batampos – Pemerintah Kabupaten Anambas dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPRKP) kecewa dengan pekerjaan pembangunan sodetan air yang berada di area Sungai Sugi menuju Tarempa Beach, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan sampai saat ini belum juga dikerjakan kontraktor, CV Tapak Anak Bintan (TAB).
Proyek senilai Rp 10 Miliar itu, telah ditandatangani kontrak oleh CV Tapak Anak Bintan pada Mei lalu. Bahkan, kontraktor telah mendapatkan uang muka sebesar 30 persen dari Pemkab Anambas.
“Setelah tanda tangan kontrak, mereka mengajukan uang muka 30 persen. Dan kita sudah cairkan sebesar Rp 3 Miliar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPRKP), Syarif Ahmad, Senin, (30/9).
Sejak penandatangab kontrak, pekerjaan tidak mengalami peningkatan. Bahkan, material yang akan digunakan pun belum tiba di lokasi pengerjaan.
Dari hasil penelusuran, Syarif mengatakan kontraktor beralasan belum bisa mengerjakan proyek sodetan itu dikarenakan tidak mendapatkan alat angkut bahan material. Dalam hal ini, alat angkut yang digunakan yaitu tongkang.
“Dari ini saja sudah dipastikan proyek kita tidak menjadi prioritas mereka. Alasannya, ya alat angkut material digunakan ke proyek lain,” tutur Syarif.
Syarif telah memberikan teguran keras kepada kontraktor, namun selalu tidak diindahkan. Jika tidak bisa melaksanakan kegiatan, sebaiknya kontraktor angkat tangan.
“Kalau maunya kita, kalau enggak bisa ya maunya mundur, tapi kan tidak bisa begitu. Untuk sampai ke sana itu kan ada prosedurnya dan itu lah yang kami jalani,” tegas Syarif.
Saat ini DPUPRPRKP sedang kordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Anambas untuk mengambil langkah tegas. Karena, sejauh ini kontraktor selalu menganggap sepele mengenai pembangunan sodetan.
“Pembangunan sodetan ini sangat perlu, karena untuk mengantisipasi penumpukan air kala hujan turun. Kalau tak dikerjakan, lokasi itu bakal banjir,” pungkas Syarif. (*) . Reporter : Ihsan Imaduddin
Ketua Pengadilan Negeri Batam melantik pimpinan DPRD Kota Batam masa jabatan 2024-2029, Rabu (25/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam hingga kini masih menunggu rekomendasi dari internal DPP PDI-P untuk mengisi posisi Wakil Ketua II DPRD Batam periode 2024-2029.
“Ini kan sudah diputuskan bahwa ada empat pimpinan yakni satu ketua dan tiga wakil ketua di DPRD Batam periode 2024-2029. Wakil ketua satu dari partai Gerindra dan wakil ketua tiga dari Golkar,” ujar Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, Senin (30/9).
Sementara itu untuk posisi wakil ketua dua dari PDI-P yang belum ditunjuk dari partai tersebut sebab masih menunggu rekomendasi dari DPP PDI-P. Kamaluddin mengaku belum mengetahui kapan.
“Kalau sudah keluar rekomendasinya maka segera akan diproses untuk dilantik. Karena unsur pimpinan dan wakil ketua satu dan tiga sudah dilantik,” kata dia.
Kamal menyebut tidak ada tenggat waktu untuk penunjukan atau pelantikan wakil ketua dua yang saat ini masih belum terisi.
“Namun setelah rekomendasi dari partai keluar dari DPP ataupun internal partai PDI-P maka kami meminta kepada Sekertariat DPRD Batam untuk memproses pelantikannya,” ujarnya
Ia menambahkan, dalam alat kelengkapan DPRD Batam tetap mengacu pada UU MD3 yang menyebutkan pimpinan DPRD mestinya harus ada empat.
“Mengenai dampak atas alat kelengkapan DPRD tersebut pihaknya terus berkoordinasi terkait hal-hal terkait tupoksi yang dilaksanakan. Insya Allah berjalan tidak ada kendala,” katanya.
Sementara itu, Batam Pos masih berupaya untuk mengkonfirmasi kepada PDI-P mengenai surat rekomendasi penunjukan Wakil Ketua II DPRD Batam, namun belum ada jawaban. (*)
batampos – BlueBird Nordic (BBN) Airlines Indonesia secara resmi telah beroperasi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan membuka rute baru penerbangan domestik untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia.
