Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2792

Bhayangkari Anambas Raih Juara 2 Lomba Balas Pantun Tingkat Polda Kepri

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky didampingi istri, Rima bersama tim dari Bhayangkara dalam mengikuti lomba di Polda Kepri. f.Raden Ricky Untuk Batam Pos

batampos – Bhayangkari cabang Anambas berhasil meraih juara dua dalam perlombaan berbalas pantun yang digelar oleh Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau, di Mapolda Kepulauan Riau, Nongsa, Batam, Minggu, (20/10) kemarin.

Kapolres Anambas, Raden Ricky Pratidiningrat menjelaskan Polres Anambas pada Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-72 tahun mengirimkan dua tim untuk mengikoti dua lomba yang digelar di Polda Kepri.

BACA JUGA: Jaring Talenta-talenta Muda, Malam Harmoni Kata Bakal Digelar di Tanjungpinang

“Dua lomba yang digelar yaitu balas pantun dan video. Alhamdulillah kita dapat juara dua di kategori balas pantun,” kata Ricky saat dikonfirmasi, Senin, (21/10) malam.

Padahal, lanjut Ricky, dalam perlombaan ini pihaknya tidak menargetkan juara. Melainkan hanya ingin bersilaturrahmi dengan seluruh pengurus Bhayangkari yang ada di Kepulauan Riau.

“Meskipun kita berada jauh di daerah perbatasan Kepulauan Riau, tetapi tidak menyurutkan semangat Bhayangkari cabang Anambas untuk menorehkan prestasi dalam lomba tersebut,” sebut Ricky.

Terakhir, Ricky menyampaikan terimakasih kepada seluruh Bhayangkari yang selama ini senantiasa setia mendampingi suami dalam bertugas.

“Saya tahu bahwa mayoritas anggota kami bertugas tidak didampingi Bhayangkaranya. Karena terpisah dengan jarak. Kami sampaikan terima kasih karena sudah mendukung tugas suami,” pungkas Ricky. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Surat Suara Pilkada Batam Dikirim 26 Oktober, KPU Pastikan Kesiapan Logistik

0
IMG 20241008 145454 scaled
Gudang KPU Kota Batam di Sekupang yang nantinya akan menjadi tempat penyimpanan logistik Pemilukada Batam Tahun 2024. Foto Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Hingga pekan ketiga Oktober, surat suara Pilkada Kota Batam masih belum tiba di gudang KPU Batam. Namun, sesuai dengan jadwal, surat suara untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Batam akan dikirim Sabtu, 26 Oktober 2024 dari PT. Gramedia Printing Group yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Pengiriman ini dilakukan setelah proses pencetakan selesai di percetakan yang telah ditunjuk oleh KPU.

Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan, mengatakan jumlah surat suara yang dicetak berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan, ditambah 2,5 persen sebagai cadangan.

“Jumlah DPT Pilkada Kota Batam saat ini mencapai 899.666 pemilih, dengan penambahan 2,5 persen untuk cadangan. Surat suara ini akan tiba di Batam sesuai jadwal dan langsung disimpan di gudang KPU Batam di Sekupang,” ujar Bosar, Selasa (22/10).

Setibanya surat suara di Batam, KPU akan segera melakukan proses penyortiran dan pelipatan (Sorlip) untuk memastikan setiap surat suara dalam kondisi baik dan siap didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). KPU Batam akan melibatkan sejumlah petugas sesuai dengan kebutuhan untuk mempercepat proses Sorlip ini.

Selain surat suara untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Batam, surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kepulauan Riau dijadwalkan tiba di Batam pada 29 Oktober 2024. KPU juga akan menerima C-Hasil KWK (berita acara pleno) dan daftar pasangan calon pada hari yang sama dengan kedatangan surat suara wali kota. Selain itu, logistik penting lainnya seperti sampul fonukir C-Hasil dan sampul kubus diperkirakan akan tiba pada 31 Oktober 2024.

Pada surat suara Pilkada Kota Batam, dua pasangan calon akan tampil dengan desain vertikal yang menyesuaikan jumlah paslon. Pasangan calon nomor urut 1, Nuryanto-Hardi, dan pasangan calon nomor urut 2, Amsakar-Li Claudia Candra, telah dikonfirmasi tampil sesuai desain tersebut. Desain ini telah disetujui oleh liaison officer (LO) masing-masing paslon, memastikan transparansi dan keadilan dalam tampilan surat suara.

DPT Pilkada Kota Batam sendiri tercatat sebanyak 899.666 pemilih, dengan komposisi 448.965 laki-laki dan 450.701 perempuan. Para pemilih ini tersebar di 1.821 TPS yang akan tersebar di berbagai kecamatan di Kota Batam. Jumlah TPS yang cukup besar ini menunjukkan antusiasme dan skala besar pemilihan di Batam, yang juga merupakan salah satu kota terbesar di Kepulauan Riau.

