Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2945

Wakil Indonesia di Olimpiade 2024 Bertanding Hari Ini, Optimisme Bawa Pulang 3 Medali

0
Eko Yuli Irawan akan tampil di olimpiade kelimanya dan berpotensi raih koleksi medali di Olimpiade Paris 2024. (Instagram/@vidiosports)

batampos – Perjuangan kontingen Indonesia di Olimpiade 2024 terus berlanjut dengan penuh semangat dan harapan besar. Pada Rabu, 7 Agustus 2024, menjadi hari penting bagi Indonesia di ajang olahraga terbesar dunia ini.

Tiga wakil Indonesia dari dua cabang olahraga andalan, yakni panjat tebing dan angkat besi, akan tampil mengharumkan nama bangsa. Harapan untuk membawa pulang medali semakin besar, dengan optimisme kuat bisa meraih hingga tiga medali untuk Tanah Air.

Cabang olahraga panjat tebing akan menjadi pembuka perjuangan wakil Indonesia hari ini. Dua atlet muda berbakat, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, siap bertarung di nomor speed putri.

Kedua atlet ini telah menunjukkan performa gemilang hingga mencapai babak perempat final. Babak perempat final ini akan dimulai pada pukul 17.35 WIB, dengan Rajiah yang akan tampil lebih dulu pada pukul 17.39 WIB. Rajiah akan menghadapi lawan tangguh dari Amerika Serikat, Emma Hunt, yang dikenal sebagai atlet dengan kemampuan dan pengalaman mumpuni di nomor speed.

Tak lama setelah itu, Desak Made akan mengikuti jejak Rajiah di babak perempat final, tepatnya pada pukul 17.41 WIB. Desak akan bertemu dengan atlet asal Tiongkok, Deng Lijuan, yang juga merupakan salah satu kompetitor kuat di kategori ini.

Pertemuan antara Desak dan Deng diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua atlet memiliki catatan waktu yang cukup bersaing di babak-babak sebelumnya.

Jika kedua atlet Indonesia ini berhasil melewati babak perempat final, mereka akan saling bertemu di babak semifinal. Situasi ini tentu menjadi dilema manis bagi Indonesia, karena berarti satu tiket ke final sudah pasti akan menjadi milik Indonesia.

Dengan demikian, Indonesia sudah dipastikan meraih minimal satu medali perak. Perjalanan menuju medali emas pun terbuka lebar, menunggu siapa yang mampu tampil lebih baik di laga final.

Setelah panjat tebing, giliran cabang olahraga angkat besi yang akan menjadi sorotan. Eko Yuli Irawan, lifter senior yang sudah sangat berpengalaman, akan turun di nomor 61 kg putra. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.00 WIB.

Eko Yuli akan bersaing dengan 11 lifter lainnya dari berbagai negara, dalam usaha untuk menambah koleksi medali Olimpiadenya. Ini akan menjadi penampilan kelima Eko di Olimpiade, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan konsistensi dan dedikasinya di dunia angkat besi.

Rekam jejak Eko Yuli di Olimpiade sangat mengesankan. Sejak penampilannya pertama kali di Olimpiade 2008, Eko selalu berhasil membawa pulang medali untuk Indonesia. Medali perunggu di Beijing 2008, medali perak di London 2012, medali perak di Rio 2016, dan medali perunggu di Tokyo 2020.

Semuanya menjadi bukti kehebatan dan konsistensi Eko. Harapan besar pun kembali disematkan pada dirinya untuk bisa meraih medali di Olimpiade 2024. Apakah Eko akan kembali menambah koleksi medalinya? Itu yang akan dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Optimisme tinggi untuk meraih tiga medali di Olimpiade 2024 bukanlah tanpa alasan. Selain persiapan matang dan dedikasi tinggi dari para atlet, dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia juga menjadi faktor penting. Semangat juang dan doa dari seluruh rakyat Indonesia tentunya akan memberikan energi tambahan bagi para atlet di lapangan.

Jadwal pertandingan hari ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk meraih medali. Dari nomor speed putri di panjat tebing, Indonesia berpotensi mengunci setidaknya satu medali perak.

