Pakar telematika Roy Suryo dan dua rekannya usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa oleh Polda Metro Jaya, terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya.
Menanggapi perkembangan perkara tersebut, Jokowi menegaskan bahwa dirinya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung.
“Kita ikuti proses hukumnya yang ada, sampai nanti di sidang pengadilan, nanti pengadilan yang putuskan,” kata Jokowi di Solo, Jumat (19/6).
Ia juga memastikan akan hadir secara langsung apabila perkara tersebut memasuki tahap persidangan. Jokowi menyatakan, siap untuk menunjukkan dokumen ijzah asli yang selama ini menjadi perdebatan.
“Saya hadir langsung di persidangan, saya akan bawa ijazah aslinya, dan ijazah masih di Polda,” tegasnya.
Sebelumnya, aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya menangkap Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma, pada Jumat pagi (19/6). Informasi itu disampaikan oleh penasihat hukum Roy Suryo Petrus Selestinus kepada awak media.
”Hari ini, Jum’at 19 Juni 2026, pada sekira pukul 07.00, klien kami Roy Suryo Notodiprojo dikabarkan oleh istrinya telah ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya. Pada saat yang bersamaan, kami juga mendapat info Tifauzia Tyassuma juga turut ditangkap,” kata Petrus.
Atas tindakan yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya, Petrus menyatakan bahwa kliennya tidak seharusnya ditangkap lewat upaya paksa. Mengingat selama ini Roy Suryo telah bersikap kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik dan selalu melakukan wajib lapor.
”Kami menyayangkan tindakan penyidik Polda Metro Jaya yang melakukan upaya paksa melalui penangkapan terhadap klien kami,” ujarnya.
Kalau pun penangkapan tersebut terkait dengan kasus Ijazah Jokowi yang sudah sampai tahap kedua dan berkas perkara dinyatakan lengkap, Petrus memandang kliennya bisa dipanggil lewat surat seperti biasa.
“Bukan dengan upaya paksa (represif) melalui proses penangkapan,” sesalnya.
Menurut Petrus, penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa menegaskan bahwa proses hukum terhadap kliennya tidak berjalan sesuai norma dan etika. Dia menyebut, polisi bertindak atas kepentingan politik Jokowi. Penangkapan tersebut juga dinilai telah menunjukkan ada kekuatan politik di balik kasus tersebut.
“Penangkapan ini, justru mengkonfirmasi ada kekuatan politik yang mengintervensi hukum sehingga cara-cara yang beradab dalam menegakkan hukum melalui pemanggilan ditinggalkan dan beralih menempuh cara tak beradab, represif dan intimidatif dengan melakukan penangkapan,” pungkasnya. (*)
Deretan lapak kuliner yang berada di kawasan Mega Legenda, Jumat (19/6). BP Batam memutuskan untuk menunda rencana pembongkaran lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Mega Legenda hingga Desember 2026. F.Cecep Mulyana
batampos – Keputusan Badan Pengusahaan (BP) Batam menunda pembongkaran lapak UMKM di kawasan Mega Legenda hingga Desember 2026 memang memberi ruang bernapas bagi para pedagang.
Namun di balik kelonggaran waktu tersebut, satu persoalan utama masih belum terjawab: ke mana pelaku usaha yang berjumlah lebih dari 200 itu akan dipindahkan setelah kawasan dikosongkan?
BP Batam memastikan penataan kawasan Right of Way (ROW) Jalan 200 tetap akan dilaksanakan sebagai bagian dari program penataan tata ruang kota.
Artinya, seluruh lapak yang selama ini berdiri di sepanjang koridor jalan tersebut tetap harus dibongkar paling lambat akhir tahun 2026.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan keputusan memberikan tambahan waktu diambil karena proyek penataan kawasan baru masuk dalam rencana anggaran tahun 2027.
”Proyeksi penataan ROW 200 itu sudah diajukan dalam anggaran 2027. Karena itu kami memberikan waktu sampai akhir tahun 2026. Setelah itu mereka harus melakukan pembongkaran secara mandiri,” kata Ariastuty, Jumat (19/6).
