Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2952

Sudah Dua Pekan Suplai Air Bersih di Tanjungsengkuang Terganggu

0
keran air terganggu
Ilustrasi.

batampos – Warga Tanjungsengkuang, Batuampar, Batam, mengeluhkan gangguan pasokan air yang sudah berlangsung selama dua minggu terakhir.

Aliran air ke kawasan tersebut tidak lancar dan hanya mengalir pada dini hari, itupun dengan intensitas yang sangat rendah. Ratna, salah satu warga di kawasan Sengkuang Dalam Blok A, mengungkapkan bahwa kondisi ini membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

“Air cuma mengalir dini hari, itupun gak langsung deras. Padahal sekarang ini debit air harusnya tinggi karena hujan terus,” ujarnya, Selasa (22/10).

Ia mengatakan, sebelumnya aliran air sempat normal, bahkan mengalir pada siang hari. Tetapi, dalam dua pekan terakhir, kondisi ini berubah drastis, dan warga menduga ada masalah dengan tekanan air.

Keluhan warga direspons oleh PT Air Batam Hilir (ABH) melalui Corporate Communications, Ginda Alamsyah. Ia mengakui bahwa wilayah Sengkuang, Batumerah, dan sekitarnya memang masuk dalam daerah yang mendapat aliran air pada jam-jam tertentu, terutama pada malam hari atau saat jam puncak.

“Memang ada beberapa kali gangguan di sistem pumping Duriangkang yang menyuplai air ke jalur Sengkuang. Gangguan ini berpotensi menyebabkan aliran air menjadi lebih malam atau lebih pendek dari biasanya,” ujar dia.

Pihak ABH berjanji akan segera mengecek kondisi di lapangan untuk memastikan penyebab gangguan tersebut. Jika terjadi mati total dan jaringan air tidak dapat mengalir, ABH siap mengirimkan mobil tangki untuk membantu suplai air ke wilayah yang terdampak.

Gangguan ini menambah deretan keluhan warga yang berharap pasokan air dapat kembali normal. Hingga kini, warga masih menunggu kepastian perbaikan dari pihak terkait. (*)

Reporter: Arjuna

Ini Tanggapan HMNI Terkait PP 26 Tahun 2023 Tentang Pemanfaatan Hasil Sedimentasi Laut

0
IMG 20241022 WA0056 scaled
Sosialisasi PP 26 tahun 2023 tentang 2023 pemanfaatan hasil sedimentasi di Kepri.

batampos – Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Kepri angkat bicara terkait Peraturan Pemerintah (PP) 26 tahun 2023 tentang pengelolaan hasil sedimentasi laut. HMNI ingin ada regulasi yang jelas dan tepat dengan kebijakan ini sehingga tidak mengorbankan ekosistem laut yang tentunya berdampak langsung dengan kehidupan para nelayan.

Ini disampaikan oleh Ketua DPD HMNI Kepri Ravi Azhar saat mengikuti sosialisasi PP 26 tahun 2023 tentang pengelolaan hasil sedimentasi laut di Anggrek Coffe, Batu 12, Tanjungpinang, Selasa (22/10).

Terkait aturan pemanfaatan hasil sedimentasi laut ini, sikap nelayan sebut Ravi tergantung dari hasil kajian pemerintah. Jika kajian yang tengah berjalan bermanfaat untuk kemajuan ekonomi masyarakat dan negara tentu nelayan akan mendukung penuh. Namun jika sebaliknya, dalam kajian merugikan masyarakat dan merusak ekosistem laut tentu nelayan dengan tegas akan menolak.

“Aturan ini kan lagi dikaji pemerintah. Kalau memang kajian mereka bisa diterima dan sesuai dengan aturan yang ada, ya kita siap menerima dan siap membantu, tapi kalau memang bertentangan ya tentunya kita menolak dengan keras. Bahwasanya kita tetap memperjuangkan kehidupan dan penghidupan masyarakat nelayan, ” ujar Ravi.

Untuk itu Ravi berharap pemerintah terkait untuk secara serius mengkaji kebijakan ini dan jika memang harus diterapkan, harus ada penjelasan dan sosialisasi yang lebih lagi ke masyarakat.