Pada 27 September, BBN Airlines secara resmi membuka rute baru dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Cengkareng menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya. Kemudian, pada hari Senin (30/9) BBN Airlines membuka rute baru dengan menggelar penerbangan perdana dari Cengkareng menuju Balikpapan.
Lantas, siapa pemilik BBN Airlines?
Dikutip dari situs resminya, BBN Airlines didirikan di Jakarta pada Agustus 2022. BBN Airlines Indonesia merupakan anak perusahaan milik Avia Solutions Group.
Perusahaan itu merupakan penyedia layanan ACMI, berupa Pesawat, Awak Pesawat, Perawatan, dan Asuransi terbesar di dunia dan pemimpin dalam solusi kapasitas komprehensif untuk maskapai penerbangan di seluruh dunia.
Mulanya, BBN Airlines Indonesia mengkhususkan diri dalam penyewaan ACMI, operasi penyewaan pesawat, dan layanan angkutan udara. Dengan pusat operasional yang berbasis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, BBN Airlines Indonesia lebih dulu menyediakan berbagai solusi transportasi udara bagi pelanggan di Indonesia dan berbagai lokasi di luar perbatasan.
Apa itu Avia Solutions Group?
Avia Solutions Group merupakan penyedia ACMI global terbesar dengan memiliki armada sebanyak 199 pesawat yang beroperasi di semua benua. Selain layanan ACMI, grup ini menawarkan berbagai solusi penerbangan, termasuk MRO berupa perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan menyeluruh.
Kemudian, menawarkan pelatihan pilot dan awak, penanganan di darat, dan layanan yang saling terhubung. Dengan tim yang terdiri dari lebih dari 11.700 profesional penerbangan yang sangat terampil yang tersebar di seluruh dunia, Avia Solutions Group memiliki keahlian dan sumber daya untuk memberikan dukungan dan layanan yang luar biasa kepada klien di berbagai sektor.
Avia Solutions Group berkomitmen terhadap efisiensi, fleksibilitas, dan fokus pada klien merupakan landasan operasinya. Terlepas dari industrinya, grup ini mematuhi prinsip-prinsip ini untuk memastikan bahwa setiap klien menerima dukungan yang disesuaikan secara tepat kapan dan di mana pun dibutuhkan.
Ke depan, seiring dengan permintaan yang terus meningkat, BBN Airlines Indonesia menargetkan akan mengoperasikan sebanyak 40 pesawat pada tahun 2027.
Adapun hingga saat ini, BBN Airlines Indonesia telah menyiapkan tiga armada Boeing 737-800 untuk mengakomodasi permintaan penumpang carter dan tiga pesawat kargo dengan campuran armada Boeing 737-800 dan Boeing 737-400 untuk penerbangan domestik dan internasional. (*)
Empat warga negara Bangladesh menjalani sidang di PN batam, Senin (30/9). F.Yashinta
batampos – Empat warga negara Bangladesh yakni Johirul Islam, Monair Hossain, MD Zakaria dan MD Ramzan Ali nekat keluar Batam secara ilegal melalui tikus. Akibatnya, keempat WNA yang sebelumnya masuk Indonesia lewat jalur resmi, menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Batam.
Tak hanya keempat WNAtersebut, Suhardin, pengemudi speddboat yang membawa para WNA juga menjadi terdakwa di PN Batam.
Kemarin, ke 4 WNA yang ditahan di rumah detensi Imigrasi Batam itu dihadirkan ke persidangan. Agenda persidangan yang diketuai hakim Welly Irdianto adalah keterangan para terdakwa, termasuk Suhadi alias Ateng.
Dalam keterangan para terdakwa menjelaskan mereka berangkat dari Bandara Internasional Hazrat Syah Jalal International, Bangladesh menuju Bandara Soekarno Indonesia tangal 27 Maret 2024 menggunakan pesawat Malaysia Airlines. Sehari di Jakarta, mereka kemudian berangkat ke Batam dan tinggal di rumah istri Johirul.
Pada tanggal 30 Maret, keempat terdakwa pun berangkat ke Malaysia melalui jalur tidak resmi dengan speedboat yang dibawa oleh Ateng. Namun di tengah perjalanan, mereka pun ditangkap.
Kepada hakim, Johirul mengaku ke Malaysia karena keinginannya untuk memjemput sang anak yang tidak memiliki paspor. Berdasarkan kenalannya bernama Mawar, Johirul disarankan ke Malaysia melalui jalur tidak resmi dengan membayar 5.500 ringgit Malaysia.
