Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2959

KPK: Korupsi di PT INTI Rugikan Negara Rp120 Miliar

0
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika Sugiarto. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/am.

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan dugaan korupsi proyek kerja sama pengadaan komputer dan laptop pada tahun 2017—2018 di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Persero, berpotensi merugikan keuangan negara hingga Rp120 miliar.

“Perkiraan awal potensi kerugian negaranya berada di angka Rp120 miliar dan prosesnya masih awal, angka itu dapat berubah menyesuaikan perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh auditor,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Tessa mengatakan belum ada informasi yang dibuka oleh penyidik yang menangani perkara tersebut, namun dia memastikan akan segera menyampaikan kepada media apabila ada perkembangan soal penanganan perkara tersebut. Penyidik KPK juga belum mengungkap jenis korupsi dalam perkara tersebut beserta dengan modusnya.

Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa, 29 Oktober 2024 mengumumkan telah memulai penyidikan dugaan korupsi dalam proyek kerja sama pengadaan komputer dan laptop di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Persero.

“Ini merupakan sprindik (surat perintah penyidikan) yang baru diterbitkan oleh KPK. Belum ada penetapan tersangka,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardika.

Juru Bicara KPK berlatar belakang penyidik Polri tersebut mengatakan bahwa penyidik masih mengumpulkan dan menganalisis berbagai alat bukti terkait dengan perkara tersebut.

“Penyidik masih mengumpulkan dan mempelajari semua alat bukti untuk kemudian akan meminta pertanggungjawaban pidana kepada pihak-pihak yang patut untuk dimintakan pertanggungjawaban pidananya atas pengadaan tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan dimulainya penyidikan tersebut, KPK telah memeriksa lima orang saksi pada hari Senin (28/10) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

“Saksi hadir semua dan didalami terkait dengan peran dan pengetahuan mereka dalam pengadaan komputer dan laptop pada tahun 2017—2018 di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Persero,” kata Tessa.

Menurut informasi yang dihimpun, para saksi tersebut adalah Direktur PT Mitra Buana Komputindo Natalia Gozali, Direktur PT Asiatel Globalindo Victor Antonio Kohar, Direktur Bisnis PT Industri Telekomunikasi Indonesia 2016—2017 Adiaris, Direktur Keuangan PT Industri Telekomunikasi Indonesia 2014—2019 Nilawaty Djuanda, dan Senior Account Manager PT Industri Telekomunikasi Indonesia tahun 2017—2018 Yani Gustiana. (*)

Sumber: Antara

Banjir Besar di Spanyol Tewaskan 51 Orang

0
Sebagian besar wilayah Spanyol dilanda hujan deras pada Selasa (29/10/2024), dengan wilayah Andalusia dan Valencia mengalami dampak terparah. (ANTARA/Anadolu/py)

batampos – Bencana banjir besar yang dipicu oleh badai dahsyat di wilayah Valencia menewaskan 51 orang, demikian data provinsi yang dilaporkan Pusat Koordinasi Operasional Terpadu Kementerian Dalam Negeri Spanyol, Rabu.

Jumlah korban tewas terbaru ini muncul setelah banjir dahsyat yang melanda wilayah itu pada malam hari akibat badai terburuk di abad ini yang hanya sebanding dengan dua badai lainnya pada 1980-an, kata badan meteorologi Spanyol.

Badai tersebut dimulai pada Selasa, menurunkan curah hujan setahun hanya dalam hitungan jam. Akibatnya sungai meluap dengan cepat dan bahkan menimbulkan tornado.

Jalan-jalan dan kota-kota mulai dilanda banjir, memaksa pihak berwenang menghentikan layanan kereta di sekitar Valencia, membatalkan penerbangan, serta meminta warga agar tetap berada di dalam kediaman masing-masing pada Selasa malam.

Namun, pada saat pemerintah mengirimkan peringatan darurat yang meminta masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah atau mencari tempat yang lebih tinggi, sebagian besar kerusakan sudah terjadi.

Saat sungai mengalir deras melewati kota, jalan, dan lingkungan, ratusan orang terjebak di atap rumah, kendaraan, mal, maupun kawasan industri. ​​Sebagian warga berpegangan pada pohon.

Warga yang putus asa beralih ke media sosial untuk meminta bantuan setelah saluran panggilan darurat setempat rusak akibat banjir yang merendam gedung-gedung dan banyaknya panggilan masuk.

