Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 293

3.981 Jemaah Haji Sudah Berangkat dari Batam, 18 Tertunda karena Sakit

0
Jemaah Calon Haji bersiap siap saat akan diberangkatkan dari Asrama Haji Batam, Rabu (22/4). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam mencatat sebanyak 3.981 jemaah calon haji (JCH) telah diberangkatkan menuju Tanah Suci hingga Kamis (30/4). Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari sembilan kelompok terbang (kloter) yang telah diterbangkan melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, mengatakan keberangkatan kloter 9 menambah total jamaah yang telah diterbangkan melalui embarkasi tersebut.

“Dengan keberangkatan Kloter 9 ini, total jamaah yang sudah diterbangkan melalui Embarkasi Batam mencapai 3.981 orang,” ujarnya, Jumat (1/5).

Meski proses pemberangkatan berjalan lancar, PPIH mencatat terdapat 18 jamaah asal Kepulauan Riau dan Riau yang mengalami penundaan keberangkatan. Penundaan tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan jamaah maupun alasan pendampingan.

Syafii menjelaskan, sebagian jamaah yang tertunda saat ini masih menjalani perawatan dan observasi medis, baik di klinik embarkasi maupun rumah sakit rujukan.

“Ada yang dirawat di klinik dan ada juga yang dirujuk ke rumah sakit. Kita berharap kondisi mereka segera membaik sehingga bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya,” katanya.

Ia menegaskan, kesehatan jamaah menjadi prioritas utama dalam proses pemberangkatan haji. Setiap jamaah yang dinyatakan belum memenuhi syarat kesehatan untuk terbang akan ditunda demi keselamatan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi ini, Embarkasi Batam dijadwalkan memberangkatkan total 10.945 jamaah yang berasal dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. Seluruh jamaah tersebut terbagi dalam 25 kelompok terbang.

Embarkasi Batam menjadi salah satu embarkasi strategis di Indonesia bagian barat, yang setiap tahunnya melayani ribuan jamaah dari berbagai daerah. Dengan masih tersisa 16 kloter pemberangkatan, PPIH memastikan seluruh proses pelayanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, akomodasi, hingga keberangkatan, terus dimaksimalkan agar berjalan lancar.

PPIH juga mengimbau seluruh jamaah yang masih menunggu jadwal keberangkatan untuk menjaga kondisi fisik, mengatur pola makan, serta mematuhi arahan petugas kesehatan agar dapat berangkat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.(*)

Artikel 3.981 Jemaah Haji Sudah Berangkat dari Batam, 18 Tertunda karena Sakit pertama kali tampil pada Metropolis.

Jukir Keluhkan Target, Dishub Tegaskan Parkir Tak Boleh Langgar Aturan

0
Salah seorang juru parkir (jukir) di kawasan Greenland, Batam Center, Batam, terlihat mengatur kendaraan di pinggir jalan. Foto: M. Sya’ban/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam angkat bicara terkait keluhan juru parkir (jukir) di kawasan Jalan Raja M Tahir, Greenland, Teluk Tering, yang nekat menggunakan trotoar sebagai lokasi parkir dengan alasan mengejar target setoran hingga Rp250 ribu per hari.

‎Kepala Dishub Batam, Leo Putra, menegaskan bahwa penetapan titik parkir telah melalui kajian matang, termasuk perhitungan kapasitas parkir oleh tim teknis.

‎“Setiap titik parkir itu sudah dihitung kapasitasnya. Tidak mungkin kita memasukkan trotoar sebagai area parkir resmi,” ujarnya, Rabu (30/4) siang.

‎Ia menekankan, trotoar merupakan fasilitas untuk pejalan kaki yang tidak boleh disalahgunakan. Karena itu, Dishub meminta seluruh jukir mematuhi aturan dan tidak lagi memarkirkan kendaraan di lokasi yang bukan peruntukannya.

‎“Kalau sekarang kita tekan jukir untuk tidak parkir di tempat yang bukan tempatnya, itu bukan berarti mengurangi setoran. Sebelum kita menertibkan, nilai potensi sudah dihitung tanpa memasukkan trotoar,” tegas Leo.