“Masyarakat belum tahu betul soal kebijakan ini. Perlu adanya sosialisasi yang intens lagi biar kami nelayan ini terbuka wawasannya bahwa sedimentasi laut seperti ini loh. Apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Juga terkait kebijakan impor yang diperbolehkan kalau kebutuhan lokal telah terpenuhi itu perlu sosialisasi ke masyarakat, ” harap Ravi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau Said Sudrajad dalam arahannya menjelaskan hal yang sama. Penerapan PP tentang pemanfaatan hasil sedimentasi ini harus ada kajian dan pertimbangan yang matang. Sosialisasi ke masyarakat yang lebih maksimal lagi sangat dibutuhkan.

“Kita apresiasi dengan kegiatan sosialisasi dari Polda Kepri hari ini. Ini memang harus terus dilakukan untuk memberikan wawasan ke masyarakat. Setiap tahapannya selalu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan masyarakat karena memang nanti ujungnya semua yang kita lakukan ini kan muaranya untuk kegiatan pembangunan kesejahteraan masyarakat dan bangsa, ” ujar Said.

Selain itu sebagai pemerintah Daerah, harap Said, kebijakan ini juga bisa memberikan manfaat langsung ke tataran pemerintah daerah di bawahnya.

“Kalau kegiatan-kegiatan seperti ini kita berharap juga nanti ada manfaat langsung kepada tataran pemerintah di bawahnya dan juga untuk masyarakat, supaya nanti kita dapat memberikan langsung kepada masyarakat apa kira-kira yang dapat kita lakukan secara bersama-sama dalam rangka perkembangan ekonomi masyarakat dari aktifitas pengelolaan hasil sedimentasi laut ini, ” ujar Said.

Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang , Fajar Kurniawan yang hadir sebagai narasumber apresiasi dengan sosialisasi awal terkait kebijakan pemanfaatan hasil sedimentasi laut ini.

Disebutkannya, sosialisasi ini menjadi penting dalam rangka yang menyebarluaskan informasi hal-hal apa saja yang terkandung di dalam PP tersebut, agar masyarakat yang kemudian tidak salah sangka, tidak salah mengerti terkait apa yang dimaksud tujuan dan hal-hal yang di dalamnya. Apa tujuan pengelolaan sedimentasi dan apa yang menjadi latar belakangnya. Kenapa itu dilakukan dan apa nanti juga manfaatnya untuk masyarakat nelayan.

“Itu yang kita sampaikan termasuk hal-hal yang bersinggungan terkait dengan lingkungan hidup, kemudian masyarakat dan juga kekhawatiran yang mengemuka selama ini yang terkait dengan ekspor pasir laut semua kita paparkan dengan baik, ” ujar nya.

Dalam sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kanit Ekonomi Subdit II Dit Intelkam Polda Kepri, AKP Andri Warman SH. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Disiplin dan Loyalitas, Empat Pegawai Rutan Terima Penghargaan

0
rutan
Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II Batam Fajar Teguh Wibowo berikan penghargaan kepada empat pegawainya yang memiliki semangat kerja, disiplin dan loyalitas selama bertugas di Rutan Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II Batam Fajar Teguh Wibowo berikan penghargaan kepada empat pegawainya saat memimpin apel, Senin (21/10). Empat pegawai ini memiliki semangat kerja yang disiplin dan loyalitas selama bertugas di Rutan Batam.

Fajar menjelaskan, penghargaan ini tidak saja sebagai apresiasi kepada mereka yang menerima, tapi juga dorongan yang baik kepada seluruh pegawai untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal pagi dengan mengedepankan prinsip kedisiplinan dan loyalitas.

Baca Juga: Rutan Batam Gelar Simulasi Penanganan Musibah Kebakaran Bersama Damkar

“Kepada pegawai yang menerimanya, saya ucapkan selamat dan terus semangat untuk menjalankan tugas dengan baik. Kepada seluruh pegawai juga demikian. Mari berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Tugas kita di sini melayani jadi harus betul kita lakukan degan hati yang ikhlas,” ujar Teguh.

