Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3051

Kata Amsakar Soal Polemik Threshold MK: Kami Ikuti Keputusan Finalnya

0
IMG 20240408 WA0024
Amsakar Achmad. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, menanggapi perihal polemik putusan threshold baru MK yang kini sedang dirapatkan DPR RI untuk direvisi ulang. Ia tak mau banyak omong mengenai itu. Selaku salah satu kepala daerah, Amsakar manut atas aturan yang diberlakukan.

“Artinya DPR kan juga akan bahas soal itu. Yang paling penting saat pelaksanaan ada kepastian. Kami tidak dalam posisi bisa katakan “a” atau “b”. Bagaimana keputusan finalnya kita akan ikuti,” kata Amsakar, Kamis (22/8).

Ia mengimbau, massa yang melangsungkan aksi di Senayan hari ini, baik mahasiswa, buruh, hingga masyarakat sipil, untuk tetap jaga kondusifitas. Pendapat yang disampaikan tetap terlaksana secara konstruktif, kemudian disampaikan secara baik.

“Saya kira rekan buruh sudah biasa sampaikan pendapat di depan umum. Walau hari ini berbentuk partai. Mereka yang mengajukan peninjauan. Kawan-kawan ini sudah cukup berpengalaman. Kebebasan berpendapat itu dijamin Undang-Undang, itu bunyi di Pasal 28. Kita hormati selagi dalam koridor dan saya percaya akan disampaikan sejalan dengan koridor,” katanya.

Massa saat ini sedang berdemonstrasi untuk menolak pengesahan Revisi UU Pilkada yang juga dikenal sebagai gerakan Peringatan Darurat Indonesia. Aksi ini digelar untuk menolak kesepakatan rapat Panja Baleg DPR pada Rabu (21/8) kemarin karena dinilai bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (20/8).

Demonstrasi besar ini dipicu manuver DPR menganulir putusan MK soal syarat pencalonan kepala daerah dan syarat usia calon kepala daerah. DPR, alih-alih mengikuti putusan MK, justru menggelar pembahasan revisi UU Pilkada.

Dua poin dalam revisi itu terang-terangan tidak merujuk pada putusan MK. Pertama terkait perubahan syarat ambang batas pencalonan pilkada dari jalur partai hanya berlaku untuk partai yang tidak punya kursi di DPRD.

DPR sepakat partai yang punya kursi di DPRD tetap harus memenuhi syarat 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara pemilu sebelumnya. Padahal, putusan MK telah menggugurkan syarat tersebut.

Kemudian soal batas usia minimal calon gubernur dan wakil gubernur di Pasal 7. Baleg memilih mengadopsi putusan Mahkamah Agung (MA) dibandingkan MK. Dengan demikian, batas usia calon gubernur ditentukan saat pelantikan calon terpilih.

Terbaru, DPR menunda gelaran paripurna pengesahan Revisi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada atau RUU Pilkada karena pimpinan DPR belum mendapat kuorum kesepakatan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Penyidik Polsek Sagulung Menunggu Berkas Medis Bukti Pemerkosaan Nelwina

0
ea4fad8a f5a3 4e36 9e22 33bcc5c974af
Polsek Sagulung saat gelar rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Nelwina Tanjung kasir kios sayur di lokasi pembunuhan yakni kios sayur Sintia Hasibuan, komplek pasar Sagulung. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Masih ingat kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang dialami oleh Nelwina Tanjung, kasir kios sayur di komplek pasar Sagulung awal Juli lalu. Kasus ini masih dalam proses pelengkapan berkas perkara di Polsek Sagulung.

Penyidik Polsek Sagulung masih menunggu satu berkas lagi yakni bukti medis untuk kasus pemerkosaan yang dialami korban.

“Tinggal itu saja. Dalam kasus ini ada kasus pembunuhan dan kasus pemerkosaan. Untuk pembunuhan sudah lengkap. Kalau sudah lengkap semua tentu akan segera kita kirim ke Kejaksaan, ” ujar kanit reskrim polsek Sagulung Ipda Husnul.

