Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2844

Satu-satunya Duet Kepercayaan Prabowo, Kepri Bisa Lebih Baik Dipimpin Ansar-Nyanyang

0
ansar prabowo 1
(ki-ka): Prabowo, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura.

batampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura merupakan duet kepercayaan presiden terpilih Prabowo Subianto. Ansar-Nyanyang memiliki kompetensi menjanjikan untuk membangun Kepri lebih baik.

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza menerangkan Ansar-Nyanyang merupakan pemimpin terbaik pilihan Prabowo. Hal tersebut kian menunjukkan Ansar-Nyanyang figur kompeten menjadi pemimpin Kepri periode selanjutnya

“Jelas bahwa Gerindra dan Prabowo mempercayai pasangan Ansar-Nyanyang untuk memimpin Kepri ke depan,” kata Efriza, Sabtu (12/10/2024).

Di samping itu, dukungan masyarakat kepada Ansar-Nyanyang untuk melanjutkan pembangunan Kepri terus menguat. Figur merakyat sekaligus sederhana menjadi pemicu jika Ansar-Nyanyang layak menjadi pemimpin Kepri di periode ke depan

Tidak berhenti sampai di situ, Ansar-Nyanyang juga mendapatkan dukungan besar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus. Koalisi yang terdiri dari 11 partai itu solid memberikan dukungan dan harapan kepada Ansar-Nyanyang.

Di samping dukungan KIM plus, Ansar-Nyanyang berkomitmen menjalankan dan menuntaskan program pro rakyat yang telah berjalan. Mulai dari pembangunan Jembatan Batam-Bintan hingga bantuan modal tanpa bunga untuk UMKM.

Oleh karena itu, Efriza menyampaikan Ansar-Nyanyang adalah kandidat tepat untuk menjadi gubernur-wakil gubernur Kepri ke depan. Karenanya, Efriza menilai, Ansar-Nyanyang semakin mendominasi dukungan dari seluruh lapisan masyarakat di Pilgub Kepri 2024.

“Pasangan ini memperoleh kepercayaan dengan sikap antusias ditunjukkan oleh Prabowo sekaligus Partai Gerindra,” ujar Efriza. (*/adv)

Terbukti Kepri Maju, Ansar Ahmad Punya Kompetensi Teruji dan Mumpuni Pimpin Kepri

0
ansar dada
Ansar Ahmad melambaikan tangan kepada pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad mengantongi kompetensi mumpuni untuk kepemimpinan Kepri selanjutnya. Ansar dianggap sebagai pemimpin multitalenta untuk kemajuan Kepri ke depan.

Tokoh Masyarakat Sungai Lakam Barat, Karimun, Muhammad Yunus menerangkan, Ansar merupakan pemimpin adaptif dan bisa diterima semua lapisan masyarakat. Menurutnya, Ansar figur tepat jadi gubernur Kepri ke depan.

“Alhamdulillah Pak Ansar itu pemimpin multitalenta karena bisa menjadi apa saja. Mau jadi khatib bisa, mau di bawa ke tempat anak muda juga bisa. Mangkanya cocok jadi pemimpin Kepri,” kata Yunus, ketika ditemui usai acara kampanye terbuka Ansar Ahmad di Lapangan Sepak Bola Telaga Harapan, Sabtu (12/10/2024).

Yunus melanjutkan, Ansar merupakan sosok pemimpin yang mudah berkomunikasi dengan siapa saja. Menurutnya, Ansar cagub paling adaptif dan bisa berbaur dengan semua lapisan masyarakat.

“Pak Ansar itu mudah berbaur, mudah diterima di semua lapisan masyarakat. Hal itu yang membuat Pak Ansar terus meraih dukungan masyarakat,” tuturnya.

Kedekatan Ansar dengan masyarakat itu terbukti kala ia tak pernah menjaga jarak dengan warga saat berkampanye. Pria yang pernah menjabat sebagai gubernur Kepri periode 2021-2024 tersebut, tak pernah membeda-bedakan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Tak hanya kedekatan dengan masyarakat, khusus di Karimun, Ansar sudah membantu dengan program nyata. Salah satunya yakni pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).

