batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial MAFA, 20. Dia diduga melakukan jual beli video dewasa, bahkan salah satunya diperankan oleh anak kecil.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kasus ini berawal dari patroli siber yang dilakukan pada 24 Juli 2024. Penyidik kemudian menemukan ada kegiatan jual beli video dewasa melalui media sosial.
“Menemukan adanya akun grup Telegram dengan nama Deflamingo Collection yang menawarkan, memperjualbelikan, mentransmisikan, menyebarkan dan atau memperjualbelikan video yang berisi muatan asusila dan atau pornografi dimana salah satu video terdapat muatan pornografi anak dengan nama Loli,” kata Ade, Rabu (30/7).
Ade mengatakan, penyidik melakukan serangkaian pendalaman sampai pada akhirnya menangkap pria berinisial MAFA pada 26 Juli 2024. Dia diringkus di sebuah indekos kawasan Kota Bandung, Jawa Barat.
MAFA mengakui menawarkan video dewasa melalui media sosial X kemudian interaksi terjadi di Telegram. Sistem pembayaran melalui transfer bank.
“Adapun paket yang ditawarkan tersangka pada channel Telegram tersebut antara lain paket bulanan seharga Rp 165 ribu dan paket eceran seharga Rp 15 ribu,” jelas Ade.
Atas perbuatannya, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia pun telah dikenakan penahanan. (*)
Polres bersama pihak kejaksaan dan hakim dari PN Karimun melakukan pemusnahan knalpot brong
batampos-Satlantas Polres Karimun, Selasa (30/7) menyampaikan bahwa selama Operasi Patuh Seligi 2024 yang dilaksanakan selama 14 hari memberikan teguran dan tindakan penilangan. Jumlah pelanggar lalulintas selama operasi berlangsung ratusan pelanggar ditegur da
”Untuk jumlahnya pelanggaran dilakukan dalam bentuk preventif dan represif. Untuk yang baru melakukan pelanggaran diberikan teguran. Jumlahnya sebanyak 225 pelanggar selama Operasi Patuh Seligi 2024,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus didampingi Kasat Lantas AKP Bakri kepada Batam Pos.
Kemudian, lanjut Kapolres, untuk penindakan dalam bentuk tilang ada 41. Untuk pemberian tilang dibagi dalam dua kategori. Yakni, tilang manual 31 pelanggar dan 10 tilang elektronik atau ETLE pelanggar.
”Dan selama Operasi Patuh Seligi 2024 berlangsung ada 4 kali kejadian Lakalantas. Akibatnya menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 2 orang luka ringan. Untuk kerugian materil sebesar Rp15,9 juta,” paparnya.
Ditambahkan Kapolres, dalam pelaksanaan operasi polisi yang bertugas secara masif juga telah mengamankan dan menyita 221 unit knalpot yang tidak sesuai standar spesifikasi lalulintas atau knalpot brong.
”Termasuk juga, 30 pasang plat nomor kendaraan bermotor jenis mobil dan sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi lalulintas. Dan untuk knalpot dan plat nomor kendaraan bermotor tersebut hari ini (Selasa) kita musnahkan dengan menggunakan alat berat dan juga dipotong dengan mesin,” papar Kapolres.
Perlu disampaikan, kata Kapolres, bahwa penggunaan knalpot brong ini dapat mengganggu masyarakat karena bunyinya yang bising. Kemudian untuk plat nomor yang tak sesuai standar spesifikasi yang digunakan dikhawatirkan merupakan tindakan pidana. Misalnya, jadi untuk menyembunyikan kendaraan hasil pencurian dan penadahan.