Baca Juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Nelwina, Pelaku Peragakan 16 Adegan

Seperti diketahui, kasus pembunuhan sadis ini juga berakhir dengan pemerkosaan terhadap korban oleh Zulbahri yang telah ditetapkan sebagai pelaku tunggal.

Dalam rekonstruksi sebelumnya diketahui Zulbahri menghabisi Nelwina dengan cara memukul dan menarik badan korban atau piting ke arah belakang hingga korban tak bergerak lagi. Adegan kedua ini terjadi di kamar tidur korban di lantai tiga ruko kios sayur.

Pelaku yang kamar nya bersebelahan dengan korban nyelonong masuk ke kamar korban saat korban sedang tidur. Pelaku awalnya berusaha menggerayangi tubuh korban, namun karena korban terbangun dari tidurnya, pelaku kalap sehingga meninju wajah korban berulang kali.

Korban yang kesakitan akhirnya tengkurap dan meraung-raung. Pelaku semakin panik sehingga menindik pinggul korban sembari menjepit dan menarik leher korban ke arah belakang hingga korban lemas tak berdaya.

“Sempat berontak dia awalnya. ” Istighfar tulang” katanya, ” ujar Zulbahri di dalam reka ulang aksi pembunuhan tersebut.

Melihat korban sudah tak bernapas dan bergerak lagi, pelaku lalu menyeret tubuh korban ke kamarnya. Di dalam kamarnya inilah pelaku memperkosa korban sebelum akhirnya ditutup menggunakan kain sprei dan dipan tempat tidur serta kasur.

Diberitakan sebelumnya, Nelwina ditemukan tewas mengenaskan di lantai III ruko toko sayur di komplek pasar Sagulung blok E nomor 11, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Sabtu (6/7) siang. Dia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan badan penuh luka, setengah telanjang dengan tubuh yang dibaluti plastik rapping serta mulai membusuk. (*)

Reporter: Eusebius Sara

PSDKP dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp90 Miliar

0
b6fb1e5e 6d01 4f37 a468 0ae654832ad3 scaled
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono saat menunjukkan Benih Bening Lobster (BBL) yang berhasil diamankan Tim gabungan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Bea Cukai (BC) dari tangan penyelundup. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Tim gabungan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Bea Cukai (BC) gagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) sebanyak 795.500 ekor di perairan Batam, Kamis (22/8) dini hari. BBL yang akan disebrangkan ke negara tetangga ini bernilai sekitar Rp90 miliar.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono (Ipunk) menjelaskan, dalam operasi bersama ini tim gabungan hanya bisa mengamankan BBL dan speed boat yang dipakai untuk menyelundup. Dua pelaku penyelundup belum bisa ditangkap karena kabur setelah mengkandaskan speed boat mereka ke karang saat dikejar petugas gabungan.

“Terjadi kejar-kejaran hingga ke hutan bakau karena terjepit dua pelaku kabur tinggalkan speed dan BBL ini, ” ujar Ipunk.

BBL yang diselamatkan ini dikemas dalam 80 boks dan terdiri dari 783.200 lobster pasir dan 12.300 lobster mutiara. BBL ini rencananya akan kembali dilepaskan di perairan Galang Baru sebagai upaya budidaya.

“BBL ini akan dibudidayakan dibalai pembudidaya air laut milik KKP, ” ujarnya.

Terkait operasi ini sendiri, jelas bermula dari laporan masyarakat. Masyarakat mengetahui adanya rencana penyelundupan BBL ke luar negeri di perairan Batam sehingga tim gabungan lakukan pencegahan.