Maka dari itu Yunus menegaskan, Ansar merupakan pemimpin yang sudah terbukti memberikan kerja nyata untuk pembangunan Kepri. Karenanya, Yunus meyakini, Ansar bisa membangun Kepri lebih baik di periode mendatang.

“Kami berharap Insha Allah ke depan Kepri khususnya bertambah maju di bawah kepemimpinan Pak Ansar,” ujar Yunus. (*/adv)

Masyarakat Karimun: Kepri Maju Pilih 01, Ansar Ahmad Lanjut Gubernur

0
Ansar Ahmad menyemangati pendukungnya untuk memilih nomor 1 pada Pilgub mendatang.

batampos – Sorakan semangat “Kepri Maju Pilih 01” menggema, menjadi bukti kuat dukungan rakyat kepada Ansar Ahmad. Sosok calon gubernur nomor urut 1 ini terus mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat Kepulauan Riau, yang berharap pada kemajuan di masa depan.

Ketika Ansar Ahmad tampil di hadapan ribuan warga, antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa. Meski hujan mengguyur, semangat tak pernah pudar. Masyarakat yang memadati lokasi dengan penuh semangat menyerukan dukungan untuk sosok pemimpin yang mereka percaya mampu membawa perubahan nyata bagi Kepulauan Riau.

“Untuk Kepri maju pilih 01! Untuk Kepri maju pilih 01,” teriak massa yang terus mendukung Ansar Ahmad dengan penuh antusias, Sabtu (12/10/2024).

Ansar Ahmad yang tampil mengenakan kemeja batik lengan panjang berjalan dengan penuh keyakinan menuju panggung. Teriakan dukungan dari massa yang memadati lapangan semakin bergemuruh, menegaskan kepercayaan masyarakat bahwa Ansar adalah pemimpin yang dibutuhkan.

“Pak Ansar menang, menang, menang!” sorak masyarakat yang hadir.

Di tengah-tengah euforia tersebut, seorang warga, Siti Zuhro (35), dengan penuh keyakinan menyatakan kebanggaannya bisa bertemu langsung dengan Ansar. Kehadiran Ansar Ahmad, menurutnya, menjadi bukti nyata betapa besarnya dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan yang telah terbukti memberikan dampak positif.

“Saya senang bisa langsung bertemu tatap muka dengan Pak Ansar. Masyarakat juga sangat antusias bertemu dengan beliau,” kata Siti.

Siti menambahkan bahwa Ansar Ahmad adalah sosok pemimpin yang selalu konsisten dengan janji-janjinya. Baginya, Ansar adalah figur yang diidolakan karena kepemimpinannya yang tegas dan solutif dalam menghadapi tantangan Kepri ke depan.

“Pak Ansar saya yakin bisa membawa kemajuan untuk Kepri di kepemimpinan selanjutnya,” tuturnya.

Kepercayaan ini semakin memperkuat posisi Ansar Ahmad sebagai pemimpin yang siap membawa Kepulauan Riau menuju era baru. Dukungan yang tak terhenti meski hujan turun, menjadi simbol kuat bahwa rakyat Kepri menginginkan perubahan yang nyata di bawah kepemimpinan yang tangguh dan visioner.

Dari setiap sudut acara, teriakan “Kepri Maju Pilih 01” terdengar nyaring. Ansar Ahmad bukan hanya sekadar kandidat, tetapi pemimpin yang diharapkan mampu membawa visi kemajuan bagi Kepulauan Riau. (*)

Antara Gaji dan Kualifikasi, Nasib Guru Honorer Kini?

0
guru
ilustrasi (freepik)

batampos – Guru honorer di Batam, memiliki peranan penting dalam memajukan dunia pendidikan. Meskipun begitu, ada berbagai tantangan untuk menyejahterakan para guru honorer ini. Hal ini tentunya membuat nasib guru honorer di Batam tidak menentu.
Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, ada banyak guru honorer yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan, sehingga masih menunggu kepastian pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ada dua tantangan terbesar dihadapi oleh Disdik Batam dalam menyejahterakan guru honorer, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru.

”Dari data yang ada, baru 88 orang guru honorer BOS yang sudah memiliki kualifikasi S1. Masih ada 561 guru yang belum memenuhi syarat tersebut,” kata Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto.