”Meski Operasi Patuh Seligi 2024 telah berakhir, namun untuk penindakan terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot brong akan terus dilakukan. Termasuk juga terhadap penggunaan plat nomor kendaraan bermotor. Diharapkan apa yang kita lakukan bisa menjadi edukasi kepada masyarakat agar mentaati peraturan lalulintas,” tegas Kapolres. (*)
Mahasiswa mengenalkan produk yang dihasilkannya dalam Expo Tugas Akhir 2024 Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) di kawasan Bintan Resorts, Lagoi, Selasa (30/7/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Expo Tugas Akhir 2024 Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) digelar di kawasan Bintan Resorts, Lagoi, Selasa (30/7/2024).
Pembukaan expo dihadiri Ketua Yayasan Bintan Resort, Aditya Laksamana dan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Bintan, Arief Sumarsono.
Expo yang diikuti 48 mahasiswa dari 3 program studi menampilkan 20 produk dan 28 riset.
Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Emilia Ayu Dewi Karuniawati menuturkan, produk dan riset yang ditampilkan merupakan hasil penelitian yang dilakukan mahasiswa prodi D4 Pengolahan Perhotelan, D3 Perjalanan Wisata dan D3 Seni Kuliner.
Beragam produk makanan dan minuman yang dihasilkan mahasiswa diantaranya steak rawon, martabak mini ubi ungu, brownies terong bakar, dan Pinky Milk.
“Minuman Pinky Milk sudah dijual di Warung Yeah,” kata Emilia.
“Ada juga kelompok riset yang menampilkan karya ilmiah berupa poster dan telah dipraktikkan di industri pariwisata,” tambah Emilia.
Emilia berharap, makin banyak produk yang dihasilkan mahasiswa PBC diserap industri pariwisata.
“Mudah-mudahan produk yang dihasilkan mahasiswa menjadi salah satu menu utama di industri pariwisata di Bintan maupun Indonesia,” harap Emilia.
Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bintan, Panca Azdigoena mengapresiasi mahasiswa PBC yang sudah menyelesaikan tugas akhir dengan menampilkan produk dan riset.
“Expo ini menjadi salah satu syarat kelulusan,” kata Panca.
Panca berharap, produk dan riset yang dilakukan mahasiswa tidak terhenti setelah lulus dari PBC.
“Saya harap semua ilmu yang sudah diserap dikembangkan setelah lulus dari PBC sehingga memberikan kontribusi untuk industri pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat Bintan,” harap dia. (*)
batampos – Kota Batam masih kekurangan lebih dari 700 guru untuk memenuhi kebutuhan mengajar di sekolah negeri setingkat SD dan SMP. Belum adanya pengangkatan guru-guru baru yang diizinkan oleh Kemenpan RB, berdampak pada membeludaknya jumlah siswa di setiap rombongan belajar (Rombel) di Batam.
“Untuk tenaga pendidik seperti yang saya sampaikan kita masih kekurangan pendidik. Makanya untuk beberapa rombel terpaksa dipadatkan karena kekurangan SDM pengajar tersebut,” ujar Tri Wahyu kepada Batam Pos, Selasa (30/7).
Menurut Tri, seharusnya di tiap rombel itu maksimal 36 sampai dengan 40 siswa. Namun di tahun ajaran baru 2024/2025 ini dipadatkan rata-rata menjadi 45 orang siswa disetiap kelasnya.
“Kita padatkan karena kalau jumlah rombelnya ditambah maka jumlah guru yang ada saat ini tidak akan cukup mengajarnya. Itu makanya untuk PPDB kami berharap kerja sama di seluruh pihak, Pemko Batam, DPRD Batam dan masyarakat,” ujar Tri.
Membludaknya jumlah siswa di tiap kelas ini, lanjut Tri, tentu saja akan berdampak kepada kualitas belajar mengajar itu sendiri. Pasalnya, belajar akan kurang efektif mengingat siswa di satu kelas melebihi batas maksimal rombel yang ditetapkan.
“Pasti berpengaruh. Satu sisi kita belum bisa merekrut guru baru sehingga agak sulit menambah daya tampung,” ucapnya.
