Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2960

Indonesia Diprediksi akan Menyumbang Lebih dari 55.000 Mahasiswa yang Belajar di Luar Negeri

0
Ilustrasi mahasiswa mengikuti perkuliahan. (Dok JawaPos)

batampos – Seiring dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mengubah berbagai industri di seluruh dunia, sektor pendidikan juga mulai memanfaatkan gelombang transformasi itu. AIG Education Group meluncurkan platform lead generation berbasis AI untuk industri pendidikan.

Platform itu untuk merevolusi operasi agen pendidikan dengan mengatasi tiga tantangan utama. Yakni keterbatasan kapasitas konselor pendidikan (dalam hal informasi, pengetahuan, dan bahasa), biaya operasional yang tinggi, serta manajemen calon mahasiswa yang tidak sistematis.

Co-founder AIG Education Group Jimmy Lim menyatakan, dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, pihaknya terus berinovasi meningkatkan layanan. Menurut dia, AI adalah masa depan.

”Inilah yang mendorong kami untuk mengembangkan Achieva Edu. Platform lead generation AI pertama untuk sektor pendidikan, sebagai pendukung bagi penyedia jasa dan konselor pendidikan serta mahasiswa,” ujar Jimmy Lim.

Dia menyatakan, pembukaan kantor di Jakarta menegaskan komitmen terhadap Indonesia. Pihaknya yakin platform itu mendorong pertumbuhan sektor pendidikan, membuka peluang baru untuk studi internasional.

”Achieva Edu mengatasi masalah-masalah ini dengan menyediakan akurasi informasi yang lebih unggul melalui kemampuan analisis dan penyaringan yang canggih, didukung algoritma, kerangka kerja, dan alur kerja yang unik,” papar Jimmy Lim.

Dia menambahkan, mayoritas pelajar Indonesia yang melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri terbagi antara mereka yang mengejar gelar sarjana (56 persen), Magister (30 persen), dan 4 persen sisanya terdaftar di berbagai program dan gelar lainnya. Jurusan yang paling diminati siswa Indonesia adalah teknologi dan teknik, ilmu sosial, dan ilmu kesehatan.

Selain itu, dia menambahkan, siswa Indonesia memiliki preferensi yang kuat terhadap institusi pendidikan di negara-negara seperti Inggris, Australia, Kanada, serta negara-negara Asia seperti Malaysia, Tiongkok, dan Singapura. Hal ini karena pengaruh dari beberapa generasi sebelumnya dalam pemilihan tempat studi di luar negeri dan peningkatan peringkat serta minat terhadap negara-negara tetangga di Asia.

”Dengan memulai operasi di Indonesia, kami membawa keahlian kami lebih dekat ke mitra lokal, memungkinkan lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Kami memperkirakan pada 2025, Indonesia akan menyumbang lebih dari 55.000 siswa yang belajar di luar negeri,” tambah Jimmy. (*)

Dilumasi Oli Pertamina, Tug Boat Menarik Pasir di Sungai Batang Hari

0

tug boatTampak kapal tug boat menarik kapal tongkang melintas di dekat jambatan Batang Hari II, Rabu (30/10/2024).

Kapal tug boat ini menggunakan oli Pertamina. Pertamina selalu siaga melayani masyarakat dan dunia industri perkapalan atau pelayaran.

 

Teks / Foto: Dalil Harahap / Batam Pos

Warga Seilekop Enggan Bayar Retribusi Sampah Jadi Pemicu Menumpuknya Sampah di Pinggir Jalan

0
1 3
Penumpukan sampah di pinggir jalan Seilekop meluber hingga ke ruas jalan. F.Eusebius

batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam dan Satgas Penanganan sampah kecamatan mengkui kewalahan dengan persoalan sampah yang menumpuk di pinggir jalan di wilayah Kecamatan Sagulung. Tumpukan sampah kian bertambah banyak dan lokasi penumpukan baru pun terus bermunculan.