Hal yang sama juga terjadi di guru honorer daerah. Dari 258 orang yang terdaftar, hanya 109 yang sudah menyelesaikan pendidikan S1. Sementara sisanya masih dalam proses pendidikan untuk mencapai kualifikasi tersebut.

Tri mengatakan, sudah membahas berbagai langkah-langkah untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer, termasuk upaya pengangkatan PPPK serta permasalahan terkait kualifikasi tenaga pendidik.

Menurut dia, kesejahteraan guru honorer terutama terkait gaji telah diatur melalui standar satuan harga (SSH) yang diterbitkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Mengenai besaran gaji, Tri Wahyu menyebut, bahwa upah guru honorer yang dibayar melalui dana BOS disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Untuk guru honorer daerah, gaji diatur melalui keputusan Wali Kota tentang SSH dan Analisis Standar Belanja (ASB) Kota Batam.

”Besaran gajinya variatif, tergantung jenjang pendidikan. Untuk THD, gaji sebelum dipotong pajak bisa mencapai Rp3 juta,” kata dia.

Terkait dengan program pengangkatan guru honorer menjadi ASN atau PPPK, dia menjelaskan bahwa guru yang terdaftar sebagai tenaga honorer daerah dan yang dibiayai melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan diprioritaskan.

”Pengangkatan PPPK saat ini diutamakan bagi guru yang berstatus honorer daerah dan honorer BOS. Mereka akan mengisi formasi yang telah disiapkan dalam penerimaan PPPK yang akan datang,” katanya.

Saat ini, kata Tri, Disdik mengingatkan pentingnya koordinasi yang terus berjalan antara pemerintah pusat dan daerah. Pemko Batam bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Badan Guru Penggerak (BGP) Kepri, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencapai tujuan ini.

Tahun ini, Pemko Batam membuka sebanyak 109 formasi PPPK untuk guru, sedangkan ada ratusan guru honorer menanti peningkatan kualitas kesejahteraan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Operasi Zebra 2024 Digelar 14 hingga 27 Oktober

0
afad9094 5c8b 4e4c 912f e4dad9cfa59e 1
Anggota Polwan saat mengatur arus lalu lintas di jalan raya di Kota Batam.

batampos – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) bersiap menggelar Operasi Zebra Seligi 2024, yang akan berlangsung dari 14 hingga 27 Oktober 2024. Operasi ini dilakukan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman di wilayah Kepulauan Riau.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Pol. Tri Yulianto, menegaskan, pentingnya langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah menurunkan tingkat pelanggaran lalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan, baik dari segi jumlah maupun tingkat fatalitasnya,” kata Tri Yulianto, Sabtu (12/10).

Ia mengungkapkan data pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra 2023, yang mencatat sebanyak 23.723 pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis. Selain itu, 1.132 orang dikenakan tilang statis, dan teguran diberikan kepada 2.575 pelanggar. Tercatat juga 58 kecelakaan lalu lintas, dengan 10 korban meninggal, 19 luka berat, dan 51 luka ringan. Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp72.800.000.

“Operasi Zebra Seligi 2024 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, melibatkan 55 personel dari Polda Kepri,” ucapnya.

Dirlantas menekankan beberapa langkah penting untuk memastikan kesuksesan operasi ini. Pertama, penguatan deteksi dini terhadap lokasi rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas. Kedua, sosialisasi dan edukasi masyarakat mengenai tertib berlalu lintas harus terus dilakukan melalui berbagai media.

Ketiga, penegakan hukum, baik secara elektronik maupun manual, harus dilakukan secara tegas namun tetap humanis. Keempat, penanganan kasus kecelakaan harus mengikuti prosedur yang profesional.

“Terakhir, kita harus aktif menangkal berita hoaks terkait Operasi Zebra 2024,” tutur Tri. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

QRIS di Kepri Tumbuh Pesat

0
qris
Dua orang warga melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan layanan QRIS saat berbelanja jajanan makanan di kawasan Harbourbay, Sabtu (30/9).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatatkan capaian luar biasa dalam implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di tahun 2024. Berdasarkan data terbaru, volume dan nominal transaksi QRIS di wilayah Kepri mengalami pertumbuhan signifikan hingga Agustus 2024, bahkan telah melampaui target yang ditetapkan untuk tahun ini.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Suryono, mengungkapkan, bahwa pada Agustus 2024, terjadi penambahan volume transaksi QRIS sebesar 2.978.739 transaksi atau tumbuh 110,96% secara year-on-year (yoy).

