Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3111

Pertandingan Timnas Prancis U-23 vs Argentina U-23 di Olimpiade Berakhir Ricuh

0
Pemain Timnas Prancis U-23 sempat bersitegang dengan pemain Timnas Argentina U-23 di Olimpiade Paris 2024. (X @FOXSoccer)

batampos – Atmosfer panas di laga perempat final Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Prancis U-23 dan Argentina U-23 tak hanya terjadi di dalam lapangan, tetapi juga berlanjut hingga usai pertandingan.

Pertemuan dua raksasa sepak bola dunia ini berlangsung di Stadion Bordeaux pada Sabtu, (3/8/2024) dini hari WIB. Les Bleus berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal yang dicetak oleh Jean-Philippe Mateta. Namun, kemenangan ini justru diwarnai insiden tragis yang melibatkan pemain dari kedua tim.

Kericuhan terjadi beberapa saat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Para pemain dari kedua tim terlibat dalam aksi saling dorong yang nyaris berujung pada perkelahian fisik.

Meski demikian, kejadian ini tak berlangsung lama karena para pemain segera dipisahkan dan diarahkan masuk ke lorong menuju ruang ganti. Suasana sempat memanas, tetapi dapat segera diredakan oleh ofisial dan keamanan stadion.

Setelah insiden tersebut, para pemain Prancis kembali ke lapangan untuk merayakan kemenangan bersama para pendukung mereka di tribun.

Pertandingan antara Prancis U-23 dan Argentina U-23 memang sudah dipenuhi tensi tinggi sejak awal. Hal ini bukan hanya karena pertaruhan tempat di semifinal, tetapi juga dipicu oleh insiden sebelumnya yang melibatkan pemain Argentina, Enzo Fernandez.

Pemain muda tersebut menjadi pusat kontroversi setelah menyanyikan yel-yel dan lagu rasial usai kemenangan Albiceleste di Copa America 2024. Nyanyian tersebut telah menimbulkan ketegangan antara kedua tim, dan dampaknya terasa hingga pertandingan Olimpiade ini.

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim bermain dengan intensitas tinggi. Prancis yang bermain di kandang sendiri langsung menekan pertahanan Argentina. Pada menit kelima, Jean-Philippe Mateta berhasil mencetak gol melalui aksi individu yang memukau, mengelabui beberapa pemain bertahan Argentina sebelum menaklukkan kiper dengan tembakan keras. Gol ini memecahkan kebuntuan dan membuat suasana di stadion semakin bergemuruh.

Argentina, yang tidak ingin kalah begitu saja, mencoba membalas dengan serangan-serangan cepat. Namun, solidnya pertahanan Prancis membuat Tim Tango kesulitan menembus kotak penalti lawan. Laga berjalan keras dengan beberapa pelanggaran keras yang dilakukan kedua tim, menunjukkan betapa sengitnya persaingan di lapangan. Meski demikian, wasit berusaha menjaga agar pertandingan tetap berlangsung dalam batas-batas sportivitas.

Namun, tensi semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Kontroversi mulai terlihat jelas ketika beberapa pemain Prancis tampak terganggu dengan gestur dan komentar yang dilontarkan oleh pemain Argentina. Dugaan nyanyian rasis oleh Enzo Fernandez yang dilakukan saat perayaan kemenangan Copa America menjadi latar belakang ketegangan ini.

Enzo Fernandez, yang dikenal sebagai pemain berbakat namun penuh kontroversi, sekali lagi memicu perdebatan panas di kalangan penggemar dan media.

Meski Prancis akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir, kemenangan ini terasa getir bagi kedua tim. Usai pertandingan, terlihat jelas bahwa ada rasa ketidakpuasan di antara pemain Argentina, yang merasa diperlakukan tidak adil baik oleh wasit maupun lawan mereka.

Ketegangan pun memuncak saat para pemain meninggalkan lapangan, di mana beberapa pemain Argentina mencoba mendekati pemain Prancis dengan ekspresi marah. Beruntung, insiden ini cepat diredakan oleh ofisial dan keamanan stadion yang dengan sigap memisahkan kedua belah pihak.