Salah satu titik penumpukan sampah yang paling mencolok adalah lokasi bekas TPS di pinggir jalan Seilekop, dekat kawasan Candi Bantar. Sampah mulai meluber hingga ke garis tengah jalan. Arus lalulintas mulai terhambat karena tumpukan sampah ini.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam Eka Surianto menjelaskan, pihaknya sudah berupaya keras menyelesaikan persoalan sampah di pinggir jalan ini. Namun kenyataan di lapangan memang sulit.

Intensitas pembuangan sampah ke pinggir jalan di wilayah berpenduduk padat ini sangat tinggi sehingga tak merubah jumlah yang sampah yang menumpuk. Sampah bahkan semakin bertambah banyak dari waktu ke waktu.

Baca Juga: 17 Desember Tarif Paspor Resmi Naik, Ini Rincian Biayanya

“Kita selalu angkut itu. Ada seratusan lebih armada kita yang bekerja setiap hari. Tapi itu tadi, perilaku buang sampah sembarangan yang belum hilang, jadi sampah terus menumpuk. Kita angkut pagi hari, malamnya sudah kembali menumpuk bahkan lebih banyak lagi,” ujar Eka, Rabu (30/10).

Apalagi, menurut penuturan Lurah Seilekop, masih banyak warga di pemukiman yang menolak membayar retribusi sampah tentu memperburuk situasi penanganan sampah ini. Warga yang tidak bayar retribusi tentunya tidak didatangi armada pengangkut sampah sehingga sampah dibuang begitu saja ke pinggir jalan.

“Itu masalah lama juga (warga menolak bayar retribusi sampah). Itu yang memperburuk situasi di lapangan. Ya seperti saya jelaskan tadi, yang di lokasi bayar retribusi saja kita sudah kewalahan, karena tim harus terbagi dengan penanganan sampah di pinggir jalan. Bagaimana mau akomodir juga dengan mereka yang menolak bayar retribusi tadi. Akan ada kecemburuan sosial nanti,” ujar Eka.

Baca Juga: Desak Realisasi Program, Pjs Wali Kota Pacu Kinerja Pegawai Pemko Batam

Ini bisa diatas jika semua masyarakat mau diatur dengan taat membayar retribusi serta tertib membuang sampah.

“Untuk retribusi ini kita tidak bisa paksakan begitu saja. Belum ada aturan atau sanksi untuk mereka yang menolak membayar retribusi. Konsekuensinya ya sampah harus jadi tanggungjawab sendiri. Tidak boleh buang sembarangan ke pinggir jalan. Kalau itu (buang sampah sembarangan) terjadi tentu ada sanksinya karena ada perda yang mengaturnya ” ujar Eka.

Upaya yang dilakukan DLH dan Satgas saat ini tetap pada peningkatan pengangkutan sampah dari pemukiman yang membayar retribusi sampah dan juga yang menumpuk di TPS ataupun di pinggir jalan tadi, serta pengawasan untuk penegakan perda bagi mereka yang buang sampah sembarangan.

“Itu yang bisa kami lakukan saat ini. Mari sama-sama kita bertanggungjawab atas persoalan ini. Tertib lah buang sampah. Kalau memang tak mau bayar retribusi ya tanggung jawab dong dengan sampah nya masing-masing. Jangan buang ke pinggir jalan. Kami akan awasi terus ini. Kalau kedapatan tentu akan kami tindak tegas sesuai Perda yang ada,” kata Eka.

Baca Juga: Pengusaha Batam Kritik Permintaan Kenaikan UMK 2025

Sebelumnya Lurah Seilekop Bida Augusta mengakui persoalan penumpukan sampah di wilayah Kelurahan Seilekop. Ini terjadi karena memang masih banyak warga di pemukiman yang menolak membayar retribusi sampah. Masyarakat inilah yang bisa jadi pemicu terjadinya penumpukan sampah di pinggir jalan.

“Iya itu persoalannya. Masih banyak pemukiman yang menolak bayar retribusi sampah. Ini akan terus kami sosialisasi kan melalui perangkat RT/RW biar semua sampah di pemukiman diakomodir oleh Satgas,” ujar Bida. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Warga Seibeduk Tanya Soal Penanganan Banjir dan Pembenahan Jalan, Ini Paparan Amsakar

0
amsakar 3
Amsakar berbicara di hadapan pendukungnya.

batampos – Calon Walikota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad menyerap aspirasi warga Seibeduk lewat kampanye dialogis dengan warga setempat di Rumah Makan Rosella Kebun, Mangsang, Kota Batam, pada Rabu (30/10) siang.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga hadir bersama Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Kepulauan Riau Partai NasDem Pietra M. Paloh.

