Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 292

Pernah Kena Love Bombing, Gisel Merasa Mirip Thalita di Film Balas Budi

0
Film Balas Budi. (istimewa)

batampos — Gisella Anastasia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan karakter Thalita yang diperankannya dalam film Balas Budi. Dalam film garapan sutradara Reka Wijaya itu, Thalita diceritakan sebagai penyanyi terkenal yang menjadi korban love scamming melalui praktik love bombing.

Gisel menyebut alasan utama menerima tawaran bermain dalam film tersebut karena menemukan kemiripan antara dirinya dan karakter Thalita, terutama pengalaman personal yang nyaris membuatnya terjebak dalam hubungan tidak sehat.

“Puji Tuhan belum pernah jadi korban love scamming yang benar-benar sindikat. Tapi nyerempet-nyerempet itu ada. Kena love bombing di awal, pernah,” ujar Gisel saat konferensi pers di Metropole XXI, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Laura Moane Tantang Diri Main Film Sunda Emperor Berbahasa Sunda

Pelantun Pencuri Hati itu bersyukur masih bisa berpikir logis ketika menyadari hubungan tersebut tidak berjalan sehat. Ia pun memilih menarik diri sebelum terlambat.

“Untungnya aku lumayan logis. Nggak maksain kalau sudah tahu nggak baik. Keluar dari situ dan memulai sesuatu yang lebih sehat setelah sembuh,” jelasnya.

Meski tak mengalami kerugian finansial seperti yang dialami Thalita dalam film, Gisel mengakui pernah berada di fase “dibutakan cinta”. Namun, ia menilai pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses pendewasaan diri.

“Bego-begonya perempuan tuh, rasanya ini real banget. Tapi namanya juga belajar hidup, semua orang pernah ada di fase kurang pintarnya,” kata Gisel sambil tertawa.

Selain pengalaman emosional, kepribadian Thalita juga dinilai memiliki kemiripan dengan Gisel. Keduanya sama-sama memiliki sisi ceria dan centil, meski dengan kadar berbeda.

“Aku centil dan nyablak, tapi nggak se-bold itu. Jadi masih bisa dirasakan, tinggal ditambah-tambahin aja biar jadi Thalita,” ujarnya.

Baca Juga: Tygo, Film Aksi Netflix Pilih Indonesia sebagai Latar Cerita

Dalam Balas Budi, Gisel beradu akting dengan Michelle Ziudith, Niken Anjani, dan Givina Lukita, serta aktor senior Ferry Salim, Asri Welas, hingga almarhum Gary Iskak. Film bergenre komedi romantis itu mengangkat isu love scamming dengan pendekatan ringan namun relevan.

Film yang ditulis Raditya ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 Februari. Sutradara Reka Wijaya menyebut Balas Budi dikemas dengan nuansa hangat dan optimistis.

“Kami sengaja bikin ceritanya ringan dan asyik. Hidup sudah berat, jadi film ini ingin jadi hiburan yang tetap punya pesan,” ujar Reka. (*)

Artikel Pernah Kena Love Bombing, Gisel Merasa Mirip Thalita di Film Balas Budi pertama kali tampil pada Lifestyle.

JETOUR T2 Resmi Meluncur di Batam, SUV Petualang Dibanderol Rp498 Juta

0
Peluncuran mobil JETOUR T2 di Grand Batam Mall, Sabtu (31/1/2026). F. M. Sya’ban/Batam Pos

batampos — Pasar SUV petualang di Batam kedatangan penantang baru. JETOUR T2 resmi meluncur di Kota Batam, Sabtu (31/1/2026), dengan banderol khusus Rp 498 juta. Mengusung desain gagah dan kemampuan off-road mumpuni, model ini diproyeksikan menjadi andalan JETOUR untuk memperluas pasar di Kepulauan Riau.

Peluncuran JETOUR T2 digelar di Grand Batam Mall, bersamaan dengan rangkaian mall exhibition yang menyedot perhatian pengunjung. SUV bergaya rugged adventure itu diperkenalkan sebagai kendaraan yang memadukan performa tangguh, teknologi modern, dan kenyamanan berkendara.

Khusus konsumen Batam, JETOUR memberikan harga eksklusif Rp 498 juta, lebih rendah dibanding harga normal nasional Rp 518 juta. Program ini berlaku bagi 1.000 konsumen pertama di Indonesia.