”Secara kumulatif, dari Januari hingga Agustus 2024, volume transaksi telah mencapai 19.965.626 transaksi, melampaui target tahunan sebesar 106,52%,” ujar Suryono setelah kembali dari menghadiri Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD)
Tak hanya dari segi volume, nominal transaksi QRIS di Kepri juga menunjukkan peningkatan signifikan. Agustus 2024, tercatat nominal transaksi sebesar Rp430 miliar, tumbuh 87,61% yoy. Secara akumulatif, nominal transaksi dari Januari hingga Agustus mencapai Rp2,97 triliun, angka yang menunjukkan akselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Kepri.

Suryono juga menyoroti perkembangan pengguna QRIS yang terus bertambah. ”Agustus 2024, terdapat penambahan 13.052 pengguna baru atau tumbuh 34,75% yoy,” kata dia.
Secara kumulatif, Kepri telah menambah 78.244 pengguna QRIS sepanjang tahun ini, yang sudah mencapai 73,56% dari target. Hingga Agustus, total pengguna QRIS di Kepri mencapai 497.501.

Keberhasilan ini juga diimbangi oleh peningkatan jumlah merchant QRIS. Sampai dengan Juni 2024, terdapat 547.656 merchant yang menggunakan QRIS, dengan pertumbuhan 13,88% yoy.

Sebagian besar merchant berada di Kota Batam (83,68%), dan kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendominasi, dengan 46,22% di antaranya adalah merchant UMI (Usaha Mikro dan Informal).

Selain capaian QRIS, Kepri juga meraih prestasi dalam ajang percepatan digitalisasi daerah. Berdasarkan hasil evaluasi P2DD, Provinsi Kepri berhasil meraih Juara III untuk kategori provinsi wilayah Sumatera. Kota Batam juga meraih Juara III kategori kota, dan Kabupaten Karimun meraih Juara II kategori kabupaten dengan program unggulannya.

Dengan pencapaian ini, Provinsi Kepri menunjukkan keseriusannya dalam memperluas ekosistem ekonomi digital dan mendorong transaksi non-tunai yang semakin dominan di masyarakat.

”Kami optimistis dengan pertumbuhan ini, Kepri bisa menjadi salah satu wilayah terdepan dalam implementasi QRIS di Indonesia,” ujar Suryono. (*)

 

Reporter: Arjuna

BIMAC 2024 Diikuti 800 Peserta Dalam dan Luar Negeri

0
drumbamd
Batam International Marching & Art Competition (BIMAC) 2024 resmi dibuka di Jalan Engku Putri, Batam Centre pada Jumat (11/10) malam.
F. Disbudpar Batam untuk Batam Pos

batampos – Batam International Marching & Art Competition (BIMAC) 2024 resmi dibuka di Jalan Engku Putri, Batam Centre pada Jumat (11/10) malam. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu, 11-13 Oktober 2024.

Selama BIMAC, para peserta akan menampilkan berbagai pertunjukan, seperti Street Parade, Color Guard, dan Drumline Battle, termasuk tim dari Sultanah Asma Kedah Malaka, Malaysia, yang akan tampil di Dataran Engku Putri dan Temenggung Abdul Jamal.

”Event ini menjadi daya tarik bagi wisatawan di Batam pada akhir pekan ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata.

Ia mengatakan, kegiatan BIMAC ini perdana dilaksanakan dan merupakan implementasi tugas dari Disbudpar.

Pembukaan acara ditandai dengan pertunjukan Street Parade yang melibatkan berbagai peserta, termasuk sekolah dan komunitas marching band. Total hadiah bagi pemenang mencapai Rp150.000.000, yang akan dibagikan dalam tujuh kategori.

”Diharapkan, melalui event ini, kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Batam dapat meningkat,” ucap Ardiwinata.

