Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2898

Kucing yang Terjebak di Jembatan Dompak, Damkar Turun Tangan

0
Aksi anggota Damkar saat menyelamatkan kucing di Jembatan Dompak

batampos– Salah seorang pecinta kucing yang melintas di Jembatan I Dompak Tanjungpinang, melihat seekor anak kucing yang terjebak di kaki atau penopang jembatan.

Pecinta kucing merasa tidak bisa menyelamatkan dan mengevakuasi seekor kucing yang terjebak. Ia pun langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tanjungpinang.

Berkat kesigapan petugas Damkar berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan anak kucing yang terjatuh dan terjebak di penopang Jembatan I Dompak.

BACA JUGA: Pemadam Selamatkan Kucing yang Jatuh ke Sumur Sedalam 10 Meter di Perumahan Anggrek Bintan

Kasi Damkar dan Penyelamatan DPKP Tanjungpinang Derry Ambari, mengatakan setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju ke jembatan.

Menggunakan peralatan evakuasi lengkap, petugas Damkar berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan seekor anak kucing berwarna abu-abu.

“Alhamdulillah sudah aman, kucing selamat dan sudah dibawa oleh pelapor,” kata Derry, Rabu (14/8).

DPKP Tanjungpinang mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi petugas Damkar jika membutuhkan pertolongan atau evakuasi.

“Segera hubungi call centre kami di 077124949,” imbaunya. (*)

Reporter: Yusnadi

Diduga karena Perundungan, Mahasiswi PPDS Undip Bunuh Diri

0
Ilustrasi bunuh diri (jawapos)

batampos – Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mendorong pembentukan Pusat Trauma dan evaluasi kesehatan mental secara berkala terhadap mahasiswa yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Hal itu sehubungan dengan mahasiswi PPDS Anastesi Universitas Diponegoro (Undip) di RS Kariadi bernama Aulia Risma Lestari yang melakukan aksi bunuh diri diduga karena perundungan.

“Kami ingin menekankan pentingnya dukungan kesehatan mental selama pendidikan,” ujar Ketua Umum PB IDI Dr dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (15/8).

“Kami mendorong pembentukan Pusat Trauma dan evaluasi kesehatan mental secara berkala untuk memastikan bahwa mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan kedokteran dan spesialis menerima perawatan dan dukungan yang diperlukan,” sambungnya.

Namun begitu, dr. Adib menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses penyelidikan yang masih berlangsung oleh aparat yang berwenang terhadap penyebab bunuh diri yang dilakukan mahasiswi Undip tersebut.

PB IDI juga meminta agar masyarakat tidak membuat spekulasi apa pun tentang penyebab insiden tersebut hingga penyelidikan selesai.

“Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan lebih mendukung bagi mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan kedokteran dan spesialis,” tandas dr. Adib.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghentikan kegiatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anastesi Universitas Diponegoro (Undip) di RS Kariadi. Hal itu sehubungan dengan kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan mahasiswi Undip karena perundungan.

“Pengehentian sementara kegiatan PPDS Anastesi Undip di RS kariadi untuk memberikan kesempatan investigasi dapat dilakukan dengan baik,” ujar Plt. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan, Kamis (15/8).

Selain itu, penutupan sementara kegiatan PPDS Anastesi Undip di RS Kariadi juga dilakukan, kata Nadia, agar menihilkan potensi adanya intervensi terduga pelaku dalam kasus dugaan bunuh diri ini.

“Termasuk potensi adanya intervensi dari senior/dosen kepada juniornya serta memperbaiki sistem yang ada,” ucapnya. (*)

Sumber: JP Group

Pelabuhan Internasional Sekupang Siap Terapkan Sistem Konektivitas Digital

0
IMG 20240812 WA0024
Suasana di Pelabuhan Internasional Sekupang. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pengelola Pelabuhan Fery Internasional Sekupang, Jumarly menyebutkan, Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang makin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pintu gerbang Indonesia dengan fasilitas yang semakin lengkap dan modern.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi, pihak pengelola juga berencana menerapkan sistem konektivitas digital (digital system) untuk tiket internasional dan domestik.