Penghargaan ini diberikan sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Rutan Kelas IIA Batam nomor W.32.PAS.PAS.5-KP.05.03-2399 tentang Pegawai Terbaik Pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam Periode Bulan Oktober tahun 2024.

“Kita harus lebih proaktif dalam memberikan pelayanan, tidak hanya menunggu tetapi menjemput kebutuhan masyarakat dan warga binaan. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk terus berinovasi,” tegasnya.

Seperti diketahui UPT Pemasyarakatan di Kepri dituntut untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Program pembinaan kepada warga binaan harus berjalan dengan baik dan semangat kekeluargaan.

Pegawai yang berdedikasi akan dihargai dengan berbagai penghargaan. Belum lama ini Lapas kelas II Batam juga memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya Dua Puluh Tahun kepada dua pegawai yang sudah berdedikasi selama 20 tahun.

Penghargaan rutin dari Presiden RI untuk pegawai yang telah mengabdi puluhan tahun ini diserahkan oleh Kalapas Batam Heri Kusrita, pada awal September lalu.

“Tanda kehormatan ini merupakan bentuk penghormatan dari Presiden Republik Indonesia kepada pegawai yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun. Saya berharap agar seluruh pegawai dapat bekerja dan mengabdi hingga 30 tahun dengan tetap menjaga kesehatan dan komitmen menerapkan SOP yang ada, ” ujar Heri.

Dalam arahannya Heri juga berpesan agar jelang Pilkada 2024 pastikan seluruh petugas Lapas Batam khususnya, wajib bersikap netral dan petugas yang mendata Daftar Pemilih Sementara agar dapat bekerja dengan maksimal agar warga binaan dapat menggunakan hak pilihnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Tekan Stunting, BKKBN Kepri Resmikan Rumah Asuh Generasi Emas

0
image0 14 scaled
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, Plt Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina dan Sekda Kota Batam Jefridin saat meresmikan Rumah Asuh Generasi Emas 2045 di kawasan Batamindo, Seibeduk, Batam. Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos.

batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meresmikan Rumah Asuh Generasi Emas 2045 di kawasan Batamindo, Seibeduk, Batam. Inisiatif ini merupakan bagian dari program nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045.

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina menyatakan bahwa program ini sangat penting dalam mendukung kualitas sumber daya manusia, terutama di wilayah Kepulauan Riau, dari penduduk usia produktif yang bekerja di perusahaan besar maupun kecil sangat dominan.

Rohina menyebut rumah asuh ini menyediakan layanan kesehatan lengkap mulai dari tim dokter, psikolog, hingga layanan konseling untuk calon pengantin.

“Kami menyediakan tim dari dokter dan psikolog untuk mendukung program ini. Harapannya, program ini dapat berjalan sesuai dengan visi Ibu Gubernur Kepri,” ujar Rohina, Selasa (22/10).

Rohina menjelaskan bahwa rumah asuh ini tidak hanya berfokus pada pengasuhan anak, tetapi juga memberikan layanan bagi pasangan yang akan menikah. Layanan ini diharapkan dapat mencegah masalah stunting sejak dini.

“Sesuai arahan Kepala BKKBN pusat, kami dituntut untuk berinovasi dalam pencegahan masalah kesehatan dan keluarga mulai dari hulu hingga hilir. Oleh karena itu, kami menyiapkan rumah asuh yang terintegrasi dengan berbagai layanan,” katanya.

Lebih lanjut, Rohina berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah agar program ini dapat berkembang, terutama di Batam yang memiliki populasi penduduk dan pekerja industri yang cukup besar.

Rumah asuh serupa juga telah diinisiasi di Bintan, dan BKKBN Kepri akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mengembangkan program ini lebih lanjut.

“Dengan adanya Peraturan Gubernur (Pergub) yang sedang digagas, kami berharap ini dapat menjadi acuan bagi seluruh kabupaten dan kota di Kepri,” jelasnya.

Rohina juga menekankan bahwa rumah asuh ini berbeda dari yang ada di kota lain, seperti Semarang, yang hanya fokus pada pengasuhan anak stunting.