‎Menanggapi alasan jukir yang mengaku terbebani target setoran, Leo menjelaskan bahwa besaran setoran sebenarnya ditetapkan per titik parkir, bukan per individu.

‎“Misalnya Rp180 ribu atau Rp250 ribu itu dihitung per titik, bukan per orang,” jelas dia

‎Artinya, jika dalam satu titik parkir terdapat dua sampai tiga jukir yang menjaga, maka kewajiban setoran tersebut ditanggung bersama, bukan dibebankan kepada satu orang.

‎Dishub, kata Leo, tetap membuka ruang bagi jukir yang merasa keberatan dengan skema tersebut. Namun, ia menyarankan agar disampaikan melalui mekanisme resmi, termasuk opsi untuk mengajukan penyesuaian atau mengundurkan diri jika tidak sanggup.

‎“Kalau memang tidak sanggup, silakan ajukan atau mundur. Tapi jangan melanggar aturan dengan menggunakan trotoar,” katanya.

‎Dishub menegaskan akan terus melakukan pengawasan di lapangan agar praktik parkir liar, terutama di atas trotoar, tidak kembali terjadi dan tidak mengganggu hak pejalan kaki.(*)

Artikel Jukir Keluhkan Target, Dishub Tegaskan Parkir Tak Boleh Langgar Aturan pertama kali tampil pada Metropolis.

Industri KUPVA Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keuangan, Wagub Kepri Buka Munas VIII APVA di Batam

0
Ketua Umum Afiliasi Penukaran Valuta Asing Indonesia (APVA), Datok Amat Tantoso, bersama perwakilan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Adhitya Abriansyah, dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII APVA di Batam, Jumat (1/5). Munas ini menjadi forum penguatan sinergi industri KUPVA dalam mendukung stabilitas sistem keuangan nasional serta pencegahan tindak pidana pencucian uang. F. rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) VIII Afiliasi Penukaran Valuta Asing Indonesia (APVA) di Sahid Vanilla Nagoya, Jumat (1/5).

Munas yang dihadiri pengurus dan anggota APVA dari berbagai daerah di Indonesia itu mengusung tema Memperkuat Sinergi Industri KUPVA untuk Stabilitas Keuangan Nasional itu menjadi momentum strategis bagi industri Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) untuk memperkuat peran dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa sektor jasa keuangan, termasuk industri KUPVA, memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah maupun nasional, terutama di wilayah perbatasan dan pusat perdagangan internasional seperti Batam.

Menurutnya, Batam sebagai kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan jalur perdagangan internasional memiliki aktivitas transaksi valuta asing yang tinggi, sehingga keberadaan industri KUPVA yang sehat, transparan, dan patuh terhadap regulasi menjadi sangat penting.

“Batam sebagai kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan jalur perdagangan internasional memiliki aktivitas valuta asing yang tinggi. Oleh karena itu, keberadaan industri KUPVA yang sehat, transparan, dan patuh regulasi menjadi sangat penting dalam menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi,” ujar Nyanyang.

Ia menekankan pentingnya penguatan pengawasan dan sinergi lintas lembaga untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko, termasuk penyalahgunaan transaksi keuangan untuk kegiatan ilegal.

Pemerintah Provinsi Kepri, kata dia, mendukung penuh langkah APVA dalam membangun industri penukaran valuta asing yang profesional, berintegritas, dan memiliki tata kelola yang baik.

Nyanyang juga menyoroti tantangan industri ke depan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi digital, perubahan pola transaksi keuangan, hingga meningkatnya modus kejahatan finansial.

“Dibutuhkan kemampuan adaptasi yang cepat serta kolaborasi yang berkelanjutan antara seluruh pemangku kepentingan agar industri ini tetap sehat dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ketua Umum Afiliasi Penukaran Valuta Asing Indonesia (APVA), Datok Amat Tantoso, mengatakan Munas VIII APVA bukan sekadar agenda organisasi atau pergantian kepengurusan, tetapi momentum penting untuk menentukan arah dan masa depan industri penukaran valuta asing bukan bank di Indonesia.