Jika Desak Made dan Rajiah mampu melanjutkan performa terbaiknya hingga final, bukan tidak mungkin medali emas juga akan diraih. Di sisi lain, Eko Yuli yang sudah sangat berpengalaman di Olimpiade diharapkan bisa kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, seluruh masyarakat Indonesia tentu diharapkan untuk memberikan dukungan penuh kepada para atlet. Setiap usaha, keringat, dan pengorbanan yang mereka lakukan untuk bisa sampai ke titik ini adalah bentuk dedikasi luar biasa untuk mengharumkan nama bangsa. Momen-momen krusial seperti ini adalah saatnya untuk memberikan apresiasi dan semangat kepada para pahlawan olahraga Indonesia.

Optimisme untuk membawa pulang tiga medali dari Olimpiade 2024 memang bukan tugas mudah. Namun, dengan kerja keras, strategi yang tepat, dan dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia, mimpi tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil. Mari kita saksikan perjuangan para atlet kita dan berdoa agar mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Tanah Air.

Berikut adalah jadwal lengkap wakil Indonesia di Olimpiade 2024 pada Rabu, 7 Agustus 2024:

Panjat Tebing:

17.39 WIB: Rajiah Sallsabillah vs Emma Hunt (Amerika Serikat) – Speed Putri, Perempatfinal

17.41 WIB: Desak Made Rita Kusuma Dewi vs Deng Lijuan (Tiongkok) – Speed Putri, Perempatfinal

Angkat Besi:

20.00 WIB: Eko Yuli Irawan (61 kg Putra)

 

 

Menjaga Ketahanan Pangan Kepri di Tengah Isu Perubahan Iklim, Petani di Pulau Bintan Diedukasi soal Iklim

0
Sejumlah penyuluh pertanian dan petani dari kelompok tani dari Tanjungpinang dan Bintan mengikuti sekolah lapang iklim tematik di di aula kantor Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepri di jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Toapaya, Bintan pada Selasa (6/8/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Puluhan petani di Pulau Bintan diedukasi soal iklim dalam upaya menjaga ketahanan pangan di tengah isu perubahan iklim.

Kegiatan sekolah lapang iklim tematik berlangsung di aula kantor Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepri di jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Toapaya, Bintan pada Selasa (6/8/2024).

BACA JUGA: Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kenaikan Harga Pangan di Indonesia: Sebuah Kajian Mendalam

Ketua pelaksana, Ade Nova Fitrianto menerangkan, sekolah lapang iklim tematik merupakan kegiatan BMKG dengan menyasar petani dan kelompok tani.

“Di Tanjungpinang dan Bintan, sasarannya penyuluh pertanian dan kelompok tani,” ujarnya.

Dia mengatakan, edukasi tidak hanya diberikan dari BMKG, namun dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan dan BSIP Kepri.

“Misalnya peran BMKG dalam inovasi pertanian di tengah isu perubahan iklim,” jelasnya.

Dia berharap, edukasi yang diberikan dapat meningkatkan literasi bagi petani terkait isu-isu perubahan iklim serta bagaimana memitigasnya.

“Jadi petani dapat ilmunya dan bisa mempraktikkannya agar ketahanan pangan di Kepri terjaga,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Kebijakan Short Term Visa untuk Kepri Tunggu Tanda Tangan Presiden

0
Mentri Parawisata 1 F Cecep Mulyana scaled e1722819139200
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Muhammad Neil El Himam, Kadis Pariwisata Kepri Guntur Sakti, Kadis Pariwisata Batam Ardiwinata memberikan keterangan di Megamall Batamcenter, Minggu (4/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kebijakan terbaru Visa on Arrival (VoA) atau visa kedatangan Indonesia masih mandek. Pemerintah pusat tak kunjung memberikan stimulus dari permintaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, memastikan regulasi tentang jenis dan tarif short term visa khusus Kepri menunggu tanda tangan presiden. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Guntur Sakti, Rabu (7/8).

“Beliau (Sandiaga) bilang ke saya bahwa masih punya hutang tentang short term visa untuk Kepri. Semoga sebelum masa jabatannya selesai regulasi tentang jenis dan tarif short term visa sudah ditandatangani presiden,” kata dia.

Stimulus utama yang sedang diperjuangkan bersama saat ini adalah relaksasi kebijakan tentang VoA khusus buat Kepri. Dengan skema visa yang lebih pendek dan murah, ia harap Kepri lebih menarik dan affordable bagi wisatawan mancanegara.