Acara yang direncanakan berlangsung setiap dua tahun ini dibuka secara langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung.

”Saya merasa bangga dan bahagia dengan terselenggaranya acara ini. Melalui kegiatan ini, kita berharap Batam tidak hanya dikenal sebagai kota pariwisata, tetapi juga sebagai pusat budaya dan kreativitas,” tuturnya.

Kegiatan perdana ini diikuti oleh 16 grup dengan total sekitar 800 peserta dari dalam dan luar negeri.

Andi mengapresiasi, kepada semua pihak yang berkontribusi dalam inisiasi acara ini untuk meningkatkan kreativitas, disiplin, dan kerja sama antar peserta. Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat mereka dan mengenalkan budaya Batam ke kancah internasional.

”Melalui kompetisi ini, kami berharap dapat menjadi ajang untuk menampilkan keahlian dan bakat seni para peserta, serta mempererat tali persaudaraan dan mempromosikan Batam di mata dunia,” ujarnya. (*).

Reporter : RATNA IRTATIK dan AZIS MAULANA

ISBC Season II Usung Konsep Sport Tourism

0
lomba
PT Cakra Bramastra Internasional resmi menggelar International Soccer Batam Cup (ISBC) Season II, yang akan berlangsung pada 4-9 Februari 2025.
F. Arjuna/Batam Pos

batampos – PT Cakra Bramastra Internasional resmi meluncurkan ajang International Soccer Batam Cup (ISBC) Season II, yang akan berlangsung pada 4-9 Februari 2025 mendatang.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga mengusung konsep sport tourism yang diharapkan akan meningkatkan prestasi olahraga dan menarik wisatawan ke Provinsi Kepri, khususnya Batam.

Turnamen ini diharapkan dapat mendorong perekonomian lokal melalui peningkatan okupansi hotel, restoran, serta transportasi, yang semuanya dipengaruhi oleh arus wisatawan dan peserta yang datang ke Batam.

Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya mengatakan, ISBC 2025 diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi dengan konsep sport tourism. ”Event ini bakal berdampak pada semua lini ekonomi,” katanya, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kafe Teman Nongkrong, Tiban, Batam, Jumat (11/10).

ISBC 2025 akan diikuti oleh 48 tim, terdiri dari 16 tim U16 dan 32 tim U12, dengan 24 tim di antaranya berasal dari luar negeri, 12 tim dari luar provinsi Kepri, dan sisanya dari Batam serta Kepri. Pihak penyelenggara juga menyediakan hadiah bernilai puluhan juta rupiah, serta piala yang didatangkan langsung dari Malaysia.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan ISBC 2025. Menurutnya, event ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan permintaan dalam industri pariwisata.

”Ini adalah cara cerdas untuk menggerakkan amenitas dan akomodasi. Event ini berpotensi mendatangkan wisatawan, baik dari domestik maupun mancanegara,” kata dia.

Ia berharap, persiapan lima bulan ke depan bisa dilakukan dengan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga ISBC 2025 bisa berjalan sukses dan meningkatkan citra pariwisata Batam serta Kepri secara umum. (*)

 

Reporter : ARJUNA

Agam Haris Pambudi dan Pengalaman Melatih Tim Putri Al Wehda di Liga Arab Saudi

0
Foto-foto: Angger Bondan/Jawa Pos
Ahmad Agam (kanan) merayakan keberhasilan Jawa Timur lolos ke babak semifinal usai mengalahkan NTT di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Jumat (13/9).

batampos – DI depan Masjidilharam, Agam Haris Pambudi memanjatkan doa. Pelatih sepak bola kelahiran Lamongan, Jawa Timur, 31 tahun lalu, itu meminta dibukakan jalan supaya bisa menangani tim di Arab Saudi.

”Berdoa sambil nunggu waktu berbuka puasa ketika itu,” kenangnya tentang umrah yang dia jalani pada April 2023 tersebut.

Agam bukannya tidak tahu betapa tak mudah impiannya bisa terwujud. Indonesia, meski warganya sangat menggilai sepak bola, bukan kekuatan besar di lapangan hijau. Tak ada pelatih atau pemainnya yang pernah berkiprah di Saudi.