Baca Juga: Arus Wisatawan Menggeliat, Batam Targetkan 1,7 Juta Wisman pada 2026

“Peluncuran JETOUR T2 di Batam menandai babak baru perjalanan kami di Indonesia. Ini bukan sekadar SUV, melainkan representasi semangat petualangan, kebebasan, dan gaya hidup modern,” ujar Andrew, Area Sales Manager PT JETOUR Sales Indonesia.

Respons pasar Batam dinilai positif. Edi, Manager JETOUR Majesty Batam, menyebut kehadiran JETOUR T2 memberikan alternatif baru di segmen SUV premium.

“Konsumen Batam menyambut baik model ini. JETOUR T2 menawarkan desain berkarakter, teknologi modern, dan kenyamanan untuk berbagai kebutuhan mobilitas,” ujarnya.

Garansi Panjang, Warna Eksklusif

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas, JETOUR membekali T2 dengan garansi kendaraan dan mesin hingga enam tahun tanpa batas kilometer, serta gratis perawatan selama tiga tahun atau 45.000 km, termasuk suku cadang dan jasa.

Baca Juga: Penyelidikan Dua Kontainer Barang Bekas Selesai, Bea Cukai Batam Buka Suara

JETOUR T2 tersedia dalam lima pilihan warna: Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Grey, dan Electroplated Green. Dua warna terakhir berstatus eksklusif dan dikenakan tambahan Rp 10 juta sebagai bagian dari early adventure benefits.

Di pasar global, JETOUR T2 telah mencatat penjualan lebih dari 400 ribu unit, menjadi indikator kuat penerimaan konsumen terhadap desain dan performanya.

Desain Gagah, Siap Medan Berat

Secara visual, JETOUR T2 tampil dengan siluet boxy yang tegas. Dimensinya bongsor dengan panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, serta jarak sumbu roda 2.800 mm, menghadirkan kesan kokoh sekaligus kabin yang lapang.

Baca Juga: Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan di Pintu Masuk Batam Diperkuat

Struktur Hardtop Cage Body menggunakan 80 persen high-strength steel dengan tingkat kekakuan torsional mencapai 31.000 Nm. Atap diperkuat delapan cross beam, mampu menopang beban dinamis hingga 150 kg dan beban statis 300 kg, ideal untuk kebutuhan overlanding.

Performa Tangguh, Tetap Nyaman

JETOUR T2 ditenagai mesin Kunpeng Power 2.0 TGDI dengan tenaga 245 PS dan torsi 375 Nm, dipadukan transmisi Magna 7DCT generasi terbaru. Sistem X-WD menghadirkan tujuh mode berkendara, termasuk Rock, Sand, Snow, dan Sport, serta X-Mode untuk kondisi ekstrem.

Dukungan BorgWarner 6th Generation 4WD dan Intelligent Torque Management memastikan distribusi tenaga optimal di berbagai medan.

Interior Premium dan Fitur Keselamatan

Kabin JETOUR T2 menawarkan kursi suede kelas premium, pendingin udara dual-zone, serta peredaman suara tingkat tinggi. Layar sentuh 15,6 inci dengan chipset Snapdragon 8155 mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, didukung sistem audio 12 speaker SONY.

Baca Juga: Harlah NU ke-103, PCNU Kota Batam Hadirkan Gus Muwafiq

Untuk keselamatan, JETOUR T2 dibekali Bosch ADAS generasi terbaru, Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection, hingga enam airbag.

Tampil di Mall Exhibition

JETOUR Mall Exhibition berlangsung 26 Januari–1 Februari 2026 di Grand Batam Mall. Selain T2, pengunjung dapat melihat langsung JETOUR DASHING dan JETOUR X70 PLUS.

Dengan kombinasi desain berani, performa tangguh, dan fitur lengkap, JETOUR T2 diposisikan sebagai SUV serba bisa—baik untuk aktivitas harian di kota maupun petualangan akhir pekan. (*)

Artikel JETOUR T2 Resmi Meluncur di Batam, SUV Petualang Dibanderol Rp498 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Arus Wisatawan Menggeliat, Batam Targetkan 1,7 Juta Wisman pada 2026

0
Suasana Pelabuhan Internasional Batam Center yang dipadati penumpang feri rute Singapura dan Malaysia pada akhir pekan, Sabtu (31/1). F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos — Geliat pariwisata Batam kian terasa. Arus wisatawan mancanegara yang terus meningkat mendorong Pemerintah Kota Batam menaikkan target kunjungan wisman menjadi 1,7 juta orang pada 2026, lebih tinggi dibanding target tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan tren kunjungan wisata ke Batam menunjukkan pertumbuhan konsisten dari tahun ke tahun. Bahkan, capaian sementara kunjungan wisman sepanjang 2025 disebut telah melampaui proyeksi awal.

