batampos – Pelajar SMK Perikanan Dumai, Hardyansyah dikabarkan terjatuh dari kapal KM Sumber Rezeki di perairan Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Anambas, Sabtu, (3/8) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud) Polres Anambas, Iptu Giovany Cassanova membenarkan peristiwa jatuhnya pelajar itu.
“Benar, yang bersangkutan siswa magang dari Dumai. Kapal tempat dia magang, kapal ikan. Berlayar dari Natuna,” ujar Giovany saat ditemui di salah satu kedai kopi di Tarempa, Selasa, (6/8).
Mantan Kasi Humas Polresta Tanjungpinang itu menururkan dugaan sementara Hardiansyah terjatuh ketika hendak membuang air kecil di toilet kapal.
“Mungkin waktu buang air kecil, gelombang kuat dia terjatuh ke laut,” kata Giovanny.
Untuk upaya pencarian, pihaknya telah berkordinasi dengan Badan Sar Nasional (Basarnas) Natuna. Sampai hari ini, pencarian telah memasuki hari ke 4, dengan hasil belum ditemukan.
“Kita dibantu nelayan yang berada di perairan itu untuk mencari korban. Cuma kondisi disana sedikit ekstrem kita harus berhati-hati,” tutur Giovanny. (*)
batampos – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Riau meminta kepada kader dan simpatisan partai yang berada di Kabupaten Anambas untuk all out memenangkan, Wan Zuhendra dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat.
Sekretaris PDIP Kepulauan Riau, Lis Darmansyah mengatakan dasar pihaknya meminta kader untuk memenangkan Wan Zuhendra karena telah ada surat tugas dari Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri.
“Insya Allah (Wan Zuhendra). Sudah ada surat tugasnya,” ujar mantan Wali Kota Tanjungpinang itu kepada batampos, Senin, (5/8).
Dalam surat tugas yang diberikan, lanjut Lis, Ketum membebaskan Wan untuk mencari pendampingnya. Yang jelas, kata dia, DPP tidak ikut campur dalam menentukan pendamping kader yang akan maju.
PDIP optimis Wakil Bupati Anambas 2 periode itu mampu memenangkan pertarungan Pilkada.
Berdasarkan informasi, Wan Zuhendra telah dipastikan akan berpasangan dengan politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Amat Yani. Bahkan, surat rekomendasi dari PBB telah keluar.
Saat ini, Wan Zuhendra-Amat Yani masih memberikan kesempatan kepada partai politik (parpol) lain untuk bergabung dalam koalisi. (*)
MENTERI Pertahanan (Menhan) yang juga Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto makan bersama dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta, belum lama ini. F. JAWAPOS.COM
batampos – Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PAN sepakat mengusung Ridwan Kamil (RK) sebagai calon gubernur Jakarta. Nama calon wakil gubernur pendamping RK akan diumumkan dua hari mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Dasco memastikan bahwa RK akan maju sebagai calon gubernur Jakarta. “KIM Plus sudah muncul satu nama, yaitu Ridwan Kamil untuk pilkada Jakarta,” terang Dasco di komplek parlemen, Senayan, Senin (5/8).
Bahkan, kata Dasco, ada partai lain yang akan bergabung dalam KIM Plus. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan nama partai yang akan bergabung mengusung RK. Menurutnya, dalam dua hari ke depan, pihaknya akan melakukan sinkronisasi dengan partai KIM, sekaligus partai yang akan bergabung nantinya.
Terkait nama calon pendam-ping RK di pilkada Jakarta, Dasco juga masih enggan membuka sosok yang akan menjadi calon wakil gubernur Jakarta. Dia menegaskan, nama calon pendamping RK kemungkinan akan disampaikan dua hari ke depan. “Sehari dua hari ke depan, akan kami sampaikan ke media,” bebernya.
Sementara itu, PDI Perjuangan (PDIP) juga belum me-ngumumkan calon gubernur yang akan diusung di pilkada Jakarta. Partai banteng masih melakukan finalisasi kandidat yang akan diusung. PDIP juga sedang sibuk melakukan pelatihan tim kampanye yang dilakukan beberapa tahap.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan, pilkada serentak tahun ini harus berjalan sesuai dengan aturan. Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan duplikat bendera pusaka kepada seluruh gubernur se-Indonesia di Balai Samudra, Jakarta, kemarin.
Megawati berharap tak ada lagi kecurangan atau pelangga-ran pilkada yang bersifat terstruktur, sistematis dan masif (TSM). “Terus sekarang, biarkan pilkada itu jalan yang benar saja. Enggak usah pakai TSM-TSM. Udah deh, enggak usah. Kasihan pada rakyat tuh, jangan dibodohi melulu, kasihan,” kata Megawati.
Dia pun menceritakan bagaimana saat menemui rakyat pada pasca Pemilu 2024, dimana awalnya mereka ingin memilih capres Ganjar Pranowo yang diusung PDIP. Namun, karena ada arahan, akhirnya mereka memilih calon lain.
