Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3017

TMMD ke-121 Ditutup, Danrem 033/WP Mengaku Puas Hasil yang Dicapai

0
Wakil Bupati Anwar Hasyim, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Watuseke memperlihatkan berita acara hasil kerja TMMD ke 121 yang resmi ditutup, Kamis (22/8). f.james

batampos– TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 Tahun 2024 di Kabupaten Karimun resmi ditutup, Kamis (22/8).

Bertempat di halaman kantor Bupati Karimun, apel penutupan TMMD dihadiri Danrem 033/WP, Brigjen TNI Jimmy Watuseke, dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.

Dansatgas TMMD ke-121 yang juga Dandim 0317/TBK Letkol Inf Ida Bagus Putu Mudita menyampaikan keberhasilan TMMD ke-121 yang dipusatkan di Desa Sanglar, Kecamatan Durai.

“Kami puas dengan hasil kerja yang telah dicapai. Program ini tidak hanya melibatkan pembangunan fisik seperti semenisasi, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), dan MCK. Tetapi juga berbagai kegiatan non-fisik seperti penyuluhan bela negara, pendidikan, serta pertanian dan peternakan,” ujar Dansatgas.

BACA JUGA: TMMD di Bintan Resmi Ditutup, Semenisasi Jalan Menuju SDIT An Nahl Lobam Rampung

Selama pelaksanaan, kata Ida Bagus Putu Mudita, TMMD melibatkan program unggulan tambahan. Diantaranya penanaman pohon, pembersihan pantai, dan pembangunan fasilitas umum seperti sumur galian dan tandon air.

“Capaian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat di Desa Sanglar, khususnya, dan Kecamatan Durai umumnya,” urai Ida Bagus Putu Mudita.

Sementara Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyampaikan terima kasih kepada Danrem 033/WP, Dandim 0317/TBK, dan semua anggota serta masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

“Semoga apa yang telah dibuat oleh TNI, dan Pemkab dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk selamanya,” harap Anwar Hasyim.

Sebelum kegiatan ditutup, ditandai penandatanganan berita acara penyerahan hasil kerja. Selanjutnya, digelar kegiatan sosial seperti pembagian sembako, pengobatan gratis, dan bazar murah sebagai bentuk penghargaan dan dukungan kepada masyarakat setempat. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Jelang Lawan Argentina, Tim Indonesia U-20 Jalani Latihan Ringan di Incheon, Korea Selatan

0
Kadek Arel dan kawan-kawan mendengarkan arahan coach Indra Sjafri. (dok. PSSI)

batampos – Tim Indonesia U-20 sudah tiba di Seoul, Korea Selatan, sejak Rabu (21/8) untuk menjalani pemusatan latihan dan mengikuti turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024.

Kadek Arel dan kawan-kawan mulai menjalani latihan ringan di Geonup-ri Football Field, Incheon, sebagai bagian dari persiapan intensif untuk menghadapi Argentina.

Turnamen ini akan berlangsung di Korea Selatan dari 28 Agustus hingga 1 September. Pada pertandingan pertama, Indonesia akan menghadapi Argentina pada 28 Agustus, kemudian bertemu Thailand pada 30 Agustus, dan terakhir melawan tuan rumah Korea Selatan pada 1 September.

Sebagaimana dilansir pssi.org, Jumat (23/8), Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa turnamen ini bertujuan untuk meningkatkan mental para pemain menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

Setelah mengikuti turnamen ini, Tim U-20 Indonesia akan melanjutkan persiapan untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Di mana mereka tergabung di Grup F bersama Yaman, Timor Leste, dan Maladewa. Kualifikasi akan berlangsung di Jakarta pada 25–29 September 2024.

