Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3000

Buntut Timnas Australia Ditahan Imbang Indonesia, Graham Arnold Tanggalkan Jabatan Kepala Pelatih

0
Pelatih Timnas Australia Graham Arnold (AFP)

batampos – Graham Arnold resmi meninggalkan kursi pelatih Timnas Australia. Pria berusia 61 tahun itu memutuskan mundur dan menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala Socceroos – julukan Timna Australia.

Pengumuman mundurnya Graham Arnold disampaikan langsung oleh Federasi Sepak Bola Australia pada Jumat (20/9) pagi. Socceroos pun kini mencari pelatih baru.

“Arnold memberi tahu Football Australia awal minggu ini tentang keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan tersebut, yang diterima oleh manajemen,” demikian pernyataan resmi Football Australia.

“Australia sekarang fokus untuk menunjuk pelatih kepala baru menjelang jendela kedua Kualifikasi AFC Asia Putaran Ketiga pada bulan Oktober,” pernyataan tambahan, sebagaimana dipetik dari laman Socceroos.com.

Football Australia tidak menjelaskan mengapa Graham Arnold mundur dari pelatih kepala Timnas Australia. Namun, mundurnya pria kelahiran Sydney, New South Wales itu diyakini karena buruknya hasil Socceroos dalam mengawali putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Performa Australia di grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memang jauh dari kata bagus. Socceroos membuka petualangan dengan menelan kekalahan 0-1 dari Bahrain di laga perdana. Padahal, mereka bermain di hadapan pendukung sendiri di Cbus Super Stadium, 5 September lalu.

Kekalahan itu terasa semakin menyakitkan bagi Socceroos karena satu-satunya gol yang tercipta pada menit akhir. Gol dicetak bukan oleh pemain lawan, melainkan karena gol bunuh diri Harry Souttar.

Selain kalah memalukan di kandang pada laga perdana, Australia juga gagal meraih poin penuh saat bertandang ke Jakarta untuk menantang Timnas Indonesia pada laga kedua grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Berstatus sebagai tim langganan Piala Dunia dan menempati peringkat ke-25 dalam ranking FIFA, Timnas Australia tak mampu mengalahkan Garuda – julukan Timnas Indonesia, yang levelnya jauh di bawah mereka. Indonesia saat itu berada di posisi ke-133 dalam ranking FIFA.

Timnas Australia hanya mampu mencuri satu angka saja di Jakarta. Padahal nyaris sepanjang pertandingan Socceroos terus menerus menekan dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan Timnas Indonesia.

Hasil itu membuat Timnas Australia saat ini berada di urutan kelima dalam klasemen grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Socceroos hanya mengoleksi 1 angka dalam dua laga.

Dengan mundurnya Graham Arnold, maka dia berhenti memperpanjang rekornya sebagai pelatih terlama dalam sejarah Socceroos, meski masih memegang rekor itu. Graham Arnold diketahui telah menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Australia, sejak Agustus 2018. Itu merupakan periode keduanya memegang kendali Socceroos setelah sebelumnya Graham Arnold sempat melatih pada 2006-2007. (*)

 

 

Penyakit Hipertensi Esensial Dominasi Kasus Kesehatan di Batam, Sebanyak 52.222 Kasus Tercatat Sepanjang 2024

0
dr Didi Kusmarjadi
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Hipertensi esensial atau hipertensi primer menjadi salah satu penyakit terbanyak yang dialami oleh masyarakat Kota Batam. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 52.222 kasus hipertensi esensial di kota Batam. Dari jumlah tersebut, 23.651 kasus dialami oleh perempuan, sementara 28.571 kasus terjadi pada laki-laki.

“Hipertensi esensial masih menjadi penyakit dengan jumlah penderita terbanyak di Batam. Kondisi ini penting untuk mendapatkan perhatian lebih, terutama karena hipertensi sering kali tidak disadari hingga menyebabkan komplikasi serius,” ungkap Didi, Jumat (20/9).

Menurutnya, hipertensi esensial adalah kondisi peningkatan tekanan darah tanpa penyebab yang jelas. Berbeda dengan hipertensi sekunder yang disebabkan oleh kondisi kesehatan lain seperti gangguan ginjal atau penyakit tiroid, hipertensi esensial sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko. Meski demikian, hampir 90% kasus tekanan darah tinggi pada orang dewasa tergolong dalam jenis hipertensi ini.