“Katanya jalur tersebut aman, saya bisa bawa anak ke Indonesia, dan kemudian urus dokumen nantinya di Indonesia. Ternyata belum sampai ke Malaysia saya sudah ditangkap, padahal sudah bayar 5.500 ringgit,” jelas Johirul yang aktif berbahasa Indonesia.
Sedangkan ketiga terdakwa lainnya yang tidak bisa berbahasa Indonesia mengaku keluar Batam karena ikut-ikutan Johirul. Sebab mereka berangkat bersama-sama, jadi pergi pun harus bersama-sama.
“Katanya sebentar, bisa pulang pergi jadi semuanya ikut saya. Sekaligus jalan-jalan. Kami tidak tahu jika itu memang salah,” ungkapnya lagi.
Masih kata Johirul, mereka memiliki dokumen yang lengkap. Ke Malaysia lewat jalur tidak resmi karena ingin menjemput sang anak.
“Hanya jemput anak, tak punya niat lain. Karena kami akan balik lagi ke Bangladesh,” jelas Johirul.
Sementara Ateng, mengaku diminta untuk membawa para WNA ke perbatasaan, dengan bayaran Rp 100 ribu per orang. Namun belum sampai ke perbatasaan, merek sudah ditangkap.
“Saya dibayar seperti biasa, Rp 100 ribu perorang, tapi saya ditangkap,” jelasnya.
Dalam persidangan, keempt WN Bangladesh berharap pertimbangan hukuman untuk mereka. Sebab mereka tak punya niat jahat. Apalagi akibat ditahan, mereka tidak bisa merawat keluarga yang tengah sakit di Bangladesh.
Sementara berdasarkan keterangan ahli Edward Robert Silitonga, setiap orang asing yang masuk atau keluar Indonesia wajib melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat Imigrasi di tempat pemeriksaan Imigrasi sebagaiman diatur dalam Pasal 9 ayat (1) Undang- undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian yang menyatakan setiap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia wajib melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh Imigrasi. (*)
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders resmi menjadi warga negara Indonesia setekah menjalani sumpah di KBRI Brussels, Belgia, Senin (30/9). (PSSI)
batampos – Penantian Mees Hilgers dan Eliano Reijnders menjalani pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan Indonesia akhirnya berakhir. Kedua calon pemain Timnas Indonesia itu sudah sah menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders resmi mengambil sumpah dan janji setia pewarganegaraan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia Brussels, Belgia pada Senin (30/9). Pengambilan sumpah ini mengalami pergantian lokasi dari yang awalnya disebut dilakukan di Den Haag, Belanda.
Pengambilan sumpah setia pewarganegaraan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders dihadiri Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Cahyo Rahadian Muzhar. Prosesi sakral itu turut disaksikan Dubes RI untuk Belgia dan Uni Eropa, Andri Hadi, serta anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir, memberikan apresiasi dan mengucaplan terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukung naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Khususnya kepada Presiden Joko Widodo, Kemenkum HAM, dan DPR RI.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak, mulai dari Presiden Jokowi, Komisi III dan X DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta yang memungkinkan percepatan sumpah WNI dua pemain naturalisasi kita, Mees dan Eliano.
Proses naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders memang sangat cepat. Semua bermuka dari keduanya bersalaman dengan Erick Thohir pada 6 September. Itu jadi pertanda bahwa mereka tertarik untuk menjadi warga negara Indonesia.
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders kemudkan mengumpulkan berkas-berkas yang diperlukan pada hari yang sama. Keesokan harinya, mereka langsung bergabung dengan latihan Timnas Indonesia sebagai persiapan jelang melawan Australia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Lalu pada 13 September, DPR RI telah menerima surat presiden untuk melakukan rapat kerja pemberian rekomendasi naturalisasi atas nama Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Mereka lun menjalani rapat dengan komisi X dan III pada 17 September.
Namun hanya Eliano Reijnders yang hadir dalam rapat kerja bersama komisi X dan III. Dia mengikuti raker lewat aplikasi Zoom. Sementara Mees Hilgers, fidak bergabung karena harus membela timnya, FC Twente yang bertandjng pada hari yang sama dengan rapat kerja.