“Laporan itu memang betul. Saat kita coba cegat, speed boat penyelundupan ini malah tancap gas. Terjadi kejar-kejaran sekitar tiga jam lebih. Tim berhasil dapat speed boat dan BBl sekitar pukul 01.00 WIB malam tadi. Dua pelaku yang kemungkinan sebagai kurir kabur dan masih dicari hingga kini, ” jelas Ipunk.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam Rizal juga menyampaikan penjelasan yang sama. Tujuan pengiriman BBL ini belum bisa disimpulkan karena dua pelaku penyelundup belum di tangkap. Ini akan didalami oleh tim agar memastikan siapa pelaku penyelundupan dan kemana tujuan penyelundupan BBL ini.

“Ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang kita terima. Kita respon dan lakukan penangkap bersama KKP, sehingga barang ini tidak jadi di ekspor ke negara tujuan, ” ujar Rizal.

Atas pengungkapan ini Ipunk menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Dia berharap agar kerja sama dan koordinasi yang baik ini tetap terjaga kedepannya demi menjaga sumber daya Kelautan dan Perikanan di tanah air.

“Saya sampaikan apresiasi karena bagaimanapun ini tangkapan besar karena kalau dihitung sesuai harga pasaran BBL ini nilainya mencapai Rp90 M. Semoga kedepannya tetap kompak dan solid memberantas praktek ilegal di wilayah perairan, ” kata Ipunk.

Sebelumnya, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meminta Dirjen PSDKP untuk tak gentar menghadapi penyelundup bening bening lobster (BBL). Persoalan penyelundupan BBL menjadi perhatian KKP seiring terbitnya Permen KP Nomor 7 Tahun 2024, yang menjadi landasan tata kelola lobster di Indonesia saat ini.

KKP kemudian membentuk Program Management Office (PMO 724) untuk memastikan implementasi regulasi anyar tersebut berjalan maksimal, baik dari sisi penangkapan BBL, budidaya lobster, hingga sistem pengawasan pemanfaatan biota laut tersebut.

Berdasarkan data PMO sepanjang tahun 2024, Ditjen PSDKP bersama dengan aparat penegak hukum (APH) lainnya telah berhasil mengamankan penyelundupan BBL sejumlah Rp 328.208.750.000 atau 2.465.993 ekor BBL, sehingga dengan diamankannya BBL di Batam, total yang berhasil diselamatkan sejumlah Rp 418.208.750.000. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat PSN Rempang Eco-City

0

ecobatampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk menuntaskan pemenuhan hak-hak warga yang terdampak pengembangan proyek strategis nasional Rempang Eco City.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan instansi terkait tengah berupaya maksimal untuk menuntaskan pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan tahap awal Rempang Eco-City.

“Warga yang telah mendaftar akan segera dipindahkan ke hunian sementara dan haknya meliputi uang sewa dan uang biaya hidup juga langsung diberikan,” kata Ariastuty, Kamis (22/8) pagi.

“Itu adalah bentuk komitmen BP Batam dalam menyelesaikan rencana investasi di Rempang,” sambungnya.

Dalam mendukung realisasi Rempang Eco-City, Ariastuty menyebut, jika BP Batam memiliki dua tugas penting. Pertama, menyelesaikan hak warga terdampak. Lalu, Kedua, menyediakan rumah baru.

Kedua tugas itu, dikatakan merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Adapun jumlah warga Rempang yang telah menempati hunian sementara hingga saat ini menjadi sebanyak 180 KK.

Ariastuty menyebut, masyarakat yang terdampak perlahan mulai membuka diri terhadap pengembangan Kawasan Rempang.

“Sejak awal, BP Batam selalu mengedepankan pendekatan dan komunikasi persuasif. Hal ini pula yang kemudian membuat sebagian besar warga di sana mulai menerima rencana investasi di kampung mereka,” sebutnya.

Tuty mengungkapkan jika warga meyakini, proyek strategis Rempang Eco-City memberikan secercah harapan untuk dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka. Satu di antaranya adalah dengan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat tempatan.

“Proyek ini akan memberikan banyak manfaat ekonomi. Selain memiliki hunian baru, peluang kerja bagi masyarakat juga cukup besar apabila rencana investasi ini bisa terealisasi,” serunya.

