Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 2956

Kepala BP Batam Tinjau Pengerjaan Hunian Baru Warga Rempang di Tanjung Banon

0

banon 1batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meninjau langsung pengerjaan hunian baru untuk warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City, Jumat (23/8/2024). Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Muhammad Rudi optimistis pembangunan kawasan serta hunian baru yang berlokasi di Tanjung Banon itu bisa selesai tepat waktu.

Dengan harapan, warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara dapat segera menempatinya dan memulai hidup baru di sana.

“Ini harus kita selesaikan agar warga senang. Sejak awal, rencana investasi di Rempang memang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, oleh sebab itu BP Batam bersama Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam sudah sepakat untuk mengawal proses ini sampai selesai,” ujarnya di Tanjung Banon.

Berdasarkan laporan tim di lapangan, lanjut Rudi, pengerjaan sekitar 60 unit rumah masih terus berlangsung.

Dimana, beberapa unit di antaranya sudah memasuki tahapan penyelesaian.

“Kita berharap sudah selesai pada pertengahan hingga akhir September 2024,” tegas Rudi.

Ia juga meminta serta mewanti-wanti agar kontraktor pelaksana dapat memperhatikan betul rencana pengerjaan (action plan) sesuai perjanjian yang berlaku.

Sehingga, target penyelesaian rumah baru untuk warga Rempang di Tanjung Banon dapat terealisasi dengan maksimal.

“Yang pasti kita optimis untuk segera memindahkan warga ke rumah baru mereka,” tutup Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam. (*)

New Launching Dreamland Park Extension, Rumah Termewah di Kawasannya Harga Terjangkau di Kelasnya dengan Cicilan hingga 100 Bulan Tanpa Bunga

0

dreamlandbatampos – Dreamland Park Extension merupakan proyek pengembangan dari Perumahan Dreamland Park di Kawasan Terpadu Dreamland seluas 50 Ha. Kawasan ini sudah ramai karena telah dibangun ribuan rumah, ruko, soho dan townhouse yang dilengkapi berbagai fasilitas diantaranya waterboom, playground, Gogo supermarket, Kinos Cinema, taman perumahan, lapangan futsal, dan lapangan basket. Segera dibangun juga plaza dan foodcourt untuk melengkapi kawasan ini.

Komplek Dreamland Park dikembangkan oleh PT. Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) di segiempat emas Batu Aji – Tanjung Uncang – Marina City – Sekupang yang letaknya selangkah dari Simpang Basecamp. Jalan pada Simpang ini kini telah ditingkatkan menjadi lebih lebar dan dibuat bundaran untuk mengurai kepadatan hingga kemacetan lalu lintas yang terjadi sebelumnya. Selain itu, beberapa titik infrastruktur lain yang mengarah ke Simpang Basecamp dan Dreamland juga dikembangkan tentunya akan sangat mendukung kelancaran arus lalu lintas menuju Dreamland Park Extension dan meningkatkan nilai investasi di Kawasan Terpadu tersebut.

Selain itu, Komplek ini dikelilingi ribuah perumahan berpenduduk, dekat dengan fasilitas umum yakni Sekolah Globe National Plus, Universitas Riau Kepulauan, RSUD Embung Fatimah, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah terbesar se-Sumatera, Pelabuhan Ferry Terminal Waterfront City, Batam Hills Golf. Akses mudah juga ke pusat industri di antaranya Bintang Industri, galangan kapal (Shipyard) di Tanjung Riau dan Tanjung Uncang, maupun pusat bisnis dan hiburan yang telah ada sebelumnya. Sehingga membuat komplek ini sangat cocok untuk hunian, dan investasi yang sangat menguntungkan.

“Dreamland Park Extension memasarkan Rumah 1 lantai dengan type 51 terdapat 3 kamar tidur dan bonus pagar depan senilai 25 Juta. Spesifikasi lantai utama mewah dengan keramik HT 60×60 cm dan lantai carport juga finish keramik. Kamar mandi dilengkapi kloset duduk dan bonus wastafel. Penutup atap dari genteng beton yang membuat rumah tidak panas dan berisik sehingga penghuni lebih nyaman. Selain itu, ROW jalan utama kawasan sangat lebar yaitu 22 meter, ROW jalan perumahannya 16 meter dengan taman bermnya selebar 3 meter. Saat ini di lapangan sedang on progress pekerjaan infrastruktur saluran yang selanjutnya akan dikerjakan lapis perkerasan jalan bauksit dan dilanjutkan dengan pembangunan rumah contoh. Eksklusif hanya 53 Unit dan saat ini sudah mulai terjual,” ujar Pimpinan Proyek, Muhammad Afif Ridwan.