Di Batam, layanan yang disediakan lebih lengkap, mulai dari pengasuhan, konseling, hingga persiapan bagi calon ibu, pemberian ASI, dan bimbingan bagi calon pengantin.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, untuk memberikan penyuluhan kepada calon pengantin agar dapat membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera,” sebut Rohina.

Disamping itu, Pejabat (Plt) Gubernur Kepri, Marlin Agustina, mengungkapkan kebanggaannya atas inisiatif BKKBN Kepri.

“Alhamdulillah, ini ternyata rumah asuh pertama di Indonesia. Gagasan ini tercetus dari Kepala Perwakilan BKKBN Kepri yang prihatin melihat para pekerja usia produktif di sini kesulitan menitipkan anak mereka,” ujar Marlin.

Marlin mengatakan meski prosesnya panjang, program ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara berbagai pihak, termasuk kawasan industri dan sektor swasta.

Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan semangat besar untuk mendukung pekerja di Batam, terutama dalam memastikan kesejahteraan anak-anak mereka.

“Saya berharap rumah asuh ini juga dapat dibangun di kabupaten dan kota lain, terutama di lingkungan pekerja. Para pekerja harus mempersiapkan ekonomi keluarga sekaligus memastikan gizi dan kesehatan anak-anak mereka terpenuhi. Rumah asuh ini adalah solusi yang tepat untuk mendukung kesejahteraan keluarga,” lanjut Marlin.

Marlin juga optimis bahwa inisiatif ini, meskipun masih berskala kecil, memiliki prospek yang sangat baik untuk berkembang di masa depan.

Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap anak-anak sejak dini, yang akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia di tahun 2045.

“Jika kita peduli terhadap anak-anak sekarang, saya yakin Indonesia akan memiliki SDM yang luar biasa, terutama di bidang kesehatan, pada 2045 nanti. Rumah asuh ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan, tetapi juga pendidikan, tempat bermain, dan berbagai fasilitas lainnya yang lengkap,” tutupnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Buka Mubes HMT, Ronny Minta Mahasiswa Dapat Mengasah Potensi Diri

0
Sejumlah mahasiswa Tambelan di Bintan menghadiri musyawarah besar HMT Ke-VI di Gedung LAM Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Minggu (20/10/2024). F.Kiriman Zoko untuk Batam Pos.

batampos– Himpunan Mahasiswa Tambelan (HMT) di Bintan menggelar musyawarah besar Ke-VI pada Minggu (20/10/2024).

Kegiatan dilaksanakan di Gedung LAM Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Ketua Umum HMT Doni Adrian menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan untuk membangun kualitas dan solidaritas serta menjadikan HMT yang berintegritas.

BACA JUGA: Nelayan Kembali Diresahkan Aktivitas Pukat dan Bom Ikan di Perairan Tambelan

Dalam kesempatan itu, dia mengapresiasi mahasiswa Tambelan yang sudah merantau ke Pulau Bintan.

Hal ini menunjukkan semangat mahasiswa Tambelan untuk menuntut ilmu dan mengangkat derajat keluarga.

Dia berharap, mahasiswa yang sedang menuntut bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengapresiasi kegiatan yang diadakan HMT di Bintan.

Menurutnya, HMT bukan sekedar wadah silaturahmi sesama mahasiswa, namun HMT harus menjadi tempat pengembangan kemampuan dalam mengasah potensi diri.

Dari kegiatan ini, diharapkan sebagai ikhtiar dalam membangun sumber daya manusia yang kelak dapat membantu dalam mengisi pembangunan daerah. (*)

Reporter: Slamet

Indonesia Kini Punya Juara Dunia Motorsport, Menpora Janjikan Hal Ini

0
Aldi Satya Mahendra ketika merayakan juara dunia WSSP300. (Instagram @aldihendra_57)

batampos – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo ikut bangga dengan keberhasilan pembalap Aldi Satya Mahendra, yang menjadi juara dunia World Super Sport (WSSP) 300 2024.

Aldi Satya Mahendra keluar sebagai juara dunia WSSP300 2024 setelah finis di posisi keenam dalam Race 2 balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (20/10). Hasil itu membuat rider berusia 18 tahun tersebut juara ajang balap kasta ketiga superbile (WSBK) dengan keunggulan 21 poin dari rival terdekatnya, Loris Veneman.