Setelah insiden tersebut, para pemain Prancis kembali ke lapangan untuk merayakan kemenangan mereka bersama para pendukung yang setia. Sementara itu, para pemain Argentina tampak kecewa dan langsung menuju ruang ganti. Suasana di tribun juga sempat memanas, namun dengan cepat kembali kondusif berkat intervensi petugas keamanan.

Keberhasilan Prancis melaju ke semifinal menjadi pencapaian penting bagi tim muda ini. Mereka akan menghadapi Mesir U-23 pada Selasa, 6 Agustus 2024 dini hari WIB. Pertandingan ini diharapkan akan menjadi ajang pembuktian bagi Prancis U-23, yang kini menjadi salah satu tim favorit untuk meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.

Namun, insiden ini meninggalkan noda hitam dalam perjalanan mereka. Nyanyian rasis Enzo Fernandez telah memicu ketegangan yang seharusnya bisa dihindari. Meskipun Prancis berhasil mengatasi situasi dengan baik di lapangan, insiden ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga sportivitas dalam kompetisi olahraga. Olimpiade seharusnya menjadi ajang persatuan dan perayaan keberagaman, bukan tempat untuk menebar kebencian.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa meskipun persaingan dalam olahraga seringkali memanas, tetap diperlukan sikap saling menghormati antara para atlet. Baik menang maupun kalah, sikap sportivitas adalah yang terpenting. Timnas Prancis U-23 kini harus melanjutkan perjalanan mereka di Olimpiade dengan fokus pada pertandingan selanjutnya, sambil berusaha memperbaiki dan menghindari insiden seperti ini kembali.

Dengan situasi yang telah mereda, fokus kini kembali pada permainan di lapangan. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia berharap dapat melihat aksi-aksi terbaik dari para atlet, tanpa ada lagi insiden yang mencoreng semangat Olimpiade. Pertandingan semifinal antara Prancis U-23 dan Mesir U-23 diharapkan akan berlangsung dalam semangat fair play, menampilkan pertandingan yang seru dan berkualitas.

Olimpiade Paris 2024 masih panjang, dan peluang untuk mencetak sejarah masih terbuka lebar bagi semua tim. Meski insiden ini akan menjadi catatan sejarah, semangat olahraga yang murni tetap harus dijaga dan dihormati.

Mari kita dukung para atlet yang berkompetisi dengan semangat positif, berharap mereka dapat memberikan yang terbaik dan menunjukkan bahwa olahraga adalah tentang persatuan, bukan perpecahan. (*)

DPR Soroti Masalah Kekurangan Anggaran Polda, Dapat Ancam Penegakan Hukum di Kepri

0
trimedya tppo
Ketua Tim Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan, memberi keterangan pers dalam kunjungan kerja ke Kepri. Kehadirannya terkait penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
F. Azis maulana / Batam Pos

batampos – Usai menghadiri kunjungan reses ke Batam, Kepri, anggota Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi penegak hukum di Kepri. Salah satu kendala utama adalah masalah anggaran.

“Semestinya anggaran Polda Kepri sebesar Rp 1,2 triliun, namun saat ini negara hanya mampu menyediakan sekitar Rp 800 miliar,” ujar Trimedya Panjaitan, Kamis (2/8).

Menurutnya, kekurangan anggaran ini berpotensi memengaruhi operasional dan efektivitas penegakan hukum di Kepri. “Kemudian perlu dukungan sumber daya manusia yang juga rentan. Kepri ini letak geografisnya didominasi lautan dan berbatasan langsung dengan beberapa negara,” tambahnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Pengendara Innova Seruduk Mobil Bea Cukai Batam dan 4 Motor

Politisi dari fraksi PDI-P ini menyebutkan wilayah Kepri yang didominasi oleh lautan menambah kompleksitas dalam penegakan hukum dan keamanan.

“Kendalanya tentu sarana prasarana dan sumber daya manusia, dan itulah yang perlu diperbaiki,” ucap Trimedya Panjaitan.

Komisi III DPR RI juga mengapresiasi keberhasilan jajaran Polda Kepri dalam mengungkap kasus narkoba dan judi online. Salah satu kasus judi online yang diungkap oleh jajaran Polda Kepri memiliki omset hingga Rp 2,2 miliar per bulan.