Berikut adalah daftar 30 pemain Indonesia U-20 yang mengikuti pemusatan latihan di Korea Selatan:

Kiper

Ikram Algiffari (Semen Padang), Rifky Tofani (Malut United), Wayan Arta (Bali United), Fitrah Maulana (Persib)

Bek

Muhammad Alfharezzi Buffon (Borneo FC), Rizdjar Nurviat Subagja (Borneo FC), Kadek Arel Priyatna (Bali United), Meshaal Hamzah Bashier Osman (PSBS Biak), M. Iqbal Gwijangge (Barito Putera), Sulthan Zaky Pramana Putra Razak (PSM Makassar), Muhammad Farhan Sopiulloh (Persiku Kudus), Dony Tri Pamungkas (Persija), Alexandro Felix Kamuru (Barito Putera), Rahmat Syawal (PSIS Semarang)

Gelandang

Muhamad Mufli Hidayat (PSM Makassar), Fandi Bagus Pamungkas (Bhayangkara), Figo Dennis Saputrananto (PSIM Yogyakarta), Ji Da Bin (Bhayangkara), Muhammad Darel V. Erlangga (Malut United), Tony Firmansyah (Persebaya), Arlyansyah Abdulmanan (PSIM Yogyakarta), Marselinus Ama Ola (UD Logrones), Muhammad Riski Afrisal (Madura United), Maouri Ananda Yves Ramli Simon (Bali United), Aditya Warman (Persija), Muhammad Nabil Asyura (Dejan FC)

Penyerang

Arkhan Kaka Putra Purwanto (Persis Solo), Camara Ousmane Maiket (Borneo FC), Muhammad Mufdi Iskandar (Malut Selection), Muhammad Ragil (Bhayangkara). (*)

Jadi Syarat Pendaftaran CPNS dan PPPK, Begini Cara Beli e-Meterai

0
Ilustrasi tes CPNS. Dok. JawaPos

batampos – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 sudah dimulai sejak 20 Agustus dengan ketersediaan formasi sebanyak 250.407 formasi. Selain penerimaan CPNS, pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga akan dilakukan dalam waktu dekat.

Guna memenuhi persyaratan pendaftaran CPNS maupun PPPK di tahun 2024 ini, pelamar diharuskan membubuhkan meterai pada dokumen persyaratan dan ditandatangani sebelum diunggah.

Seperti halnya pada tahun sebelumnya, seleksi CASN di tahun 2024 ini peserta juga diwajibkan menggunakan meterai elektronik atau e-meterai yang dibubuhkan pada beberapa dokumen yang disyaratkan.

E-meterai merupakan bentuk digital dari meterai tempel yang digunakan sebagai pembayaran pajak transaksi administratif dan hukum pada dokumen elektronik. Meskipun memiliki fungsi yang sama, meterai tempel dan e-meterai memiliki perbedaan pada saat proses pembubuhan.

Meterai tempel dibubuhkan dengan cara ditempel secara manual pada dokumen, sedangkan e-meterai dibubuhkan pada dokumen elektronik secara digital yang kemudian diunggah sebagai lampiran pada laman yang telah ditentukan.

Selain sebagai bukti pembayaran pajak, penggunaan e-meterai pada pendaftaran CPNS ini dapat menjadi sebuah indikasi keabsahan dokumen, peningkatan keamanan data , efisiensi proses pendaftaran.

Cara Membeli e-Meterai di Pospay
Untuk membeli e-meterai di Pospay, Anda dapat melakukan langkah berikut:
– Unduh aplikasi Pospay di App Store atau Play Store,
– Lakukan registrasi untuk memperoleh akun Pospay, atau “Login” bagi yang telah memiliki akun,
– Pada halaman utama pilih ikon “Lainnya”,
– Kemudian gulir ke bawah dan pilih ikon “Beli e-Meterai” pada menu “Produk Pos”,
– Klik “Isi Ulang”,
– Masukkan jumlah pembelian e-meterai yang diinginkan,
– Kemudian “Lanjutkan Pembayaran”,
– Cek rincian pembayaran, kemudian klik “Bayar”,
– Cek status riwayat pembelian, dan status “Unpaid” akan berubah menjadi “Paid”.