Apiknya lagi, pembalap tim BrCorse itu menjadi juara dunia dengan rekor 100 persen finis di setiap balapan. Dia tak pernah did not finish (DNF) alias gagal finish. Bahkan, dalam 16 balapan yang dijalani, hanya satu kali saja dia tak masuk 10 besar.

Pencapaiannya itu membuat Aldi menorehkan sejarah sebagai juara dunia balap motor solo pertama dari Indonesia. Sebelumnya, tidak pernah ada pembalap Tanah Air yang pernah mencapai titik yang sama seperti dirinya.

“Ya pastinya saya rasa dunia motor sport kita khususnya untuk sepeda motor ini sangat gemilang kemarin kita ada juara di kelas 300 dan bagaimana Mario Aji sedang menuju MotoGP,” kata Menpora Dito di Kemenpora RI.

Kemenpora pun disebut Dito telah menghubungi Aldi. Selain memberikan selamat, pemerintah juga berjanji bakal memberikan dukungan maksimal kepada sang pembalap untuk meningkatkan kariernya.

“Pastinya kami sudah komunikasi dan kami nanya kira-kira bagaimana caranya kita bisa meng-boost karier dia. Apa yang kira-kira pemerintah bisa lakukan, pastikan kita lakukan,” ucap Dito.

Selain itu, Kemenpora sekarang juga berencana membuat kedeputian baru yang khusus mengurusi olahraga industri. Motorsport termasuk dalam olahraga yang akan diurus oleh kedeputian tersebut.

Menurut Dito, industri motorsport bisa akan semakin maju lagi di Indonesia. Apalagi, pemerintah bakal fokus memberikan dukungan penuh kepada motorsport.

“Jadi ini salah satu hal yang tadi mengapa saya sampaikan ke depan harus ada industri olahraga terfokus di sini, karena untuk olahraga motorsport ini sangat erat dengan industri. Selama ini Kemenpora memiliki keterbatasan untuk mendukung,” tuturnya.

“Saya rasa ke depan motorsport akan menjadi salah satu yang kita akan support fokus juga tadi kan,” pungkas Dito. (*)

Pemko Batam Layangkan SP1 ke Warga Tembesi Tower, Minta Lahan Segera Dikosongkan

0
Imam Tohari
Kepala Satpol PP Kota Batam Imam Tohari. (Jessica/Antara)

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui tim terpadu telah melayangkan Surat Peringatan 1 (SP1) kepada ratusan kepala keluarga yang bermukim di kawasan Tembesi Tower, Sagulung.

Langkah ini diambil untuk mengosongkan lahan yang akan segera digunakan oleh perusahaan pemilik lahan, Panbil Group, untuk pembangunan. Demikian disampaikan oleh Kepala Satpol PP Batam, Imam Tohari.

Setidaknya, ada 270 keluarga yang tinggal di sana. Semua diperingatkan untuk segera atau bersiap pindah dari kawasan tersebut.

“SP1 ini merupakan peringatan awal agar warga yang tinggal di sana bersiap untuk pindah, karena perusahaan akan memulai pembangunan di lokasi tersebut,” ujar Imam, Senin (22/10).

Sebagai bagian dari relokasi, Panbil Group ternyata telah menyiapkan tempat baru bagi warga, yakni di Piayu, Sei Beduk. Pemberian SP1 juga dilakukan berdasarkan arahan langsung dari Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung.

“Kami datang langsung ke permukiman warga untuk memberikan SP1. Bagi warga yang tidak ada di rumah, surat peringatan kami tinggalkan di depan pintu,” kata dia.

Tim terpadu akan melanjutkan pemberian surat peringatan secara bertahap. Setelah SP1, surat peringatan kedua dan ketiga akan menyusul dengan jeda sepekan.

“Kami bertindak sesuai aturan dan peraturan daerah. Tugas kami adalah menjaga ketertiban,” ujarnya.