Stimulus lainnya, ialah Pemprov Kepri bersama industri pariwisata dan masyarakat juga tidak pernah berhenti menggelar berbagai event dan menata daya tarik baru dalam upaya menarik minat kunjungan wisman dan lokal ke Kepri.

“Semoga Kepri juga dapat memberi kontribusi besar bagi negara, baik dalam peningkatan kunjungan wisman, perolehan devisa dan menggairahkan investasi. Pastinya dengan regulasi yang baru nanti kita harapkan ekosistem pariwisata Kepri akan semakin kompetitif,” ujar Guntur.

Sementara untuk tarif tiket feri tujuan mancanegara, kata dia, sampai saat ini masih sama dan belum ada penurunan. Dia minta agar KPPU dapat memfasilitasi penurunan harga tiket ini secara wajar dan berkeadilan untuk semua.

Untuk data kunjungan wisman ke Kepri selama satu semester sampar Juli 2024 telah mencapai 763.406 orang wisman. Kunjungan terbesar adalah turis asal Singapura, Malaysia dan Tiongkok.

Pintu masuk Batam masih menempati posisi pertama peyumbang wisman di Kepri. Lalu dsusul oleh Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang.

Ketua Asosiasi Perusahaan Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie, mengungkapkan harapan besar untuk menghidupkan kembali penerbangan internasional langsung dari Tiongkok ke Batam, setelah sebelumnya hanya terbatas pada beberapa penerbangan charter awal tahun 2024. Dalam konteks ini, penerbangan dari China ke Batam kini terhenti sepenuhnya.

“Sejauh ini belum ada penerbangan dari China reguler, sebelumnya hanya ada empat kali penerbangan namun kemudian berhenti,” ujar Andi, Selasa (6/8).

Menurutnya, berhentinya penerbangan ini sebagian besar disebabkan oleh biaya visa dua kali yang harus dibayar para wisatawan ketika masuk Indonesia.

“Kebijakan (bebas biaya) VoA ini harus segera direalisasikan oleh pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, mengingat negara-negara tetangga telah menghapuskan biaya visa mereka,” kata Andi. (*)

Reporter: Arjuna

Waktu Mepet, Pansus Haji Diprediksi Mandek

0
KETUA Tim Pengawas Haji 2024, Abdul Muhaimin Iskandar (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan usai rapat evaluasi pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji 2024 di ruang sidang Komisi VIII, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/7).
F. SALMAN TOYIBI/JAWA POS

batampos – Pansus haji yang digulirkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, diprediksi mandek di tengah jalan. Karena waktu yang tersisa begitu mepet. Meskipun begitu, Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan sedang menyusun data untuk disampaikan kepada rapat pansus.

Prediksi bahwa Pansus Haji di DPR itu akan mandek, disampaikan tokoh NU sekaligus mantan Ketua Fraksi PKB di MPR, Lukman Edy. Menurut dia, waktu yang tersisa sangat mepet. Untuk diketahui saat ini DPR masih reses sampai 15 Agustus depan. Artinya DPR masuk kembali mulai 16 Agustus.

Saat masuk tersebut, sudah disambut pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Praktisi untuk Agustus ini waktu efektif yang tersisa tinggal dua pekan. Begitupun pada September depan, anggota DPR disibukkan dengan aktivitas masing-masing.

“Ada anggota DPR yang check-out (karena tidak terpilih), ada juga yang siap-siap check-in (terpilih lagi atau anggota baru),” katanya dalan diskusi Haji: Antara Transformasi dan Politisasi oleh Forum Jurnalis Wakaf dan Zakat (Forjukafi) di Jakarta, Selasa (6/8).

Masa transisi tersebut, kata Lukman, butuh waktu dan tenaga. Tidak bisa disambi dengan membahas persoalan urgen, seperti Pansus Haji yang digulirkan Cak Imin.

Lukman heran, kenapa Cak Imin baru tahun ini menggulirkan Pansus Haji. Di sisi lain, dia sudah empat tahun membidangi urusan kesra, termasuk haji. Bahkan ketika haji 2023 diwarnai masalah angkutan jemaah di Mudzalidaf, Cak Imin tidak membuat Pansus Haji.