Ketua RT 03/RW 01 Asna Pakpahan mengatakan, bahwa persoalan banjir adalah hal yang pelik yang dihadapi warga Mangsang. Tidak hanya sekali, musibah ini kerap dirasakan warga setempat.

“Kami mohon ada solusi dari ASLI (Amsakar-Li Claudia, red) apabila diamanahkan nantinya,” harap dia

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat Sei Beduk, Kasi, menitipkan harapan masyarakat Sei Beduk kepada Amsakar dan Li Claudia untuk membenahi Jalan S Parman. Bukan tanpa sebab, jalan tersebut merupakan akses utama warga Seibeduk.

“Bertahun-tahun kami hanya mendapatkan angin surga untuk dibenahi jalan ini,” kata dia.

Merespon harapan warga, Amsakar mengatakan, penanganan persoalan banjir merupakan salah satu program prioritas dirinya bersama Li Claudia.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya susah mendudukan perihal inj dengan para ahli dibidangnya untuk memetakan titik banjir berikut solusi pemecahan masalahnya.

“Ada 21 titik banjir saat ini yang perlu mendapat perhatian. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah pengadaan pompa-pompa pengendali banjir. Tapi ini memakan biaya cukup besar,” jelas Amsakar.

Mengingat biaya yang besar itu, sambung Amsakar, untuk tahap awal sebagai percontohan, ia dan Li Claudia akan mencoba di wilayah Lubuk Baja.

“Untuk tahun berikutnya, akan kami titipkan melalui DPRD Kota Batam untuk tiga buah pompa. Dan apabila nanti kita se-mazhab dengan pilihan gubernur, saya bisa usulkan juga dengan beliau untuk membantu pengadaan ini,” papar dia.

Amsakar menyebut, salah satu alternatif penyelesaian persoalan itu, nanti pihaknya akan melihat langsung kondisi drainase di sekitar pemukiman tersebut.

“Apakah banjir ini imbas dari drainase yang tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Baru kita ambil tindakan, drainase itu akan kita lakukan revitalisasi atau normalisasi,” jelas dia.

Terkait jalan S Parman, menurut dia, tak hanya menangani eksisisting yang ada. Bahkan pihaknya memiliki rencana jangka panjang yang kompleks.

Amsakar dan Li Claudia, terang dia, telah merencanakan dibuatnya jalan baru yang dirasa nantinya akan memecahkan persoalan ini.

“Kami menamakan proyek jalan ini jalan Batam Timur, Jalan Batam Tengah, Jalan Batam Barat,” kata dia.

Tak hanya itu, pihaknya juga berencana akan membenahi transportasi massal. Inovasinya yakni dengan menyiapkan kendaraan pengumpan yang beroperasi dari rumah warga ke jalan protokol.

“Hal ini dimaksudkan, agar Trans Batam dapat efektif dan efisien. Serta nantinya kita akan membenahi halte. Setidaknya kita bisa mencontoh di Jakarta, agar penumpang merasa nyaman menggunakan moda transportasi massal,” jelas dia.

Gelandang AC Milan Bangga Punya Darah Indonesia

0
Tijjani Reijners, gelandang AC Milan keturunan Indonesia. (Instagram Tijjani Reijnders)

batampos – Gelandang AC Milan sekaligus pemain yang mempunyai darah Indonesia, Tijjani Reijnders mengatakan bahwa latar belakang keluarga dari Indonesia merupakan sesuatu yang sangat ia banggakan.

“Latar belakang Indonesia saya adalah sesuatu yang sangat saya banggakan. Itu adalah bagian besar dari siapa saya. Ibu saya berasal dari Indonesia, dan saya merasakan hubungan yang mendalam dengan budaya dan masyarakat sana,” kata Tijjani Reijnders dilansir dari laman resmi FIFA, Kamis (31/10).