Dalam rangka Pameran PKP Expo yang sedang berlangsung hingga tanggal 15 September 2024 di Grand Batam Mall, kami hadirkan Promo Cepek “Bonus Cicilan hingga 40 Bulan dan Masa Cicilan hingga 100 Bulan ke Developer TANPA BUNGA”. Ini merupakan promo paling fenomenal dan terdahsyat yang tidak akan pernah ada lagi. Selain itu, PKP juga akan memberikan hadiah kepada konsumen yang telah membeli senilai total ratusan juta rupiah yang akan diundi pada penutupan Pameran. Untuk informasi Marketing dan Penjualan, bisa menghubungi tim kami dengan klik link ini. (*)

Amankan Pilkada, Polres Anambas Dapat Tambahan Personil 

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat. f. ihsan

batampos – Polres Anambas mendapatkan penambahan personil dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat mengatakan sesuai arahan dari Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, setiap daerah akan mendapatkan penambahan personil. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Sementara telah direncanakan adanya BKO (Bantuan Kendali Operasi) dari Polda Kepri ubtuk pengamanan tahapan pemungutan suara,” kata Ricky melalui telepon seluler, Jum’at, (23/8).

Dikatakannya, pergersaran personil dari Polda Kepri ke Polres Anambas belum dilaksanakan karena masih menunggu petunjuk dan arah (jukrah) dari Kapolda.

“Kita belum mendapat informasi kapan akan bergeser personil yang akan di BKO kan. Masih nunggu jukrah dari Polda terkait teknis pola pengamanan TPS (Tempat Pemungutan Suara) nya,” sebut Ricky.

Ricky juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak dan instansi terkait agar dapat menjaga keharmonisan, keamanan dan ketertiban masyarakat.

BACA JUGA: Kedatangan AKBP Raden Ricky di Tarempa Disambut Bupati

“Kita pastikan selama masa pilkada hingga selesai, keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap kondusif,” kata mantan Wakapolres Kapuas Hulu itu.

Masyarakat, sambung dia, diminta untuk tidak terpancing dengan isu kampanye hitam yang mengarah ke SARA.

“Mari kita saling menjaga stabilitas keamanan dengan menghindari hoax terkait isu dan sara, maupun money politic,” terang dia.

Ia juga menekankan kepada para pendukung dan kontestan yang akan berlaga untuk pemilihan kepala daerah nanti, tidak melakukan hal hal yang dapat merugikan banyak pihak.

“Untuk itu saya tegaskan kepada para pendukung pasangan calon maupun kepada calon itu sendiri, jangan saling adu domba, karena siapapun yang menang harus kita dukung untuk kemajuan daerah Kabupaten Anambas,” pungkas Ricky. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Pelajar SMPN 3 Tebing Diajarkan Cara Mengikat Kain Samping dan Buat Tanjak

0
Dua pemateri dari Perkasa Alam mempraktekkan cara pemasangan Tengkulok pada siswi SMPN 3 Tebing. f. ichwanul fahmi

batampos– SMPN 3 Tebing dan Perkasa Alam bekerjasama dalam memberikan materi seni tradisional warisan Melayu kepada para siswa.

Sosialisasi sekaligus pemberian materi seni tradisional warisan Melayu dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (23-24 Agustus) 2024.

Diantara materi yang disampaikan tatacara mengikat kain samping, dan penutup kepala tradisional khas Melayu Tanjak, Destar, dan Tengkulok.

“Hari ini (Jumat,red) kita mengajarkan cara melipat Kain Samping dan Tengkulok. Kemudian besok kami mengajarkan siswa/siswi cara melipat Tanjak jenis Tanjak Elang Menyusur Angin, dan Bulan Bintang,” ungkap Ketua Perkasa Alam Abu Abdillah Fahmi.

Tidak hanya SMPN 3 Tebing, kata Fahmi, Sanggar Perkasa Alam juga akan turun ke sekolah-sekolah. Tujuannya guna mengembangkan kajian dan mendukung Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) berupa Baju Pesak yang akan didaftarkan oleh Provinsi Kepri.