Harian Spanyol El Pais melaporkan ratusan orang masih menunggu diselamatkan pada Rabu pagi.

“Kami tidak dapat menjangkau para korban saat mereka sangat membutuhkannya,” kata Jose Miguel Basset, kepala pemadam kebakaran di provinsi Valencia, kepada penyiar Spanyol RTVE.

“Dan kami masih belum memiliki akses ke semua tempat yang membutuhkan penyelamatan.”

Pemerintah wilayah Valencia telah membuka saluran telepon khusus untuk melaporkan orang hilang.

Penduduk setempat masih diimbau menjauhi perjalanan menggunakan jalan raya, dan sebagian besar sekolah di wilayah otonomi itu ditutup.

Sementara itu, badai terus bergerak melintasi Semenanjung Iberia, dengan sebagian besar wilayah timur laut dan barat daya Spanyol mendapat peringatan cuaca hujan lebat. (*)

Sumber: Antara

BP Batam Paparkan Mekanisme Pengalokasian Lahan Rempang

0

banun 1batampos – Kepala Biro Humas, Promosi Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait memaparkan mekanisme pengalokasian lahan di Rempang sebagai kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada pengelola masih menunggu status penurunan hutan. Yang mulanya berstatus Hutan Produksi Dapat Dikonversi (HPK) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL).

“Jadi tidak benar adanya pembayaran UWT kepada negara melalui BP Batam telah dilakukan sejak tahun 2004. Saat ini, proses masih terus berjalan. Setelah berubah status menjadi APL, maka baru bisa dilakukan pengurusan HPL yang selanjutnya bisa dilakukan pengalokasian kepada PT MEG,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Rabu (30/10/2024).

Tuty juga membantah jika seluruh anggaran BP Batam dialokasikan untuk Proyek Rempang Eco-City.

Dimana, pengalokasian anggaran pada tahun 2024 ataupun tahun berikutnya telah memiliki porsi masing-masing sesuai kebutuhan. Seperti pembangunan jalan serta proyek-proyek strategis lain yang bertujuan mendukung iklim investasi di Batam.

“Anggaran BP Batam sudah ada porsinya. Selain Rempang, kami juga memiliki pekerjaan lain yang mesti diselesaikan sesuai rencana strategis pembangunan yang telah diajukan dan disepakati bersama,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Batam agar tidak terprovokasi dengan isu miring yang sengaja dihembuskan sejak beberapa waktu terakhir.

Dengan harapan, iklim investasi di Batam pun tetap kondusif sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar lebih baik ke depannya.

“Mari bersama-sama kita menjaga situasi Batam ini agar tetap aman dan kondusif. BP Batam akan selalu memberikan kinerja terbaik untuk mendukung ekonomi Batam,” pungkasnya. (*)

BP Batam Paparkan Mekanisme Pengalokasian Lahan Rempang

0

banun 1batampos – Kepala Biro Humas, Promosi Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait memaparkan mekanisme pengalokasian lahan di Rempang sebagai kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada pengelola masih menunggu status penurunan hutan. Yang mulanya berstatus Hutan Produksi Dapat Dikonversi (HPK) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL).

“Jadi tidak benar adanya pembayaran UWT kepada negara melalui BP Batam telah dilakukan sejak tahun 2004. Saat ini, proses masih terus berjalan. Setelah berubah status menjadi APL, maka baru bisa dilakukan pengurusan HPL yang selanjutnya bisa dilakukan pengalokasian kepada PT MEG,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Rabu (30/10/2024).

Tuty juga membantah jika seluruh anggaran BP Batam dialokasikan untuk Proyek Rempang Eco-City.

Dimana, pengalokasian anggaran pada tahun 2024 ataupun tahun berikutnya telah memiliki porsi masing-masing sesuai kebutuhan. Seperti pembangunan jalan serta proyek-proyek strategis lain yang bertujuan mendukung iklim investasi di Batam.

“Anggaran BP Batam sudah ada porsinya. Selain Rempang, kami juga memiliki pekerjaan lain yang mesti diselesaikan sesuai rencana strategis pembangunan yang telah diajukan dan disepakati bersama,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Batam agar tidak terprovokasi dengan isu miring yang sengaja dihembuskan sejak beberapa waktu terakhir.

Dengan harapan, iklim investasi di Batam pun tetap kondusif sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar lebih baik ke depannya.