Megawati menegaskan, dalam pilkada tidak boleh menggunakan cara-cara mengintimidasi. Semua harus menggunakan azas kekeluargaan. “Republik ini diba-ngun oleh para pendiri republik untuk menjadi azas kekeluargaan, gotong royong, bukan saling mengintimidasi, bukan saling menekan. Untuk itulah, maka Bung Karno sebenarnya berkorban pada waktu itu, supaya jangan terjadi namanya perang saudara,” tutur Megawati.
Dia menegaskan, bukan sebagai provokator atau memprovokasi membicarakan hal ini. Tapi memang sudah waktunya untuk bicara soal kebenaran, terlebih ada kepala daerah dan Pj kepala daerah.
Megawati juga menyinggung soal kepolisian. “Paling mungkin juga ditangkap, ditangkapnya sama sono, sama polisi. Kan saya sudah bilang, nanti gue datangin Kapolrinya. Kapolri itu juga bagian dari Republik Indonesia, mau mau nangkepin orang. Nangkepinnya yang benar, jangan pilih kasih. Berkeadilan de-ngan perikemanusiaan. Gitu lho,” seloroh Megawati.
Dia juga mengkritik terkait pihak-pihak yang mencari aman sendiri. Mereka tidak ingin bersuara dan terlibat dalam persoalan. “Semua orang kayaknya tuh cari selamat. Lebih baik kita ikut saja. Tidak peduli, biar saja. Saya nggak bisa karena bapak ibu saya petarung. Ibu saya mana mungkin, kalau dia cengeng, berani suruh bikin bendera,” kata Megawati.
Sementara itu, sejumlah Penjabat (PJ) Kepala Daerah tertarik untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024 demi mendapatkan jabatan kepala daerah definitif. Data Kementerian Dalam Negeri mencatat, sebanyak 34 PJ Kepala Daerah sudah menyampaikan niat tersebut.
Mendagri Tito Karnavian mengatakan, sesuai komitmennya sejak awal, pemerintah tidak akan menghalangi keinginan PJ untuk menjadi Kepala Daerah definitif melalui Pilkada. Sebab hal itu menjadi hak yang melekat bagi warga negara.
Namun untuk menghindari potensi penyalahgunaan, se-suai hasil diskusi dengan Bawaslu pihaknya mengambil kebijakan untuk menyampaikan pemberitahuan maksimal 17 Juli 2024.
“Kita akan percepat pergantian PJ nya,” ujarnya usai pelantikan PJ Papua dan Papua Selatan.
Diantara PJ yang mundur adalah PJ Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, PJ Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi dan PJ Gubernur Riau SF Hariyanto.
Diakuinya, dari 34 yang mengundurkan diri, belum sepenuhnya dilantik penggantinya. Sebagian, masih memproses penjaringan nama pengganti dengan meminta masukan ke DPRD hingga kementerian/lembaga.
“Bulan ini juga akan segera yang mengundurkan diri, akan diganti bulan ini juga,” tuturnya. Tito berharap, dengan para PJ baru yang dilantik bisa bekerja secara optimal tanpa cawe-cawe kepentingan di Pilkada. (*)
batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam mencatat, jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Batam mencapai 1.149 orang. Dari jumlah itu, 34 orang di antaranya masih dipasung.
Berdasarkan data Dinkes, dari 21 Puskesmas di Batam, ODGJ paling banyak berada di bawah penanganan Puskesmas Sungai Langkai, Sagulung, sebanyak 123 ODGJ. Lalu, disusul Puskesmas Baloi Permai, Batam Kota, 104 ODGJ; Puskesmas Pancur, Seibeduk, 89 ODGJ; dan Puskesmas Batuaji 87 ODGJ.
”Data ini sampai Juni 2024 ada sebanyak 1.149 ODGJ,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, Senin (5/8).
Menurut Didi, ODGJ yang dipasung saat ini ditempatkan di Pusat Rehabilitasi Penjagaan dan Pembinaan Sakit Jiwa, Stres dan Disibilitas Al Fateh di Kecamatan Nongsa. Mereka juga masih masih berobat rutin di puskesmas wilayah setempat.
”Kalau yang di Yayasan Al Fateh itu kami kunjungi juga dengan dokter spesialis kejiwaan,” tambah Didi.
Sementara itu, sebut Didi, bagi mereka yang mengalami gangguan kejiwaan tapi tidak dipasung, juga masih menjalani pengobatan di sejumlah rumah sakit di Kota Batam. Sampai saat ini, rumah sakit yang tersedia untuk merawat ODGJ seperti Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito di Kabil, Nongsa; RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji; Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam di Sekupang; dan sejumlah rumah sakit lainnya.
”Untuk rincian laporan ODGJ, kami cuma bedakan berdasarkan ketegori berat dan ringan. Kalau sudah dari rumah sakit, baru bisa merinci dengan kode diagnostik ICD-10, seperti skizofrenia. Untuk kategori ODGJ berat inilah yang banyak dipasung di Al Fateh,” terang Didi.