“Kita mensosialisasikan penggunaan Destar, Tanjak untuk laki-laki, dan Tengkulok untuk perempuan. Termasuk penggunaan Kain Samping atau kain Sinjang,” ungkap Fahmi.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Tebing Fitri mengatakan, kerjasama dilakukan karena pihaknya mendukung pelestarian seni tradisional Melayu. Apalagi setiap hari Jum’at, siswa menggunakan seragam baju kurung Melayu.

BACA JUGA: Tanjak Expo Kemenag 2024 Ditutup, Kakanwil Serahkan Tongkat Estapet ke Kabupaten/Kota

“Penggunaan Tanjak, dan Kain Samping merupakan warisan budaya Melayu yang harus kita jaga, dan lestarikan,” sebut Fitri.

Fitri mengaku, sebelumnya para siswa dan siswi tidak mengetahui cara mengikat kain samping dan penutup kepala tradisional khas Melayu. Namun dengan sosialisasi dan pelatihan yang diberikan Perkasa Alam tersebut, siswa dan siswi mendapatkan pengetahuan baru.

“Setelah mendapat bekal cara memakai Tanjak, dan Kain Samping, pasti akan dipraktekkan penggunaannya setiap hari Jum’at,” tambahnya.

Kerjasama sosialisasi dan pelatihan seni budaya warisan Melayu ini, merupakan projek B5 Kurikulum Merdeka. Dimana pihak SMPN 3 Tebing mengambil tema kearifan lokal seni warisan budaya Melayu. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Megawati Jatuhkan Pilihan ke Rudi-Rafiq, Kader PDIP Anambas Siap Tempur Wujudkan Pemimpin Baru Kepri

0
Sekretaris DPC PDIP Anambas, Syamsil Umri

batampos – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Anambas tegak lurus dengan perintah Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Muhammad Rudi – Aunur Rafiq di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepri 2024.

Sekretaris DPC PDIP Anambas, Syamsil Umri menjelaskan, ketika Megawati memutuskan untuk mendukung Rudi-Rafiq, kader yang berada didaerah langsung bersemangat untuk menjalankan perintah.

BACA JUGA: Megawati Serahkan SK Pencalonan M Rudi – Aunur Rafiq untuk Pilgub Kepri

“Khusus PDIP Perjuangan tegak lurus di daerah. Perintah bu Msga, harus siap memenangkan Rudi-Rafiq,” kata Syamsil Umri, Jum’at, (23/8).

Saat ini, PDIP Anambas sedang melakukan konsolidasi untuk menyusun strategi dalam memenangkan Rudi-Rafiq.

“Kita bisa juga selaraskan dengan pergerakan pak Wan Zuhendra (calon Bupati). Yang jelas kita sedang konsolidasi dengan pengurus (PDIP) Provinsi,” terang Umri.

Umri menilai sosok Rudi sangat layak untuk memimpin Kepulauan Riau. Dengan tangan yang dingin, politisi Nasdem itu mampu menata dan membangun Kota Batam menjadi daerah yang maju.

“Kita butuh sosok seperti pak Rudi yang mampu menata dan membangkitkan ekonomi di Kota Batam. Kita ingin daerah di Kapri yang lain bisa merasakan hal ini,” sebut Umri.

Sedangkan Rafiq, kata dia, pemimpin yang telah berpengalaman membangun daerah perbatasan menjadi kawasan yang maju. Karimun ditangan Rafiq telah banyak perubahan.

“Ini pasangan yang serasi, mari kita bersama-sama untuk memenangkan serta mengantarkan pak Rudi dan Rafiq untuk menjadi pemimpin di Provinsi Kepri,” pungkas Umri. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Visi Misi Paslon Walikota Harus Sesuai RPJPD

0
Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal. F. Mohamad Ismail

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, Kepri meminta visi dan misi pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota setempat, harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tanjungpinang.

KPU Tanjungpinang juga sudah membuka help desk yang melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) setempat. Sehingga, para partai politik (parpol) bisa berkonsultasi sebelum mengirimkan berkas visi misi.

“Pastinya semua parpol sudah visi dan misi nya seperti apa. Sebelum berkas itu masuk, parpol bisa berkonsultasi,” kata Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal, Jumat (23/8).

Ia mengaskan, berkas visi dan misi yang dibawa untuk mendaftarkan calon Walikota dan Wakil Walikota tersebut diharapkan sudah pasti atau final, serta sesuai dengan RPJPD Kota Tanjungpinang.

“Berkas visi misi yang masuk itu, berkas final dari pada visi misi yang sudah disesuaikan dengan RPJPD,” tambahnya.