“Kami minta perhatian, dalam penyusunan anggaran perlu bottom-up. Polres perlunya apa, Polda perlunya apa, sehingga kebutuhan dasar dari Polres sampai Polda dapat terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga: Biaya Tilang Baru Lebih Murah Beredar di Medsos, Ini Biaya Tilang Sesuai Aturan

Tidak hanya itu selama setahun kepemimpinan Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, kinerja Polda Kepri dinilai sudah berada di jalur yang tepat.

“Kami berharap ke depannya kinerja Polda Kepri bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Kunjungan Komisi III DPR RI ke Batam, Kepri ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret atas berbagai kendala yang dihadapi dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum di Provinsi Kepri. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Calon Pengantin Bom Bunuh Diri di Batu Masih Remaja, Rakit Bom Berdaya Ledak Tinggi

0
Tangkapan layar Densus 88menangkap tiga orang terduga teroris di Junrejo Kota Batu. (Dimas Nur/JawaPos.com)

batampos – Calon pengantin bom bunuh diri yang ditangkap di Kota Batu, Jawa Timur berinisial HOK, 19, dipastikan sebagai simpatisan Daulah Islamiyah. HOK berbaiat kepada ISIS melalui media soaial.

“Baiat dilakukan secara online oleh yang bersangkutan menggunakan salah satu aplikasi media sosial. Berbaiat kepada amir Daulah Islamiyah ISIS,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar kepada wartawan, Sabtu (3/8).

Setelah berbaiat, HOK telah merencanakan akan melakukan bom bunuh diri di dua tempat ibadah di Kota Batu. Dia bahkan telah merakit bom dengan daya ledak tinggi.

“Yang bersangkutan mempelajari cara untuk membuat atau merakit bom ini melalui internet, ada website tertentu yang diakses yang bersangkutan, dan juga melalui media sosial,” jelas Aswin.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil menangkap terduga tindak pidana terorisme berinisial HOK, 19, di Kota Batu, Jawa Timur. Dia diduga hendak melakukan aksi bom bunuh diri di tempat ibadah.

“Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui berencana melakukan aksi teror bom bunuh diri di tempat ibadah dengan menggunakan bahan peledak berdaya ledak tinggi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Kamis (1/8).

Trunoyudo membeberkan, HOK merupakan simpatisan dari kelompok teroris Daulah Islamiyah yang berafiliasi dengan ISIS. Selain menangkap tersangka, Densus juga mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil penangkapan tersangka HOK, sambung mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, tim Densus dan Polda Jatim juga melakukan penggeledahan di salah satu rumah kontrakan di kompleks perumahan Bunga Tanjung, dusun Jeding, desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.

Pelaku dijerat dengan Pasal 15 Jo Pasal 7 dan atau Pasal 9 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang. (*)

Ini Penyebab Pengendara Innova Seruduk Mobil Bea Cukai Batam dan 4 Motor

0
c03f040e 7d1a 4ce4 a4dd 365f0aa5c148 e1722659567585
Polisi mengevakuasi mobil Bea Cukai Batam yang terguling setelah diseruduk mobil Toyota Innova, Kamis (1/8)

batampos – Kecelakaan yang melibatkan mobil Bea Cukai Batam di Bundaran Punggur, Nongsa disebabkan kelalaian pengendara Toyota Innova. Dari pemeriksaan polisi, pengendara tersebut hilang kendali hingga menabrak kendaraan lainnya.

“Yang bersangkutan mendadak pusing. Sehingga tertekan gas, sampai melaju kencang,” ujar Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean.

Ia menjelaskan kecelakaan ini berawal saat mobil Toyota BP 1402 FY yang dikendarai EN, melaju dari arah Punggur menuju Bandara. Kemudian menabrak mobil operasional BC Batam B 9228 TSC dan 4 unit motor.

Baca Juga: Pelaku Pemerkosaan di Batam Center Berkeliling Menggunakan Motor dan Bawa Pisau

Keempat motor tersebut yakni Honda Vario BP 3601 RO, Honda Vario BP 3653 US, Yamaha Vixion BP 4420 JH, dan Honda Vario BP 3455 AG.

“Kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil,” kata Viktor.

Viktor menambahkan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengendara Toyota Innova yang berusia 46 tahun tersebut.

“Kita pastikan dulu kesehatannya ke rumah sakit. Seperti apa nanti hasilnya, baru ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini, Viktor mengimbau masyarakat yang membawa kendaraan untuk meningkatkan konsentrasi saat dijalanan.