“Target 2025 sebenarnya sudah kami presentasikan. Namun data resminya belum bisa kami rilis karena masih menunggu publikasi dari Badan Pusat Statistik,” ujar Ardiwinata.

Baca Juga: Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan di Pintu Masuk Batam Diperkuat

Untuk mengejar target 2026, Disbudpar Batam menyiapkan rangkaian agenda pariwisata berskala lokal hingga internasional yang digelar sepanjang tahun. Sejumlah event unggulan masuk kalender, mulai dari Batam Wonderfood and Art Ramadhan yang berlangsung satu bulan penuh, perayaan Chinese New Year, hingga Kenduri Seni Melayu.

Batam juga kembali menjadi tuan rumah Batam International Marching Band Competition, ajang dua tahunan yang diyakini mampu menarik ribuan wisatawan mancanegara. Selain itu, event Sea Eagle Boat juga dijadwalkan kembali meramaikan kalender pariwisata 2026.

Tak hanya mengandalkan event, pengembangan destinasi wisata terus digenjot. Pemerintah daerah melakukan revitalisasi sejumlah objek unggulan, termasuk wisata religi dan kawasan publik.

“Masjid Raja Hamidah sudah direvitalisasi dan kini tampil lebih menarik serta instagramable. Masjid Sultan dan Masjid Tanjak juga menjadi tujuan wisata religi,” jelas Ardiwinata.

Di sektor wisata bahari dan hiburan, kawasan Bengkong Laut berkembang pesat dengan kehadiran sejumlah beach club yang menjadi magnet baru wisatawan. Destinasi keluarga seperti Batam Zoo Paradise turut melengkapi pilihan wisata di kota industri yang terus bertransformasi menjadi gerbang pariwisata internasional.

Optimisme tersebut juga tercermin dari aktivitas di Pelabuhan Internasional Batam Center. Pada akhir pekan ini, arus keluar-masuk penumpang ferry internasional rute Singapura dan Malaysia tampak meningkat, terutama pada jam-jam kedatangan pagi.

Kepala Wilayah Kerja Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Center, Pasaroan Samosir, membenarkan adanya lonjakan penumpang pada waktu tertentu.

Baca Juga: Akhir Pekan, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Ramai

“Penumpang yang datang pagi cukup ramai, terutama dari Singapura dan Malaysia. Menjelang siang biasanya kembali normal,” ujarnya.

Setiap hari, pelabuhan tersebut melayani sekitar 50 hingga 55 trip ferry internasional. Namun, operasional saat ini hanya ditopang dua ponton aktif, sehingga kepadatan sulit dihindari ketika jadwal kedatangan dan keberangkatan beririsan.

Ramainya lalu lintas penumpang itu sejalan dengan optimisme Pemko Batam. Disbudpar Kota Batam menargetkan kunjungan 1,7 juta wisatawan mancanegara pada 2026, meningkat dari target 2025 yang berada di angka 1,5 juta kunjungan. (*)

Artikel Arus Wisatawan Menggeliat, Batam Targetkan 1,7 Juta Wisman pada 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Penyelidikan Dua Kontainer Barang Bekas Selesai, Bea Cukai Batam Buka Suara

0
Kontainer berisi barang bekas saat diamankan di depan Mapolresta Barelang. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penyelidikan kasus dua kontainer barang bekas yang sempat disebut sebagai “kotak pandora” akhirnya mencapai tahap akhir. Bea Cukai Batam memastikan seluruh proses penanganan perkara limpahan Polresta Barelang tersebut telah rampung dan hasilnya akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Oktavia, mengatakan secara materiil tidak ada lagi tahapan penyelidikan yang tertunda. Namun, penyampaian resmi kepada publik masih menunggu momen serah terima jabatan kepala Bea Cukai Batam yang baru.

