Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 309

James Cameron Buka Peluang Avatar 4 Segera Diproduksi

0
Sumber gambar: x.com/shinobi602.

batampos – Sutradara ternama James Cameron mengungkap peluang produksi film Avatar 4 masih terbuka, meskipun hingga kini belum ada pengumuman resmi dari studio.

Pernyataan tersebut disampaikan Cameron saat membahas masa depan waralaba film Avatar setelah perilisan film ketiganya, Avatar: Fire and Ash.

Menurut Cameron, peluang pembuatan film keempat cukup besar. Namun, keputusan akhir terkait produksi tetap berada di tangan studio yang menaungi proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa respons penonton terhadap film terbaru akan menjadi salah satu faktor penting sebelum proses produksi penuh film berikutnya dilanjutkan.

Dalam kesempatan yang sama, Cameron juga menyebut dirinya akan mempertimbangkan berbagai umpan balik dari penonton sebelum mengembangkan cerita lanjutan.

Pendekatan tersebut berbeda dibandingkan film-film sebelumnya dalam seri Avatar yang sebagian besar dikembangkan tanpa mempertimbangkan reaksi publik secara langsung.

Cameron mengungkapkan sebagian proses produksi untuk Avatar 4 sebenarnya sudah dilakukan, meskipun proyek tersebut belum mendapatkan lampu hijau resmi.

Beberapa adegan bahkan telah direkam lebih awal saat proses produksi film Avatar: The Way of Water dan Avatar: Fire and Ash.

Langkah itu dilakukan untuk menyesuaikan usia para aktor muda yang terlibat dalam alur cerita sehingga kontinuitas karakter tetap terjaga.

Waralaba Avatar sendiri dikenal sebagai salah satu franchise film paling sukses di dunia. Film pertama, Avatar yang dirilis pada 2009, pernah menjadi film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di box office global.

Sementara itu, sekuelnya yang dirilis pada 2022 juga berhasil meraih pendapatan miliaran dolar di seluruh dunia.

Jika proyek tersebut benar-benar dilanjutkan, Avatar 4 diperkirakan akan tayang sekitar Desember 2029. Meski demikian, jadwal tersebut masih bisa berubah tergantung keputusan studio serta perkembangan proses produksi film. (*)

Artikel James Cameron Buka Peluang Avatar 4 Segera Diproduksi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Rukyatul Hilal 19 Maret, Kemenag Batam Pastikan Penetapan 1 Syawal Tunggu Pemerintah

0
Kepala Kemenag Batam Budi Dermawan.

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 masih menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan bahwa pemerintah hingga saat ini belum menetapkan secara resmi kapan Hari Raya Idulfitri akan dilaksanakan.

“Insya Allah Kementerian Agama akan melaksanakan rukyatul hilal pada tanggal 19 Maret 2026. Pada hari yang sama juga akan dilaksanakan sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri,” ujar Budi, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan, proses rukyatul hilal atau pemantauan hilal tersebut merupakan tahapan penting dalam menentukan awal bulan Syawal dalam kalender Hijriah. Hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama bersama sejumlah pihak terkait.

Menurutnya, keputusan resmi pemerintah mengenai 1 Syawal akan diumumkan setelah sidang isbat selesai dilaksanakan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

“Jadi sampai saat ini pemerintah belum menetapkan 1 Syawal. Kita semua menunggu hasil rukyatul hilal dan sidang isbat yang akan dilaksanakan pada 19 Maret nanti,” jelasnya.

Selain terkait penetapan Hari Raya Idulfitri, Kemenag Batam juga masih melakukan pendataan terkait jumlah titik pelaksanaan salat Idulfitri yang akan digelar di berbagai wilayah di Kota Batam.

Budi menyebutkan bahwa hingga saat ini laporan dari seluruh kecamatan terkait jumlah lokasi salat Idulfitri masih terus dikumpulkan. Oleh sebab itu, pihaknya belum dapat menyampaikan secara pasti jumlah titik pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini.