Apalagi, sebelum bermunajat tadi, seorang warga setempat juga ”Menjewernya”. Dia bilang tidak mungkin baginya berkiprah di persepakbolaan Saudi tanpa punya kenalan atau agen.
”Saya bilang ke dia, nggak ada yang nggak mungkin kalau Allah berkehendak,” kenangnya.
Keyakinan ayah dua anak itu terbukti. Sekitar lima bulan kemudian, Agam mendapat e-mail dari klub Arab Saudi, Al Wehda FC. Isinya, penawaran kerja. Saat itu Agam baru ingat pernah mengirim surat lamaran ke sejumlah klub di negara monarki tersebut.

Tawaran itu langsung disam-barnya. Agam menjadi asisten pelatih tim putri yang berkompetisi di Saudi Women’s First Division League alias kasta kedua kompetisi sepak bola putri Arab Saudi. Selain itu, dia mendapat satu tawaran lagi: menjadi direktur teknik di Jeddah Pro Football Academy.

Tawaran kedua itu juga diterimanya. ”Karena kalau di satu tempat nilai kontraknya kecil, padahal biaya hidup di sana lumayan mahal. Jadi, saya diizinkan melatih di dua tempat waktu itu,” kata pria yang kini tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (26/9) lalu.

Sebenarnya, ketika mendapat tawaran dari Al Wehda, Agam sudah menjalin kontrak dengan Persewar Waropen sebagai pelatih fisik. Agam memang punya kemampuan dan lisensi sebagai pelatih fisik atau pelatih kepala maupun menangani soal sport science.
Beruntung, manajemen klub berjuluk Mutiara Bakau itu mendukung penuh Agam. Mereka bahkan tidak meminta kembali uang muka yang sudah diberikan.

”Saya sudah mau kembalikan, tapi katanya buat uang saku saya berangkat. Itu rezeki yang luar biasa,” kata Agam.

 

Kendala Bahasa

September 2023, suami Fitri Ardhiana Nur itu memulai karier di Arab Saudi. Awalnya tidak mudah. Pertama soal bahasa. Tidak semua pemain Al Wehda bisa berbahasa Inggris dengan fasih. Di sisi lain, bahasa Arab-nya juga kurang mahir.

”Pernah ketika saya memanggil nama pemain, mereka tertawa. Sebab, pelafalan saya kurang tepat dan terdengar lucu di telinga mereka,” kenang Agam, lantas tergelak.
Aral kedua terkait pandangan meremehkan. Meski statusnya asisten pelatih, asisten Fakhri Husaini di tim sepak bola PON Jawa Timur (Jatim) itu lebih sering diminta melakukan hal-hal remeh-temeh yang tidak berkaitan dengan tugas utama.

Tapi, kesempatan bagi Agam datang juga ketika beberapa bulan kemudian manajemen Al Wehda putri memberhentikan pelatih utama. Agam lalu ditunjuk sebagai pelatih kepala.
Agam bergerak cepat. Dia mencari informasi masalah apa sebenarnya di dalam tim. Belakangan diketahui bahwa ada ketidakpercayaan antarpemain di dalam tim.

”Saya akhirnya menyusun program latihan dengan membuat kelas-kelas khusus supaya pemain satu sama lain lebih nyaman,” kata pelatih berlisensi A AFC itu.

Agam yang sempat menjalani pendidikan S-1 kepelatihan olahraga di Universitas Negeri Surabaya dan S-2 ilmu kesehatan olahraga di Universitas Airlangga itu pun sangat terbantu dengan teknologi sport science di Al Wehda. Meski liga sepak bola putri Arab Saudi baru dibentuk dua tahun terakhir, mereka sudah menggunakan teknologi yang cukup mumpuni.

Bersama Agam, Al Wehda finis di posisi ke-13 dari 32 tim musim 2023–2024. Dia menyelesaikan segala tugasnya sampai kontrak di Al Wehda habis pada 25 Maret 2024.

”Alhamdulillah, kami nggak pernah kalah dan poin yang kami cetak di putaran kedua juga lebih banyak,” kata Agam.

Karena hasil positif itu, Agam sebenarnya mendapat tawaran kembali menangani Al Wehda. Namun, pada saat yang sama, dia harus ke Aceh mendampingi tim Jatim di PON XXI Aceh-Sumut 2024.