“Penyelidikan sudah lengkap. Tinggal penyampaian resminya setelah sertijab pimpinan,” ujar Evi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan di Pintu Masuk Batam Diperkuat

Kasus ini bermula dari penggerebekan sebuah gudang di kawasan Sagulung yang diduga menjadi lokasi bongkar muat barang ilegal. Dalam operasi tersebut, Satreskrim Polresta Barelang menemukan dua kontainer dan tiga unit truk. Satu kontainer dalam kondisi terbuka, sementara satu lainnya masih tersegel. Puluhan pekerja gudang diamankan untuk dimintai keterangan, dan seluruh barang bukti langsung dipasangi garis polisi.

Pendalaman awal mengungkap fakta krusial. Dua kontainer tersebut ternyata berstatus barang tegahan Bea dan Cukai yang seharusnya dipindahkan dari Pelabuhan Batu Ampar ke gudang resmi Bea Cukai di Tanjung Uncang. Namun, kontainer justru ditemukan di gudang yang digerebek polisi.

Keberadaan segel resmi Bea Cukai pada salah satu kontainer memunculkan dugaan kuat adanya pembelokan jalur pemindahan di luar prosedur yang telah ditetapkan.

Penyidikan kemudian meluas. Polisi memeriksa berbagai pihak, mulai dari pekerja gudang, sopir truk, agen pengangkutan, hingga pihak pemesan barang. Bahkan, petugas Bea Cukai yang berkaitan dengan pengawasan segel dan jalur pemindahan turut dimintai keterangan. Bea Cukai Batam mengakui dua petugasnya telah diperiksa dalam rangka klarifikasi.

Sejak awal, Bea Cukai Batam menyatakan sikap terbuka dan mendukung penuh penyidikan. Institusi ini menegaskan tidak akan ragu menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan oknum internal dalam dugaan penyimpangan pemindahan barang tegahan tersebut.

Perkara ini sempat memicu polemik di ruang publik. Beredar kabar simpang siur yang menyebut kasus dihentikan atau dikembalikan sepenuhnya ke Bea Cukai. Namun saat itu, mantan Kapolresta Barelang Zaenal Arifin menegaskan penyelidikan masih berjalan dan menjadi perhatian pimpinan Polri.

Baca Juga: Akhir Pekan, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Ramai

Setelah terjadi pergantian Kapolresta, dua kontainer tersebut resmi dilimpahkan kembali ke Bea Cukai Batam untuk penanganan lanjutan. Langkah ini kembali memantik sorotan, mengingat kasus tersebut disebut-sebut sebagai “kotak pandora” yang berpotensi menyeret banyak pihak jika dibuka secara terang benderang.

Kini, Bea Cukai Batam memastikan seluruh proses penyelidikan internal telah diselesaikan. “Hasilnya akan kami sampaikan secara resmi dan transparan,” tegas Evi.

Masyarakat pun menaruh harapan besar agar kasus ini diungkap secara terbuka dan tuntas. Apalagi, masuknya barang bekas—khususnya balpres—ke Batam selama ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

“Iya, karena sempat heboh di awal penangkapan. Semoga ini dibuka secara terang benderang,” ujar Sumardi, warga Batam, saat ditemui di Mapolresta Barelang. (*)

Artikel Penyelidikan Dua Kontainer Barang Bekas Selesai, Bea Cukai Batam Buka Suara pertama kali tampil pada Metropolis.

Cristiano Ronaldo Antar Al-Nassr Menang 3-0, Terus Tekan Puncak Klasemen

0
Cristiano Ronaldo menambah koleksi golnya saat melawan Al-Kholood. (Instagram/@cristiano)

batampos – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan perannya sebagai motor kemenangan Al-Nassr. Satu gol yang dicetak megabintang asal Portugal itu membawa Al-Nassr menang meyakinkan 3-0 atas Al-Kholood pada pekan ke-18 Liga Pro Arab Saudi 2025/2026.

Laga tersebut berlangsung di King Abdullah Sport City Stadium, Buraydah, Arab Saudi, Sabtu (31/1). Kemenangan ini menjaga peluang Al-Nassr untuk terus menekan persaingan di papan atas klasemen.

Al-Nassr membuka keunggulan melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-47, hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Gol tercipta berkat pergerakan Joao Felix dari sisi kiri kotak penalti yang mengirimkan umpan matang ke tengah, sebelum diselesaikan Ronaldo dengan satu sentuhan ke gawang Al-Kholood yang dikawal kiper Argentina, Juan Pablo Cozzani.