Cara Pembubuhan e-Meterai
Pembubuhan e-meterai juga bisa dilakukan melalui aplikasi Pospay, berikut ini caranya:

-Unduh aplikasi Pospay di App Store atau Play Store,
– Lakukan registrasi untuk memperoleh akun Pospay, atau “Login” bagi yang telah memiliki akun,
– Pada halaman utama pilih ikon “Lainnya”,
– Kemudian gulir ke bawah dan pilih ikon “Beli e-Meterai” pada menu “Produk Pos”,
– Pilih menu “Pembubuhan”,
– Isi keterangan dan unggah dokumen yang akan dibubuhkan e-meterai,
– Letakkan e-meterai di bagian yang diinginkan pada dokumen,
– Bubuhkan e-meterai dan tunggu proses hingga muncul keterangan “Berhasil”,
– Klik riwayat pada aplikasi, kemudian cari dokumen pastikan status pembubuhan berhasil,
– Dokumen yang telah dibubuhkan e-meterai dapat diunduh melalui email.

Cara Membeli e-Meterai di Kantorpos
– Kunjungi Kantor Pos terdekat dan datangi loket pembelian e-meterai,
– Ambil nomor antrean dan tunggu giliran,
– Sampaikan keperluan untuk membeli e-meterai kepada petugas, dan serahkan berkas dokumen yang akan dibubuhkan,
– Bayar e-meterai di loket, dan ambil dokumen yang telah dibubuhkan e-meterai,
– Dokumen dapat disimpan di flashdisk, dikirim melalui email, atau aplikasi pesan online.

Kepri Berbenah Untuk Menarik Wisatawan, Konektivitas dan Aksesibilitas jadi Tantangan

0
Kepri Tourism Forum 2024 F Cecep Mulyana 4 e1724380070875
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Kepala Dinas Parawisata Kepri Guntur Sakti dan sejumlah pembicara memberikan pemaparan pada acara Kepri Tourism Forum 2024 di Hotel Aston, Kamis (22/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, tengah bersiap untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, dengan berbagai strategi dan terobosan baru.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Ni Made Ayu Marthini menekankan pentingnya Kepri sebagai destinasi utama karena letaknya yang strategis di perbatasan Malaysia dan Singapura.

“Kami memberikan atensi khusus untuk Kepri karena berada di perbatasan dengan Malaysia dan Singapura. Kami sedang berusaha memberikan terobosan baru. Ada banyak harapan kepada program-program yang dimiliki dan yang ingin dicapai,” ujarnya, pada acara Kepri Tourism Forum 2024, di Ballroom Aston Hotel, Batam, Kamis (22/8).

Baca Juga: Imigrasi Batam Habiskan Paspor Desain Lama Sebelum Desain Baru Diterapkan

Kata dia, pariwisata dunia kini telah pulih, dengan Indonesia yang mencapai 85 persen dari kondisi normal sebelum pandemi. Dalam konteks Kepri, ia menyoroti perkembangan infrastruktur dan atraksi yang semakin baik. Itu jadi salah satu indikator kesiapan daerah untuk menerima lebih banyak kunjungan wisatawan.

“Kami melihat Kepri, perkembangan pembangunan infrastruktur dan atraksinya luar biasa. Kepri siap membangun dan siap menerima kunjungan wisatawan asing dan wisatawan lokal,” kata Marthini.

Dari data yang ia pegang, bahwa ada peningkatan jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia hingga Juni 2024, yakni naik sebesar 23 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, ia menyebut tantangan utama yang dihadapi pariwisata Indonesia, termasuk Kepri, adalah konektivitas dan aksesibilitas.

“Konektivitas masih menjadi tantangan. Ini menurut kami masalah waktu, dunia juga mengalami hal sama. Kami terus bekerjasama dengan maskapai untuk mendatangkan pesawat ke Indonesia,” kata dia.

Baca Juga: Pemko Batam Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan dalam Rancangan APBD 2025

Selain itu, ia mengungkapkan upaya Kemenparekraf untuk menciptakan skema khusus visa dan meningkatkan daya tarik Kepri bagi wisatawan domestik, yang selama ini lebih didominasi oleh wisatawan asing.