Meski hanya dihadiri Eliano Reijnders, rekomendasi dan restu tetap diberikan oleh komisi X dan III DPR RI. Rekomendasi itu kemudian diteruskan untuk disetujui dalam rapat paripurna DPR RI pada 19 September. Sehari berselang, Presiden Jokowi diketahui sudah langsung mengeluarkan Keppres.
Lebih lanjut Erick Thohir berharap dengan resminya Eliano Reijnders dan Mees Hilgers menjadi WNI, keduanya bisa langsung memperkuat Timnas Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sesuai jadwal, Timnas Indonesia bulan deoan bajal melakoni dua pertandingan tandang dalam matchday ketiga dan keempat grup C. Pertama melawan Bahrain di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Bahrain pada 10 Oktober mendatang. Setelah itu, skuad Garuda akan langsung terbang ke Qingdao untuk berhadapan dengan Tiongkok di Qingdao Youth Football Stadium, lima hari kemudian.
“Saya sangat berharap dukungan yang sudah diberikan maksimal dari semua pihak akan makin memperkuat timnas di dua laga tandang yang sangat krusial melawan tim Bahrain dan China,” ucap Erick.
“Saya optimistis, coach Shin akan punya strategi dan game plan baru dengan kehadiran dua pemain yang merupakan andalan di klubnya masing-masing,” lanjut Erick.
Sebagai informasi, Eliano Reijnders saat ini bermain sebagai pemain tengah di klub liga Belanda Eredivisie, PEC Zwolle. Ia merupakan adik kandung dari gelandang klub AC Milan dan Timnas Belanda, Tijjani Reinjders. Pemain berusia 23 tahun itu memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Angelina Syane Lekatompessy yang bersuku Ambon dan lahir di Jakarta.
Sementara Mees Hilgers, juga masih berusia 23 tahun. Dia memiliki darah Indonesia melalui sang Ibu, Linda Tombeng yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Mees Hilgers kini merupakan bek andalan klub besar Liga Belanda, FC Twente, yang pekan lalu sukses menahan, 1-1, klub raksasa liga Inggris, Manchester United di ajang Europa League 2024/2025. (*)
batampos – Krisis pasokan air bersih juga dialami masyarakat RW 19, Perumahan Rhabayu Regency, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. Sudah sebulan ini air ngadat.
Pasokan air yang mulanya hanya mengalir di malam hari dengan volume yang kecil, kini berhenti total. Ribuan kepala keluarga di sana dalam kondisi sulit karena sudah tiga hari ini stok air habis total.
Ibu-ibu yang sudah tak tahan dengan tumpukan pakaian dan piring kotor akhirnya keluar melakukan aksi di rumah perangkat RT masing-masing agar kesusahan pasokan air bersih ini diteruskan dan direspon oleh pihak pengelolah pasokan air bersih.
“Anak ke sekolah, suami kerja tak mandi pagi ini. Pakaian dan piring kotor sudah menumpuk. Air sama sekali tak ada,” ujar Anita, ibu rumah tangga di Perumahan Rhabayu Regency.
Ketua RT 01 /RW 19 Aswardi membenarkan krisis air yang sudah cukup lama terjadi itu. Masyarakat sudah benar menderita karena persoalan ini.
“Kita minta ke pak wali kota dan kepala BP Batam untuk segera tanggapi persoalan ini. Kasian masyarakat di sini sudah benar-benar kewalahan dengan masalah air ini,” ujar Aswardi.
Lurah Tanjungriau Syamsuddin yang menerima keluhan masyarakat ini mengaku sudah koordinasi dengan pihak pengelolah air bersih di Batam dalam hal ini PT Air Batam Hilir (ABH) untuk segera mengatasi persoalan ini.
“Kita sudah koordinasi dan berharap ini segera diatasi. Memang lagi ada instalasi pipa, namun besar harapan masyarakat ya air tetap tak ngadat,” ujar Syamsuddin.
Humas PT ABH Ginda Alamsyah saat dikonfirmasi mengaku akan segera mengatasi masalah ini dengan kembali mengecek dan memperhatikan suplai air yang merata ke pemukiman warga di wilayah Marina. (*)
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyampaikan pidato penutupan Rapat Paripurna DPR RI periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9). (dok. DPR)
batampos – Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan kesiapannya jika kembali ditunjuk sebagai Ketua DPR RI untuk periode 2024-2029. Kesiapan itu disampaikan Puan usai memimpin sidang Rapat Paripurna Penutupan masa sidang ke-8 periode 2019-2024.
