Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 2834

130 Pati TNI Pindah Tugas, Ini Kata Panglima

0
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-79 TNI AL pada Selasa (10/9). (Dispenal)

batampos – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianyo kembali melakukan rotasi dan putusan ratusan perwira tinggi (pati). Dalam Surat Keputusan Panglima TNI bernomor Kep/1080/IX/2024 tertanggal 11 September 2024 itu, Jenderal Agus memindahtugaskan 130 pati. Baik pati TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto menyampaikan bahwa keputusan tersebut sudah resmi dan berlaku. ”Telah resmi ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 130 pati TNI,” ungkap dia kepada awak media pada Kamis sore (12/9).

Jenderal bintang dua TNI AD itu menyatakan bahwa 130 pati TNI tersebut terdiri atas 68 pati TNI AD, 39 pati TNI AL, dan 23 pati TNI AU. Beberapa pati TNI yang masuk dalam mutasi dan rotasi tersebut menempati beberapa posisi strategis di tiga matra.

Misalnya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar. Orang nomor satu di Kodam III/Siliwangi mendapat promosi menjadi Komandan Kodiklat TNI. Dengan jabatan baru tersebut, Mayjen Fadjar akan naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga TNI AD atau letjen TNI.

Sebagai pengganti Mayjen Fadjar, panglima TNI menunjuk Mayjen TNI Arif Abdurachman untuk bertugas menjadi pangdam III/Siliwangi. Sebelumnya Mayjen Arif menjabat koorsahli panglima TNI. Di Angkatan Laut, Laksda TNI Rachmad Jayadi ditunjuk menjadi panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I.

Untuk TNI AU, salah satu yang dimutasi adalah Komandan Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma Marsma TNI Destianto Nugroho Utomo. Dia ditugaskan menjadi staf khusu KSAU. Sebagai gantinya, Jenderal Agus menempatkan Kolonel Penerbang Muzaffar. Dengan jabatan baru tersebut, Muzaffar akan mendapat kenaikan pangkat menjadi marsma TNI. (*)

Sumber: JP Group

Sekwan DPRD Tanjungpinang Diperiksa Jaksa soal Kasus Korupsi BPR Bestari

0
Sekwan DPRD, Muhammad Amin usai menjalani pemeriksaan selama tiga jam di Kejari Tanjungpinang, Kamis (12/9). F. Mohamad Ismail

batampos– Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Tanjungpinang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, pada Kamis (12/9). Ia diperiksa berkaitan kasus dugaan korupsi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bestari senilai Rp5,9 miliar.

Dari pantauan, Sekwan bernama Muhammad Amin tersebut tiba ke Kantor Kejari Tanjungpinang menggunakan mobil dinas BP 16 T, sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian ia masuk ke gedung pidana khusus untuk menjalani pemeriksaan selama tiga Jam

Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Tanjungpinang, Senopati mengatakan pemanggilan terhadap Sekwan DPRD itu untuk meminta klarifikasi keterangan dan data, terkait kasus korupsi di BPR Bestari Tanjungpinang ini.

“Benar tim Pidsus Kejari Tanjungpinang melakukan klarifikasi keterangan dan data (kasus korupsi BPR),” kata Senopati.

BACA JUGA: Arif Firmansyah Korupsi Uang Nasabah BPR Bestari Rp 5,9 Miliar

Untuk saat ini, ia masih enggan menjelaskan secara rinci terkait pemeriksaan itu. Ia menegaskan, bahwa kasus tersebut masih terus berjalan. “Tim saat ini sedang bekerja,” tambahnya.

Sementara Muhammad Amin tidak berkomentar banyak, usai diperiksa penyidik selama lebih kurang tiga jam. Ia membenarkan pemeriksaan itu berkaitan dengan perkara pengembangan dugaan korupsi BPR Bestari Tanjungpinang.

