batampos – PT Bintang Marchavidi Utama (BMU), Perusahaan Jasa Pelatihan K3 mengadakan tasyakuran dan silaturahmi bersama 40 anak panti asuhan Al Ma’un di Kings Hotel, Jumat (30/8/2024) lalu.
Direktur Operational PT BMU Muhammad Mizan, didampingi CEO PT BMU Devina Rachmawati, Dan Direktur Bisnis Ray Damaiyanti (sebelah kanan) memberi santunan kebutuhan pangan kepada pengurus Panti Asuhan Al’Maun dalam acara Tasyakuran Dan Silaturahmi di Kings Hotel, beberapa waktu lalu. F Chahaya Simanjuntak/Batam Pos.
“Ini kegiatan rutin kami. Menyantuni anak yatim empat kali dalam setahun. Cuma tahun ini, baru yang pertama. Tasyakuran berbarengan dengan ulang tahun saya juga,” ujar CEO PT BMU Devina Rachmawati didampingi Direktur Bisnis, Ray Damaiyanti di sela-sela acara berlangsung.
Ada pun tasyakuran itu diisi dengan kotbah kilat, doa dan makan bersama serta pemberian santunan dan sejumlah kebutuhan sembako di panti. Pemberian itu dipimpin langsung Direktur Operasional PT BMU, Muhammad Mizan, Devina yang juga Pimpinan LPK BMU dan Ray.
Selain kegiatan itu, malam itu juga BMU yang berkantor di Ruko Alexandria ini turut mengundang para alumni, atlit dan juga pengurus pencak silat (IPSI Kepri). “Ya sekalian. Karena Oktober 2024 mendatang akan ada event Kejuaraan International Open yang akan diikuti 10 negara, diantaranya Jepang, Singapura, Malaysia, dan lainnya,” ujar Devina.
Dia juga menjadi salah satu pengurus aktif di IPSI Kepri. “ Ini mendadak dibikinnya. Harusnya Desember eh dipercepat. Sebelum pelantikan,” tambahnya.
BMU sendiri merupakan perusahaan swasta nasional di Indonesia yang bergerak di bidang pelatihan dan sertifikasi K3 dengan pelatihan dan pembinaan terbaik oleh trainer yang berpengalaman dan profesional di bidangnya.
Sejak perusahaan ini berdiri 10 tahun lalu, sudah 10 ribuan lulusan yang sudah bekerja dibberbagai perusahaan seluruh Indonesia. “Tujuan akhir kita, seluruh peserta yang training di BMU mendapat kesempatan kerja dengan skill mumpuni. Tapi itu saja tidak cukup. Kami juga mengajarkan akhlak dan attitude yang baik. Itu penting,” ujar Ray.
BMU, sangat supportif dalam mendukung berbagai kegiatan sosial bukan hanya di Batam tapi juga Kepri dan Indonesia. “Tujuan kami, membantu pemerintah mengurangi pengangguran dengan memberi layanan pelatihan dan sertifikasi, serta aktif di berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tutup Devina.
Kegiatan ini juga mengundang para alumni yang sudah sukses di dunia kerja, seperti Arifudin Tanjung dan Jana Rama. “Saya mendapat ilmu K3 di BMU, itu mendukung karir saya di tempat kerja saya yang sekarang,” ujar Jana, yang yang bekerja sebagai Project Manager di salah satu perusahaan properti di Batam. (*)
Foto: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Terletak strategis di antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia, Pulau Batam telah lama dipandang sebagai pusat pengembangan ekonomi regional. Dengan posisinya yang strategis, Batam diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi kepentingan nasional Indonesia.
Sejak setengah abad yang lalu, pengembangan Pulau Batam telah menjadi prioritas utama Otorita Batam, yang kemudian bertransformasi menjadi Badan Pengusahaan (BP) Batam. BP Batam terus melakukan berbagai pembangunan guna menjadikan Batam sebagai kawasan perdagangan, alih kapal, pariwisata, serta daerah industri berteknologi tinggi.
Langkah-langkah tersebut didorong oleh visi besar untuk mengoptimalkan potensi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Awalnya hanya berupa pulau kosong, Batam kini berkembang pesat dengan dibangunnya berbagai infrastruktur penting seperti jalan raya, bandara, pelabuhan, dan kawasan industri.