“Fasilitas di sini lengkap. Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat,” kata Jumarly.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Fery Internasional Sekupang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti ruang tunggu, area komersial, serta fasilitas keamanan yang lebih canggih.

Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang, baik yang akan melakukan perjalanan internasional maupun domestik. “Silahkan bandingkan dengan pelabuhan Internasional lain yang ada di Batam, di sini semua lengkap,” katanya.

Sistem konektivitas digital yang akan diterapkan memungkinkan penumpang untuk memesan tiket, melakukan check-in, dan mendapatkan informasi keberangkatan serta kedatangan secara real-time melalui aplikasi mobile atau website resmi pelabuhan.

Sistem ini juga akan mengintegrasikan tiket internasional dan domestik, sehingga memudahkan penumpang yang harus melanjutkan perjalanan dari satu rute ke rute lainnya.

“Semua tersistematis di HP. Penumpang akan lebih mudah mengatur perjalanan mereka, baik untuk rute internasional maupun domestik, hanya dengan beberapa klik,” kata dia.

Saat ini kata Jumarly, Otoritas Pelabuhan Batam memutuskan untuk mengalihkan jadwal extra trip kapal rute internasional dari Batam Center ke Pelabuhan Fery Internasional Sekupang.

Kebijakan ini mulai berlaku sejak 9 Agustus 2024 kemarin. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan para penumpang. Menurutnya pengalihan jadwal extra trip kapal rute internasional ini berdampak baik terhadap peningkatan jumlah kunjungan pelabuhan Fery Internasional Sekupang.

Tercatat, sejak 9 Agustus kemarin, penumpang di Pelabuhan Internasional Sekupang mencapai 2.400 orang. “Alhamdullilah. Pelabuhan kita kembali ramai, selama ini kita siap mengoperasikan pelabuhan sampai malam hari. Jika pun extra trip dialihkan kesini, kita siap mengawal,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Mbappe Cetak Gol, Real Madrid Juara Piala Super Eropa 2024

0
Kylian Mbappe catatkan sejarah di debutnya bersama Real Madrid dengan juara UEFA Super Cup. (Instagram/@k.mbappe)

batampos – Real Madrid menjadi juara Piala Super Eropa 2024 setelah mengalahkan jawara Liga Europa, Atalanta dengan skor 2-0 di National Stadium Warsaw pada Kamis (15/8) dini hari WIB,

Dikutip dari Antara, Federico Valverde membuka keunggulan Real Madrid di babak kedua sebelum Kylian Mbappe memastikan kemenangan Real Madrid menjadi 2-0.

Real Madrid pun berhak atas trofi Piala Super Eropa 2024. Jawara bertahan Liga Champions ini membawa pulang trofi Piala Super Eropa keenam mereka dalam sejarah, terbanyak di antara klub-klub Eropa lainnya, demikian yang dilansir laman resmi UEFA.

Real Madrid menurunkan penyerang anyar mereka, Kylian Mbappe sebagai starter. Laga ini sekaligus debut bagi pemain asal Prancis itu bersama Los Blancos.

Atalanta mengancam pada menit ke-26 lewat tembakan jarak jauh Ederson yang belum menemui sasaran.

Real Madrid nyaris memecah kebuntuan di injury time. Bola sepakan keras Rodrygo di kotak penalti Atalanta hanya membentur mistar gawang. Skor 0-0 jadi hasil akhir babak pertama.

Giliran Atalanta yang hampir membobol gawang Real Madrid di awal babak kedua. Bola tandukan Mario Pasalic bisa ditepis keluar Thibaut Courtois.

Real Madrid akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-59. Federico Valverde mencatatkan nama di papan skor setelah menyambar bola di depan gawang dari bola umpan tarik Vinicius. Real Madrid memimpin 1-0.

