Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 3127

Setelah Aunur Rafiq, Muncul Nama Irwan Nasir di Bursa Pilgub Kepri

0
IMG 20240715 WA0004
Irwan Nasir.

batampos – Nama eks Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dua periode, Irwan Nasir, kini santer dibicarakan. Irwan digadang-gadangkan layak untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri 2024.

Irwan bukan orang baru di Kepri. Ia merupakan mantan birokrat senior di Batam. Sejumlah jabatan pernah ia emban, diantaranya Camat Lubukbaja, Kasubbag Anggaran dan Perbendaharaan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, hingga pejabat strategis di Pemprov Kepri kala itu.

Politisi PKB Riau itu dinilai jadi sosok yang tepat buat mendampingi petahana Ansar Ahmad untuk maju di Pilgub Kepri. Sampai saat ini, Ansar masih enggan menjawab secara gamblang dengan siapa ia akan berpasangan.

Dukungan terhadap Irwan Nasir untuk maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kepri periode yang akan datang terus mengalir. Tokoh paguyuban NTT di Kepri, M Ridwan John B Corabima menyambut baik kabar tersebut.

John memandang sosok Irwan sangat layak untuk mendampingi Ansar. Menurut dia, Kepri saat ini butuh sosok yang mampu mendorong dan mengelola Kepri secara baik layaknya Irwan Nasir. Banyak kerja gubernur yang didelegasikan ke wakil gubernur yang paham dengan tata kelola birokrasi.

“Secara pribadi saya sudah lama mendengar sosok Irwan Nasir ini, bahkan banyak hal hal yang positif yang saya dengar dari track record-nya saat menjadi pejabat di Pemko Batam, Pemkab Siak, Pemprov Riau, Pemprov Kepri hingga menjadi bupati Meranti dua periode,” katanya, Senin (15/7).

Jika pasangan ini terwujud, ia yakin Kepri akan lebih harmonis, solid, nyaman dan tentunya mampu mengayomi seluruh paguyuban yang ada untuk menjadikan keberagaman dalam membangun Kepri yang unggul.

Dukungan juga datang dari tokoh sentral paguyuban Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (Ikabsu) Batam, Fisman F Gea. Ia yakin dan optimis, petahana Ansar Ahmad berpeluang besar menang apabila berpasangan dengan Irwan Nasir.

“Pak Irwan ini sangat dekat dengan masyarakat. Beliau (Irwan) juga berpengalaman di birokrasi dan kepala daerah. Pak Irwan sangat berkompeten, orang yang intelektual, dan terbukti berhasil membangun sebuah kabupaten baru di Riau,” ujarnya.

Irwan juga dinilai sebagai sosok yang mewakili generasi milenial. Tentunya dapat mengakomodir aspirasi generasi muda. Ditambah lagi, Irwan banyak pengalaman dan ide-ide segar untuk diimplementasikan untuk memajukan Kepri.

Alasan lainnya, yakni Irwan dengan segudang pengalaman dan merupakan figur yang berani dan memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan untuk mempercepat pembangunan di Kepri ke depan.

“Beliau pun selama menjadi Bupati Kabupaten Meranti juga berhasil menorehkan sederet prestasi baik tingkat provinsi, nasional bahkan di dunia internasional. Pak Irwan ini pemikirannya berdimensi jauh ke masa depan, idealnya beliau harus berpasangan dengan Ansar Ahmad, itu harapan kita,” kata Fisman.

Dalam konstelasi politik yang berkembang saat ini, yakni khususnya pada Pilkada Kepri, dia mengaku banyak mendengar aspirasi arus bawah menginginkan duet Ansar Ahmad-Irwan Nasir. Keduanya diklaim tidak hanya memiliki kecerdasan, tapi terbukti telah banyak berbuat untuk daerah yang dipimpin.

“Kita harus akui bahwa pemimpin yang kuat adalah mampu menjalankan tugas tanpa batasan waktu dan tempat. Ansar Ahmad dan Irwan Nasir tidak hanya kuat secara fisik, melainkan juga kepantasan memimpin. Keduanya figur yang memiliki keberanian dan ketegasan, serta beperilaku adil dan mengayomi,” kata Fisman.