Baca Juga: Biaya Tilang Baru Lebih Murah Beredar di Medsos, Ini Biaya Tilang Sesuai Aturan

“Tetap waspada. Kalau kesehatan tidak memungkinkan, tunda dulu bawa kendaraan,” tutupnya.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Kamis (1/8) sore, sekitar pukul 16.17 WIB. Dalam kejadian tersebut, 2 mobil terbalik, dan beberapa pengendara motor terjatuh akibat ditabrak mobil Toyota Innova dari belakang. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Komisi II DPRD Kepri Sorot Antri Solar di Tanjungpinang, Gelar Rapat Kerja Bersama Pertamina

0
Komisi II DPRD Provinsi Kepri menggelar rapat kerja menyikapi persoalan antrian solar di SPBU Tanjungpinang dan Bintan bersama Pertamina dan Hiswana Migas di Gedung Graha Kepri, Batam, Jumat (2/8). F. Humas DPRD Kepri.

batampos-Komisi II DPRD Provinsi Kepri menaruh atensi terhadap persoalan antrian solar yang terjadi di wilayah Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang dan Bintan. Menyikapi persoalan ini, mereka menggelar rapat kerja bersama Pertamina di Graha Kepri, Batam, Jumat (2/8)

“Persoalan antrian solar di SPBU yang terjadi di Tanjungpinang dan Bintan memang menjadi perhatian kami. Apalagi belakangan ini, dikeluhkan, karena mengganggu aktivitas usaha,” ujar Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua.

Politisi Partai Hanura ini menyebutkan, dalam rapat kerja ini, pihaknya melibatkan langsung pimpinan Pertamina Kepri, Bagus Handoko (SeniorArea Manager Kepri) dan Himpunan Wiraswasta Nasional minyak dan gas (Hiswana Migas). Menurutnya, ada bebera poin yang disepakati.

“Dalam rapat ini, kami mencapai beberapa kesepakatan untuk mengurangi atau menghilangkan antrian kendaraan di SPBU Tanjungpinang dan Bintan,” tegasnya.

Ditegaskannya, sebagai solusi, pihak Pertamina akan menambah 2 armada angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengurangi waktu tunggu pengantaran dari depo Tanjunguba, Bintan ke Tanjungpinang. Keduam enambah jam kerja dan minggu tetap operasional untuk mengurangi waktu antrian.

“Ketiga, mulai Senin 5 Agustus 2024 akan dilakukan launching penggunaan fuel card Bukopin di Tanjungpinang sehingga kendaraan Bintan yang selama ini masih menggunakan Brizzi untuk isi di SPBU Tanjungpinang akan terblokir,” paparnya.

BACA JUGA: Polisi Telusuri Penyebab Antrean Panjang Pengisian Solar di SPBU

Lebih lanjut katanya, dengan demikian, terhitung 5 Agustus 2024 Brizzi sudah tidak bisa digunakan lagi di SPBU Tanjungpinang. Selanjutnya yang keempat, dengan berfungsinya kartu Bukopin fuel card di Batam , Tanjungpinang dan Bintan sehingga kendaraan di tiga daerah ini bisa mengisi di tiga daerah sesuai denga alokasi kuota yang diberikan.

“Bagi yang telah mendapatkan Bukopin fuel card, bisa mengisi BBM di Tanjungpinang, Bintan, dan Batam,” jelasnya.

Kemudian, untuk pendaftaran untuk program subsidi tepat bagi pengguna Pertalite akan di lakukan dan mulai 1 September 2024 mendatang. Menjelang penerapan kebijakan ini, bagi kendaraan yang belum memiliki barcode masih dapat mengisi pertalite, tetapi dibatasi maksimal 20 liter sekali isi.