Menurut dia, kebijakan tersebut menjadi jalan tengah setelah BP Batam sebelumnya menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3 serta surat perintah pembongkaran kepada para pedagang.
Langkah itu sempat memicu kekhawatiran karena ratusan pelaku usaha yang menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut merasa belum memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan lokasi usaha baru.
Berdasarkan data BP Batam, sedikitnya lebih dari 200 UMKM saat ini menempati kawasan ROW Jalan 200 Mega Legenda. Sebagian besar bergerak di sektor kuliner, jasa, dan perdagangan skala kecil.
Meski memberi tenggat waktu hingga enam bulan sampai akhir tahun, BP Batam mengakui belum memiliki lokasi relokasi yang dapat langsung ditempati para pedagang.
”Kami masih berdiskusi dengan Pemerintah Kota Batam terkait tempat mereka bisa melanjutkan usaha,” ujar Ariastuty.
Menurut dia, BP Batam tidak memiliki program relokasi khusus karena fokus lembaga tersebut adalah mengosongkan dan menata kembali kawasan ROW jalan yang selama ini digunakan untuk aktivitas komersial.
Karena itu, koordinasi dengan Pemerintah Kota Batam menjadi penting untuk mencari alternatif lokasi yang memungkinkan para pelaku usaha tetap bisa menjalankan usahanya setelah penataan dilakukan.
Bagian dari Penataan Jalan Protokol
Ariastuty menjelaskan, kawasan yang saat ini ditempati para pedagang merupakan bagian dari ROW Jalan 200 yang berada di koridor Jalan Sudirman, salah satu jalan protokol utama di Kota Batam.
Secara tata ruang, area tersebut merupakan jalur hijau yang seharusnya terbebas dari aktivitas komersial permanen.
Menurut dia, penataan kawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki wajah kota sekaligus mengembalikan fungsi ruang sesuai peruntukannya.
”Lokasi tersebut memang harus clean and clear dari aktivitas komersial karena merupakan bagian dari ROW jalan. Ini menjadi bagian dari penataan kota yang sedang dilakukan bersama Pemerintah Kota Batam,” ujarnya.
Ia mengakui selama bertahun-tahun terjadi pemanfaatan lahan yang kemudian berkembang menjadi kawasan usaha. Namun pemerintah kini harus menata kembali area tersebut sesuai rencana tata ruang yang berlaku. Pedagang Sambut Positif
Perwakilan pedagang Mega Legenda, Sanai Setia Sihombing, menyambut baik keputusan penundaan tersebut.
Menurut dia, para pedagang pada prinsipnya tidak menolak penataan kawasan. Mereka hanya membutuhkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan modal, mencari lokasi baru, dan memindahkan usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga.
”Kami mengapresiasi adanya ruang dialog ini. Kelonggaran waktu hingga akhir tahun sangat berarti bagi kami untuk mempersiapkan tempat usaha baru,” kata Sanai.
Ia mengakui sebelumnya para pedagang sempat terkejut setelah menerima SP 3 dan surat perintah pembongkaran tanpa adanya komunikasi yang memadai.
Karena itu, keputusan BP Batam memberikan masa transisi dinilai mampu meredam keresahan yang sempat muncul di lapangan.
Harus Bersih Awal 2027
Sementara itu, BP Batam memastikan masa tenggang hingga Desember 2026 merupakan kesempatan terakhir bagi para pedagang untuk melakukan penyesuaian.
Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan BP Batam, Tony Febri, mengingatkan agar seluruh pelaku usaha memanfaatkan waktu yang diberikan untuk membongkar bangunan secara mandiri.
Jika hingga batas waktu yang ditentukan kawasan belum dikosongkan, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam akan melakukan penertiban sesuai ketentuan yang berlaku.