Secara terpisah saat dikonfirmasi, Irwan Nasir masih enggan berbicara perihal Pilkada Kepri. Meskipun namanya kini santer dibicarakan buat mendampingi Ansar Ahmad. (*)

Reporter: Arjuna

Siswi SMA di Tanjungpinang Meninggal saat Hendak Upacara MPLS

0
Gedung SMA 2 Negeri Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail

batampos– Seorang siswi SMA Negeri 2 di Tanjungpinang meninggal dunia, saat hendak mengikuti upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pada Senin (15/7) pagi.

Siswi yang diketahui berinisial ID tersebut meninggal dunia di jalan menuju Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kepri, yang merupakan tempat lokasi upacara pembukaan MPLS SMA 2 Tanjungpinang.

“Kejadiannya sebelum upacara. Jadi kebetulan kita upacara di Perpustakaan, karena lapangan sekolah belum bisa digunakan,” kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA 2 Tanjungpinang, Mariyanto.

BACA JUGA: MPLS di Tanjungpinang Berlangsung 2 Pekan

Ia menerangkan, para pelajar termasuk peserta didik baru memang berjalan kaki, untuk menuju lokasi upacara yang letaknya tidak jauh dari SMA 2 Tanjungpinang.

Saat pelajar beramai-ramai menuju lokasi, siswi berinisial ID tersebut tiba-tiba terduduk dan tumbang. Kemudian petugas PMR memberikan pertolongan.

“Tindakan awal kita dari tim medis PMR, dengan memberikan balsem. Lalu kita bawa ke Puskesmas Sei Jang,” tambahnya.

Saat sedang perjalanan menuju Puskesmas, kata Maryanto nyawa korban tidak lagi tertolong. “Informasi dari petugas Puskesmas meninggal saat sedang dalam perjalanan. Namun kita belum bisa pastikan penyebabnya apa,” sebutnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pertemuan dengan keluarga, ID mengidap penyakit sesak nafas sejak kelas 9 SMP. “Informasi dari keluarga dia pernah sesak nafas dan tangannya basah,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Orang Tua Ramai-ramai Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah

0
IMG 20240715 WA0029
Para orang tua saat mengantarkan anaknya masuk sekolah di hari pertama sekolah. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, para orang tua siswa baru SD di kota Batam ramai-ramai mendampingi anaknya ke sekolah. Mereka melaksanakan tradisi penyerahan anak ke sekolah untuk dididik di sekolah.

Seperti yang terlihat di SDN 09 Batuaji. Para orang tua dengan setia menunggu, mendampingi, untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, serta berinteraksi langsung dengan guru.

Kegiatan untuk hari pertama masuk sekolah hari ini, belum sepenuhnya diisi pelajaran. Namun para guru kelas lebih dulu mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa, baru membentuk struktur kelas, hingga menyusun jadwal pelajaran.

Rahma Yeni, salah satu orang tua siswa mengaku sengaja mengantarkan anak hingga memasuki gerbang sekolah SDN 9 Batuaji. Ia tidak langsung pulang tapi turut mengikuti seluruh kegiatan anaknya di sekolah. Menurutnya, hal ini merupakan pengalaman pertamanya, datang dan berinteraksi di sekolah.

“Bukan hanya mengantar tapi ikut masuk ke sekolah. Tentu sangat berkesan dan bangga. Harapannya anak saya bisa lebih bersemangat, berprestasi dan cepat beradaptasi, ” harapnya.

Hal sama juga dirasakan Dewi, orang tua siswa lainnya. Ibu dua anak itu mengaku telah mempersiapkan di hari pertama sekolah anaknya. Persiapannya seperti pada umumnya seperti menyiapkan peralatan sekolah, seragam dan alat tulis belajar.

“Anak saya sudah dua. Jadi udah pengalaman kedua ngantar anak sekolah di hari pertama masuk sekolah,” ujarnya.

Selain itu wajar berbinar-binar nampak dari para orang tua yang menunggu anak mereka di depan pintu gerbang, SDN 01 dan SDN 08 Kecamatan Sagulung, Batam Senin (15/7)

Para wali murid itu, baik ibu atau bapak, berupaya mengabadikan momen anak-anaknya yang tengah berbaris di lapangan menggunakan ponselnya masing-masing. Lorong sekolah pun penuh dengan wali murid. Tak sedikit mengintip anaknya dari pintu kaca kelas. Sementara yang lain memilih melihat dari jauh lewat jendela.