Menurutnya, tema Munas kali ini mencerminkan komitmen bahwa industri KUPVA tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi menjadi bagian penting dalam ekosistem sistem keuangan nasional.

“Sinergi antara pelaku usaha, regulator seperti Bank Indonesia, aparat penegak hukum, serta lembaga intelijen keuangan seperti PPATK menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional,” kata Datok Amat.

Ia menegaskan, industri KUPVA memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan rupiah, mendukung kelancaran transaksi valuta asing, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan, serta menjadi garda terdepan dalam pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Karena itu, APVA berkomitmen untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi Bank Indonesia, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta mendukung implementasi Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) berbasis risiko.

Datok Amat mengakui tantangan industri KUPVA ke depan semakin berat, terutama dengan perkembangan teknologi digital dan perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah ke sistem cashless.

Meski demikian, ia optimistis industri money changer tetap memiliki ruang dan relevansi dalam mendukung transaksi lintas negara.“Selama transaksi internasional masih membutuhkan pertukaran mata uang, industri ini akan tetap dibutuhkan. Yang penting adalah bagaimana kita terus beradaptasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Datok Amat juga menyampaikan refleksi atas kepemimpinannya selama dua periode atau sekitar 10 tahun memimpin APVA. Ia menyebut selama masa kepemimpinannya, pengurus pusat tidak menarik iuran anggota dari pengurus daerah agar dana tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan anggota di daerah.

“Selama 10 tahun kami berkomitmen, iuran anggota tetap digunakan oleh pengurus daerah untuk kesejahteraan anggota. Tidak kami tarik ke pusat,” katanya.

Datok Amat berharap kepemimpinan baru nantinya mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat sinergi dengan regulator, serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kepatuhan, tata kelola, dan daya saing anggota.

“Kepemimpinan ke depan bukan hanya melanjutkan program, tetapi membawa organisasi ini lebih adaptif, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi tantangan zaman,” tutupnya.

Sementara itu, perwakilan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Adhitya Abriansyah, yang hadir mewakili Kepala PPATK, mengingatkan bahwa industri penukaran valuta asing memiliki posisi strategis dalam mencegah tindak pidana pencucian uang.

Menurutnya, Batam menjadi lokasi yang tepat untuk pelaksanaan Munas APVA karena merupakan wilayah strategis yang menjadi pintu masuk perdagangan internasional, investasi, dan mobilitas manusia lintas negara.

“Kepulauan Riau, khususnya Batam, merupakan wilayah strategis. Aktivitas penukaran valuta asing di sini bukan sekadar layanan bisnis, tetapi bagian penting dari denyut ekonomi nasional,” ujarnya.

Adhitya mengingatkan bahwa modus kejahatan keuangan kini semakin berkembang, mulai dari perjudian online, penipuan digital, narkotika, hingga penyelundupan, yang berupaya menyamarkan aliran dana hasil kejahatan melalui transaksi keuangan yang tampak normal.

“Pencucian uang bukan sekadar kejahatan keuangan, tetapi bahan bakar bagi kejahatan lain. Ketika kita mencegah pencucian uang, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan bangsa,” katanya.

PPATK juga mendorong pelaku industri KUPVA menjadikan kepatuhan sebagai budaya usaha, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memanfaatkan teknologi modern untuk pencatatan, pengawasan, dan pelaporan transaksi yang lebih akurat.

Sekretaris Jenderal APVA, Lili, menambahkan bahwa tantangan industri saat ini juga datang dari semakin banyaknya kewajiban pelaporan kepada regulator.
Ia menyebut pelaku KUPVA kini diwajibkan memenuhi sekitar 20 jenis laporan kepada regulator, mulai dari PPATK hingga Bank Indonesia.

“Ini cukup memberatkan, karena industri kami bukan bank. Produk kami hanya jual beli valuta asing, tetapi perlakuannya hampir sama seperti bank,” ujarnya.