Salah satu konsep penting yang membentuk strategi pengembangan Batam adalah Teori Balon yang diperkenalkan oleh B.J. Habibie, yang menjabat sebagai Kepala Otorita Batam dari 1978 hingga 1998. Teori ini menitikberatkan pada pengembangan kawasan yang saling terhubung dan berkesinambungan, serta memanfaatkan potensi kerjasama regional dengan Singapura dan Johor melalui konsep segitiga pertumbuhan SIJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau).
Dalam implementasinya, Teori Balon menghubungkan tiga pulau utama – Batam, Rempang, dan Galang – melalui enam jembatan utama. Batam berperan sebagai pusat utama (Balon I), sementara Rempang (Balon II) dan Galang (Balon III) diproyeksikan sebagai kawasan pendukung dan alternatif untuk pengembangan industri baru.
Tujuan dari konektivitas ini adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, di mana setiap pulau memiliki peran spesifik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Dengan demikian, pertumbuhan arus investasi dan ekspansi industri di Batam dapat terfasilitasi dengan lebih baik.
Pembangunan bandara internasional, pelabuhan kargo, dan jalan raya yang menghubungkan kawasan industri dan pusat ekonomi di Batam menjadi bagian integral dari strategi pengembangan ini. Infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta meningkatkan daya saing Batam sebagai destinasi investasi.
Dampak dari pembangunan infrastruktur ini sangat nyata. Batam kini menjadi rumah bagi berbagai kawasan industri yang aktif, membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan penduduk dan menarik minat investor domestik maupun internasional. Peningkatan signifikan dalam sektor ekspor dan realisasi investasi menjadi bukti konkret keberhasilan strategi ini.
Sektor properti di Batam juga menunjukkan perkembangan pesat. Gedung-gedung pencakar langit mulai bermunculan di berbagai penjuru kota, mencerminkan optimisme ekonomi pasca meredanya pandemi Covid-19. Realisasi investasi di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencapai Rp607,997 miliar, meningkat 38% dibandingkan tahun 2022.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memainkan peran penting dalam mempermudah perizinan investasi dan mengembangkan infrastruktur yang ada. Langkah ini diambil untuk mempercepat akselerasi investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Batam.
“Komitmen BP Batam adalah untuk memberikan kemudahan perizinan kepada investor, termasuk dari negara Singapura. Mudah-mudahan, langkah strategis BP Batam mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan realisasi investasi Batam tahun 2024,” ujar Rudi beberapa waktu lalu.
Rudi menambahkan bahwa BP Batam akan terus berinovasi dalam memberikan layanan kepada investor. Penyederhanaan proses perizinan menjadi prioritas untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, yang diharapkan dapat mendorong masuknya lebih banyak investasi ke Batam.
Selain itu, BP Batam juga berencana memperluas kerjasama dengan pihak swasta dan lembaga internasional untuk mendukung pengembangan kawasan industri di Batam. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak peluang bisnis dan memperkuat posisi Batam sebagai pusat ekonomi regional.
Perubahan Batam dari pulau kosong menjadi pusat ekonomi yang berkembang pesat menunjukkan keberhasilan visi dan strategi yang diterapkan oleh BP Batam. Pembangunan berkelanjutan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.
Rudi berharap bahwa dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, serta kerjasama dengan sektor swasta, Batam dapat terus tumbuh dan berkembang . Dia yakin bahwa dengan kemudahan perizinan dan dukungan infrastruktur yang memadai, Batam akan mencapai target investasi yang telah ditetapkan.
Dengan segala upaya yang telah dan akan dilakukan, BP Batam optimis bahwa Batam akan terus menjadi magnet bagi investor dan memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Batam sebagai kawasan ekonomi yang maju dan berkelanjutan.