Dia khawatir Pansus Haji tersebut kental nuansa politisasi. Bahkan partai lain, sekarang juga merasa diseret dengan kepentingan politik Cak Imin. Lukman tidak yakin partai seperti Golkar maupun Gerindra, akan segetol PKB untuk urusan Pansus Haji tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan Pansus Haji adalah kewenangan DPR.

Dia mengakui semula Kemenag kaget bahwa Pansus Haji benar-benar bergulir di DPR. Meskipun begitu dia memahami adanya pansus itu dijamin oleh undang-undang. “Kemenag menyiapkan data-data untuk disampaikan ke Pansus,” katanya.

Hilman memastikan seluruh kebijakan haji, dibuat dalam rangka keamanan dan kenyamanan jemaah. Termasuk mengenai pengaturan pembagian tambahan kuota haji 2024. Kemenag akhirnya memutuskan kuota tambahan itu dibagi rata, masing-masing 10 ribu kursi, untuk haji khusu dan reguler. (*)

PKS Usung Iskandarsyah-Rocky di Pilkada Karimun 

0
Iskandarsyah didampingi Rocky Mariano Bawole menerima surat rekomendasi dari DPP PKS. f,PKS

batampos – PKS resmi mengusung pasangan Iskandarsyah- Rocky Mariano Bawole sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun.

” Alhamdulillah, sudah resmi dari DPP Pusat rekomendasinya,” terang Ketua DPD PKS Karimun Suryadi, saat di konfirmasi, Selasa (6/8).

Dengan demikian, pihaknya saat ini masih menunggu surat dukungan dari Partai Politik (Parpol) lainnya yang akan bergabung seperti Partai PKB, Gerindra, NasDem dan sebagainya yang akan turut memenangkan Pilkada dengan pasangan Iskandarsyah dan Rocky Mariano Bawole.

BACA JUGA: Surat Tugas Keluar, PDIP Kepri Optimis Wan Zuhendra Menangkan Pilkada Anambas

” Masih menunggu, keputusan dari pusat masing-masing Parpol pendukung. Untuk di Karimun sendiri PKS memiliki 3 kursi dan PKS 3 kursi sebagai syarat untuk mengusung pasangan kepala daerah,” ungkapnya.

Sementara itu calon Bupati Karimun Iskandarsyah ketika dikonfirmasi batampos mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada DPP PKS atas keluarnya surat rekomendasi untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Karimun.

” Mohon doanya, agar semua berjalan lancar. Saya siap membangun kabupaten Karimun,” ucapnya.

Terpisah calon Wakil Bupati Karimun Rocky Mariano Bawole yang juga anggota DPRD Kepri siap bersinergi bersama calon Bupati Karimun untuk memajukan kabupaten Karimun.

” Insyallah, siap menjalankan amanah dari partai dan dukungan masyarakat nanti,” singkatnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Penyediaan Alat Kontrasepsi Diatur dalam PP No 28 Tahun 2024

0

batampos  – Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 yang merupakan turunan dari UU Nomor 17/2023 tentang kesehatan, terdapat pasal mengenai kesehatan reproduksi usia sekolah dan remaja. Salah satu poinnya menyebut soal membagikan alat kontrasepsi.

Kementerian Kesehatan menampik bila alat kontrasepsi ini ditujukan pada anak sekolah atau remaja, tapi bagi mereka yang sudah menikah.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syah-ril, menegaskan bahwa melalui aturan baru ini mengatur upaya-upaya pemerintah meningkatkan layanan promotif dan preventif. Layanan tersebut termasuk memastikan kesehatan reproduksi untuk remaja.
Program yang akan dilakukan antara lain edukasi, menjaga kesehatan reproduksi, hingga melindungi diri.

Dalam kegiatan edukasi terkait kesehatan reproduksi termasuk juga penggunaan kontrasepsi.

“Namun penyediaan alat kontrasepsi tidak ditujukan untuk semua remaja, melainkan hanya diperuntukkan bagi remaja yang sudah menikah,” katanya.

Tujuannya untuk menunda kehamilan karena calon ibu belum siap. “Jadi, penyediaan alat kontrasepsi itu hanya diberikan kepada remaja yang sudah menikah untuk dapat menunda kehamilan hingga umur yang aman untuk hamil,” imbuhnya.