Real Madrid kembali memberi ancaman semenit berselang. Bola sepakan on target Vinicius bisa ditepis keluar Juan Musso.

Real Madrid menggandakan keunggulan pada menit ke-67. Kylian Mbappe berhasil mencetak gol pertama di laga debutnya bersama Los Blancos.

Mbappe menyambar masuk umpan tarik Bellingham di sisi kiri untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Real Madrid berhasil mempertahankan keunggulan 2-0 hingga peluit panjang berbunyi. Skuad asuhan Carlo Ancelotti berhasil menjuarai Piala Super Eropa 2024. (*)

10 Rumah Warga Pulau Petong Digulung Puting Beliung, Tiga Rusak Parah

0
e001c0b4 9899 4c92 b615 5e4524e8c74b
Rumah rumah warga yang berada di pulau Petong RT 02/RW 03, kelurahan Pulau Abang, Kecamatan Galang porak poranda dihantam puting beliung.

batampos – Sebanyak 10 rumah rumah warga yang berada di pulau Petong RT 02/RW 03, kelurahan Pulau Abang, Kecamatan Galang porak poranda dihantam puting beliung, Rabu (14/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun tiga unit rumah dilaporkan hancur total.

Syafaruddin, satu warga yang rumahnya juga rusak karena hantaman puting beliung ini menceritakan, musibah ini terjadi saat lingkungan pulau Petong sedang hujan gerimis. Angin kencang berputar tiba-tiba datang dan menyapu rumah-rumah warga berderet di pesisir pantai.

“Bentar saja kejadiannya. 10 rumah hancur. Tiga rumah diantaranya hancur total. Rubuh sampai tanah. Untung tak ada korban jiwa. Lagi hujan gerimis waktu kejadian itu, ” tutur Syafaruddin, Kamis (15/8).

Tiga rumah yang rusak parah ini milik keluarga Serlin, keluarga Lara dan keluarga Roni. Kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak kecamatan dan hingga Kamis siang para korban masih menanti bantuan dan penanganan dari instansi pemerintah terkait.

Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral membenarkan kejadian ini dan pihaknya sudah melakukan penanganan di lapangan. “Iya ada sepuluh rumah yang kena. Tidak ada korban jiwa atau yang terluka. Masih di lapangan ini kami, ” ujar Alex.

Camat Galang Ute Rambe juga membenarkan kejadian tersebut. Sepanjang siang kemarin pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan.

“Masih didata untuk kerugian dan segala macam nya Pak. Kalau sudah siap akan kita laporkan ke Dinsos untuk langkah selanjutnya,” ujar Rambe. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Bank Indonesia Kepri Dorong Kemajuan Ekonomi Lokal Melalui Gebyar Melayu Pesisir

0
bi
Kepala Bank Indonesia Kepri, Suryono. 

batampos – Bank Indonesia (BI) perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal dan budaya Melayu di kawasan pesisir dengan menggelar acara Gebyar Melayu Pesisir atau GMP.

Kegiatan ini dirancang untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih maju melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kepala BI Kepri, Suryono mengatakan pentingnya peran digitalisasi dalam mendorong kemajuan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata dan perdagangan. Para pelaku UMKM di Kepri harus melek digital agar dapat memperluas jaringan pasar dan mempromosikan produk-produk mereka secara lebih efektif.

“Acara ini bertujuan untuk memacu UMKM agar lebih berkembang di era digitalisasi,” ujar Suryono, Kamis (15/8).

Suryono juga menjelaskan bahwa digitalisasi mempermudah berbagai urusan, terutama dalam hal transaksi. Oleh karena itu sangat disayangkan jika UMKM di Kepri tidak memanfaatkan teknologi ini.

BI Kepri terus mendorong agar UMKM lebih memahami dan mengadopsi teknologi digital melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan. “Digital membuat segalanya lebih mudah, dan hasilnya bisa lebih maksimal serta jangkauannya lebih luas,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, kegiatan Gebyar Melayu Pesisir kali ini disinergikan dengan berbagai program lain, seperti Pekan QRIS Nasional, Cinta Bangga Rupiah, serta perlindungan konsumen.

Sebelumnya, rangkaian acara GMP telah dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota di Kepri, melibatkan sejumlah UMKM setempat. “Acara ini juga menampilkan GMP Expo, pembayaran digital, seminar, bazar kuliner, serta berbagai perlombaan,” kata dia.

Dalam kegiatan ini, BI Kepri menargetkan perputaran uang mencapai lebih dari Rp10 miliar. Hingga saat ini, acara tersebut telah menghasilkan transaksi sebesar Rp7 miliar, dengan melibatkan 80 UMKM dari berbagai daerah.

“Tahun lalu perputaran uang mencapai Rp10 miliar. Tahun ini, kami optimis bisa melampaui angka tersebut karena saat ini sudah tercatat Rp7 miliar,” kata Suryono. (*)

Reporter: Arjuna

Perusakan dan Pencurian Kabel Sebabkan Puluhan PJU di Jalan S Parman Padam Total

0
Lampu PJU Padam 1 F Cecep Mulyana 1
Suasana di jalan Sudirman depan perumahan Meditrania, Batamcentre terlihat gelap gulita, Selasa (13/8). Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Ruas jalan S Parman Seibeduk gelap gulita di malam hari. Itu karena puluhan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) tidak berfungsi. Kabel dan alat untuk lampu PJU dicuri oleh orang tak dikenal.

Ini jadi keluhan serius masyarakat penggunaan jalan di sana karena suasana jalan jadi seram dan mencekam di malam hari. Kegelapan ini juga memperburuk kondisi jalan yang memang sudah banyak rusak dan berlubang.

“Banyak kecelakaan yang terjadi karena gelap ini. Jalan sudah banyak yang rusak jadi tambah parah susana jalan ini di malam hari, ” ujar Syaiful, warga Seibeduk.

Baca Juga: 494 Titik Lampu PJU Padam Akibat Pencurian Kabel, Jalanan di Batam Terbenam dalam Kegelapan 

Imron, warga Pancur yang bekerja di Mukakuning dan sering pulang kerja di malam hari sebut, ada lebih dari 50 tiang lampu PJU yang padam di sepanjang jalan tersebut mulai dari Mukakuning hingga kantor kelurahan Duriangkang.

Pemadaman karena kerusakan alat dan kabel lampu ini terjadi di lokasi jalan yang tidak dihuni pedagang kaki lima atau bangunan liar. Artinya kerusakan terjadi di lokasi jalan yang tidak terpantau dan dipastikan akibat aksi pencurian kabel dan peralatan lampu PJU.

“Dicuri itu kabelnya karena kerusakannya ini terjadi pada tiang -tiang lampu yang agak bebas dari pantauan masyarakat. Kalau di terminal Mukakuning dan depan pasar Pancur sana aman karena banyak pedagang kaki lima,” ujar Imron.

Pemadaman lampu PJU ini terjadi sudah tiga minggu terakhir ini. Warga pengguna jalan benar-benar kewalahan dengan situasi jalan yang gelap gulita ini.

“Mana sekarang musim hujan lagi, kalau hujan ditambah lampu jalan padam, sangat berisiko. Saya pernah jatuh karena masuk lubang akibat terobos hujan di tengah jalan yang gelap gulita ini, ” kata Suryati, pekerja Mukakuning yang tinggal di Seibeduk.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar membenarkan pemadaman lampu PJU di jalan S Parman ini. Pihaknya sudah cek dan memang ada pencurian kabel dan peralatan lampu PJU.