Baca Juga: Chelsea Terancam Tak Bisa Main di Stamford Bridge, Ini Penyebabnya

Enam menit berselang, Al-Nassr menggandakan keunggulan lewat bek tengah asal Prancis Mohamed Simakan. Gol tersebut membuat tekanan terhadap tuan rumah semakin meningkat.

Situasi Al-Kholood kian sulit setelah gelandang Hatan Bahbri diganjar kartu merah pada menit ke-72. Unggul jumlah pemain, Al-Nassr tampil lebih dominan dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Tidak lama berselang, pelatih Al-Nassr menarik Cristiano Ronaldo dan menggantikannya dengan Aiman Yahya untuk menjaga kebugaran sang kapten.

Pada menit ke-87, wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di area penalti Al-Kholood. Penyerang asal Prancis Kingsley Coman yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan 3-0 bagi Al-Nassr.

Mengutip laporan ESPN, hasil tersebut membuat Al-Nassr mengoleksi 43 poin dan naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Pro Arab Saudi. Mereka unggul selisih gol atas Al-Ahli dan hanya terpaut tiga poin dari Al-Hilal yang masih bertengger di puncak klasemen.

Sementara itu, Al-Kholood harus puas berada di peringkat ke-14 dengan raihan 15 poin.

Baca Juga: Bermain dengan 10 Pemain, AS Roma Tetap Lolos ke 16 Besar Liga Europa

Gol ke gawang Al-Kholood menambah catatan impresif Cristiano Ronaldo. Kapten Al-Nassr berusia 40 tahun itu kini telah mengoleksi 961 gol sepanjang karier profesionalnya dan semakin mendekati ambisi menembus angka 1.000 gol.

Ronaldo juga masih berpeluang kembali merebut puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Pro Arab Saudi yang saat ini dipimpin Ivan Toney dengan 18 gol, disusul Julián Quiñones dan Cristiano Ronaldo.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Al-Nassr yang kini mencatat empat pertandingan beruntun tanpa kekalahan di Liga Pro Arab Saudi. (*)

Artikel Cristiano Ronaldo Antar Al-Nassr Menang 3-0, Terus Tekan Puncak Klasemen pertama kali tampil pada Olahraga.

Laura Moane Tantang Diri Main Film Sunda Emperor Berbahasa Sunda

0
Film Sunda Emperor gunakan dialog bahasa Sunda. (Istimewa)

batampos – Film Sunda Emperor menghadirkan warna baru dalam industri perfilman nasional. Film garapan penulis sekaligus sutradara Anglin Sagaran ini menggunakan dialog penuh berbahasa Sunda, sebuah pendekatan yang jarang ditemui di film layar lebar Indonesia.

Mengusung genre drama, komedi, dan petualangan, Sunda Emperor dibalut nuansa budaya Sunda yang kental dan autentik. Meski berakar pada nilai tradisi, film ini tetap memadukan elemen kekinian agar relevan dengan penonton masa kini.

Film ini mengisahkan perjalanan tiga sahabat dalam pencarian jati diri dan sejarah. Narasi dikemas ringan dan menghibur, namun tetap mengandung pesan tentang identitas dan nilai budaya.

Baca Juga: Tygo, Film Aksi Netflix Pilih Indonesia sebagai Latar Cerita

“Film ini bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang bagaimana identitas dan nilai budaya Sunda bisa hidup dan relevan di masa kini,” ujar Anglin Sagaran dalam keterangan tertulisnya kepada Jawa Pos.

Aktris muda Laura Moane didapuk sebagai pemeran utama yang memerankan tokoh Neng Eti. Laura mengaku penggunaan dialog penuh berbahasa Sunda menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Ini tantangan besar buat aku. Bukan hanya pendalaman karakter, tapi juga bahasa. Dari awal reading sampai syuting, aku banyak belajar,” ujar Laura.

Untuk mendukung perannya, Laura mendapat pendampingan intensif dari pelatih akting dan sutradara selama proses praproduksi hingga syuting. Fokus latihan diarahkan pada pelafalan, intonasi, serta cara bertutur agar dialog terdengar alami.

“Mulai dari pelafalan sampai cara berbicara supaya terdengar natural saat mengucapkan bahasa Sunda,” tutur aktris berusia 19 tahun itu.