“Ini tindak lanjut yang kemarin itu (kasus korupsi BPR Bestari Tanjungpinang. Jadi kita berikan informasi terkait itu,” sebut Amin.

Amin menambahkan, pemeriksaan ini tidak ada hubungan dengan jabatan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pemko Tanjungpinang yang pernah ia duduki tahun 2022-2023. Namun, ia diperiksa sebagai Dewan Pengawas BPR Bestari Tanjungpinang.

“Tidak ada hubungan (dengan Kabag Ekonomi). Jadi tidak ada masalah, sekarang masih proses,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Maju Pilgub Kepri, Muhammad Rudi Ajukan Cuti

0
IMG 20240303 WA0047
H Muhammad Rudi.

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi telah mengajukan cuti dari jabatannya sehubungan dengan pencalonannya dalam Pilgub Kepri yang akan datang.

Rudi, yang juga merupakan calon kuat dalam Pilgub kali ini, menyampaikan bahwa cuti tersebut akan efektif mulai tanggal 25 September.

Dia menegaskan, bahwa langkah ini bukan hanya kewajiban bagi dirinya. Tetapi juga berlaku untuk seluruh kepala daerah yang ikut serta dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

Baca Juga: Praktisi: Muhammad Rudi Sukses Merombak Wajah Kota Batam, Kini Saatnya Membangun Kepri

“Tanggal 25 ini saya cuti, itu sudah saya ajukan. Kan seluruh kepala daerah, bukan saya saja. Pak Gubernur juga cuti, Balai juga cuti, Bintan juga cuti, Lingga juga cuti. BP juga saya cuti,” ujarnya, Kamis (12/9).

Pengajuan cuti ini merujuk pada aturan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Pada Pasal 70 ayat (3), dijelaskan bahwa pejabat negara, pejabat daerah, TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mencalonkan diri dalam pilkada wajib mengundurkan diri dari jabatannya.

Sementara, bagi kepala daerah yang akan mencalonkan diri kembali, diwajibkan untuk mengambil cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelumnya telah meminta kepala daerah yang maju pada Pilkada 2024 untuk mengajukan cuti paling lambat tujuh hari sebelum penetapan pasangan calon kepala daerah. Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 1000.2.1.3/4204/SJ.

Dalam surat edaran ini dijelaskan, ketentuan Pasal 3 ayat 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2016 tentang cuti di luar tanggungan negara bagi kepala daerah paling lambat tujuh hari kerja sebelum penetapan pasangan calon.

Selain itu, kepala daerah dari gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota yang maju menjadi kandidat Pilkada 2024 harus menjalani cuti di luar tanggungan. Surat edaran ini juga menegaskan agar para kandidat petahana ini tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya selama masa kampanye berlangsung.

Untuk diketahui, penetapan pasangan calon kepala daerah akan jatuh pada 22 September 2024. (*)

Reporter: Arjuna

Praktisi: Muhammad Rudi Sukses Merombak Wajah Kota Batam, Kini Saatnya Membangun Kepri

0
6d6fdd12 f847 48d7 85a0 7dd2f5451cf5
Dr. Fadlan, S.H.,M.H.

batampos – Praktisi kota Batam, Dr. Fadlan, mengapresiasi kinerja Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang dinilai mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan meskipun waktu yang diberikan relatif singkat dengan sangat baik, Rudi dinilai sukses merombak wajah Batam menjadi lebih modern.

“Dengan waktu yang sangat terbatas yakni empat tahun setelah dilantik sebagai ex-officio beliau mampu mengubah wajah Kota Batam, ibarat pemain sirkus beliau mampu menghipnotis masyarakat lewat akrobatik kebijakan sehingga pembangunan infrastruktur tumbuh secara seimbang, beliau juga mampu menghadapi turbulensi yang kencang selama menjabat ex-officio” ungkap Fadlan.

Menurut Fadlan, pembangunan di Batam tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada aspek spiritualitas dan kesejahteraan masyarakat. Rudi dinilai berhasil memperhatikan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan sosial.