“Normalnya, tekanan darah orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Seseorang dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya mencapai 130/80 mmHg atau lebih, ” tambahnya.

Didi menyebutkan, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi esensial antara lain riwayat Keluarga, dimana orang dengan riwayat hipertensi dalam keluarga cenderung lebih berisiko. Selain itu Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko hipertensi hingga 2-6 kali lipat. Kurangnya aktivitas fisik juga berkontribusi pada kondisi ini.

Hipertensi lebih sering dialami oleh orang yang berusia di atas 40 tahun, di mana pembuluh darah menjadi lebih kaku seiring penuaan. “Gaya Hidup tak Sehat, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, serta stres juga menjadi pemicu hipertensi ini, ” ucap Didi.

Hipertensi esensial dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup, seperti rutin berolahraga, menerapkan pola makan sehat, membatasi konsumsi garam, dan menghindari kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol.

Didi Kusmarjadi menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini untuk mengendalikan hipertensi. “Kami mengimbau masyarakat Batam untuk memeriksa tekanan darah secara rutin dan menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya penanganan, Dinas Kesehatan Batam juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga berat badan ideal, mengurangi konsumsi garam, serta mengelola stres.

“Batam terus berupaya menekan angka kasus hipertensi esensial, guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang akibat penyakit ini, ” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kondisi Terkini Elkan Baggott, Pelatih Blackpool FC: Cedera Parah hingga Frustasi

0
Kondisi Elkan Baggott yang belum dipanggil kembali ke Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong masih menjadi misteri hingga hari ini. (Instagram/@elkanbaggott)

batampos – Kabar buruk datang dari Elkan Baggott. Bek jangkung Indonesia itu dilaporkan mengalami cedera cukup parah yang membuat banyak pihak frustasi, termasuk Elkan Baggott sendiri.

Elkan Baggott musim ini dipinjamkan ke Blackpool FC oleh klubnya, Ipswich Town FC. Proses peminjamannya awalnya berjalan mulus. Meski sempat dicadangkan pada laga perdana, Elkan Baggott selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam tiga laga berikutnya.

Yakni melawan Stockport (0-3) dan Cambridge United (4-4) di EFL League One 2024/2025 serta Burton Albion (4-0) di putaran pertama Carabao Cup 2024/2025. Bahkan dua laga di liga, Elkan Baggott tampil 90 menit.

Namun petaka menghampiri Elkan Baggott setelahnya. Bek kelahiran Bangkok, Thailand, itu mengalani cedera cukup parah. Akibatnya, Elkan Baggott harus melewatkan empat pertandingan yang dijalani Blackpool baik di EFL League One maupun Carabo Cup musim ini.

Jumlah itu diprediksi akan terus bertambah karena bek Timnas Indonesia itu masih harus menepi lebih lama. Itu diungkapkan oleh pelatih kepala Blackpool FC Steve Bruce.

“Elkan masih dalam tahap pemulihan dan menggunakan sepatu khusus untuk mendukung pergelangan kakinya,” ujar Bruce di laman Blackpool Gazzette.

Menurut Steve Bruce, Elkan Baggott perlu waktu beberapa waktu pekan lagi untuk pulih. Saat ini dia tengah menjalani sejumlah perawatan yang dilakukan oleh tim medis The Seasiders -julukan Blackpool FC.

“Dia (Elkan Baggott) akan menjalani perawatan selama seminggu lagi, lalu menjalani rehabilitas. Jadi saya rasa kami tidak akan melihatnya selama satu bulan ke depan,” ungkap Steve Bruce.

Kondisi itu, lanjut Steve Bruce, diakui tidak mudah untuk dilalui oleh semua pihak. Terutama Elkan Baggott. “Hal ini yang membuatnya frustrasi dan mengecewakan bagi pemain itu sendiri [Elkan Baggott],” lanjutnya.

Cedera yang dialami Elkan Baggott ini seolah menambah masa-masa pahit sang bek. Sebab, sebelumnya dia sudah mulai tersisih dari Timnas Indonesia. Nama Elkan tak lagi dipanggil oleh Pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (*)

 

Terhambat Aturan Kementerian, Pembangunan Puskesmas di Batam Terkendala

0
puskesmas tanjungbuntung
Ilustrasi. Puskesmas Tanjungbuntung.

batampos – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa pada tahun depan kemungkinan tidak ada lagi pembangunan Puskesmas di Batam. Hal ini disebabkan oleh aturan dari Kementerian Kesehatan yang membatasi satu kecamatan hanya boleh memiliki maksimal dua Puskesmas. Dampaknya, dana bantuan dari pusat tidak dapat lagi dialokasikan untuk kecamatan yang sudah mencapai batas tersebut.