Salah satu Wali Murid Indahyani mengaku, rela mengambil cuti untuk melihat anaknya masuk sekolah di hari pertama. Menurut dia, momen ini adalah momen penting bagi dirinya dan juga anaknya.

“Nggak nyangka anak saya sudah besar, ” ujarnya.

Indah bekerja sebagai buruh pabrik di kawasan Muka Kuning, Batam. Suaminya bekerja di tempat yang sama namun beda perusahaan.

Semua kegiatan anaknya di hari pertama masuk sekolah ia abadikan melalui ponselnya. “Supaya jadi kenang-kenangan. Hari pertama anak saya sekolah,” katanya.

Anak Indah bernama Rizky, dia baru selesai selesai sekolah Taman Kanak-kanak dua bulan lalu. Indah berkisah, awalnya Rizky takut datang ke sekolah. Sebab teman-temannya saat TK dulu tidak semuanya masuk di SD yang sama. Rizky memang terlihat malu-malu namun di sangat bersemangat.

“Ini kan pertama masuk sekolah kasihan kalau tidak di antar,” kata dia.

Senada Ahmad, seorang ayah yang bekerja sebagai karyawan pabrik rela mengambil cuti untuk mengantar anaknya ke sekolah. “Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada anak saya. Hari pertama sekolah adalah langkah awal penting dalam perjalanan pendidikannya,” kata Ahmad.

Kepala Dinas Pendidikan Batam Tri Wahyu mengatakan, hari pertama sekolah di mulai Senin 15 Juli 2024. Banyak Wali murid yang antusias mengantarkan anaknya sekolah di hari pertama. “Hari ini sudah berjalan tahu ajaran baru,” kata dia.

Disdik mengakui, permasalahan siswa yang tak tertampung perlahan-lahan sudah berjalan dengan baik. Siswa yang tidak mendapatkan tempat kini dialihkan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki ruang belajar (rombel) yang masih tersedia.

“Untuk sekolah yang sudah selesai kita petakan akan segera diproses pemberitahuan siswanya,” ujarnya,

Pihaknya juga menjamin penambahan rombel di beberapa sekolah juga dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas dan kapasitas yang tersedia. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan menambah jumlah siswa dalam satu rombel di sekolah yang memiliki fasilitas dan kapasitas ruang belajar.

“Namun juga harus diikuti dengan kebutuhan lainnya yaitu meja kursi siswa. Namun tak semua sekolah bisa diperlakukan seperti ini. Penambahan rombel ini hanya berlaku pada sekolah tinggal dan jauh dari penyanggahnya,” pungkas Tri. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

PPh 22 Impor Ancam Daya Saing Industri Galangan Kapal Batam

0
shipyard
Geliat Industri Shipyard di Tanjunguncang Kota Batam.. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Industri galangan kapal di Kota Batam, Kepulauan Riau, masih menghadapi tantangan berat terkait kebijakan pajak yang memberatkan, meskipun industri ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang positif.

Novi Hasni, Ketua Harian Batam Shipyard Offshore Association (BSOA), menyoroti persoalan utama yang dihadapi industri galangan kapal saat ini, yaitu pembebanan Pajak Penghasilan (PPh) 22 Impor sebesar 2.5 persen untuk bahan baku material.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan ketimpangan karena kapal yang diimpor tidak dikenai pajak yang sama, sementara kapal yang diproduksi di Batam harus menanggung beban tersebut.

“Dengan adanya PPh 22 Impor sebesar 2.5 persen, harga kapal dari Batam menjadi lebih tinggi dibandingkan kapal impor, yang dapat mengurangi daya saing produk dalam negeri,” ujar Novi, Senin (15/7).

Masalah ini tidak hanya mempengaruhi harga jual kapal, tetapi juga mengancam cash flow perusahaan karena pembayaran pajak dilakukan di awal, sementara proses restitusi pajak memerlukan waktu yang cukup lama dan rumit.

Industri galangan kapal di Batam, yang menyumbang 56 persen dari total produksi kapal nasional, menghadapi persaingan ketat dengan industri serupa di luar negeri, seperti di China yang mendapatkan insentif fiskal dan dukungan finansial signifikan dari pemerintah.

“Sementara di China mereka mendapat kredit dengan suku bunga rendah, kami di Batam harus mengimpor 60 persen bahan baku dengan pajak 2.5 persen, yang mengurangi daya saing secara signifikan,” tambah Novi.