Anglin menambahkan, Sunda Emperor menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui medium film tanpa harus kehilangan daya tarik modern.

“Kami ingin membuktikan bahwa cerita daerah punya kekuatan besar untuk tampil di layar lebar secara modern tanpa meninggalkan akar budayanya,” katanya.

Baca Juga: Ramalan Shio 31 Januari 2026: 6 Shio Ini Tarik Keberuntungan dan Kesuksesan Finansial

Sunda Emperor mengisahkan Miheng (Bilal Fadh), pemuda Sunda yang hidup sederhana dan memulai perjalanan untuk membuktikan kabar bahwa dirinya merupakan keturunan Raja Sunda. Perjalanan tersebut ditemani dua sahabatnya, Ohim (Maghara Adipura) dan Ece (Vansa Be), serta kehadiran tak terduga Eti (Laura Moane).

Petualangan mereka berubah penuh konflik saat harus berhadapan dengan Iwan Gesrek (Itings Meledax) dan Boss Pepey (Yujeng Hensem). Lebih dari sekadar pencarian asal-usul, perjalanan ini menjadi pertaruhan nasib, persahabatan, dan keberanian dalam menentukan pilihan hidup.

Film Sunda Emperor dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026. (*)

Artikel Laura Moane Tantang Diri Main Film Sunda Emperor Berbahasa Sunda pertama kali tampil pada Lifestyle.

DPRD Kepri Soroti Jalan Rusak Parah dan Akses Terisolasi di Lingga

0
Anggota DPRD Kepri Daerah Pemilihan Lingga–Bintan, Hanafi Ekra. F. Sekwan DPRD Kepri

batampos – Kondisi infrastruktur di Kabupaten Lingga masih menjadi keluhan utama masyarakat. Jalan rusak parah hingga akses penghubung antarwilayah yang belum diaspal mendorong DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendesak percepatan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan.

Anggota DPRD Kepri Daerah Pemilihan Lingga–Bintan, Hanafi Ekra, mengatakan pembangunan infrastruktur di Lingga hingga kini masih jauh dari harapan. Banyak pulau di wilayah tersebut belum tersentuh pembangunan secara merata.

“Rata-rata pulau di Kabupaten Lingga masih kurang disentuh pembangunan. Di beberapa pulau yang saya datangi, masyarakat menyampaikan langsung kebutuhan infrastruktur dasar,” ujar Hanafi, Jumat (30/1).

Baca Juga: Tiket Pesawat Domestik Mahal, DPRD Kepri Soroti Ironi Rute Internasional Lebih Murah

Ia menyebutkan sejumlah ruas jalan yang kondisinya rusak parah, di antaranya jalan di kawasan SP3, Desa Teluk, Dungun, Air Merah, Desa Lanjut, serta beberapa ruas jalan di wilayah Singkep Barat.

Selain itu, akses jalan penghubung Desa Marok Tua–Desa Tanjung Irat hingga kini juga belum diaspal. Padahal, jalur tersebut menjadi alternatif penting bagi masyarakat dari sejumlah pulau untuk menuju Dabo Singkep, terutama saat kondisi cuaca laut buruk.

“Jalan itu sangat dibutuhkan warga. Saat ombak tinggi dan cuaca tidak memungkinkan lewat laut, jalur darat menjadi satu-satunya pilihan,” jelasnya.

Tak hanya soal jalan, masyarakat Lingga juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan alat tangkap ikan. Hal ini sejalan dengan kondisi sosial ekonomi daerah, di mana sebagian besar warga menggantungkan hidup sebagai nelayan.

“Masyarakat berharap pemerintah provinsi dapat memfasilitasi kebutuhan alat tangkap. Ini penting untuk mendukung mata pencaharian mereka,” kata Hanafi.

Meski demikian, ia menegaskan tidak semua aspirasi bisa langsung direalisasikan. Realisasi pembangunan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran serta kewenangan pemerintah.

Baca Juga: DPRD Kepri Siap Kawal Rencana Pengembangan Sekolah Garuda

“Untuk infrastruktur jalan, ada yang menjadi kewenangan kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat. Semua aspirasi ini akan kami petakan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Jika ruas jalan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepri, DPRD akan mengusulkannya kepada pimpinan agar dapat segera direalisasikan. Sementara untuk jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, pihaknya akan mendorong melalui koordinasi dan lobi ke pusat agar pembangunan di Lingga menjadi prioritas.