Didi menjelaskan bahwa secara rasio, jumlah Puskesmas di Batam masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk. Menurut standar WHO, idealnya satu Puskesmas melayani 30.000 penduduk. Dengan populasi Batam yang mencapai 1,2 juta jiwa, kota ini membutuhkan sekitar 40 Puskesmas. Namun, karena penyebaran penduduk yang tidak merata, angka tersebut sulit dipenuhi.

“Kecamatan seperti Belakangpadang dan Bulang, misalnya, memiliki jumlah penduduk yang tidak terlalu padat tetapi sudah memiliki satu Puskesmas. Dengan demikian, pembangunan tambahan Puskesmas di kecamatan tersebut tidak mungkin dilakukan,” ujar Didi.

Saat ini, Batam memiliki 22 Puskesmas, termasuk satu Puskesmas baru yang sedang dibangun di Pelunggut. Meskipun begitu, Didi mengakui bahwa masih dibutuhkan minimal 8 Puskesmas tambahan agar layanan kesehatan dapat lebih optimal, terutama di kecamatan-kecamatan dengan jumlah penduduk padat seperti Batamkota, Sagulung, dan Batuaji yang masing-masing hanya dilayani oleh dua Puskesmas.

Lebih lanjut, Didi menyoroti bahwa meskipun fasilitas kesehatan untuk pengobatan di Batam sudah mencukupi dengan lebih dari 100 klinik dan 20 rumah sakit, yang masih menjadi masalah adalah pelayanan promotif dan preventif yang masih terbatas. Pelayanan tersebut, seperti imunisasi dan vaksinasi, hampir seluruhnya ditangani oleh Puskesmas.

“Untuk kegiatan seperti imunisasi, beban terbesar ada di kami, karena populasi Batam menyumbang 60-70% dari total populasi Provinsi Kepri,” katanya.

Didi berharap agar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya menuntut pencapaian target kesehatan, tetapi juga membantu pembangunan Puskesmas agar layanan kesehatan dapat mencakup seluruh kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Didi juga menyoroti beban kerja yang berat di Puskesmas. “Di kecamatan Batamkota, Sagulung, dan Batuaji, dengan jumlah penduduk lebih dari 100.000 jiwa, hanya dilayani oleh dua Puskesmas, sementara jumlah penduduk ini hampir setara dengan jumlah penduduk di satu kabupaten seperti Bintan yang dilayani oleh 16 Puskesmas,” tambahnya.

Didi berharap ke depannya pembangunan Puskesmas bisa dilakukan oleh pemerintah daerah, baik itu tingkat kota maupun provinsi, agar beban tenaga kesehatan di Batam bisa lebih ringan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

KPU Batam Terima Logistik Tahap Pertama untuk Pilkada 2024

0
mawardi KPU batam
Ketua KPU Batam Mawardi. Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Persiapan Pilkada 2024 di Kota Batam terus berjalan sesuai jadwal. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam telah menerima distribusi logistik tahap pertama pada Selasa (17/9), yang terdiri dari segel, tinta, dan kabel ties. Logistik tersebut disimpan di Gudang KPU Kecamatan Sekupang dan langsung diawasi secara ketat.

Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan, menjelaskan bahwa tinta yang diterima akan digunakan untuk proses pemungutan suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Batam.

“Tinta dikirim sesuai dengan ketentuan, yaitu dua botol per TPS. Di Batam, kita memiliki 1.821 TPS, sehingga jumlah tinta yang diterima sebanyak 3.642 botol,” ujar Bosar, Jumat (20/9).

Selain tinta, KPU Batam juga menerima sekitar 48 ribu segel yang nantinya akan digunakan dalam proses pengamanan logistik pemilu. Pengiriman ini dilakukan oleh ekspedisi PT Kudo Indonesia Jaya yang tiba di gudang logistik pada pukul 11.40 WIB. Pengiriman dikawal langsung oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang untuk memastikan keamanan logistik selama proses distribusi.

Selain tinta dan segel, KPU Batam juga menerima kabel ties sebanyak 137.592 buah, yang dikemas dalam 6 koli. Kabel ties ini nantinya akan digunakan untuk mengamankan logistik pemilu lainnya seperti kotak suara dan surat suara pada hari pemungutan suara.

