Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2901

Disdik Batam Sambut Baik Wacana Pengembalian UN

0
Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto. (F.Arjuna)

batampos – Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan Ujian Nasional (UN) sebagai standar kelulusan siswa masih dalam tahap pengkajian.

Sebagaimana yang disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, bahwa kebijakan ini masih sebatas gagasan awal. Sebelum menetapkan kebijakan, pihaknya akan mengumpulkan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan.

Merespons hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyambut baik rencana tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu evaluasi dari Kemendikdasmen terkait implementasi kurikulum secara nasional.

“Kami (Disdik) adalah pelaksana kurikulum dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan,” ujarnya, Kamis (7/11).

Jika kebijakan untuk mengembalikan UN atau bentuk evaluasi lainnya disahkan, pihaknya siap mempersiapkan pelaksanaannya. Ia juga mengakui bahwa pengembalian UN akan berdampak pada sistem pendidikan yang berjalan saat ini, seperti metode Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“UN akan menghasilkan nilai akhir yang mungkin saja nantinya menjadi dasar penerimaan siswa baru,” kata dia.

Tri Wahyu mengingatkan bahwa sistem UN sebelumnya beriringan dengan kehadiran sekolah unggulan. “Dulu, mereka yang memiliki hasil ujian terbaik memiliki kesempatan untuk bersekolah di sekolah unggulan. Bisa jadi wacana ini akan membuka kemungkinan kembalinya sistem sekolah unggulan seperti dahulu,” katanya.

Meski demikian, pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih jauh. Katanya, program strategis Presiden Prabowo saat ini memang mencakup pembangunan sekolah unggulan terintegrasi, meski bentuk atau implementasinya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat.

“Kami hanya menunggu hasil kebijakan yang akan dilahirkan oleh pemerintahan baru,” ujarnya.

Disdik Batam berharap kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batam. Menurutnya, terdapat banyak hal yang harus dievaluasi dalam sistem pendidikan, termasuk pelaksanaan PPDB yang masih menghadapi berbagai tantangan.

“Kami berharap kebijakan mendatang dapat membawa pendidikan di Batam menuju arah yang lebih baik,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang

0
Kevin Diks. (Instagram/@kevindiks2)

batampos – Pertandingan seru antara Timnas Indonesia melawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (15/11), pukul 19.30 WIB. Setelah menghadapi Jepang, Indonesia dijadwalkan bertemu Arab Saudi pada Selasa, 19 November 2024 di venue yang sama.

Pelatih Shin Tae-yong sebelumnya telah mengumumkan 27 pemain yang akan membela skuad Garuda untuk kedua laga krusial ini. Sayangnya, Indonesia harus kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera, termasuk Asnawi Mangkualam, Malik Risaldi, dan Ernando Ari yang terpaksa dicoret dari daftar.

Asnawi Mangkualam yang cedera digantikan Yance Sayuri sebagai bek sayap. Di sisi lain, Ernando Ari yang absen, posisinya akan diisi oleh Muhammad Riyandi. Begitu juga dengan Malik Risaldi, posisinya akan diisi Yakob Sayuri.

Pemain keturunan Indonesia, Kevin Diks, juga diprediksi belum bisa tampil melawan Jepang. Pemain yang membela klub Denmark, FC Copenhagen, tersebut baru saja menyelesaikan proses naturalisasinya di DPR. Kini masih dalam tahap administrasi.

Sekjen PSSI Yunus Nusi menyatakan peluang Kevin Diks untuk tampil melawan Jepang sangat kecil. Meski begitu, dia optimistis Kevin akan bisa memperkuat tim saat menghadapi Arab Saudi pada 19 November.

“Kita berusaha untuk menuju ke pertandingan Jepang untuk Kevin Diks, tetapi proses administrasi dengan pihak ketiga atau negara lain itu yang menjadi kendala kami,” ujar Yunus Nusi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).

“Tapi kami sangat optimis untuk tanggal 19 dengan Arab Saudi kita yakin Kevin Diks sudah bisa memperkuat timnas kita.”

Formasi yang diprediksi akan digunakan Shin Tae-yong adalah 3-4-3. Formasi ini sering dipakai untuk menambah soliditas pertahanan sekaligus efektif dalam menyerang. Formasi ini memungkinkan perubahan ke formasi bertahan 4-3-1 yang lebih defensif ketika melawan tim kuat seperti Jepang.

Di bawah mistar, Maarten Paes akan menjadi pilihan utama berkat kondisinya yang tengah prima. Penjaga gawang yang baru selesai musim reguler di Major League Soccer (MLS) itu sedang menjalani latihan fisik khusus untuk menjaga kebugarannya.