Kesuksesan Batam dalam menarik investasi tidak lepas dari komitmen kuat untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi investor. Melalui inovasi dan kemitraan strategis, Batam dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Melihat perkembangan positif yang telah dicapai, Rudi optimis bahwa Batam akan terus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya BP Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Rudi menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan Batam sebagai pusat ekonomi yang dinamis dan berkelanjutan. “Dengan kerja keras dan kerjasama semua pihak, saya yakin Batam akan terus berkembang dan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia,” ujarnya. (*)
Foto: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Terletak strategis di antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia, Pulau Batam telah lama dipandang sebagai pusat pengembangan ekonomi regional. Dengan posisinya yang strategis, Batam diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi kepentingan nasional Indonesia.
Sejak setengah abad yang lalu, pengembangan Pulau Batam telah menjadi prioritas utama Otorita Batam, yang kemudian bertransformasi menjadi Badan Pengusahaan (BP) Batam. BP Batam terus melakukan berbagai pembangunan guna menjadikan Batam sebagai kawasan perdagangan, alih kapal, pariwisata, serta daerah industri berteknologi tinggi.
Langkah-langkah tersebut didorong oleh visi besar untuk mengoptimalkan potensi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Awalnya hanya berupa pulau kosong, Batam kini berkembang pesat dengan dibangunnya berbagai infrastruktur penting seperti jalan raya, bandara, pelabuhan, dan kawasan industri.
Salah satu konsep penting yang membentuk strategi pengembangan Batam adalah Teori Balon yang diperkenalkan oleh B.J. Habibie, yang menjabat sebagai Kepala Otorita Batam dari 1978 hingga 1998. Teori ini menitikberatkan pada pengembangan kawasan yang saling terhubung dan berkesinambungan, serta memanfaatkan potensi kerjasama regional dengan Singapura dan Johor melalui konsep segitiga pertumbuhan SIJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau).
Dalam implementasinya, Teori Balon menghubungkan tiga pulau utama – Batam, Rempang, dan Galang – melalui enam jembatan utama. Batam berperan sebagai pusat utama (Balon I), sementara Rempang (Balon II) dan Galang (Balon III) diproyeksikan sebagai kawasan pendukung dan alternatif untuk pengembangan industri baru.
Tujuan dari konektivitas ini adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, di mana setiap pulau memiliki peran spesifik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Dengan demikian, pertumbuhan arus investasi dan ekspansi industri di Batam dapat terfasilitasi dengan lebih baik.
Pembangunan bandara internasional, pelabuhan kargo, dan jalan raya yang menghubungkan kawasan industri dan pusat ekonomi di Batam menjadi bagian integral dari strategi pengembangan ini. Infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta meningkatkan daya saing Batam sebagai destinasi investasi.
Dampak dari pembangunan infrastruktur ini sangat nyata. Batam kini menjadi rumah bagi berbagai kawasan industri yang aktif, membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan penduduk dan menarik minat investor domestik maupun internasional. Peningkatan signifikan dalam sektor ekspor dan realisasi investasi menjadi bukti konkret keberhasilan strategi ini.
Sektor properti di Batam juga menunjukkan perkembangan pesat. Gedung-gedung pencakar langit mulai bermunculan di berbagai penjuru kota, mencerminkan optimisme ekonomi pasca meredanya pandemi Covid-19. Realisasi investasi di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencapai Rp607,997 miliar, meningkat 38% dibandingkan tahun 2022.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memainkan peran penting dalam mempermudah perizinan investasi dan mengembangkan infrastruktur yang ada. Langkah ini diambil untuk mempercepat akselerasi investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Batam.
“Komitmen BP Batam adalah untuk memberikan kemudahan perizinan kepada investor, termasuk dari negara Singapura. Mudah-mudahan, langkah strategis BP Batam mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan realisasi investasi Batam tahun 2024,” ujar Rudi beberapa waktu lalu.
Rudi menambahkan bahwa BP Batam akan terus berinovasi dalam memberikan layanan kepada investor. Penyederhanaan proses perizinan menjadi prioritas untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, yang diharapkan dapat mendorong masuknya lebih banyak investasi ke Batam.
Selain itu, BP Batam juga berencana memperluas kerjasama dengan pihak swasta dan lembaga internasional untuk mendukung pengembangan kawasan industri di Batam. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak peluang bisnis dan memperkuat posisi Batam sebagai pusat ekonomi regional.