Di samping surat suara, KPU Batam juga telah memastikan bahwa logistik lainnya sudah tersedia di gudang KPU di Sekupang. Sejumlah 3.666 kotak suara dan 7.284 bilik suara telah dikirim lebih awal dan siap didistribusikan ke TPS-TPS menjelang hari pemungutan suara. Selain itu, logistik tambahan seperti tinta, segel, dan kabel ties juga telah siap untuk memastikan kelancaran proses pemilihan.

Ketua KPU Batam, Mawardi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan dilakukan dengan ketelitian tinggi untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh elemen logistik dan teknis siap tepat waktu, agar proses pemungutan suara dapat berjalan tanpa hambatan,” jelas Mawardi.

Ia juga menambahkan bahwa distribusi logistik akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga tidak ada keterlambatan dalam proses pemungutan suara.

Dengan semua persiapan yang terus dimatangkan, KPU Batam optimistis bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Batam akan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. KPU juga menegaskan pentingnya menjaga integritas proses pemilihan, memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga hasil pemilihan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Truk Pengangkut Tanah Kerap Kotori Jalan, DPRD Minta Dishub Segera Bertindak

0
Truk Tanah Dalil Harahap 5 scaled
Truk tanah saat melintas di jalan raya Fisabillah simpang Ocarina, Batam Center. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Ketua Komisi I DPRD Batam, Jelvin Tan menyoroti aktivitas truk muatan yang kerap tidak mengedepankan keselamatan berlalu lintas ketika melaju di ruas jalan kota Batam.

“Aduan masyarakat datang ke saya di jalan Pasir Putih, Batamkota, itu mereka pengemudi truk diatas jam 7 malam sering kebut kebutan melampaui batas dari simpang Galael menuju kawasan Pasir Putih,” kata Jelvin, Selasa (22/10).

Kemudian laporan masyarakat juga ketika truk bermuatan itu mengotori jalan saat truk tersebut keluar dari proyek.

“Ini fakta masih banyak ditemukan truk ini tidak memerhatikan hal tersebut sehingga membahayakan pengendara,” jelasnya.

DPRD Batam mengingatkan kepada Dinas Perhubungan Kota Batam agar lebih aktif lagi mengawasi aktivitas truk tersebut, menurutnya jangan ketika ada laporan baru ditindak.

“Mereka (Dishub) harus lebih jeli dan aktif lagi mengawasi aktifitas truk ini, kami (DPRD) telah membahas ini juga bersama camat sekota Batam. Seharusnya kalau Dishub Batam lebih profesional mereka langsung turun jangan sampai ada laporan dahulu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya bakal turun untuk mengingatkan para pengemudi truk muatan tersebut dengan berkoordinasi bersama Satlantas Polresta Barelang.

“Kalau penindakan itu diranahnya Satlantas Polresta , namun kami tetap upayakan untuk uji Kir truk muatan dan laporan ini bakal ditindak lanjuti,”tutupnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Sudah 3 Bulan TPP PPPK Tanjungpinang Tak Dibayar

0
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat.

batampos– Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Kepri Tidak dibayarkan selama tiga bulan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan TPP untuk PPPK tersebut belum dapat dibayar, lantaran tidak dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2024.

Menurutnya, kemampuan keuangan daerah untuk membayar TPP PPPK memang belum memungkinkan. Kendati demikian, pihaknya telah melakukan pembahasan, serta mencoba menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

BACA JUGA: Anggaran Defisit, 3.753 PPPK Harus Gigit Jari Tak Dapat TPP

“Jadi kemarin waktu kita bahas sepertinya memang kita coba menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Untuk TPP PPPK memang belum dianggarkan di APBD murni,” kata Zulhidayat, Senin (21/10).

Ia menegaskan, TPP PPPK yang tidak dibayarkan tersebut yaitu bulan Juli hingga September 2024. Sementara untuk bulan Oktober hingga Desember mendatang, akan dibayarkan menggunakan anggaran APBD Perubahan 2024.

“Sepertinya tidak ada (tidak dibayar), itu kemampuan keuangan kita. Memang TPP kuncinya kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

Zulhidayat memastikan, anggaran TPP PPPK di lingkungan Pemko Tanjungpinang audah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2024. Namun, TPP yang dibayarkan tersebut hanya untuk bulan Oktober hingga September.

“Doakan mudah-mudahan kalau anggaran sudah tersedia kita segera bayarkan,” pungkasnya.

