Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3016

Gelar Aksi Spontan, AJI Batam Sampaikan Kepriharinan atas Matinya Demokrasi

0
Okimage4 scaled e1724470651992
AJI Kota Batam menggelar aksi spontanitas yang berlangsung damai di depan Kantor DPRD Kota Batam, Jumat (23/8) malam. F.Yashinta

batampos – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam menggelar aksi spontanitas yang berlangsung damai di depan Kantor DPRD Kota Batam, Jumat (23/8) malam. Aksi yang diikuti puluhan jurnalis yang tergabung dalam AJI Batam ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap matinya demokrasi di Indonesia.

Rasa kekecewaan dan prihatin itu disampaikan teman-teman AJI dengan cara membakar puluhan lilin di trotoar Jalan Engku Putri, di depan Gedung DPRD Batam dan seberang Kantor Wali Kota Batam. Sembari memegang karton bertuliskan berbagai rasa prihatin terhadap kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja, sejumlah jurnalis menyuarakan keprihatinanya. Terutama, keputusan DPR RI yang diduga baru menunda revisi UU Pilkada, bukan membatalkan.

Dalam aksi tersebut, anggota AJI Batam juga sempat berorasi dan berpuisi untuk menyuarakan rasa kecewa terhadap kepemimpinan yang dinilai telah semena-mena terhadap demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Resepsi Hari Nasional Singapura di Batam: Gubernur Ansar dan Menteri Maliki Bahas Kolaborasi Ekonomi

Ketua AJI Batam, Fiska Juanda, mengatakan, demokrasi dalam pilkada juga dizalimi. Semua partai dimonopoli untuk memenangkan satu calon tunggal yang akan melawan kotak kosong.

“Jika kita tidak bergerak, maka semuanya akan dibuat semena-mena. Ini merupakan aksi spontanitas untuk menyampaikan rasa kecewa terhadap kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik,” sebut Fiska.

Di tempat yang sama, Koordinator Aksi dan juga Seksi Hukum AJI Batam, Alam, mengatakan, aksi malam tersebut adalah aksi spontanitas yang diinisia pengurus dan anggota AJI Batam.

“Ini hanya kegiatan sederhana, pembakaran lilin sebagai bentuk belasungkawa kondisi demokrasi Indonesia saat ini,” ujar Alam.

Baca Juga: ASDP Batam Imbau Calon Penumpang Roro Beli Tiket Lewat Aplikasi Ferizy

Tak hanya itu, aksi juga sebagai bentuk perhatian AJI Batam atas situasi di Indonesia yang tak bisa didiamkan. Begitu juga bentuk penolakan AJI terhadap revisi UU Pilkada.

“Aksi dilakukan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, orasi, pusi perlawanan dan mengheningkan cipta, sebagai bentuk rasa kecewa terhadap demokrasi Indonesia,” jelas Alam.

Disinggung kenapa menggunakan lilin, menurut Alam sebagai ungkapan rasa duka cita saat ini. Dimana saat ini, DPR RI tak membantalkan revisi UU Pilkada, namun hanya menunda.

“Bisa saja pengesahan itu dilakukan pada malam hari. Di saat semuanya lengah. Karena itu aksi ini kami gelar pada malam hari,” pungkas Alam. (*)

Reporter: Yashinta

Screen House Bakal Dibangun di Tembeling dan Toapaya, Bintan

0
Kepala DKPP Kabupaten Bintan, Sri Heny Utami. F.DKPP Bintan untuk Batam Pos.

batmpos– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan mendapat kucuran anggaran sekitar hampir Rp 1 miliar untuk pembangunan screen house di Kabupaten Bintan.

Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Kepala DKPP Kabupaten Bintan, Sri Heny Utami mengatakan, pembangunan screen house dengan alokasi anggaran hampir Rp 1 miliar dalam upaya pengembangan tanaman sayur dan buah-buahan di Kabupaten Bintan.

BACA JUGA: Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga, Dinas Pertanian Gelar Gerakan Pangan Murah

Screen house dibangun di dua lokasi yakni di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 475 juta lebih dan sekitar Rp 8 juta untuk anggaran konsultan pengawas konstruksi.