Serah terima logistik berlangsung pukul 12.20 WIB dan dilakukan antara pihak ekspedisi dan petugas KPU di Gudang Logistik Sekupang. “Logistik yang sudah diterima ini akan terus dipantau. Pengawasan dilakukan secara ketat, selain oleh petugas, juga dengan memasang CCTV di gudang penyimpanan,” lanjut Bosar.

Meski sebagian logistik sudah diterima, Bosar menjelaskan bahwa logistik lain seperti surat suara belum bisa didistribusikan karena masih menunggu penetapan dan pengundian nomor urut calon.

“Penetapan calon akan dilakukan pada 22 September 2024. Setelah itu, pengundian nomor urut calon akan dilaksanakan pada 23 September malam, yang akan diikuti dengan deklarasi kampanye damai,” jelasnya.

Ketua KPU Batam Mawardi menambahkan, gudang logistik yang digunakan telah diperiksa ulang oleh tim KPU dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk penyimpanan logistik pemilu. Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan pemasangan CCTV dan penjagaan ketat dari petugas keamanan.

Dengan penerimaan logistik tahap pertama ini, KPU Batam semakin siap untuk menghadapi tahapan-tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkada 2024.

“Proses distribusi logistik ke TPS-TPS akan terus diawasi guna memastikan semuanya berjalan sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan, ” tuturnya.

Mawardi memastikan bahwa semua proses akan berjalan dengan transparan dan akuntabel. “Kami selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan seluruh tahapan pemilu, termasuk pengiriman logistik, berjalan dengan aman dan sesuai prosedur,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, WBP Lapas Batam Diminta untuk Berbenah

0
IMG 20240920 WA0009
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, Lapas Batam menggelar pelaksanaan tausyiah agama bersama petugas dan warga binaan, Kamis (19/9). Turut hadir pada kegiatan ini Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ustaz Muhammad Zaenudin beserta rombongan.

Bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Batam, kegiatan diikuti oleh petugas dan warga binaan dan dibuka oleh pembacaan ayat suci AlQuran dan dilanjutkan dengan sholawat nabi.

Dalam arahan pembukaan Kalapas Batam Heri Kusrita berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW jadi dorongan dan motivasi yang baik bagi seluruh warga binaan harus berbenah menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.

Baca Juga: Pastikan Bebas Dari Narkoba, Tim Gabungan Geledah Kamar Hunian WBP Lapas Batam

“Saya berharap warga binaan menghabiskan sisa pidananya untuk memanfaatkannya dengan beribadah. Mari jadikan maulid nabi ini sebagai momentum perbaikan diri menjadi lebih baik lagi. Semoga kita dapat tertular dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW” pesan Kalapas.

Ustaz Muhammad Zaenuddin dalam tausyiah nya berpesan kepada warga binaan agar terus dapat berbuat baik. “Setiap orang pasti berbuat salah, tapi bagaimana kita menyikapi kesalahan tersebut agar menjadi lebih baik lagi. Bagaimana memiliki tekat menjadi lebih baik ke masyarakat. Setiap ketika kita memiliki niat baik di Lapas Batam ini InsyaAllah akan kembali kebaikan tersebut kepada kita” ujarnya.

Selain itu, Ketua PCNU itu juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan warga binaan yang mengikuti program pembinaan berupa 28 Orang Fardhu Kifayah dan 13 orang Tahdfiz Jus 30.

Ustaz Muhammad Zaenuddin menyebutkan bahwa setiap insan pasti memiliki salah karena sesungguhnya manusia adalah tempatnya salah. Oleh karena itu kita harus terus berusaha berbuat baik.

Selain itu Ustaz Muhammad Zaenuddin menyebutkan bahwa sebagai pengikut Nabi Muhammad ada tiga yang harus kita teladani dari Nabi Muhammad yaitu pertama Qauliyah atau ucapannya Nabi Muhammad SAW, kedua yaitu amanah ketika diberikan tanggung jawab dan sabar dalam menjalani ujian hidup. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Gegara Cewek, Pengunjung Kafe Ditikam

0
tIKAM
Ilustrasi.

batampos – Albert Samosir, warga Sagulung jadi korban pengeroyokan dan penikaman di Golden Kafe, kawasan Mall Top 100, Tembesi, Sagulung, Kamis (19/9) pagi. Pria 37 tahun ini harus menjalani perawatan medis di rumah sakit Graha Hermine, Batuaji karena dua luka tikaman di punggungnya.