“Kami masih menunggu laporan lengkap dari seluruh kecamatan di Batam terkait jumlah titik salat Idulfitri. Data tersebut masih dalam proses pengumpulan,” katanya.

Ia menambahkan, informasi mengenai jumlah dan lokasi titik pelaksanaan salat Idulfitri di Kota Batam rencananya akan disampaikan kepada masyarakat menjelang Hari Raya.

“Untuk titik salat Idulfitri nanti kemungkinan H-1 baru akan kami sampaikan, setelah seluruh data dari kecamatan sudah lengkap,” tambahnya.

Kemenag Batam mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu informasi resmi terkait penetapan Hari Raya Idulfitri maupun lokasi pelaksanaan salat Idulfitri di berbagai wilayah di Kota Batam.

Menurut Budi, pihaknya berupaya memastikan seluruh data yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat dan lengkap agar pelaksanaan ibadah Idulfitri dapat berjalan dengan baik dan tertib.

“Kami mohon masyarakat bersabar menunggu. Setelah data lengkap, nanti akan kami sampaikan secara resmi,” tutupnya.(*)

Artikel Rukyatul Hilal 19 Maret, Kemenag Batam Pastikan Penetapan 1 Syawal Tunggu Pemerintah pertama kali tampil pada Metropolis.

Apa Itu Mak Yong? Teater Tradisional Melayu yang Berkembang Ratusan Tahun di Kepulauan Riau

0
Sumber gambar: disbudpar.batam.go.id.

batampos – Indonesia mengajukan seni pertunjukan tradisional Mak Yong sebagai bagian dari Warisan Budaya Takbenda dunia kepada UNESCO.

Pengajuan ini dilakukan sebagai upaya pelestarian kesenian tradisional Melayu yang berkembang di wilayah Kepulauan Riau.

Mak Yong merupakan seni teater tradisional yang memadukan berbagai unsur pertunjukan seperti drama, tari, musik, nyanyian, serta ritual dalam satu pementasan.

Kesenian ini dikenal sebagai tradisi lisan masyarakat Melayu yang sarat nilai budaya, mitologi, serta cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

Secara historis, Mak Yong telah berkembang lebih dari 800 tahun di kawasan Semenanjung Melayu. Seni pertunjukan ini diyakini berasal dari wilayah Kelantan di Semenanjung Melayu dan wilayah Pattani di selatan Thailand sebelum menyebar ke berbagai wilayah Melayu di Asia Tenggara.

Pada masa awal perkembangannya, Mak Yong tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berkaitan dengan ritual penyembuhan tradisional yang dikenal sebagai main puteri.

Ritual tersebut biasanya melibatkan unsur tari, musik rebab, serta nyanyian yang dipercaya dapat membantu memohon kesembuhan atau menenangkan roh.

Seiring perkembangan zaman, Mak Yong kemudian menjadi bagian dari hiburan istana serta masyarakat di berbagai kerajaan Melayu.

Dalam pertunjukannya, Mak Yong kerap menampilkan kisah legenda, mitologi, serta cerita rakyat yang mengandung pesan moral bagi penonton.

Di Indonesia, kesenian Mak Yong berkembang di wilayah Batam dan Kabupaten Bintan yang berada di Provinsi Kepulauan Riau.

Tradisi tersebut menyebar melalui jalur perdagangan serta interaksi budaya di kawasan Selat Malaka sejak sekitar abad ke-19.

Dalam pementasannya, Mak Yong menghadirkan sejumlah tokoh penting seperti Pak Yong, Mak Yong, serta tokoh penghibur atau penasihat kerajaan. Pertunjukan ini diiringi alat musik tradisional seperti rebab dan gendang.

Mak Yong sendiri telah lebih dahulu diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2008 melalui Malaysia.

Meski demikian, kesenian tersebut juga hidup dan berkembang di berbagai komunitas masyarakat Melayu di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Kepulauan Riau.

Langkah Indonesia mengajukan Mak Yong ke UNESCO menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus merawat dan melestarikan seni pertunjukan tradisional yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Melayu. (*)

Artikel Apa Itu Mak Yong? Teater Tradisional Melayu yang Berkembang Ratusan Tahun di Kepulauan Riau pertama kali tampil pada Kepri.