BP Batam menargetkan seluruh kawasan ROW Jalan 200 Mega Legenda sudah bersih dan siap ditata pada Januari 2027. (*)
Pemain Brasil Vinicius Junior merayakan gol pertama timnya dalam penyisihan Grup C Piala Dunia FIFA 2026 antara Brasil dan Maroko di Stadion MetLife, New Jersey, AS pada 14 Juni 2026. (Getty Images)
batampos – Timnas Brasil akan menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Philadelphia Stadium, Sabtu (20/6/2026) pukul 07.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan di grup karena Brasil datang dengan target yang sangat jelas, yakni meraih kemenangan sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Hasil imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka membuat langkah Brasil sedikit tersendat.
Sebagai salah satu favorit juara turnamen, raihan satu poin tentu belum sesuai harapan. Karena itu, duel melawan Haiti menjadi kesempatan penting bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti untuk kembali ke jalur kemenangan.
Selain memburu tiga poin, Brasil juga diprediksi akan berusaha mencetak gol sebanyak mungkin. Dalam format kompetisi yang ketat, selisih gol bisa menjadi faktor penentu dalam perebutan posisi puncak klasemen.
Situasi tersebut membuat Selecao diperkirakan tampil menyerang sejak menit awal dan berupaya menekan lawan tanpa memberi banyak ruang untuk berkembang.
Secara kualitas skuad, Brasil berada jauh di atas Haiti. Tim asal Amerika Selatan itu masih diperkuat sejumlah pemain yang berkiprah di level tertinggi sepak bola Eropa.
Kehadiran Vinicius Junior, Raphinha, Bruno Guimaraes hingga Marquinhos memberikan keseimbangan antara kreativitas, pengalaman, dan ketajaman di setiap lini permainan.
Vinicius Junior diperkirakan kembali menjadi tumpuan utama di sektor serangan. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan naluri mencetak gol yang dimilikinya membuat pemain tersebut menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Di sisi lain, Raphinha juga mampu memberikan variasi serangan melalui pergerakan dari sayap kanan serta kualitas umpan dan penyelesaian akhirnya.
Brasil sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan sebelum turnamen dimulai. Kemenangan 6-2 atas Panama menjadi bukti bahwa lini serang mereka memiliki produktivitas tinggi ketika menemukan ritme permainan terbaik.
Modal tersebut tentu ingin kembali ditunjukkan saat menghadapi Haiti yang secara materi pemain masih berada beberapa level di bawah mereka.
Sementara itu, Haiti datang ke pertandingan ini dalam situasi yang tidak ideal. Kekalahan 0-1 dari Skotlandia pada laga pertama membuat mereka belum meraih poin.
Meski mampu memberikan perlawanan dan bertahan cukup disiplin dalam sebagian besar pertandingan, Haiti masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya di area pertahanan lawan.
Harapan terbesar Haiti kemungkinan kembali bertumpu pada Duckens Nazon. Penyerang berpengalaman tersebut dikenal sebagai salah satu pemain paling produktif dalam sejarah tim nasional Haiti.
Namun menghadapi pertahanan Brasil yang dihuni pemain-pemain berpengalaman tentu menjadi tantangan berbeda dibandingkan pertandingan yang biasa mereka jalani.
Jika melihat performa beberapa laga terakhir, Haiti memang belum menunjukkan konsistensi yang cukup untuk bersaing dengan tim-tim besar. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka menelan tiga kekalahan, sekali imbang, dan hanya meraih satu kemenangan.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa mereka masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam aspek penyelesaian akhir dan efektivitas serangan.
Rekor pertemuan kedua tim juga semakin menguatkan posisi Brasil sebagai favorit. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Brasil selalu berhasil meraih kemenangan dengan skor meyakinkan.
Selecao bahkan pernah menang 7-1 atas Haiti pada ajang Copa America 2016. Dominasi tersebut menunjukkan perbedaan kualitas yang cukup signifikan antara kedua negara.
Meski demikian, Brasil tetap perlu mewaspadai potensi kejutan. Dalam turnamen besar seperti Piala Dunia, tim yang berada di bawah tekanan sering kali mampu memberikan perlawanan di luar dugaan.
Haiti dipastikan akan bermain lebih pragmatis dengan fokus memperkuat pertahanan dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri peluang.