ODGJ terpantau tidur di Taman Makam Pahlawan, Batuaji, beberapa waktu lalu. Dinkes Batam menyebut ribuan orang didiagnosis mengalami ODGJ.
F. Eusebius Sara/Batam Pos
Untuk diketahui, ICD-10 adalah klasifikasi penyakit internasional revisi kesepuluh. ICD-10 digunakan untuk mengkode dan mengklasifikasikan informasi penyakit, cedera, dan kematian. Terdiri dari beberapa sistem pengkodean yang menstandardisasi data medis.
Didi menyambung, menyusul masih banyaknya kasus ODGJ, ia juga telah menyiapkan petugas kesehatan jiwa. Keberadaan petugas ini membantu masyarakat untuk melakukan deteksi dan tata laksana kesehatan jiwa. Dinkes Batam rutin melakukan deteksi dengan mencari, menemukan, dan segera mengobati pasien ODGJ.
Diakuinya, ODGJ dipicu beberapa faktor, utamanya masalah ekonomi dan sebagainya. Bila dibandingkan dengan data tahun 2023 lalu, pasien ODGJ yang ditangani Dinkes Kota Batam mencapai 1.505 orang.
”Ini data realtime ya. Angkanya cukup banyak,” tambah Didi.
Ia mengungkapkan, ratusan warga yang masuk kategori ODGJ karena berbagai permasalahan, seperti masalah ekonomi dan sosial. Permasalahan yang menimpa mereka sulit dikontrol sehingga kejiwaan mereka terganggu. Kasus ODGJ ini dipicu dari beban hidup, ekonomi, sosial, serta ketidakmampuan untuk mengelola emosi sehingga mengalami stres yang berat.
Didi menyebutkan, penanggulangan gangguan mental terus diupayakan Dinkes Kota Batam melalui edukasi hingga deteksi dini ke sekolah-sekolah. Selain itu, Dinkes Batam juga memastikan tiap puskesmas memiliki layanan kesehatan jiwa untuk rehabilitasi dan juga pelayanan pasien gangguan mental.
Selain skiring jiwa ke sekolah-sekolah, pihaknya juga rutin melakukan kunjungan ke rumah warga yang mengalami gangguan jiwa, rujukan pasien dengan ODGJ ke RSUD hingga melakukan evakuasi kepada pasien yang mengalami ODGJ.
”Artinya kita deteksi dini pasien yang memiliki gangguan jiwa ini,” tegas Didi.
Humas RSUD Embung Fatimah Batam, Ellin Sumarni, menuturkan, penanganan pasien gangguan mental ini lebih fokus pada poli rawat jalan, termasuk pasien gangguan mental. Namun, untuk yang rawat inap juga tidak kalah banyak jumlahnya. “Ada yang rawat jalan semacam terapi gitu, ada juga yang sampai rawat inap. Bisa 50 pasien per hari yang ditangani,” kata Ellin.
Layanan pasien gangguan mental dan kejiwaan ini juga semakin ditingkatkan tiap waktu.
“Pokoknya selalu standby. Ada dua dokter yang siaga setiap saat,” ujar Ellin. (*)
Pesawat Citilink mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam. F. Azis Maulana
batampos – Kebijakan tarif Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara (wisman) masih mengambang. Pemerintah pusat tak kunjung mengesahkan rancangan baru visa kunjungan tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan bahwa aturan baru mengenai VoA diproses ulang oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pemerintah setempat berharap VoA agar dibebaskan. ”Diproses ulang kata Pak Menteri (Sandiaga Uno). Ditunggu aja,” kata Ardi, Senin (5/8).
Di sisi lain, Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kepri, Mulyadi Tan, me-nyimpulkan bahwa kebijakan tarif VoA yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, butuh waktu lama untuk disetujui. Bisa-bisa aturan tersebut bakal terealisasi pada saat pergantian presiden.
Pemerintah setempat diminta bersiap mencari stimulus guna menggenjot kunjungan turis asing ke Kepri. ”Belum putus, suntuk juga menunggunya. Masih lama itu, kemungkinan tunggu ganti presiden baru disetujui,” ujar dia.
Sebelumnya, Menparekraf RI Sandiaga Uno mengatakan bahwa dirinya baru menandatangani kembali rancangan VoA. Saat ini rancangan itu juga dilanjutkan ke Kemenkumham untuk ditandata-ngani.
“Minggu ini saya telah menandatangani kembali rancangan VoA, dan menunggu tanda tangan Kemenkumham untuk finalisasi sebelum ditetapkan jadi aturan pemerintah,” ujar Sandiaga Uno saat di Mega Mall Batam Center, Minggu (4/8).
Sandi sudah pernah me-nyampaikan ke Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Kadispar Kepri Guntur Sakti, bahwa perubahan ini dilakukan untuk membantu kunjungan wisman ke Kepri yang terkendala tarif VoA dan tiket feri. “Biaya VoA dinilai membebani dan tarif tiket feri yang masih terbilang mahal,” katanya.