Meski menghadapi tantangan regulasi dan digitalisasi, APVA optimistis industri money changer tetap memiliki masa depan, terutama karena memiliki keunggulan dalam layanan langsung kepada nasabah, layanan antar (delivery order), serta ketersediaan jenis mata uang yang lebih beragam.(*)

 

Artikel Industri KUPVA Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keuangan, Wagub Kepri Buka Munas VIII APVA di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kuliner Batam: Rekomendasi Menu Rahang Tuna Paling Juicy dengan Sambal Menggoda

0
Ilustrasi hidangan rahang tuna bakar dengan sambal khas yang menjadi favorit pecinta seafood di Batam. Sumber: tangkapan layar youtube.com/@devinahermawan.

batampos – Kota Batam dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner seafood terbaik di Indonesia. Salah satu menu yang banyak diburu wisatawan dan warga lokal adalah rahang tuna.

Teksturnya yang lembut dan tebal, dipadukan dengan bumbu khas seperti bakar kecap dan sambal dabu-dabu, membuat hidangan ini selalu jadi favorit.

Berikut 5 rekomendasi rahang tuna di Batam yang juicy dan lezat:

1. Warunk Masbeb Bengkong

Tempat ini terkenal dengan rahang tuna bakar berukuran besar. Disajikan dengan sambal dabu-dabu segar yang menggugah selera.

2. Glory Minahasa Rahang Tuna dan Bubur Manado

Menghadirkan rahang tuna dengan bumbu khas Manado yang kuat. Dagingnya tebal dan memiliki cita rasa bakar yang khas.

3. Rasa Sulawesi Resto

Restoran ini menyajikan rahang tuna lengkap dengan tiga pilihan sambal, cocok bagi pencinta kuliner pedas dan autentik.

4. Warung Bang Jon

Cocok untuk makan bersama keluarga atau teman. Rahang tuna dengan sambal dabu-dabu jadi menu andalan yang bikin ketagihan.

5. Nusa Laut

Menawarkan rahang tuna dengan berbagai pilihan sambal, ditambah pemandangan laut yang menambah pengalaman kuliner semakin berkesan.

Rahang tuna bukan sekadar hidangan seafood biasa, tetapi juga bagian dari daya tarik kuliner Batam yang terus digemari.

Sebelum berkunjung, pastikan untuk mengecek lokasi dan jam operasional masing-masing tempat agar pengalaman kuliner semakin maksimal. (*)

Artikel Kuliner Batam: Rekomendasi Menu Rahang Tuna Paling Juicy dengan Sambal Menggoda pertama kali tampil pada Lifestyle.

Maling Bobol Kantin SDN 004 Bintan Utara Gasak Tabung Gas dan Uang Receh

0
Pelaku terekam CCTV menenteng tabung gas usai membobol kantin SD Negeri 004 Bintan Utara di Tanjunguban, Senin (27/4) dini hari. F. Harry Hanggara untuk Batam Pos.

batampos – Aksi pencurian terjadi di kantin SD Negeri 004 Bintan Utara, Tanjunguban, Senin (27/4/2026) dini hari lalu. Pelaku berhasil menggondol lima tabung gas serta sejumlah botol berisi uang receh milik pedagang.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV sekolah dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman, pelaku terlihat berjalan di lorong sekolah sambil menenteng tabung gas dan botol berisi uang.

Kepala SD Negeri 004 Bintan Utara, Harry Hanggara, mengatakan sasaran pencurian bukan ruang kelas, melainkan area kantin.

“Ada lima kantin yang dibobol,” ujar Harry, Kamis (30/4).

Ia menjelaskan, pelaku merusak gembok kantin sebelum mengambil barang-barang di dalamnya. Dari lima kantin yang dibobol, satu di antaranya kehilangan dua tabung gas, sementara kantin lainnya hanya kehilangan uang receh dan barang dagangan.

“Yang diambil lima tabung gas, botol berisi uang kembalian, dan jajan-jajanan,” jelasnya.

Peristiwa tersebut baru diketahui pada pagi hari setelah penjaga sekolah menerima laporan dari pemilik kantin. Saat dicek, pintu kantin masih tertutup, namun gembok sudah dalam kondisi rusak.

Hasil pengecekan rekaman CCTV menunjukkan aksi pencurian terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Kondisi yang gelap diduga membuat pelaku tidak mengambil seluruh barang di setiap kantin.