Apakah seluruh siswa yang tidak diterima di sekolah negeri di PDB tahun ini ditampung di sekolah negeri, Tri menjawab tidak semua yang diterima. Ada beberapa sekolah yang masih menyediakan rombel dialihkan bagi siswa yang tidak diterima.
Sementara itu siswa yang tidak mampu yang masih ada kuotanya juga dialihkan ke sekolah terdekat yang ada kuota.
“Jadi tak semua kita tampung. Kalau diterima semua semakin parah. Bisa-bisa sampai 60 orang siswa per rombel. Kita terima yang masih ada kuotanya dan dari keluarga tak mampu. Di luar itu kita arahkan ke sekolah swasta,” tegas Tri Wahyu.
Ia menambahkan jumlah siswa di tiap rombel tahun ini tidak sepertinya tahun sebelumnya. Tahun 2023 lalu rombel per kelas di Batam maksimal mencapai 60 siswa dan itu merata hampir di semua tingkatkan sekolah baik SD dan SMP.
“Tahun ini kita hanya 45 siswa per rombel. Inipun tahun depan harus ditekan kembali di bawah 40 siswa per kelas. Karena akan berdampak terhadap alokasi bantuan dana dari pusat. Jadi secara bertahap ke arah ideal akan kita lakukan,” tuturnya
Disinggung mengenai perekrutan guru P3K untuk memenuhi kekurangan 700 orang guru di Batam saat ini, Tri menjawab, perekrutan P3K saat ini hanya mengangkat guru yang statusnya honorer menjadi P3K. Sehingga secara jumlah tidak ada perubahan. Namun begitu ia berharap dengan adanya penambahan guru P3K ini bisa mengurai siswa di tiap rombel.
“Setelah ada penambahan guru tentu akan bertahap kita uraikan,” pungkasnya.
Anggota DPRD Batam Udin P. Sihaloho menghimbau bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dia berharap orang tua tetap menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta.
“Solusinya sekolah swasta. Jangan lagi dipaksakan di sekolah negeri. Harus ada kerjasama semua pihak, sehingga tidak ada lagi siswa yang menumpuk di sekolah negeri,” tegas Udin.
Ia mengatakan demikian bukan tanpa alasan. Pasalnya di tengah keterbatasan guru saat ini sangat tidak memungkinkan untuk menambah jumlah rombel di kelas ataupun sif belajar.
“Jangan dipaksakan ke sekolah negeri. Kadang banyak orang tua ketika ada sekolah gratis mereka lepas tanggung jawab dan memaksakan anaknya masuk di sekolah negeri, ” ujarnya.
Jika ini tetap dibiarkan dan ditampung sambung Udin, tentu akan menjadi penyakit musiman setiap tahun setiap kali PPDB.
“Kepada Pemko Batam kita berharap tetap bersinergi dengan sekolah swasta seperti subsidi silang sehingga biaya yang ditanggung orang tua menjadi tak terlalu berat,” pungkasnya.(*)
batampos – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) berhasil meraih podium tertinggi di race kedua ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 seri Mandalika. Kemenangan dipersembahkan oleh M. Adenanta Putra yang menjadi juara pertama diikuti Veda Ega Pratama sebagai juara kedua pada kelas Supersports (SS) 600. Kemenangan lainnya juga diraih pada kelas Asia Production (AP)250 melalui keberhasilan M. Kiandra Ramadhipa meraih podium kedua di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada hari Minggu (28/07/2024).
Susana sosialisasi di hotel pasipik oleh APBMI, Intelkam Polda Kepri, BUP BP Batam dan Ombusman Kepri
batampos– Asosiasi Perusahaan Bongkat Muat (APBMI) Indonesia Kota Batam menggelar sosialisasi di Hotel Pasific Place, Batu Ampar, Selasa (30/7). Sosialisasi ini difasilitasi Subdit II Dit Intelkam Polda Kepri dan dihadiri asosiasi pengusaha bongkar muat, BUP BP Batam, PT. Persero Batam, dan Ombudsman Kepri .