“Pembangunan jalan dan ekonomi berjalan sejajar dan naik secara bersamaan, beliau berhasil menjalankan berbagai program dengan cepat dan efisien, tentunya dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang, indeks pembangunan manusia di Batam tumbuh terlebih banyaknya beasiswa pendidikan yang diberikan kepada masyarakat, belum lagi di bidang kesehatan kerja sama RSBP Batam dengan Mayapada Group sebagai salah satu langkah positif dalam penyempurnaan dan wujud perhatian untuk pengembangan kesehatan” kata Fadlan.

Fadlan juga menyoroti keunikan Batam yang memiliki dua mesin ekonomi, yaitu BP Batam dan pemerintahan kota. Menurutnya, kelebihan Batam yang perlu diperluas ke daerah lain, seperti Karimun dan Bintan, potensi pendapatannya juga berbeda-beda ini aset yang harus bisa dimanage dengan baik serta paripurna.

“Kita jangan berpikir bahwa dana BP Batam hanya untuk Batam saja tidak demikian dana tersebut dapat didistribusikan ke wilayah-wilayah lain sepanjang adanya penyempurnaan regulasi dan ketentuan hukum yang mengatur untuk itu, kuncinya hanya satu mampu berkolaborasi dan menjalin komunikasi lebih erat dan baik dengan pemerintah pusat, saya menyakini HMR memiliki itu” ujarnya.

“Pak Rudi memiliki kejelian, ketelitian, dan kecermatan dalam memanfaatkan peluang yang ada, ini adalah kemampuan yang tidak dimiliki semua pemimpin,” kata Fadlan, menambahkan.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan tidak harus linier dengan salah partai politik tertentu, posisi strastegis Gubernur sebagai kepala daerah provinsi (Local Self Government) sekaligus Kepala Wilayah/Wakil Pemerintah Pusat di daerah (Local State Government) memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang terpenting adalah mampu menyelesaikan problem solving yang ada guna mendukung kepentingan rakyat dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi.

“Pemimpin yang baik adalah yang mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat, cekatan, tidak balelo dan juga responsive terlepas dari latar belakang politiknya,” katanya.

Selanjutnya Fadlan, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penggabungan empat Badan Pengusahaan (BP) di Kepulauan Riau, yakni BP Batam, BP Karimun, BP Bintan, dan BP Tanjungpinang. Menurutnya, langkah ini akan menjadi solusi efektif untuk mendorong pembangunan ekonomi secara merata di seluruh wilayah Kepri.

Dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dinilai telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengelola dua kewenangan yang berbeda dalam waktu yang relatif singkat.

Fadlan meyakini, keberhasilan ini harus diperluas ke skala provinsi melalui sinergi yang lebih baik antara BP-BP di Kepri.

“Penggabungan Badan Pengusahaan (BP) yang ada di Kepulauan Riau penting segera direaliasikan, sehingga dapat menciptakan sinergitas pembangunan ke berbagai Kabupaten/Kota yang ada, jika ini terealisasi dampaknya juga akan dirasakan langsung oleh masyarakat Kepualauan Riau, kerja-kerja politik yang demikian seharusnya mampu di jalankan oleh seorang Gubernur, ” ujar Fadlan.

“Jika empat lokomotif ekonomi ini disatukan, Kepri akan memiliki sumber kekuatan yang besar dalam pembangunan ekonomi. Secara kasat mata, menurut saya, HMR sudah berhasil mengubah wajah kota Batam saat ini.

“Masak dengan pengalaman sebagai Kepala BP Batam beliau tidak bisa memindahkan blueprint pembangunan yang lebih luas lagi ke Provinsi Kepri. dan, saya meyakini akan selesai lah barang itu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

100 Warga Binaan Rutan Batam Jalani Pemeriksaan Penyakit Menular

0
rutan 1
Ilustrasi. Rutan Kelas II A Batam saat menggelar festival musik kepada warga binaan. Foto: Rutan Batam untuk Batam Pos

batampos – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam kembali jalani pemeriksaan penyakit menular. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas Puskesmas Seilangkai yang dikemas dalam kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV – Infeksi Menular Seksual (IMS), Kamis(12/09).

Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo menjelaskan pemeriksaan ini perlu untuk mendeteksi dan mencegah menyebarnya penyakit menular di dalam lingkungan Rutan. Rutan yang sering keluar masuk dengan wara binaan dan tahanan baru perlu pemeriksaan rutin sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit menular tadi.

“Ada yang keluar dan masuk jadi memang pemeriksaan harus rutin dilakukan untuk upaya antisipasi, ” kata Fajar.

Dalam pemeriksaan tersebut, ada 100 orang warga binaan yang ikut. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum, tes HIV dan IMS. Selain pemeriksaan, warga binaan juga mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya HIV dan IMS serta langkah-langkah pencegahannya.

“Tes ini dilakukan secara sukarela untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan para warga binaan. Ini merupakan bagian dari program kesehatan nasional yang secara rutin dilakukan di berbagai tempat, termasuk di lembaga pemasyarakatan dan Rutan, ” kata Fajar.

Pemeriksaan ini disebutkan Fajar penting, mengingat tingginya risiko penyebaran penyakit menular dengan keterbatasan ruang gerak seperti rutan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Puskesmas Sei Langkai. Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena penting bagi warga binaan untuk memahami kesehatan seksual dan melakukan pencegahan dini terhadap penyebaran penyakit menular seksual. Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk menjaga kesehatan seluruh warga binaan di Rutan Batam,” ujar Fajar.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan seksual, serta mendukung upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di Rutan Batam. Rutan Batam berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam program-program kesehatan guna menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi seluruh warga binaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Ada Tiga Suspek Mpox di Batam, Hasil Akhir Dinyatakan Negatif

0
Cacar Monyet 1
Ilustrasi.

batampos – Tiga orang warga Batam yang sebelumnya dinyatakan sebagai suspek monkeypox (mpox) dinyatakan negatif setelah hasil tes laboratoriumnya keluar. Sebelumnya, ketiga orang tersebut dirawat di Rumah Sakit Bayangkara Polda Kepri dan Puskesmas Lubuk Baja sejak awal September 2024 yang lalu.

“Alhamdulillah hasilnya telah keluar hari ini, ketiganya negatif mpox, ” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, Kamis (12/9).

Menurut informasi dari Dinas Kesehatan Kota Batam, pasien yang merupakan warga Batam ini sebelumnya menunjukkan gejala yang mengarah ke mpox, seperti ruam kulit dan demam. Segera setelah gejala tersebut muncul, pasien dirawat di rumah sakit dan dilakukan tes untuk memastikan diagnosis.

“Setelah menjalani serangkaian tes laboratorium dan evaluasi medis, hasil tes menunjukkan bahwa pasien tersebut negatif dari mpox. Ketiganya juga tak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Kemungkinan itu hanya cacar air biasa,” tambah dr. Didi.

Kadinkes juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan memperkuat upaya pencegahan untuk memastikan tidak ada penyebaran lebih lanjut dari penyakit ini.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat mengenai tanda-tanda dan pencegahan mpox untuk menjaga kesehatan dan keselamatan semua warga.” tambahnya.

Dengan hasil negatif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan tetap waspada terhadap kesehatan. Dinas Kesehatan Kota Batam mengimbau warga untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku dan melaporkan jika mengalami gejala yang mencurigakan.

Adapun ketiga suspek monkeypox di Batam yang dinyatakan negatif ini adalah PZ, 12 dan DK, 12, rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara sampel diambil 5 September 2024 lalu dan keluar 6 September dengan hasil negatif. Keduanya merupakan warga Sambau dan Batu Besar, Nongsa.