Tito Karnavian Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Anambas Capai 17,36 Persen, Tertinggi di Kepri

0
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyalami Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, saat rapat koordinasi kepala daerah di Pulau Dompak. F. Diskominfo Anambas untuk Batam Pos.

batampos – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memuji capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas yang tercatat sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan Tito saat menghadiri rapat koordinasi kepala daerah se-Kepri yang digelar di Pulau Dompak, Senin (9/3).

Menurut Tito, meskipun berada di wilayah terluar Indonesia, Anambas mampu menunjukkan kinerja ekonomi yang sangat baik dibandingkan daerah lainnya di Kepri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas pada Triwulan IV tahun 2025 mencapai 17,36 persen.

Sementara secara keseluruhan sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut tercatat sebesar 15,54 persen.

“Walaupun Anambas berada jauh di daerah terluar, pertumbuhan ekonominya sangat baik dan patut kita apresiasi,” ujar Tito.

Capaian tersebut menempatkan Anambas sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kepri.

Angka itu bahkan melampaui beberapa daerah lain di provinsi tersebut, seperti Kabupaten Natuna yang mencatatkan pertumbuhan 10,49 persen.

Kemudian disusul Batam sebesar 6,76 persen, Kabupaten Bintan 6,43 persen, Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, serta Tanjungpinang sebesar 3,31 persen.

Meski demikian, Tito menilai secara umum seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan ekonomi yang positif sepanjang 2025.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk terus meningkatkan perekonomian melalui kerja sama dan inovasi pembangunan.

“Pertumbuhan ini harus menjadi semangat bersama. Semua daerah harus saling bahu membahu, memperkuat kerja sama dan terus berinovasi agar ekonomi di Kepulauan Riau bisa tumbuh lebih merata,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, berbagai program pembangunan yang dijalankan selama ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat sejumlah sektor unggulan yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan ekonomi Anambas.

Beberapa sektor tersebut di antaranya kelautan dan perikanan, pariwisata, serta peluang investasi yang terus berkembang di wilayah tersebut.

“Capaian ini bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga keberhasilan seluruh masyarakat Anambas yang terus bekerja keras dan bersinergi membangun daerah kita,” ujar Aneng.

Dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kepri, Kabupaten Kepulauan Anambas dinilai menunjukkan potensi besar sebagai daerah kepulauan yang mampu berkembang pesat sekaligus menarik peluang investasi di masa depan. (*)

Artikel Tito Karnavian Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Anambas Capai 17,36 Persen, Tertinggi di Kepri pertama kali tampil pada Kepri.

Operasi Ketupat Seligi Mulai 13-25 Maret, Bukan Hanya Penindakan Tetapi Lebih ke Pelayanan Masyarakkat

0
Apel Gabungan Operasi ketupat seligi di Mapolda Kepri. F Yashinta/ Batam Pos

batampos – Polda Kepri menggelar apel gabungan personel di halaman Mapolda Kepri, Selasa (10/3) pagi. Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 yang akan digelar menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel yang berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 08.30 WIB itu diikuti personel Polda Kepri serta sejumlah instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Taufiq Lukman Nurhidayat, mengatakan Operasi Ketupat Seligi 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Menurutnya, operasi ini tidak hanya menitikberatkan pada pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idulfitri.

“Operasi Ketupat merupakan operasi nasional yang bersifat kemanusiaan. Fokusnya bukan hanya pengamanan dan pengaturan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat selama operasi tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur yang terlibat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Karena itu, seluruh personel diminta mampu memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, termasuk dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, ia juga mengingatkan personel untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan era digital. Saat ini, aktivitas petugas di lapangan kerap direkam dan disebarluaskan oleh masyarakat melalui media sosial.

“Kita berada di era digital. Masyarakat bisa menjadi jurnalis bagi dirinya sendiri. Informasi dapat menyebar sangat cepat melalui media sosial seperti TikTok maupun Instagram,” katanya.