Dari sisi taktik, Brasil kemungkinan tetap menggunakan pendekatan menyerang dengan penguasaan bola tinggi.
Carlo Ancelotti dikenal sebagai pelatih yang mampu menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan pertandingan.
Menghadapi tim yang cenderung bertahan, Brasil diprediksi akan mengandalkan kombinasi permainan sayap dan umpan-umpan terukur dari lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan.
Di atas kertas, perbedaan kualitas individu, pengalaman bermain di level elite, hingga kedalaman skuad membuat Brasil memiliki peluang jauh lebih besar untuk memenangkan pertandingan.
Selain itu, kebutuhan untuk memperbaiki selisih gol bisa menjadi motivasi tambahan bagi Selecao agar tampil lebih agresif sepanjang laga.
Haiti kemungkinan akan berjuang keras untuk menjaga gawang mereka tidak kebobolan banyak gol.
Namun tekanan yang terus menerus dari lini serang Brasil diperkirakan akan menyulitkan mereka sepanjang pertandingan.
Jika mampu mencetak gol cepat, Brasil berpeluang mengendalikan jalannya laga dan membuka ruang untuk menambah gol berikutnya.
Melihat kondisi kedua tim, tren performa terkini, serta kualitas skuad yang dimiliki, Brasil layak diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Haiti diperkirakan mampu memberikan perlawanan pada awal pertandingan, tetapi pengalaman dan kualitas individu pemain Brasil diyakini akan menjadi pembeda.
Kapolsek Sei beduk Iptu Alex Yasral. F.Eusebius Sara/Batam Pos
batampos – Polsek Seibeduk mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) serta menerapkan aturan wajib lapor 1×24 jam bagi pendatang guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi maraknya kasus pencurian yang terjadi di kawasan permukiman warga.
Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan imbauan tersebut rutin disampaikan kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Kamtibmas yang digelar di berbagai wilayah hukum Polsek Seibeduk.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar mengaktifkan kembali Pos Satkamling dan menerapkan wajib lapor bagi pendatang. Keamanan lingkungan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh warga,” ujarnya.
Menurut Alex, sistem keamanan lingkungan (siskamling) terbukti efektif sebagai langkah deteksi dini terhadap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan warga.
Ilustrasi pentingnya tidur yang cukup untuk kesehatan tubuh. (Andrea Piacquadio/Pexels)
batampos – Setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup untuk menjaga kestabilan fungsi tubuh dan kesehatan emosionalnya. Mulai dari 8 jam per hari hingga 17 jam per hari.
Melansir dari Alodokter dan Halodoc, kebutuhan waktu tidur terus berkurang seiring bertambahnya usia seseorang. Durasi tidur yang ideal sangat bervariasi dan ditentukan oleh faktor usia seseorang.
Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi akibat urusan pekerjaan atau stres, tubuh akan kehilangan waktu optimal untuk memulihkan diri, menurunkan imunitas, hingga memicu berbagai risiko penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, dan gangguan jantung.
Mengetahui rekomendasi durasi tidur yang tepat berdasarkan panduan medis adalah langkah awal yang sangat penting untuk menjaga kualitas hidup. Yuk, pahami rincian jam tidur ideal berikut ini agar terhindar dari dampak buruk akibat kurang tidur.
Sebagai panduan untuk memperbaiki pola hidup sehat Anda, berikut adalah rincian waktu tidur ideal berdasarkan kelompok usia menurut rekomendasi medis.
1. Kelompok Bayi Usia 0 sampai 11 Bulan
Pada masa awal kehidupan ini, pertumbuhan sel tubuh dan perkembangan otak terjadi dengan sangat pesat. Oleh karena itu, bayi membutuhkan waktu tidur paling lama dibandingkan kelompok usia lainnya.
Bayi baru lahir usia 0 hingga 3 bulan membutuhkan waktu tidur sebanyak 14 sampai 17 jam per hari, sedangkan bayi usia 4 hingga 11 bulan membutuhkan sekitar 12 sampai 15 jam per hari termasuk beberapa kali tidur siang yang mulai teratur.