Di lini belakang, Timnas Indonesia diperkirakan akan mengandalkan Mees Hilgers, Jordi Amat, dan Jay Idzes sebagai trio bek tengah. Ketiga pemain ini pernah diturunkan bersama saat Indonesia menghadapi Bahrain di laga ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hasilnya, kombinasi ketiganya cukup tangguh dan sulit ditembus oleh lini serang Bahrain. Namun, pelatih Shin Tae-yong kemungkinan akan mempertimbangkan memasukkan Justin Hubner di lini belakang untuk menambah kekuatan dan semangat bertahan.

Posisi bek sayap kanan diprediksi akan ditempati oleh Sandy Walsh, yang sebelumnya absen saat melawan China. Sementara itu, Calvin Verdonk akan mengisi bek sayap kiri dan diperkirakan mampu menampilkan performa solid di sisi pertahanan.

Lini tengah akan diperkuat oleh Thom Haye dan Nathan Tjoe A-On yang diharapkan bisa mengontrol tempo permainan. Kehadiran Thom Haye sebagai starter sangat penting untuk menjaga aliran bola di lini tengah dan menghubungkan permainan antara lini belakang dan depan.

Di lini depan, Eliano Reijnders diprediksi akan menjadi sayap kanan, Ragnar Oratmangoen sebagai sayap kiri, dan Rafael Struick sebagai ujung tombak. Kombinasi ketiga pemain ini diharapkan dapat memberikan ancaman serius bagi lini pertahanan Jepang.

Prediksi susunan pemain yang akan diturunkan Shin Tae-yong dalam formasi 3-4-3 melawan Jepang adalah sebagai berikut: Maarten Paes; Mees Hilgers, Jordi Amat, Jay Idzes; Sandy Walsh, Thom Haye, Nathan Tjoe A-On, Calvin Verdonk; Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick. Kehadiran pemain-pemain ini diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit kepada Jepang.

Proses naturalisasi Kevin Diks sebenarnya sudah hampir selesai, setelah disetujui Komisi X dan Komisi XIII DPR. Namun, menurut Yunus Nusi, masih diperlukan sejumlah langkah administrasi yang melibatkan berbagai instansi agar Diks bisa resmi memperkuat Timnas Indonesia.

Dalam pertemuan di Gedung Nusantara I, Senayan, Yunus Nusi menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mempercepat proses tersebut. PSSI optimistis Kevin Diks bisa turun lapangan saat laga melawan Arab Saudi, namun menghadapi Jepang akan sangat sulit.

“Untuk yang dengan Jepang masih dalam proses, insya Allah dengan Mas Menteri (Dito Ariotedjo) kami akan bersama-sama untuk melakukan komunikasi baik itu dengan daerah asal negara asal Kevin Diks kemudian dengan FIFA,” ujar Yunus Nusi.

“Untuk beberapa kementerian yang secara administratif kami lalui, alhamdulillah sudah aman pak pimpinan.”

“Mudah-mudahan kita dengan FIFA dan negara asal dari Kevin Diks secepatnya bisa kita selesaikan.”

Yunus menyebut proses naturalisasi membutuhkan waktu dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola negara asal Kevin Diks. Meski demikian, PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, berusaha sebaik mungkin agar proses ini bisa diselesaikan tepat waktu.

Pemain berusia 28 tahun itu diharapkan segera dapat memperkuat Timnas Indonesia dengan membawa pengalaman dari liga top Eropa. Jika Diks berhasil memperkuat tim dalam laga berikutnya, kehadirannya akan menjadi tambahan penting bagi skuad Garuda.

Melawan Jepang dan Arab Saudi di SUGBK menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia dalam usaha mereka menuju Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Shin Tae-yong harus bermain dengan kekuatan penuh dan strategi yang matang agar mampu memberikan hasil terbaik di depan pendukung sendiri.

Dengan potensi absennya Kevin Diks melawan Jepang, formasi dan susunan pemain yang dipersiapkan Shin Tae-yong akan menjadi kunci untuk menghadapi kekuatan tim Negeri Sakura. Kehadiran pemain-pemain naturalisasi lainnya di lini belakang diharapkan bisa membawa soliditas dan ketenangan untuk meladeni tekanan dari tim tamu.

Apa pun hasil dari laga ini, pengalaman berharga melawan Jepang dan Arab Saudi di kualifikasi akan menjadi batu loncatan penting bagi Timnas Indonesia. Para pemain akan diuji menghadapi lawan-lawan kelas atas Asia, yang bisa membentuk mental dan kemampuan mereka untuk menghadapi kompetisi lebih tinggi di masa depan.

Jika Kevin Diks sudah bisa bermain melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia akan memiliki tambahan kekuatan yang signifikan di sektor pertahanan. Pengalaman dan kualitas Diks yang bermain di level Eropa akan sangat bermanfaat bagi tim nasional dalam memperkuat lini belakang mereka.