Untuk itu, seluruh personel diminta menjaga sikap profesional dan memberikan pelayanan yang humanis saat bertugas di lapangan.

Ia juga mendorong setiap satuan kerja di lingkungan Polda Kepri untuk aktif mempublikasikan kegiatan yang dilakukan selama Operasi Ketupat Seligi 2026, sehingga masyarakat mengetahui berbagai upaya yang dilakukan kepolisian dalam menjaga keamanan.

“Seluruh satker diharapkan dapat mendukung dan menyukseskan Operasi Ketupat Seligi 2026, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.(*)

 

Artikel Operasi Ketupat Seligi Mulai 13-25 Maret, Bukan Hanya Penindakan Tetapi Lebih ke Pelayanan Masyarakkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Produsen Baterai EV Terbesar Dunia CATL Raup Laba 23 Miliar Yuan

0
Sumber gambar: x.com/AutoNewsEurope.

batampos – Produsen baterai kendaraan listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), melaporkan kinerja keuangan yang melampaui perkiraan analis seiring meningkatnya permintaan baterai kendaraan listrik dan teknologi penyimpanan energi secara global.

Dalam laporan keuangannya, perusahaan mencatat laba bersih kuartal keempat 2025 sebesar 23,17 miliar yuan atau naik 57,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Laba bersih kuartal keempat 2025 sebesar 23,17 miliar yuan. Naik 57,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tulis laporan perusahaan yang dikutip dari ETAuto, Selasa (10/3).

Kinerja tersebut menjadi laju pertumbuhan tercepat perusahaan dalam sekitar dua setengah tahun terakhir sekaligus melampaui ekspektasi para analis.

Dari sisi pendapatan, CATL juga mencatat pertumbuhan signifikan. Pada periode yang sama, pendapatan perusahaan naik sekitar 37 persen menjadi 140,63 miliar yuan.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan baterai lithium-ion yang digunakan pada kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi.

Sepanjang tahun 2025, CATL membukukan laba bersih sekitar 72,2 miliar yuan atau naik sekitar 42 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan kenaikan pengiriman baterai lithium-ion yang mencapai 661 gigawatt hour (GWh), meningkat sekitar 39 persen secara tahunan.

Saat ini CATL tercatat sebagai produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia dengan pangsa pasar global sekitar 38 persen pada 2025.

Perusahaan tersebut memasok baterai bagi sejumlah produsen otomotif global, termasuk Tesla, BMW, dan Volkswagen.

Meski mencatat pertumbuhan kuat, CATL tetap menghadapi sejumlah tantangan. Persaingan di industri baterai kendaraan listrik semakin ketat, sementara biaya bahan baku seperti lithium masih memberikan tekanan terhadap industri.

Selain itu, perusahaan juga berada di bawah pengawasan regulator di Amerika Serikat terkait kerja sama teknologi dengan Ford Motor Company.

Namun demikian, kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi ini menunjukkan bahwa permintaan global terhadap baterai kendaraan listrik masih terus meningkat.

Dengan ekspansi ke berbagai pasar internasional serta pengembangan teknologi baterai baru, CATL diperkirakan tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik global. (*)

Artikel Produsen Baterai EV Terbesar Dunia CATL Raup Laba 23 Miliar Yuan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Dari City Rolling Hingga Bukber, Honda Ajak Warga Batam Rasakan Kebersamaan Ramadan

0

batampos – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan PT Capella Dinamik Nusantara, Main Dealer Honda wilayah Kepulauan Riau, untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan. Mereka menggelar kegiatan City Rolling dan Buka Puasa Bersama yang melibatkan jurnalis, blogger, vlogger, content creator, hingga konsumen setia Honda. Acara ini mengusung tema “Ramadhan Ride Satu HATI: Melangkah Bersama di Bulan Penuh Berkah.”