Warga asal Desa Pasir Panjang, Indra Harahap berharap proyek Rempang Eco-City dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat.

“Semoga masyarakat tempatan menjadi prioritas dalam proyek di Rempang. Dengan begitu, ekonomi warga bisa lebih maju,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga Desa Mekar Sari Sembulang, Budi Yansyah juga mengapresiasi perhatian pemerintah melalui BP Batam yang telah membantu pergeseran terhadap keluarganya.

Budi mengaku, tidak ada intervensi ataupun paksaan dari pihak manapun terhadap keputusannya yang mendukung penuh pengembangan proyek Rempang Eco-City.

“Saya sudah tinggal di sini 15 tahun lamanya. Semoga dengan hadirnya proyek ini, ekonomi keluarga kami bisa sejahtera dan menjadikan kampung ini lebih maju,” imbuhnya. (*)

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat PSN Rempang Eco-City

0

ecobatampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk menuntaskan pemenuhan hak-hak warga yang terdampak pengembangan proyek strategis nasional Rempang Eco City.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan instansi terkait tengah berupaya maksimal untuk menuntaskan pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan tahap awal Rempang Eco-City.

“Warga yang telah mendaftar akan segera dipindahkan ke hunian sementara dan haknya meliputi uang sewa dan uang biaya hidup juga langsung diberikan,” kata Ariastuty, Kamis (22/8) pagi.

“Itu adalah bentuk komitmen BP Batam dalam menyelesaikan rencana investasi di Rempang,” sambungnya.

Dalam mendukung realisasi Rempang Eco-City, Ariastuty menyebut, jika BP Batam memiliki dua tugas penting. Pertama, menyelesaikan hak warga terdampak. Lalu, Kedua, menyediakan rumah baru.

Kedua tugas itu, dikatakan merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Adapun jumlah warga Rempang yang telah menempati hunian sementara hingga saat ini menjadi sebanyak 180 KK.

Ariastuty menyebut, masyarakat yang terdampak perlahan mulai membuka diri terhadap pengembangan Kawasan Rempang.

“Sejak awal, BP Batam selalu mengedepankan pendekatan dan komunikasi persuasif. Hal ini pula yang kemudian membuat sebagian besar warga di sana mulai menerima rencana investasi di kampung mereka,” sebutnya.

Tuty mengungkapkan jika warga meyakini, proyek strategis Rempang Eco-City memberikan secercah harapan untuk dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka. Satu di antaranya adalah dengan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat tempatan.

“Proyek ini akan memberikan banyak manfaat ekonomi. Selain memiliki hunian baru, peluang kerja bagi masyarakat juga cukup besar apabila rencana investasi ini bisa terealisasi,” serunya.

Warga asal Desa Pasir Panjang, Indra Harahap berharap proyek Rempang Eco-City dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat.

“Semoga masyarakat tempatan menjadi prioritas dalam proyek di Rempang. Dengan begitu, ekonomi warga bisa lebih maju,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga Desa Mekar Sari Sembulang, Budi Yansyah juga mengapresiasi perhatian pemerintah melalui BP Batam yang telah membantu pergeseran terhadap keluarganya.

Budi mengaku, tidak ada intervensi ataupun paksaan dari pihak manapun terhadap keputusannya yang mendukung penuh pengembangan proyek Rempang Eco-City.

“Saya sudah tinggal di sini 15 tahun lamanya. Semoga dengan hadirnya proyek ini, ekonomi keluarga kami bisa sejahtera dan menjadikan kampung ini lebih maju,” imbuhnya. (*)

Kunjungan Menteri Singapura Tegaskan Potensi Besar Kawasan Industri Panbil Tembesi

0
tanjung sau
Foto bersama di lokasi Kawasan Industri Panbil Tembesi, Batam. (F. Cecfep Mulyana / Batam Pos)

batampos – Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy, menerima kunjungan resmi dari Minister in the Prime Minister’s Office, Second Minister for Education & Foreign Affairs of the Republic of Singapore, Dr Mohamad Maliki Bin Osman, di Kawasan Industri Panbil Tembesi, Batam, Kamis, (22/8).