Kemudian, di Desa Toapaya, Kecamatan Toapaya dengan anggaran sekitar Rp 480 juta dan sekitar Rp 8 juta untuk anggaran konsultan pengawas konstruksi.

Dia mengatakan, screen house yang dibangun di Desa Tembeling diperuntukkan bagi Kelompok Tani Cahaya Purnama yang menanam buah anggur.

Sedangkan screen house di Desa Toapaya diperuntukkan bagi Kelompok Tani Subur Makmur dalam pengembangan sayur-sayuran.

“Lahannya dari kelompok tani yang menyediakan, sementara pembangunan screen house akan dilelang oleh Kementan,” katanya.

Dia berharap, tanaman yang dikembangkan dengan screen house berhasil dipanen karena menggunakan alat-alat yang modern. (*)

 

Reporter: Slamet 

Berkunjung ke Rubeka, Cafe Unik di Batam dengan Nuansa Vintage

0
1000085673 scaled e1724398583196
Cafe Rubeka di Ruko Imperium Blok B No.25-26, Taman Baloi.

Jika cafe pada umumnya, hanya sekadar tempat makan dan minum. Berbeda dengan Cafe Rubeka, yang memilih tampil berbeda, dengan konsep vintage dan di dalamnya tersimpan barang-barang antik.

TIA CAHYA NURANI, Batam

JARUM jam menunjukkan pukul 12.30 WIB, hari terasa panas tapi tak begitu menyengat. Ini memang sudah masuk waktu makan siang, Batam Pos melipir ke sebuah cafe, yang belakangan menjadi buah bibir karena tempatnya yang unik, Jumat, (16/8).

Berlokasi di Ruko Imperium Blok B No.25-26, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota. Lokasinya memang berada di tengah kota, tapi ternyata masih banyak yang belum tahu, bahwa di Batam ada cafe unik dan estetik. Cafe tersebut ialah Rubeka, yang sudah berdiri sejak tahun 2016.

Berada dibangunan ruko berlantai 2, dari depan memang terlihat biasa saja. Orang akan mengira itu hanya tempat makan biasa, tetapi semua itu akan menepis saat masuk ke dalamnya.

Wah, mungkin itu adalah kata yang akan keluar dari mulut tanpa disadari, saat masuk terlihat ruangan yang dipenuhi dengan barang-barang antik. Di setiap sisi ruangan disediakan meja dan bangku untuk para pengunjung yang datang.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS Batam Tidak Ada Formasi Guru, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan

Cafe ini memang memiliki lantai 2, tetapi yang dipakai hanya lantai 1 saja. Menu di cafe ini juga beragam, mulai dari makanan berat, camilan, dan juga berbagai jenis minuman. Untuk hari Minggu-Kamis buka dari pukul 10.00-22.00, sedangkan Jumat dan Sabtu buka dari pukul 10.00-23.00.

Owner dari Cafe Rubeka ini dua orang, yaitu Ardhita dan Ron. Pada awalnya, keduanya adalah seorang sahabat yang memiliki bisnis jualan thrift.

“Sekarang tidak lagi, semenjak pengiriman barang thrift keluar Batam sudah sulit karena FTZ berlaku,” ujar Ron.

Arti dari nama Rubeka sendiri adalah Rumah Barang Bekas, karena dulunya adalah tempat jualan barang bekas atau thrift. Lalu owner merombak tempat dan mengakali barang-barang yang tersisa menjadi dekor untuk cafe.

Barang-barang di sini didapat dari thrift Batam, mulai dari pakaian, aksesoris, buku, dan berbagai barang antik seperti mesin ketik. Barang-barang di sini tidak semuanya dijual, ada yang hanya bisa dimainkan di tempat, ada juga yang hanya sebagai pajangan semata.

Pengunjung di cafe ini juga beragam, mulai dari anak muda hingga orang dewasa. “Biasanya ramai saat weekend atau public holiday,” ucap Ardhita.

Baca Juga: Resepsi Hari Nasional Singapura di Batam: Gubernur Ansar dan Menteri Maliki Bahas Kolaborasi Ekonomi

Banyak fasilitas yang disediakan di cafe ini, mulai dari toilet, lalu berbagai jenis permainan seperti kartu, catur, dan masih banyak lagi, yang bisa dimainkan bersama teman-teman saat datang kemari. Selain itu, di sini juga disediakan wifi gratis, bahkan beberapa pengunjung terlihat membawa laptop.