Tijjani yang juga merupakan kakak dari pemain tim nasional Indonesia, Eliano Reijnders tersebut senang atas dukungan yang diberikan oleh para penggemar di Indonesia.

“Sungguh istimewa mengetahui bahwa saya mendapat dukungan dari penggemar di Indonesia, dan saya selalu berusaha mewakili akar Belanda dan Indonesia saya dengan bangga,” ujar gelandang yang sempat berseragam AZ Alkmaar tersebut.

Tijjani kini membela timnas Belanda usai menjalani debut pada tahun 2023 lalu usai namanya masuk dalam skuad pelatih Belanda, Ronald Koeman. Berseragam Oranje, pemain berusia 26 tahun tersebut kini telah mencatatkan 19 penampilan dengan mencetak tiga gol.

Peran dari Tijjani di Belanda kini juga tak tergantikan usai menunjukkan performa impresif sejak gelaran Piala Eropa 2024. Pemain yang sempat menimba ilmu di akademi PEC Zwolle tersebut mengungkapkan bahwa bergabung dengan AC Milan merupakan salah satu langkah terbesar yang diambil dalam karirnya sebagai seorang pesepak bola.

“Bergabung dengan AC Milan adalah langkah besar dalam karir saya. Tuntutan taktis di Serie A tinggi, dan saya harus beradaptasi dengan cepat,” ujar Tijjani.

“Bermain bersama rekan satu tim yang berpengalaman telah mempertajam posisi, pengambilan keputusan, dan pemahaman saya secara keseluruhan tentang permainan. AC Milan adalah klub besar dengan sejarah yang kaya, dan saya bangga menjadi bagian dari proyek seperti ini,” imbuh pemain bernomor punggung 14 AC Milan tersebut. (*)

Jadi Korban Kekerasan, Eky Malah Jadi Terdakwa

0
image0 1 3 scaled e1730302944672
Eky usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (30/10). F:Yashinta

batampos – Sudah jatuh, tertimpah tangga! Pribahasa ini cocok mengambarkan situasi yang dialami Eky saat ini. Bagaimana tidak, usai mengetahui kakak jadi korban KDRT, ia malah mendapat kekerasan dari sekelompok orang. Tak sampai disitu, saat ini Eky malah menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Batam. Ia didakwa dengan pasal pengancaman atau UU Darurat karena membawa senjata tajam.

Kemarin, agenda persidangan Eky adalah memberi keterangan di depan majelis hakim. Dari pengakuannya, Eky mengaku ke rumah sang kakak hendak menjemput indetitas diri seperti KTP dan ijasah, karena mendapat pekerjaan baru.

Namun di lokasi, ia melihat rumah kakaknya ramai karena sedang ada mediasi. Ternyata kakaknya sedang didamaikan oleh RT usai mendapat KDRT dari sang suami. Eky terdiam di depan pintu,namun ia mendapat pukulan dibagian pundaknya dua kali. Saat menoleh ke belakang, ia melihat belasan orang yang merupakan teman dari ipar atau suami kakanya.

Baca Juga: Terbukti Gunakan Narkotika, Oknum Anggota Bawaslu Kepri Khairurrijal Dipecat

Merasa terancam, Eky langsung menuju dapur rumah kakaknya, dan mengambil sebilah pisau dapur. Namun baru saja ia sampai di ruang utama yang sedang ramai, pak RT langsung mengambil pisau tersebut.

“Saya sempat mengatakan jangan macam-macam, namun tak sempat mengangkat pisau karena langsung diambil pak RT, hanya pak RT yang melihat saya pegang pisau,” ungkap Eky.

Menurut Eky, ia terpaksa mengambil pisau dapur karena merasa terancam. Sebab dalam keramaian itu, di pihaknya hanya ada dia, kakak, dan keponakannya.

“Orang itu ramai. Saya merasa terancam dan itu hanya bentuk perlindungan diri. Tak ada niatan lain,” ungkap Eky.

Baca Juga: Jadi Perantara Penyaluran PMI Ilegal, Warga Batam Dituntut 6 Tahun Penjara

Pria berusia 22 tahun ini juga membantah pernyataan korban pelapor yang mengatakan dirinya sempat mengeluarkan kata ancaman. Padahal, ia sama sekali tak pernah mengeluarkan kata-kata seperti itu.