Kunjungan ini menjadi yang pertama dari pemerintah Singapura sejak penandatanganan MOU antara Sembcorp Industries dengan dua anak perusahaan Panbil Group, pada 1 Agustus 2024 lalu.
Dalam kunjungan bisnis ini, Dr Mohamad Maliki Bin Osman didampingi oleh Deputy Director-General Southeast Asia I Directorate; Ministry of Foreign Affairs Singapore Weiming Tan; serta Konjen Singapura di Batam, Gavin Ang. Dari pihak Panbil Group, Johanes Kennedy turut didampingi oleh Chief Financial Officer, Mahdian; serta Chief Operating Officer Patrick Aritonang.
Mohamad Maliki menyatakan bahwa Batam merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat di Indonesia. Dengan adanya Panbil Group melalui Kawasan Industri Tembesi dan KEK Tanjung Sauh, terdapat potensi besar untuk menjalin kerjasama internasional antara Singapura dan Indonesia.
“Saya melihat kerjasama antara Sembcorp dan Panbil bersifat positif dan saling mendukung dalam perkembangan ekonomi dan sosial, yang nantinya diharapkan dapat memaksimalkan infrastruktur untuk menyambut pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Johanes Kennedy menyampaikan komitmen Panbil untuk terus menyediakan lingkungan bisnis yang kondusif dan efisien bagi para investor.
“Kunjungan ini dapat memperkuat kerjasama di berbagai sektor seperti manufaktur, teknologi, industri, dan pengembangan sumber daya manusia. Panbil berkomitmen untuk terus menyediakan kawasan industri yang kompetitif, yang secara bertahap akan meningkatkan bauran energi menuju pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2060 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” ujar Johanes Kennedy.
Kawasan Panbil yang terletak di jantung Kota Batam, Provinsi Kepri, mencakup area seluas 300 hektare yang terdiri dari area industri, komersial, dan residensial. Dengan lebih dari 25 perusahaan multinasional, 700 unit residensial, serta kawasan niaga yang dinamis, Panbil telah menjadi salah satu destinasi utama bagi para investor dan pelaku bisnis.
Ia juga memperkenalkan Kawasan Industri Panbil Tembesi yang tengah dikembangkan di atas lahan seluas 100 hektare. Berlokasi strategis di tengah Kota Batam, kawasan ini dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai dan tenaga kerja terampil, menawarkan peluang investasi yang sangat menjanjikan.
Johanes Kennedy yakin, bahwa kawasan ini akan menjadi salah satu motor penggerak dalam meningkatkan daya saing Batam sebagai pusat industri dan perdagangan di Asia Tenggara. (*)
Reporter: Arjuna

Megawati Serahkan SK Pencalonan M Rudi – Aunur Rafiq untuk Pilgub Kepri

0

 

Megawati Soekarnoputri

batampos– Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri resmi mengumumkan 169 bakal calon kepala daerah yang diusung di Pilkada Serentak 2024. Pengumuman gelombang kedua ini dilakukan secara hybrid.

Dari 169 calon Kepala Daerah itu terdiri dari 6 bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur, 151 bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati, serta 12 bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota.

Pembacaan nama-nama calon Kepala Daerah yang diusung disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor Pusat Partai, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Adapun, 6 bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur yang resmi diusung PDIP untuk Pilkada serentak tahun 2024, diantaranya:

1. Kepulauan Riau, Muhammad Rudi – H. Aunur Rafiq

2. Jambi, Al Haris – Abdullah Sani

3. Kep. Bangka Belitung, Hidayat Arsani – Heliana

4. Bali, Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta

5. Papua Tengah, Meki Nawipa – Deinas Geley

6. Papua Selatan, Apolo Safanto – Paskalis Imagawa

BACA JUGA: Pilgub Kepri Berpotensi 3 Kandidat

Pengumuman ini dilakukan di hadapan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan jajaran DPP PDIP diantaranya, Bendahara Umum Olly Dondokambey, Wasekjen Yoseph Aryo Adhie Darmo dan Adian Napitupulu, serta jajaran Ketua DPP PDIP diantaranya Djarot Saiful Hidayat, Deddy Sitorus, Komarudin Watubun, Said Abdullah, Rano Karno, Sri Rahayu, Ribka Tjiptaning, Nusyirwan Soedjono.