“Kami akan terus mengawal agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lingga mendapat perhatian serius,” tutup Hanafi. (*)

Artikel DPRD Kepri Soroti Jalan Rusak Parah dan Akses Terisolasi di Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi di Bengkong, Ini Penjelasan Polisi

0
Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra. (Instagram)

batampos – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya di kawasan Bengkong Baru, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Jumat (30/1) malam. Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya akibat depresi yang dipicu persoalan rumah tangga.

Korban diketahui bernama Moh Johan (60), warga Bengkong Baru Blok C No. 33 RT 02 RW 04. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan awal diterima dari warga yang menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi rumahnya.

Baca Juga: Akhir Pekan, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Ramai

“Saksi pertama merupakan keponakan korban yang baru pulang ke rumah dan menemukan korban di kamar mandi,” ujar Yuli saat dikonfirmasi.

Setelah penemuan tersebut, saksi langsung memberitahukan keluarga lain. Beberapa anggota keluarga kemudian datang ke lokasi dan memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Personel Polsek Bengkong tiba di lokasi sekitar pukul 20.50 WIB. Polisi segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Sekitar pukul 21.45 WIB, Tim Inafis Polresta Barelang melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban.

“Dugaan sementara, peristiwa ini merupakan bunuh diri. Dari keterangan keluarga, korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat masalah rumah tangga,” jelas Yuli.

Baca Juga: BP Batam Jelaskan Skema Investasi PT Moya, Bantah Isu Tagihan Air Masuk Kemenko

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui pernah mengalami gangguan psikologis dan sempat menunjukkan perilaku yang mengarah pada tindakan melukai diri sendiri, namun menolak untuk mendapatkan perawatan medis.

Usai proses olah TKP, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam sekitar pukul 22.10 WIB untuk menjalani visum. Polisi menyatakan masih menunggu hasil visum sebagai bagian dari kelengkapan administrasi dan penyelidikan. (*)

Artikel Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi di Bengkong, Ini Penjelasan Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

Kasus Apartemen Puri Khayangan Mangkrak, Kurator Buka Suara soal DP dan Lelang Aset

0
Apartemen Puri Khayangan di Belian, Batam Kota saat masih dalam proses finishing pembangunan beberapa tahun lalu. F. Dok. Batam Pos

batampos – Kurator PT Kinarya Rekayasa (dalam pailit), Awan Setiawan, menyatakan siap memenuhi undangan hearing dengan DPRD Kota Batam terkait tuntutan pengembalian uang down payment (DP) konsumen Apartemen Puri Khayangan Residence and Apartment. Ia menegaskan seluruh proses kepailitan berjalan sesuai Undang-Undang dan di bawah pengawasan pengadilan.

“Kami siap hearing kalau dipanggil DPRD, asalkan tidak mendadak. Tidak ada yang kami tutupi. Semua proses dijalankan sesuai Undang-Undang Kepailitan dan di bawah pengawasan hakim,” ujar Awan, Sabtu (31/1).

Awan memahami kekecewaan konsumen akibat lamanya proses kepailitan. Namun ia menegaskan, kurator tidak memiliki kewenangan mempercepat pengembalian dana di luar mekanisme hukum yang berlaku.

Baca Juga: Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan di Pintu Masuk Batam Diperkuat

Saat ini, kata dia, proses kepailitan PT Kinarya Rekayasa masih berada pada tahap pencarian investor serta persiapan lelang aset tahap kedua. Lelang pertama yang digelar pada 2025 melalui mekanisme lelang negara dinyatakan TAP (tanpa ada peminat), meski nilai appraisal aset mencapai sekitar Rp135 miliar.

“Karena lelang pertama tidak ada peminat, kami tidak bisa langsung membuka lelang kedua. Saat ini kami menjajaki minat investor agar lelang berikutnya efektif dan tidak menimbulkan biaya tambahan,” jelasnya.

Awan menegaskan, kurator tidak diperbolehkan menjual aset di bawah nilai likuidasi. Jika hal itu dilakukan, kurator justru dapat dikenai sanksi pidana karena dianggap merugikan boedel pailit dan kreditur.

“Kami harus sangat berhati-hati. Tidak bisa asal menjual murah hanya karena tekanan,” tegasnya.