Karena itu, ia berharap biaya VoA bisa segera dibebaskan. Terutama untuk negara-negara terbanyak berkunjung ke Indonesia.
Begitu juga untuk tiket feri dan pesawat terbang yang juga banyak dikeluhkan. Pihaknya juga berencana menambah jumlah penerbangan dan feri, sehingga angka kunjungan meningkat.
“Dengan banyaknya kunjungan, otomatis ekonomi meningkat, dan diharapkan harga tiket juga dapat efesien dan harga diturunkan,” ujar Sandi.
Kunjungan Wisman Mulai Meningkat
Penumpang kapal feri yang mayoritas adalah wisman asal Singapura dan Malaysia memadati Pelabuhan Internasional Batam Center, Senin (12/2) lalu. Wisman yang ingin mengunjungi Batam dan Kepri terkendala tarif VoA dan tiket feri. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Di lain pihak, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sebanyak 125.384 kunjungan selama Juni 2024. Tingkat kunjungan wisman tersebut meningkat hingga 25,24 persen dibanding Mei 2024 yakni sebanyak 100.112 kunjungan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Eko Aprianto, mengatakan, jika dibandingkan Juni 2023, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam turun sebesar 6,62 persen. Peningkatan jumlah kunjungan wisman selama Juni 2024 ini terjadi di seluruh pintu masuk yang ada di Kota Batam di antaranya Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Feri Harbourbay, Pelabuhan Internasional Sekupang, dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.
”Ya, dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya angkanya naik signifikan,” ujar Eko, Senin (5/8).
Warga negara asing (WNA) asal Singapura masih mendominasi tingkat kunjungan wisman ke Kota Batam pada Juni 2024. Yakni dengan jumlah mencapai 77.430 kunjungan atau 61,75 persen dari total wisman keseluruhan.
WNA yang banyak mengunjungi Batam berikutnya adalah dari Malaysia dengan 23.325 kunjungan, India 3.616 kunjungan, Tiongkok 3.579 kunjungan, dan Filipina dengan 3.041 kunjungan. Disusul wisman Inggris 733 kunjungan dan Australia 776 kunjungan.
Sementara itu, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Mei 2024 mencapai rata-rata 64,78 persen atau naik 8,57 poin dibanding TPK Mei 2024 sebesar 56,21 persen. Jika dibanding dengan bulan Juni tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri naik sebesar 12,24 poin dimana TPK bulan Juni 2023 yaitu sebesar 52,54 persen.
Pada Juni 2024, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri lebih tinggi 10,09 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional. Rata-rata TPK Nasional yakni sebesar 54,69 persen.
Jika dilihat menurut klasifikasinya, TPK hotel berbintang 4 pada Juni 2024 mencapai 66,63 persen dan merupakan TPK tertinggi pada Juni 2024. Kemudian, TPK terendah adalah TPK hotel bintang 1 sebesar 51,21 persen.
Selanjutnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Kepri selama Juni 2024 adalah 1,92 hari, atau sama dengan rata-rata lama menginap tamu pada Mei 2024. Pada Juni 2024, rata-rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 1,90 hari atau lebih rendah 0,04 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu asing yang mencapai 1,94 hari.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri melalui wisata golf. Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, mengatakan, Kepri memilik 10 lapangan golf, sebanyak tujuh lapangan golf di Batam dan tiga di Bintan. Hal ini tentunya dapat menawarkan pengalaman unik bagi para penggemar golf.
”Wisata golf di Kepri bukan hanya tentang permainan, tetapi juga tentang pengalaman menyeluruh yang mencakup turnamen internasional dan fasilitas terbaik,” kata Guntur.
Ia mengatakan, pemerintah daerah berupaya meningkatkan infrastruktur pariwisata golf, termasuk akomodasi yang nyaman dan layanan transportasi yang memadai. Hal ini semakin meningkatkan daya tarik Kepri, khususnya Batam di mata para wisman pecinta golf. Kolaborasi yang kuat dengan agen perjalanan dan operator golf internasional, dapat memperluas jangkauan pasar melalui paket-paket wisata yang menarik.
”Tidak hanya atraksi alam dan budaya yang kaya, tetapi juga infrastruktur yang mendukung untuk memenuhi kebutuhan wisatawan modern,” ucap Guntur.
Pemprov Kepri, kata Guntur, sangat berkomitmen mengembangkan Kepri sebagai destinasi lengkap dengan konsep 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksebilitas).
”Diharapkan bahwa langkah-langkah ini tidak hanya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisman, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal melalui devisa pariwisata, serta menciptakan lapangan kerja baru di sektor pariwisata,” ujar Guntur. (*)
batampos – Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura segera melakukan deklarasi sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.
Ansar berencana, deklarasi tersebut akan dilakukan berbarengan dengan deklarasi Amsakar Achmad dan Li Claudia, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.
“Nanti kita komunikasi de-ngan pak Amsakar dan Li Claudia, kalau bisa kita sekaligus saja sama-sama,” kata Ansar Ahmad, Senin (5/8).