PSSI bersama dengan berbagai pihak akan terus mendukung proses ini dan berharap naturalisasi Kevin Diks bisa segera rampung sebelum pertandingan kontra Arab Saudi. Dengan perjuangan para pemain di lapangan dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia, Timnas Indonesia diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini. (*)

Program Pembinaan Kemandirian WBP Lapas Batam Tumbuh Tangguh Bersama PLN Batam

0
Petugas PLN Batam lakukan pengecekan rutin instalasi listrik di Lapas Batam. Program Pembinaan Kemandirian Lapas Batam Tumbuh Tangguh bersama dukungan PLN Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Lapas Batam kelas II A Batam dengan 1.000 an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengedepankan program pembinaan kemandirian untuk membentuk kepribadian yang siap bersaing ketika bebas nanti. Pasokan listrik PLN yang mencukupi dan terjaga mendukung penuh program pembinaan kemandirian tersebut.

Reporter : Eusebius Sara

Gedung workshop pelatihan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam tampak riuh dengan dentuman suara besi dan mesin stang las. Saat melangkahkan kaki ke dalam gedung tersebut, Heri Kusrita tampak tersenyum bangga.

Kalapas kelas II A Batam ini kagum dengan batangan tiang lampu penerang jalan hasil rakitan WBP yang dikerjakan dalam dua hari dan sudah mulai nampak bentuknya.

Meskipun belum jadi sempurna, Heri sudah merasa yakin bahwa warga binaan yang menjalani pelatihan pengelasan ini akan sukses menyelesaikan proyek pembuatan tiang lampu penerang jalan. Potongan besi sudah berhasil dibentuk menjadi tiang, dan tinggal rangkaian pembentukan terakhirnya saja yang masih belum dikerjakan.

“Cukup baik, jalur las nya juga rapih. Semangat dan pelajari secara serius apa yang diajarkan oleh instruktur ini, biar mahir kalian dalam bidang pengelasan ini, ” ujar Heri belum lama ini saat melihat kegiatan pembinaan kemandirian bagian pengelasan di Lapas Batam.

Ya, latihan pengelasan ini satu dari sekian banyak program pembinaan kemandirian Lapas Batam untuk WBP yang ada di dalamnya. Program pembinaan kemandirian ini merupakan program unggulan Lembaga Pemasyarakatan se Indonesia untuk membina dan mendidik WBP menjadi pribadi yang lebih kreatif dan inovatif.

Menjalani pidana bukan hanya sekedar menghabiskan waktu dengan tanpa melakukan apapun, tapi dibina dan didik untuk memiliki bekal saat kembali ke masyarakat nanti.

Saat berbincang dengan Batam Pos beberapa waktu lalu Heri Kusrita menjelaskan, ada banyak program pembinaan kemandirian ini. Kebanyakan program pembinaan ini bergantung pada suplai arus listrik PLN Batam. Sebut saja pelatihan pengelasan tadi, kerajinan pembuatan roti, kerajinan barang mebel, perbengkelan hingga pangkas rambut semuanya menggunakan peralatan listrik.

Pasokan aliran listrik lancar dan mencukupi sangat mendukung penuh program pembinaan kemandirian ini.

Heri menegaskan, sudah hampir setahun dia menjabat sebagai Kalapas Batam belum sekali pun listrik PLN padam di sana. Itu karena perhatian dan kepedulian PLN Batam cukup baik untuk mendukung program pembinaan di sana.

“Warga kita di sini juga sudah over kapasitas. Satu ruangan itu cukup banyak. Mereka kita sediakan kipas angin 24 jam untuk atur keluar masuk udara. Alhamdulillah sejauh ini aman terkendali, karena dukungan dari PLN Batam yang komit dan konsisten menjaga suplai arus listrik ke Lapas Batam, ” kata Heri.

PLN Batam yang disebut ikut andil dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas ini sebut Heri, juga sangat peduli dengan program perawatan rutin. Belum lama ini tepatnya Rabu (30/10), petugas PLN Batam lakukan pengecekan rutin ke lokasi gardu ataupun titik-titik instalasi listrik yang ada di dalam dan sekitar lingkungan Lapas.

Pengecekan rutin ini tidak lain untuk menjamin pendistribusian aliran listrik yang lancar dan mencukupi. “Selalu ada pengecekan rutin tiap bulan. Ini bagian dari dukungan dan tanggungjawab PLN Batam untuk keamanan dan kelancaran di dalam lingkungan Lapas ini. Kita apresiasi itu,” kata Heri.

Dijelaskan Heri, dalam pengecekan rutin ini, petugas PLN Batam bekerja cukup teliti dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja atau keselamatan seluruh masyarakat yang ada di dalam lingkungan Lapas Batam.

“Sangat teliti dan hati-hati mereka. Saat pengecekan gardu, aliran listrik dari PLN harus dimatikan terlebih dahulu dan sementara Lapas Batam menggunakan genset cadangan sebagai pasokan listrik sementara ke Lapas Batam. Setelah pengecekkan gardu, petugas PLN langsung menuju ke area dalam kantor mengecek instalasi jaringan listrik yang dikhawatirkan terjadi korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran, ” papar Heri.