Sementara itu, satu diantara PPPK Pemko Tanjungpinang yang enggan disebutkan namanya mengaku sama sekali menerima TPP sejak dilantik pada Juli yang lalu. Ia pun tidak mengetahui secara persis permasalahan TPP untuk PPPK belum dibayar.

“Ya sekarang pasrah saja terhadap TPP. Kalau dikasih syukur, tak dibayar sudah. Kita kerja saja,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Sosok Veronica Tan, Wakil Menteri PPA Kabinet Merah Putih

0
Veronica Tan di kediaman Presiden RI terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Veronica Tan didapuk sebagai wakil menteri pemberdayaan perempuan dan per-lindungan anak (PPPA). Vero mengaku kaget ketika diundang Prabowo ke rumahnya di Kertanegara, Jakarta.

’’Waktu itu saya sedang menjenguk Bu Sherly (istri Benny Laos, red) di RSPAD Gatot Soe-broto dan diminta segera datang,” ungkapnya.

Dipanggilnya Veronica Tan ke kediaman presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai salah satu calon menteri bisa dianggap mengejutkan, kejutan itu patut diberi tanda kutip. Ada dua alasan kenapa setidaknya.

Pertama, dalam berbagai daftar calon menteri yang beredar secara klandestin di beragam platform, nama istri mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu memang tak pernah tersebut. Perempuan kelahiran Medan, 4 Desember 1977, itu juga bukan seorang kader partai.

Tapi, di sisi lain, dan ini jadi alasan kedua, meski bukan kader partai dan tak pernah masuk bursa, ibu tiga anak tersebut sebenarnya punya modal latar belakang yang membuat Prabowo memanggilnya pada Senin (14/10) lalu. Selama mendampingi Ahok sebagai istri gubernur, Veronica aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Dia pernah menjabat ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang DKI Jakarta dan ketua Tim Penggerak PKK Jakarta.

Veronica juga aktif dalam isu-isu sosial, terutama yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Salah satunya mendirikan Yayasan Waroeng Imaji. Sebuah lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan anak-anak.

Latar belakang itu selaras jika kelak dia ditugasi menjadi menteri yang, seperti disampaikannya setelah bertemu Prabowo, diminta untuk mengurus kesejahteraan ibu dan anak.

”Ya, beliau bersama-sama kita membantu untuk masya-rakat, ibu-ibu, anak-anak. Saya bilang, siap Pak,” kata Vero, sapaan akrabnya.

Vero menikah dengan Ahok pada 6 September 1997. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga anak: Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama.

Mengutip Antara, setelah bercerai pada awal 2018, Vero mulai terjun ke dunia bisnis. Dia mengelola usaha daging sapi impor bernama Alpha Agro Indonesia.

Vero menempuh pendidikan di Jurusan Arsitektur Universitas Pelita Harapan, Jakarta. Namun, tugas dan kariernya lebih banyak berkaitan dengan pelayanan masyarakat.
Salah satu dedikasinya yang menonjol adalah melalui Yayasan Waroeng Imaji, sebuah inisiatif yang dia dirikan untuk mendukung anak-anak yang tinggal di rumah susun di Jakarta.

Pada 2017, misalnya, dia mengajak 200 anak dari rusun di Jakarta untuk tampil dalam operet berjudul Aku Anak Rusun – Selendang Arimbi. Itu bagian dari upayanya mendorong impian anak-anak tersebut dalam seni teater, musik, dan pertunjukan.

Dia sempat menjalankan usaha produksi alat PCR untuk mendeteksi Covid-19 yang bekerja sama dengan Kalgen Innolab. Vero juga memiliki start-up Love Care. Platform yang menyediakan kebutuhan keluarga dan anak. Yakni, jasa perawat, caregiver, dan babysitter untuk lansia dan anak-anak.

Lewat Yayasan Waroeng Imaji, Vero turut aktif menggalang dana. Juga, mempromosikan berbagai upaya pelayanan anak-anak, seperti program pendidikan, kesehatan, serta kreativitas.

Prabowo memilih Vero bukan tanpa alasan. Sebab, Vero sudah terbiasa menangani masalah anak dan perempuan ketika menjadi ketua PKK saat Ahok jadi wakil gubernur DKI Jakarta.

’’Waktu itu saya bikin ruang publik yang ramah anak. Ada training center untuk mengakomodasi anak. Ada futsal, basket,” katanya.

Senada dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie. Namun, dia sudah lama bekerja sama dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro.