“Amin, Insya Allah,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9).
Puan menyatakan, saat ini dirinya masih fokus pada acara pelantikan Anggota DPR RI 2024-2029 terlebih dahulu. Ia berharap, mekanisme pemilihan Pimpinan DPR periode 2024-2029 esok hari akan berjalan baik dan lancar sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
“Insya Allah besok pelantikan anggota baru akan dilaksanakan pagi, setelah itu selesai baru akan ada mekanisme selanjutnya untuk kemudian mekanisme pimpinan DPR yang akan diawali dengan rapat konsultasi dari perwakilan fraksi atau perwakilan partai yang diwakili oleh fraksi,” ucap Puan.
“Kita berharap semuanya berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan UU yang ada,” sambungnya.
Lebih lanjut, Puan mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, selama kinerja DPR RI periode 2019-2024.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan rakyat Indonesia atas kepercayaannya kepada kami. Walaupun kami tidak sempurna, kami sudah berusaha untuk bekerja sebaik-baiknya, sesuai dengan apa yang kami bisa lakukan,” ujar Puan.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah memberikan sinyal bahwa Puan Maharani akan kembali pimpin DPR RI untuk periode 2024-2029. Ia mengakui, PDIP telah sepakat menginginkan Puan Maharani menjadi Ketua DPR RI.
“Insya Allah, kalau dari PDI perjuangan final calonnya tunggal Ibu Puan Maharani,” ungkap Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9).
Sementara terkait Pimpinan MPR dari fraksi PDIP sampai saat ini masih dalam pembahasan. Said belum bisa mengungkap siapa tokoh yang akan mengisi kursi Pimpinan MPR. “Pimpinan MPR dari PDI Perjuangan masih di godok,” ujarnya. (*)
Kondisi terkini rumah Ali warga Kampung Bukit Cermin, usai diterjang angin kencang beberapa waktu lalu, Senin (30/9). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Keluarga Ali (46) warga Kampung Bukit Cermin, Kota Tanjungpinang, Kepri sudah lebih kurang dua pekan tinggal di rumah dengan atap terpal. Atap berbahan asbes rumahnya rusak, karena terangkat saat diterjang angin kencang beberapa waktu lalu.
Walaupun sudah ditutup menggunakan terpal, air hujan tetap merambat masuk membanjiri dalam rumahnya. Kendati demikian, Ali bersama istri dan lima keponakannya terpaksa tetap tinggal di rumah tersebut.
“Terpalnya diberikan oleh BPBD dan Dinsos, tapi yang pasang saya sendiri. Walaupun ada terpal, tetap saja rumah masuk air saat hujan,” kata Ali di kediamannya, Senin (30/9).
Setiap hujan turun, Ali mengaku lantai, pakaian hingga perabotan di dapur selalu basah. Kondisi ini pun, membuat ia tidak tahan menunggu bantuan perbaikan atap rumah dari pemerintah.
Hingga hari ini, Ali hanya menerima bantuan berupa paket sembako saja. Sementara perbaikan atap rumah, masih belum ada kejelasan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang.
“Dapur tidak ditutup, karena terpalnya tidak cukup. Saat angin kencang, televisi kipas angin juga rusak, karena kita langsung selamatkan diri,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua RT01 RW07 Kelurahan Bukit Cermin, Erdalini menyampaikan pihaknya sudah meminta bantuan kepada Baznas Tanjungpinang, untuk memperbaiki rumah milik warganya itu. Pengajuan bantuan itu, menurutnya sedang dalam proses.
Sementara dari Pemko Tanjungpinang, ia menegaskan belum ada bantuan perbaikan rumah yang diberikan kepada Ali. Padahal, ia sudah melaporkan kejadian ini ke Lurah setempat.
“Kalau saya sebagai RT, pengennya cepat diganti (atap rumah). Karena musim hujan seperti ini, kan kasihan,” pungkasnya.
Diketahui, terdapat 20 pohon di Tanjungpinang yang tumbang akibat diterjang angin kencang pada Selasa (17/9) malam. Selain itu, bencana alam ini juga merusak 17 rumah milik warga. Kerusakan yang dialami itu, berupa atap rumah yang terangkat hingga pecah, akibat tertimpa ranting pohon. (*)
The Nove Residence yang didesain modern minimalis bernuansa resor, terdiri dari tiga menara apartemen (Kaina, Kalani, Kahua) dan landed house. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Ketua DPD REI Batam, Robinson Tan menilai pembangunan properti kalangan menengah atas sudah mulai menggeliat di Kota Batam. Hal ini menjadikan potensi penjualan kepada pihak Warga Negara Asing (WNA) naik.