Kepedulian dan tanggungjawab yang diberikan PLN Batam melalui suplai aliran listrik yang aman dan lancar ini disebutkan Heri sebagai bentuk tanggung jawab moril untuk mendukung seluruh program pembinaan yang ada di Lapas Batam. Dia berharap agar PLN Batam selalu konsisten dengan tugas dan tanggungjawab nya kedepan demi memenuhi kebutuhan aliran listrik untuk masyarakat.

“Dari segalah bentuk perhatian yang dilakukan selama ini, PLN Batam ikut ambil bagian untuk mendukung program pembinaan kemandirian WBP di Lapas Batam ini. Program pembinaan kemandirian tumbuh tangguh bersama dukungan PLN, ” ujar Heri. (*)

Prabowo Ingatkan Kabinetnya Jangan Jadi Beking Judi Online, Narkoba, hingga Korupsi

0
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) era Presiden Prabowo Subianto dirombak dengan menambah dua direktorat jenderal (Ditjen). (IG Sri Mulyani)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menyoroti betul persoalan judi online, narkoba hingga korupsi di Indonesia. Dia menekankan agar anggota kabinetnya serius dan tegas dalam menanggulangi masalah tersebut.

“Presiden juga menekankan, ada empat persoalan penting yang kita tidak boleh main-main untuk mengatasinya. Yang pertama adalah persoalan judi online, yang kedua adalah persoalan narkoba, yang ketiga persoalan penyelundupan, dan yang keempat soal korupsi,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Kamis (7/11).

Hasan mengatakan pesan itu juga disampaikan Prabowo kepada aparat penegak hukum. Aparat tidak boleh ragu menegakan hukum terhadap para pelanggar pidana.

“Presiden meminta untuk keempat persoalan tadi, penegak hukum tidak boleh ragu untuk menegakkan hukum. Jadi, Jaksa Agung, kepolisian, yang diminta oleh Bapak Presiden, jangan ragu untuk menindak tegas soal empat hal tadi,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, Prabowo memberi instruksi tegas kepada jajaran kabinet termasuk Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Kejaksaan Agung, dan Polri untuk tidak ada pihak yang membekingi judi online.

“Pesan beliau kali ini adalah bekerja sama dengan baik. Tadi disebutkan beberapa institusi atau lembaga, Polri, Jaksa Agung, kemudian juga Kemenko Polkam, dan bahkan tidak tertutup tiga itu, tapi semuanya bekerja sama, tidak boleh ada beking-bekingan. Ini bahasa beliau, tidak boleh ada yang membekingi, yang membantu atau apa pun itu,” ujarnya.

“Jadi saya rasa kali ini pernyataan beliau kembali tegas terkait perang terhadap judi online. Beliau mengingatkan bahwa korbannya adalah masyarakat yang tidak mampu sebagian besar. Jadi tidak boleh lagi ada kongkalikong. Ini juga mengutip persis ucapan beliau ‘Bekerja sama, bersatu, untuk melawan judi online’,” tegas Meutya. (*)

Sumber: JP Group

Galangan Kapal Masih Kewalahan Atas Kekurangan Tenaga Welder

0
Pekerja menggesa pembangunan kapal tongkang di galangan kapal di Sagulung. Kini pengusaha galangan kapal mengalami krisis tenaga welder. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Industri Galangan Kapal di Batam masih berhadapan dengan persoalan krisis tenaga welder atau tukang las. Berbagai upaya yang dilakukan selama ini belum bisa memenuhi kebutuhan ideal tenaga las di dunia industri galangan kapal.