’’Kami diarahkan Pak Prabowo fokus ke sumber daya manusia dalam segala jenjang. Bagaimana kita bisa keluarkan inovasi baru,” ucapnya. (***)

Mini Bus dan Avanza Hangus Terbakar di Depan Pasar Fanindo Batuaji

0
mobil kebakar
Dua unit mobil terbakar di depan pasar Fanindo Batuaji. Api pertama kali keluar dari depan mini bus dan langsung menyambar ke mobil avanza yang berada tepat di sampingnya. Foto Rengga / Batam Pos

batampos – Sebuah kebakaran melanda dua kendaraan yang terparkir di depan Pasar Fanindo, Batuaji, Selasa (22/10). Sebuah mini bus dengan nomor polisi BP 1618 GY dan Toyota Avanza BP 1870 DQ hangus terbakar sekitar pukul 09.00 WIB.

Api pertama kali terlihat muncul dari bagian depan mini bus dan dengan cepat menyebar, melalap seluruh bagian mobil. Toyota Avanza yang terparkir di sampingnya juga ikut terbakar, menyebabkan bagian dalam mobil tersebut hangus.

Zikri, salah seorang saksi mata, menceritakan kejadian tersebut. Sekitar pukul 08.30 dirinya tengah duduk di warung depan pasar. Tiba-tiba saya melihat asap keluar dari depan mini bus. Tak lama kemudian, api besar muncul dan menyambar seluruh mobil hingga merambat ke Toyota Avanza yang ada di sampingnya. “Awalnya muncul asap gitu, tak selang lama, api keluar dari bagian depan mini bus,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa mobil Avanza sering parkir di lokasi tersebut karena milik warga setempat, sementara mini bus tersebut jarang terlihat di area itu.

Kejadian ini menarik perhatian banyak warga sekitar yang segera berkerumun untuk menyaksikan api melahap kedua mobil. Beberapa warga mencoba membantu dengan alat pemadam sederhana, namun api terlalu besar untuk dikendalikan. Warga lainnya segera menghubungi pemadam kebakaran.

“Api dengan cepat membesar, kami tidak bisa berbuat banyak selain menunggu pemadam kebakaran datang,” ujar seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Komandan Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjung Uncang Fahri bersama tim tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dengan satu unit mobil damkar. Setelah berusaha keras selama sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 09.30 WIB. Namun, kedua mobil sudah dalam kondisi hangus terbakar, terutama mini bus yang hampir tidak tersisa bagian yang utuh.

“Kami masih belum tahu apa penyebab pasti kebakaran ini, namun ada dugaan kuat bahwa api berasal dari korsleting listrik di bagian depan mini bus,” kata salah satu petugas pemadam kebakaran di tempat kejadian.

Warga sekitar mengaku tidak mengenali pemilik mini bus tersebut karena kendaraan tersebut jarang terlihat parkir di lokasi. “Mobil Avanza itu milik warga di Fanindo yang memang sering parkir di sini, tapi mini bus ini saya belum pernah lihat sebelumnya,” tambah Amron.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, kerugian materiil cukup besar dengan kondisi kedua mobil yang terbakar habis. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

 

Bea Cukai Musnahkan 445 iPhone Ilegal Tanpa Tersangka

0

batampos – Bea Cukai (BC) Batam menyebut sudah memusnahkan 455 unit ponsel iPhone ilegal hasil tegahan di Bandara Internasional Hang Nadim. Ponsel canggih tersebut ditegah pada awal tahun ini tanpa tersangka.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Laya-nan Informasi (Kasi BKLI) Bea Cukai Batam, Mujiono, mengatakan bahwa pemusnahan iPhone tersebut dilakukan setelah mendapatkan surat persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). “Sudah (dimusnahkan). Itu hanya administrasinya saja, berkasnya selesai,” ujarnya kepada Batam Pos di Kantor Bea Cukai Batam, Batuampar, Senin (21/10).

Ia menjelaskan, untuk proses persetujuan pemusnahan barang bukti dari KPKNL memang berbeda-beda. Namun, untuk kasus tanpa tersangka atau barang temuan seperti ponsel ini bisa dimusnahkan dengan cepat.

Pemusnahan barang bukti hasil tegahan sendiri dilakukan di Dermaga Bea Cukai Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (10/10) pagi. Petugas saat itu memusnahkan berbagai barang bukti senilai Rp16,4 miliar, termasuk di dalamnya ratusan ponsel iPhone ilegal.

“Pada pemusnahan kemarin. Itu (tegahan ponsel) tahun ini. Bisa langsung dimusnah-kan,” tegas dia.

Mujiono menambahkan, lamanya waktu pemusnahan barang bukti di Bea Cukai Batam juga tergantung pada kasus yang ditangani oleh penyidik. “Tergantung kasusnya. Kadang untuk pengembangan, bisa jadi barang bukti di persidangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bea Cukai (BC) Batam berhasil melakukan penindakan terhadap ponsel ilegal jenis iPhone di Bandara Internasional Hang Nadim. Ponsel berjumlah 455 unit tersebut rencananya akan dibawa ke Jakarta.