“Mari bersama-sama kita menjaga situasi Batam ini agar tetap aman dan kondusif. BP Batam akan selalu memberikan kinerja terbaik untuk mendukung ekonomi Batam,” pungkasnya. (*)

Bangso Batak Marsada Taja Pesta Budaya, Manortor Massal hingga Kolaborasi Spesial dengan Judika

0

batampos– Bangso Batak Marsada (BBM), akan menggelar Pesta Budaya Bangso Batak di Batam pada 2-3 November mendatang. Acara yang akan berlangsung di Dataran Engku Putri, Batamcenter, ini menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk bazar kuliner, lomba BBM Idol, dan puncak acara kebudayaan.

Event dimulai pada Sabtu (2/11) dengan pembukaan bazar kuliner. Di situ, ada lebih dari 120 tenant pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal mengisi stand bazar.

bbm
Ketua Panitia, Rusmini Simorangkir (tengah); didampingi tokoh masyarakat Batak di Batam, Wirya Silalahi (kiri) saat melangsungkan konferensi pers kegiatan Pesta Budaya Bangso Batak. f.Arjuna

Selain itu, pada hari yang sama akan diadakan audisi BBM Idol. Pemenangnya berkesempatan berduet dengan artis ibukota, Judika, yang juga menjadi bintang tamu acara.

Menurut Ketua Panitia, Rusmini Simorangkir, kehadiran Judika diharapkan bisa menyemarakkan suasana. “Kegiatan tanggal 3 November itu lebih kepada perayaan budaya. Tapi pada 2 November, selain bazar, juga ada aktivitas lain seperti perlombaan,” ujar Rusmini, Rabu (30/10).

Puncak acara akan berlangsung pada 3 November dengan menampilkan upacara budaya dan kegiatan manortor massal, yaitu tarian khas Batak yang akan melibatkan puluhan ketua marga dan masyarakat yang hadir. Acara akan dibuka untuk umum pada pukul 17.00 WIB melalui gerbang utama di sebelah barat, sementara gerbang VIP berada di gerbang selatan.

BBM juga memastikan ketersediaan waktu jeda untuk ishoma agar umat muslim dapat melaksanakan salat maghrib dan isya sebelum melanjutkan kegiatan budaya.

“Kami menyediakan dua kali waktu istirahat atau ishoma untuk saudara-saudara kita yang ingin salat. Setelah itu, kegiatan manortor akan dimulai, dan di situlah ruh dari acara ini,” katanya.

Manortor merupakan elemen utama dalam perayaan ini, yang dimaksudkan untuk menghidupkan semangat persaudaraan di antara para marga. Ini adalah kali ketiga BBM mengadakan acara setelah sebelumnya sukses menggelar kegiatan pembagian sembako dan seminar adat.

Melalui perayaan ini, Rusmini berharap dapat mempererat tali persaudaraan antar-marga serta memperkenalkan kekayaan budaya Batak kepada masyarakat luas. (*)

Reporter: Arjuna

 

Drainase Induk Batuaji dan Sagulung Butuh Perawatan Rutin

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Ilustrasi. Drainase didekat Perumahan Kodim, Buliang, Batuaji. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Hujan deras disertai banjir yang sering terjadi akhir-akhir ini menyisakan sumbatan sampah dan material tanah di dalam drainase induk. Banyak drainase induk yang kembali bermasalah karena sumbatan tersebut. Aliran air jadi tak lancar dan sebabkan banjir di lingkungan sekitar.

Pantauan di lapangan, masih banyak drainase induk di pinggir jalan utama di Batuaji dan Sagulung yang tersumbat sampah, material tanah dan ditumbuhi semak belukar.

Drainase di sepanjang Jalan R Suprapto depan sekolah Putera Batam dan depan perumahan Buana Raya Sagulung misalkan banyak ditemui semakin belukar di dalamnya. Semak belukar ini tumbuh karena sumbatan sampah dan material tanah tadi.

Begitu juga dengan drainase induk atau sungai di sekitaran Kaveling Nato Sagulung yang juga banyak dijumpai tanah sedimentasi bercampur sampah dan ditumbuhi semak belukar. Meskipun berukuran besar sungai ini, namun jika tidak dibersihkan secara rutin tentu akan jadi masalah nantinya. Drainase atau sungai ini jadi kunci kelancaran aliran air dari sebagian besar pemukiman di Sagulung.

“Sudah cukup lama juga ini tidak dikeruk. Kemarin ada pengerjaan dari Dinas Bina Marga tapi di bagian atas dekat kantor lurah Sagulung kota. Yang ke sini (jembatan Nato) belum lagi,” ujar Arman, warga Kaveling Nato.