Kemudian Batam Pos mendatangi salah satu pengunjung, yang saat itu sedang membaca buku. Dan bertanya tahu tempat ini dari mana.

“Kebetulan Rubeka ini dekat dengan sekolah SMA ku dulu, jadi memang sering lewat sini,” ujar Nisa (22).

Nisa juga membeberkan alasannya menyukai cafe ini, yaitu karena banyak spot foto dan cocok untuk tempat ngumpul bareng teman.

“Bagus banget, penuh dengan barang vintage yang estetik, dan banyak tersedia permainan juga,” ujar Nisa antusias.

Baca Juga: ASDP Batam Imbau Calon Penumpang Roro Beli Tiket Lewat Aplikasi Ferizy

Owner juga memberitahu target dalam waktu dekat yaitu ingin membuat ruangan khusus yang bersifat private, dan akan disediakan paket-paketnya.

“Ingin buat satu ruangan lagi khusus untuk acara ulang tahun atau pun meeting,” ucap Ardhita.

Harapan dari kedua owner, setelah disediakan berbagai fasilitas lengkap, dan tampil beda dari cafe pada umumnya. Menjadi daya tarik terdiri untuk para pengunjung.

“Semoga semakin rame, orang nyaman duduk di Rubeka sambil menikmati makanan dan minuman yang disediakan,” ujar owner diakhir perbincangan. (*)

 

Sempat Umumkan Mundur, Ini Alasan Kris Dayanti Tetap Maju Sebagai Wali Kota

0
Penyanyi sekaligus Politisi PDI Perjuangan Kris Dayanti sempat mengumumkan mundur terkait pencalonannya sebagai calon Wali Kota Batu, Jawa Timur, dalam Pilkada serentak 2024. (Antara)

batampos – Penyanyi sekaligus Politisi PDI Perjuangan Kris Dayanti sempat mengumumkan mundur terkait pencalonannya sebagai calon Wali Kota Batu, Jawa Timur, dalam Pilkada serentak 2024. Namun ternyata keputusan Kris Dayanti mundur mendapat tanggapan beragam dari banyak pihak.

Alhasil, istri dari Raul Lemos memastikan akan tetap maju berlaga sekaligus membatalkan keputusannya mundur. Hal ini diungkapkan Kris Dayanti di hadapan awak media di bilangan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Jumat (23/8).

“Insya Allah saya akan memastikan diri untuk maju sebagai calon kepala daerah Wali Kota Kota Batu,” ujar Kris Dayanti.

Dia pun menjelaskan kenapa sempat memilih mau mundur atas pencalonannya sebagai calon Wali Kota Batu. Dia merasa waktu kebersamaan dengan keluarga sangat terbatas mengingat dalam satu tahun ini KD mencalonkan diri sebagai anggota DPR sekaligus calon kepada daerah.

Pertimbangan lain Kris Dayanti mau mundur karena ini merupakan lompatan besar bagi dirinya dengan tanggung jawab yang cukup besar.

“Saya mengutarakan sedikit personal feeling saya. Tidak ada tekanan dari siapapun, tidak ada perasaan bimbang atau ragu. Hanya saya dihadapkan pada posisi perempuan, istri, ibu, yang mengalami transisi cukup pesat dan respons tanggung jawab yang tinggi,” paparnya.

Kris Dayanti akhirnya memutuskan tetap maju dalam pencalonannya sebagai Calon Wali Kota Batu dengan alasan relawan sudah bergerak. Dan dia melihat dukungan besar dari masyarakat Kota Batu untuk KD terus melanjutkan pencalonannya.

“Unggahan saya di media sosial kemarin mendapat respons yang sangat beragam dan saya tidak menyangka. Itu mengingatkan saya bahwa akar rumput sudah bergerak, relawan sudah bekerja,” tuturnya. (*)

Halaman Ruko Dipagar, Bazar UMKM di Jalan Bandara Tutup

0
Lokasi bazar UMKM yang saat ini sudah ditutup oleh pemilik ruko. F. Mohamad Ismail

batampos– Bazar UMKM di kawasan Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Kepri tidak beraktivitas lagi. Hal ini, disebabkan halaman ruko tempat mereka berjualan ditutup oleh pemilik.