Pasien ketiga PM, 22, rawat jalan di Puskesmas Lubukbaja. Sample diambil pada 9 September 2024 dan hasilnya negatif. “Sample yang diambil Lesi dan Swab Orofaring. Pasien ketiga ini merupakan warga Baloi, Lubukbaja, ” pungkas Kadinkes.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam semakin memperkuat upaya deteksi dini dalam menghadapi ancaman penyebaran Mpox (Monkeypox) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mencegah penularan lebih lanjut, setelah ditemukannya beberapa kasus di wilayah Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, bahwa pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat sosialisasi, pelatihan tenaga kesehatan, serta memperluas jaringan deteksi dini di seluruh fasilitas kesehatan di Batam.

“Deteksi dini sangat penting untuk mengidentifikasi gejala dan segera melakukan tindakan isolasi. Dengan langkah ini, kita bisa mengurangi risiko penyebaran lebih luas,” ujar dr. Didi.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga bekerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas untuk menyiapkan fasilitas isolasi bagi pasien yang terdeteksi terinfeksi Mpox. Pihaknya juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan jika mengalami gejala seperti demam, ruam kulit, atau gejala lain yang mengarah pada infeksi Mpox.

Di tengah peningkatan deteksi dini, Dinas Kesehatan juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait gejala dan pencegahan Mpox. Dimana penyakit ini disebabkan oleh virus monkeypox dan dapat menyebar melalui kontak fisik langsung dengan orang yang terinfeksi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dan menghindari kontak langsung dengan penderita.

“Kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam hal melaporkan gejala awal dan menjaga kebersihan lingkungan,” tambah dr. Didi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Tiga Pasien Suspek Mpox di Batam Dinyatakan Negatif

0
Cacar Monyet 1
Ilustrasi.

batampos – Tiga orang warga Batam yang sebelumnya dinyatakan sebagai suspek monkeypox (mpox) dinyatakan negatif setelah hasil tes laboratoriumnya keluar. Sebelumnya, ketiga orang tersebut dirawat di Rumah Sakit Bayangkara Polda Kepri dan Puskesmas Lubuk Baja sejak awal September 2024 yang lalu.

“Alhamdulillah hasilnya telah keluar hari ini, ketiganya negatif mpox, ” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, Kamis (12/9).

Menurut informasi dari Dinas Kesehatan Kota Batam, pasien yang merupakan warga Batam ini sebelumnya menunjukkan gejala yang mengarah ke mpox, seperti ruam kulit dan demam. Segera setelah gejala tersebut muncul, pasien dirawat di rumah sakit dan dilakukan tes untuk memastikan diagnosis.

“Setelah menjalani serangkaian tes laboratorium dan evaluasi medis, hasil tes menunjukkan bahwa pasien tersebut negatif dari mpox. Ketiganya juga tak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Kemungkinan itu hanya cacar air biasa,” tambah dr. Didi.

Kadinkes juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan memperkuat upaya pencegahan untuk memastikan tidak ada penyebaran lebih lanjut dari penyakit ini.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat mengenai tanda-tanda dan pencegahan mpox untuk menjaga kesehatan dan keselamatan semua warga.” tambahnya.

Dengan hasil negatif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan tetap waspada terhadap kesehatan. Dinas Kesehatan Kota Batam mengimbau warga untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku dan melaporkan jika mengalami gejala yang mencurigakan.

Adapun ketiga suspek monkeypox di Batam yang dinyatakan negatif ini adalah PZ, 12 dan DK, 12, rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara sampel diambil 5 September 2024 lalu dan keluar 6 September dengan hasil negatif. Keduanya merupakan warga Sambau dan Batu Besar, Nongsa.