Drainase induk di sepanjang jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang juga demikian kondisinya. Sampah dan material tanah memenuhi sepanjang saluran drainase. Butuh penanganan yang lebih serius lagi dari Pemerintah agar persoalan banjir bisa diatasi dengan baik.

Sementara dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam terpantau masih berjibaku dengan proyek normalisasi drainase di dua wilayah berpenduduk padat ini. Pengerjaan masih terlihat di sepanjang drainase utama di sekitar simpang Basecamp. Drainase yang tersumbat sampah dan material tanah dikeruk agar aliran air berjalan lancar.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Suhar menjelaskan, tahun 2024 ini perhatian pemko Batam dengan normalisasi drainase cukup besar. Pengerukan dan proyek pelebaran drainase masih berjalan di sejumlah wilayah.

Pengerjaan tidak bisa dilakukan secara merata dalam waktu yang bersama karena keterbatasan sumber daya. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

“Yang urgensi dulu dikerjakan. Tahun ini memang fokus ke drainase,” ujar Suhar belum lama ini.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Wan Taufik sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Persoalan drainase saat ini adalah sumbatan sampah dan material tanah tadi. Terjadi sedimentasi di dalam drainase sehingga butuh perawatan yang rutin dari waktu ke waktu.

Untuk sungai besar di Sagulung memang diakui Wan ada permasalahan juga dengan sedimen material tanah dan sampah yang mengeras dan mempersempit alur sungai. Namun itu belum begitu parah sebab air masih bisa mengalir lancar. Namun demikian pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV karena penanganan sungai di Sagulung masih tanggungjawab BWS IV. “Tetap kita koordinasi dengan BWS biar pembersihan ini merata dari hilir sampai ke hulu,” kata Wan. (*)

Reporter: Eusebius Sara 

Hasan Jadi Saksi Kasus Sengketa Lahan di Bintan

0
Hasan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos– Sidang gugatan warga Batam, Darma Parlindungan melawan PT Expasindo Raya dan PT Bintan Properti Indo terkait lahan di Bintan digelar di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (30/10).

Mantan Camat Bintan Timur yang juga Kadis Kominfo Kepri, Hasan turut hadir dipanggil sebagai saksi. Hasan turut memberikan keterangan dalam sidang perdata tersebut.

Dalam kesaksiannya, Hasan mengungkapkan bahwa selama menjabat Camat Bintan Timur tahun 2016 hingga 2018, tidak pernah sedikit pun mengetahui tanah milik PT Expasindo telah berpindah tangan ke orang lain. Akan tetapi surat dokumen kepemilikan lahan yang asli tidak pernah ia temukan. Namun hanya berbentuk fotokopi.

Hasan membeberkan bahwa sebagai Camat, ia telah berupaya untuk meminta surat atau dokumen yang asli, namun tak kunjung ditunjukkan oleh PT Expasindo.

“Tidak pernah saya lihat aslinya, di kepolisian baru saya melihat surat asli itu, sebelumnya tidak pernah,” ungkap Hasan kepada Majelis Hakim yang di ketuai Boy Syailendra.

Menurut Hasan, saat itu, pihak perusahaan berusaha untuk melakukan pengukuran ulang lahan agar suratnya dapat diterbitkan oleh pemerintah setempat sebagai dasar hukum yang kuat.

“Bahkan yang menunjuk lahan dan memberi kuasa bahwasannya itu lahan milik expasindo adalah orang yang bernama Saini pada waktu itu,” jelas Hasan

Hal yang sama ia ungkapkan saat adanya tumpang tindih kepemilikan lahan oleh masyarakat yang berada di lahan yang diklaim milik PT Expasindo.

Karena muncul permasalahan pada lahan tersebut, Hasan mencoba melakukan mediasi melalui RT, RW, Lurah dan Camat, kepada 20 orang yang mengklaim memiliki lahan yang sama.

BACA JUGA: Penangguhan Penahanan Dikabulkan Polres Bintan, Hasan Wajib Lapor

“Hasil mediasi yang dilakukan tidak berhasil,” kata Hasan menjawab pertanyaan Hakim.

Usai sidang, Hasan menjelaskan bahwa hadirnya pada persidangan agar dapat mengedepankan asas pra duga tak bersalah. Artinya, kasus yang menyangkut terkait permasalahan tanah harus dahulu dibawa ke Pengadilan sidang perdata.