Persoalan ini kembali disuarakan pelaku industri galangan kapal di Batam, karena masih jadi penghambat proses pengerjaan atau produksi pesanan kapal yang sudah masuk.
“Sudah memasuki akhir tahun dan memang belum ada perubahan yang berarti. Krisis tenaga welder belum diatasi sepenuhnya,” ujar Manajer Produksi PT Citra Shipyard Batam di Sagulung, kamis (7/11).
Krisis tenaga las ini terjadi sejak pandemi Covid 19 mewabah. Kebutuhan tenaga welder untuk mengerjakan satu unit kapal seperti tongkang idealnya diangka 35 hingga 40 orang, namun yang ada saat ini hanya 10 hingga belasan orang saja.
“Imbasnya projek jadi terhambat.Pekerjaan tak lancar,” katanya.
Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri juga membenarkan persoalan ini. Galangan kapal di Batam, terutama yang bernaung dibawa Iperindo masih kekurangan tenaga welder diangka 3.000 hingga 4.000 orang.
“Ini persoalan lama dan sudah sering kita bahas. Tapi belum ada solusi yang tepat. Masih kekurangan tenaga las untuk galangan kapal ini, ” ujar Ketua DPD Iperindo Kepri Ali Ulai.
Sekretaris DPC Iperindo Kepri Tia juga menyampaikan hal yang sama. Persoalan ini belum ada perubahan yang berarti. Pemenuhan kebutuhan tenaga welder belum maksimal sehingga perusahaan galangan sering menghadapi kendala dengan proses pengerjaan kapal atau perbaikan.  “Belum ada perubahan yang berarti. Masih dari luar kebanyakan tukang las sekarang,” ujar Tia.
Persoalan ini sudah disampaikan ke Pemerintah Daerah dan pemerintah Provinsi Kepri namun belum ada perubahan yang berarti. Ini sangat disayangkan karena akan menghambat perkembangan dunia industri galangan kapal di Batam.
Iperindo sendiri sudah berupaya keras untuk mengatasi persoalan ini. Salah satunya dengan gelas pelatihan tenaga welder. Gandeng kerja dengan Untuk mengatasi persoalan ini, Iperindo Kepri PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), sebagai Holding Jasa Survei IDSurvey, Iperindo Kepri berikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi juru las SMAW dan GTAW yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Galangan Kapal dan Lepas Pantai. Pelatihan seperti ini sangat diperlukan untuk mengatas persoalan kekurangan tenaga las tadi.
“Kita berharap ada solusi yang baik dari pemerintah. Pelatihan dan sertifikasi harus lebih banyak lagi agar bisa memenuhi kebutuhan tenaga las di galangan kapal, ” ujar Tia. (*)
Reporter: Eusebius Sara 

Pemkab Anambas Bakal Pangkas Anggaran OPD Untuk Laksanakan Program Makan Bergizi

0

batampos – Ditengah defisit anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas berupaya untuk bisa melaksanakan program makan bergizi pada tahun depan.

Makan bergizi ini merupakan program dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Prabowo sendiri, menginginkan agar makan bergizi bisa cepat terlaksana.

Sekretaris TAPD Anambas, Andyguna Hasibuan. f.ihsan

“Ya kita sedang berupaya untuk bisa laksanakan tahun depan. Dari juknis (petunjuk teknis) program ini menggunakan dua sumber anggaran yakni Pemerintah Pusat (APBN) dan Pemerintah Daerah (APBD),” kata Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Anambas, Andyguna Hasibuan kepada Batam Pos, Rabu, (6/11) sore.

Andyguna menjelaskan selama ini pihaknya belum pernah membahas pagu anggaran untuk program ini. Disebabkan belum ada juknis, sehingga TAPD belum membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB).

“Sejauh ini belum ada dibahas. Karena ini program nasional, jadi mau tidak mau daerah harus ikut. Satu komando,” sebut Andyguna.

BACA JUGA: Legislator Dorong Pemkab Anambas Realisasikan Program Makan Bergizi Meski Keuangan Daerah Defisit

TAPD, lanjut dia, saat ini sedang berencana untuk memangkas beberapa anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dialihkan ke program makan bergizi.

“Untuk teknisnya belum, karena Ketua TAPD sedang berada di Jakarta. Kita sedang menunggu, baru kita rapatkan bersama,” jelas Andyguna.

Sejauh ini, TAPD sedang meminta data siswa kepada Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) agar bisa sinkron untuk anggaran. Siswa yang didata, sambungnya, berasal dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kalau SMA dan SMK berada di naungan Provinsi. Kita lihat dulu berapa jumlah siswanya,” kata Andyguna.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Anambas, Iim Mulyani Putri mengaku sampai saat ini mengetahui tentang teknis penerapan hingga pos anggaran program nasional tersebut.

“Ini juga kan sekarang sedang pembahasan anggaran tahun 2025, kami pun belum juga dapat informasi untuk misalnya Disdikpora harus memasukkan anggaran program makan bergizi. Belum ada arahan itu,” terang Iim.

Terakhir, untuk memastikan program makan bergizi gratis itu, pihaknya mengaku akan berkordinasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

“Kami akan bersurat lah nanti, biar dapat informasi yang jelas juga seperti apa rencana pelaksanaanya ini,” pungkas Iim. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Tiket Laga Timnas Indonesia vs Jepang Ludes Terjual

0
Anggota Eksekutif Exco PSSI, Arya Sinulingga. (Dok. PSSI)

batampos – Permintaan tinggi untuk menyaksikan laga Timnas Indonesia melawan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuat tiket pertandingan ini ludes terjual dalam hitungan hari. PSSI pun memperingatkan para suporter agar tidak tergoda membeli tiket dari calo atau pihak tidak resmi yang menawarkan harga tinggi.

Tiket resmi laga Timnas Indonesia kontra Jepang hanya bisa dibeli melalui aplikasi Livin’ Mandiri dengan syarat setiap calon pembeli memiliki akun Garuda ID. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah penipuan dan memastikan hanya suporter dengan identitas valid yang dapat menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.