Ansar mengaku cocok jika didampingi Nyanyang dalam pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri pada Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya, Nyanyang merupakan sosok yang baik.
“Cocok sih, sudah kita disku-sikan bersama. Pak Nyanyang kan orang baik. Orangnya juga rendah hati, sama seper-ti Amsakar,” tambahnya.
Saat ini, kata Ansar, pihaknya masih menunggu dukungan dari partai lain, untuk ikut berkoalisi bersama Golkar dan Gerindra. Selain itu, Ansar juga masih menunggu surat rekomendasi dari DPP Golkar.
“Golkar mungkin besok atau lusa rekomendasinya keluar, dan akan kita komunikasikan dengan partai lain,” tambah-nya. Sementara, Nyanyang menegaskan, siap mundur dari Anggota DPRD Provinsi Kepri terpilih, usai menerima surat rekomendasi bakal calon Wakil Gubernur Kepri dari Prabowo Subianto.
“Kami kan partai komando dan satu komando. Apa yang disuruh beliau (Prabowo Subianto) harus siap,” tegas Nyanyang.
Untuk langkah selanjutnya, Nyanyang mengaku akan berkoordinasi dengan Ansar Ahmad. Ia berharap, koalisi Golkar dan Gerindra dapat memajukan Provinsi Kepri.
Ia mengaku sudah siap untuk mendampingi Ansar Ahmad. Sebab, Nyanyang sudah berpe-ngalaman menjadi anggota DPRD Batam dan Provinsi Kepri.
“Jadi sudah tahu apa yang menjadi landasan saya, untuk mendampingi pak Ansar,” sebutnya.
Saat ini, koalisi bersama partai politik lainnya masih dalam proses lobi-lobi di tingkat ketu-a umum. ”Yang sudah baru Gerindra dan Golkar. Kami sama-sama membangun koa-lisi, biar agar bersatu memba-ngun Kepri,” pungkasnya. (*)
“Kegiatan jambore kader posyandu tingkat kecamatan ini merupakan pertama kali di Kecamatan Selat Gelam semenjak dimekarkan. Kita harapkan kader posyandu berperan sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat,” ucap Firmansyah.
Sebanyak lebih dari 60 kader posyandu mengikuti sejumlah lomba perhelatan jambore kader posyandu.
“Mudah-mudahan di tangan kader posyandu inilah kita berkesempatan untuk menyehatkan anak-anak dan generasi penerus serta pencegahan stunting,” sambungnya.
Turut hadir dalam Jambore Kader Posyandu yakni Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karimun Ny. Safrida Firmansyah, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi.
“Terimakasih kepada kader posyandu yang telah berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Karimun khususnya bidang kesehatan,” tutup Firman. (*)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.. (ANTARA/HO-PKB)
batampos – Tim Lima atau pansus bentukan PBNU mengundang Sekjen PKB Hasanuddin Wahid di Jakarta, Senin (5/8). Sayangnya Hasanuddin tidak hadir alias mangkir. Dia sedianya diundang untuk memberikan keterangan terkait masalah PBNU dengan PKB.
Usai menggelar konferensi pers bersama Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun di kantor PBNU, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf irit bicara mengenai ketidakhadiran sekjen PKB. ”Saya lebih peduli Palestina,” katanya lantas masuk ke lift meninggalkan wartawan.
Surat undangan kepada Sek-jen PKB itu sudah beredar di kalangan wartawan sejak akhir pekan lalu. Ini membuat sejumlah wartawan memadati kantor PBNU. Namun karena Sekjen PKB tidak hadir, kegiatannya sebatas konferensi pers antara Gus Yahya dengan Dubes Zuhair Al-Shun.
Wakil Sekjen PBNU Imron Rosyadi Hamid mengatakan mereka memang memanggil Sekjen PKB. Tujuannya sama seperti pemanggilan mantan Sekjen PKB Lukman Edy yang dilakukan pada 31 Juli lalu. Saat itu Lukman Edy diundang ke PBNU untuk bertemu tim Pansus PKB bentukan PBNU.
”Memang kami meluncurkan undangan untuk beliau (Sek-jen PKB). Ada banyak yang kami akan undang,” kata Gus Imron Rosyadi Hamid singkat.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Ketua Padepokan Hukum Indonesia (PHI) Musyanto, Senin (5/8). Musyanto menyebut Muhaimin telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai Ketua Tim
Pengawas (Timwas) Haji, yakni melibatkan istrinya, Rustini Murtadho, dalam timwas.
Musyanto menyebut, pihaknya membawa sederet bukti terkait pelibatan Rustini dalam Timwas Haji. Bukti itu menunjukkan bahwa Muhaimin mengajak istrinya dalam pelaksanaan Timwas Haji. ”Ada dugaan penyalahgunaan kewenangan atau kekuasaan, mengajak seorang istri untuk dilibatkan dalam Timwas Haji,” kata Musyanto di kompleks DPR RI, kemarin.