2. Kelompok Balita dan Anak Prasekolah Usia 1 sampai 5 Tahun
Memasuki usia aktif bermain, tidur yang cukup tetap menjadi kunci utama untuk mendukung perkembangan motorik dan kemampuan kognitif anak.
Balita usia 1 hingga 2 tahun membutuhkan durasi tidur sebanyak 11 sampai 14 jam per hari, sementara anak prasekolah usia 3 hingga 5 tahun membutuhkan waktu istirahat sekitar 10 sampai 13 jam per hari dengan pola tidur malam yang mulai lebih konsisten.
3. Anak Usia Sekolah dan Remaja Usia 6 sampai 17 Tahun
Bagi anak-anak dan remaja, pemenuhan waktu tidur yang ideal sangat mempengaruhi fokus belajar, daya ingat di sekolah, serta stabilitas emosi di tengah ketidakseimbangan hormon pertumbuhan.
Anak usia sekolah rentang umur 6 hingga 13 tahun memerlukan waktu tidur selama 9 sampai 11 jam per hari, sedangkan remaja usia 14 hingga 17 tahun idealnya mendapatkan tidur malam sekitar 8 sampai 10 jam per hari.
4. Dewasa dan Lansia Usia 18 Tahun ke Atas
Pada usia produktif hingga lanjut usia, durasi tidur mulai stabil namun kualitasnya harus tetap dijaga ketat agar terhindar dari kelelahan kronis dan penurunan fokus.
Dewasa muda hingga dewasa aktif usia 18 sampai 64 tahun direkomendasikan tidur malam selama 7 hingga 9 jam per hari.
Sementara itu, kelompok lansia usia 65 tahun ke atas membutuhkan waktu tidur sedikit lebih pendek yaitu sekitar 7 sampai 8 jam per hari karena mereka cenderung lebih mudah terbangun di malam hari. (*)
Personel Satpolairud Polres Bintan melakukan olah tempat kejadian perkara pascainsiden speedboat wisata yang terbalik di Perairan Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong. F. Polres Bintan untuk Batam Pos.
batampos – Satpolairud Polres Bintan menemukan dugaan pelanggaran administrasi dan aspek keselamatan dalam pengelolaan wisata mangrove menyusul insiden terbaliknya speedboat yang mengangkut delapan wisatawan asal Singapura di Perairan Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong.
Hasil penyelidikan menunjukkan operator wisata tour mangrove, CV Bintan Abadi Pertiwi, belum memiliki Surat Keterangan Kecakapan (SKK), dokumen yang menjadi salah satu persyaratan wajib dalam operasional kegiatan wisata perairan.
Kanit Gakkum Satpolairud Polres Bintan, Ipda Ronald E. Sihotang, mengatakan temuan tersebut menjadi salah satu bentuk kelalaian yang ditemukan penyidik dalam penanganan kasus tersebut.
“Operator sebagai pengelola wisata tour mangrove tidak memiliki SKK,” kata Ronald, Jumat (19/6).
Atas temuan itu, Satpolairud Polres Bintan menghentikan sementara aktivitas wisata mangrove yang dikelola operator tersebut hingga seluruh persyaratan yang dibutuhkan dapat dipenuhi.
Menurut Ronald, SKK merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki setiap operator wisata perairan sebelum menjalankan kegiatan usaha.
“Setiap operator wajib memiliki SKK. Untuk sementara aktivitas dihentikan sampai operator menunjukkan dokumen tersebut,” ujarnya.
Selain persoalan SKK, penyidik juga menemukan adanya penumpang anak berusia di bawah lima tahun dalam perjalanan wisata tersebut. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan apabila terjadi keadaan darurat di laut.
Ronald menjelaskan anak usia di bawah lima tahun umumnya belum memiliki kemampuan menyelamatkan diri secara mandiri meskipun telah menggunakan jaket pelampung.
“Jika terjadi sesuatu di laut, anak usia di bawah lima tahun belum tentu mampu mengambil tindakan penyelamatan diri,” katanya.