Informasi yang didapat, aksi penganiayaan berat ini bermula, dari upaya korban untuk berbincang dan mendapat perhatian dari salah satu wanita yang berada di lokasi kafe tersebut. Wanita tersebut sepertinya tidak terima sehingga melapor kepada pelaku yang berinisial Lm.

Lm bersama Sr kawannya akhirnya mendatangi korban dan terjadi cek cok mulut yang berujung pada pengeroyokan dan penikaman tadi. Korban tidak saja dipukul dan ditendang tapi juga ditikam oleh Lm sebanyak dua kali. Korban terjatuh bersimbah darah.

“Kejadian menjelang pagi, kita terima laporan dan langsung lakukan pengembangan. Alhamdulillah, hari itu juga dua pelaku berhasil kami amankan di lokasi persembunyian mereka di Perumahan Paradise Simpang Tobing Batuaji, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Husnul, Jumat (20/9).

Husnul membenarkan aksi penganiayaan dan penikaman ini karena masalah perempuan. Wanita yang digoda korban belakangan diketahui kekasihnya pelaku, sehingga terjadi penganiayaan dan penikaman tersebut.

“Dua pelaku sudah kami amankan dan korban masih dirawat,” kata Husnul.

Atas kejadian ini, Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan menghimbau kepada seluruh masyarakat Sagulung untuk tetap waspada dan tidak berpikir pendek dalam menghadapi sebuah persoalan. Jika ada yang kurang berkenan dengan orang lain sebaiknya diselesaikan secara baik-baik atau mengadu ke Polsek.

“Kalau ada persoalan selesaikan dengan kepala dingin. Kekerasan bukan solusi, malah akan berhadapan dengan hukum yang ada di negara kita ini, ” ujar Rohandi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

98 Persen Penduduk Sudah Terlayani BPJS Kesehatan

0
Ilustrasi Kartu Indonesia Sehat. (dok Jawapos)

batampos – Kiprah BPJS Kesehatan telah memasuki usia 10 tahun. Jumlah kepesertaan sudah mencapai 98 persen penduduk Indonesia. Demi menjaga loyalitas peserta, BPJS Kesehatan berupaya melakukan transformasi mutu yang didukung lintas sektor.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan mutu program jaminan kesehatan nasional (JKN). Menurut dia, BPJS Kesehatan terus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan melalui berbagai inovasi.

“Salah satu upaya transformasi mutu layanan program JKN adalah menjalin kerja sama dengan rumah sakit apung dan bergerak untuk menjangkau masyarakat di daerah belum tersedia fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat (DBTFMS),” katanya dalam acara Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2024.

“Dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.294 FKTP dan 3.140 FKRTL,” katanya.

BPJS Kesehatan telah menjangkau luas hingga pelosok negeri. Dengan capaian kepesertaan saat ini, Indonesia meraih predikat universal health coverage (UHC). Bahkan, dengan jumlah peserta 275 juta orang, JKN menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia dengan skema tunggal terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Inda Deryanne Hasman berharap terjalin kolaborasi lebih erat antara BPJS Kesehatan dan faskes untuk memastikan layanan yang berkualitas.

“Fasilitas kesehatan sebagai mitra utama BPJS Kesehatan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata,” katanya.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata berkomitmen untuk terus mengawal program JKN. Terutama menjaga agar tidak ada kecurangan.
Dia menambahkan, KPK terus melakukan upaya pencegahan melalui pembangunan ekosistem yang berintegritas.

“Kesehatan adalah dasar untuk menciptakan hidup yang lebih baik. Kami yakin apabila kecurangan di fasilitas kesehatan dapat ditekan, efektivitas layanan program JKN akan meningkat,” ungkapnya. (*)

Ban Keluar Jalur Aspal, Avanza Tabrak Tebing Terbalik di Jalan Lagoi

0
Mobil Toyota Avanza mengalami ringsek di bagian depan setelah mengalami kecelakaan tunggal di sekitar jalan raya Kilometer (Km) 7 BBT kawasan wisata Lagoi, Bintan pada Jumat (20/9/2024) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Mobil Toyota Avanza KT 1627 LU mengalami kecelakaan di sekitar jalan raya Kilometer (Km) 7 BBT kawasan wisata Lagoi, Bintan pada Jumat (20/9/2024) siang.

Akibat kecelakaan tunggal, mobil mengalami ringsek di bagian depan. Sementara bagian samping sebelah kanan mobil juga mengalami penyok.