Kegiatannya dengan tema Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Kota Batam Mempunyai Peranan Penting Sebagai Penunjang Pertumbuhan Ekonomi Batam.
“Intinya kegiatan ini untuk menanggapi keluhan-keluhan yang sudah kita hadapi selama ini dari apbmi batam,” ujar Ketua APBMI Kota Batam, Yonara Yamani Daniel.
Ia menjelaskan selama ini para pengusaha bongkar muat di Batam memang kerap mengeluhkan layanan di pelabuhan. Seperti penagihan haulage atau biaya terhadap kontainer yang tidak bergerak.
“Kita sudah sering ketemu tapi tidak ada solusi yang pasti dari instansi, baik itu Persero, BUP BP Batam. Kita harapkan pejabat ini memberikan jawaban atas masalah ini,” katanya.
Selain itu, permasalahan yang kerap terjadi yakni mengenai buka tutup palka. Dalam pelaksanaanya, tarif palka ditagih dengan penghitungan daun kapal.
“Oleh karena itu, tarif palka harus ditinjau ulang supaya bisa interpretasinya sama dan juga tidak ada persepsi yang berbeda dalam membaca perka ata aturan tersebut,” ungkapnya.
Sementara GM Pelabuhan Barang BUP Batam, Feri Wise Manullang mengatakan kegiatan ini juga sebagai langkah untuk mengintropeksi layanan di Pelabuhan Batuampar.
“Permasalahan-permasalahan akan kita follow up. Akan kita adakan pertemuan berikutnya,” katanya.
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Siadari mengatakan aturan pelayanan di Pelabuhan Batuampar memiliki aturan yang sangat jelas.
“Seperti penagihan haulage pengaturan normatifnya terpenuhi, tidak pungutan liar. Begitu juga dengan buka tutup palka yang harus dipungut per palka buka perdaun,” tutupnya. (*)
Ilustrasi: Para WNI korban TPPO di Myanmar akan dipulangkan ke Indonesia melalui Bangkok, Thailand, pada Senin (26/6/2023). (ANTARA)
batampos – Pemerintah mencatat ada 3.703 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di luar negeri. Mayoritas dari mereka dipekerjakan untuk melakukan penipuan online.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum mengungkapkan, data tersebut merupakan akumulasi sejak 2020 hingga Maret 2024.
Para korban ini diketahui berasal dari kalangan usia produktif 18 sampai 35 tahun, berpendidikan tinggi, bahkan melek teknologi.
”Mayoritas dari korban terjebak melakukan pekerjaan ilegal di bidang online scamming atau melakukan penipuan secara online,” ujarnya dalam acara peringatan sedunia Hari Anti Perdagangan Orang oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) di Jakarta, Selasa (30/7).
Lebih lanjut, Woro mendetailkan, bahwa para korban tersebut paling banyak dikirim ke Kamboja. Jumlahnya mencapai 1.914 korban. Disusul Filipina sebanyak 680 korban, Thailand 360 korban, dan Myanmar 332 korban. ”Itu kalau kita bicara online scam ya,” tuturnya.
Sementara, untuk daerah asal para korban, Woro mengatakan, paling banyak berasal dari Sumatera Utara (Sumut). Karenanya, pendekatan dan sosialisasi masif tengah dilakukan di sana guna memperkuat upaya pencegahan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPPA Bintang Puspayoga meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus-modus TPPO ini. Terlebih, untuk perempuan dan anak jasi salah satu kelompok masyarakat yang rentan terpapar tindak kejahatan ini.
Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) 2023, tercatat sebanyak 252 orang dewasa yang menjadi korban TPPO. Sementara, korban anak mencappai 206 anak.
”Seringkali perempuan dan anak menjadi incaran, bahkan target dari para sindikat atau mafia TPPO. Jadi masyarakat harus waspada,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut dia, mayoritas kasus TPPO terjadi melalui modus pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri sebagai asisten rumah tangga. Lalu, ada pula program magang, dan yang terbaru lewat judi online.
Bintang menegaskan, saat ini, pemerintah pun tengah bahu membahu memperkuat upaya pemberantasan TPPO di Indonesia. Keseriusan ini pun ditunjukkan melalui pembentukan satgas TPPO dan sosialisasi secara masif di akar rumput. (*)
batampos – Kejadian tak sedap dialami oleh turis asal India bernama Mohammed Afsal. Niat hati hendak berlibur ke Batam, namun apesnya barang bawaannya malah raib karena kemalingan.
Mulanya, Afsal sedang dalam perjalanan berlibur ke Batam lewat Johor Bahru, Malaysia, menaiki feri MV Citra Legacy 3 pada 3 Juli lalu. Selama perjalanan, ia meninggalkan barang bawaan di kursi penumpang, kemudian dia keluar untuk bersantai sambil melihat lautan.
Tiba saatnya kapal untuk berlabuh, Afsal kembali masuk ruang penumpang untuk mengambil barang-barang. Betapa terkejutnya Afsal saat mengetahui barang-barangnya telah raib.
Di dalam tasnya, ada sebuah laptop senilai 3.500 RM atau Rp12 juta, handphone senilai 500 RM atau Rp1,7 jutaan. Lalu ada uang tunai 2.500 RM atau Rp8,6 jutaan, serta satu paspor.
Setelah kejadian, ia melaporkan peristiwa itu ke petugas Imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, namun petugas tak dapat berbuat banyak. Kejadian itu pun dibenarkan oleh Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Khusus Batam, Kharisma Rukmana, Selasa (30/7).
“Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center menerima arus kedatangan penumpang dari Stulang Laut, Malaysia menggunakan kapal MV Citra Legacy 3,” katanya.
Ia tidak bisa menunjukkan dokumen perjalanan karena telah dicuri, Afsal ditolak masuk ke Indonesia. Afsal kemudian dipulangkan ke Malaysia pada tanggal 9 Juli.
Kharisma menjelaskan, bahwa yang bersangkutan tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku paling singkat enam bulan sebelum masa berlakunya habis. Hal itu mengacu pada Pasal 92 ayat (1) huruf b, Permenkumham No 9 Tahun 2024 .
Sehubungan dengan tujuan kapal keberangkatan Batam – Stulang Laut, Malaysia telah ditutup, maka WN India tersebut dialihkan untuk keberangkatan pada keesokan harinya dan tidak diperbolehkan memasuki wilayah Indonesia.
“Terkait dengan kasus pencurian, hal tersebut merupakan kewenangan dari pihak keagenan kapal dengan penumpang yang bersangkutan,” kata dia. (*)
Pimpinan RSKH, para dokter, perawat, bidan dan karyawan RSKH foto bersama dalam satu kegiatan di RSKH, Jalan Tengku Sulung Odessa, C1 No. 12-16, Batam Kota (sekitar Bandara Hang Nadim, red). F RSKH
batampos – Manajemen Rumah Sakit Keluarga Husada (RSKH) menggelar bakti sosial (baksos) berupa Pengobatan Gratis untuk masyarakat Batam di Jalan Tengku Sulung Odessa, C1 No. 12-16, Batam Kota (sekitar Bandara Hang Nadim, red), mulai Kamis (1/8/2024) sampai Sabtu (31/8/2024).
‘’Pengobatan Gratis ini kita laksanakan selama satu bulan penuh. Khususnya di bulan Agustus 2024 ini,’’ papar Direktur RSKH, dr Arif Alfianita kemarin.
Ditambahkan dr Arif, adapun bentuk baksos yang digelar berupa pengobatan untuk Poli Umum dan Rawat Jalan. Acara ini dibuka setiap hari mulai Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB.
dr Arif melanjutkan bahwa kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dan tinggi dari masyarakat Batam. Khususnya bagi masyarakat yang berada di lingkungan yang ada sekitar RSKH.