Terlihat hadir pula putra Megawati yang juga Ketua DPP DPIP bidang Ekonomi Kreatif, Prananda Prabowo.

Pakar Hukum Tata Negara yang juga Mantan Ketua Mahkamah Komstitusi (MK) Mahfud MD juga tampak hadir dalam acara tersebut.

Setelah pembacaan, perwakilan calon Kepala Daerah yang diusung menerima penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPP PDIP. Megawati menyerahkan langsung SK tersebut kepada calon kepala daerah, didampingi oleh putranya Prananda Prabowo.

Pengumuman 169 Calon Kepala Daerah dari PDIP ini merupakan gelombang kedua dari tiga gelombang yang akan dilakukan DPP PDIP dalam menghadapi Pilkada 2024.

Sebelumnya, PDI Perjuangan telah mengumumkan 305 bakal calon kepala daerah yang diusung pada gelombang pertama di 14 Agustus 2024.

Untuk bakal calon kepala daerah PDIP di Jakarta, Hasto mengatakan masih menantikan keputusan akhir dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Untuk Jakarta masih menunggu pengumuman dari Ibu Ketua Umum,” kata Hasto. (*)

Warga Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan Aisyah Sulaiman

0
Lampu PJU di Jalan Aisyah Sulaiman Kota Tanjungpinang Kepri mati, tuai keluhan warga, Rabu (21/8). F. Mohamad Ismail

batampos– Warga Jalan Aisyah Sulaiman, Kota Tanjungpinang, Kepri mengeluhkan minimnya penerangan saat malam hari di kawasan tersebut. Gelapnya jalan itu, disebabkan banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang mati.

Saat melintasi jalan tersebut, pengendara terutama warga sekitar terpaksa was-was. Apalagi, di sekitaran jalan itu terdapat proyek pembangunan box culvert, yang juga tidak dilengkapi dengan penerangan.

“Lampu jalannya mati, ya saya sebagai warga sekitar terganggu. Karena harus hati-hati saat melintas,” kata Nugraha, seorang warga sekitar, Rabu (21/8).

Menurutnya, pengendara harusnya layak menikmati fasilitas penerangan dari pemerintah. Sebab, kata dia masyarakat juga telah membayar pajak untuk mengguna jalan raya.

BACA JUGA: Perbaikan Lampu PJU yang Rusak dan Mati di Bintan Terkendala SDM dan Armada

“Jadinya tidak bisa menikmati fasilitas. Sebagai warga, kita juga taat pajak,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid PJU dan Dekorasi Kota Perkim Tanjungpinang, Benyamin Hutagaol mengatakan saat ini pihaknya belum bisa memperbaiki PJU yang mati tersebut. Sebab, status PJU di Jalan Aisyah Sulaiman masih milik Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepri.

“Itu (PJU) belum diserahkan ke kita, karena masih dalam proses. Jadi itu aset mereka (BPTD), yang pasti kita belum terima aset nya,” ungkapnya.

Ia memperkirakan, setidaknya terdapat 700 hingga 800 titik PJU yang sudah maupun akan diperbaiki untuk tahun ini. Ratusan PJU itu tersebar di sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Tanjungpinang.

Benyamin mengakui, bahwa pihaknya mengalami kendala dalam memperbaiki PJU yang menggunakan lampu LED. Sebab, pihaknya harus menunggu kedatangan sparepart berhari-hari lamanya.