“Warga dapat mendaftar sendiri melalui aplikasi my pertamina atau link subsiditepat.mypertamina.id. Semoga dengan kesepakatan diatas, pada 5 Agustus nanti permasalahan antrian kendaraan yang mengisi BBM solar sudah dapat terselesaikan,” harap Pembina Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Provinsi Kepri ini. (*)

 

Reporter: Jailani

Klasemen Perolehan Medali Olimpiade 2024, Angkat Besi dan Panjat Tebing Jadi Tumpuan Indonesia

0
Gregoria Mariska Tunjung merayakan kemenangannya atas Kim Ga Eun di Olimpiade Paris 2024.(Instagram/@timindonesiaofficial)

batampos – Olimpiade Paris 2024 telah memasuki fase krusial dengan semakin banyaknya medali yang diperebutkan. Persaingan antarnegara kian memanas, termasuk posisi puncak klasemen perolehan medali.

Tiongkok saat ini mendominasi dengan perolehan 13 emas, 9 perak, dan 9 perunggu, menjadi negara dengan jumlah medali terbanyak. Namun, di bawahnya, persaingan semakin ketat, dengan tuan rumah Prancis dan Australia terus mengejar.

Prancis, sebagai tuan rumah, tampil gemilang dan berhasil menduduki posisi kedua dalam klasemen sementara, berkat prestasi atlet-atletnya di berbagai cabang olahraga. Australia, yang biasanya unggul di cabang olahraga air, juga tak mau kalah dan terus mengumpulkan medali demi medali.

Sementara itu, Jepang, yang sempat berada di puncak pada awal Olimpiade, kini harus puas berada di peringkat keenam setelah disalip oleh Amerika Serikat dan Britania Raya, yang berhasil menambah perolehan emas mereka secara konsisten.

Namun, bagaimana dengan Indonesia? Hingga Sabtu (3/8) pagi, Indonesia belum berhasil meraih medali satupun. Meski demikian, harapan masih ada, terutama di cabang olahraga andalan seperti angkat besi dan panjat tebing.

Dua cabang ini menjadi tumpuan Indonesia untuk meraih medali pertama di Olimpiade kali ini. Dengan prestasi atlet-atlet di cabang ini pada kompetisi internasional sebelumnya, banyak yang berharap Indonesia dapat mendulang emas dari sini.

Terdapat 29 atlet Indonesia yang berjuang mengharumkan nama bangsa di Olimpiade Paris 2024. Di antaranya, nama-nama yang sudah tidak asing lagi bagi pencinta olahraga tanah air seperti Eko Yuli Irawan dan Rizki Juniansyah di cabang angkat besi.

Selain itu, ada pula Rahmad Adi Mulyono dan Desak Made Rita Kusuma Dewi di cabang panjat tebing. Panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang semakin populer di Indonesia dan telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Rahmad dan Desak diharapkan bisa memberikan kejutan dengan penampilan mereka yang impresif.

Tak hanya itu, Indonesia juga mengirimkan atlet-atlet terbaik di cabang olahraga lainnya seperti bulu tangkis, panahan, dayung, menembak, dan judo. Di cabang bulu tangkis, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, dan pasangan ganda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi andalan untuk meraih medali.

Mereka adalah nama-nama besar yang sudah sering berlaga di turnamen bergengsi dan diharapkan bisa membawa pulang medali untuk Indonesia, meski sebagian sudah tersisih.

Tinggal Gregoria Mariska Tunjung yang masih bertahan dan berjuang di babak selanjutnya, atlet lainnya seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra harus pulang lebih dulu.

Angkat besi selalu menjadi cabang olahraga andalan Indonesia di Olimpiade. Dengan prestasi yang sudah terbukti di ajang-ajang sebelumnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih medali di cabang ini.

Eko Yuli Irawan, yang sudah menjadi ikon angkat besi Indonesia, kembali diharapkan bisa menambah koleksi medalinya. Begitu pula dengan Rizki Juniansyah, yang meskipun masih muda, telah menunjukkan potensi besar untuk menjadi juara.

Sementara itu, panjat tebing, yang termasuk olahraga baru di Olimpiade, juga menjadi sorotan. Dengan performa cemerlang di berbagai kejuaraan dunia, atlet panjat tebing Indonesia seperti Rahmad Adi Mulyono dan Desak Made Rita Kusuma Dewi diharapkan bisa meraih medali. Cabang ini memang belum sepopuler bulu tangkis atau angkat besi di Indonesia, tetapi potensi besar ada di sini.

Olimpiade Paris 2024 sudah dimulai sejak 26 Juli 2024, dengan berbagai cabang olahraga mulai beraksi. Namun, beberapa cabang olahraga yang menjadi harapan Indonesia baru akan bertanding dalam beberapa hari mendatang.