Kegiatan dimulai dengan city rolling menggunakan sepeda motor Honda PCX160. Para peserta menelusuri sejumlah ruas jalan di Kota Batam sebelum tiba di salah satu hotel sebagai lokasi berbuka puasa bersama. Aktivitas ini tak hanya jadi ajang kebersamaan, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara nyaman dan aman. Honda sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Setibanya di lokasi, peserta disambut dengan berbagai kegiatan interaktif yang dikemas santai. Ada games tanya jawab seputar Kota Batam, hingga permainan Benang Keberuntungan yang menghadirkan suasana hangat sambil menunggu adzan Maghrib. Ketika waktu berbuka tiba, semua peserta menikmati hidangan bersama, momen yang sekaligus mempererat komunikasi antara Honda, media, kreator konten, dan konsumen.

Keseruan berlanjut dengan permainan kelompok di beberapa pos, seperti Find My Match, Race Ball Challenge, Sticky Target Ball, dan Flip Bottle Challenge. Semua peserta terlihat antusias dan aktif mengikuti setiap tantangan yang disiapkan panitia.

Tak hanya itu, PT Capella Dinamik Nusantara memberikan goodie bag dan hadiah bagi konsumen Honda sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan mereka. Honda juga menyerahkan souvenir untuk jurnalis yang akan mengikuti perjalanan inspiratif “Touring Jelajah 13 Negara – Tanah Air ke Tanah Suci 2026”, sebagai dukungan terhadap semangat dan dedikasi mereka.

Syaiful, Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Honda membangun kedekatan dengan berbagai pihak.

“Melalui Ramadhan Ride Satu HATI, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan hangat antara Honda, media, kreator konten, dan konsumen. Ramadan menjadi momen tepat untuk mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, serta memperkuat hubungan baik yang sudah terjalin,” ujarnya.

Ia menambahkan, Honda akan terus menghadirkan aktivitas positif yang tidak hanya memberi pengalaman berkendara menyenangkan, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat. PT Capella Dinamik Nusantara berharap semangat Satu HATI bisa terus menjadi pengikat antara Honda, media, komunitas, dan konsumen dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Artikel Dari City Rolling Hingga Bukber, Honda Ajak Warga Batam Rasakan Kebersamaan Ramadan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Pusat Bentuk Satgas untuk Pemeriksaan dan Penyelesaian Masalah Ratusan Kontainer Diduga Berisi Limbah

0
Ratusan Kontainer limbah elektronik asal AS mulai direekspor. BC Batam memastikan semua direekspor. Foto: YOFI YUHENDRI/BATAM POS

batampos – Penanganan ratusan kontainer yang diduga bermuatan limbah di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, kini memasuki babak baru. Pemerintah pusat membentuk satuan tugas (satgas) lintas instansi untuk mempercepat pemeriksaan dan penyelesaian kontainer tersebut. Hingga perkembangan terbaru, sebanyak 70 kontainer telah berhasil direekspor ke luar wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, yang menyebut proses re-ekspor terus berjalan seiring koordinasi dengan berbagai pihak. “Sampai saat ini yang sudah terealisasi re-ekspor sebanyak 70 kontainer. Sisanya masih dalam proses bersama satgas,” ujarnya.

Setiawan menjelaskan bahwa pemerintah telah menunjuk satgas khusus yang dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk menangani persoalan kontainer tersebut secara komprehensif. Pembentukan satgas ini diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi dan pengambilan keputusan terhadap status barang yang tertahan di pelabuhan.

Satgas tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BP Batam, Pemerintah Kota Batam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melalui kerja bersama ini, setiap tahapan pemeriksaan dilakukan secara terpadu agar hasilnya lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Setiawan, keputusan untuk melakukan re-ekspor tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan hasil pemeriksaan bersama oleh satgas. Penentuan apakah kontainer tersebut benar-benar mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menjadi dasar utama pengambilan keputusan.

“Re-ekspor dilakukan setelah ada rekomendasi apakah barang tersebut benar limbah B3 atau tidak. Pemeriksaan ini dikerjakan bersama oleh satgas yang dimotori oleh KLH,” jelasnya.