BSOA menegaskan perlunya dukungan pemerintah untuk menghapus atau mengurangi PPh 22 Impor ini agar industri galangan kapal Batam dapat bersaing secara lebih adil dan efektif di pasar global.

“Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dalam negeri serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” katadia.

Dengan memasuki semester kedua tahun 2024, prospek industri galangan kapal di Batam tetap optimis meskipun masih menghadapi berbagai tantangan dari segi kebijakan fiskal dan persaingan global yang ketat. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

 

Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Nelwina Sembunyi dalam Sofa yang Berlubang

0
Pelaku Pembunuhan 3 F Cecep Mulyana scaled
Polisi membawa Zulbahri pelaku pembunuhan terhadap Nelwina saat tiba di Bandara Hang Nadim. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Zulbahri, pelaku pembunuhan Nelwina Tanjung, gadis 22 tahun di mes toko sayur di pasar Sagulung, Jumat (5/7) lalu masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sagulung. Sejauh ini pria 23 tahun ini telah mengakui perbuatan kejamnya terhadap korban ini karena nafsu yang tak terbendung saat melihat korban tidur.

Polisi masih berupaya menyesuaikan pengakuan nya ini dengan keterangan saksi serta alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Terkait penangkapan Zulbahri sendiri ada kisah menarik yang dialami buru sergap (buser) gabungan yang mengejarnya hingga ke Sumatera Utara. Di Sumatera Utara, Zulbahri tenyata berusaha sembunyi di kampung halaman istrinya di Dolok, Kabupaten Humbahas.

Baca Juga: Zulbahri Mengaku Panik setelah Korban Teriak dan Nekat Membunuh

Zulbahri yang berasal dari Padang Sidempuan ini ternyata sudah beristri dan memiliki dua orang anak. Istri dan anaknya tinggal bersama mertuanya. Dia merantau ke Batam.

Usai membunuh dan memperkosa korban, dia kembali ke kampung isterinya. Tim buser yang mengejarnya ke sana sempat kesulitan mencari keberadaan Zulbahri sebab disembunyikan oleh istrinya.

“Rumah agak di pelosok. Di dalam rumah itu ada sofa yang bawahnya bolong. Kita datang cari katanya tak ada. Lama mencari dia. Tanya isterinya katanya tak tahu kemana pelaku ini. Kami curiga dengan sofa yang agak besar di dalam rumah itu. Coba balek ternyata ada dia (pelaku) sembunyi di bawah bolongan sofa, ” kata sumber kepolisian di lapangan.

Rumah yang menjadi lokasi persembunyian ini disebutkan sumber tadi memang rumah isteri pelaku. Namun mereka sudah lama hidup berpisah. Setelah kejadian pembunuhan tersebut, pelaku meminta izin kepada isterinya untuk kembali bersama.

“Memang tak cerai mereka, cuman uda berpisah dan tak mau tahu selama ini. Nah setelah kejadian pembunuhan itu, pelaku ini minta maaf dan minta balikkan sama isterinya yang di kampung itu, ” kata sumber tadi.

Sementara dari keterangan empat saksi sesama karyawan toko sayur yang diperiksa penyidik juga menyebutkan jika jumat dini hari setelah menghabisi korban, pelaku sempat menelpon pemilik toko sayur yang sedang berada di kampung untuk pamitan ke Pekan Baru.

“Katanya dia dapat kerja di Pekan Baru. Malam-malam telepon pamitan. Itu setelah dia bunuh korban, ” ujar sumber penyidik.

Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan juga membenarkan keterangan saksi dan dugaan sementara terkait motif pembunuhan Wina ini karena nafsu yang tak tertahan. Pelaku berniat memperkosa korban namun korban sadar dan berteriak sehingga dia membunuh korban.

Namun untuk lebih pastinya Rohandi menuturkan, pihaknya masih harus menyesuaikan semua keterangan saksi dan pelaku dengan hasil pemeriksaan medis serta analisa barang bukti yang ada di lokasi kejadian.

“Kalau sudah clear semua nanti ada pres rilis resminya, ” kata Rohandi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wina ditemukan tewas mengenaskan di lantai III ruko toko sayur di komplek pasar Sagulung blok E nomor 11, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Sabtu (6/7) siang.