PSSI menegaskan pembelian tiket dari pihak tidak resmi memiliki risiko tinggi, termasuk kemungkinan tertipu dengan tiket palsu yang banyak beredar di pasaran. Pada unggahan Instagram resminya, PSSI mengingatkan agar para pendukung Garuda tidak membeli tiket melalui calo atau media sosial yang tidak jelas keasliannya.

Meski tiket Timnas Indonesia melawan Jepang sudah dinyatakan sold out sejak 4 November 2024, beberapa suporter masih mencoba mencari alternatif dengan cara membeli dari pihak lain di platform daring. Di media sosial, suporter yang mencari tiket menggunakan kode “WTB” (want to buy), sedangkan penjual menulis “WTS” (want to sell) untuk menawarkan tiket yang mereka klaim asli.

Di kolom komentar unggahan PSSI, berbagai kategori tiket terlihat dijual oleh oknum dengan harga yang bervariasi, mulai dari kelas upper hingga lower. Beberapa suporter yang tak kebagian tiket langsung meminta bantuan atau mengirim pesan pada akun yang mengklaim memiliki stok tiket.

Namun, tak sedikit pula netizen yang mengimbau suporter lain untuk tidak tergoda membeli tiket dari pihak ketiga yang tidak resmi. Banyak yang menyarankan agar calon penonton lebih baik menunggu informasi resmi daripada mengambil risiko tertipu oleh penjual tak bertanggung jawab.

Merespons situasi tersebut, PSSI menyampaikan tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang dan Arab Saudi sudah diatur dengan sistem Garuda ID. Dengan demikian, setiap tiket yang dibeli akan terhubung langsung dengan data pemilik akun Garuda ID, sehingga lebih aman dari tangan calo.

“Tujuannya juga agar tidak ada lagi calo tiket. Ini merupakan langkah kita (PSSI) supaya menonton Timnas Indonesia lebih aman dan nyaman,” kata Anggota Eksekutif Exco PSSI, Arya Sinulingga, dalam siarannya yang ditayangkan pada akun resmi PSSI, Kamis (24/10) lalu.

Garuda ID merupakan identitas digital yang digunakan PSSI sebagai syarat pembelian tiket untuk laga kandang Timnas Indonesia. Tujuan utama Garuda ID adalah memudahkan verifikasi data suporter, sehingga suporter yang tak bertanggung jawab atau yang mencoba melakukan penipuan bisa segera teridentifikasi.

Anggota Eksekutif Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyampaikan sistem Garuda ID dibuat agar pengalaman menonton Timnas Indonesia di stadion lebih aman dan nyaman. Dengan kebijakan ini, PSSI berharap bisa mengurangi praktik jual-beli tiket di luar jalur resmi yang selama ini meresahkan para suporter.

Meski tiket laga melawan Jepang sudah ludes, tiket untuk pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi pada 19 November 2024 masih tersedia. Namun, PSSI belum menginformasikan berapa jumlah tiket yang tersisa untuk laga kedua itu, sehingga suporter yang berminat diimbau segera melakukan pembelian lewat jalur resmi.

Bagi para suporter yang tak kebagian tiket, PSSI mengingatkan untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran pihak tak resmi yang mengaku memiliki tiket. Penawaran tiket dari calo sangat berisiko, terutama dengan munculnya tiket palsu yang bisa merugikan suporter yang ingin mendukung Garuda di stadion.

Suporter yang telah memiliki tiket juga diharapkan mematuhi aturan PSSI, yaitu membawa identitas sesuai dengan akun Garuda ID saat hari pertandingan. Hal ini dilakukan untuk memastikan yang datang ke stadion adalah pemilik asli tiket dan bukan orang lain yang memperoleh tiket dengan cara tidak sah.

Sistem Garuda ID dan larangan pembelian dari calo ini adalah bagian dari upaya PSSI untuk menjaga keamanan dan kenyamanan suporter. Dengan sistem yang lebih ketat, PSSI berharap dapat menciptakan suasana menonton yang tertib dan mengurangi risiko tiket palsu yang merugikan.

Demi menghindari kerugian, suporter Timnas Indonesia diminta untuk tetap mengikuti jalur resmi dalam pembelian tiket pertandingan. PSSI juga mengimbau agar para suporter tiba lebih awal di stadion, yakni sekitar tiga jam sebelum kick-off untuk menghindari antrean panjang dan verifikasi yang ketat.

Langkah-langkah yang diterapkan PSSI ini diharapkan dapat memberikan pengalaman nonton yang lebih tertib dan aman bagi semua suporter. Bagi yang tidak berhasil memperoleh tiket resmi, mendukung dari rumah atau tempat nonton bareng (nobar) bisa menjadi alternatif yang tak kalah menyenangkan.