Terkait posisi konsumen, Awan memastikan seluruh pembeli yang memilih tidak melanjutkan pembelian unit telah tercatat sebagai kreditur konkuren. Tagihan mereka, termasuk DP, telah diverifikasi dan disahkan oleh hakim pengawas Pengadilan Niaga Medan.

“Secara hukum hak konsumen diakui. Realisasinya bergantung pada hasil penjualan aset,” ujarnya.

Baca Juga: Akhir Pekan, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Ramai

Ia menambahkan, Undang-Undang Kepailitan tidak mengatur batas waktu penyelesaian bagi kreditur konkuren. Lamanya proses sangat dipengaruhi kondisi pasar dan minat investor terhadap aset apartemen tersebut.

Menanggapi isu unit apartemen yang disewakan, Awan menjelaskan unit yang telah dilepaskan konsumen menjadi bagian dari boedel pailit dan dapat dikelola sementara untuk menjaga nilai aset.

“Tujuannya agar aset tidak rusak dan nilainya tetap terjaga saat dilelang,” katanya.

Meski demikian, Awan menyatakan terbuka terhadap pengawasan publik dan DPRD Kota Batam. Ia berharap hearing nantinya dapat memberikan pemahaman utuh kepada semua pihak.

“Kami siap menjelaskan duduk persoalannya secara hukum,” tutupnya. (*)

Artikel Kasus Apartemen Puri Khayangan Mangkrak, Kurator Buka Suara soal DP dan Lelang Aset pertama kali tampil pada Metropolis.

Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan di Pintu Masuk Batam Diperkuat

0
Virus Nipah, penyakit zoonosis mematikan yang ditularkan dari kelelawar ke manusia dan memiliki tingkat kematian hingga 91 persen. (PINTEREST)

batampos – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Batam meningkatkan kewaspadaan di seluruh pintu masuk wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko kesehatan masyarakat, termasuk kemungkinan masuk dan penyebaran Virus Nipah.

Kepala BBKK Batam Ahmad Hidayat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memastikan kesiapsiagaan petugas serta memperkuat sistem pengawasan kesehatan, khususnya di pelabuhan internasional yang menjadi titik keluar-masuk penumpang.

“Dalam rangka mengantisipasi potensi risiko kesehatan selama perayaan Imlek, kami menyiapkan langkah pengawasan dan pelayanan kesehatan di pintu masuk wilayah,” ujar Ahmad Hidayat, Sabtu (31/1).

Baca Juga: Virus Nipah Jadi Sorotan Global, Dinkes Batam: Tunggu Arahan Pusat

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembentukan posko pelayanan dan pengawasan Imlek di sejumlah pelabuhan. Posko ini berfungsi sebagai pusat respons cepat terhadap potensi kejadian kesehatan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Selain itu, BBKK Batam meningkatkan pemeriksaan kesehatan penumpang melalui pengukuran suhu tubuh menggunakan thermal scanner sebagai bagian dari deteksi dini penyakit menular.

Pengawasan juga dilakukan melalui pemantauan gejala penyakit menggunakan sistem kewaspadaan dini nasional All Indonesia. Melalui sistem tersebut, petugas menelusuri riwayat perjalanan serta riwayat kesehatan penumpang guna meningkatkan kewaspadaan.

“Pengawasan kesehatan terus kami perkuat sebagai langkah antisipatif terhadap potensi masuk dan penyebaran Virus Nipah. Kami memastikan petugas siaga dan sistem deteksi dini berjalan optimal,” katanya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan lanjutan, BBKK Batam juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk dalam penyusunan alur penanganan dan evakuasi penumpang yang terindikasi terpapar serta penetapan rumah sakit rujukan.

Baca Juga: Akhir Pekan, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Ramai

“Seluruh prosedur penanganan sudah dipahami bersama agar respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi sesuai ketentuan,” jelas Ahmad Hidayat.

Ia menambahkan, BBKK Batam terus meningkatkan pengawasan kesehatan di pintu masuk wilayah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mempersiapkan logistik yang dibutuhkan dalam penanganan potensi kasus.

“Kewaspadaan akan kami tingkatkan secara berkelanjutan untuk mencegah risiko masuk dan penyebaran penyakit, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat pada momentum Imlek,” pungkasnya. (*)

Artikel Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan di Pintu Masuk Batam Diperkuat pertama kali tampil pada Metropolis.