Karena itu, pihaknya menyarankan agar operator wisata mangrove menetapkan batas usia minimal peserta wisata demi meningkatkan aspek keselamatan penumpang.
Ia juga mengingatkan seluruh pelaku usaha wisata perairan untuk melengkapi seluruh dokumen perizinan dan persyaratan keselamatan yang menjadi kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
“Kelengkapan dokumen dan standar keselamatan harus menjadi perhatian utama untuk melindungi wisatawan,” ujarnya.
Sebelumnya, sebuah speedboat wisata terbalik di alur perairan Wisata Mangrove Lagoi, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, pada Minggu (31/5) sore.
Kapal tersebut mengangkut delapan wisatawan asing asal Singapura, termasuk seorang bayi berusia enam bulan.
Beruntung seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para wisatawan sempat mengapung di kawasan perairan mangrove sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim penyelamat. (*)
Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Samuel C Noya bersama Ketua PN Karimun Edy Samueputty memusnahkan barang bukti sabu dan ekstasi hasil penyelundupan dari Malaysia. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.
batampos – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi hasil pengungkapan kasus penyelundupan dari Malaysia ke Kabupaten Karimun, Jumat (19/6).
Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi Tim Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjungbalai Karimun bersama personel Satgas Koarmada I yang dilakukan pada 10 Juni 2026 lalu.
Pemusnahan disaksikan sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Sodikin, Ketua Pengadilan Negeri Karimun Edy Samueputty, Kejaksaan Negeri Karimun, BNN, Satres Narkoba Polres Karimun, organisasi anti narkoba, serta tokoh masyarakat Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.
Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel C Noya, mengatakan pemusnahan dilakukan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap proses hukum dalam penanganan barang bukti narkotika.
“Sebelum dimusnahkan, sebagian barang bukti terlebih dahulu disisihkan untuk pemeriksaan laboratorium dan kebutuhan pembuktian di persidangan,” kata Samuel.
Dari total barang bukti yang diamankan, sebanyak 31,67 gram sabu disisihkan untuk pengujian laboratorium dan pembuktian hukum. Sementara sisanya sebanyak 971,19 gram dimusnahkan.
Adapun untuk pil ekstasi, sebanyak 37 butir disisihkan untuk kepentingan laboratorium dan persidangan, sedangkan 545 butir lainnya dimusnahkan.
Pemusnahan sabu dilakukan dengan cara melarutkannya ke dalam air panas yang dicampur cairan pembersih lantai dan sabun pencuci piring. Sedangkan pil ekstasi dihancurkan menggunakan blender hingga tidak dapat digunakan kembali.
Samuel menegaskan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi keamanan dan masa depan generasi muda, terutama di wilayah perbatasan seperti Karimun yang berhadapan langsung dengan negara tetangga.
“Narkoba menjadi ancaman nyata bagi keamanan dan ketertiban masyarakat. Pemusnahan ini merupakan bentuk transparansi setelah adanya penetapan pengadilan untuk menghindari penyalahgunaan barang bukti,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat dalam memerangi peredaran narkotika dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi terkait penyelundupan atau transaksi narkoba.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Karimun, Edy Samueputty, mengapresiasi keberhasilan jajaran TNI AL dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia.
Menurutnya, perkara narkotika masih mendominasi kasus pidana yang ditangani Pengadilan Negeri Karimun. Bahkan, beberapa perkara besar dengan barang bukti ratusan kilogram pernah diproses di Karimun.
“Tahun lalu ada dua perkara narkotika yang divonis hukuman mati dengan barang bukti mencapai sekitar 100 kilogram dan lebih dari 600 kilogram. Ini menunjukkan ancaman narkotika sangat serius,” katanya.
Tokoh masyarakat Kepri, Nurdin Basirun, juga mengingatkan bahwa wilayah perbatasan tidak hanya memiliki potensi ekonomi, tetapi juga kerawanan terhadap masuknya barang ilegal, termasuk narkoba.