“Menurut informasi yang ada penjualannya meningkat. Untuk rincian jumlah persentasenya kami belum memiliki data yang akurat,” kata Robinson, Senin (30/9).
Ia mengambil contoh salah satu properti yang saat ini tengah dibangun yaitu Opus Bay di Marina, Sekupang, yang rata-rata hampir 80 persen dimiliki oleh WNA.
Robinson menyebut untuk data tidak tercatat secara rinci dikarenakan cash bertahap dalam pembelian properti oleh WNA yang sulit termonitor, karena mayoritas dari mereka melakukan cash keras.
“Ada masing-masing developer yang tidak terbuka datanya tapi kami terus berupaya untuk mendata pertumbuhan properti secara keseluruhan,” ujarnya.
Lokasi yang paling diminati oleh para investor asing ini antara lain Nongsa, Sekupang, dan Bengkong.
“Kawasan seperti Nuvasa, Opus Bay, dan Pantai Indah Mutiara Golden Prawn menjadi pilihan utama para pembeli WNA,” tambahnya.
Menurutnya Kota Batam, yang terletak strategis dekat dengan Singapura dan Malaysia, menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing untuk memiliki properti sebagai ‘rumah kedua’.
Dengan dukungan dari regulasi yang jelas, REI Batam berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pasar ini. Peningkatan minat WNA dalam berinvestasi di Batam tidak hanya memberikan dorongan ekonomi lokal tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor properti di kota Batam
“Responnya sangat bagus dan ini merupakan peluang besar untuk pasar properti Batam,” tutupnya.(*)
Wakil Ketua Pansus Haji Marwan Dasopang (tengah) bersama tim Pansus Angket Haji DPR RI melakukan ispeksi mendadak ke Kantor Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadi (Siskohat), Jakarta, Rabu (4/9). F. Miftahul Hayat/Jawa Pos
batampos – Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI mengeluarkan lima rekomendasi terhadap hasil penyelidikan penyelenggaran Haji 2024. Rekomendasi ini merupakan hasil temuan Pansus Haji setelah melakukan penyelidikan atas dugaan penyelenggaraan Haji 2024, pada 19 Agustus hingga 24 September 2024.
Rekomendasi Pansus Haji ini dibacakan oleh Ketua Pansus Haji Nusron Wahid saat Rapat Paripurna Penutupan DPR RI periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9).
Pertama, Pansus mengusulkan revisi terhadap untuk melihat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Selain itu, Pansus juga mengusulkan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
“Usulan revisi ini mempertimbangkan kondisi kekinian yang terjadi dalam regulasi dan model pelaksanaan ibadah haji yang ada di Arab Saudi,” kata Nusron Wahid.
Kedua, Pansus Haji merekomendasikan untuk membuat sistem yang lebih terbuka dan akuntabel dalam menetapkan kuota haji, terutama dalam haji khusus terutama pengalokasian kuota haji tambahan. Ia menekankan, setiap keputusan diambil harus didasarkan pada peraturan yang jelas dan diinformasikan secara terbuka kepada publik.
Ketiga, dalam pelaksanaan ibadah haji khusus, Pansus juga merekomendasikan hendaknya dalam pelaksanaan mendatang peranan negara dalam fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan ibadah haji khusus lebih diperkuat dan dioptimalkan.
Keempat, Pansus mendorong penguatan peran lembaga pengawas internal pemerintah seperti Inspektorat Jenderal Kementerian agama dan BPKP agar lebih detail dan kuat dalam mengawasi penyelenggaraan Haji.
“Pansus mendorong untuk melibatkan dan bekerja sama dengan pengawas eksternal seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum jika membutuhkan tindak lanjut,” tegas Nusron.
Kelima, Pansus Haji berharap pemerintahan mendatang agar dalam mengisi posisi Kementerian Agama dengan figur yang lebih cakap dan kompeten, khususnya dalam mengkoordinasikan dan mengatur, serta mengelola penyelenggaraan ibadah haji.
“Laporan Panitia Khusus Angket Haji DPR RI disampaikan dengan tujuan untuk memperbaiki penyelenggaraan ibadah haji dengan lebih transparan, akuntabel, dan adil bagi semua pihak,” pungkas Nusron. (*)