Selain menyita ponsel, petugas mengamankan dua orang yang bertugas membawa ponsel tersebut. Mereka adalah MZ dan LNH.

Usai disita, ponsel tersebut melalui tahapan berupa Barang Hasil Penindakan (BHP), Barang Dikuasai Negara (BDN), hingga Barang Menjadi Milik Negara (BMMN). (*)

 

Reporter : Yofi Yuhendri

Waspada, Penipu Online Gentayangan, Beragam Modus Penipuan dari Menghubungi via WhatsApp, Klik TikTok hingga Aktivasi KTP Digital

0
Viral Penipuan Modus Hipnotis Melalui Telepon
Ilustrasi penipuan

batampos – Kasus penipuan online melalui media sosial (medsos) dan nomor ponsel tengah marak. Dalam aksinya, pelaku menjanjikan uang atau keuntungan berkali lipat kepada targetnya.

Yuliana, warga Tiban Indah, Sekupang, mengaku menjadi korban penipuan online melalui nomor WhatsApp. Akibatnya, ia mengalami kerugian mencapai Rp8 juta.

“Saya di-chat untuk join (gabung) grup. Pelaku menawarkan pekerjaan sampingan, hanya me-like dan me-share video di TikTok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah mengikuti perintah pertama, pelaku menawarkan keanggotaan dengan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu. Untuk meyakinkan korban, di grup tersebut tertera bukti keuntungan anggota yang lebih tinggi.

“Pertama, saya transfer uang Rp500 ribu, kirim bukti, dan ikuti perintahnya. Dikembalikan Rp800 ribu,” kata wanita berusia 34 tahun ini.

Ia mengaku menyadari uangnya melayang setelah mentransfer ke pelaku sebanyak dua kali dengan nominal masing-masing Rp3 juta dan Rp5 juta. Usai mengirim bukti transfer, pelaku memblokir nomor ponselnya.

“Saya percaya karena akun itu mengatasnamakan artis juga. Bahkan di grup itu banyak anggotanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu, mengimbau masyarakat untuk waspada. “Tetap waspada, jangan mudah tertipu. Jangan asal percaya, pilih yang logis dan wajar,” ujarnya.

Modus yang digunakan pelaku biasanya meminta korban untuk mengklik video, tautan, web, dan memasarkan produk. Kemudian, transaksi jual beli motor, mobil, atau produk lainnya tanpa transaksi langsung atau transaksi segitiga.

Selain itu, pelaku mempunyai modus menjual atau menyewakan barang secara online, menawarkan lowongan kerja, serta menawarkan pinjaman online. “Korban akan dipancing untuk mengirimkan uang, dan pelaku berjanji akan memberikan keuntungan, tapi keuntungan itu tidak pernah ada,” tuturnya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam juga mengimbau warga Batam waspada terhadap oknum tak dikenal yang mengaku bisa membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Modus penipuan ini dilakukan melalui pesan singkat, WhatsApp, bahkan telepon langsung, dengan dalih menghubungi warga untuk segera mengubah KTP elektronik menjadi KTP digital.

Kepala Dinas Disdukcapil Kota Batam, Heryanto, menegaskan bahwa aktivasi KTP digital memang telah dimulai, namun pihaknya memastikan tidak ada petugas yang meng-hubungi warga secara langsung melalui telepon atau pesan singkat. Semua proses resmi dilakukan di tempat-tempat yang telah ditentukan, yakni kantor kecamatan, PTSP, dan Disdukcapil.

”Kami tidak pernah menghubungi warga satu per satu untuk aktivasi KTP digital. Prosesnya hanya bisa dilakukan di kantor kecamatan, PTSP, atau kantor Disdukcapil, dimana ada petugas resmi yang menangani,” ujar Heryanto, Senin (21/10).

Heryanto juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi kepada orang tak dikenal. Menurutnya, baru-baru ini banyak aksi penipuan yang mencatut nama institusi Disdukcapil Kota Batam, bahkan ada yang menga-tasnamakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

”Saya sudah mendengar beberapa laporan mengenai hal ini. Itu jelas tidak benar, jadi abaikan saja atau blokir nomor tersebut,” tegasnya.

Terkait mekanisme aktivasi IKD, Heryanto menjelaskan bahwa prosesnya tidak bisa dilakukan secara online atau mandiri. Aktivasi hanya bisa dilakukan di tiga tempat resmi, yaitu kantor Disdukcapil, kantor kecamatan, dan PTSP yang memiliki petugas aktivasi IKD. Di luar itu, ia menegaskan bahwa itu merupakan tindakan penipuan.