Pasien ketiga PM, 22, rawat jalan di Puskesmas Lubukbaja. Sample diambil pada 9 September 2024 dan hasilnya negatif. “Sample yang diambil Lesi dan Swab Orofaring. Pasien ketiga ini merupakan warga Baloi, Lubukbaja, ” pungkas Kadinkes.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam semakin memperkuat upaya deteksi dini dalam menghadapi ancaman penyebaran Mpox (Monkeypox) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mencegah penularan lebih lanjut, setelah ditemukannya beberapa kasus di wilayah Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, bahwa pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat sosialisasi, pelatihan tenaga kesehatan, serta memperluas jaringan deteksi dini di seluruh fasilitas kesehatan di Batam.

“Deteksi dini sangat penting untuk mengidentifikasi gejala dan segera melakukan tindakan isolasi. Dengan langkah ini, kita bisa mengurangi risiko penyebaran lebih luas,” ujar dr. Didi.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga bekerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas untuk menyiapkan fasilitas isolasi bagi pasien yang terdeteksi terinfeksi Mpox. Pihaknya juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan jika mengalami gejala seperti demam, ruam kulit, atau gejala lain yang mengarah pada infeksi Mpox.

Di tengah peningkatan deteksi dini, Dinas Kesehatan juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait gejala dan pencegahan Mpox. Dimana penyakit ini disebabkan oleh virus monkeypox dan dapat menyebar melalui kontak fisik langsung dengan orang yang terinfeksi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dan menghindari kontak langsung dengan penderita.

“Kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam hal melaporkan gejala awal dan menjaga kebersihan lingkungan,” tambah dr. Didi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Ciri Perempuan yang Kuat dan Mandiri

0
Ilustrasi perempuan yang kuat dan mandiri. (Freepik)

batampos – Perempuan adalah makhluk kuat dan juga mandiri.

Kualitas tersebut sangat dibutuhkan oleh perempuan dalam dunia modern ini. Tidak hanya soal kepercayaan diri, tetapi juga keberanian untuk membela diri sendiri, mengejar
impian, dan bertanggung jawab atas hidup.

Perempuan yang kuat dan mandiri tidak pernah takut menghadapi tantangan yang disodorkan kehidupan kepadanya.

Baca juga: James Earl Jones, Pengisi Suara Darth Vader Tutup Usia

Dikutip dari City Magazine, berikut 7 tanda yang menunjukkan perempuan kuat, tak kenal takut, dan mandiri.

1. Tahu nilai diri sendiri

Perempuan yang kuat dan mandiri tidak akan membiarkan siapa pun meragukan harga dirinya.

Anda mendedikasikan waktu dan energi untuk orang-orang terdekat dan tahu kapan harus berkata tidak.

Selain itu, Anda tidak akan membiarkan diri membuang-buang waktu untuk hal-hal remeh.

2. Punya mimpi dan berani mengejarnya

Kekuatan sejati muncul saat Anda berani mengejar impian, bahkan jika orang-orang sekitar tidak sepenuhnya memahami dirimu.

Apakah Anda tipe orang yang lebih suka meluangkan waktu sendirian dan melakukan aktivitas kesukaan daripada menghabiskan waktu akhir pekan untuk berbelanja dengan
teman-teman?

Perempuan independen mengutamakan tujuan dan tahu bahwa hal itu akan membuahkan hasil positif dalam jangka panjang.

Baca juga: Tanda-tanda Karakter Abusive, Kenali Lebih Dini Bisa Cegah KDRT

3. Mampu bertanggung jawab atas kesalahan sendiri

Perempuan kuat tidak mencari alasan saat segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana. Jika pernah mengakui kesalahan tanpa merasa rendah diri, Anda memiliki tanda kedewasaan yang jelas.

4. Sadar bahwa kesalahan menjadi bagian dari proses dan kesempatan untuk belajar.

Hanya orang lemah yang menyalahkan orang lain, namun Anda lebih suka memperbaiki apa yang bisa diperbaiki dan terus maju.

5. Tidak membutuhkan validasi dari orang lain

Jika gaya berpakaian Anda unik dan tidak peduli dengan pendapat orang lain tentangnya, Anda berada di jalur yang benar.