“Jadi alur hukumnya jelas, harus perdata, bukan pidana, karena orang yang di nyatakan bersalah harus melalui proses putusan pengadilan,” kata Hasan.

Terkait kepemilikan lahan oleh Dharma Parlindungan selaku penggugat, Hasan menjawab bahwa pada 2014, pemilik lahan atas nama Rusdian Rauf mengaku bahwa tidak pernah melakukan pembebasan lahan.

Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya dokumen pada tahun 1990-an yang menyatakan pembebasan lahan oleh perusahaan atas nama Rusdian Rauf.

Sehingga pada 2016, dokumen yang di temukannya pada saat ia menjabat sebagai Camat Bintan Timur, tidak terdapat nama Rusdian Rauf.

“Tidak ada nama Rusdian Rauf sebagai pemilik lahan yang telah dibeli oleh Dharma Parlindungan,” jelas Hasan. (*)

Reporter: Jailani

Bertabrakan dengan Lori Pengangkut Tanah, Pengendar Motor Lansia Tewas

0
Pemotor lansia usai tertabrak lori pengangkut tanah di Jalan MT. Haryono batu 3 Tanjungpinang, Rabu (30/10). F. Satlantas untuk BATAM POS

batampos– Kecelakaan maut terjadi di Jalan MT. Haryono batu 3, tepatnya di depan Polsek Bukit Betari, Kota Tanjungpinang, Kepri. Seorang pengendara sepeda motor lanjut usia tewas, usai bertabrakan dengan lori pengangkut tanah.

Kecelakaan maut tersebut diketahui terjadi pada Rabu (30/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Pemotor yang tewas itu berinisial IW (54), sementara sopir lori Daihatsu warna kuning tersebut berinisial TH (65).

“Pengendara sepeda motor honda supra meninggal dunia di lokasi kejadian, usai tertabrak lori tersebut. Kita juga sudah melakukan olah TKP,” kata Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun.

BACA JUGA: Tabrakan dengan Xpander di Sungai Ladi, Pengendara Jupiter Tewas 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban dan sopir lori sama-sama mengendarai kendaraanya masing-masing dari arah SPBU Batu 3, hendak menuju ke traffic light simpang Tanjung Unggat.

Di lokasi kejadian, posisi sepeda motor yang dikendarai oleh IW memang berada di tengah badan jalan. Tidak lama kemudian, lori dengan muatan tanah hendak menyalip pemotor lansia tersebut.

“Dari CCTV kita lihat posisi motor memang ditengah. Kemudian lori menyalip dari kanan, mungkin karena terkena bak lori dan tersenggol, korban terjatuh,” ungkapnya.

Saat ini, Marbun mengakui bahwa pihaknya belum bisa memastikan, apakah korban sempat terlindas ban lori tersebut atau tidak. Selain itu, kata dia Satlantas juga telah mengamankan lori pengangkut tanah tersebut.

“Informasinya sempat terlindas. Namun, kita masih melakukan penyelidikan. Untuk sopir dan lori sudah kita amankan di Polresta Tanjungpinang,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Istri Tengah Hamil, Suami Masuk Penjara Usai Mengambil Tas yang Ketinggalan

0
image0 9 1
Ade Hermansyah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (30/10). F.Yashinta/Batam Pos

batampos – Ade Hermansyah, pekerja serabutan ini nekat mengambil sebuah tas yang tertinggal di kedai makan kawasan Lubukbaja. Namun bukannya mengembalikan, Ade malah memeriksa isi tas yang berisi ponsel dan dompet korban.

Bahkan Ade semakin berani memeriksa ponsel korban yang ternyata setelah diutak-atik memiliki M Bangking, yang juga bisa dibuka olehnya. Bak mendapat durian runtuh saat itu, Ade melihat saldo di M Banking korban dan mentransfernya.

Akibat perbuataanya itu, kemarin Ade menjadi terdakw di Pengadilan Negeri Batam. Oleh jaksa penuntut umum, Ade didakwa dengan pasal 362 kuhp tentang pencurian.

“Ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ujar Adit JPU usai membacakan dakwaan terhadap Adit.

Dalam persidangan itu, majelis hakim yang dipimpin Dina sempat bertanya kenapa terdakwa mengambil tas korban yang ketinggalan. Padahal tas itu bukanlah miliknya.