”Misalnya masyarakat datang ke kantor Disdukcapil, kami akan mengarahkan mereka ke loket untuk proses aktivasi IKD. Di sana, petugas akan melakukan verifikasi wajah dan memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur,” terangnya.

Selain di tiga tempat tersebut, Disdukcapil Kota Batam juga aktif melakukan sosialisasi dan aktivasi IKD di sekolah-sekolah, dimana petugas dari dinas turun langsung ke sekolah untuk membantu proses pembuatan KTP digital bagi siswa.

Heryanto mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menerima pesan serupa atau merasa dicurigai oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. ”Kami berharap warga lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap tawaran-tawaran yang tidak resmi terkait pengurusan data kependudukan,” katanya.

Ami, warga Batam, menceritakan pengalamannya dihubungi oleh nomor tak dikenal yang mengaku dari Disdukcapil. Pelaku mengatakan bahwa ada perubahan KTP elektronik menjadi digital dan meminta Ami untuk menindaklanjutinya.

”Awalnya mereka menghubungi saya melalui WhatsApp, kemudian mereka menelepon dan mengatakan bahwa ada perubahan bentuk KTP. Tapi saya tidak merespons terlalu jauh karena mencurigakan,” ujarnya. (*)

Reporter : Yofi Yuhendri – Rengga Yuliandra

Sampai Saat Ini Ada 213 Pekerja Asing di Karimun

0
Kepala Dinas Tenaga Kerja Karimun Ruffindi menyerahkan poenghargaan zaro accident kepada salah satu perusahaan di Kabupaten Karimun.

batampos– Penerimaan dari sektor izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) di Kabupaten Karimun terus mengalami peningkatan. Kontribusi IMTA di Kabupaten Karimun telah mencatatkan hasil yang postif.

”IMTA yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Karimun adalah IMTA perpanjangan. Untuk tahun ini target IMTA sebesar Rp1,5 miliar. Alhamdulillah sejak Januari sampai dengan bulan ini pencapaian IMTA sudah melebihi target. Yakni, Rp1,8 miliar lebih dan dibandingkan dengan tahun lalu penerimaannya sampai dengan November sebesar Rp1,1 miliar lebih yang berasal dari 98 orang tenaga kerja asing,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah kepada Batam Pos, Senin (21/10).

BACA JUGA: PAD dari Retribusi IMTA Naik

Penerimaan dari sektor IMTA tahun ini, katanya, memang lebih besar dari tahun lalu. Khususnya dari jumlah rencana pakai tenmaga kerja asing (RPTKAP) di kabupaten Karimun. Jumlahnya sementara sampai bulan ini 213 orang. Jumlah ini tidak menutup kemungkinan bertambah sampai dengan akhir tahun. Jika jumlah RPTKA bertambah, maka penerimaan IMTA juga akan bertambah.

”Dengan capaian ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola investasi asing dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Pendapatan yang signifikan ini tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan PAD Asli Daerah (PAD), tapi juga menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap potensi Kabupaten Karimun,” paparnya. .

Selain itu, tambah Ruffindy, adanya tenaga kerja asing yang berkualitas, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Karimun. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen akan terus memberikan kemudahan pelayanan dan perizinan bagi investor. Termasuk juga meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

”Penerimaan IMTA di Kabupaten Karimun tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tapi juga memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Dengan melihat capaian IMTA tahun ini, tidak menutup kemungkinan pada tahun depan target IMTA akan bertambah. Misalnya, akan mencapai Rp2 miliar. Tentunya, masuknya TKA ke Kabupaten Karimun dengan iklim yang kondusif serta sinergitan antara pemerintah kabupaten Karimun dengan seluruh stakeholder yang ada di daerah,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi

Menteri Baru Belum Punya Kantor dan Staf

0

batampos – Pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih Senin (21/10) memberi harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Kiprah mereka dinanti untuk memperbaiki berbagai sektor yang terkait dengan kepentingan publik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti tidak akan gegabah dalam mengeluarkan kebijakan di dunia pendidikan. Dia akan menghimpun masukan dari beberapa pihak soal kebijakan pendidikan yang sudah berjalan saat ini. Baik dari internal kementerian, pemerintah daerah, masyarakat, maupun tokoh-tokoh pendidikan.

”Semuanya harus kami kaji karena plus minus ya. Setiap kebijakan selalu ada pro dan kontra. Tapi, tentu saja kami akan lihat secara keseluruhan, tidak secara tergesa-gesa,” tuturnya ditemui usai sertijab di kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Senin (21/10).