Kondisi ini membuat lebih kurang 50 pedagang UMKM mengeluh. Kenapa tidak, lokasi yang ditutup itu sangat strategis, dikarenakan berhadapan langsung dengan fasilitas umum yang kerap dikunjungi warga.

“Efeknya pasti negatif, semua pada tutup (UMKM). Otomatis ya kita tidak bisa lagi berjualan di sana,” kata Dwi, salah seorang UMKM yang sempat berjualan di lokasi tersebut, Jumat (23/8).

Ia mengakui, bahwa kawasan tersebut memang ramai dikunjungi oleh masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia mendongkrak omzet penjualan para UMKM yang berdagang di tempat tersebut.

“Setiap hari libur pasti ramai yang datang kesana. Karena tempatnya memang sangat strategis,” tambahnya.

BACA JUGA: Bazar Pangan Murah di Taman Bermadah

Ia pun tidak mengetahui secara pasti penyebab lokasi bazar yang dibuka sejak September 2024 tersebut harus ditutup. Saat ini, ia terpaksa berpindah lokasi jualan ke sebuah pujasera yang berada di simpang Jalan Ganet.

Sementara itu, Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacob menerangkan bahwa pihaknya sudah mencari informasi penyebab halaman ruko tersebut ditutup dengan seng.

Dari informasi pemilik ruko, kata Yacob halaman ruko tersebut terpaksa ditutup dikarenakan akan dilakukan renovasi. Ia menyampaikan, setidaknya terdapat 18 ruko yang ditutup.

“Ada 18 ruko. Kita sudah mencari tau, penyebabnya akam ada renovasi. Sehingga kegiatan UMKM tidak ada lagi disitu,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Resepsi Hari Nasional Singapura di Batam: Gubernur Ansar dan Menteri Maliki Bahas Kolaborasi Ekonomi

0
image1 4 1 scaled e1724467563343
Acara resepsi Hari Nasional Singapura ke-59 di Batam yang dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Menteri Kedua Luar Negeri Singapura Maliki bin Osman, pejabat, pengusaha dan tokoh masyarakat Batam.

batampos – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyambut Hari Nasional Singapura ke-59 di sebuah acara resepsi yang diselenggarakan di Radisson Golf and Convention Centre Batam.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad mengucapkan selamat atas peringatan hari jadi Singapura ke-59. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti hubungan diplomatik yang erat antara Indonesia, tepatnya Kepri dengan Singapura yang telah terjalin sejak 7 September 1967.

“Pada tahun 2023, nilai realisasi investasi penanaman modal asing di Provinsi Kepulauan Riau didominasi dari Singapura sebesar 77 persen, yang memberikan multiplier effect bagi kedua belah pihak,” kata Ansar, Kamis Malam (22/8).

Baca Juga: Rekrutmen CPNS Batam Tidak Ada Formasi Guru, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan

Di samping itu, Ansar Ahmad turut mengapresiasi proyek Jembatan Batam-Bintan (Babin) yang dianggap sebagai salah satu pendorong utama transformasi ekonomi di wilayah tersebut. Progresnya sudah sampai memeta kan jalan road map untuk pengembangan Tanjung Sauh yang di kelola Panbil Group.

“Proyek ini diharapkan dapat mendukung pengembangan Pulau Tanjung Sauh sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru di Kepri,” imbuhnya.

Menteri Kedua Luar Negeri Singapura Maliki bin Osman menyampaikan bahwa Pemerintah Singapura terus melihat peluang kerjasama di Kepulauan Riau, khususnya di Batam.

Baca Juga: Imigrasi Kejar Buronan Filipina di Batam, Salah satunya Mantan Wali Kota

“Singapura masih merupakan investor utama di Batam, dengan kontribusi sebesar 360 juta dollar Amerika Serikat pada tahun 2023. Saya yakin kita bisa terus bekerja sama untuk kemajuan kedua negara. Komunitas Singapura di Batam dan Kepulauan Riau menjadi jembatan penghubung antara Singapura dan Indonesia,” tutupnya.