Terkait waktu pemindahan, lanjutnya, kemungkinan besar warga akan direlokasi setelah pelaksanaan Pilkada mendatang. Saat ini, sebagian besar warga sudah menerima kompensasi dari Panbil Group.

“Dari 270 KK, sudah banyak yang menerima ganti rugi berupa kavling legal dan uang sagu hati sesuai dengan kondisi bangunan, namun belum juga pindah, sehingga SP1 dikeluarkan,” ujar Imam. (*)

Reporter: Arjuna

Nyanyang Haris Optimis Raih 60 Persen Suara di Pilgub Kepri

0
ansar pusat
Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura

batampos – Calon Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura yang berpasangan dengan Ansar Ahmad dalam Pilgub Kepri, optimis dapat memenangkan kontestasi ini dengan dukungan penuh masyarakat.

Nyanyang menyatakan bahwa selama sebulan terakhir, ia bersama timnya aktif menyapa masyarakat untuk memperkenalkan diri dan menguatkan dukungan.

“Alhamdulillah, kalau dulu saya hanya dikenal di daerah pemilihan (dapil) saya, sekarang saya sudah mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat Kepri. Setelah turun ke lapangan, kami dapat lebih memahami masalah-masalah yang ada serta menawarkan solusi yang tepat,” ujar dia, Senin (22/10).

Nyanyang optimis pasangan nomor urut satu, yang dikenal dengan akronim ‘Sayang’ (Ansar-Nyanyang), dapat meraih 50-60 persen suara di Batam dan wilayah Kepri. Tren dukungan terhadap pasangan tersebut terus meningkat secara signifikan dibandingkan bulan Agustus lalu.

“Peta politik terhadap pasangan nomor urut satu sangat luar biasa. Kami bisa head to head dengan paslon lain, bahkan kami yakin dapat melampaui mereka. Kami sangat positif dalam menargetkan kemenangan di Batam dan Kepri secara keseluruhan,” kata dia.

Menjelang debat Pilkada yang akan digelar pada 2 November mendatang, Nyanyang menyampaikan bahwa persiapan berjalan lancar. Baik dirinya maupun Ansar mengedepankan diskusi untuk memperdalam visi dan misi, serta memetakan tantangan yang dihadapi Provinsi Kepri saat ini.

“Debat nanti akan fokus pada topik pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur. Materi yang akan kami bahas sudah dipersiapkan dengan matang. Kami hanya tinggal melengkapi dan menyempurnakan program-program yang sudah ada,” ujarnya.

Selain persiapan debat, diskusi rutin dilakukan dengan tim relawan dan pimpinan partai untuk menyelaraskan strategi kampanye. Ia kerap berdiskusi dengan Ansar untuk memastikan penyampaian program berjalan optimal saat debat nanti.

Ia juga mengungkapkan visi besar pasangan ‘Sayang’ untuk memajukan pertumbuhan ekonomi Kepri. Pada tahun 2027, pasangan ini menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah bisa mencapai 7 persen. Strategi ini akan difokuskan pada peningkatan investasi di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), serta wilayah Natuna dan Anambas.

“Kami akan mendorong pertumbuhan investasi, bahkan jika diperlukan, kami akan memangkas birokrasi agar iklim investasi di Kepri semakin kondusif,” ujar Nyanyang.

Pasangan Sayang turut menekankan pentingnya program strategis kesejahteraan masyarakat. Ia harap, program ini dapat mewujudkan lapangan pekerjaan yang lebih luas, akses kesehatan yang lebih baik, serta pendidikan yang lebih mudah dijangkau.

Di bidang pendidikan, pasangan ini berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan bantuan seragam untuk meringankan beban keluarga. Sementara di sektor kesehatan, pasangan Sayang merencanakan program pengobatan gratis bagi warga hanya dengan menggunakan KTP. (*)

Reporter: Arjuna

Polisi Dalami Penyebab Kebakaran Dua Unit Mobil di Komplek Pasar Fanindo Batuaji

0
mobil kebakar
Dua unit mobil terbakar di depan pasar Fanindo Batuaji. Api pertama kali keluar dari depan mini bus dan langsung menyambar ke mobil avanza yang berada tepat di sampingnya. Foto Rengga / Batam Pos

batampos – Kebakaran dua unit mobil yang terjadi di depan ruko komplek pasar Fanindo, Selasa (22/10) pagi dalam penanganan Polsek Batuaji. Polisi sudah melakukan olah TKP dan memasang garis pembatasan di lokasi kebakaran.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Andi Pakpahan membenarkan kejadian ini dan sedang didalami. “Iya ada dua unit mobil yang terbakar. Lagi kami dalami penyebabnya, ” ujar Andy.