Terkait Kurikulum Merdeka, misalnya. Mu’ti mengatakan, kebijakan itu masih baru dan belum semua satuan pendidikan menerapkannya. Meski di era Nadiem sudah diwajibkan untuk menggunakan kurikulum tersebut secara bertahap.

”Kami ingin kebijakan dikdasmen sesuai dengan apa yang menjadi aspirasi masya-rakat. Yang lebih penting lagi juga bisa menjadi aktualisasi dan realisasi dari program Presiden Prabowo,” paparnya.

Soal honor guru, Mu’ti menyatakan, kebijakan tersebut sangat terkait dengan kemampuan keuangan pemerintah. Karena itu, harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan dan instansi-instansi terkait lainnya. ”Itu juga harus melalui pemetaan dan pengkajian yang serius karena guru ini kan kategorinya ada yang sudah PNS, PPPK, dan honorer,” ujarnya.

Beda lagi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Dikti-Sainstek) Satryo Soemantri Brodjonegoro. Dia mengaku akan melanjutkan apa yang telah dikerjakan Nadiem di ranah perguruan tinggi, riset, dan teknologi sebelumnya. Sebab, dia tak ingin ada stagnasi akibat perubahan pucuk kepemimpinan. Karena itu, dia akan langsung bekerja tanpa harus alasan ’’belajar” terlebih dahulu. ”Perbaiki mana yang harus diperbaiki. Perbaikan sambil jalan karena pendidikan itu proses yang berjalan,” ungkapnya.

Terkait program kerja, Satryo bakal membuat metode pembelajaran baru untuk dunia pendidikan tinggi. Tujuannya agar generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis yang diperlukan dunia kerja. ”We will transform our educational methodology, enggak bisa lagi memorizing, tapi harus membuat anak-anak kita punya critical thinking,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, pihaknya akan menggarap berbagai aturan terkait kebudayaan. Hal itu akan diwujudkan melalui mekanisme omnibus law kebudayaan. ”Nanti mungkin ada semacam omnibus law kebudayaan. Sehingga UU Kebudayaan itu menjadi satu,” jelasnya.

UU tersebut akan mengatur kebijakan terkait budaya, perfilman, hingga museum. Termasuk mengenai cagar budaya. ”Sekarang kan terpisah, undang-undang perfilman sendiri, cagar budaya sendiri, nanti didiskusikan lah, kita kaji supaya substansinya tidak lepas,” jelasnya.

Pada bagian lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Rini Widyantini mengaku memiliki target cukup besar dalam sebulan pertama kepemimpinannya. Pasalnya, pihaknya harus melakukan penataan terhadap kementerian-kementerian yang baru saja dibentuk oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.

”Kami tentunya bersama-sama dengan menteri sekretaris negara dan menteri keuangan, kita akan menata. Bukan hanya menata fungsinya, tetapi juga bagaimana kita menata sumber daya manusia yang akan mengisi kementerian-kementerian yang baru,” terangnya.

Kementerian Kesehatan tidak mengalami perubahan menteri maupun wakil menteri. Budi Gunadi Sadikin dan Dante Saksono Harbuwono masih berduet sebagai Menkes dan Wamenkes. Meski demikian, Prabowo punya tiga program yang harus mereka kerjakan.
Pertama, melaksanakan program skrining kesehatan untuk seluruh masyarakat. ”Harus dibereskan di November adalah peluncuran skrining nasional untuk semua siklus hidup,” ungkapnya. Tugas kedua, Budi harus mempercepat pembangunan rumah sakit di daerah terpencil dan tertinggal.

Tugas ketiga, mengatasi penyakit tuberkulosis (TB). ”Kita buatkan programnya yang bagus. Cara kerjanya kita luncurkan pada Desember,” lanjutnya.

Di bidang infrastruktur, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti memastikan pembangunan tol hingga bendungan akan berlanjut. Khusus untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), dalam 100 hari pertama pihaknya akan melanjutkan apa yang sudah dijalankan sebelumnya. Kementerian Pekerjaan Umum akan berkoordinasi dengan Otorita IKN.

Terpisah, mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menuturkan bahwa pihaknya sempat di-panggil Prabowo untuk membantu dalam pembangunan IKN. ”Bahkan Pak Prabowo menginstruksikan IKN dipercepat pembangunannya,” terangnya.

Karena itu, pembangunannya akan dilanjutkan untuk bangunan lembaga legislatif dan yudikatif. ”Gedung DPR dan gedung MA akan dibangun,” sebutnya.