Dia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan badan penuh luka, setengah telanjang dan kepala dibalut plastik serta mulai membusuk. Dia diduga kuat sebagai korban pemerkosaan dan pembunuhan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Short Term Visa Segera Diberlakukan, Pemkab Bintan Naikkan Target PAD 2025 Jadi Rp 351 Miliar

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menaikkan target pendapatan asli daerah (PAD) Bintan tahun 2025 menjadi sekitar Rp 351 miliar.

“Kita tingkatkan target PAD Bintan dari Rp 297 miliar di tahun 2024 menjadi Rp 351 miliar di tahun 2025,” ungkap Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Dia menjelaskan alasan menaikan target PAD Bintan tahun 2025 karena pemerintah pusat segera memberlakukan kebijakan short term visa atau visa kunjungan jangka pendek untuk wisatawan mancanegara (wisman).

BACA JUGA: Gubkepri Ansar Apresiasi Upaya Akselerasi Permohonan Usulan Tarif PNBP VoA untuk Kepri

Selain itu, masih kata Roby, beberapa resort dan hotel di kawasan wisata Bintan Resort di Lagoi akan dibuka dalam waktu dekat.

“Itu alasan kita menaikkan target PAD Bintan tahun 2025,” ujar Roby.

Untuk menarik semakin banyak wisatawan, dia mengatakan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata untuk memperbanyak event-event pariwisata.

“Beberapa event akan digelar untuk meningkatkan PAD diantaranya Mandiri Run, Bintan Trekking and Durian Party, dan event lainnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet N

Pemadanan NIK-NPWP Capai 99 Persen

0

batampos – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan proses pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) telah mencapai 99 persen.

“Pemadanan NIK dan NPWP sudah 99 persen, tinggal 400 ribu yang belum kami padankan,” kata Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam kegiatan Kampanye Simpatik Perpajakan Spectaxcular 2024 di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/7).

Suryo menambahkan sejumlah layanan administrasi perpajakan telah bisa diakses menggunakan NIK dan NPWP 16 digit. DJP menargetkan NPWP 16 digit bisa digunakan untuk mengakses seluruh layanan perpajakan pada bulan depan.

“Mulai Agustus, seluruh layanan bisa menggunakan NPWP baru, yaitu 16 digit atau menggunakan NIK,” ujar dia.

Sebelumnya, DJP mengumumkan terdapat tujuh layanan administrasi yang dapat diakses menggunakan NIK, NPWP 16 digit, dan Nomor Identitas Tempat Kegiatan usaha (NITKU) terhitung sejak 1 Juli 2024.

Ketujuh layanan itu di antaranya pendaftaran Wajib Pajak (e-Registration), akun profil Wajib Pajak pada DJP Online, informasi konfirmasi status Wajib Pajak (info KSWP), penerbitan bukti potong dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21/26 (e-Bupot 21/26), penerbitan bukti potong dan pelaporan SPT Masa PPh Unifikasi (e-Bupot Unifikasi), penerbitan bukti potong dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21/26 instansi pemerintah dan SPT Masa PPh Unifikasi instansi pemerintah (e-Bupot Instansi Pemerintah), serta pengajuan keberatan (e-Objection).

Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-06/PJ/2024 tentang Penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak, Nomor Pokok Wajib Pajak dengan Format 16 Digit, dan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha dalam Layanan Administrasi Perpajakan (PER-6).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti mengatakan ketujuh layanan tersebut masih dapat diakses dengan NPWP 15 digit. Adapun untuk layanan tertentu selain tujuh layanan di atas maupun layanan yang tidak masuk dalam daftar pengumuman yang akan dikeluarkan DJP, maka wajib pajak tetap dapat mengaksesnya dengan menggunakan NPWP 15 digit.

Bagi pihak yang terdampak NIK sebagai NPWP maupun NPWP 16 digit, DJP memberikan waktu penyesuaian sistem sampai 31 Desember 2024. Pihak lain yang dimaksud adalah badan atau instansi pemerintah yang menyelenggarakan layanan perpajakan yang mencantumkan NPWP. (*)

Pengusaha Galangan Butuh Dukungan Tenaga Las

0
las
Pekerja galangan kapal mengelas kapal di Tanjunguncang, Batujai, Jumat (20/1) lalu. Sektor gala-ngan kapal masih butuh banyak pekerja welder.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Ikatan Perusahaan Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri menyebut proyek pembuatan kapal di Batam masih aman hingga akhir tahun. Artinya, orderan pembuatan kapal sepanjang tahun 2023 hingga pertengahan tahun ini, mencukupi, bahkan diperkirakan hingga akhir tahun nanti. Butuh dukungan yang serius dari pemerintah agar industri galangan kapal di Batam semakin dipercaya dan berkembang.