“Saya tak pernah mengancam. Saya lah yang jadi korban pemukulan. Orang yang melaporkan saya, juga menunjukan pisau ke saya dan kakak saya. Namun saya lah yang masuk penjara,” terang Eky.

Masih kata Eky, saat proses penyidikan di polsek, ia juga sempat dipaksa menandatangani BAP, yang sebenarnya bukan keterangannya.

“Di kantor polisi, saya dipaksa untuk tandantangani,” kata Eky. (*)

 

Reporter: Yashinta

Pemkab Natuna Fokus Tangani Stunting, BP2D Lakukan Peningkatan Kapasitas Tim Teknis

0
Sekretaris Diskominfo Wan Udayani (tengah) turut serta dalam kegiatan pengelolaan data Monev stunting

batampos – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BP2D) Pemerintah Kabupaten Natuna melaksanakan kegiatan peningkatan Kapasitas Tim Koordinasi dan Pengelola Data Monitoring dan Evaluasi (Monev) Stunting di gedung Gajah Mina Ballroom, Jelita Sejuba Resort, Selasa (29/10/2024).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Basri dalam sambutanya menyebutkan, persoalan stunting menjadi bagian penting untuk dapat ditangani dengan baik khususnya dalam membackup data secara akurat dan aman.

BACA JUGA: Cegah Stunting, Petani di Tanjunguban Bagikan Bubur Sorgum

Agar hal itu dapat ditangani secara proposional, maka perlu adanya koordinasi tim secara intens. Disamping itu bahwa persoalan stunting menjadi isu yang aktual sehingga perlu penanganan secara keseluruhan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Natuna, Kevin Kahar (kacamata) serius mengikuti acara pengelolaan data Monev Stunting

“Stunting menjadi isu yang luar biasa dan aktual, stunting harus ditangani secara holistik karena rantai penanganan yang panjang,” Kata Basri saat membuka acara.

Basri juga menghimbau agar tim penanganan dan tim stunting beserta OPD harus bekerja ekstra agar dapat memberikan pengetahuan dan implementasi mengenai penanganan serta pencegahan stunting di kabupaten Natuna.

“Selanjutnya selaku Tim, Dinas, atau yang membidangi harus bekerja keras untuk mengedukasi masyarakat Natuna mengenai stunting. Agar penanganannya lebih maksimal,”jelasnya.

Adapun tujuan kegiatan ini lanjut Basri, yaitu untuk memastikan berjalannya koordinasi dan pencapaian laporan pelaksanaan cegah stunting pada Web bangda Kementrian Dalam Negeri. Selain itu, peningkatan kapasitas dimaksudkan untuk membekali tim teknis dalam mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan data.

Kegiatan berlangsung sampai tanggal 31 Oktober 2024 diikuti oleh 48 peserta yang terdiri dari Tim Koordinasi dan Pengelola Data Monev Stunting Kabupaten Natuna. (*)

Reporter: Sholeh Ariyanto

Presiden Prabowo Punya Akun Instagram Baru

0
Tampilan akun Instagram resmi Presiden Prabowo Subianto yang dikelola pihak Istana Kepresidenan. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

batampos – Presiden Prabowo Subianto mempunyai akun Instagram baru dengan nama @presidenrepublikindonesia. Akun media sosial Instagram itu dikelola langsung oleh pihak istana kepresidenan, dalam hal ini Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Hingga hari Rabu (30/10), pukul 11.25 WIB, jumlah pengikut pada akun Instagram tersebut sudah mencapai 400 ribu.

Namun, baru terdapat satu unggahan, yakni momen saat Presiden Prabowo menjalani pelantikan di MPR RI, pada 20 Otober 2024. Foto itu diunggah Pada Jumat (25/10) atau Sabtu (26/10) lalu.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi membenarkan bahwa akun Instagram tersebut merupakan akun resmi Presiden Prabowo Subianto yang dikelola pihak Istana Kepresidenan. Akun Instagram itu terpisah dengan milik pribadi Prabowo.

“Ini kita siapkan sebagai akun resmi lembaga kepresidenan. Jadi bukan akun pribadi,” kata Hasan Nasbi kepada wartawan, Rabu (30/10).