“Narkotika merupakan ancaman bagi generasi muda. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga wilayah perbatasan dari masuknya berbagai jenis narkoba,” ujarnya. (*)
Kepala DPMPTSP Kepri, Hasfarizal Handra. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Realisasi investasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencapai Rp23,80 triliun hingga triwulan pertama 2026. Capaian tersebut menunjukkan tren positif, dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang masuk dalam lima besar negara penyumbang investasi terbesar di Kepri.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri, Hasfarizal Handra, mengatakan masuknya AS dan Jepang ke dalam daftar investor utama menjadi perkembangan baru dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut dia, kedua negara tersebut kini menggantikan posisi Malaysia dan Taiwan yang pada 2025 termasuk dalam lima besar investor di Kepri.
“Ini menjadi peluang untuk memperkuat strategi promosi investasi Kepri ke pasar internasional yang lebih luas,” ujar Hasfarizal, Jumat (19/6).
Ia menjelaskan, total investasi sebesar Rp23,80 triliun terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp14,05 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp9,75 triliun.
Capaian tersebut setara 49 persen dari target investasi daerah tahun 2026 sebesar Rp48 triliun. Sementara jika dibandingkan target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi/BKPM sebesar Rp86 triliun, realisasi Kepri telah mencapai sekitar 28 persen.
“Ini menunjukkan perkembangan yang positif dan memberikan indikasi bahwa target tahunan masih berpeluang untuk dicapai,” katanya.
Hasfarizal menuturkan, struktur investasi asing di Kepri masih didominasi negara-negara Asia dan mitra dagang utama kawasan. Singapura tetap menjadi investor terbesar di Kepri sepanjang triwulan I 2026.
Di bawah Singapura, investasi asing terbesar berikutnya berasal dari Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang.
Dari sisi sektor usaha, PMA masih terkonsentrasi pada sektor jasa dan manufaktur, terutama industri logam dasar, mesin, dan elektronik.
Selain itu, sektor listrik, gas, dan air juga masuk dalam lima besar sektor penerima investasi asing. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya investasi pada infrastruktur pendukung kawasan industri.
“Konsistensi komposisi sektor pada triwulan I 2026 menunjukkan keberlanjutan minat investor terhadap sektor-sektor unggulan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, investasi PMDN di Kepri masih didominasi sektor listrik, gas dan air, industri kimia dan farmasi, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, serta perdagangan dan reparasi.
Menurut Hasfarizal, struktur investasi domestik tersebut mencerminkan keseimbangan antara pengembangan sektor produktif dan sektor pendukung ekonomi.
“Struktur PMDN mencerminkan keseimbangan antara investasi pada sektor produktif dan sektor pendukung, sehingga diharapkan mampu memperkuat daya saing serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Ia menambahkan, sepanjang 2025 realisasi investasi Kepri mencapai Rp64,68 triliun yang terdiri dari PMA sebesar Rp43,44 triliun dan PMDN sebesar Rp21,24 triliun.
Sebagian besar investasi tersebut masih terpusat di kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) yang menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Kepri.
“Capaian investasi tahun lalu melampaui target daerah hingga 136 persen dan target BKPM sebesar 112 persen. Ini menunjukkan kinerja investasi Kepri sangat baik sepanjang 2025,” pungkasnya. (*)
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
batampos– Kinerja keuangan BP Batam pada 2026 menunjukkan tren yang semakin kuat. Pendapatan meningkat, belanja pembangunan bertumbuh, dan untuk tahun 2027 lembaga ini diproyeksikan mampu membiayai seluruh programnya dari pendapatan sendiri.
Berikut tiga fakta menarik mengenai keuangan BP Batam yang patut diketahui:
1. PNBP Hampir Menyentuh Rp900 Miliar
Hingga pertengahan 2026, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam telah mencapai Rp899,23 miliar atau 36,73 persen dari target tahunan.
Angka tersebut tumbuh 19,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini menjadi sinyal bahwa aktivitas investasi dan ekonomi di Batam masih tumbuh positif.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kenaikan PNBP mencerminkan semakin tingginya kepercayaan investor terhadap Batam sebagai tujuan investasi.