“Lama menunggu sparepart nya. Kalau PJU yang lampu kuning, kita bisa langsung memperbaiki tanpa menunggu sparepart,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

MinyaKita Langka, Pedagang dan IRT Menjerit

0

1402dda7 fa02 4282 8dcb f70aa89fba6d 1batampos– Keberadaan minyak goreng MinyaKita mulai langka ditemukan di Kota Batam. Kondisi ini membuat sejumlah pedagang usaha kecil menengah (UMKM) dan ibu rumah tangga (IRT) menjerit.

Jaka, salah soerang pedagang gorengan mengatakan kelangkaan MinyaKita ini sudah berlangsug sejak bulan Juli ini. Akibatnya, ia terpaksa menggunakan minyak merk lain dengan harga yang tinggi.

“Sejak Juli sudah sulit dapar MinyaKita ini. Saya pakai merk lain, jadi jualan untungnya sangat tipis,” ujarnya yang ditemui di kawasan Pelita, Lubukbaja, Kamis (22/8) siang.

Ia menjelaskan MinyaKita merupakan salah satu alternatif masyarakat dalam menggunakan kebutuhan sehari hari. Minyak ini bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau bagi kalangan masyarakat kelas bawah.

BACA JUGA: Minyak Kita Sudah Tersedia di Batam

“Untuk kami pedagang, minyak ini sangat membantu. Harganya jauh lebih murah dibandingkan minyak merk lain,” ujarnya

Ia mengaku heran dengan langkanya minyak goreng ini. Padahal, Kota Batam memiliki pabrik besar dalam pengolahan minyak goreng yaitu PT Sinergi Oil Nusantara.

“Harusnya Pemerintahan Bapak Wali Batam dan Kadisperindag harus turun langsung mengecek. Apakah di Kota Batam sudah tidak menyuplai minyak kita ini,” katanya.

Hal senada dikatakan Ira, salah seorang ibu rumah tangga. Ia mengaku sudah sebulan menggunakan minyak yang harganya tinggi.

“Minyak harga tinggi itu kualitasnya sama saja dengan MinyaKita. Uang belanja bulanan ya cepat habis beli minyak saja,” tutupnya. (*)

Reporter: Yopi Y

6.300 Pelajar di Bintan Dapat Seragam Sekolah Gratis

0
Pemkab Bintan mendistribusikan seragam sekolah gratis kepada 6.300 pelajar SD dan SMP. F. Diskominfo Bintan

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mulai mendistribusikan seragam sekolah gratis untuk para pelajar baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bulan Agustus 2024.

Total penerima bantuan seragam sekolah gratis jenjang SD dan SMP di Bintan mencapai 6.300 pelajar yang terdiri dari 3 ribu siswa SD dan MI, serta 3.300 pelajar  SMP dan MTS.
Bupati Bintan Roby Kurniawan, mengatakan bulan Agustus 2024, secara bertahap Pemkab Bintan mendiskusikan seragam sekolah secara gratis kepada pelajar baru.
“Alhamdulilah mulai bulan ini (Agustus 2024) akan secara bertahap di Bintan kita distribusikan seragam sekolah gratis untuk pelajar baru,” katanya.
Setiap pelajar atau siswa baru di Bintan, akan menerima lima stel seragam sekolah gratis. Pelajar baru akan menerima seragam OSIS, seragam pramuka, seragam olahraga, baju kurung, baju batik serta perlengkapan atribut lainnya.
“Kita harapkan hal ini dapat bermanfaat serta meringankan beban bagi orang tua,” jelas Bupati.
Roby menjelaskan bahwa Pemkab Bintan akan selalu berkomitmen dalam dunia pendidikan. Ia berharap agar bantuan tersebut setidaknya dapat memberi dampak positif dalam peningkatan sumber daya manusia yang tangguh dan berkualitas di Bintan.
“Bantuan ini juga diharapkan dapat lebih memacu semangat anak-anak untuk belajar lebih giat lagi,” tutup Bupati. (*)
Reporter: Yusnadi