Lebih lanjut, Musyanto menuding Rustini turut masuk dalam rombongan Timwas Haji DPR dan menggunakan visa petugas haji seperti yang digunakan anggota Timwas Haji. Dia pun meminta MKD segera memanggil Gus Muhaimin terkait dugaan pelanggaran etik tersebut.
”Tindakan ini diduga ada penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Muhaimin Iskandar,” ujarnya.
Disinggung mengenai keterlibatan PBNU dalam laporan tersebut, Musyanto membantahnya. Dia mengatakan pelaporan itu tidak terkait dengan konflik internal antara PKB dan PBNU.
”Nggak ada, kita kan di luar itu. Tidak ada urusannya, kita bukan anggota di situ (baik PKB maupun PBNU, red),” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Cucun Syamsurijal me-laporkan Lukman Edy terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. Cucun menuturkan, DPP PKB bersama tim kuasa hukum melaporkan Lukman Edy karena ujaran kebencian tersebut berbahaya.
”Ucapannya di PBNU, soal ucapannya publik sudah mengetahui,” paparnya.
Pernyataan itu berbahaya karena akan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap PKB. Karena itu sebaiknya semua orang jangan asal dalam berbicara. ”Jangan sampai informasi itu ditelan mentah-mentah masyarakat. Itu mencemarkan nama baik,” ujarnya.
Menurutnya, laporan tersebut telah diterima penyidik Bareskrim dengan baik. Nantinya, pasti penyidik melakukan gelar perkara. ”Kalau dibutuhkan saksi-saksi nanti juga akan dipanggil,” terangnya. Namun begitu, saat diminta menunjukkan surat laporan (LP) dia mengaku surat tersebut ada di kuasa hukum. Sedangkan kuasa hukum tidak menunjukkan laporan tersebut karena langsung masuk ke dalam mobil.
Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy (kiri) didampingi Ketua LTN PBNU Ishaq Zubaedi Raqib (kanan) menyampaikan keterangan pers usai memenuhi panggilan PBNU di Jakarta, Rabu (31/7/2024). Pertemuan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti salah satu keputusan Rapat Pleno PBNU terkait hubungan Nahdlatul Ulama dengan PKB. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Selain laporan ke Bareskrim, lanjutnya, pihaknya juga mempertanyakan posisi dari Lukman Edy yang berkomentar terkait PKB. Lukman dianggap sudah bukan bagian dari PKB. ”Dia itu sekarang komisaris salah satu BUMN, saya sebagai anggota DPR berhak meminta audit untuk kontribusi Lukman Edy terhadap BUMN. Saya akan minta auditnya,” urainya.
Menurutnya, antara PKB dengan PBNU itu sesuatu yang berbeda. PKB berdasarkan Undang-Undang (UU) Partai Politik dan PBNU berdasarkan UU Ormas. ”Lukman berbicara di PBNU padahal PKB itu berbeda landasannya dengan PBNU,” terangnya.
Sementara saat dikonfirmasi terkait laporan PKB, Lukman Edy justru mengirimkan sebuah pesan berjudul instruksi. Dalam pesan itu diperintahkan kepada semua DPW PKB untuk melaporkan Ketua PBNU, Sekjend PBNU dan Lukman Edy karena melakukan pencemaran nama baik. Pelaporan dilakukan di setiap Polda dan Polres masing-masing daerah.
Dalam pesan tersebut bahkan diatur bahwa laporan pertama terhadap Lukman Edy dan selanjutnya kepada Ketua PBNU serta Sekjend. Laporan dilakukan serentak dari 5 Agustus hingga 7 Agustus.
Edy mengatakan bahwa ini menjadi bukti bahwa PKB alergi terhadap kritik. Persoalan internal tapi dibawa ke kepolisian. ”Ya, alergi kritik itu,” terangnya, kemarin.
Kantor PBNU Dijaga Banser 24 Jam
Di bagian lain, penjagaan kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, diperketat. Penjagaan dikawal langsung oleh personel Banser. Sebelumnya, sekitar seratus personel Banser mengikuti apel di bawah pengarahan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf di pelataran kantor PBNU, Senin (5/8) pagi.
Biasanya kantor PBNU dijaga personel Banser ketika ada agenda-agenda khusus. Misalnya ketika ada kegiatan formal seperti halal bi halal yang dihadiri sejumlah petinggi PBNU beberapa waktu lalu. Pada kesehariannya, kantor PBNU dijaga oleh petugas keamanan dengan menggunakan setelan hitam-hitam.
Sementara mulai kemarin, setidaknya ada dua personel Banser dengan seragam lorengnya yang ikut nimbrung mengamankan kantor PBNU. Petugas tersebut berjaga di pos keamanan di dekat gerbang masuk. Mereka berjaga bersama petugas keamanan reguler.