Pernikahan dini akan meningkatkan risiko kematian ibu dan anak. Risiko anak yang dilahirkan akan menjadi stunting juga sangat tinggi. Sesuai dengan ketentuan dalam PP tersebut, sasaran utama pelayanan alat kontrasepsi adalah pasangan usia subur dan kelompok usia subur yang berisiko.

Syahril menegaskan dengan demikian, penyediaan alat kontrasepsi tidak akan ditujukan kepada semua remaja.

Pasal terkait aborsi yang tertuang dalam UU 17/2023 dan diturunkan pada PP 28/2024 menimbulkan kontroversi. Salah satunya terkait maksimal usia kehamilan yang dapat mendapatkan layanan aborsi.

Di sisi lain, aturan ini dinilai justru membatasi praktik aborsi ilegal.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, menyatakan bahwa pasal dalam UU maupun PP tentang Kesehatan ini dapat membatasi praktik aborsi ilegal yang tidak aman. Memang dalam aturan ini disebutkan beberapa kriteria siapa yang berhak mendapatkan tindakan aborsi dan bagaimana caranya.

Statement dari undang-undang ini itu justru membatasi (praktik aborsi tidak aman),” katanya.

Misalnya terkait usia maksimal usia kehamilan. Tenaga kesehatan maupun calon ibu harus berhati-hati. Jangan sampai lebih dari batas usia maksimal kehamilan. Sehingga terlambatnya menstruasi sebagai salah satu tanda kehamilan harus betul-betul dicermati.
Tenaga kesehatan juga harus segera memastikan apakah benar hamil dan tindakan apa yang dilakukan.

”Pasien datang dengan keluhan telat (menstruasi) seminggu, lalu diminta datang lagi seminggu,” kata Hasto.

Lama menunda vonis ini bisa jadi menyebabkan tindakan aborsi itu tidak bisa dilakukan. Padahal pasien yang datang merupakan korban rudapaksa. Ini akan merugikan calon ibu itu.
Memang dalam PP ini disebut korban rudapksa atau kekerasan seksual atau kehamilannya mengalami kegawatan medis berhak mendapatkan aborsi. Hasto berpendapat ini akan memberikan batasan agar aborsi tidak diberikan ke sembarang orang.

Kasus darurat medis menurutnya memang menjadi pagar yang bagus.

Pria yang juga dokter kandu-ngan ini menyebut ada beberapa kedaruratan medis yang mengancam nyawa.

Misalnya ibunya mengalami sakit jantung sehingga kalau kehamilannya dilanjutkan akan menyebabkan kematian. Kasus lainnya ketika janin diperiksa dan tidak ada tempurung kepala sehingga kalau lahir dikawatirkan tidak bertahan.

“Menurut saya, ini baik karena bagaimana kalau kondisi kritis kan perlu ada solusi,” ujarnya.
Memberikan jalan untuk aborsi yang aman dan dijamin undang-undang ini sangat baik.
Hasto menyatakan ada risikonya jika aborsi dilakukan tanpa ada syarat yang ketat. “Ada orang datang ke dukung, lalu diberi obat peluruh kandungan. Tiba-tiba nanti pendarahan,” kata Hasto.

Kesempatan lain, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, memahami jika soal reproduksi akan menjadi pembicaraan hangat. Sebab bagi masyarakat, membicarakan reproduksi masih soal yang tabu. Dia menyatakan orangtua jarang yang secara terbuka bicara soal kesehatan reproduksi atau seksualitas. (*)

Melalui ODP, BSI Siapkan Future Leader Bank Syariah

0
Direktur Utama BSI Hery Gunardi berfoto bersama dengan 151 Officer Development Program (ODP) terpilih yang bersaing ketat dengan lebih dari 13 ribu peserta seleksi periode sejak 2023

batampos – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) siapkan future leader bank syariah melalui program Officer Development Program (ODP). Sejak awal merger, ini BSI telah menggelar 4 angkatan ODP yang terdiri dari 18 kelas dan baru saja kemarin (5/8) meluluskan 151 peserta ODP yang tergabung dalam angkatan ke 3 tahun 2023. Setelah selesai program ini BSI akan merekrut ODP baru sebanyak 210 orang dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia yang akan dimulai September 2024.