Hasan Nasbi menyatakan, akun Instagram Presiden Prabowo saat ini belum aktif. Akun Instagram itu akan memuat seluruh aktifitas Prabowo sebagai kepala negara.

“Sementara standby dulu, belum aktif. Nanti direncanakan berisi kegiatan-kegiatan beliau sebagai presiden,” ucap Hasan.

Prabowo sendiri telah memiliki akun Instagram dengan username @prabowo. Akun Instagram itu telah digunakan Prabowo sebelum menjabat sebagai Presiden RI. Jumlah pengikut pada akun Instagram itu hingga hari ini mencapai 13,8 juta akun. (*)

Hanya Mengalir Sehari, Warga Tanjunguncang Kembali Kesulitan Dapatkan Air Bersih

0
IMG 20241030 WA0030 e1730302133250
Warga Perumahan Central Park RW 23 Kelurahan Tanjunguncang antre menampung pasokan air dari mobil tanki. Foto Surya Darma untuk Batam Pos

batampos – Kesulitan mendapatkan pasokan air bersih kembali dialami masyarakat RW 23, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji dalam tiga pekan terakhir ini.

Dalam sepekan suplai air bersih hanya mengalir satu malam saja. Masyarakat kewalahan, sebab suplai air antaran dengan mobil tanki tetap tidak mencukupi.

“Susah betul air kami sekarang. Tiga minggu terakhir ngadat total. Paling hari Kamis atau Jumat saja ngalir itupun di tengah malam dan kecil. Tak cukup untuk nampung satu drum. Tak tahu masalah apalagi, ” ujar Ketua RT 01/RW 23 Surya Darma Sitompul, Rabu (30/10).

Baca Juga: Sengkarut Pengelolaan Sampah di Batam, DPRD Desak Pembenahan Sistem yang Lebih Serius

Dijelaskan Surya Darma, krisis air bersih ini terjadi hampir semua pemukiman yang ada di RW 23. Krisis air ini sebenarnya mulai terjadi setelah pihak ABH menyelesaikan persoalan krisis air di Perumahan Putera Jaya Tanjunguncang beberapa bulan yang lalu.

“Begitu ke Putera Jaya agak lancar, kami di sini yang ngadat. Tiga pekan terakhir ini yang paling parah,” katanya.

Pihak Air Batam Hilir (ABH) selaku pengelola pasokan air bersih di Batam sudah diinformasikan dan penanganan sementara dengan menyuplai air menggunakan mobil tanki. Namun itu tetap tak menyelesaikan persoalan sebab jumlah air yang didatangkan dengan mobil tanki tidak mencukupi.

“Tetap kurang. Delapan sampai sembilan tanki, per KK hanya bisa dapat setengah drum. Paling banyak satu drum airnya,” kata Surya Darma.

Pihak ABH sendiri saat dikonfirmasi mengakui adanya kesulitan suplai air ke lingkungan RW 23 Tanjunguncang ini.

Baca Juga: Drainase Induk Batuaji dan Sagulung Butuh Perawatan Rutin

Humas ABH Ginda Alamsyah menjelaskan, pemukiman di kelurahan Tanjunguncang merupakan wilayah krisis area untuk suplai air di Batam selama ini. Termasuk dengan lingkungan RW 23. Jika terjadi gangguan keseimbangan air tentu area kritis ini akan langsung berdampak. Butuh waktu untuk kembali melancarkan aliran air.

“Iya seperti diketahui itu area kritis. Terjadi gangguan keseimbangan suplai air belum lama ini sehingga langsung berdampak mereka. Ini sudah kita atasi namun butuh waktu. Kenapa butuh waktu karena permintaan lebih tinggi dari suplai. Ini tetap akan diatasi dan sementara kita suplai pakai mobil tanki,” ujar Ginda.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ABH, kata Ginda, kini tengah kebut dengan proses peningkatan produksi air untuk mengatasi semua persoalan air di Kota Batam.