Baca Juga: Mini Bus dan Avanza Hangus Terbakar di Depan Pasar Fanindo Batuaji

Informasi yang didapat di lapangan, kebakaran ini muncul dari mobil minibus BP 1618 GY yang tengah parkir di depan HOB Kafe. Mobil ini baru parkir dan ditinggalkan pengendara ke lokasi pasar. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran sebab warga melihat api muncul dan membesar dari dalam mobil minibus ini.

“Apinya cepat kali membesar dan merambat ke mobil Avanza milik orang Klinik Global itu. Tak bisa mau dorong atau selamatkan Avanza itu karena kobaran api yang besar, ” ujar Dendi, saksi mata di lokasi kejadian.

Dalam hitungan menit dua uni mobil ini ludes terbakar. Armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi hanya bisa memadamkan sisa-sisa bara api yang sudah mulai mereda.

Rida Hariani, pemilik mobil Avanza BP 1870 DQ yang ikut terbakar menuturkan, mobilnya memang selalu parkir di lokasi tersebut. Mobil minibus yang terbakar atau sumber api adalah mobil pengunjung pasar. Dia cukup shock atas kejadian itu sebab mobilnya ikut ludes terbakar.

“Berharap agar yang punya mobil bus ini mau bertanggungjawab. Ini (mobilnya) sudah tak ada asuransi lagi, ” ujar Rida.

Rida adalah warga yang berdiam di sekitaran ruko lokasi kejadian tadi sehingga mobilnya selalu parkir di lokasi yang sama. Dia tak menyangkal kedatangan mobil minibus tadi membawa petaka bagi mobilnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara/ Batam Pos

Bhayangkari Anambas Raih Juara 2 Lomba Balas Pantun Tingkat Polda Kepri

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky didampingi istri, Rima bersama tim dari Bhayangkara dalam mengikuti lomba di Polda Kepri. f.Raden Ricky Untuk Batam Pos

batampos – Bhayangkari cabang Anambas berhasil meraih juara dua dalam perlombaan berbalas pantun yang digelar oleh Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau, di Mapolda Kepulauan Riau, Nongsa, Batam, Minggu, (20/10) kemarin.

Kapolres Anambas, Raden Ricky Pratidiningrat menjelaskan Polres Anambas pada Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-72 tahun mengirimkan dua tim untuk mengikoti dua lomba yang digelar di Polda Kepri.

BACA JUGA: Jaring Talenta-talenta Muda, Malam Harmoni Kata Bakal Digelar di Tanjungpinang

“Dua lomba yang digelar yaitu balas pantun dan video. Alhamdulillah kita dapat juara dua di kategori balas pantun,” kata Ricky saat dikonfirmasi, Senin, (21/10) malam.

Padahal, lanjut Ricky, dalam perlombaan ini pihaknya tidak menargetkan juara. Melainkan hanya ingin bersilaturrahmi dengan seluruh pengurus Bhayangkari yang ada di Kepulauan Riau.

“Meskipun kita berada jauh di daerah perbatasan Kepulauan Riau, tetapi tidak menyurutkan semangat Bhayangkari cabang Anambas untuk menorehkan prestasi dalam lomba tersebut,” sebut Ricky.

Terakhir, Ricky menyampaikan terimakasih kepada seluruh Bhayangkari yang selama ini senantiasa setia mendampingi suami dalam bertugas.

“Saya tahu bahwa mayoritas anggota kami bertugas tidak didampingi Bhayangkaranya. Karena terpisah dengan jarak. Kami sampaikan terima kasih karena sudah mendukung tugas suami,” pungkas Ricky. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin