yusri menuturkan, adanya tower tidak berizin di Jalan DI Panjaitan membuat ruko yang ada di samping menara tersebut retak. Sehingga, pemilik ruko mengadu ke kelurahan dan Satpol PP Tanjungpinang.

Menerima laporan itu, PPNS Satpol PP langsung melakukan penyidikan terhadap keberadaan tower jaringan XL milik PT. Era Bangun Jaya tersebut. “Jadi masyarakat menuntut ganti rugi, karena perusahaan tidak peduli dan karena tidak berizin jadi kita segel,” tambahnya.

Pemilik tower ilegal tersebut, juga bisa terkena Tindak Pidana Ringan (Tipiring), karena melanggar Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang menara. “Pemilik bisa terkena hukuman 3 bulan kurungan dan denda Rp50 juta. Namun ini menunggu arahan pimpinan kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Pemko Batam Pasang 2 Unit CCTV di Sei Temiang

0
Pemko Batam CCTv
Ilustrasi. Pegawai Diskominfo memantau CCTv yang terpasang di 20 titik rawan di Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

batampos – Pemerintah Kota Batam terus berupaya meningkatkan keamanan kota dengan memasang CCTV di sejumlah titik strategis. Adanya peningkatan dan penambahan kamera CCTV, diharapkan pengawasan keamanan di Batam dapat lebih optimal, khususnya dalam membantu pihak kepolisian mengungkap berbagai insiden yang terjadi di lapangan. Upaya untuk menangkap pelaku pembegalan di kawasan tersebut terkendala oleh minimnya petunjuk dari rekaman CCTV.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan bahwa saat ini ada dua unit CCTV yang terpasang di kawasan Sei Temiang, Sekupang.

“CCTV saat ini mampu menangkap gambar dengan jernih hingga jarak 1 km. Namun, di luar jarak tersebut, kualitas rekaman mulai menurun dan menjadi buram,” ujar Rudi, Selasa (8/10).

Menurutnya, sistem CCTV yang ada terkadang mengalami kendala teknis, sehingga tidak selalu berhasil merekam kejadian dengan optimal.

Pemerintah Kota Batam telah memasang CCTV sejak 2016, dan kini akan segera melakukan pemeliharaan serta peningkatan kualitas rekaman.

“Sei Temiang, terdapat dua unit CCTV. Kami akan melakukan peremajaan, dan peningkatan bandwidth agar rekaman dapat dipindahkan ke pusat dengan lebih cepat,” tambah Rudi.

Rekaman CCTV di seluruh titik pengawasan disimpan selama 7×24 jam sebelum terhapus secara otomatis. Hingga saat ini, sebanyak 43 lokasi telah dilengkapi dengan CCTV, yang diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Batam.

Beberapa titik penting pemasangan CCTV di Batam di antaranya adalah Pertigaan Sambau, Pelabuhan Punggur, Depan SP Plaza, Depan Perumahan Delta Villa Sei Harapan, Pelabuhan Sekupang, Taman Dang Anom, dan kawasan strategis lainnya.

Rudi menyatakan bahwa peran CCTV sangat penting dalam mendukung upaya keamanan kota.

Menanggapi rencana masa depan, Pemerintah Kota Batam akan menambah jumlah kamera pengawas di tahun 2025.

“Penambahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kami untuk memperluas jangkauan pemantauan, sehingga masyarakat Batam merasa lebih aman dan nyaman,” tutupnya (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

Tiga Hakim PA Tarempa Mogok Sidang, Tuntut Pemerintah Naikkan Gaji dan Tunjangan 

0
Aktifitas pelayanan di Kantor Pengadilan Agama Tarempa ketika hakim melakukan mogok sidang. f.ihsan

batampos – Tiga hakim yang bertugas di Pengadilan Agama (PA) Tarempa melakukan aksi mogok sidang selama lima hari kedepan terhitung Senin, (7/10).