“Total kerugian diperkirakan sekitar Rp1,5 juta,” kata Harry.

Pihak sekolah awalnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat lingkungan setempat, seperti RT, lurah, dan bhabinkamtibmas. Namun, polisi kemudian turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara, Iptu Wisuda Meitari, membenarkan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.

“Kami sudah turun ke lokasi, saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)

 

Artikel Maling Bobol Kantin SDN 004 Bintan Utara Gasak Tabung Gas dan Uang Receh pertama kali tampil pada Kepri.

OJK Dorong Ketahanan Siber Industri Keuangan untuk Menjaga Kepercayaan Publik

0
Ilustrasi OJK. F istimewa

batampos –Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, isu keamanan siber kian menempati posisi krusial. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa ketahanan siber bukan lagi sekadar persoalan teknis, melainkan fondasi utama bagi keberlangsungan industri keuangan digital dan kepercayaan publik.

“Keamanan siber bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan prasyarat utama bagi keberlanjutan industri keuangan digital,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, Jumat (1/5).

Ia mengingatkan, dalam ekosistem yang semakin terhubung, satu insiden siber dapat merembet luas—tak hanya merugikan satu institusi, tetapi juga mengguncang reputasi dan stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.

Menurut Adi, pendekatan keamanan yang selama ini berbasis kepatuhan (compliance-based security) sudah tidak memadai. Industri perlu beralih menuju pendekatan berbasis ketahanan (resilience-based security), yakni menjadikan keamanan siber sebagai bagian integral dari strategi bisnis, tata kelola, dan manajemen risiko.

Dalam kerangka ini, OJK mendorong pelaku industri—khususnya Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD)—untuk menempatkan keamanan siber sebagai investasi strategis, bukan sekadar beban biaya.

“Kepercayaan adalah mata uang utama dalam ekonomi digital. Tanpa pengamanan yang kuat, inovasi justru bisa menjadi sumber kerentanan baru,” kata Adi.

Dorongan tersebut tidak hanya menyasar aspek teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. OJK menilai, sistem keamanan yang canggih harus ditopang oleh kompetensi SDM, disiplin operasional, serta budaya pelaporan insiden yang transparan dan akuntabel. Tanpa itu, celah keamanan tetap terbuka meski teknologi telah diperbarui.

Di tengah laju inovasi yang kian cepat, regulator berupaya memastikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak mengorbankan keamanan—sebuah keseimbangan yang akan menentukan masa depan industri sekaligus tingkat kepercayaan masyarakat.(*)

Artikel OJK Dorong Ketahanan Siber Industri Keuangan untuk Menjaga Kepercayaan Publik pertama kali tampil pada Metropolis.

May Day 2026 di Batam: Amsakar-Li Claudia Rayakan Bersama Buruh Lewat Aksi Peduli Lingkungan

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melepas armada pengangkut sampah saat peringatan May Day di Dataran Engku Putri, Jumat (1/5). Foto: Humas Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Batam berlangsung meriah dan penuh semangat kolaborasi. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung menyapa para pekerja dalam rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Dataran Engku Putri dan kawasan Welcome to Batam (WTB), Jumat (1/5).

May Day tahun ini tak hanya diwarnai semangat solidaritas buruh, tetapi juga aksi peduli lingkungan yang melibatkan ribuan pekerja dari berbagai serikat buruh di Batam.

Kegiatan diawali dengan agenda “Batam Bersih: Pekerja Peduli Lingkungan” yang digagas DPD FSP LEM SPSI Kepulauan Riau. Dalam kegiatan tersebut, Amsakar dan Li Claudia bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas armada pengangkut sampah sebagai simbol komitmen menjaga kebersihan kota.

Suasana penuh keakraban terlihat ketika para buruh menyambut kehadiran Amsakar dan Li Claudia. Keduanya tampak berbaur dan berdialog langsung dengan para pekerja yang hadir.

Rangkaian peringatan May Day kemudian berlanjut di kawasan Welcome to Batam dalam kegiatan yang diselenggarakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Dalam sambutannya, Amsakar memberikan apresiasi kepada komunitas buruh Batam yang dinilai mampu menjaga iklim daerah tetap kondusif melalui berbagai kegiatan positif setiap peringatan Hari Buruh.

“Serikat pekerja di Batam selama ini menjadi mitra strategis pemerintah. May Day diisi dengan kegiatan produktif dan peduli lingkungan. Ini menunjukkan buruh Batam memiliki semangat kolaborasi yang kuat,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bingkisan untuk buruh saat peringatan May Day di Kota Batam, Jumat (1/5). Foto: Humas Diskominfo Batam untuk Batam Pos

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam terus berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan dunia usaha, termasuk dalam proses penetapan Upah Minimum Kota (UMK) dan upah sektoral.

Menurutnya, komunikasi dan dialog yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja menjadi kunci terciptanya stabilitas industri di Batam.

Amsakar juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan daerah yang terus menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, realisasi investasi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga penurunan angka kemiskinan.

Meski demikian, ia mengakui Batam masih menghadapi tantangan tingginya angka migrasi penduduk yang berdampak terhadap tingkat pengangguran.

“Serapan tenaga kerja cukup tinggi, tetapi arus migrasi ke Batam juga sangat besar. Karena itu, kita harus terus memperkuat investasi dan membuka lapangan kerja baru,” katanya.

Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh elemen buruh untuk terus menjaga suasana aman dan kondusif demi mendukung pertumbuhan ekonomi Batam ke depan.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi daerah lain,” tuturnya.

Kegiatan May Day 2026 di Batam turut dihadiri unsur Forkopimda Kepri dan Kota Batam, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan serikat pekerja dari berbagai sektor industri. (*/adv)

Artikel May Day 2026 di Batam: Amsakar-Li Claudia Rayakan Bersama Buruh Lewat Aksi Peduli Lingkungan pertama kali tampil pada Metropolis.

Karimun Mulai Terapkan Pas Pelabuhan Non Tunai, 200 Kartu TapCash Dibagikan Gratis

0
Bupati Karimun Iskandarsyah didampingi Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole meninjau penerapan pas pelabuhan non tunai di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Jumat (1/5). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun resmi menerapkan sistem pembelian pas pelabuhan secara digital di Pelabuhan Penumpang Tanjung Balai Karimun mulai Jumat (1/5).

Penerapan ini dilakukan melalui kerja sama antara PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) sebagai subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Pelabuhan Karimun (Perseroda).

Pada hari pertama pelaksanaan, Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole turun langsung meninjau penerapan sistem pembayaran non tunai tersebut.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga membagikan sebanyak 200 kartu TapCash kepada calon penumpang sebagai bentuk sosialisasi sekaligus dukungan terhadap digitalisasi layanan.

“Kita ingin menuju era digital dengan pembayaran non tunai, baik untuk pas pelabuhan domestik maupun internasional. Ada 200 kartu TapCash yang kita bagikan kepada penumpang,” ujar Iskandarsyah.

Ia menjelaskan, setiap kartu telah dilengkapi saldo awal sebesar Rp10 ribu yang dapat langsung digunakan. Selain untuk pas pelabuhan, kartu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai transaksi lain seperti tol dan parkir.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital di Karimun sekaligus hadiah bagi masyarakat dalam rangka Hari Jadi Karimun ke-198.

“Daerah kita harus siap memasuki era digital, salah satunya melalui pembayaran non tunai seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, mengatakan sistem pembayaran digital sebenarnya telah mulai diperkenalkan sebelumnya dan kini dioptimalkan.

Ia menyebut, pihaknya tetap menyediakan layanan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan transaksi non tunai dengan bantuan petugas di loket.

“Karimun selangkah lebih maju. Namun kami tetap melakukan evaluasi agar pelayanan semakin baik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Keuangan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun, Liza Bharlyantie Hilsya. Ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan pas pelabuhan digital.

“Kami bekerja sama dengan perbankan untuk mendukung sistem ini. Sosialisasi akan terus dilakukan agar masyarakat semakin terbiasa,” katanya.

Meski sistem digital mulai diterapkan, layanan pembayaran tunai masih tetap tersedia untuk memudahkan masyarakat yang belum beralih ke transaksi non tunai.

Penerapan pas pelabuhan digital ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di sektor transportasi laut di Karimun. (*)

Artikel Karimun Mulai Terapkan Pas Pelabuhan Non Tunai, 200 Kartu TapCash Dibagikan Gratis pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Guru Trauma, Sekolah Djuwita Tegaskan Tak Ada Kekerasan pada Siswa

0
Founder Sekolah Djuwita Batam, Djuwita Barak. F. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Pihak sekolah Play Group Djuwita Batam akhirnya buka suara terkait viralnya dugaan kekerasan terhadap anak usia dini. Kepala Sekolah Djuwita Batam, Lidia, mengungkapkan kronologi berbeda. Ia menyebut, justru terjadi dugaan intimidasi terhadap guru oleh seorang wali murid yang datang bersama puluhan orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi pada 21 April 2026. Awalnya, wali murid tersebut telah berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk bertemu dan membahas kondisi anaknya yang disebut tidak mau bersekolah.

“Memang sebelumnya ada komunikasi. Wali murid itu memastikan akan datang ke sekolah untuk bertemu,” ujar Lidia, kemarin.

Di hari kejadian, wali murid datang ke sekolah saat jam istirahat sekitar pukul 13.45 WIB. Namun, pihak sekolah mulai curiga karena melihat beberapa kendaraan lain yang bukan milik orang tua murid terparkir di area sekolah.

“Awalnya kami persilakan masuk. Tapi kami lihat ada beberapa orang yang tidak kami kenal ikut datang dan jumlahnya makin banyak. Namun mereka masih di luar,” jelasnya.

Situasi memanas saat pertemuan berlangsung di dalam ruangan. Wali murid tersebut, meminta agar dirinya tidak ikut campur dan hanya ingin bertemu dengan guru kelas anaknya yang disebut “Miss”

Namun, belum sempat klarifikasi berjalan, suasana berubah tegang. Wali murid itu disebut melontarkan pernyataan bernada ancaman.

“Ada dua hal yang dia sampaikan. Pertama dia bilang datang bukan untuk klarifikasi, tapi untuk membalas dendam dan ingin merusak mental guru,” ungkap Lidia.

Tak lama kemudian, sekitar 10 hingga 11 orang tak dikenal masuk ke dalam ruangan. Mereka disebut membawa kamera dan langsung mengintimidasi tiga guru yang berada di lokasi.

“Mereka menyuruh guru berdiri, menunjuk-nunjuk, dan mengeluarkan kata-kata kasar. Itu sangat tidak pantas, apalagi di lingkungan sekolah anak usia dini,” katanya.

Lebih jauh, Lidia juga menyebut adanya tindakan yang dinilai melewati batas. Salah satu guru diduga diperlakukan tidak pantas saat wali murid mencoba menyuapi makanan “Nasi Padang” dengan sendok sambil memegang rahang guru tersebut.

“Memang tidak sampai ke mulut, tapi ada tindakan memegang rahang. Itu terekam CCTV,” jelasnya.

Tak hanya itu, guru-guru juga diminta menuliskan nomor telepon pribadi. Data tersebut kemudian difoto dan dibacakan, disertai dugaan ancaman. Mereka juga menyebutkan data pribadi para guru, mulai alamat, asal, nama orang tua dan lainnya.

“Ada ucapan bahwa mereka bisa mencari guru-guru itu ke mana pun. Ini membuat mereka sangat ketakutan,” tambahnya.

Pasca kejadian, kondisi tiga guru tersebut mengalami trauma berat. Bahkan, dua di antaranya tidak berani bertemu orang lain dan telah dijemput keluarga. Mereka trauma dan takut ke sekolah.

“Kami sudah membawa mereka ke dokter. Saat ini kondisinya masih trauma dan takut beraktivitas,” ujarnya.

Pihak sekolah juga menegaskan, tuduhan kekerasan terhadap anak yang dilayangkan wali murid tersebut tidak terbukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan internal dan rekaman CCTV, tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan.