BACA JUGA: Empat Partai Dukung Bakti Lubis-R Bakhtiar di Pilkada Karimun

Setelah visi dan misi masuk, kata Faizal KPU Tanjungpinang akan meminta Bappelitbang setempat untuk melakukan penilaian. Penilaian itu guna mengetahui, apakah visi dan misi Paslon Walikota dan Wakil Walikota sesuai RPJPD atau tidak.

“Jika tidak sesuai, ya diharapkan sesuai dengan RPJPD yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Diketahui, DPRD Tanjungpinang sudab mengesahkan Ranperda RPJPD Periode 2025-2045 menjadi peraturan daerah (Perda), pada 15 Agustus yang lalu.

Disetujui dan disepakatinya Ranperda itu melalui visi kota tanjungpinang sebagai Kota Pendidikan, Pusat Perdagangan dan Pariwisata Yang Maju, Berbudaya, Sejahtera dan Berkelanjutan.

RPJPD ini dijadikan sebagai dasar serta pedoman dalam melaksanakan pembangunan dalam rangka untuk mencapai Tanjungpinang dalam good governance sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai. (*)

 

Reporter: M Ismali

Gelar Aksi Spontan, AJI Batam Sampaikan Kepriharinan atas Matinya Demokrasi

0
Okimage4 scaled e1724470651992
AJI Kota Batam menggelar aksi spontanitas yang berlangsung damai di depan Kantor DPRD Kota Batam, Jumat (23/8) malam. F.Yashinta

batampos – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam menggelar aksi spontanitas yang berlangsung damai di depan Kantor DPRD Kota Batam, Jumat (23/8) malam. Aksi yang diikuti puluhan jurnalis yang tergabung dalam AJI Batam ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap matinya demokrasi di Indonesia.

Rasa kekecewaan dan prihatin itu disampaikan teman-teman AJI dengan cara membakar puluhan lilin di trotoar Jalan Engku Putri, di depan Gedung DPRD Batam dan seberang Kantor Wali Kota Batam. Sembari memegang karton bertuliskan berbagai rasa prihatin terhadap kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja, sejumlah jurnalis menyuarakan keprihatinanya. Terutama, keputusan DPR RI yang diduga baru menunda revisi UU Pilkada, bukan membatalkan.

Dalam aksi tersebut, anggota AJI Batam juga sempat berorasi dan berpuisi untuk menyuarakan rasa kecewa terhadap kepemimpinan yang dinilai telah semena-mena terhadap demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Resepsi Hari Nasional Singapura di Batam: Gubernur Ansar dan Menteri Maliki Bahas Kolaborasi Ekonomi

Ketua AJI Batam, Fiska Juanda, mengatakan, demokrasi dalam pilkada juga dizalimi. Semua partai dimonopoli untuk memenangkan satu calon tunggal yang akan melawan kotak kosong.

“Jika kita tidak bergerak, maka semuanya akan dibuat semena-mena. Ini merupakan aksi spontanitas untuk menyampaikan rasa kecewa terhadap kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik,” sebut Fiska.

Di tempat yang sama, Koordinator Aksi dan juga Seksi Hukum AJI Batam, Alam, mengatakan, aksi malam tersebut adalah aksi spontanitas yang diinisia pengurus dan anggota AJI Batam.

“Ini hanya kegiatan sederhana, pembakaran lilin sebagai bentuk belasungkawa kondisi demokrasi Indonesia saat ini,” ujar Alam.

Baca Juga: ASDP Batam Imbau Calon Penumpang Roro Beli Tiket Lewat Aplikasi Ferizy

Tak hanya itu, aksi juga sebagai bentuk perhatian AJI Batam atas situasi di Indonesia yang tak bisa didiamkan. Begitu juga bentuk penolakan AJI terhadap revisi UU Pilkada.

“Aksi dilakukan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, orasi, pusi perlawanan dan mengheningkan cipta, sebagai bentuk rasa kecewa terhadap demokrasi Indonesia,” jelas Alam.

Disinggung kenapa menggunakan lilin, menurut Alam sebagai ungkapan rasa duka cita saat ini. Dimana saat ini, DPR RI tak membantalkan revisi UU Pilkada, namun hanya menunda.

“Bisa saja pengesahan itu dilakukan pada malam hari. Di saat semuanya lengah. Karena itu aksi ini kami gelar pada malam hari,” pungkas Alam. (*)

Reporter: Yashinta

Screen House Bakal Dibangun di Tembeling dan Toapaya, Bintan

0
Kepala DKPP Kabupaten Bintan, Sri Heny Utami. F.DKPP Bintan untuk Batam Pos.

batmpos– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan mendapat kucuran anggaran sekitar hampir Rp 1 miliar untuk pembangunan screen house di Kabupaten Bintan.

Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Kepala DKPP Kabupaten Bintan, Sri Heny Utami mengatakan, pembangunan screen house dengan alokasi anggaran hampir Rp 1 miliar dalam upaya pengembangan tanaman sayur dan buah-buahan di Kabupaten Bintan.

BACA JUGA: Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga, Dinas Pertanian Gelar Gerakan Pangan Murah

Screen house dibangun di dua lokasi yakni di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 475 juta lebih dan sekitar Rp 8 juta untuk anggaran konsultan pengawas konstruksi.

Kemudian, di Desa Toapaya, Kecamatan Toapaya dengan anggaran sekitar Rp 480 juta dan sekitar Rp 8 juta untuk anggaran konsultan pengawas konstruksi.

Dia mengatakan, screen house yang dibangun di Desa Tembeling diperuntukkan bagi Kelompok Tani Cahaya Purnama yang menanam buah anggur.

Sedangkan screen house di Desa Toapaya diperuntukkan bagi Kelompok Tani Subur Makmur dalam pengembangan sayur-sayuran.

“Lahannya dari kelompok tani yang menyediakan, sementara pembangunan screen house akan dilelang oleh Kementan,” katanya.

Dia berharap, tanaman yang dikembangkan dengan screen house berhasil dipanen karena menggunakan alat-alat yang modern. (*)

 

Reporter: Slamet 

Berkunjung ke Rubeka, Cafe Unik di Batam dengan Nuansa Vintage

0
1000085673 scaled e1724398583196
Cafe Rubeka di Ruko Imperium Blok B No.25-26, Taman Baloi.

Jika cafe pada umumnya, hanya sekadar tempat makan dan minum. Berbeda dengan Cafe Rubeka, yang memilih tampil berbeda, dengan konsep vintage dan di dalamnya tersimpan barang-barang antik.

TIA CAHYA NURANI, Batam

JARUM jam menunjukkan pukul 12.30 WIB, hari terasa panas tapi tak begitu menyengat. Ini memang sudah masuk waktu makan siang, Batam Pos melipir ke sebuah cafe, yang belakangan menjadi buah bibir karena tempatnya yang unik, Jumat, (16/8).

Berlokasi di Ruko Imperium Blok B No.25-26, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota. Lokasinya memang berada di tengah kota, tapi ternyata masih banyak yang belum tahu, bahwa di Batam ada cafe unik dan estetik. Cafe tersebut ialah Rubeka, yang sudah berdiri sejak tahun 2016.

Berada dibangunan ruko berlantai 2, dari depan memang terlihat biasa saja. Orang akan mengira itu hanya tempat makan biasa, tetapi semua itu akan menepis saat masuk ke dalamnya.

Wah, mungkin itu adalah kata yang akan keluar dari mulut tanpa disadari, saat masuk terlihat ruangan yang dipenuhi dengan barang-barang antik. Di setiap sisi ruangan disediakan meja dan bangku untuk para pengunjung yang datang.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS Batam Tidak Ada Formasi Guru, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan

Cafe ini memang memiliki lantai 2, tetapi yang dipakai hanya lantai 1 saja. Menu di cafe ini juga beragam, mulai dari makanan berat, camilan, dan juga berbagai jenis minuman. Untuk hari Minggu-Kamis buka dari pukul 10.00-22.00, sedangkan Jumat dan Sabtu buka dari pukul 10.00-23.00.

Owner dari Cafe Rubeka ini dua orang, yaitu Ardhita dan Ron. Pada awalnya, keduanya adalah seorang sahabat yang memiliki bisnis jualan thrift.

“Sekarang tidak lagi, semenjak pengiriman barang thrift keluar Batam sudah sulit karena FTZ berlaku,” ujar Ron.

Arti dari nama Rubeka sendiri adalah Rumah Barang Bekas, karena dulunya adalah tempat jualan barang bekas atau thrift. Lalu owner merombak tempat dan mengakali barang-barang yang tersisa menjadi dekor untuk cafe.

Barang-barang di sini didapat dari thrift Batam, mulai dari pakaian, aksesoris, buku, dan berbagai barang antik seperti mesin ketik. Barang-barang di sini tidak semuanya dijual, ada yang hanya bisa dimainkan di tempat, ada juga yang hanya sebagai pajangan semata.