“Khusus Kepri, kami akan meluncurkan program Hot Deals. Kami membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh insan pariwisata untuk menciptakan paket menarik, terutama untuk pasar Singapura dan Malaysia,” kata Marthini.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyoroti potensi besar yang dimiliki daerah dalam sektor pariwisata. Di 2019, Kepri mencatat lebih dari 2,8 juta kunjungan wisatawan mancanegara, meski angka ini menurun menjadi hampir 1,6 juta pada tahun lalu akibat pandemi.

“Kepri ini provinsi kaya dan strategis. Kita punya semua potensi itu, salah satunya untuk pariwisata,” ujarnya.

Baca Juga: Seluruh Personel Polda Kepri Terlibat Pengamanan Pilkada

Menurut dia, pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) akan menjadi “game changer” bagi pariwisata Kepri. Proyek itu saat ini berada pada tahap uji tanah (soil test) dan akan segera dilelang untuk mempercepat proses pembangunan.

Selain itu, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat mengenai masalah tarif tiket kapal yang tidak affordable. Kemudian, ada juga soal Visa on Arrival (VoA), yang diharapkan dapat lebih menarik bagi wisatawan.

“Kalau orang bicara pariwisata itu, Kepri ini enak, jalan tak macet, makanan enak, dekat dengan Singapura. Kita punya potensi besar ke depan untuk meraup kunjungan wisman lebih banyak,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Mulai Hari Ini, Kemnaker Buka 110.000 Lowongan Kerja

0
Kepala Biro Humas Kemnaker, Chairul Fadhly Harahap. (Istimewa).

batampos – Dunia kerja sangat diperlukan bagi masyarakat terutama yang telah lulus sekolah maupun perguruan tinggi (PT). Karena itu, pemerintah harus hadir dalam memberikan kesempatan kerja dan menjamin kesejahteraan masyarakatnya.

Kementerian Ketenagakerjaan mengajak masyarakat untuk menghadiri Naker Fest 2024 yang akan diselenggarakan pada 23-25 Agustus 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Chairul Fadhly Harahap mengatakan Naker Fest 2024 yang digelar Kemnaker bisa membantu para pengunjung menemukan pekerjaan yang sesuai dengan impian dan potensinya.

“Ayo temukan pekerjaan idealmu di Naker Fest 2024. Event ini dibuka untuk umum dan gratis,” ucap Chairul melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (22/8/2024).

Chairul mengatakan, Kemnaker akan memfasilitasi 110.000 lowongan pekerjaan pada bursa kerja (job fair) pada Naker Fest 2024. Sebanyak 110.000 lowongan pekerjaan tersebut berasal dari 110 perusahaan, termasuk di dalamnya terdapat 15 perusahaan internasional.

“Oleh karena itu, kami berharap banyak pencari kerja yang mendapat informasi tentang kesempatan karir dari 110.000 lowongan kerja yang tersedia di job fair ini,” ucapnya.

Ia mengatakan, penyelenggaran job fair bertujuan untuk menjadi platform bagi perusaan dan pencari kerja untuk bertemu dan berinteraksi secara langsung.

“Pada job fair ini, teman-teman yang sedang mencari pekerjaan dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada perwakilan perusahaan, dan bahkan mengajukan lamaran pekerjaan dan seleksi secara langsung di tempat,” ucapnya. (*)

 

Imigrasi Batam Habiskan Paspor Desain Lama Sebelum Desain Baru Diterapkan

0
imigrasi
Warga membuat paspor di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Selasa (14/11). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) resmi merilis pergantian desain paspor dari nuansa biru kehijauan menjadi merah dan putih. Perubahaan desain bertujuan untuk memperkuat perlindungan terhadap pemalsuan, hingga komitmen Indonesia terhadap standar internasional dan keamanan dokumen.

Meski sudah dirilis pusat, ternyata Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam masih menggunakan desain paspor lama yakni biru kehijauan. Hal itu dikarenakan stok untuk desain paspor lama masih banyak.

Ani, salah satu pemohon paspor mengatakan desain paspor yang akan dicetak nantinya masih model lama.

“Tadi sempat nanya ke petugas, apakah desain paspor berganti. Mereka bilang sudah, cuma untuk cetak saat ini masih yang lama,” ujar Ani.

Humas Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana membenarkan pihaknya masih menggunakan desain paspor yang lama. Hingga kemarin, paspor pemohon yang dicetak masih model lama.

“Ya sampai hari ini, desain paspor yang kami pakai masih model lama,” ujar Kharisma, Kamis (22/8).

Menurut dia, desain baru rencananya mulai diterapkan pada awal tahun depan. Sebab sampai saat ini, stok paspor desain lama masih banyak di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam.

“Kemungkinan awal tahun baru desain baru. Dan hal itu sepertinya berlaku di seluruh Indonesia, karena stok paspor desain lama masih banyak,” sebut Kharisma.

Dikatakan Kharisma, beberapa pemohon juga sempat meminta desain paspor ylyang baru. Yang kemudian dijelaskan oleh pihaknya, jika untuk saat ini cetak paspor masih menggunakan yang lama.

“Jangan takut, meski desain sudah berganti. Desain paspor model lama masih berlaku,” pungkas Kharisma. (*)

 

Reporter: Yashinta

Jalan Bareng Gibran saat Publik Figur Demo Kawal Putusan MK, Raffi Ahmad Dihujat

0
Raffi Ahmad. (Antara News)

batampos – Demo mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak hanya diwarnai kalangan mahasiswa dan buruh.

Aksi yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI itu juga diikuti sejumlah publik figur. Mereka adalah Ariel Kriting, Reza Rahadian, Rigen, Abdur Arsyad, Mamat Alkatiri, Bintang Emon, Abdel Achrian, dan sejumlah seniman lain, termasuk sutradara Joko Anwar.

Ikut terlibat dalam aksi demo mengawal putusan MK supaya cahaya demokrasi yang sudah diputuskan MK tidak dipadamkan oleh mereka yang berkantor di Senayan. Mereka kompak turun ke jalan karena merasa demokrasi dan konstitusi dilecehkan untuk kepentingan politik penguasa.

Di tengah banyaknya publik figur turun ke jalan karena menganggap situasi negeri sudah genting, selebritis Raffi Ahmad justru sibuk jalan-jalan dengan anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka.

Raffi Ahmad, Gibran, Jeje Govinda, dan dan Zulkifli Hasan melakukan kegiatan di Bandung Barat bersama para pelaku UMKM. Hal itu terlihat dari unggahan Instagram Zulhas yang muncul di laman akun Raffi Ahmad.

“Kumaha damang barudak well? Sebagai yang paling senior, hari ini saya akan mengawal mas @gibran_rakabuming dan @raffinagita1717 menuju Bandung Barat untuk berdialog dengan pelaku UMKM dan mengunjungi pasar tradisional,” tulis ditulis Zulkifli Hasan di akun Instagram pribadinya.

Karena dianggap tidak mendukung gerakan menyelamatkan negeri dalam upaya mengawal konstitusi hasil putusan MK, banyak netizen sebal dan mengaku unfollow Raffi Ahmad.

“Gerakan unfollow Raffi dan pendukungnya. I already unfollow them,” komentar salah satu netizen.

“Salah satu artis gak mikirin rakyat. Sorry Raffi gue unfoll, RIP demokrasi,” timpal yang lainnya.

“Raffi Ahmad berperan penting dalam rusaknya demokrasi saat ini. Titip salam buat anak muda di sampingmu itu, sampaikan: negara ini milik rakyat bukan milik keluarga bukankah negeri ini dan konstitusinya diperjuangkan lewat darah serta nyawa para pahlawan,” komentar salah satu pengguna media sosial.