Diharapkan kerjasama antara Singapura dan Kepulauan Riau akan terus menguat, membawa manfaat bagi kedua belah pihak. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Polda Metro Jaya Tetapkan 19 Tersangka Kasus Kerusuhan Demo di Gedung DPR

0
Polisi mengamankan salah satu pengunjuk rasa saat saat bentrok aksi menolak pengesahan revisi UU Pilkada di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024). Aksi menolak upaya revisi Undang-undang Pilkada oleh DPR RI tersebut berakhir ricuh dengan pihak kepolisian. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Polda Metro Jaya menetapkan 19 orang sebagai tersangka kasus kerusuhan demo di Gedung DPR/MPR RI beberapa hari lalu. Khusus di Polda Metro Jaya, total pihak yang diamankan berjumlah 50 orang, namun tidak semuanya dinaikan status hukumnya.

“Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 19 di antaranya sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Sabtu (24/8).

Dari 19 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, seorang dikenakan Pasal 170 KUHP karena diduga merusak pagar Gedung DPR RI.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Karier Hari Ini 24 Agustus 2024: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

“Tentunya penetapan tersangka ini telah melalui proses pendalaman, penyitaan barbuk, pengumpulan alat bukti, hingga pelaksanaan gelar perkara,” imbuhnya.

Sedangkan 18 orang lainnya dikenakan diduga melakukan kekerasan kepada petugas di lapangan yang melakukan pengamanan. Mereka dijerat Pasal 212 KUHP, Pasal 214 KUHP, dan atau Pasal 218 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara.

“Saat proses penyampaian pendapat, kemudian sudah selesai, setelah diminta oleh petugas kami untuk membubarkan diri, ini mereka tidak membubarkan diri, bahkan memberikan perlawanan dengan melempari petugas dengan batu, kayu ya, ada yang menggunakan bambu,” pungkas Ade.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengkonfirmasi ada 301 massa unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI yang diamankan pada Kamis (22/8). Mereka dibawa ke Polres dan Polsek jajaran.

“Ada 301 orang yang diamankan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, Polres Metro Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan jajaran polsek,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (23/8).

Massa diduga melakukan perusakan fasilitas umum DPR. Ada juga yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap anggota yang bertugas.

“Orang yang diamankan menggangu ketertibat, merusak, tidak mengindahkan, dan bahkan ada yang melakukan kekerasan,” tambahnya. (*)

Kawal Putusan MK, AJI, IJTI, AMSI, SMSI dan Mahasiswa Demo ke DPRD Kepri

0
Puluhan jurnalis dan mahasiswa demo di Kantor DPRD Kepri soal Kawal Putusan MK, Jumat (23/8). F. Mohamad Ismail

batampos– Puluhan mahasiswa dan Jurnalis melakukan aksi demontrasi di Gedung DPRD Tanjungpinang, Jumat (23/8). Unjuk rasa itu dilakukan untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat pencalonan kepala daerah pada Pilkada 2024.

Dalam unjuk rasa itu, diikuti sejumlah mahasiswa, serta puluhan jurnalis yang tergabung dalam organisasi profesi Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Aliansi Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), AMSI hingga SMSI.

Saat aksi unjuk rasa, massa memaksa menghadirkan anggota DPRD. Sayangnya, tidak ada satupun anggota dewan yang berani hadir untuk menghadapi puluhan massa tersebut.

“Ini kita aksi damai tapi tegas, dalam rangka mengawal keputusan MK nomor 60 dan 70 tahun 2024,” kata Sutana, penanggung jawab aksi demonstrasi sekaligus Ketua AJI Tanjungpinang.

BACA JUGA: Kontroversi Putusan Mahkamah Konstitusi: Batas Usia Capres dan Cawapres dalam UU Pemilu 2024

Ia menegaskan, bahwa DPR RI sempat hendak mengotak atik keputusan MK soal syarat pencalonan kepala daerah Pilkada 2024. Menurutnya, hal itu tentunya akan mencederai sistem demokrasi yang sudah berjalan baik selama ini.

Sehingga, jurnalis, mahasiswa serta masyarakat harus mengawal masalah tersebut. Agar kebijakan seperti pengesahan UU Cipta Kerja yang ditolak masyarakat, namun tetap disahkan DPR RI tidak terulang lagi.