2. Belanja Tumbuh Hampir 20 Persen, Tanda Pembangunan Dipercepat
Tak hanya penerimaan yang meningkat, BP Batam juga mempercepat belanja untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Realisasi belanja hingga saat ini mencapai Rp546,75 miliar, atau tumbuh 19,64 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Menurut Amsakar, peningkatan realisasi belanja menunjukkan bahwa berbagai program pembangunan mulai berjalan lebih cepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat maupun pelaku usaha.
“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin tinggi dan kinerja keuangan BP Batam semakin baik dan optimal,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
3. Tahun 2027, BP Batam Ditopang Sepenuhnya oleh PNBP
Fakta menarik lainnya, BP Batam memperoleh pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp2,437 triliun. Seluruh anggaran tersebut berasal dari skema PNBP.
Artinya, BP Batam semakin mandiri dalam membiayai operasional dan pembangunan tanpa bergantung pada alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
Dana tersebut akan dibagi ke dua program utama, yakni Program Dukungan Manajemen sebesar Rp1,094 triliun dan Program Pengembangan Kawasan Strategis sebesar Rp1,343 triliun.
Ke depan, BP Batam juga berencana mengalihkan sebagian anggaran operasional untuk memperbesar porsi pembangunan infrastruktur, seperti pengembangan air bersih, drainase, jalan, hingga pengelolaan lingkungan, guna memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi. (*)
ENHYPEN dipastikan akan comeback pada Agustus 2026 dengan formasi enam member di bawah naungan BELIFT LAB. Sumber gambar: x.com/enhypenupdates.
batampos – Boy group K-pop ENHYPEN dipastikan akan melakukan comeback pada Agustus 2026. Kabar tersebut menjadi perhatian besar para penggemar atau Engene setelah lama menantikan perilisan karya terbaru dari grup di bawah naungan BELIFT LAB tersebut.
Pihak agensi mengonfirmasi bahwa ENHYPEN saat ini tengah mempersiapkan album baru yang ditargetkan rilis pada Agustus 2026. Namun, detail terkait judul album, konsep, hingga tanggal perilisan resmi masih akan diumumkan kemudian melalui pengumuman lanjutan.
Comeback ini menjadi momen penting bagi ENHYPEN karena merupakan perilisan pertama sejak perubahan formasi grup pada awal 2026.
Saat ini, ENHYPEN aktif sebagai grup dengan enam member, yakni Jungwon, Jay, Jake, Sunghoon, Sunoo, dan Ni-ki di bawah BELIFT LAB.
Album mendatang juga akan menjadi comeback pertama mereka dalam sekitar tujuh bulan setelah merilis mini album ketujuh bertajuk The Sin: Vanish pada Januari 2026.
Album tersebut menjadi bagian dari seri “The Sin” yang memperkuat identitas naratif ENHYPEN di industri K-pop global.
Sejak debut, ENHYPEN dikenal dengan konsep cerita yang saling terhubung, termasuk tema vampir yang menjadi ciri khas grup. Hal ini membuat setiap comeback mereka selalu dinantikan karena menghadirkan lanjutan cerita sekaligus eksplorasi konsep baru.
Antusiasme penggemar semakin meningkat seiring spekulasi mengenai arah musikal dan konsep visual yang akan diusung pada album terbaru nanti. Banyak yang berharap ENHYPEN kembali menghadirkan konsep sinematik yang menjadi kekuatan utama mereka.
Di sisi lain, ENHYPEN saat ini juga masih menjalani tur dunia bertajuk BLOOD SAGA yang membawa mereka tampil di berbagai kota di Asia, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Jepang. Meski jadwal padat, grup tetap mempersiapkan proyek comeback mereka.
Comeback Agustus 2026 diprediksi menjadi salah satu momen terbesar di industri K-pop pada paruh kedua tahun tersebut, mengingat tingginya basis penggemar ENHYPEN di pasar global.
Hingga kini, penggemar masih menunggu pengumuman resmi berikutnya dari BELIFT LAB terkait detail album, jadwal teaser, hingga tanggal rilis lengkap yang akan datang. (*)