Perubahan Batam dari pulau kosong menjadi pusat ekonomi yang berkembang pesat menunjukkan keberhasilan visi dan strategi yang diterapkan oleh BP Batam. Pembangunan berkelanjutan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.
Rudi berharap bahwa dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, serta kerjasama dengan sektor swasta, Batam dapat terus tumbuh dan berkembang . Dia yakin bahwa dengan kemudahan perizinan dan dukungan infrastruktur yang memadai, Batam akan mencapai target investasi yang telah ditetapkan.
Dengan segala upaya yang telah dan akan dilakukan, BP Batam optimis bahwa Batam akan terus menjadi magnet bagi investor dan memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Batam sebagai kawasan ekonomi yang maju dan berkelanjutan.
Kesuksesan Batam dalam menarik investasi tidak lepas dari komitmen kuat untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi investor. Melalui inovasi dan kemitraan strategis, Batam dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Melihat perkembangan positif yang telah dicapai, Rudi optimis bahwa Batam akan terus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya BP Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Rudi menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan Batam sebagai pusat ekonomi yang dinamis dan berkelanjutan. “Dengan kerja keras dan kerjasama semua pihak, saya yakin Batam akan terus berkembang dan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia,” ujarnya. (*)
Sidang pemeriksaan saksi kasus dugaan pungli Rutan Cabang KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (2/9/2024). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)
batampos – Saksi kasus dugaan pungutan liar (pungli) Rutan Cabang KPK, Dono Purwoko mengaku menyetorkan uang senilai total Rp145 juta saat ditahan di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (Rutan KPK) pada tahun 2022.
Dono, yang merupakan terpidana kasus korupsi proyek pembangunan Gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri(IPDN) Provinsi Sulawesi Utara itu, menjelaskan pemberian iuran tersebut dilakukan lantaran tidak ada pilihan lain, sehingga mau tidak mau dirinya terpaksa membayar permintaan pungli itu.
“Saya saat itu sedang menjalani proses hukum yang cukup menyita pikiran saya, sehingga saya tidak ingin apa-apa terjadi. Jadi saya penuhi,” kata Dono dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.
Ia membeberkan, uang pungli itu diberikan melalui transfer dari rekening sang istri, Novira Widayanti sebanyak 10 kali yang terdiri atas pengiriman uang mulai dari Rp5 juta hingga Rp20 juta.
Adapun pada empat bulan pertama, dia mengungkapkan uang yang dikirimkan untuk pungli tersebut sebesar Rp20 juta per bulan. Kemudian, uang yang dimintakan itu pun mulai menurun setiap bulannya menjadi Rp15 juta, Rp10 juta, dan Rp5 juta.
Dono menjelaskan saat masuk ke dalam Rutan KPK, terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rumah program DP Rp0, Yoory Corneles Pinontoan, yang pada awalnya memberitahukan kepadanya bahwa terdapat aturan setoran bulanan yang harus diikuti semua tahanan.
Adapun Yoory merupakan pimpinan para tahanan yang ditugaskan untuk memintakan uang setoran pungli.
“Saat saya masuk ke rutan, Pak Yoory menyambut saya dan dia bilang untuk mengikuti aturan setoran bulanan. Setelah saya menjalani masa isolasi selama tujuh hari, Pak Yoory kemudian memintakan uang setoran itu,” ucap dia.
Dalam kasus dugaan pungli di Rutan Cabang KPK, terdapat 15 terdakwa yang diduga melakukan pungli atau pemerasan kepada para tahanan senilai total Rp6,38 miliar pada rentang waktu tahun 2019 hingga 2023.
Sebanyak 15 orang dimaksud, yakni Kepala Rutan KPK periode 2022–2024 Achmad Fauzi, Pelaksana Tugas Kepala Rutan KPK periode 2021 Ristanta, serta Kepala Keamanan dan Ketertiban KPK periode 2018–2022 Hengki.
Selain itu, ada pula para petugas Rutan KPK meliputi Eri Angga Permana, Sopian Hadi, Agung Nugroho, Ari Rahman Hakim, Muhammad Ridwan, Mahdi Aris, Suharlan, Ricky Rahmawanto, Wardoyo, Muhammad Abduh, serta Ramadhan Ubaidillah, yang menjadi terdakwa.