“Siapapun yang mengkhianati cita-cita reformasi dan konstitusi wajib dilawan oleh semua elemen bangsa karena membahayakan utuhnya masa depan keutuhan NKRI,” timpal netizen lain. (*)

 

Bunga Tabebuya Bermekaran Sepanjang Trotoar Batam Center

0

tabebuyabatampos – Pemandangan berbeda dirasakan para pengguna jalan saat memasuki jalur pendestrian Batam Center pada akhir Agustus ini. Sebab, penanaman pohon bunga tabebuya yang diinisiasi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pada akhir tahun 2022 lalu mulai bermekaran.

Keindahan bunga tabebuya yang berwarna putih dan merah muda (pink) yang berasal dari Amerika Latin tersebut, mengingatkan pada suasana musim semi di Jepang. Sekilas, bunga yang memiliki nama latin Handroanthus Chrysotrichus ini, memang mirip dengan bunga sakura.

Kehadiran bunga tabebuya di sepanjang jalan tersebut, diperuntukkan untuk menambah estetika kota dan penghijauan kawasan Batam Center, yang merupakan etalase kota Batam sebagai pusat pemerintah, jasa dan pemukiman.

Muhammad Rudi mengatakan, penanaman pohon bunga tabebuya disepanjang jalur pedestrian tersebut, merupakan langkahnya dalam menata kota dan peningkatan fasilitas bagi masyarakat Kota Batam maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batam. Pohon bunga tabebuya sendiri dipilih karena mempunyai ketahanan hidup yang sangat tinggi dan mampu beradaptasi dalam rentang kondisi yang cukup luas.

“Pohon tabebuya juga mampu membersihkan udara dari polutan yang berbahaya. Karena itu, penanaman pohon ini diharapkan memberikan manfaat bagi Kota Batam,” kata Muhammad Rudi.

Baca Juga: Tanaman di Pedestrian Batam Center Rusak, BP Batam Ajak Masyarakat Menjaga Fasilitas Umum

Oleh karenanya, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang sudah dibangun, agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Fasilitas yang sudah dibangun ini wajib kita jaga dan rawat bersama, agar dapat terus digunakan hingga generasi penerus kita nantinya,” harapnya.

Mekarnya bunga tabebuya di sepanjang pendestrian Batam Center tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang melewati jalan-jalan yang dihiasi bunga tersebut, untuk dijadikan tempat berswafoto.

Baca Juga: Jalur Pedestrian Batam Center Jadi Tempat Tongkrongan yang Instagramable

Abdul Muthallib mengaku senang dengan mekarnya bunga tabebuya, karena memperindah sepanjang jalan protokol yang ditanami pohon tersebut.

“Dengan mekarnya bunga Tabebuya ini, tentunya menambah keindahan kawasan Batam Center. Dengan warna putih dan merah muda, serasa berada di Jepang seperti melihat bunga Sakura,” ujar warga Bengkong ini dengan antusias. (*)

Bunga Tabebuya Bermekaran Sepanjang Trotoar Batam Center

0

tabebuyabatampos – Pemandangan berbeda dirasakan para pengguna jalan saat memasuki jalur pendestrian Batam Center pada akhir Agustus ini. Sebab, penanaman pohon bunga tabebuya yang diinisiasi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pada akhir tahun 2022 lalu mulai bermekaran.

Keindahan bunga tabebuya yang berwarna putih dan merah muda (pink) yang berasal dari Amerika Latin tersebut, mengingatkan pada suasana musim semi di Jepang. Sekilas, bunga yang memiliki nama latin Handroanthus Chrysotrichus ini, memang mirip dengan bunga sakura.

Kehadiran bunga tabebuya di sepanjang jalan tersebut, diperuntukkan untuk menambah estetika kota dan penghijauan kawasan Batam Center, yang merupakan etalase kota Batam sebagai pusat pemerintah, jasa dan pemukiman.

Muhammad Rudi mengatakan, penanaman pohon bunga tabebuya disepanjang jalur pedestrian tersebut, merupakan langkahnya dalam menata kota dan peningkatan fasilitas bagi masyarakat Kota Batam maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batam. Pohon bunga tabebuya sendiri dipilih karena mempunyai ketahanan hidup yang sangat tinggi dan mampu beradaptasi dalam rentang kondisi yang cukup luas.