“Jangan sampai demokrasi tercederai dan demokrasi di Indonesia akan terbungkam. Intinya kami akan mengawal sampai keputusan itu final dan pelaksanaan keputusan dapat dijalankan dengan konstitusinya,” tegasnya.

Sutana mengakui, bahwa dari sekian banyak wakil rakyat yang duduk di bangku DPRD Kepri itu tidak ada yang bisa ditemui oleh para massa. Kendati demikian, pihaknya akan terus mengawal dengan dibantu oleh masyarakat Kepri.

“Ada 45 orang anggota DPRD, tapi tidak ada yang bisa hadir. Hanya bisa lewat telepon saja. Intinya akan terus kita kawal,” sebutnya.

Sementara menurut Ketua Umum Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Zhein Noor Ramadhan menegaskan menolak segala manufer politik yang mengabaikan segala bentuk perintah konstitusi.

Pihaknya, juga mendesak DPR RI membatalkan revisi UU nomor 10 tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, bupati dan Walikota selama tidak mengindahkan putusan dari MK.

“Walaupun ada kabar pembatalan, kami tetap mengawal terkait putusan MK ini, agar tidak terjadi manuver yang tidak diharapkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Rekrutmen CPNS Batam Tidak Ada Formasi Guru, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan

0
Tri Wahyu Purbianto Kadisdik Batam Dalil Harahap 78 scaled e1697799331527
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, secara resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 untuk 86 formasi. Berbeda dengan tahun lalu, di tahun ini tidak ada formasi guru dan tenaga kependidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto membenarkan di tahun 2024 ini tidak ada formasi untuk CPNS guru. Hal ini tidak hanya terjadi di Batam tapi juga di seluruh Indonesia, dimana pemenuhan kebutuhan guru nantinya akan dipasok sepenuhnya lewat seleksi PPPK.

“Jadi itu kebijakan dari pusat langsung. Tak ada formasi CPNS untuk guru, yang ada hanya formasi PPPK saja dan untuk CPNS Disdik Batam hanya satu bidang ketenagaan,” ujarnya.

Menurut Tri, kebijakan tidak adanya formasi untuk CPNS guru dan tenaga kependidikan berlaku di seluruh Indonesia. Sementara untuk PPPK, pihaknya akan membuka 109 formasi untuk mengakomodir tenaga honorer yang sudah memenuhi syarat untuk mengisi formasi-formasi yang disiapkan tersebut. Sisanya, sambung Tri, akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

Baca Juga: ASDP Batam Imbau Calon Penumpang Roro Beli Tiket Lewat Aplikasi Ferizy

“Jadi di tahun ini tak ada seleksi CPNS guru di Indonesia, yang ada hanya PPPK. Tapi dari informasi yang kami terima di tahun depan ada formasi untuk CPNS pendidikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kota Batam masih kekurangan lebih dari 700 guru untuk memenuhi kebutuhan mengajar di sekolah negeri setingkat SD dan SMP. Belum adanya pengangkatan guru-guru baru yang diizinkan oleh Kemenpan RB, berdampak pada membludaknya jumlah siswa disetiap rombongan belajar.

“Untuk tenaga pendidik seperti yang saya sampaikan kita masih kekurangan pendidik. Makanya untuk beberapa rombel terpaksa dipadatkan karena kekurangan SDM pengajar tersebut,” ujar Tri Wahyu kepada Batam Pos awal Agutsus lalu.

Menurut Tri, seharusnya di tiap rombel itu maksimal 36 sampai dengan 40 siswa. Namun di tahun ajaran baru 2024/2025 ini dipadatkan rata-rata menjadi 45 orang siswa di setiap kelasnya.

“Kita padatkan karena kalau jumlah rombelnya ditambah maka jumlah guru yang ada saat ini tidak akan cukup mengajarnya. Itu makanya untuk PPDB kami berharap kerja sama di seluruh pihak, Pemko Batam, DPRD Batam dan masyarakat,” ujar Tri.

Baca Juga: KPU Batam Siap Terima Pendaftaran Pilkada 2024, Amsakar-Li Claudia Tengah Finalisasi Berkas

Membeludaknya jumlah siswa di tiap kelas ini lanjut Tri, tentu saja akan berdampak kepada kualitas belajar mengajar itu sendiri. Pasalnya, belajar akan kurang efektif mengingat siswa di satu kelas melebihi batas maksimal rombel yang ditetapkan.