Pungli dilakukan para terdakwa di tiga Rutan Cabang KPK, yakni Rutan KPK di Pomdam Jaya Guntur, Rutan KPK di Gedung C1, dan Rutan KPK di Gedung Merah Putih (K4). Dari setiap Rutan Cabang KPK, pungli yang dikumpulkan senilai Rp80 juta setiap bulannya.
Perbuatan korupsi dilakukan dengan tujuan memperkaya 15 orang terdakwa tersebut, yakni memperkaya Deden senilai Rp399,5 juta, Hengki Rp692,8 juta, Ristanta Rp137 juta, Eri Rp100,3 juta, Sopian Rp322 juta, Achmad Rp19 juta, Agung Rp91 juta, serta Ari Rp29 juta.
Dengan demikian, perbuatan para terdakwa tergolong sebagai tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)
Anggota Komisi IX DPR Arzeti Bilbina. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
batampos – Korban bullying dr. Aulia Risma yang diduga bunuh diri diduga mengalami pemalakan oleh seniornya sebesar Rp 20-40 juta. Pemalakan uang itu terjadi setiap bulan yang menimpa mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anastesi Universitas Diponegoro dr. Aulia Risma Lestari.
Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina mendesak Pemerintah untuk segera melakukan reformasi sistem PPDS yang diduga kental dengan unsur bullying.
“Perundungan di lingkungan pendidikan tidak bisa lagi dianggap sepele. Reformasi sistem pendidikan kedokteran spesialis dan pengawasan yang sangat ketat mutlak dilakukan,” kata Arzeti Bilbina kepada wartawan, Senin (2/9).
Hasil penyelidikan sementara dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, almarhumah dr. Aulia kerap dipalak oleh seniornya sebanyak Rp 20-40 juta. Pemalakan tersebut terjadi sejak semester pertama dari Juli-November 2022.
Menurut investigasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), uang yang dipalak para senior ke dr. Aulia dan para juniornya dengan nominal hingga Rp 40 juta, ternyata digunakan untuk menyewa jasa penulis lepas untuk membuat naskah akademik dan menggaji para OB.
“Kasus ini harus perhatian khusus karena ini bentuk pemerasan, sudah kriminal dan sangat meresahkan. Harus ada pertanggunjawaban secara pidana. Ini sangat mengkhawatirkan karena perundungan bukan lagi soal fisik dan mental, tapi pemerasan juga,” tuturnya.
Menurut Arzeti, kasus dr.Aulia menjadi tamparan keras bagi sistem pendidikan residensi dokter spesialis. Apalagi perundungan tersebut terjadi di lingkungan profesi yang sangat dihargai oleh banyak masyarakat yaitu dokter.
“Kasus ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk berbenah. Perundungan di lingkungan pendidikan, apalagi di bidang kedokteran, sangat merusak proses pembentukan karakter dan kualitas profesional calon dokter yang akan melayani masyarakat,” jelas Arzeti.
Permintaan uang di luar biaya pendidikan yang sudah ditetapkan dinilai merupakan pelanggaran etika yang serius. Hal ini menunjukan adanya praktik yang tidak sehat dan merugikan banyak peserta didik spesialisasi dokter.
“Permintaan uang yang tidak wajar menunjukkan adanya ketidakadilan dalam akses pendidikan. Tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan finansial yang sama, sehingga praktik seperti ini dapat menghambat mahasiswa yang kurang mampu untuk melanjutkan studi,” ungkapnya.
Arzeti pun menekankan, Kementerian/Lembaga yang memiliki sekolah atau layanan pendidikan khusus untuk menciptakan sistem pendidikan yang aman, sehat dan berkualitas. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mencetak lulusan yang berkulitas, di mana untuk bidang kesehatan sendiri diharapkan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
“Lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi para mahasiswa dan residen untuk berkembang, bukan menjadi sarang perundungan dan intimidasi yang merusak mental mereka,” tegas Arzeti.
Lebih lanjut, legislator dari Dapil Jawa Timur I ini mendorong Pemerintah melakukan evaluasi sistem pendidikan spesialis kedokteran di Indonesia. Arzeti menilai, pengawasan dan perlindungan terhadap mahasiswa dan residen ini harus diutamakan.