Dengan patuh terhadap aturan dan membeli tiket secara sah, suporter Timnas Indonesia bisa menikmati pertandingan tanpa khawatir menjadi korban penipuan. Peringatan dari PSSI ini sebaiknya diikuti oleh semua suporter agar pengalaman menonton pertandingan Timnas Indonesia lebih maksimal dan bebas dari gangguan calo.

Ingat, menonton langsung di stadion memang seru, tetapi keamanan dan kenyamanan adalah hal utama. Mari dukung Timnas Indonesia dengan cara yang benar dan tetap patuh pada aturan yang telah ditetapkan oleh PSSI demi kebersamaan yang positif di stadion. (*)

Honda Supra GTR150 Hadir dengan Program Khusus

0

batampos – PT. Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau memberikan program spesial bagi pecinta motor Honda Supra GTR150 sepeda motor dengan performa tinggi di jalanan.

Honda Supra GTR150 mengusung mesin 150cc DOHC 4-valve didukung transmisi 6 kecepatan. Model ini dibekali dengan tenaga yang berlimpah hingga 12,0 kW (16,3 PS)/9.000 rpm sehingga menghasilkan performa terbaik di kelasnya. Untuk mendukung pengendara pecinta kecepatan dan kelincahan di jalan, New Honda Supra GTR150 memiliki akselerasi yang responsif yakni 10,7 detik untuk jarak tempuh 0-200m dengan kecepatan maksimum hingga mencapai 122 km/jam.

Dengan performa tinggi yang dihasilkan, Honda Supra GTR150 tetap hemat dalam pemakaian bahan bakar yang mampu menjelajah hingga 42,2 km/liter dengan metode ECE R40. Model ini juga ramah lingkungan sesuai standar emisi EURO3.

Bagi yang ingin memiliki Honda Supra GTR150 khusus pembelian bulan ini mendapatkan program khsusus, dengan uang muka Rp 1.5 juta sudah bisa membawa pulang Sepeda Motor dengan performa mesin yang mumpuni. Selain itu untuk menambahkan rasa aman, setiap konsumen yang membeli mendapatkan Jaket Cari Aman, Plat Holder serta perlengkapan Safety Tools.

Honda Supra GTR150 Sudah disematkan fitur Full Digital Panelmeter dengan desain yang sporty namun tetap memberikan kemudahan informasi kecepatan maupun jarak jelajah pengendara. Kehadiran model terbaru ini turut didukung performa mesin mumpuni untuk melaju dengan stabil, nyaman, dan bertenaga saat digunakan di perkotaan.

Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara KEPRI, menyatakan Honda Supra GTR150 didesain dengan posisi berkendara yang memberikan kenyamanan optimal saat digunakan sehari-hari dengan kecepatan tinggi sekalipun.

“Desain sporty, slim dan agresif berkesan cepat Honda Supra GTR150 ini terlihat semakin agresif yang dapat memberikan kebanggaan pengendara saat menikmati sensasi performanya di jalanan”,ungkapnya.

Di samping itu, Honda Supra GTR150 juga hadir dengan fitur unggulan seperti LED Headlight dengan perubahan garnis warna hitam yang memberikan kesan agresif serta dual layer multi reflektor yang mampu memberikan pencahayaan yang luas saat berkendara di malam hari.

Suspensi Depan & Monoshock belakang ukuran Besar menambahkan kestabilan bermanuver serta kenyamanan dan meredam getaran di segala medan. Supra GTR150 sudah dilengkapi dengan Ban Tubeless depan ukuran 90/80 belakang 120/70 untuk kestabilan optimal & tampil makin gagah. (*)

The post Honda Supra GTR150 Hadir dengan Program Khusus first appeared on Lifestyle.

Tim Gabungan Geledah Kamar Hunian WBP Lapas Batam, Nihil Barang Terlarang

0
Petugas Lapas Batam bersama TNI dan Polri geledah kamar hunian WBP untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Foto: Humas Lapas untuk Batam Pos

batampos – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II Batam semakin gencar dengan operasi penggeledahan kamar hunian warga binaan Pemasyarakatan (WBP). Penggeledahan ini untuk memastikan bahwa keamanan dan ketertiban WBP selama menjalani pidana terjaga dengan baik.

Penggeledahan kamar hunian WBP ini kembali dilakukan petugas lapas bersama tim gabungan dari TNI dan Polri sepanjang, Kamis (7/11) pagi kemarin. Petugas gabungan sisir satu persatu kamar hunian yang ada untuk mencegah masuknya barang atau benda yang dilarang terutama narkoba dan senjata tajam yang bisa melukai sesama WBP.

Kalapas Batam Heri Kusrita mengatakan, kegiatan ini berjalan dengan tertib dan tidak ada ditemui narkoba atau senjata tajam berat sebagai benda yang paling dilarang di dalam lingkungan Lapas. Beberapa warga binaan yang menjalani pemeriksaan urine juga dinyatakan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Alhamdulillah hasilnya masih sama. Narkoba dan sajam berat ataupun ponsel tidak dijumpai. Ini akan terus kita lakukan kedepannya untuk pastikan bawa Lapas Batam bersih dari Narkoba, Sajam dan ponsel, ” ujar Heri.