“Sudah kami cek, termasuk rekaman CCTV selama beberapa hari. Tidak ditemukan adanya kekerasan seperti yang dituduhkan. Yang pasti jika ada kekerasan, kami juga tak bakal tinggal diam,” tegasnya.

Ia juga menegaskan jika walimurid sama sekali tak pernah meminta rekaman CCTv. Wali murid hanya menanyakan apakah di sekolah ada CCTv dan aktif. Pihaknya juga akan memberi rekaman CCTv jika diminta oleh orang tua.

“Wali murid tak ada minta CCTv, cuma menanyakan apakah CCTv aktif, dan saya jawab ada dan aktif,” sebutnya.

Sementara, Founder Sekolah Djuwita Batam, Djuwita Barak Rimba mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Ia mengingat sekolah yang telah berdiri selama 31 tahun itu belum pernah mengalami insiden serupa.

“Ini sangat kami sesalkan. Ada sekelompok orang datang ke preschool dengan anak usia 1,5 sampai 4 tahun. Itu sangat tidak tepat,” ujarnya.

Ia memastikan, pihaknya memiliki standar operasional prosedur (SOP) ketat yang melarang segala bentuk kekerasan terhadap anak.

“Kalau terbukti ada kekerasan, kami langsung putuskan hubungan kerja. Tapi dari hasil pengecekan, tidak ditemukan hal itu,” katanya.

Djuwita juga menyebut, pihaknya kini fokus pada pemulihan kondisi guru serta menjaga rasa aman siswa dan orang tua.

“Guru kami sekarang trauma, bahkan takut bertemu orang. Ini yang kami pikirkan,” ujarnya.

Kasus ini sendiri telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan tengah dalam proses penyelidikan. Pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat penegak hukum.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah seorang wali murid mengaku melihat dugaan kekerasan terhadap anaknya di dalam kelas. Video terkait kejadian tersebut pun sempat viral di media sosial.

Kini, polisi masih mendalami kedua pihak, baik terkait dugaan kekerasan terhadap anak maupun dugaan intimidasi di lingkungan sekolah.(*)

Artikel Dua Guru Trauma, Sekolah Djuwita Tegaskan Tak Ada Kekerasan pada Siswa pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Amankan 1000 Liguid Vape Mengandung Zat Etomidate, Polisi Tahan 2 Tersangka

0
Barang bukti yang diamankan polisi berupa liquid vape mengandung otomidate. F. Istimewa

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis liquid vape yang mengandung zat etomidate. Sebanyak 1.000 pcs barang bukti diamankan dari dua tersangka dalam pengungkapan di kawasan Tiban, Sekupang, Batam.

Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima tim opsnal Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Informasi tersebut menyebut adanya seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Tiban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat dan sekitar pukul 14.30 WIB berhasil mengamankan seorang pria berinisial SA di pinggir Jalan Tiban Mc Dermot, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang.

Dari tangan SA, petugas menemukan sebanyak 1.000 pcs liquid vape yang mengandung etomidate. Barang haram tersebut disimpan dalam karung putih dan diakui sebagai milik pelaku.

Tak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu tersangka lainnya berinisial AM di halte bus kawasan Tiban Kampung, Kelurahan Tiban Lama.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa barang tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial M yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Suyono, menjelaskan bahwa etomidate merupakan zat yang memiliki efek psikoaktif dan berpotensi disalahgunakan, sehingga kini telah dikategorikan sebagai narkotika golongan II di Indonesia.

“Karena sifat psikoaktifnya dan risiko penyalahgunaannya, etomidate telah masuk dalam kategori narkotika golongan II,” ujarnya, Jumat (1/5).

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 119 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat (2) huruf b KUHP yang telah disesuaikan dengan ketentuan terbaru.

Ia mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar melalui Call Center Polri 110. Sekaligus berhati-hati dalam penggunaan vape yang beredar di masyarakat.

“Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Jauhi narkoba karena masa depan lebih berharga,” tegas Suyono.(*)

Artikel Polisi Amankan 1000 Liguid Vape Mengandung Zat Etomidate, Polisi Tahan 2 Tersangka pertama kali tampil pada Metropolis.