“Evaluasi harus mencakup perbaikan dalam tata kelola pendidikan kedokteran spesialis, pembentukan mekanisme pengaduan yang aman dan efektif, serta penegakan aturan yang tegas terhadap tindakan perundungan,” paparnya. (*)
Dishub membuka konter di kantor DPRD Batam untuk mendaftar parkir berlanggnana di sana. (F. Azis Maulana / Batam Pos)
batampos – Sistem parkir berlangganan yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) kota Batam nyatanya masih kurang diminati oleh masyarakat dan juga kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Tercatat untuk kendaraan roda dua hanya 68 sementara roda empat 160 kendaraan.
Untuk secara keseluruhan masyarakat kota Batam data akhir Agustus 2024, total sebanyak 993 kendaraan telah mendaftar untuk mengikuti parkir berlangganan. Kendaraan yang terdaftar terdiri dari 132 kendaraan roda dua, 693 kendaraan roda empat, dan 168 kendaraan roda enam.
Kepala Dishub Kota Batam, Salim mengatakan bahwa anggaran untuk parkir berlangganan kendaraan dinas Pemko Batam baru akan dialokasikan pada tahun anggaran 2025.
“Target kami adalah kendaraan pribadi dari ASN Pemko Batam,” jelas Salim, Senin (2/9).
Saat ini, 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengikutsertakan ASN mereka dalam program ini, dengan total 228 kendaraan terdaftar, yang meliputi 68 kendaraan roda dua dan 160 roda empat.
Dishub menargetkan 500 stiker untuk roda dua, 1.000 untuk roda empat, dan 500 untuk roda enam pada tahun 2024.
“Target sementara dari Dishub untuk stiker adalah roda dua sebanyak 500 kendaraan, roda empat 1.000 kendaraan, dan roda enam 500 kendaraan,” katanya.
Untuk mendorong upaya tingkat partisipasi anggota ASN sudah melakukan secara personal baik kepada ASN maupun kepala dinasnya. Kemudian ada imbauan tertulis dari melalui Kepala Daerah dan Sekda.
“Diharapkan juga para pegawai di lingkup Pemko Batam dapat turut serta menyukseskan program daerah,” ujarnya.
Dan untuk kendaraan dinas di setiap jajaran Dishub secara resmi ke tim Badan Anggaran (Banggar) untuk di tahun 2025 mobil dinas dianggarkan parkir berlangganan.
Target pendapatan daerah dari program ini sebesar Rp1,1 miliar, dengan realisasi saat ini mencapai Rp574,8 juta atau sekitar 52,25 persen dari target.
Terpisah , Anggota DPRD Batam , Hendra Asman menambahkan, selama ini banyak yang protes mengenai kebocoran retribusi parkir. Sistem parkir berlangganan ini akan mengentaskan hal itu, paling tidak bisa meminimalisir, dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Batam.
“Salah satu alasan kami menyetujui revisi aturan adalah, agar ada inovasi yang bisa mendongkrak penerimaan daerah dari retribusi parkir tepi jalan ini,” ujarnya.
Masyarakat sebenarnya ingin kemudahan. Bertahap, diharapkan program ini bisa menye-bar kepada semua pemilik kendaraan. Untuk itu, perlu upaya mendorong agar jumlah pelanggan parkir berlangganan ini bisa terus meningkat. Salah satunya melalui pemerintahan dan legislatif.
“Ini merupakan program dari Pemerintah Kota Batam, sudah seharusnya mereka dukung. Caranya ajak berlangganan. Makanya harus jemput bola,” tutupnya. (*)
Ilustrasi topan Yagi di Filipina / ANTARA/Anadolu/PY
batampos – Badai Tropis Enteng, yang dikenal secara internasional sebagai Topan Yagi, menyebabkan dua orang tewas di Filipina dan mengakibatkan pembatalan banyak penerbangan, menurut pengumuman Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional pada Senin.
Dewan tersebut saat ini sedang memverifikasi laporan dan mencatat bahwa 14 keluarga dari tiga desa telah terdampak oleh cuaca ekstrem tersebut.
Selain itu, dua bangunan runtuh akibat badai, sementara hujan deras memicu tanah longsor di wilayah tersebut.