“Akan kita perbaiki dengan cara yang tepat agar tidak dicuri lagi, ” ujarnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Kedatangan AKBP Raden Ricky di Tarempa Disambut Bupati

0
AKBP Raden Ricky beserta istri, Rima mengikuti prosesi tepuk tepung tawar oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Anambas usai tiba di Tarempa

batampos – Hujan rintik-rintik, mengiringi kedatangan AKBP Raden Ricky Pratidiningrat beserta istri, Rima di Tarempa, Kabupaten Anambas, Rabu, (14/8).

Kedatangan Ricky ke Tarempa dalam rangka bertugas sebagai Kapolres Anambas yang baru, menggantikan AKBP Apri Fajar Hermanto.

Mantan Wakapolres Kapuas Hulu itu, tiba di Tarempa disambut langsung oleh Bupati Abdul Haris, Wakil Bupati Wan Zuhendra, Sekda Sahtiar, Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Ari Sukmana dan Lembaga Adat Melayu.

BACA JUGA: Kapolres Riky Ingatkan Anggota Jaga Netralitas selama Pemilu 2024

Kepada awak media, Ricky mengaku terkejut dengan sambutan masyarakat waktu kedatangannya di Tarempa.

“Sungguh luar biasa sambutannya, saya tidak menyangka kedatangan saya beserta istri disambut orang banyak,” kata Ricky.

Ricky berkomitmen akan memimpin Polres Anambas menjadi lebih baik lagi serta menjadi pengayom dimasyarakat.

“Kami berusaha maksimal dalam memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat Anambas,” tegas Ricky.

Perlu diketahui, sebelum bertugas sebagai Kapolres Anambas, Ricky menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kepri. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Dibangun Swadaya Masyarakat, JPO Murid SDN 013 Sekupang Butuh Sentuhan Perbaikan

0
IMG 20240815 120912 scaled
Murid SDN 013 Sekupang di Marina, Kelurahan Tanjungriau saat menyebrang menggunakan JPO yang dibangun atas swadaya masyarakat. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aktifitas keluar masuk murid SDN 013 Sekupang di Marina, Kelurahan Tanjungriau, menggunakan jembatan penyebaran orang (JPO) yang melintang di atas drainase induk antara perumahan Victoria dan perumahan Renggali.

Jembatan ini sangat membantu untuk kelancaran aktifitas murid dan orangtua dalam hal antar dan jemput anaknya. Namun jembatan ini belum begitu aman buat anak-anak, karena terlampau kecil dan masih dalam keadaan terbuka.

Jembatan kecil ini hanya dibatasi dengan pagar pembatas sederhana, yang mana bisa meloloskan anak untuk keluar dari dalam jembatan jika bermain di atas lokasi jembatan. Orangtua wali murid khawatir anak-anak mereka akan jatuh ke dalam drainase ketika bermain atau melintasi lokasi jembatan.

“Kalau bisa ini dilebarkan lagi dan buat pagar yang aman serta atapnya. Ya minimal kayak JPO di jalan raya itu. Kasihan anak-anak, sempat lolos dari pengawasan pasti jatuh anak-anak ini kalau main di atas jembatan. Tahulah ini anak-anak SD yang memang masih aktif aktifnya, ” ujar Nurdin, orangtua wali murid SDN 013.

Hesti, orangtua wali murid lainnya juga menyampaikan hal yang sama. Jembatan kecil ini sudah jadi jalan utama bagi anak-anak yang berdiam di wilayah Marina bagian dalam seperti perumahan Renggali, Marina Raya, Namarina, Rhabayu Regency dan lainnya. Pelebaran akses jembatan sangat diperlukan, sebab bukan saja untuk keselamatan anak-anak tapi juga untuk mengurangi mobilitas kendaraan penjemput di perumahan Victoria.

“Sangat membantu jembatan ini. Anak-anak dari bagian dalam sini bisa lebih dekat ke sekolah. Orang (perumahan) Victoria pun tidak terganggu dengan hilir mudik kendaraan penjemput. Pokoknya sudah bagus inisiatif pembuatan jembatan ini cuma perlu yang lebih besar dan nyaman buat anak-anak, ” ujar Hesti.