Cabang angkat besi, misalnya, baru akan dimulai pada 7-11 Agustus 2024. Ini memberikan waktu bagi para atlet untuk mempersiapkan diri secara maksimal dan memberikan penampilan terbaik.

Panjat tebing, yang juga menjadi salah satu harapan, akan berlangsung pada 5-10 Agustus 2024. Dalam periode ini, para atlet akan berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di cabang yang menguji kekuatan, kecepatan, dan kelincahan ini. Dengan persiapan matang dan semangat juang yang tinggi, diharapkan atlet Indonesia bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali.

Selain itu, bulu tangkis yang menjadi salah satu cabang olahraga terfavorit di Indonesia, juga akan berlangsung pada 27 Juli-5 Agustus 2024. Dengan para pemain terbaiknya, Indonesia berpeluang besar untuk meraih medali di cabang ini.

Meskipun persaingan di bulu tangkis sangat ketat dengan hadirnya atlet-atlet kuat dari Tiongkok, Jepang, dan negara-negara lainnya, para pemain Indonesia tetap memiliki peluang besar untuk bersinar.

Meskipun belum ada medali yang diraih hingga saat ini, perjuangan para atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024 belum berakhir. Setiap atlet yang berlaga membawa harapan dan impian jutaan rakyat Indonesia. Mereka berjuang bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia sangat penting untuk membangkitkan semangat para atlet. Dengan doa dan dukungan yang tak henti-hentinya, diharapkan para atlet bisa memberikan yang terbaik dan membanggakan Indonesia.

Olimpiade Paris 2024 menjadi panggung besar bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan keberanian mereka. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, diharapkan Indonesia bisa mengakhiri Olimpiade dengan prestasi gemilang. (*)

 

Pelaku Pemerkosaan di Batam Center Berkeliling Menggunakan Motor dan Bawa Pisau

0
Pelaku pemerkosaan e1722657234983
AI, 42, pelaku yang merudapaksa penghuni kosan di Perumahan Anggrek Sari, Batam Center saat menjalani pemeriksaan polisi.

batampos – AI, 42, pelaku yang merudapaksa penghuni kosan di Perumahan Anggrek Sari, Batam Center memang berencana melakukan kejahatan. Pelaku membawa sebilah pisau dari kosannya dan berkeliling menggunakan motor di perumahan tersebut.

“Pisau itu memang sudah dibawa pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Ardhiansyah, Jumat (2/8).

Namun dari pengakuan pelaku, rupaksa tersebut dikakukan secara spontan. Saat itu, pelaku melihat korban mencuci pakaian di depan kosan.

Baca Juga: Biaya Tilang Baru Lebih Murah Beredar di Medsos, Ini Biaya Tilang Sesuai Aturan

“Korban memakai daster, sehingga pelaku yang melihatnya timbul nafsu,” katanya.

Ardiansyah menambahkan selain pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, pakaian korban dan pakaian pelaku. Diketahui, pelaku merupakan penghuni kosan di kawasan tersebut, dan berstatus duda.

“Korban berhasil kabur dari todongan pelaku. Motor pelaku sempat tinggal di kosan korban saat melarikan diri,” ungkapnya.

Baca Juga: Parkir Liar, Dishub Batam Tindak 33 Kendaraan Selama Januari hingga Agustus

Diberitakan sebelumnya, penghuni kosan di Perumahan Anggrek Sari, Batam Kota diperkosa orang tak dikenal (OTK). Wanita 29 tahun ini diancam sebilah pisau untuk melayani pelaku.

Usai merudapaksa korban, pelaku berinisial AI, 42, tersebut ditangkap warga sekitar. Sebab, korban berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan warga. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

KPK Usut Dugaan Korupsi Shelter Tsunami, Nilai Proyeknya Mencapai Rp 20 Miliar

0
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardika Sugiarto. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut proyek pembangunan tempat evakuasi atau shelter tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB) menelan anggaran Rp 20 miliar. Namun, nilai kerugian keuangan negara secara pasti masih dalam tahap penghitungan.

“Informasi sementara nilai dari proyek itu sekitar kurang lebih Rp 20 miliar. Hasil auditnya belum keluar dan masih dalam proses perhitungan,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (2/8).