”Waktu itu Coach Fakhri (Husaini) meminta saya selesaikan PON dulu,” tuturnya.

Berstatus sebagai asisten pelatih merangkap ”staf administrasi”, dia ikut mengantarkan tim sepak bola Jatim meraih emas. Atas segala capaian tahun ini tersebut, Agam betul-betul bersyukur. ”Ada beberapa yang nawarin di klub Liga 2, ada timnas juga, tapi saya pasrahkan semua ke Allah, mana yang terbaik akan saya jalani,” kata Agam tentang rencana berikutnya. (*)

 

Reporter: RIZKA PERDANA PUTRA

Beirut Mencekam saat Terjadi Serangan Bom

0

batampos – Sebanyak 40 warga negara Indonesia (WNI) dan 1 warga negara asing (WNA) yang dievakuasi dari Lebanon tiba di tanah air, 7 Oktober. Serangan bom yang didengar dan dirasakan nyaris setiap hari membuat mereka memutuskan untuk segera meninggalkan negara yang dijuluki Paris dari Timur tersebut.

Pemulangan WNI itu dibagi menjadi dua. Kelompok pertama, terdiri atas 20 WNI dan 1 WNA, tiba kemarin sekitar pukul 07.40 WIB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menggunakan pesawat Qatar Airways QR 958. Sementara kelompok kedua, yang terdiri atas 20 WNI, tiba sekitar pukul 15.40 WIB menggunakan Emirates EK 356.

Salah seorang WNI yang dievakuasi, Ni Luh Suarnadi, penumpang di kloter kedua, mengaku tak berpikir dua kali ketika ada tawaran dari KBRI Beirut. WNI asal Bali itu merasakan sendiri efek bom di dekat area tempat kerjanya di Bir Hassan, Beirut.

”Waktu itu terjadi tanggal 27 September, pas saya pulang kerja tiba-tiba boom. Kami terkaget karena sangat kencang suaranya. Langsung bergetar itu (tanah dan bangunan, Red),” ungkapnya.

Refleks, Ni Luh pun langsung mencari tempat berlindung. Usut punya usut, lokasi meledaknya bom tersebut hanya 10 menit dari tempatnya bekerja.

Usai menenangkan diri, dia pun menghubungi bosnya, meminta izin untuk bisa pulang ke Indonesia. Gayung bersambut, sang pemilik bisnis spa itu pun memperbolehkan dirinya pulang. Setelahnya, Ni Luh segera menghubungi KBRI Beirut.

Senada, Audy, salah seorang mahasiswa Indonesia di Lebanon, pun merasa kondisi tak lagi kondusif di sana. Area kampusnya, Jihan University yang ada di Tropoli, sejatinya jauh dari serangan. Lokasinya berada di wilayah utara. Namun, dirinya tinggal justru di Beirut. Tak ayal, suara serangan roket jadi makanannya setiap hari.

”Sebetulnya masih aman di daerah utara, tapi kemarin sempat dengar juga, saat proses evakuasi kami ke Amman, ternyata wilayah utara juga terkena,” tuturnya ditemui di kesempatan yang sama.

Saking tak kondusifnya situasi Beirut, Audy sendiri sudah sempat mengungsi ke kantor KBRI Beirut sejak pekan lalu.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha mengungkapkan, evakuasi para WNI dari Lebanon tersebut dilakukan melalui jalur darat dari Beirut menuju Amman, Yordania, via Damaskus, Syria. Prosesnya sangat kompleks dan panjang.

”Dari sisi keamanan, jalur darat yang kita lalui saat gelombang evakuasi terakhir melewati jalur tersebut ternyata menjadi sasaran serangan Israel, terutama perbatasan Masnaa (antara Lebanon-Syria, Red) putus saat itu,” ungkap Judha ditemui usai menyambut kedatangan para WNI di Bandara Soetta.

Dengan tibanya 40 WNI tersebut, total WNI yang sudah dievakuasi kembali ke tanah air mencapai 65 orang. Yang mana, 25 orang lainnya telah dievakuasi Agustus 2024 lalu via jalur udara. (*)