Ketua DPC Iperindo Kepri, Ali Ulai, melalui Sekretaris DPC Iperindo Kepri, Tia, menjelaskan, proyek pembuatan kapal yang sedang dikerjakan oleh perusahaan-perusahan yang berada di bawah naungan Iperindo Kepri umumnya orderan tahun 2023 lalu. Orderan di tahun 2023 memang cukup banyak karena ada peningkatan permintaan kapal tongkang seiring dengan baiknya harga nikel dan batubara saat itu.

”Yang tahun 2024 ini ada memang, cuma belum begitu banyak. Lagian banyak galangan masih fokus dengan proyek tahun sebelumnya yang masih belum selesai dikerjakan. Permintaan tongkang dalam negeri yang banyak,” kata Tia, Minggu (14/7).

Dijelaskan Tia, pada dasarnya order pembuatan kapal serta kepercayaan konsumen dengan galangan kapal di Batam sudah cukup baik selama ini. Namun, ada kendala yang cukup serius yang menghambatnya yakni kekurangan tenaga welder atau tukang las. Krisis tenaga werlder ini terjadi sejak awal tahun 2023 hingga banyak proyek di 2023 yang masih dikerjakan di tahun ini. Berbagai upaya telah dilakukan namun tenaga welder yang sesuai dengan kebutuhan indus-tri galangan kapal masih kurang.

”Saat ini di angka 3.000-an tenaga welder yang kurang. Ini masih jadi masalah sampai sekarang,” kata Tia.

Sebelumnya, Ali Ulai sendiri mengaku, telah berupaya keras dengan berbagai pihak termasuk pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja untuk mengatasi persoalan kekurangan tulang las ini. Namun, upaya-upaya ini belum memenuhi semua kebutuhan di Batam.

”Proyek ada, cuma tukang las yang masih kurang,” ujar Ali, beberapa waktu lalu.
Persoalan lain yang dihadapi pengusaha galangan kapal adalah birokrasi perizinan yang masih ribet dan berbelit-belit. Perlu ada penyelarasan segala proses perizinan sehingga memudahkan pengusaha untuk memajukan industri galangan kapal di Batam ini.

”Selain tenaga welder, duku-ngan perizinan yang lebih mudah juga diperlukan. Regulasinya permudahkan lah,” ujar Tia.

Ketua Harian Batam Shipyard Offshore Association (BSOA), Novi Hasni, belum lama ini juga mengatakan bahwa saat ini banyak proyek kapal yang dikerjakan di galangan kapal Batam. Ia berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk terus meningkatkan investasi galangan kapal di Batam ini.

Misalnya adalah kemudahan atau kebijakan dalam hal penga-juan modal, baik itu perbankan swasta ataupun nasional. ”Me-nurut saya yang harus diturunkan ialah suku bunganya jangan sampai dua digit lalu perizinannya juga dipermudah,” katanya.

Ia menambahkan, khususnya di industri galangan kapal terutama industri komponen kapal itu, untuk bisa dipakai produksinya di galangan kapal, hasil produksinya harus tersertifikasi seluruhnya. Sertifikasi itu minimal sama ketentuan International Maritime Organization (IMO).

“Karena kapal itu concern langsung ke IMO, baik itu armada kapal nasional maupun jenis ocean going yaitu kapal-kapal yang berlabuh atau beredar di seluruh dunia,” terangnya.
Lanjutnya, untuk biaya sertifikasi ini tidaklah murah. Mi-salnya, untuk dalam negeri untuk komponen kapal ada sertifikasinya Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) juga tidak murah dan hal inilah yang mungkin bisa dibantu oleh pemerintah.

“Jadi hal ini mungkin bisa jadi perhatian dan dibantu oleh pemerintah dari sertifikasi peralatan itu dibutuhkan dan biayanya lumayan mahal,” pungkasnya.(*)

DPRD Tanjungpinang Minta Jam Operasional Ferry Pinang-Batam Dibuka hingga Malam

0
Kapal Ferry Tujuan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang menuju Punggur Batam. F. Mohamad Ismail

batampos– Anggota DPRD Tanjungpinang meminta jam operasional kapal ferry tujuan Kota Tanjungpinang-Batam dan sebaliknya dapat ditambah, hingga pukul 20.00 malam.