Instalasi jaringan pipa baru dan peningkatan produksi air melalui instalasi pengolahan air (IPA) di Dam Tembesi yang sedang berjalan, sebelumnya ditargetkan rampung di Desember nanti. Namun karena peningkatan pelanggan yang cukup pesat akhir-akhir ini, ABH menarget semua pengerjaan ini dirampungkan secepatnya.

“Kita gesa agar rampung lebih awal dari kontrak kerja yang ada. Ini untuk kelancaran suplai air di Batam. Pertumbuhan penduduk cukup pesat, pelanggan pun terus bertambah jadi memang harus digesa semua proyek yang ada ini. Alhamdulillah progresnya sudah cukup lumayan. Kita upayakan secepatnya siap,” ujar Ginda.

Baca Juga: Masa Tunggu haji di Batam 23 Tahun

Untuk proses peningkatan produksi air ini, dijelaskan Ginda, di antaranya; menambah instalasi pipa dan instalasi pengolahan air (IPA) untuk peningkatan produksi air di Dam Duriangkang dan Tembesi dengan total kekuatan 730 liter operasi detik (IPS).

“Inilah adalah solusi yang sedang kita upayakan, untuk mengatasi persoalan suplai air bersih di Kota Batam,” katanya.

“Untuk Duriangkang kita tingkatkan jadi 500 IPS dan Tembesi 230 IPS. Total jadi 730 IPS. Ini untuk menjawabi semua persoalan air selama ini,” ujar Ginda.

Peningkatan produksi air ini, disebutkan Ginda, bukan saja karena keluhan dan persoalan tersendatnya suplai air yang terjadi selama ini, tapi juga upaya untuk mengimbangi populasi dan juga pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang saat ini.

“Pertumbuhan ekonomi dan masyarakat cukup pesat jadi memang harus ada peningkatan juga biar seimbang suplai air ke semua wilayah,” ujarnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Bisa Tahu Nilai Lebih Awal, Ini Cara Download Sertifikat SKD CPNS 2024

0
Ilustrasi tes CPNS. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga 14 November 2024. Khusus tahun ini, seluruh peserta yang telah mengikuti ujian SKD CPNS 2024 dapat mengunduh sertifikat di laman resmi BKN.

Cara download sertifikat SKD CPNS 2024 bisa dilakukan dengan mudah melalui laman https://sertificat.bkn.go.id/. Melalui sertifikat itu, seluruh peserta dapat mengetahui nilai yang diperoleh saat mengikuti SKD CPNS 2024 secara langsung.

Di dalam sertifikat itu nantinya akan memuat sejumlah informasi penting, mulai dari nilai yang diperoleh, tanggal ujian, tanggal berlaku, nama peserta, nomor ujian hingga barcode.

Melalui sertifikat SKD CPNS 2024, seluruh peserta bisa mengetahui lebih awal nilai yang diperoleh tanpa harus menunggu pengumuman resmi yang baru dilakukan pada 17-19 November 2024.

Lebih lengkap, berikut ini cara download sertifikat SKD CPNS 2024 melalui laman resmi BKN:

1. Buka laman https://sertificat.bkn.go.id. Masukkan NIK dan nomor peserta pada kolom yang disediakan
2. Pilih tipe seleksi, yakni “Calon Pegawai Negeri Sipil”
3. Klik “Unduh” Dokumen sertifikat SKD CPNS 2024 berformat Jpg akan terunduh secara otomatis di perangkat ponsel atau komputer.
4. Sertifikat SKD menampilkan informasi nama peserta, tanggal ujian, dan total skor tes ataupun subtes seleksi kompetensi dasar.
5. Sertifikat juga memuat tanda tangan elektronik pejabat BKN serta QR code untuk memeriksa keaslian dokumen.
6. Sertifikat ujian SKD CPNS 2024 ini berlaku sampai dengan seleksi pengadaan satu periode berikutnya.

Untuk memastikan keaslian sertifikat yang diunduh dapat menggunakan aplikasi ‘Validator SertifiCAT’ yang bisa download pada Google Play Store. Berikut cara untuk mengeceknya:

1. Buka aplikasi Validator SertifiCAT yang telah diunduh
2. Lakukan scan QR Code pada sertifikat
3. Muncul data hasil ujian SKD CPNS 2024 lengkap dengan total skor yang diperoleh.