Melalui kegiatan pemilihan best talent ini, kami ingin BSI menjadi sebagai bank syariah tempat bekerja para talenta terbaik Indonesia yang akan menjadi the next leader bank syariah”, ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi. Sejauh ini sudah beberapa level senior manager BSI yang menjadi pimpinan di bank syariah lain. Hal ini membuktikan bahwa proses pendidikan dan experience selama bekerja di BSI selaku bank syariah terbesar menjadi rolemodel bank syariah lain.

Penciptaan talenta terbaik di bidang perbankan syariah sangat penting untuk menumbuhkan bisnis lebih cepat dibandingkan pertumbuhan industri. Oleh karena itu Hery menekankan pentingnya regenerasi dan pemberdayaan seluruh sumber daya yang ada untuk fokus pada peningkatan market share. Peningkatan kualitas SDM tentu menjadi salah satu perhatian utama dalam perbankan syariah agar Bank Syariah semakin kuat.

Melalui program ini BSI bukan hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi menyiapkan calon-calon pimpinan bank syariah masa depan.

“Tantangan kedepan untuk meningkatkan market share harus didukung oleh sumber daya manusia yang produktif dan kapabel. Kita harus terus berupaya meningkatkan produktivitas dari waktu ke waktu, dan para leader harus mampu membawa BSI dari good menjadi great, tidak cukup hanya baik tapi juga terbaik di industri,” ujar Hery menegaskan.

Hery menegaskan pentingnya kaderisasi berkelanjutan, baik dari internal promosi maupun rekrutmen lulusan baru perguruan tinggi. Para tenaga muda ini diharapkan dapat membawa energi dan semangat baru, serta mampu menumbuhkan kreasi dan inisiatif untuk kemajuan BSI.

Dari beberapa angkatan, BSI telah meluluskan lebih dari 1300 pegawai ODP yang saat ini bekerja sebagai junior manager bahkan ada yang sudah menduduki level Vice President.

Hery juga mengingatkan para pegawai pimpinan baru untuk siap ditempatkan di seluruh unit kerja dengan mengedepankan core values AKHLAK, integritas dan juga memberikan keteladanan baik sebagai leader, perubahan mindset, cekatan menggali potensi bisnis, dan membangun aliansi untuk mencapai market share yang optimal sebagai leader di perbankan syariah. (*)

Menuju Pilwako Tanjungpinang 2024, PDIP Jalin Komunikasi dengan Golkar

0
Ketua DPD II Golkar Tanjungpinang, Untung Budiawan. F. Mohamad Ismail

batampos– Partai Golongan Karya (Golkar) berniat bergabung dengan koalisi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) dalam Pilwako Tanjungpinang, pada Pilkada 2024 mendatang.

Saat ini, PDIP sudah menjalin komunikasi dengan Golkar soal koalisi besar-besaran di Pilwako Tanjungpinang 2024. Namun, saat ini baru Gerindra yang sudah bisa dipastikan bergabung dengan PDIP.

“Yang jelas, Gerindra. PKB, Hanura, PPP, Golkar insyallah,” kata Lis Darmansyah, bakal calon Walikota Tanjungpinang, sekaligus Sekretaris DPW PDIP Kepri, Selasa (6/8).

Lis menerangkan, bahwa komunikasi antara PDIP dengan Golkar sudah cukup baik. Bukan hanya Golkar, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan partai politik lainnya.

“Semoga dalam waktu dekat semua rekomendasi sudah selesai, sebelum masa pendaftaran,” tambahnya.

BACA JUGA: Gerindra Resmi Usung Lis Darmansyah-Raja Ariza di Pilwako Tanjungpinang

Dengan didampingi Raja Ariza sebagai bakal calon Wakil Walikota, Lis mengakui akan bersinergi untuk menata Kota Tanjungpinang agar menjadi lebih baik lagi.

Terlebih, Kota Tanjungpinang merupakan ibu kota Provinsi Kepri. “Sudah seharusnya dalam sisi ekonomi, pembangunan harus lebih baik,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPD II Golkar Tanjungpinang, Untung Budiawan mengakui pihaknya memang sudah ada niat untuk bergabung berkoalisi bersama PDIP dan Gerindra, dalam Pilwako Tanjungpinang itu.

