
batampos– Dipastikan dua pasangan calon akan berhadapan dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Kepri November mendatang. Ini setelah pasangan Muhamad Rudi-Anunur Rafiq memperoleh tiket dari PDI Perjuangan.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawawati Soekarno Putri yang menyerahkan langsung surat dukungan untuk Rudi-Aunur bersama empat calon gubernur dan wakil gubernur lain. Bagi Rudi-Aunur, dukungan dari PDIP menambah kekuatan parpol pengusung mereka setelah ditinggal PKS yang berubah haluan ke Ansar-Nyanyang.
Nasdem yang sebelumnya sudah menerbitkan surat B1 KWK untuk Rudi-Aunur. Jika mengacu UU Pilkada, Nasdem (7 kursi) dan PDIP (4 kursi) memenuhi syarat ambang batas 20 persen jumlah kursi DPRD Kepri. Artinya gabungan partai ini memiliki 11 dari 45 kursi DPRD, melewati ambang batas 9 kursi.
Menanggapi hal ini, ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri Soerya Respationo mengatakan akan tetap tegak lurus dan patuh kepada keputudan dari pimpinan pusat. “Masalah rekomendasi ini adalah wewenang pusat. Dan kita di daerah siap untuk memperjuangkannya,” ujarnya.
BACA JUGA: Megawati Serahkan SK Pencalonan M Rudi – Aunur Rafiq untuk Pilgub Kepri
Soerya mengatakan, sebelum DPP memutuskan siapa yang akan diusung, dilakukan penjaringan. Di mana pada saat itu, ada tiga nama yang mendaftar ke DPD PDI Perjuangan Kepri yakni Ansar Ahmad, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq. “Jadi pak Ansar dan Pak Rudi mendaftar sebagai calon gubernur dan pak Rafiq (Aunur Rafiq, red) sebagai calon wakil gubernur,’ katanya.
Tetapi dalam penjaringan tersebut Ansar Ahmad tidak mengembalikan formulir pendaftaran. Meski demikian, ketiga nama tersebut tetap diusulkan oleh DPD PDI Perjuangan ke pusat.
“Jadi ada tahapannya. Dan setelah berbagai pertimbangan, DPP akhirnya memutuskan untuk mengusung pak Rudi dan Pak Rafiq,” katanya.
Dalam waktu dekat, PDI Perjuangan dan NasDem sebagai partai pengusung Rudi-Aunur akan langsung mengadakan pertemuan dan konsolidasi. Membahas segala sesuatu terkait pemenangan pasangan tersebut.
“Kita akan bertemu sesama partai pengusung. Kita akan membahasa segala sesuatunya mulai dari pendaftaran ke KPU dan strategi kita nantinya,” katanya.
Soerya menegaskan bahwa semua kader PDI Perjuangan akan berjuang bersama untuk memenangkan pasangan Rudi-Aunur. “Jadi dipastikan tidak akan ada yang jadi pembangkang. Semua akan bekerja untuk memenangkan calon yang kita usung,” ujarnya. (*)
Reporter: Galih S




batampos – BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap tujuh Kepala Keluarga (KK) yang terdampak rencana pembangunan Rempang Eco-City, Kamis (22/8/2024). Jumlah tersebut menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 187 KK.