Saat ini, jam operasional Ferry Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) menuju Punggur Kota Batam tersebut dimulai pada pukul 07.00 pagi, sedangkan keberangkatan terakhir pada pukul 17.30 sore.

“Sudah disampaikan ke KSOP dibuka sampai malam. Jadi kalau ada tamu kesini, mereka buru-buru mau pulang, karena takut ketinggalan ferry jam 17.30,” kata Ketua Komisi II DPRD Tanjungpinang, Fengky Fesinto, Minggu (15/7).

Menurut Fengky, butuhnya penambahan jam operasional kapal itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dari Kota Batam. Mengingat, kunjungan dari Batam jauh lebih menjanjikan dibandingkan kunjungan dari luar negeri.

“Kita sudah kalah dengan Batam, semua ada di Batam, biaya juga lebih murah,” tambahnya.

Ia pun berharap, masukan ini dapat segera direalisasikan agar konektifitas perjalanan antara Batam dan Tanjungpinang semakin lancar dan mudah.

Sementara itu, Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Tanjungpinang, Topan Wisnu Candra menegaskan, terkait permintaan tersebut haruslah dibicarakan terlebih dahulu. Terutama terkait keamanan dan keselamatan berlayar.

Untuk menentukan keputusan, kata Topan pihaknya harus terlebih dahulu memperhatikan para nelayan lokal, yang kerap beraktivitas di sepanjang lintasan kapal.

BACA JUGA: Hadapi Idul Fitri, Belum Ada Tambahan Jadwal Kapal Roro

“Ini harus diperhatikan. Tidak hanya permintaan bapak bapak dewan saja, tapi mungkin perlu ditelaah lagi demi keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Selain itu, dengan menambah jam operasional kapal, tentunya dapat berpengaruh dengan kuota BBM. Apalagi, saat ini kapal ferry Tanjungpinang-Batam menggunakan BBM Solar subsidi.

“Apakah kuotanya mencukupi atau tidak. Jangan sampai ada penambahan jam, tapi BBM nya tidak cukup,” sebutnya.

Tidak hanya itu, penambahan jam operasional ferry juga harus disetujui oleh perusahaan pelayaran. Jika diterapkan, otomatis jam kerja kru kapal bertambah.

“Apakah perusahaan pelayaran mau memfasilitasi. Seperti memberi uang lembur, karena jam kerjanya bertambah,” sebutnya.

Topan mengakui, bahwa Komisi II DPRD Tanjungpinang memang pernah menyampaikan hal tersebut, saat pertemuan yang diselenggarakan Disbudpar pada dua bulan lalu.

Ia pun menyampaikan tidak masalah dengan permintaan tersebut. Namun, hal ini harus dilakukan kajian terlebih dahulu. “Harus ada beberapa hal yang ditelaah. Yang jelas kami tetap mengutamakan keselamatan berlayar,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Israel Bom Pengungsian, 90 Warga Tewas

0
Warga Palestina berjalan di sepanjang jalan yang sekarang berupa tanah, melewati bangunan-bangunan yang hancur setelah militer Israel mundur dari lingkungan Shujaiya, sebelah timur Kota Gaza, Kamis (11/7).
F. Omar AL-QATTAA/AFP

batampos – Israel terus membombardir wilayah-wilayah yang diklaim mereka sebagai zona aman. Pembantaian besar-besaran kembali dilakukan Israel di wilayah Al-Mawasi, Khan Younis, Sabtu (13/7).

Dilansir dari Al Jazeera, aksi militer Zionis itu mengakibatkan sekitar 90 warga Palestina terbunuh. Israel berdalih pembantaian itu sejatinya mengincar komandan militer Hamas, Mohammed Deif. Dia dituding menjadi dalang dalam serangan 7 Oktober 2023 lalu.

”Daerah yang diserang adalah daerah terbuka, dikelilingi oleh pepohonan, beberapa bangunan, dan gudang. Itu bukan kompleks tenda, tapi sebuah kompleks operasional,” dalih IDF.