‘’Ketika kita informasikan. Banyak warga yang ingin mendapatkan Pengobatan Gratis di Poli Umum dan Rawat Jalan RSKH,’’ ujar dr Arif.
Namun demikian kata dr Arif, karena keterbatasan tempat. Panitia dari RSKH membatasi kuota baksos Berobat Gratis ini. Untuk warga Batam yang ingin mendapatkan informasi bisa melalui WhatsApp di nomor 0811-7769-770.
Sementara itu, Owner RSKH Dr Hj Yuliana AM Keb S. Tr. Keb. SE. MARS menambahkan, Pengobatan Gratis yang dijalankan oleh dokter, perawat, dan tenaga medis RSKH ini bertujuan untuk membantu warga Batam. Khususnya di bidang kesehatan.
‘’Kita sudah puluhan tahun bergerak di bidang kesehatan. Kita terus mempertahankan kepedulian kepada masyarakat,’’ kata Yuliana.
Bentuk kepedulian RSKH kata Yuliana, adalah dengan menggelar banyak kegiatan. Mulai dari Pengobatan Gratis, Santunan Yatim Piatu, dan lainnya.
Yuliana mengakui bahwa Pengobatan Gratis ini bentuk kepedulian yang telah lama disiapkan dan dijalankan oleh manajemen RSKH. Namun khusus tahun ini, jumlah tenaga medis, dan pasien yang dibantu lebih banyak karena menjangkau seluruh masyarakat Batam.
‘’Insya Allah. Pengobatan Gratis ini memberikan dampak baik bagi kesehatan masyarakat. Kesehatan adalah kondisi yang sangat dibutuhkan dan mahal. Kesehatan itulah yang kita berikan kepada masyarakat Batam,’’ tegas Yuliana.
Wanita berjilbab ini berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan moment Pengobatan Gratis ini dengan baik. Jangan sampai ada warga Batam yang jelas-jelas membutuhkan pelayanan kesehatan, namun tidak mendapatkan informasi, sehingga tidak mendapatkan pelayanan.
Dia berharap acara ini berjalan lancar dan tanpa kendala. Jika sukses dan respon warga Batam besar, Insya Allah akan dilanjutan oleh manajemen RSKH dengan melaksanakan acara serupa.
‘’Saya juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, petugas kesehatan, dan lainnya,’’ tutup Yuliana.
Untuk informasi. Rumah Sakit Keluarga Husada (RSKH) adalah rumah sakit cukup dikenal masyarakat Batam. RSKH yang berada di Jalan Tengku Sulung Odessa, C1 No. 12-16, Batam Kota telah menjadi tempat warga Batam dan warga sekitar untuk mendapatkan pelayanan yang cepat, baik, ramah dan tentu saja profesional. (*)
Selama penyidikan, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi diantaranya nakhoda sekaligus pemilik KM Samarinda, Musnawi beserta ABK, Galo Saputra. Kemudian, Plh Kepala Syahbandar Tarempa, Darlis dan beberapa orang lainnya.
“Kita juga telah memasang garis polisi (police line) di kapal. Sebagai barang bukti,” kata Rio.
Saat ini, polisi sedang melakukan pemeriksaan secara maraton untuk menentukan siapa tersangka dalam kasus tenggelamnya KM Samarinda.
“Masih dalam pengembangan, nanti di infokan,” sebut Rio.
Perlu diketahui, KM Samarinda tenggelam pada Jum’at, (26/7) di perairan Teluk Buton, Kecamatan Kute Siantan. Pada waktu tenggelam, kapal tersebut mengangkut sebanyak 57 orang penumpang. Dan menewaskan 4 orang. Mayoritas penumpang merupakan pekerja perusahaan Migas, pegawai Pemkab Anambas dan anak sekolah. (*)