Badai ini telah memperkuat monsun barat daya, yang mendorong Presiden Ferdinand Marcos Jr. untuk memerintahkan pengumuman dini tentang meliburkan kantor dan sekolah pada Selasa (3/9), seperti dilaporkan oleh harian Inquirer yang berbasis di Manila.
“Kami akan mencoba memberikan buletin secepat mungkin untuk kantor dan sekolah besok. Instruksi saya kepada mereka adalah, jika memungkinkan, sebelum kita tidur, kita sudah harus tahu apakah besok bisa masuk kantor atau sekolah atau tidak,” ujar Marcos.
Badai ini juga sangat berdampak pada operasional pelayaran, dengan 739 penumpang terdampar di berbagai pelabuhan, termasuk 679 di Bicol dan 60 di Calabarzon.
Sebanyak 22 kapal, empat perahu motor, dan 282 kapal layanan kargo bergulir tidak dapat beroperasi karena kondisi yang membahayakan keselamatan. (*)
batampos – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak dunia internasional untuk bersinergi memerangi wabah monkeypox (Mpox) atau cacar monyet yang tengah menjadi perhatian dunia. Kesepakatan itu turut menjadi kesimpulan dalam Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) yang dihelat DPR RI.
“Kita bersepakat memerangi Mpox, yang bukan hanya menyebar di Afrika dan Indonesia, tetapi juga di dunia,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (2/9).
Puan menegaskan, parlemen dapat berperan dalam mengatasi berbagai isu global dan regional dengan jalur diplomasi damai. Termasuk, pada isu kesehatan Mpox yang telah dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global.
“Mpox menyebar bukan hanya di Afrika dan Indonesia tapi juga di dunia,” ucap Puan.
Dalam upaya mengurangi penyebaran Mpox di Tanah Air, pemerintah Indonesia telah melaksanakan beberapa langkah pencegahan, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan di setiap pintu masuk internasional.
Pemeriksaan tersebut meliputi pemasangan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang, terutama mereka yang baru tiba dari luar negeri.
Karena itu, Puan menekankan bersama parlemen dari negara-negara Afrika sepakat mendorong pemerintah masing-masing negara untuk melakukan serangkaian langkah antisipasi dan mitigasi untuk melindungi masyarakat mereka dari Mpox.
Puan menyatakan akan meminta pemerintah Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Afrika.
“Kami segera meminta kepada Pemerintah untuk segera kerja sama dengan negara-negara lain, bukan cuma Afrika dan Indonesia tapi negara lain yang bisa menjaga perlintasan yang ada yang dianggap ini bisa menyebarkan virus tersebut secara konkret. Hal-hal sepeti itu yang akan kita lakukan bersama,” pungkas Puan. (*)
Petugas ASDP Pelabuhan Telaga Punggur Batam membantu kepada calon penumpang saat melakukan pembelian tiket secara online, Rabu (21/8). Pelabuhan ASDP Telaga Punggur sudah memeberlakukan pembelian tiket kapal roro secara online. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – General Manager PT ASDP Batam, Hermin Welkis menanggapi keluhan pengguna jasa transportasi laut kapal Roro menggunakan sistem online melalui applikasi dan website Ferizy. Menurutnya aplikasi ini sudah didesain sebaik mungkin agar dapat memudahkan akses pengguna jasa.
“Iya beberapa hari ini memang ada keluhan pengguna jasa akan hal itu, namun kami tetap berupaya mensosialisasikan ini sebaik mungkin agar memudahkan pengguna jasa dapat menggunakannya,” katanya, Senin (2/9).
Hermin menuturkan petugas terus melalukan sosialiasi di area pelabuhan bagi pengguna jasa yang hendak melakukan perjalanan terutama ke rute Tanjung Uban.
“Petugas selalu standby di area pelabuhan untuk memberikan arahan bagi pengguna jasa yang belum memahami prosedur melakukan pendafataran tiket secara online, dan semoga secepatnya bisa bermanfaat,” ujarnya.
Berikut tata cara melakukan pendaftaran tiket Roro online melalui website trip. Ferizy.com . Langkah awal ialah membuka website tersebut kemudian masuk (log in) menggunakan email untuk pendaftaran.
Selanjutnya melakukan pengisian data perjalanan termasuk data kendaraan untuk perjalanan tujuan dan di halaman tersebut juga informasikan jadwal keberangkatan dan jumlah penumpang yang tersedia.
Usai melakukan tahap tersebut pengguna jasa mengkonfirmasi data itu dan diarahkan ke metode pembayaran virtual account dan e Wallet.
“Setelah itu pengguna jasa mendapatkan e-tiket yang dapat diunduh melalui email pengguna jasa,” ujarnya.
Terpisah , Beberapa pengguna juga merasa sistem ini tidak efisien untuk rute pendek seperti Batam-Tanjung Uban.
“Saya mencoba membeli tiket untuk keberangkatan besok, tetapi aplikasi terus-menerus gagal saat hendak menyelesaikan pembayaran. Apalagi saya butuh tiket secepatnya,” ujar salah satu pengguna jasa, Bayu.
Menurut dia, pembelian tiket menggunakan aplikasi atau website semestinya untuk penyebrangan yang jauh bukan untuk tujuan Batam- Tanjung Uban saja.
“Kalau cuma Batam – Tanjung Uban tidak perlu pakai aplikasi segala . Apalagi kalau supir logistik harus bergerak cepat. Tentu akomodasi lebih banyak,” tutupnya. (*)
Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus. (Anadolu/Antara)
batampos – Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo mengungkapkan bahwa instansinya sudah menerima informasi perkiraan jumlah jemaat katolik yang bakal hadir dalam Misa Suci atau Misa Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (5/9). Dia menyebut, tidak kurang dari 86 ribu jemaat katolik akan hadir secara langsung dalam Misa Akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus tersebut.
Informasi itu disampaikan oleh Komjen Imam usai memimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan bersama TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. ”Karena kami mengetahui, kami dapat informasi bahwa kurang lebih ada 86 ribu umat itu nanti akan datang dalam rangka menghadiri misa,” ungkap dia. Karena itu, jenderal bintang tiga Polri tersebut mengimbau supaya seluruh jemaat katolik yang turut serta dalam Misa Akbar benar-benar sehat.
Imam menekankan hal itu lantaran dengan 86 ribu jemaat, SUGBK akan benar-benar penuh. Sehingga jemaat yang datang harus dipastikan dalam keadaan sehat dengan kondisi fisik yang prima. ”Ada satu imbauan dari kami, mohon kiranya untuk umat nanti yang datang, betul-betul dalam kondisi sehat,” kata dia menyarankan. Imbauan itu dikeluarkan agar seluruh jemaat yang ikut dalam Misa Akbar bersama Paus Fransiskus tidak terkendala masalah kesehatan.
Selain kepadatan SUGBK dengan perkiraan jemaat katolik yang datang mencapai 86 ribu orang, Komjen Imam memperkirakan bakal banyak jemaat berusia di atas 50 tahun. ”Harapan kami sebagai pelaksana pengamanan, tidak terjadi hal-hal terkait masalah kesehatan. Ini yang menjadi concern, karena kami yakin juga banyak yang usia di atas 50 tahun,” kata dia. Informasi tersebut diperoleh Polri dari hasil koordinasi dengan penanggung jawab kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Lebih lanjut, Imam menyampaikan bahwa saat Misa Akbar berlangsung, diperkirakan mobilitas bus di sekitar SUGBK meningkat. Polri mencatat ada ribuan bus yang akan mengantar dan menjemput jemaat katolik. ”Kami mohon maaf dan partisipasi juga pada masyarakat, khususnya Jakarta. Karena kegiatan yang ini ya, kegiatan Paus Fransiskus nanti pada saat hari misa itu kurang lebih ada sekitar 1.400 bus,” terang dia.
Untuk melancarkan arus, Polri telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas ribuan bus tersebut. ”Kami akan bagi setelah dropping ya, mereka akan kami bagi ke kantong-kantong parkir. Sehingga kami mohon ketidaknyamanan, tapi kami yakin dengan hati yang besar seluruh warga dan masyarakat Indonesia, kita bersama-sama bisa menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya. Kantong-kantong parkir itu tersebar di beberapa wilayah. Termasuk area parkir di Pekan Raya Jakarta (PRJ). (*)