Jika dari hasil pemeriksaan terbukti kontainer tersebut memang mengandung limbah B3, maka langkah yang diambil adalah mengembalikan barang tersebut ke luar wilayah Indonesia melalui mekanisme re-ekspor sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Setiawan mengatakan teknis pelaksanaan penanganan kontainer tersebut masih terus dibahas oleh satgas. Hal ini karena pembentukan satgas baru dilakukan dalam waktu dekat sehingga koordinasi dan mekanisme kerja masih dalam tahap penyesuaian.
“Teknisnya masih dibicarakan karena satgas ini baru dibentuk. Tetapi dengan adanya satgas tentu diharapkan proses pengecekan dan penanganan bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” katanya.

Hingga kini, dari total ratusan kontainer yang berada di kawasan Pelabuhan Batuampar, sebanyak 70 kontainer telah direekspor, sementara sisanya masih menunggu proses pemeriksaan dan rekomendasi dari satgas.

Dengan terbentuknya satgas lintas instansi tersebut, pemerintah berharap penanganan kontainer yang diduga bermuatan limbah dapat diselesaikan secara transparan dan tuntas. Selain menjaga kepatuhan terhadap aturan impor, langkah ini juga dinilai penting untuk melindungi lingkungan serta menjaga kelancaran aktivitas logistik di pelabuhan Batam.(*)

Artikel Pemerintah Pusat Bentuk Satgas untuk Pemeriksaan dan Penyelesaian Masalah Ratusan Kontainer Diduga Berisi Limbah pertama kali tampil pada Metropolis.

Anambas Foundation Luncurkan Program Suara Pulau, Ajak Warga Ceritakan Isu Lingkungan

0
Ketua Anambas Foundation, Davina Mariskova. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Anambas Foundation mengajak masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas untuk bergabung dalam Program Suara Pulau, sebuah inisiatif yang membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan cerita serta isu lingkungan dari daerahnya sendiri.

Program ini ditujukan bagi pemuda maupun masyarakat umum di Anambas yang ingin mempelajari komunikasi publik dan teknik storytelling, sekaligus menyuarakan berbagai persoalan serta potensi yang ada di wilayah kepulauan.

Ketua Anambas Foundation, Davina Mariskova, mengatakan program tersebut mengusung tema “Suara Pulau: Saatnya Cerita Anambas Disuarakan oleh Kita Sendiri.”

Menurutnya, tema tersebut mengajak masyarakat Anambas agar tidak hanya menjadi pendengar cerita tentang daerahnya, tetapi juga menjadi pihak yang menyampaikan cerita tersebut kepada publik.

“Pesan ini mengajak masyarakat untuk tidak lagi hanya menjadi pendengar, tetapi juga menjadi penyampai cerita tentang daerahnya,” ujar Davina, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan wilayah Kepulauan Anambas memiliki banyak cerita yang dapat disampaikan kepada masyarakat luas. Mulai dari kehidupan laut, kondisi hutan, hingga dinamika kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi bagian dari keseharian warga.

F. Anambas Foundation untuk Batam Pos.

Namun selama ini, menurut Davina, tidak semua cerita tentang Anambas disampaikan oleh orang-orang yang benar-benar tinggal dan merasakan kehidupan di daerah tersebut.

Karena itu, melalui Program Suara Pulau, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan cerita tentang lingkungan dan kehidupan daerahnya dari sudut pandang mereka sendiri.

“Program ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk memahami teknik komunikasi publik, penyusunan cerita, hingga cara menyampaikan pesan tentang isu lingkungan,” jelasnya.

Peserta program akan memperoleh sejumlah manfaat seperti sertifikat resmi, mentoring profesional, serta kegiatan bootcamp hybrid yang menggabungkan pelatihan daring dan tatap muka.

Selain itu, peserta juga memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi eco-influencer lokal yang aktif menyuarakan isu lingkungan di daerahnya.

Program ini terbuka bagi masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan rentang usia 17 hingga 45 tahun.

Peserta diharapkan memiliki minat pada bidang storytelling dan isu lingkungan. Setelah mendaftar, peserta juga akan mendapatkan akses kelas daring gratis.