Kecelakaan bermula saat mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Norman melaju dari arah Bintan Lagoon.

“Dari Bintan Lagoon mau ke Tanjungpinang,” ujar pekerja PT. Alam Bumi Permai.

Sesampainya di lokasi, ban mobil sebelah kiri keluar jalan aspal sehingga Norman kaget dan membanting setir mobil ke kanan.

BACA JUGA: Membawa 60 Kilogram Daging Babi asal Batam Tanpa Dokumen, Mobil Toyota Avanza Ditolak Masuk Bintan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban

Ketika banting setir, Normal mengalami hilang kendali. Kemudian, mobil menabrak tebing di sebelah kanannya.

Setelah menghantam tebing setinggi lebih kurang lima meter, mobil berbalik arah dan terbalik di jalan jalur dalam Lagoi ke luar Lagoi.

Kecelakaan itu menarik perhatian pengguna jalan. Sebagian pengguna jalan menghentikan mobil lalu menyelamatkan korban.

Norman mengaku tidak mengantuk. Hanya saat kejadian, dia merasakan ban mobilnya sedikit keluar jalur aspal.

“Keluar jalur setelah tikungan,” katanya.

Tidak lama setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran dari Bintan Resort datang ke lokasi.

Pemadam dibantu anggota polisi mengeser mobil ke luar jalur aspal karena sebagian badan mobil masih berada di jalan aspal.

Petugas kesehatan dari Klinik Lagoi juga datang di lokasi untuk memastikan korban dalam keadaan baik. (*)

Reporter: Slamet

Gas Melon Habis, Pelaku UMKM Tak Bisa Berjualan

0
Gas 3 Kg f Iman Wachyudi scaled
Ilustrasi. Busri pedagang kopi keliling menggunakan gas 3 kg untuk usahanya saat mangkal di Taman Kolam, Batamcentre. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Gas LPG tiga kilogram semakin sulit didapat. Pangkalan di Batuaji dan Sagulung masih kekosongan stok gas hingga, Jumat (20/9) siang. Tidak saja masyarakat umum, pelaku UMKM juga menjerit karena mereka terhambat.

Pelaku UMKM kuliner di kawasan Marina City misalkan, banyak yang menutup lapak jualan mereka karena belum mendapatkan gas melon. Mereka sudah berusaha mencari kemana-mana namun belum dapat.

“Semalam habis gas punya kami ini. Dua hari lalu dapat di lokasi operasi pasar di Batuaji sana. Pagi tadi keliling cari sampai ke Aviari sana tapi tak ada semua. Tak bisa masak makanya tak jualan hari ini saya,” ujar Aldi, penjual makanan siap saji di ruko Galaxy, Marina.

Baca Juga: Jelang Jadwal Pengantaran, Warga Berlomba-Lomba Titip Tabung Gas ke Pengkalan

Senada disampaikan Ummi, pedagang minuman siap saji di kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung. Kehabisan stok gas membuatnya tak bisa berjualan sepanjang hari kemarin. Dia tak bisa stok gas karena pembelian gas saat ini hanya boleh satu tabung saja.

“Ya gimana lagi, dagangan saya ini harus dimasak semua. Kalau gas tak ada ya tutup seperti ini. Paling jualan es teh saja yang memang tak membutuhkan air panas. Sudah memang masalah gas ini. Jadi tak berpenghasilan kami pedagang kecil ini kalau seperti ini. Tolong ini diperhatikan lah, ” ujar Ummi.

Pantauan di lapangan kesusahan karena kekosongan gas melon ini juga masih dirasakan masyarakat umum lainnya di Batuaji dan Sagulung. Warga yang keliling dengan tabung gas kosong banyak dijumpai di jalan raya. Tidak tahu tujuan pasti namun mereka datangi satu persatu pangkalan yang dijumpai di jalan dan hasilnya tetap nihil. Gas melon tetap tak ada.

Pihak pangkalan sendiri masih menyampaikan alasan yang sama. Kekosongan stok gas melon ini karena pendistribusian dari agen tersendat. Jikapun ada pengantaran stok gas langsung habis karena sudah banyak yang antre.

“Paling kita prioritaskan orang di sekitar sini saja. Karena memang banyak yang cari. Pasokan tak jelas lagi. Kadang hanya sekali dalam seminggu, ” ujar Nita, pemilik pangkalan di Tanjunguncang. (*)

Reporter: Eusebius Sara