“Arah kesana sudah ada (koalisi dengan PDIP). Tapi kita masih menunggu keputusan, dalam minggu ini keluar,” sebut Untung.

Untung menegaskan, kemungkinan besar Golkar tidak akan mengusung kader nya untuk bertarung di Pilwako. Ia pun akan menduduki semua kader, agar membahas hal itu.

“Kita akan duduk bersama, ya semoga sama-sama bisa menerima,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Perjalanan dan Pengorbanan Gregoria Mariska Tunjung yang Berujung Medali Olimpiade

0

Demi kemajuan sang putri, dari Wonogiri, ayah Gregoria Mariska Tunjung tiga kali dalam sepekan mengantarkannya latihan badminton ke Solo dan Klaten. Tulisan lama wartawan Jawa Pos Radar Solo (grup Batam Pos) berikut ini menggambarkan perjuangan masa kecil dan dukungan penuh keluarga untuk pebulu tangkis yang kemarin merebut perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut.

Peraih medali perunggu Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, saat upacara perebutan medali bulu tangkis tunggal putri Olimpiade Paris 2024, di Porte de la Chapelle Arena, Paris, Senin (5/8).
F. Luis TATO/AFP

SANG putri baru di awal meniti perjalanan bulu tangkis. Namun, Fransiska Romana Dwi Astuti sudah mengajukan usul yang sangat berani kepada sang suami, Gregorius Maryanto.
Sang suami dimintanya berfokus mengembangkan potensi Ria, panggilan akrab putri mereka, Gregoria Mariska Tunjung. Menyepakati usulan tersebut, Maryanto pun menutup kios plastiknya di Pasar Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

”Saya bilang ke bapak, yang penting Ria bisa fokus di satu bidang yang disenanginya. Saya saja yang kerja. Bapak fokus ngurus Ria. Saya tidak diurus juga tidak apa-apa,” kata Dwi Astuti, lalu terkekeh ketika menceritakan peristiwa tersebut pada Agustus 2021 saat Ria tampil di Olimpiade Tokyo.

Maryanto-lah yang pertama mengendus ketertarikan Ria terhadap bulu tangkis. Tepatnya saat dia memergoki putrinya menyaksikan dengan saksama Piala Thomas dan Uber 2004 di rumah mereka di Perum Griya Cipta Laras, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota.

”Saat itu usianya masih sekitar 5 tahun. Setelah lihat itu, kok katanya pengin namplek (badminton),” ujar Maryanto.

Dimulailah perjalanan panjang itu. Bersama sang ayah, Ria pun kerap bermain badminton di area perumahan.

Suatu hari, Maryanto mendapatkan kabar bahwa ada kursus badminton di Solo. Dia akhirnya mendaftarkan sang putri. Setelahnya, dua kali dalam sepekan Maryanto mengantar sang putri untuk berlatih.

Bukan hanya itu, Ria yang juga akrab disapa Jorji sepekan sekali diantar ke rumah pamannya di Klaten untuk berlatih badminton.

Di sela-sela tiga kali dalam sepekan harus keluar kota itu, Maryanto melatih sendiri sang anak di rumah.

”Saya melatih Ria di gedung di Bulusulur. Modalnya catatan. Saya catat apa yang dilakukan sang pelatih di Solo, kemudian saya latih juga. Jadi, mengulang yang sudah dilatihkan,” kenang dia.

Maryanto kemudian mendaftarkan Ria di PB Mutiara Cardinal, Bandung, Jawa Barat. Saat itu gadis kelahiran 11 Agustus 1999 tersebut masih duduk di kelas IV di SD Negeri Ngadirojo 1.
Otomatis, Ria pindah ke Bandung dan mengikuti homeschooling di sana. Sebuah pengorbanan besar untuk seorang gadis sekecil itu yang sebelumnya belum pernah terpisah jauh dari orangtua.

Di sisi lain, ayah-ibu Ria tak kalah berkorban. Dari kota tempat tinggal mereka di perbatasan Jawa Tengah–Jawa Timur, merekalah yang harus sering mengunjungi sang putri ke Ibu Kota Jawa Barat tersebut.