“Pasti berpengaruh. Satu sisi kita belum bisa merekrut guru baru sehingga agak sulit menambah daya tampung,” ucapnya.

Apakah seluruh siswa yang tidak diterima di sekolah negeri di PDB tahun ini ditampung di sekolah negeri, Tri menjawab tidak semua yang diterima. Ada beberapa sekolah yang masih menyediakan rombel dialihkan bagi siswa yang tidak diterima.

Sementara itu siswa yang tidak mampu yang masih ada kuotanya juga dialihkan ke sekolah terdekat yang ada kuota.

“Jadi tak semua kita tampung. Kalau diterima semua semakin parah. Bisa-bisa sampai 60 orang siswa per rombel. Kita terima yang masih ada kuotanya dan dari kelurga tak mampu. Di luar itu kita arahkan ke sekolah swasta,” tegas Tri Wahyu.

Baca Juga: Imigrasi Kejar Buronan Filipina di Batam, Salah satunya Mantan Wali Kota

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid mengatakan dari 86 formasi yang tersedia itu, formasi teknis paling banyak tersedia. Tahun ini tidak ada formasi guru dan tenaga kependidikan.

“Teknis paling banyak. Kesehatan dan guru beberapa tahun sebelumnya sudah menjadi prioritas dan juga sudah banyak. Ini formasi yang keluar dari pusat adalah teknis di dinas-dinas. Yang memang saat ini tenaga teknis kita itu kurang. Jadi formasi tahun ini banyak ke teknis, sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Jadwal pendaftaran CPNS berlangsung sejak 20 Agustus 2024 hingga 6 September 2024. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Buser Buru Perampok, Nenek Korban Rampok masih Dirawat di RS

0
Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo. F. Mohamad Ismail

batampos– Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang saat ini tengah memburu pelaku perampokan, yang beraksi di sebuah rumah di Gang Pulau Pandan, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, Kepri tidak lama ini.

Dalam peristiwa tersebut, nenek berusia 70 tahun bernama Maimunah mengalami babak belur bagian muka, akibat dipukuli oleh pelaku perampokan yang diduga kuat merupakan seorang pria.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dengan memeriksa saksi, pelaku perampokan tersebut diperkirakan berjumlah satu orang. “Buser kita sedang memburu pelaku perampokan,” kata Kasatreskrim, AKP Agung Tri Poerbowo, Jumat (23/8).

Ia menerangkan, bahwa pencuri berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan yang melekat ditubuh korban, serta satu unit hanphone. Perhiasan itu berupa dua buah cincin dan satu buah gelang emas.

Korban, kata dia saat ini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit TNI AL, akibat dipukul oleh pelaku. Agung menuturkan, korban mengalami memar bagian mulut, pipi dan mata bagian kanan.

“Kondisi korban ada memar di bagian mulut dan pipi karena sempat dipukul sama pelaku. Korban mengalami kerugian senilai Rp16 juta,” tambahnya.

BACA JUGA: Rampok Sadis Hajar Korban di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Perhiasan Emas dan Ponsel Dibawa Kabur

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (21/8) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian ini, wanita lansia tersebut alami babak belur bagian muka, usai dipukul atau dihajar oleh pelaku perampokan.

“Saya dapat laporan dari anak korban setelah salat magrib. Saat itu, anaknya datang ke Masjid dan memberitahu bahwa rumah ibunya didatangi rampok,” kata Ketua RT setempat, Rifai Atan saat ditemui di kediamannya, Kamis (22/8).

Menurut Atan, perampokan itu terjadi saat suami korban sedang berada di Masjid terdekat. Korban yang kala itu sedang sendirian di dalam rumah, didatangi oleh satu orang pria.

Pria tersebut, kata dia mengetok pintu rumah korban untuk berpura-pura bertamu. Usai pintu rumah dibuka, korban langsung dicekik dan dipukul beberapa kali di bagian wajah, hingga tidak berdaya.

“Karena dicekik, jadi korban tidak bisa teriak. Kondisi wajahnya lebam dan ditemukan oleh suaminya di belakang pintu,” ungkapnya. (*)

Reporter: M Ismail