Ketiga hakim tersebut yaitu Shobirin yang menjabat sebagai Ketua PA Tarempa, Rujaini Tanjung dan Aab Abdul Wahab masing-masing sebagai anggota.

Pantauan dilapangan, ruang sidang PA Tarempa tidak terlihat aktifitas apapun. Hanya ada dua orang warga yang sedang berdiskusi mengenai urusan perceraian.

BACA JUGA: Hakim PT Tambah Hukuman Terpidana Kasus Korupsi Pembangunan Pelabuhan Dompak Tahap 6

Meski hakim mogok sidang, tetapi Sekretariat PA Tarempa tetap membuka pelayanan.

Ketua PA Tarempa, Shobirin mengatakan mogok sidang ini dilakukan secara serentak seluruh Indonesia untuk menuntut pemerintah supaya segera menaikkan gaji dan tunjangan jabatan mereka.

“Kita terakhir kali gaji dan tunjangan naik pada tahun 2012 lalu. Itupun dengan melakukan aksi yang sama pada saat ini,” ujar Shobirin ketika dikonfirmasi melalui telepon.

Ia menerangkan selama 12 tahun, hakim berharap pemerintah mau menaikkan gaji dan tunjangan mereka. Sebab, gaji dan tunjangan PNS maupun TNI-Polri mengalami kenaikkan beberapa kali.

“Hakim kalau disetarakan dengan PNS kan ada tunjangan kinerja. Kalau hakim itu tunjangan jabatan. Maka, kalau tunjangan mereka (PNS) naik, kenapa kita tidak bisa dinaikkan,” kata Shobirin.

Menurutnya, dengan kondisi ekonomi yang setiap tahun mengalami kenaikkan disegala bidang, sudah sepatutnya pemerintah memperhatikan hak para hakim agar bisa sejahtera kedepannya.

Saat ini, dirinya bersama hakim seluruh Indonesia telah berkumpul di Jakarta untuk memperjuangkan haknya. Selama di Jakarta, para hakim akan mendatangi Mahkamah Agung, DPR RI dan Istana Presiden.

“Untuk aktifitas di kantor kami tidak akan terganggu. Memang, sidang tidak dilakukan. Tetapi, untuk pelayanan tetap buka seperti biasanya,” pungkas Shobirin. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Mercusuar Harapan, Masyarakat Kepri Makin Total Lebih Pilih Lanjut dengan Ansar Ahmad

0
ansar peluk
Ansar Ahmad bersama pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan figur kompeten untuk menjadi gubernur Kepri di kepemimpinan selanjutnya. Ansar dianggap sebagai mercusuar harapan untuk kehidupan masyarakat Kepri yang lebih baik.

Tokoh Masyarakat Tanjungpinang, Indra Hermawan mengatakan, Ansar sosok potensial untuk memimpin Kepri satu periode lagi. Terlebih, Ansar memiliki kapasitas membanggakan membawa Kepri lebih berprestasi.

“Saya berharap dan yakin Pak Ansar bisa membawa Kepri jauh lebih maju dan berkembang,” kata Indra, Senin (7/10/2024).

Kapasitas Ansar untuk menjadi pemimpin Kepri di periode selanjutnya sudah teruji. Ansar sudah banyak memberikan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Salah satu yang terasa yakni Ansar sukses menjalankan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program tersebut menyasar kepada 13.148 rumah tangga berpenghasilan rendah mulai tahun 2021-2023 dengan tujuan meningkatkan rasio elektrifikasi.

Di samping itu, Ansar juga memberikan insentif kepada ustaz, guru swasta, pastor, tokoh agama hingga guru PAUD. Insentif tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah era Ansar kepada garda terdepan masyarakat.

Maka dari itu, Indra menegaskan, hanya Ansar yang mampu melanjutkan pembangunan Kepri. Ia meyakini, Ansar pemimpin paling paham dengan kondisi masyarakat Kepri.

“Saya lihat Pak Ansar mampu melanjutkan apa yang harus dilanjutkan untuk kemajuan Kepri,” tutup Indra. (*/adv)