Melalui program ini, Anambas Foundation berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menyampaikan cerita mengenai lingkungan, budaya, serta kehidupan masyarakat kepulauan sehingga suara dari Anambas dapat didengar lebih luas. (*)

Artikel Anambas Foundation Luncurkan Program Suara Pulau, Ajak Warga Ceritakan Isu Lingkungan pertama kali tampil pada Kepri.

Barang Bukti Kapal Sea Dragon Dirampas Negara, Sabu 1,9 Ton Dimusnahkan

0
Para tersangka penyelundup sabu 2 ton sebelum divonis di PN Batam. F. Istimewa

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis beragam terhadap enam terdakwa dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,9 ton yang diungkap dari kapal Sea Dragon. Dalam putusan tersebut, para terdakwa dijatuhi hukuman mulai dari pidana seumur hidup hingga lima tahun penjara.

Selain menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa, majelis hakim juga memutuskan sejumlah barang bukti dalam perkara tersebut. Kapal Sea Dragon yang digunakan dalam aksi penyelundupan dinyatakan dirampas untuk negara.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Batam, Vabianes Stuart Wattimena, mengatakan keputusan perampasan itu berkaitan langsung dengan penggunaan kapal tersebut oleh para terdakwa dalam menjalankan tindak pidana.

“Barang bukti kapal itu digunakan oleh para terdakwa, khususnya dalam perkara terdakwa kapten kapal Hasiholan Samosir. Karena itu majelis hakim menetapkan kapal tersebut dirampas untuk negara,” ujar Vabianes, Selasa (10/3).

Selain kapal, sejumlah peralatan yang ditemukan di atas kapal juga turut dirampas. Barang-barang tersebut antara lain satu unit telepon genggam, radio komunikasi, battery charger radar, power supply kompas magnet, antena radar, mesin utama kapal, mesin generator, serta antena rotor.

Menurut Vabianes, barang bukti tersebut juga berkaitan dengan terdakwa lain dalam perkara yang sama, yakni Fandi Ramadhan, Leo Chandra, Richard Halomoan, serta dua warga negara Thailand, Teerapong dan Weerapat.

Setelah putusan berkekuatan hukum tetap atau inkracht barang bukti yang dirampas untuk negara akan berada di bawah pengawasan kejaksaan.

“Jika perkara ini sudah berkekuatan hukum tetap, barang bukti tersebut kemungkinan akan dilelang oleh kejaksaan, termasuk kapal dan peralatan lainnya,” kata dia.

Sementara itu, untuk barang bukti utama berupa narkotika jenis sabu seberat sekitar 1,9 ton yang dikemas dalam 67 kardus, majelis hakim menetapkan untuk dimusnahkan.

Di tengah proses persidangan yang telah berjalan, muncul pertanyaan publik mengenai sosok yang diduga menjadi dalang di balik penyelundupan sabu dalam jumlah besar tersebut.

Vabianes menjelaskan, pengungkapan jaringan dan pihak yang berada di balik peredaran narkotika itu merupakan kewenangan aparat penegak hukum yang melakukan penangkapan.

“Yang berwenang menjelaskan lebih jauh mengenai jaringan atau dalang di balik perkara ini adalah pihak yang melakukan penangkapan, yaitu Badan Narkotika Nasional. Mereka yang memiliki informasi terkait perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengadilan hanya memeriksa dan memutus perkara berdasarkan berkas yang dilimpahkan oleh penuntut umum. Dalam dakwaan, memang disebutkan sejumlah nama yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Ketika seseorang sudah dinyatakan sebagai DPO, biasanya pihak kepolisian akan mengeluarkan telegram kepada seluruh polda dan jajaran di Indonesia untuk melakukan pencarian,” kata Vabianes.

Kasus penyelundupan sabu hampir dua ton melalui kapal Sea Dragon menjadi salah satu perkara narkotika terbesar yang disidangkan di Pengadilan Negeri Batam dalam beberapa tahun terakhir.(*)

Artikel Barang Bukti Kapal Sea Dragon Dirampas Negara, Sabu 1,9 Ton Dimusnahkan pertama kali tampil pada Metropolis.