Kepala SDN 013 Musarman saat dikonfirmasi juga menyampaikan harapan yang sama. JPO yang ada saat ini memang di bangun swadaya masyarakat setempat. Pihaknya sudah menyampaikan ke Dinas Pendidikan Kota Batam terkait permintaan jembatan yang lebih besar dan permanen ini.

“Iya, malah kita mewacanakan biar ke arah jembatan itu jadi halaman utama sekolah. Mudah-mudahan segera terealisasi, ” kata Musarman.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto ketika dikonfirmasi mengaku sudah mengajukan permohonan pembangunan jembatan tersebut ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam.

“Iya memang perlu sekali itu. Kita sudah ajukan ke Dinas Bina Marga itu, ” ujar Tri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Pria yang Loncat dari Jembatan Barelang Ditemukan Tewas di Pulau Buluh

0
bunuh diri scaled
Jenazah Cahya Amirahmadi, 26. Pria yang loncat dari Jembatan I Barelang, Rabu (14/8) saat dievakuasi.

batampos – Pria yang loncat dari Jembatan I Barelang, Rabu (14/8) ditemukan tewas mengapung dekat keramba milik warga pulu Buluh, Kamis (15/8) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Pria tersebut diketahui bernama Cahya Amirahmadi, kelahiran Bogor tahun 1998.

Jasadnya ditemukan oleh masyarakat pulau Buluh yang hendak melakukan rutinitas mereka di pagi hari.

“Iya heboh pagi tadi. Jenazah itu mengapung dekat keramba bu Novi (seorang warga pulau Buluh) , ” ujar Asmi, warga pulau Buluh.

Baca Juga: Sepanjang 2024, Enam Warga Batam Loncat dari Jembatan Barelang

Saat ditemukan jasad pria yang beralamat di wilayah kecamatan Sekupang ini, masih utuh termasuk pakaian yang dikenakannya.

“Pakai celana jeans dan kemeja belang dia. Masih baru (belum membusuk), ” kata Asmi lagi.

Temuan jenazah ini mulanya dilaporkan ke Polsek Bulang, kemudian ditindak lanjut Polsek Sagulung karena belakangan baru diketahui jika jasad tersebut adalah pria yang loncat dari jembatan I Barelang.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Husnul membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah pria yang meloncat dari jembatan I Barelang.

“Iya itu yang motornya ditinggalkan di Jembatan I. Sudah kita cek sama keluarga dan memang dia, ” kata Husnul.

Untuk kepentingan penyelidikan jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

“Untuk persoalan masih kita dalami. Korban ini orangnya pendiam. Jarang menceritakan persoalannya dengan keluarga. Keluarga juga bingung apa persoalan dia sampai loncat bunuh diri seperti itu. Ini masih coba kita cari informasi lagi, ” ujar Husnul.

Seperti diketahui bahwa belakangan kerap terjadi aksi bunuh diri di Jembatan Barelang. Korban kebanyakan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jajaran Polresta Barelang telah berupaya keras mencegah aksi bunuh diri tersebut dengan rutin melakukan patroli pengawasan dan pemasangan spanduk himbauan untuk tidak bunuh diri di sepanjang lokasi Jembatan.

Namun aksi ini tetap terjadi hingga saat ini. Polisi kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menghadapi persoalan hidup. Bunuh diri bukan solusi. Berusahalah lebih tegar untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada.

“Sudah sering kita sampaikan ini. Semua orang punya persoalan dan bunuh diri bukanlah solusi yang tepat. Tegarlah menghadapi persoalan yang ada. Cari orang yang bisa dipercaya untuk memecahkan persoalan yang dihadapi. Jangan main bunuh diri. Hargai berkah kehidupan yang diberikan oleh yang Mahakuasa ini, ” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan. (*)

Reporter: Eusebius Sara