Sebelum melakukan pembantaian, Israel mengklaim Al-Mawasi sebagai zona aman bagi warga Gaza yang terusir paksa dari tanah airnya. Kemenkes di Gaza menyebut, mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Pembantaian itu juga melukai 300 orang. Banyak di antara mereka bahkan berada dalam kondisi kritis.

Usai membunuh puluhan warga Palestina itu, PM Israel Benjamin Netanyahu pun tak bisa memastikan apakah komandan Hamas yang dia targetkan telah terbunuh. Namun, Netanyahu merestui Kepala Badan Keamanan Israel Shin Bet membombardir Gaza usai memastikan tak ada sandera Israel di lokasi tersebut.

Hamas pun menolak tudingan Netanyahu itu. Hamas menyebut tudingan Netanya-hu salah alamat. ”Warga sipil yang tidak berdaya terbunuh dalam serangan itu,” jelas Hamas.
Rekaman AFPTV di Al-Mawasi menunjukkan suara sirene meraung-raung dan asap mengepul di kejauhan saat para pria menggunakan selimut mengumpulkan korban. Beberapa di antaranya sudah tidak tertolong dan tergeletak di jalan.

”Apa yang telah kami lakukan? Apa yang kami lakukan? Kami hanya duduk di dekat pantai,” teriak seorang perempuan dalam kepiluan sambil terlunta-lunta di jalan.

Warga yang berada di lokasi itu kaget bukan main. Mereka panik dalam kebingu-ngan. ”Saya sedang duduk di kamar mandi dan sebelum saya mendengar ledakan dari serangan tersebut, kamar mandi tersebut terbang,” kata seorang anak laki-laki bernama Hammoud kepada CNN.

Seolah belum cukup, Israel kembali melakukan serangan. Kemarin, 16 warga Palestina tewas di Gaza Utara dan 16 lainnya tewas di Rafah. IDF juga menyerang reruntuhan masjid di kamp pengungsi Shati di utara Kota Gaza, menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk jemaah.
Terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengutuk keras kebiadaban dan pembantaian Israel yang berulang. ”Serangan tersebut semakin menunjukkan terus berlangsungnya berbagai pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh Israel,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, kemarin.

Atas kondisi yang terus berulang itu, Indonesia mendesak dunia internasional mengambil langkah nyata. Dia menegaskan bahwa hukum internasional berlaku untuk semua negara, tanpa kecuali.

 

JK Dorong Hamas-Fatah Bersatu

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih memegang peran penting dalam mewujudkan perdamaian di Gaza. Dalam lawatan ke Timur Tengah, JK bertemu dengan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Doha, Qatar.

Hal tersebut disampaikan JK di kantor PP Muhammadiyah di Jakarta pada Sabtu (13/7) malam. Sebelumnya, dia bertemu dengan Haniyeh di Doha, Qatar pada Jumat (12/7). Dalam pertemuan tersebut, JK terus mendorong bersatunya Hamas dan Fatah di Palestina.
”Selama ini, Hamas dan Fatah terpisah dan biasa saling menyalahkan,” kata mantan ketua umum Partai Golkar itu.

Padahal, dalam menghadapi konflik di Gaza, mereka harus bersatu. Jadi, JK menegaskan, persatuan Hamas-Fatah perlu didorong untuk dilakukan.

Dia mengingatkan, konflik berkepanjangan di Gaza telahmemakan banyak korban.

”Tiap hari kita lihat di media-media tentang apa sebenarnya yang terjadi di sana,” kata tokoh kunci perdamaian konflik di Aceh dan Ambon itu.

Terkait perkembangan terkini di Palestina, JK menyampaikan bahwa Israel dan Hamas saat ini dalam tahap negosiasi ceasefire atau gencatan senjata. Pertemuan untuk membahas gencatan senjata itu sudah berlangsung dua kali. Yakni, di Doha (Qatar) dan Kairo (Mesir).

”Semo­ga ceasefire ini berhasil walaupun terlambat,” tutur JK.

Ketua umum PMI itu juga mengungkapkan telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Retno

Marsudi terkait upaya perdamaian di Gaza. Retno maupun JK sama-sama sepakat antara Hamas dan Fatah harus bisa berdamai dahulu.

Saat bertemu dengan Ismail Haniyeh, JK juga menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Palestina yang menjadi korban selama konflik. Dia menegaskan sikap solidaritas serta dukungan bangsa Indonesia untuk kemerdekaan Palestina. (*)