“Kenapa kamu ambil, bukannya kamu kembalikan,” tanya hakim Dina kepada terdakwa, Ade.

Sembari menghela nafas panjang, Ade beralasaan tak punya pilihan lain. Saat kejadian, ia sedang pusing memikirkan bagaimana cara mndapatkan uang. Yang mana saat itu, ia harus membayar kontrakan yang telah menunggak 2 bulan, cicilan koperasi hingga biaya kebutuhan istri dan anaknya.

“Saya khilaf bu, saya tak punya pilihan lain. Saya didesak cicilan dan hutang kontrakan yang sudah menunggak dua bulan. Saat itu saya menemukan tas yang tak bertuan,” jelas Ade.

Ade mengaku sangat menyesal, sebab akibat perbuataanya, sang istri harus dititip di rumah mertua. Padahal istrinya tengah hamil 6 bulan dan memiliki satu balita berusia 1 tahun 1 bulan.

“Istri saya hamil 6 bulan. Saya masuk penjara, istri dititip di rumah orang tua, karena tak ada biaya lagi,” ungkapnya.

Majelis hakim Dina, sempat menasehati terdakwa agar berpikir sebelum bertindak. Sebab akibat perbuataanya, tak hanya korban yang dirugikan, namun juga istri dan anak.

“Lihat akibat perbuataanmu, istrimu jadi terlantar,” ungkap hakim Dina.

Usai menasehati terdakwa, majelis hakim kemudian saksi yang akan dihadirkan jaksa, yang oleh jaksa meminta waktu satu minggu untuk menghadirkan jaksa. Sidang pun ditunda minggu depan dengan agenda saksi. (*)

Reporter: Yashinta

 

1.217 Peserta Tak Hadir di Tes CPNS Kota Batam 2024, Pelaksanaan Berjalan Transparan

0
cpns
Para peserta mendengarkan penjelasaan saat akan mengikuti ujian seleksi ASN di Hotel Golden View, Bengkong, Jumat (18/10) lalu. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di Kota Batam untuk tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) tengah berlangsung di dua lokasi tercatat 1.217 peserta tidak hadir.

“Untuk lokasi pertama di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam tercatat diikuti oleh 2.475 peserta dari total 2.743 peserta yang terjadwal, sementara 268 peserta lainnya tidak hadir. Di lokasi tes lain di Hotel Golden View Batam, tercatat 11.591 peserta yang terdaftar, dengan 10.642 peserta hadir dan 949 orang tidak hadir,” kata Kepala UPT BKN Batam, Imamuddin, pada Rabu (30/10).

Dalam rangka transparansi seleksi CPNS, Imam menjelaskan bahwa hasil nilai ujian peserta akan langsung ditampilkan di layar komputer masing-masing peserta setelah ujian selesai.

“Selain itu, pergerakan nilai peserta juga dapat disaksikan secara live streaming di kanal YouTube UPT BKN Batam, sehingga masyarakat dapat melihat langsung proses seleksi ini,” ujarnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid memberikan pengarahan langsung kepada para peserta CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Ia menyampaikan pesan kepada peserta agar mengerjakan soal dengan tenang dan fokus.

“Saya ucapkan selamat mengikuti ujian kepada para peserta. Tidak usah terburu-buru, isi soal dengan tenang dan fokus agar bisa menjawab dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal. Jangan lupa berdoa,” ujar Jefridin.

Ia menegaskan bahwa seleksi CPNS ini berjalan dengan sangat transparan. Menurutnya, sistem CAT yang diterapkan menjamin tidak ada celah bagi peserta maupun panitia untuk berbuat curang.

“Peserta dapat langsung melihat poin yang didapatkan setelah keluar dari ruang ujian. Kalau memang rezeki, pasti lulus. Jangan bermain-main atau berbuat curang, apalagi mempercayai calo,” katadia.

Lebih lanjut, Jefridin menekankan bahwa Pemerintah Kota Batam mencari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan mampu mendukung kinerja pemerintahan.

“Kami mencari pegawai yang benar dan berkinerja baik. Jadi, luruskan niat sebelum mengikuti ujian,” ujarnya.

Jefridin berharap seleksi ini dapat menghasilkan ASN terbaik dan berkualitas yang akan berperan dalam pembangunan Kota Batam.

“Saya berharap seleksi ini menghasilkan ASN yang hebat, terbaik, dan berkualitas untuk membangun Kota Batam yang lebih baik lagi,” tutupnya. (*)

Reporter : AZIS MAULANA