Sedangkan di kantor Ansor yang berada tidak jauh dari kantor PBNU, terlihat banyak personel Banser yang berjaga. Di antara mereka ada yang istirahat setelah mengikuti apel. Kantor Ansor tersebut, digunakan untuk markas Banser yang bertugas menjaga kantor PBNU. Jadi mereka tidak sampai memadati pelataran kantor NU.
Banser sendiri merupakan bagian dari GP Ansor. Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharuddin mengatakan Banser adalah pasukan berat yang siap digerakkan kapanpun. ”(Banser) bukan gerombolan,” katanya usai apel. Dia mengatakan salah satu instruksi untuk Banser itu adalah mencegah adanya aksi demo di depan kantor PBNU.
”Kalau ada (aksi demo) langsung sikat, langsung gebuk. Tapi sebelumnya kita pendekatan persuasif,” jelasnya. Gus Addin menegaskan instruksinya jelas, mereka tidak ingin gedung PBNU dinodai serta dikotori oleh aksi demo.
Gus Addin menegaskan Ansor maupun Banser sudah terbiasa dengan satu komando. Dia mengatakan Banser siap menjalankan segala arahan dari PBNU. Dia mengatakan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, jumlah personel Banser sekitar 100 ribu orang. Sedangkan seluruh Indonesia bisa mencapai 8 juta orang.
”Iya betul (menjaga kantor PBNU) 24 jam,” tegasnya. Dia mengatakan Banser siap mengamankan kantor PBNU dari segala kemungkinan. Dia lantas menyoroti aksi demo akhir pekan lalu di kantor PBNU. Aksi itu menurut dia, tidak jelas dari mana asalnya.
”Apalagi kemudian mengakui anak Gus Dur yang kemudian kita ketahui bersama, ternyata bukan,” tuturnya. Menurut dia aksi demo itu telah mencoreng mereka sendiri. Kemudian juga sudah bermain-main dengan tokoh NU. Jika ada demo serupa, Gus Addin mengatakan siap mencegah bahkan sampai memukul mundur.
Sementara itu dalam arahannya, Gus Yahya menyampaikan beberapa pesan kepada personel Banser. ”Saya tahu, pada hari-hari ini, kader-kader Ansor dan Banser di seluruh Indonesia merasakan gejolak,” katanya. Juga merasakan emosi yang intensif terkait apa yang berkembang pada beberapa hari terakhir. Tanpa menyebut hubungan PBNU dengan PKB.
Gus Yahya mengatakan dirinya mengetahui batas kesabaran personel Banser. Dia menekankan bahwa Banser adalah pasukan-pasukan kader. Bukan gerombolan. Dia menyampaikan terima kasih kepada Banser yang sudah datang dan meminta perintah dari PBNU.
”Karena ini menunjukkan, bahwa sahabat-sahabat adalah kader-kader yang disiplin di dalam menjunjung tinggi norma-norma organisasi,” jelasnya. Kemudian juga menjunjung tinggi norma-norma kepemipinan di dalam organisasi. Secara khusus dia menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh Banser di Indonesia.
Pertama adalah tetap disiplin dalam barisan dan tidak tercerai berai. Kemudian yang kedua tetap dalam disiplin kepemimpinan. ”Jangan bergerak sendiri-sendiri,” tegasnya. Karena setiap langkah, setiap tindakan, harus wujud konsolidasi seluruh elemen Nahdlatul Ulama. Gus Yahya menyebut bahwa Ansor dan Banser sebagai ototnya NU.
Arahan yang ketiga adalah percayakan segala sesuatu, segala pertimbangan, segala pikiran mengenai langkah-langlah ke depan kepada pimpinan NU. Sebagai Ketua Umum PBNU akan meminta arahan dan kebijakan dari para kiai dan ulama NU. Khususnya kepada para jajaran Syuriah PBNU. (*)
SEORANG aparat keamanan menunjukkan foto pilot heli yang menjadi korban KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Senin (5/8). F. CENDRAWASIH POS
batampos – Organisasi Papua Merdeka (OPM) berjanji membebaskan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dalam waktu dekat. Namun, OPM kembali berulah dengan membunuh seorang pilot helikopter berkewarganegaraan Selandia Baru bernama Glen Malcolm Conning. Janji OPM membebaskan pilot Susi Air tentunya dipertanyakan.
Panglima Kodap III Ndugama Narakma TPNPB-OPM Egianus Kogoya menuturkan, demi kemanusiaan membuka peluang pembebasan terhadap Philips. Namun, pembebasan tersebut harus dengan dialog bersama tokoh agama dan masyarakat. “Saya mau bicara soal kemanusiaan. Kalau mau bicara soal pilot bertemu dengan saya,” ujarnya.
Sebaiknya semua pihak yang menginginkan berkomunikasi dan berdialog terkait pilot Susi Air tidak hanya bicara di sebuah grup. “Ke lapangan, jangan hanya menang di grup. Kita bicara,” terangnya.
Sementara Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan bahwa Egianus Kogoya telah sepakat untuk membebaskan Philip yang telah 17 bulan disandera. Pembebasan ini demi kemanusiaan dan akan dilakukan dalam satu bulan hingga dua bulan ke depan. “Paling lama dua bulan,” paparnya.