Tessa mengatakan, penyidik memperkirakan kerugian negara tidak akan jauh berbeda dengan nilai proyeknya.

“Penyidik memperkirakan hasilnya adalah total lost. Karena shelter tidak dapat digunakan sebagaimana tujuan awal yaitu tempat evakuasi sementara,” ucap Tessa.

Dalam proses penyidikan, KPK telah menetapkan dua tersangka terkait kasus dugaan korupsi pembangunan tempat evakuasi sementara (TES) atau shelter tsunami di NTB.

Pembangunan dilakukan oleh Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan, Kegiatan Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Provinsi NTB, Kementerian PUPR tahun 2014. Penyidikan sudah dilakukan KPK sejak 2023.

Tessa menjelaskan, kedua pihak yang ditetapkan sebagai tersangka itu berasal dari unsur penyelenggara negara dan BUMN. Hanya saja, KPK masih enggan mengungkap identitas kedua tersangka tersebut. Termasuk juga konstruksi perkara kasus itu.

“Terkait dengan nama tersangka dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tersangka akan diumumkan saat penyidikan perkara ini telah dirasakan cukup,” ucap Tessa, Senin (8/7).

Meski masih dihitung, KPK menduga kasus dugaan korupsi shelter tsunami itu merugikan keuangan negara senilai Rp 19 miliar. (*)

BP Batam Menjamin Kenyamanan Penumpang Pelabuhan Batam Center

0
pelabuhan batam center 1
Suasana ruang tunggu keberangkatan di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center.

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya memberikan layanan terbaik agar penumpang merasa nyaman selama berada di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, pendingin ruangan (air conditioner/AC) sudah kembali terpasang di ruangan layanan setelah sebelumnya AC eksisting diambil oleh mitra sebelumnya.

“Kami komitmen untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan,” kata Ariastuty di Batam Center, Jumat (2/8).

Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan operator baru, PT Metro Nusantara Bahari, guna memastikan semua layanan dapat diberikan sesuai dengan harapan pengguna jasa seperti halnya sistem perparkiran.

Baca Juga: BP Batam dan PT. Metro Nusantara Bahari Teken Kerjasama Kelola Pelabuhan Batam Center

“Sistem perpakiran juga dicabut operator sebelumnya dan saat ini masih dilakukan secara manual, operator baru segera dalam waktu dekat menginstal sistem baru,” ungkapnya.

Senada, Direktur Utama PT Metro Nusantara Bahari, Victor Pujianto, sebelumnya mengatakan pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur pelabuhan agar semakin berdaya saing internasional.

“Kami bertekad meningkatkan kualitas, semoga pelabuhan Batam semakin menarik dan dapat bersaing dengan pelabuhan lain seperti di Singapura dan Malaysia,” ucap Victor. (*)

BP Batam Menjamin Kenyamanan Penumpang Pelabuhan Batam Center

0

 

pelabuhan batam center 1
Suasana ruang tunggu keberangkatan di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center.

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya memberikan layanan terbaik agar penumpang merasa nyaman selama berada di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, pendingin ruangan (air conditioner/AC) sudah kembali terpasang di ruangan layanan setelah sebelumnya AC eksisting diambil oleh mitra sebelumnya.

“Kami komitmen untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan,” kata Ariastuty di Batam Center, Jumat (2/8).

Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan operator baru, PT Metro Nusantara Bahari, guna memastikan semua layanan dapat diberikan sesuai dengan harapan pengguna jasa seperti halnya sistem perparkiran.

Baca Juga: BP Batam dan PT. Metro Nusantara Bahari Teken Kerjasama Kelola Pelabuhan Batam Center

“Sistem perpakiran juga dicabut operator sebelumnya dan saat ini masih dilakukan secara manual, operator baru segera dalam waktu dekat menginstal sistem baru,” ungkapnya.

Senada, Direktur Utama PT Metro Nusantara Bahari, Victor Pujianto, sebelumnya mengatakan pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur pelabuhan agar semakin berdaya saing internasional.

“Kami bertekad meningkatkan kualitas, semoga pelabuhan Batam semakin menarik dan dapat bersaing dengan pelabuhan lain seperti di Singapura dan Malaysia,” ucap Victor. (*)