Kabinet di era Presiden Joko Widodo hanya ada 34 kementerian. Kini, di era Presiden Prabowo, jumlahnya menjadi 48 kementerian. Itu berarti ada kementerian baru yang membutuhkan gedung dan staf.

Kementerian Kehutanan adalah salah satu kementerian baru. Sebelumnya, mereka bergabung dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kementerian Kehutanan dipimpin oleh Raja Juli Antoni. Raja belum bisa menjelaskan banyak meski sudah membaca peraturan presidennya. Dia sempat membaca draf terakhir yang belum ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. ’’Besok pagi,” katanya ketika ditanya kapan serah terima jabatan.

Kementerian lain yang dipisah adalah Kementerian UMKM dan Kementerian Koperasi. Kementerian UMKM dipimpin oleh Maman Abdurahman. Sedangkan Kementerian Koperasi dikepalai Budi Arie Setiadi. Keduanya sudah berbagi kantor.

”Kami di Smesco Indonesia dan (kantor) yang di Jalan Rasuna Said akan jadi kantor Kementerian Koperasi,” ungkap Maman.

Penambahan jumlah kementerian juga memicu persoalan infrastruktur. Pasalnya, jumlah gedung yang tersedia terbatas. Salah satu yang terdampak adalah Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat yang dipimpin Muhaimin Iskandar.
Muhaimin mengaku belum diberi lokasi khusus. Berdasar arahan dari menteri sekretaris negara, dirinya diminta berkantor di gedung Kemenko PMK.

”Saya dapat kabar dari Mensesneg Pak Pras, saya akan berkantor di sini, di kantor PMK,” ujarnya usai sertijab.

Kemarin Cak Imin langsung berkeliling melihat sekitar kantornya. Dia akan mendapat ruang tidak jauh dari bangunan depan Kemenko PMK. Dengan demikian, Cak Imin akan berbagi gedung dengan Kemenko PMK yang dipimpin Pratikno.

Bukan hanya ruangan, Ketum PKB itu juga belum memiliki staf. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada sekretaris menteri PMK untuk menye-diakan staf, termasuk pengisian deputi.

”Mungkin kita cari satu atau dua deputi yang bisa sinkronisasi dunia usaha kecil dengan pemberdayaan sosial,” ujarnya.

Belum adanya kejelasan kantor disampaikan juga oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Maklum, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kini dipecah menjadi tiga kementerian. Yakni, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan.

”Nah, kita ini kan orang baru di sini ya. Jadi kita lihat dulu ini, habis ini dilihatkan seperti apa,” ungkapnya ditemui usai sertijab.

Namun, dia yakin sudah ada pembagian-pembagian secara garis besar. Sementara detailnya masih menunggu nomenklatur lebih lanjut. ”Yang pasti di sinilah (kantor Kemendikbudristek Senayan, red). Mau di mana lagi,” ujarnya,” lantas tertawa.

Sementara itu, urusan pemerintahan terkait hak asasi manusia (HAM) resmi menjadi nomenklatur kementerian yang berdiri sendiri. Atas pemisahan tersebut, masya-rakat sipil meminta pemerintahan baru mengoreksi berbagai kebijakan pemerintahan lama yang dibayangi pola pelanggaran serius terhadap HAM.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan, di era Joko Widodo, agenda pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi kerap beririsan dengan pelanggaran HAM. ”Seperti penindasan atas kebebasan berekspresi, perusakan lingkungan, dan penyingkiran hak komunitas adat,” katanya di Jakarta, Senin (21/10).

Sejak Januari 2019 hingga Oktober 2024, Amnesty International Indonesia mencatat 454 kasus serangan terhadap 1.263 pembela HAM. Ribuan pembela HAM itu meliputi pegiat masyarakat adat, jurnalis, dan aktivis lingkungan.

Sementara itu, Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Dimas Bagus Arya menilai Kementerian HAM hanya pencitraan. Sebab, tanggung jawab negara atas pemenuhan HAM selama ini sering diabaikan.

”Perlu juga dipertanyakan bagaimana nanti tugas Kementerian HAM, apakah akan bentrok dengan Komnas HAM?” imbuhnya.

Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra sempat memberikan celetukan kepada wakilnya, Otto Hasibuan, dalam sesi perkenalan dengan pegawai kemarin. ’’Pak Otto ini bos saya saat di pengadilan,’’ katanya disambut tawa hadirin. Yusril menambah kelakarnya, ’’Soalnya kartu advokat saya bisa dicabut.’’

Sementara itu, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengatakan, dipisahkannya HAM menjadi kementerian sendiri tersebut bagian dari kepedulian pemerintahan Prabowo Subianto.

’’Dan di Asta Cita (pemerintahan Prabowo), HAM itu urutan pertama, lho,’’ paparnya. (*)