Namun, setelah berjanji melepaskan Philip yang berkewarganegaraan Selandia Baru, OPM justru membunuh seorang pilot lainnya Senin (5/8) pagi. Yakni, Glen Malcolm Conning, 50. Kelompok tersebut juga membakar helikopter jenis IWN MD 500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigjen Faizal Ramadhani saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, telah terjadi penyanderaan dan pembunuhan yang dilakukan OPM terhadap Mr. Glen Malcolm Conning yang merupakan pilot Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service. “Kejadian tersebut terjadi saat helikopter tiba di Distrik Ala-ma Kabupaten Mimika dengan membawa empat penumpang yaitu dua orang dewasa (nakes) dan satu bayi serta satu anak dari Bandara Moses Kilangin Timika tujuan Distrik Alama,” tuturnya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombespol Bayu Suseno me-ngatakan bahwa informasi yang diterima saksi berinisial D diketahui pada saat Helikopter tiba di Distrik Alama, para penumpang dan pilot langsung diadang KKB dan saat itu juga pilot Mr. Glen Malcolm Conning langsung dibunuh.
Menurutnya, pilot Glen Malcolm Conning, berkewarganegaraan Selandia Baru dengan nomor paspor LM096455. “Pekerjaan pilot Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service beralamat di Timika.” ujarnya.
Untuk identitas penumpang sesuai dengan manifest dan berdasarkan informasi dari lapangan bahwa seluruh pe-numpang dalam keadaan selamat. “Karena mereka merupakan warga setempat yaitu distrik Alama, distrik ini terpencil hanya bisa diakses menggunakan helikopter,” jelasnya.
Bayu menjelaskan bahwa saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika telah melakukan upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot. “Kami akan terus melakukan upaya pene-gakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua,” ujarnya.
Terpisah, Pangkalan TNI AL (Lanal) Biak berhasil menangkap seorang anggota TPNPB-OPM di Kampung Mapia, Distrik Supiori Utara, Kabupaten Supiori. Penangkapan itu dilakukan Satgas Marinir Pulau Terluar XXVII bersama personel TNI AD, dan Polri. Komandan Lanal Biak Kolonel Mar Jinawi Atut Waluyanto menyampaikan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat mengenai keberadaan orang tidak dikenal (OTK).
Laporan itu lantas didalami tim dari Satgas Marinir Pulau Terluar XXVIII. Meski sempat tidak mengaku, terduga anggota TPNPB-OPM berinisial PB tersebut tidak bisa mengelak setelah dilakukan pemeriksaan. “Barang-barang yang ditemukan antara lain KTA anggota OPM serta baju loreng lengkap dan berkas-berkas West Papu-a,” beber Jinawi. Karena itu, PB langsung diamankan. Barang bukti juga menunjukkan bahwa yang bersangkutan adalah bagian dari intelijen. (*)
Layanan taksi online Gocar dan Maxim kini resmi beropeasi di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (5/8). F.Cecep Mulyana
batampos – Kehadiran taksi online di Bandara Hang Nadim Batam mendapat respon positif dari Asparnas Batam dan Kepri. Hal ini telah lama dinantikan karena dapat berdampak pada aksesibilitas pariwisata khususnya di Batam, Kepri.
Ketua Asparnas Batam, Andi Xie, menyampaikan hadirnya taksi online di Bandara Hang Nadim tentu berdampak positif bagi sektor pariwisata di Batam kedepannya.
“Dari segi tarif dan layanan sangat dibutuhkan para wisatawan karena memudahkan dari akses di zaman digital saat ini,” kata Andi, Senin (5/8).
Andi menyebut tamu atau wisatawan luar negeri memang cenderung menggunakan layanan taksi online seperti Grab dan Gocar, karena pilihan yang ditawarkan memudahkan.
Kabar baik ini juga turut ditanggapi oleh Asparnas Kepri, Mulyadi Tan. Menurutnya tentunya ini merupakan kabar baik dan gembira.
“Karena untuk turis lokal atau mancanegara yang tiba di Batam mempunyai pilihan taksi online. Sekarang kan dimana-mana sudah zaman transportasi online dari harga dan aksesnya lebih gampang dan nyaman,” terangnya.
Lanjutnya, hal ini salah satu kunci di dunia pariwisata yaitu aksesibilitas dengan hadirnya taksi online memberikan kemudahan dan pilihan lebih buat turis.
“Kami berharap kedepan dengan hadirnya taksi online ini bisa membuat nilai tambah positif terhadap Bandara Hang Nadim,” sebutnya.
Terpisah Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, menyatakan bahwa kehadiran layanan taksi online seperti Gocar dan Maxim merupakan bagian integral dari transformasi bandara.
“Hari ini, Gocar dan Maxim memulai operasi mereka di area parkir kedatangan, menghadirkan pilihan baru bagi penumpang untuk transportasi yang lebih modern dan efisien,” tutup Pikri. (*)