Pengunjung di cafe ini juga beragam, mulai dari anak muda hingga orang dewasa. “Biasanya ramai saat weekend atau public holiday,” ucap Ardhita.

Baca Juga: Resepsi Hari Nasional Singapura di Batam: Gubernur Ansar dan Menteri Maliki Bahas Kolaborasi Ekonomi

Banyak fasilitas yang disediakan di cafe ini, mulai dari toilet, lalu berbagai jenis permainan seperti kartu, catur, dan masih banyak lagi, yang bisa dimainkan bersama teman-teman saat datang kemari. Selain itu, di sini juga disediakan wifi gratis, bahkan beberapa pengunjung terlihat membawa laptop.

Kemudian Batam Pos mendatangi salah satu pengunjung, yang saat itu sedang membaca buku. Dan bertanya tahu tempat ini dari mana.

“Kebetulan Rubeka ini dekat dengan sekolah SMA ku dulu, jadi memang sering lewat sini,” ujar Nisa (22).

Nisa juga membeberkan alasannya menyukai cafe ini, yaitu karena banyak spot foto dan cocok untuk tempat ngumpul bareng teman.

“Bagus banget, penuh dengan barang vintage yang estetik, dan banyak tersedia permainan juga,” ujar Nisa antusias.

Baca Juga: ASDP Batam Imbau Calon Penumpang Roro Beli Tiket Lewat Aplikasi Ferizy

Owner juga memberitahu target dalam waktu dekat yaitu ingin membuat ruangan khusus yang bersifat private, dan akan disediakan paket-paketnya.

“Ingin buat satu ruangan lagi khusus untuk acara ulang tahun atau pun meeting,” ucap Ardhita.

Harapan dari kedua owner, setelah disediakan berbagai fasilitas lengkap, dan tampil beda dari cafe pada umumnya. Menjadi daya tarik terdiri untuk para pengunjung.

“Semoga semakin rame, orang nyaman duduk di Rubeka sambil menikmati makanan dan minuman yang disediakan,” ujar owner diakhir perbincangan. (*)

 

Sempat Umumkan Mundur, Ini Alasan Kris Dayanti Tetap Maju Sebagai Wali Kota

0
Penyanyi sekaligus Politisi PDI Perjuangan Kris Dayanti sempat mengumumkan mundur terkait pencalonannya sebagai calon Wali Kota Batu, Jawa Timur, dalam Pilkada serentak 2024. (Antara)

batampos – Penyanyi sekaligus Politisi PDI Perjuangan Kris Dayanti sempat mengumumkan mundur terkait pencalonannya sebagai calon Wali Kota Batu, Jawa Timur, dalam Pilkada serentak 2024. Namun ternyata keputusan Kris Dayanti mundur mendapat tanggapan beragam dari banyak pihak.

Alhasil, istri dari Raul Lemos memastikan akan tetap maju berlaga sekaligus membatalkan keputusannya mundur. Hal ini diungkapkan Kris Dayanti di hadapan awak media di bilangan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Jumat (23/8).

“Insya Allah saya akan memastikan diri untuk maju sebagai calon kepala daerah Wali Kota Kota Batu,” ujar Kris Dayanti.

Dia pun menjelaskan kenapa sempat memilih mau mundur atas pencalonannya sebagai calon Wali Kota Batu. Dia merasa waktu kebersamaan dengan keluarga sangat terbatas mengingat dalam satu tahun ini KD mencalonkan diri sebagai anggota DPR sekaligus calon kepada daerah.

Pertimbangan lain Kris Dayanti mau mundur karena ini merupakan lompatan besar bagi dirinya dengan tanggung jawab yang cukup besar.

“Saya mengutarakan sedikit personal feeling saya. Tidak ada tekanan dari siapapun, tidak ada perasaan bimbang atau ragu. Hanya saya dihadapkan pada posisi perempuan, istri, ibu, yang mengalami transisi cukup pesat dan respons tanggung jawab yang tinggi,” paparnya.

Kris Dayanti akhirnya memutuskan tetap maju dalam pencalonannya sebagai Calon Wali Kota Batu dengan alasan relawan sudah bergerak. Dan dia melihat dukungan besar dari masyarakat Kota Batu untuk KD terus melanjutkan pencalonannya.

“Unggahan saya di media sosial kemarin mendapat respons yang sangat beragam dan saya tidak menyangka. Itu mengingatkan saya bahwa akar rumput sudah bergerak, relawan sudah bekerja,” tuturnya. (*)