Perempuan yang kuat dan mandiri tidak membutuhkan persetujuan orang lain untuk merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

Anda memercayai diri sendiri dan tahu bahwa keputusan tersebut yang terbaik untukmu.

Baca juga: Orang yang Hobi Berkebun Ternyata Menyimpan Kepribadian Unik

6. Tidak takut sendirian

Jika dapat menikmati keseharian tanpa merasa kesepian, maka Anda tipe orang yang kuat.

Sendirian tidak sama dengan kesepian dan Anda mengetahui itu. Setiap kali memilih untuk ditemani, itu karena Anda menginginkannya, bukan karena membutuhkannya.

7. Membuat keputusan bijaksana

Perempuan kuat meluangkan waktu untuk mempertimbangkan pilihan sebelum mengambil keputusan.

Pernahkah Anda menoleh ke belakang dan berpikir mungkin dirimu bisa melakukan sesuatu yang berbeda? Jawabannya: Mungkin. (*)

Sumber: Jpgrup

Tumpukan Sampah Pinggir Jalan Meluas Hingga ke Jalan Pemukiman

0
IMG 20240905 124108 scaled
Tumpukan sampah hingga ke bahu jalan di Kecamatan Sagulung. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Serakan dan tumpukan sampah di pinggir jalan masih banyak dijumpai di wilayah Kecamatan Sagulung. Penumpukan juga menjalar hingga ke pinggir jalan pemukiman.

Pinggir jalan pemukiman depan perumahan Yafindo, Sagulung misalkan, berjejer dengan serahkan sampah rumah tangga yang cukup panjang. Sampah-sampah yang dibaluti kantong plastik ini cukup banyak dan meluber hingga ke bahu jalan.

Hilda, warga setempat menuturkan sampah ini sudah lama menumpuk dan jumlahnya terus bertambah dari waktu ke waktu. Tumpukan sempat sedikit berkurang karena dibakar warga yang merasa terganggu dengan tumpukan sampah tersebut.

“Karena dibakar makanya nampak agak berkurang. Kalau tak dibakar mungkin sudah masuk sampai parit sana sampah ini. Orang lewat padang lempar sampahnya ke pinggir jalan ini, ” kata Hilda.

Yang membuang sampah ke pinggir jalan ini adalah masyarakat umum yang melintasi lokasi jalan pemukiman ini. Pemotor ataupun pengendara mobil masih terbiasa dengan melemparkan sampah ke pinggir jalan sehingga tumpukan sampah tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga yang berada dalam kantong plastik atau karung.

“Mobil sampah lebih fokus angkut yang dari tong sampah dalam perumahan. Kalau di pinggir jalan ini jarang dibersihkan,” kata Hilda lagi.

Pantauan secara umum, wilayah Sagulung masih banyak dijumpai penumpukan sampah di pinggir jalan ini. Pinggir jalan utama juga banyak dijumpai seperti pinggir jalan menuju Kaveling baru Sagulung, Seibinti dan juga Seilekop yang memang selama sudah banyak dengan tumpukan sampah.

Pihak kecamatan Sagulung, sebelumnya merespon persoalan ini dengan menambah armada pengangkutan sampah dari dalam pemukiman ke TPS. Namun itu belum mengatasi persoalan sampah di pinggir jalan ini. Meskipun TPS sudah dibangun di lokasi baru yang lebih besar dan luas, masih saja ada masyarakat yang membuang sampah ke pinggir jalan.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie kembali mengingatkan masyarakat Sagulung untuk peduli dengan persoalan ini. Masyarakat diminta untuk mendukung pemerintah dengan tertib membuang sampah.

“Pemerintah terus berusaha menyelesaikan persoalan sampah ini. Penambahan armada, bangun TPS baru. Kalau semua tertib, tentu masalah sampah ini bisa diatasi ” ujar Hafiz.

Senada disampaikan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam. Upaya untuk mengatasi persoalan sampah terus dilakukan. Terakhir DLH merencanakan penambahan 25 armada truk pengangkut sampah, tahun depan.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Eka Suryanto, menjelaskan bahwa dari 140 unit truk sampah yang beroperasi di Batam, sebanyak 52 unit sudah berusia lebih dari 10 tahun. Selain itu, lima unit truk berada dalam kondisi rusak parah dan tidak layak jalan, sementara belasan armada lainnya memerlukan pemeliharaan rutin bulanan.

“Insya Allah, di tahun 2025 nanti kita sudah usulkan untuk peremajaan dan penambahan armada truk baru,” ujar Eka, belum lama ini.

Ia menilai bahwa peremajaan dan penambahan armada baru ini sangat penting untuk mengatasi masalah armada yang sudah usang dan tidak layak digunakan. Eka menyebutkan bahwa pihaknya mengusulkan penambahan 25 unit truk amrol sampah untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah yang semakin meningkat.

“Kami harap usulan ini bisa diakomodir,” tuturnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Disdik Kepri Kembali Ingatkan Pelajar untuk Tidak Membawa Kendaraan Bermotor

0
Pelajar Pakai Motor Dalil Harahap scaled
Ilustrasi. Pelajar membawa kendaraan bermotor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Provisi Kepri kembali ingatkan masyarakat untuk tidak mengizinkan anak usia sekolah membawa kendaraan sendiri ke sekolah. Ini disampaikan Disdik mengingat ada lagi kecelakaan lalu-lintas yang menewaskan seorang pelajar di Batam pada Selasa (10/9) lalu.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Kepri Cabang Batam Kasdianto sebut pihaknya sudah menerima laporan kecelakaan siswa SMA tersebut dan tindak lanjutnya, Disdik kembali mengingatkan sekolah untuk kembali mempertegas aturan dan larangan siswa yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) untuk membawa kendaraan sendiri ke sekolah.

“Belum lama ini juga kita bahas bersama pihak kepolisian, Dishub terkait masalah ini. Untuk pelajar ini memang belum bisa diperkenankan bawa kendaraan sendiri. Boleh bawa tapi bagi yang sudah ada SIM. Nah ini yang kita sampaikan lagi biar sekolah dan orang tua perhatikan masalah ini,” ujar Kasdianto.

Larangan ini untuk keselamatan siswa sendiri. Membekali anak di bawah umur yang belum memiliki SIM dengan kendaraan bermotor tentu tidak baik. Keselamatan anak terancam. Begitu juga dengan aktifitas belajar akan terganggu. Konsentrasi belajar anak akan terbagi dengan aksi hura-hura bersama kendaraan bermotor tadi.

Jajaran Polresta Barelang yang rutin melakukan penertiban dan pengawasan terhadap aktifitas kenakalan remaja belakangan ini, banyak menemui anak usia sekolah yang bermasalah dengan kendaraan bermotor tadi. Nongkrong hingga larut malam, balap liar hingga mengganggu kenyamanan masyarakat dengan knalpot brong.

Di Batuaji dan Sagulung aktifitas pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor ini masih marak dijumpai di jalan raya. Berkendaraan tidak dengan alat pengaman berkendara juga sudah jadi kebiasaan pelajar di sana. Malam hari juga masih banyak dijumpai pelajar bersepeda motor yang nongkrong hingga larut malam, lakukan aksi balap liar dan menggunakan knalpot brong.

Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal mengaku, masih fokus dengan pengawasan dan penindakan terhadap perilaku kenakalan remaja ini. Berbagai operasi cipta kondisi yang dijalankan lebih menargetkan perilaku atau aktifitas kenakalan remaja dan pelajar tersebut.

“Tiap malam kita patroli pengawasan. Akhir pekan ada operasi cipkon dan memang ini masih fokus kami kepolisian saat ini, ” ujar Benny. (*)

Reporter: Eusebius Sara