“Pohon tabebuya juga mampu membersihkan udara dari polutan yang berbahaya. Karena itu, penanaman pohon ini diharapkan memberikan manfaat bagi Kota Batam,” kata Muhammad Rudi.

Baca Juga: Tanaman di Pedestrian Batam Center Rusak, BP Batam Ajak Masyarakat Menjaga Fasilitas Umum

Oleh karenanya, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang sudah dibangun, agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Fasilitas yang sudah dibangun ini wajib kita jaga dan rawat bersama, agar dapat terus digunakan hingga generasi penerus kita nantinya,” harapnya.

Mekarnya bunga tabebuya di sepanjang pendestrian Batam Center tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang melewati jalan-jalan yang dihiasi bunga tersebut, untuk dijadikan tempat berswafoto.

Baca Juga: Jalur Pedestrian Batam Center Jadi Tempat Tongkrongan yang Instagramable

Abdul Muthallib mengaku senang dengan mekarnya bunga tabebuya, karena memperindah sepanjang jalan protokol yang ditanami pohon tersebut.

“Dengan mekarnya bunga Tabebuya ini, tentunya menambah keindahan kawasan Batam Center. Dengan warna putih dan merah muda, serasa berada di Jepang seperti melihat bunga Sakura,” ujar warga Bengkong ini dengan antusias. (*)

Bunga Tabebuya Bermekaran Sepanjang Pendestrian Batam Center

0

tabebuyabatampos – Pemandangan berbeda dirasakan para pengguna jalan saat memasuki jalur pendestrian Batam Center pada akhir Agustus ini. Sebab, penanaman pohon bunga tabebuya yang diinisiasi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pada akhir tahun 2022 lalu mulai bermekaran.

Keindahan bunga tabebuya yang berwarna putih dan merah muda (pink) yang berasal dari Amerika Latin tersebut, mengingatkan pada suasana musim semi di Jepang. Sekilas, bunga yang memiliki nama latin Handroanthus Chrysotrichus ini, memang mirip dengan bunga sakura.

Kehadiran bunga tabebuya di sepanjang jalan tersebut, diperuntukkan untuk menambah estetika kota dan penghijauan kawasan Batam Center, yang merupakan etalase kota Batam sebagai pusat pemerintah, jasa dan pemukiman.

Muhammad Rudi mengatakan, penanaman pohon bunga tabebuya disepanjang jalur pedestrian tersebut, merupakan langkahnya dalam menata kota dan peningkatan fasilitas bagi masyarakat Kota Batam maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batam. Pohon bunga tabebuya sendiri dipilih karena mempunyai ketahanan hidup yang sangat tinggi dan mampu beradaptasi dalam rentang kondisi yang cukup luas.

“Pohon tabebuya juga mampu membersihkan udara dari polutan yang berbahaya. Karena itu, penanaman pohon ini diharapkan memberikan manfaat bagi Kota Batam,” kata Muhammad Rudi.

Oleh karenanya, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang sudah dibangun, agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Fasilitas yang sudah dibangun ini wajib kita jaga dan rawat bersama, agar dapat terus digunakan hingga generasi penerus kita nantinya,” harapnya.

Mekarnya bunga tabebuya di sepanjang pendestrian Batam Center tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang melewati jalan-jalan yang dihiasi bunga tersebut, untuk dijadikan tempat berswafoto.

Abdul Muthallib mengaku senang dengan mekarnya bunga tabebuya, karena memperindah sepanjang jalan protokol yang ditanami pohon tersebut.

“Dengan mekarnya bunga Tabebuya ini, tentunya menambah keindahan kawasan Batam Center. Dengan warna putih dan merah muda, serasa berada di Jepang seperti melihat bunga Sakura,” ujar warga Bengkong ini dengan antusias. (*)