Ketika tak ada jadwal ke Bandung, Maryanto dan Dwi Astuti berkontak video dengan Jorji. Setiap hari mereka melakukannya untuk memantau dan menyemangati. Setiap akan bertanding, Ria juga selalu tak pernah lupa memberi kabar. Sekaligus meminta doa restu.
Dan, setiap berkesempatan liburan pulang ke Wonogiri, Dwi Astuti menyebut Ria selalu memiliki makanan klangenan. ”Sangat sederhana, sego (nasi) kucing,” ungkapnya.

Tiga tahun silam itu, Ria kandas di 16 besar. Dwi Astuti menyatakan, dirinya dan suami tak kecewa. ”Nggak harus bawa medali. Ini juga Olimpiade pertama Ria,” kata Dwi Astuti.

Namun, doa dan dukungan tiada putus dari ayah dan ibunya itu akhirnya turut mendorong kepercayaan diri Ria. Hasilnya, kemarin dia memastikan diri merebut perunggu tunggal putri.
Sepulang dari Paris nanti, jika Ria sempat mudik ke Wonogiri, ayah dan ibunya sudah pasti tahu apa yang perlu disiapkan untuk putri kebanggaan mereka: sego kucing. (*)

 

Reporter: IWAN ADI LUHUNG

Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan 11 PMI Ilegal, Tekong dan Kru Kapal Ditangkap

0
Pelaku penyelundupan PMI non prosedural diamankan Tim F1QR Lanal TBK

batampos– Tim F1QR Lanal Tanjungbalai Karimun, Senin (5/8) berhasil menggagalkan penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural. Selain itu, ikut diamankan 2 orang pelaku penyelundupan PMI. Pengungkapan ini berawal dari infromasi akan masuknya PMI non prosedural di Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun.

”Tim F1QR Lanal Tanjungbalai Karimun, menggagalkan upaya penyelundupan 11 orang PMI non prosedural di perairan Combol, Sugie Besar, Kabupaten Karimun pada Senin (5/8). Dari kasus ini TNI AL juga turut meringkus dua orang pelaku yang berperan membawa PMI ilegal tersebut. Keduanya berinisal Az, 27 selaku tekong dan Ed, 29 sebagai kru kapal,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Anro Casanova, Selasa (6/8).

Pengungkapan ini, kata Danlanal, merupakan pengembangan atas informasi yang diperoleh pihaknya beberapa minggu lalu. Dan, akhirnya Tim F1QR berhasil melakukan penyergapan pada pukul 02.30 WI. Modus penyelundupan PMI ilegal ini dilakukan dengan cara ship to ship. Yakni, dari atas speedboat berkecepatan tinggi dengan mesin 200 PK kepada kapal pancung di sebuah pulau.

BACA JUGA: Keluar dari Malaysia Tanpa Dokumen, 4 PMI Non Prosedural Diamankan Lanal Karimun

“Modusnya dijemput menggunakan speedboat berkecepatan tinggi 200 PK. Kemudian, dipindahkan ke ke kapal bermesin 40 PK di pulau yang ada di Kecamatan Sugie Besar. Setelah itu, akan di bawa ke Batam. TNI AL saat ini juga tengah memburu seorang pelaku berinisial Dn yang diduga kuat merupakan otak pelaku dari aksi penyelundupan PMI ilegal ini,” jelas Danlanal..

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Lanal Tanjungbalai Karimun, beberapa orang PMI tergiur untuk bekerja di Malaysia setelah melihat tawaran kerja melalui aplikasi media sosial. Kemudian, ada juga mendapat tawaran dari rekan yang dikenal. 11 orang PMI non prosedural ini berasal dari berbagai daerah.

”Diantaranya, dua orang asal Jawa Tengah, 2 orang Jawa Timur, 1 orang Sumatra Utara dan 6 orang asal Lombok.
Sebagian mereka ini sudah lama bekerja di Malaysia dan ada juga yang baru bekerja. Dari 11 PMI non prosedural ini, kita hanya kita menemukan dua buah paspor. Sehingga, patut diduga kecenderungan ketika saat berangkat ke luar negeri tidak menggunakan dokumen yang semestinya,” ungkap Danlanal.

Terhadap para PMI non prosedural ini, tambah Danlanal, pihak Lanal Tanjungbalai Karimun melimpahkan mereka kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk dilakukan proses pemulangan dan penanganan lebih lanjut. (*)

Reporter: Sandi