Dijelaskan Heri kegiatan rutin ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan tidak ada peredaran barang terlarang di dalam lapas. Kegiatan ini melibatkan sekitar 40 orang petugas yang terdiri dari petugas Lapas, anggota Kepolisian Sektor Sagulung, dan personel TNI Koramil Tembesi.

Razia dimulai pulul 08:40 WIB dan dilakukan secara menyeluruh di seluruh blok sel dan area lainnya di dalam Lapas Batam. Petugas memeriksa ruang-ruang narapidana, melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang ada, serta menggeledah area-area yang dianggap rawan penyalahgunaan.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan tes urin kepada sejumlah narapidana dan pegawai untuk mendeteksi penggunaan narkoba. Hasil tes menunjukkan negatif, tidak ada ditemukan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

Wadanramil Tembesi, Peltu Heri Permana yang ikut dalam razia ini apresiasi dan menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan, baik di dalam Lapas ataupun di luar.

“Kerja sama antara TNI, Polri, dan Lapas Batam akan terus diperkuat untuk mencegah masuknya barang terlarang yang dapat merusak ketertiban di dalam lapas,” ungkapnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

DPRD Kepri Desak Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Kapal Feri

0
Wahyu Wahyudin.

batampos – Pemerintah pusat sedang mempertimbangkan rencana penurunan harga tiket pesawat domestik, merespons keluhan masyarakat terkait mahalnya harga tiket, terutama di momen khusus seperti hari raya, natal dan tahun baru.

Rencana ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat melakukan perjalanan dalam negeri serta menggerakkan sektor pariwisata domestik.

Anggota DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, menyambut baik rencana ini. Menurutnya, isu mahalnya tiket pesawat telah menjadi keluhan masyarakat sejak lama.

“Ini adalah hal baik di awal pemerintahan yang baru. Selama ini soal tiket kan selalu dikeluhkan oleh masyarakat. Jadi adanya rencana penurunan tiket ini, Kepri harus muncul dan mendukung realisasi dari rencana ini,” ujarnya, Kamis (7/11).

Penurunan harga tiket pesawat akan berdampak positif pada kemajuan sektor wisata domestik. “Adanya rencana penurunan harga ini merupakan hal yang sangat positif, dan patut disambut baik. Kita sangat menunggu realisasi dari bentuk penurunan harga tiket ini,” tambahnya.

Selain untuk memajukan sektor pariwisata, rencana penurunan harga tiket ini juga diharapkan dapat mengurangi pilihan masyarakat untuk menggunakan jalur internasional saat melakukan perjalanan domestik. Wahyu mencontohkan bahwa warga Batam sering kali memilih transit melalui Malaysia saat mudik atau berkunjung ke kota-kota di Indonesia akibat mahalnya tiket domestik.

“Kalau dari Batam mau ke Padang, misalnya, saat mudik harga tiket sering naik. Sehingga mereka memilih lewat Malaysia baru meneruskan perjalanan ke kota tujuan di Indonesia. Ini peluang yang harus kita tangkap dengan menurunkan harga tiket pesawat dalam negeri,” katanya.

Ia pun berharap agar pemerintah dapat mengutamakan penurunan harga tiket pada hari-hari besar. Sehingga perjalanan dalam negeri bisa tumbuh positif.

“Biar ekonomi semakin menggeliat, memang harus ada terobosan untuk menurunkan harga tiket ini. Selama ini tiket adalah yang sering dikeluhkan, dan pemerintah harus hadir untuk mengintervensi masalah ini,” ujar Wahyu.

Selain tiket pesawat, dia juga menyoroti harga tiket kapal feri internasional yang selama ini masih dirasa mahal. Meskipun ada penurunan harga tiket kapal sebesar Rp30 ribu, ia berharap harga tiket ini bisa turun lebih jauh lagi hingga Rp150 ribu. Hal ini penting bagi Kepri yang sangat bergantung pada moda transportasi laut untuk kunjungan wisatawan mancanegara.

“Provinsi Kepri sangat bergantung pada tiket kapal feri ini, karena kunjungan wisman itu masuk dari pintu pelayaran, meskipun sekarang sudah ada penerbangan langsung Batam ke Incheon dan Kuala Lumpur. Namun, dominasi wisatawan tetap lewat laut. Makanya sangat berharap tiket feri ini bisa turun, dan yang bisa intervensi langsung itu ya pemerintah,” katanya.

Dengan adanya pemerintahan baru, Wahyu berharap agar Kepri mendapatkan perhatian khusus terkait harga tiket kapal feri internasional. “Ini yang kita harapkan dari pemerintah yang baru, agar Kepri menjadi perhatian pusat untuk diperhatikan soal tiket kapal feri internasional ini,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna