Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3167

Sekretaris Anggota Wantimpres Sambangi BP Batam, Serap Aspirasi Pelaku Usaha KEK

0

watimpresbatampos – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menerima kunjungan kerja Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Zulkarnaen Koto beserta rombongan pada Selasa (23/7/2024) di Marketing Centre BP Batam.

Dalam agenda kunjungan kerjanya ke Batam, Zulkarnaen Koto bersama tim ingin menggali lebih dalam secara faktual tentang kendala yang dihadapi oleh BP Batam dan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya pembuatan kajian penyederhanaan perizinan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam.

“Sebagai Anggota Wantimpres, tugas utama kami adalah membuat kajian sekaligus memberikan masukan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas berbagai kebijakan yang dapat diterbitkan untuk pengembangan ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat di Indonesia,” terang Zulkarnaen dalam sambutannya.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan pengelola KEK Batam Aero Technic, KEK Nongsa Digital Park, dan KEK Tanjung Sauh ini, Zulkarnaen berharap dengan masukan yang telah dipaparkan, kedepannya akan terbit kebijakan terbaru yang dapat semakin memudahkan pelaku usaha untuk menjalankan usahanya di Batam.

“Melalui pertemuan ini, kami ingin BP Batam dan pelaku usaha yang hadir untuk dapat menyampaikan kendala yang terjadi di lapangan sehingga memudahkan kami untuk menyusun kajian kepada Bapak Presiden RI,” sambungnya.

“Harapan kami, dengan kajian yang akan kami sampaikan berdasarkan kondisi faktual di lapangan ini akan lahir berbagai kebijakan pendukung yang semakin memudahkan investor dalam bisnisnya sekaligus kebijakan yang dapat mengembangkan ekonomi masyarakat Batam,” pungkas Zulkarnaen.

Merespon hal yang telah disampaikan, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menjelaskan ia sengaja menghadirkan seluruh pihak terkait khususnya dalam bidang KEK agar dapat berdiskusi langsung dengan Tim Wantimpres yang hadir.

“Sengaja kami hadirkan langsung dalam pertemuan ini mulai dari Pimpinan BP Batam, Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam dan Pemko Batam yang terkait dengan perizinan berusaha, delegasi Dewan Nasional KEK, serta delegasi pengelola KEK yang beroperasi di Batam,” kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi berharap, berdasarkan pertemuan yang dihelat hari ini akan lahir kajian dan kebijakan terbaru yang dapat meningkatkan berbagai sektor pendukung kemajuan Batam.

“Terima kasih kepada Sekretaris Anggota Wantimpres dan tim atas kunjungannya ke BP Batam, semoga sepulangnya dari sini Bapak-Bapak sekalian dapat segera menyusun kajian dan rekomendasi kepada Bapak Presiden RI sehingga kedepannya terus diterbitkan kebijakan yang semakin disempurnakan dalam rangka mendukung pengembangan Batam Kota Baru,” pungkas orang nomor satu di Batam ini. (*)

Srikandi PLN Batam Gelar Edukasi Ketenagalistrikan di SMPN 31 Batam

0

srikandi 1batampos – PT PLN Batam terus mendukung tumbuh kembang anak Indonesia, khususnya di wilayah Batam. Kali ini, bertepatan dengan momen peringatan Hari Anak Nasional tahun 2024, PLN Batam melalui Srikandinya melaksanakan Program Srikandi Movement dengan tema “Membangun Energi Masa Depan dengan Penguatan Literasi Digital pada Anak” di SMPN 31 Batam, Selasa (23/7).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama antara PT PLN Batam dengan UPTD P2PMKS Nilam Suri Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam. Selain diikuti siswa/siswi SMPN 31 Batam, tampak wali murid yang juga menyempatkan waktunya untuk hadir.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nagoya, sekaligus Ketua Srikandi PLN Batam, Euis Hermawati dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Sosial dan SMPN 31 atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Terimakasih atas kehadiran adik-adik yang tampak bersemangat untuk mengikuti kegiatan ini. Semoga nanti adik-adik dapat menyimak dan belajar banyak dari materi yang kita sampaikan. Begitu juga dengan orang tua atau wali murid agar mengerti maksud dan tujuan yang akan disampaikan dapat dipahami bersama” beber Euis

“Bagaimanapun juga anak-anak menerima pendidikan tidak hanya di sekolah saja tapi juga di rumah, sehingga penting untuk tetap kolaborasi baik di rumah dan sekolah karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa untuk kemajuan indoesia,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut, Euis menjelaskan bahwa Srikandi PLN Batam merupakan gugus tugas pegawai perempuan pada PLN Batam yang berperan aktif melakukan pemberdayaan perempuan atau women empowerment, baik di internal Perusahaan maupun sosial masyarakat.

“Kami berharap bahwa kedepannya adik-adik perempuan bisa menggantikan kakak-kakak Srikandi di PLN Batam, begitu juga dengan adik-adik yang lak-laki agar kedepannya dapat meneruskan perjuangan PLN Batam melayani masyarakat,” pungkas Euis.

Sejalan dengan itu, Kepala UPTD P2PMKS Nilam Suri, Efriadi turut mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi digital yang aman. Sebab pada era digital 4.0 ini, selain memberikan banyak manfaat, kemajuan teknologi kadang dimanfaatkan untuk hal-hal yang negative. Kami berharap sinergi antara PLN Batam dan pemerintah terus berlanjut untuk memberi dampak bagi masyarakat,” ujar Efriadi.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMPN 31 Batam, Eni Fetriana sangat mengapresiasi langkah PLN Batam yang telah memberikan ilmunya tentang kelistrikan kepada para siswanya.

“Anak-anak mendapatkan ilmu baru diluar pelajaran sekolah dengan acara yang dilaksanakan di sini khususnya dalam memperingati Hari Anak Nasional. Terima kasih, semoga ke depannya PLN Batam semakin sukses dan berjaya,” ucapnya.

Menurutnya, ilmu dasar tentang kelistrikan sangat bermanfaat dan diperlukan untuk anak-anak masa kini yang semuanya sudah menggunakan listrik.

“Saya berharap program ini dapat bermanfaat dan membuka pikiran anak-anak SMPN 31 Batam, siswa/siswi kami untuk lebih tahu mengenai kelistrikan serta memupuk semangat mereka untuk belajar lebih giat demi terwujudnya cita-cita di masa yang akan datang,” tutupnya.

Kemenag Batam Gelar Talk Show Sayangi Dirimu: Tolak Bunuh Diri dan Berantas Judi Online

0
image0 5 1 e1721788398965
Kemenag Kota Batam menggelar talk show bertajuk ‘Sayangi Dirimu: Tolak Bunuh Diri dan Berantas Judi Online’ di Atrium Mega Mall Batam Center, Kepri, Selasa (23/7).

batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menggelar talk show bertajuk ‘Sayangi Dirimu: Tolak Bunuh Diri dan Berantas Judi Online’ di Atrium Mega Mall Batam Center, Kepri, Selasa (23/7).

Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus bunuh diri dan permasalahan judi online di kota ini.

Kepala Kemenag Kota Batam, Zulkarnain, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa semua agama berkomitmen untuk menolak praktik bunuh diri dan judi online yang merusak.

“Kami melihat tren yang mengkhawatirkan terkait fenomena ini di Kota Batam, oleh karena itu kampanye ini sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga: Marak Kasus Bunuh Diri di Jembatan Barelang, Gubernur Kepri: Akibat Krisis Keimanan dan Ekonomi

Talk Show ini dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa dari berbagai universitas, serta para tokoh agama Kristen seperti Esther Sri Liasna dan Rikardo D. Butar Butar.

Mereka memberikan pandangan dari perspektif agama masing-masing tentang pentingnya menjaga hidup dan menolak praktek-praktek yang merugikan seperti judi online.

“Judi online adalah bahaya yang tidak terlihat. Selain merugikan pemainnya secara finansial, juga membawa dampak sosial yang buruk bagi keluarga dan masyarakat,” tegas Esther Sri Liasna dari Kemenag Kota Batam.

Pada kesempatan yang sama, para peserta talk show juga diberikan pemahaman mendalam tentang betapa berharganya hidup dan bahwa setiap agama mengajarkan untuk menjaga kehidupan dan keberadaannya dengan baik.

Baca Juga: Tarif Terjangkau, Taksi Online di Bandara Hang Nadim Batam Disambut Baik Penumpang

“Hidup ini anugerah yang harus dijaga, dan judi online adalah perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama,” tambah Zulkarnain.

Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menolak bunuh diri dan berperang melawan maraknya judi online di Kota Batam.

“Kami berharap melalui edukasi dan sosialisasi ini, kita dapat mencegah terjadinya kasus-kasus tragis seperti bunuh diri dan permasalahan sosial lainnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Abdul Azis

Rumah Dinas Pimpinan DPRD Tak Dihuni tapi Ada Proyek Pengadaan CCTv di Tahun 2024

0
Ketua DPRD Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni.

batampos-Meskipun Rumah Dinas (Rumdis) Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang tak pernah dihuni sejak selesai dibangun pada 2019 lalu. Namun Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang lewat APBD TA 2024 ini mengadakan proyek CCTv.

Berdasarkan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Dan Jasa (LKPP) pada Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang TA 2024 ini, telah ditetapkan pengadaan 12 titik kamera pengawas rumah dinas untuk Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinag.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran di lapangan, untuk rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang sudah diadakan pada tahun sebelumnya. Berdasarkan data Sirup LKPP tersebut, untuk satu titik CCTv dibudgetkan sebesar Rp3 juta.

BACA JUGA: Belanja Makan Minum Rumah Dinas Ratusan Juta,  Pimpinan DPRD Tanjungpinang Tidak Ditempati

Terkait anggaran peruntukan Rumdis Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang yang terus mengalir, meskipun belum pernah ditempati. Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni enggan untuk memberikan penjelasan dari balik sambungan telpon.

“Saya masih di luar kota, nanti kita jumpa di kantor,” ucap Weni yang merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut menjawab pertanyaan Batampos, Senin (22/7) lalu.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Tanjungpinang, Muhammad Amin tak menampik, bahwa anggaran untuk rumdis Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang masih terus diplot di setiap tahun anggaran. Ditanya berapa rincian jumlahnya, ia mengaku tidak tahu pasti.

“Pemeliharaan rumah dinas pimpinan DPRD Tanjungpinang dan kebutuhannya setiap tahunnya memang dianggarkan. Hal ini, agar rumah itu tidak mengalami kerusakan,” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan rumah dinas pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang telah menelan anggaran miliaran rupiah. Infrastruktur tersebut selesai dibangun dengan menggunakan APBD TA 2019 lalu. Namun sampai saat ini, tidak dimanfaatkan, dan terkesan mubazir.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, pembangunan rumah dinas untuk Ketua, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang tersebut telah menghabiskan anggaran lebih kurang Rp10 miliar. Pantauan di lapangan, hanya ada sekuriti yang bertugas menjaga di pintu masuk.(*)

Reporter: M Ismail

Sebanyak 107 Orang Lolos Seleksi Administrasi Anggota Kompolnas

0
Ilustrasi polisi. Antara

batampos – Sebanyak 107 dinyatakan lolos verifikasi administrasi pendaftaran calon anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2024-2028. Dari tahapan awal, jumlah peserta yang gagal lolos 30 orang

“Yang dinyatakan lolos ada 107 orang syarat administratif pertama,” ucap Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Kompolnas, Hermawan Sulistyo, Rabu (24/7).

Hermawan menjelaskan proses seleksi masih tahap awal. Selanjutnya, seleksi memasuki agenda penilaian kapasitas profesional dari para calon. Kemudian, tes tertulis, hingga tes wawancara lisan.

“Kami belum masuk ke seleksi yang lebih jauh,” jelasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengumumkan nama-nama Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (21/6/2024).

Pansel Calon Anggota Kompolnas periode 2024-2028 ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 37 Tahun 2024, sejalan dengan berakhirnya masa bakti Kompolnas 2020-2024 pada tahun ini.

“Terhitung hari ini, Pansel sudah mulai bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pansel bertanggung jawab kepada Presiden RI dan melaporkan pelaksanaan tugasnya melalui Menko Polhukam,” kata Menko Polhukam Hadi kepada para wartawan.

Pansel terdiri dari 9 anggota dengan Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo sebagai Ketua merangkap anggota dan Komjen Pol. Ahmad Dofiri sebagai Wakil Ketua merangkap anggota. (*)

Terdakwa Kasus Pembuangan Limbah Menghilang, Kejari Batam Sebar Foto DPO Mahmoud

0
mt arman e1721787134818
Kapten kapal MT Arman 114 Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam.

batampos – Dua minggu setelah vonis sidang perkara pembuangan limbah dari Kapal MT Arman 114, keberadaan terdakwa Mahmoud Abdelazis Mohammed belum ditemukan. Padahal menurut Kejaksaan Negeri Batam sudah bekerja keras untuk menemukan keberadaan pria asal Mesir itu.

“Sampai hari ini kami belum dapat informasi keberadaan yang bersangkutan. Kami sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait. Jadi kami tak tinggal diam untuk ini,” tegas Kepala Kajari Batam, I Ketut Kasna Dedi, kemarin.

Ia juga meminta bantuan masyarakat bila melihat Mahmoud dan segera melapor ke aparat penegak hukum (APH). Sebab ia yakin, masyatakat sebagai perpanjangan mata dan teliga bisa memberi informasi yang akurat.

Baca Juga: Tarif Terjangkau, Taksi Online di Bandara Hang Nadim Batam Disambut Baik Penumpang

“Kami mengimbau peran serta masyarakat, yang memang mengetahui keberadaan Mahmoud segera melapor atau memberi informasi kepada APH dimana saja. Kami juga sudah sebar foto dan paspor yang bersangkutan ke instansi-instansi,” sebut Kasna.

Tak hanya itu, Kasna juga meminta agar awak media tidak gampang menerima informasi yang tidak akurat. Apalagi, banyak pihak tertentu yang memang memafaatkan situasi dari perkara MT Arman 144 hingga gaduh.

“Tolong diluruskan kembali berita yang memang tidak jelas sumbernya. Karena hal ini juga akan berpengaruh terhadap penegakan hukum di Indonesia oleh negara-negara lain,” sebut Kasna.

Menurut Kasna, informasi yang menyebutkan Kapal Super Tangker asal Iran itu beberapa kali berpindah negara seperti Singapura hingga Malaysia itu tidak benar. Ia bisa memastikan kapal bermuatan 167 ton minyak itu tak pernah keluar wilayah Indonesia.

Baca Juga: Rajungan Kepri Tembus Pasar Domestik dan Ekspor, Nilai Ekonomi Capai Rp5,76 Miliar

“Saya pastikan, kapal barang bukti itu tetap berada di wilayah Indonesia. Kami dapat update-an foto titik kordinat sertiap saat. Apalagi diatas kapal itu juga ada petugas Bakambla, 24 jam,” ungkap Kasna.

Terkait adanya pergeseran titik koordinat kapal MT Arman, menurut Kasna karena kerusakan salah satu jangkar kapal. Kondisi itu diduga disebabkan karena dampak cuaca di perairan Batam.

“Jadi kedepannya kami akan melakukan perbaikan-perbaikan dan berkoordinasi untuk memastikan titik koordinat aman kapal itu, agar tak juga menganggu jalur pelayaran dan pipa-pipa gas di laut,” pungkas Kasna. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Kejagung Selamatkan Uang Negara hingga Rp 24,3 Triliun, DPR Sebut jadi Catatan Bersejarah

0
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. (Puspenkum Kejagung/Antara)

batampos – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menghadiri dan memberikan sambutan dalam Upacara Hari Bakti Adhyaksa yang ke-64 di Lapangan Upacara Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Senin (22/7). Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin memaparkan bahwa Kejagung telah melakukan 86 pendampingan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari total 258 proyek.

Selanjutnya, Kejagung juga berhasil memulihkan serta menyelamatkan keuangan negara di bidang Pidsus sebesar Rp 1,36 triliun serta di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) sebesar Rp 23,162 triliun.

Mendengar kinerja luar biasa Kejagung, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun menyampaikan apresiasinya. Politikus NasDem ini menyebut bahwa Kejagung merupakan lembaga penegak hukum yang selalu dapat diandalkan oleh masyarakat.

“Hebat, Kejagung memang selalu dapat diandalkan masyarakat. Kinerjanya selalu total, bahkan Komisi III tidak pernah lihat adanya tebang pilih kasus, apalagi beking-membeking, semuanya murni penegakan hukum. Penyelamatan uang negara sampai Rp 23 triliun ini merupakan catatan sejarah yang luar biasa,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa (23/7).

Lebih lanjut, Sahroni pun turut mengapresiasi besarnya pemulihan kerugian negara yang dilakukan oleh Kejagung. Sebab menurutnya, hal tersebut merupakan esensi utama dari tujuan pemberantasan korupsi.

“Upaya pemulihan dan penyelamatan keuangan negaranya pun sudah lebih maksimal. Menunjukkan bahwa penegakkan hukum kita tidak sependek pada pemidanaan penjara saja, tetapi juga pada menutup kerugian negara yang terjadi,” lanjutnya.

“Karena memang itu yang terpenting dalam menangani kasus korupsi, kerugian negaranya harus ditambal dan dikembalikan ke kas negara, agar selanjutnya bisa kembali ditujukan untuk program-program masyarakat,” tambah Sahroni.

Terakhir, Sahroni berpesan agar Kejagung bisa konsisten menjaga kinerja cemerlangnya. Mengingat, tahun ini banyak kasus kakap yang tengah ditangani oleh Kejagung. “Masih ada beberapa bulan menjelang akhir tahun, harus bisa tutup kinerja tahunannya dengan capaian yang lebih bagus lagi. Masih ada kasus kakap timah, emas 109 ton, dan sebagainya yang sedang bergulir. Tuntaskan semua,” tutup Sahroni. (*)

Marak Kasus Bunuh Diri di Jembatan Barelang, Gubernur Kepri: Akibat Krisis Keimanan dan Ekonomi

0
gubernur kepri ansar
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. (F. Mohamad Ismail)

batampos – Rentetan kasus bunuh diri di paruh tahun 2024 menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Kepri. Tercatat beberapa kasus terjadi di Jembatan Barelang menandakan kesehatan mental masyarakat Kepri tengah tidak baik-baik saja.

Menyikapi hal tersebut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta peran orang tua dalam mengontrol anaknya di rumah. Lanjutnya, perhatian dan pendampingan secara keagamaan menjadi peran penting dalam mencegah perilaku tersebut.

“Kita lebih banyak mendorong peran orang tua untuk memantau anaknya di rumah. Kita katakan orang tua jangan menyerahkan anak seolah tugasnya sudah selesai tanpa mereka memberikan perhatian mendampingi kepada anaknya di rumah,” ujar Ansar saat di jumpai di Dataran Ungku Puteri, Selasa (23/7).

Tidak hanya itu, Ansar juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama dan organisasi masyarakat dalam mencegah adanya aksi bunuh diri.

Baca Juga: Kepsek SMKN 8 Dinonaktifkan, Tugas Diambil Alih Kacabdisdik

“Kalau orang dewasa, kita saling mengingatkan. Makanya kita masing-masing ada peran tokoh agama, organisasi kemasyarakatan. Tokoh agama punya peran untuk membangun semangat optimisme masyarakat dalam kehidupan,” terangnya.

Ansar melihat persoalan ini mesti dilihat secara komprehensif atau menyeluruh sebab ada juga karena faktor ekonomi, keluarga dan sebagainya.

“Mungkin permasalahannya karena ekonomi, keluarga. Jika persoalan ekonomi maka pastinya tugas kami perlu kerja keras untuk memikirkan hal itu. Supaya jangan karena keputusasaannya mengakhiri hidupnya karena ketidakmampuannya melanjutkan kehidupan,” sebutnya.

Pemprov Kepri mengimbau untuk saling bekerja dengan lapisan masyarakat, tentunya ini persoalan krisis keimanan dan ketuhanan.

“Kami hanya bisa mengimbau dan bekerja sama dengan masyarakat juga. Iya kan kalau mau jujur saya katakan ini kan persoalan krisis keimanan dan ketuhanan,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Hari Air Tak Ngalir, Warga Tanjunguncang Kewalahan

Menurutnya pribadi yang merasa memiliki iman dan bertuhan tentunya tidak akan mau mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu (bunuh diri).

“Orang kalau merasa bertuhan dia tidak akan mengakhiri hidupnya dengan cara begitu. Iya semoga kita semua berkampanye soal itu. Semoga itu (bunuh diri) tidak akan terjadi kembali di Kepri,” kata Ansar.

Sementara itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan Jembatan Barelang, lokasi yang dijadikan tempat bunuh diri sudah dirukiah. Tetapi perlu dikuatkan lagi keimanan masyarakat.

“Semua ini kan karena persoalan keimanan secara agama. Kalau persoalan ekonomi tentu menjadi perhatian kami dan saya akan minta laporan perangkat camat dan lurah apa yang menjadi kendala masyarakat Batam,” tutupnya. (*)

Remaja di Tarempa Live di Instagram Sambil Praktek Berhubungan Badan

0
Konselor P2TP2A, Erdawati

batampos – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Kepulauan Anambas baru ini menemukan 3 remaja perempuan dibawah umur yang berjualan diri.

Konselor P2TP2A, Erdawati mengatakan kasus ini terungkap berawal dari laporan orang tua yang mengeluhkan anaknya sejak 6 Juli lalu tidak pulang kerumah.

Kemudian, petugas P2TP2A melacak lokasi keberadaan anak tersebut dan didapati sedang berada di pulau.

“Baru malam minggu kemarin kita ketemu. Rupanya berjualan di pulau,” kata Erdawati saat dijumpai di pendopo Polsek Siantan, Selasa, (23/7).

Dari intograsi yang dilakukan petugas, anak tersebut mengaku jika ia bersama 2 rekan lainnya sedang jual diri.

“Yang membeli 9 orang, semua anak laki-laki dibawah umur,” terang Erdawati.

Tidak hanya itu, 3 anak perempuan itu juga melakukan live di Instagram sambil memperagakan cara berhubungan badan dengan lawan jenisnya. Mereka melakukan perbuatan terlarang itu disalah satu hotel yang berada di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan.

“Mereka melakukan gerakan berhubungan, kemudian ciuman. Pelakunya 3 perempuan itu, dan 4 laki-laki. Ini kasus yang berbeda, tapi dengan orang yang sama. Karena ini kasusnya masuk ke ITE, bukan persetubuhan,” terang Erdawati.

Erdawati melanjutkan, orang tua dari remaja perempuan itu, meminta kepada petugas untuk tidak membawa kasus ini ke tahapan pidana.

“Karena belum LP (Laporan Polisi), kita kembalikan anak-anak itu ke orang tua. Dan diberikan pembinaan,” sebut Erdawati.

Dengan kembalinya semua anak ke orang tua, kata dia, bukan berarti petugas lepas tangan. Selain itu, tidak adanya ruang tahanan untuk anak menjadi alasan untuk dikembalikan ke orang tua.

“Tetap dalam pengawasan kami dan tetap menjadi catatan di kepolisian. Bukan dilepas begitu saja,” kata Erdawati.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Anambas menemukan banyak remaja atau pelajar yang menjual diri. Mereka menjual diri secara terang-terangan.

BACA JUGA: Banyak Remaja Perempuan di Anambas Jual Diri, Gunakan Transaksi Mulut ke Mulut

“Kita miris, sudah ada anak-anak yang jual diri. Ini kita temukan di lapangan,” ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Anambas, Ipda Rudi Luis.

Para remaja yang menjual dirinya itu, kata Rudi, tidak menggunakan transaksi online melalui handphone. Melainkan, dari mulut ke mulut.

“Karena Anambas ini kecil, (transaksi) tidak online. Transaksinya dari mulut ke mulut. Mirisnya lagi, yang beli pun ada yang masih dibawah umur,” kata Rudi.

Ia meminta kepada orang tua supaya lebih ketat lagi dalam mengawasi pergerakan anak.
“Kami minta tolong awasi anak. Kalau telat pulang kerumah, langsung telfon dan cari sampai ketemu. Kita tidak mau kasus pencabulan terus meningkat di Anambas. Anak ini kan generasi bangsa, jangan sampai mereka salah pergaulan dan rusak,” pinta Rudi. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Spanduk Pilkada Mulai Bertebaran, Bawaslu Kepri: Penertiban Masuk Ranah Perda

0
Bawaslu Akan Tertibkan APS salahi Aturan 2 F Cecep Mulyana scaled e1698165009552
Ilustrasi: Spanduk pilkada yang terpasang di kawasan Batamcenter Selasa (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri, menekankan jika penertiban baliho atau spanduk yang berkaitan dengan Pilkada saat ini masih dalam ranah Peraturan Daerah (Perda) tiap daerah. Terlebih sekarang memang belum masuk tahapan kampanye.

Ketua Bawaslu Kepri, Zulhadril Putra mengatakan, pihaknya tak dapat berbuat banyak sebelum tahapan kampanye pada Pilkada dimulai. Spesifik soal penertiban baliho atau spanduk bakal calon, itu merupakan wewenang pemerintah daerah setempat.

“Sebenarnya Bawaslu diatur oleh Undang-Undang, tidak boleh melebihi Undang-Undang. Dalam hal ini, penertiban baliho, spanduk, dan lain-lain, masih masuk dalam ranah Perda masing-masing,” katanya, Senin (22/7).

Baca Juga: Dua Hari Air Tak Ngalir, Warga Tanjunguncang Kewalahan

Kata dia, tiap-tiap daerah punya Perda mengenai ketertiban dan ketentuan umum. Misal, tata kota, kebersihan dan keamanan. Kadang maaih ada baliho yang memakan badan jalan.

Untuk itu, Bawaslu Kepri mengimbau kepada pemerintah daerah, khususnya dalam hal penertiban baliho atau spanduk dapat dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Lebih lanjut, Zulhadril menyarankan, agar setiap bakal calon memanfaatkan sejumlah kegiatan untuk mendongkrak popularitas. Artinya, papan nama bukanlah satu-satunya cara untuk mengampanyekan personal atau branding pasangan calon.

“Sebenarnya inikan belum ada calon, masih bacalon (bakal calon). Ini sarana yang dimanfaatkan bacalon untuk meningkatkan popularitasnya dengan cara-cara seperti baliho, atau dengan kegiatan lain. Itu tergantung strategi yang dilakukan oleh masing-masing bacalon. Atau mungkin dia punya komunitas, ya itu caranya sendiri. Bawaslu tidak masuk ke ranah itu,” ujar Zulhadril.

Baca Juga: Tergiur Upah, Nelayan Asal Tanjungpinang Ini Jadi Kurir Sabu

Selaku penegakan pengadilan Pemilu, Bawaslu Kepri memastikan terus melakukan pengawasan mendalam. Ia juga ingin peran media massa membantunya dalam proses ini dengan cara atau kapasitasnya masing-masing.

“Karena bawaslu juga punya keterbatasan SDM. Ya, dari media-media ini juga lakukan pengawasan. Nanti dari hasil pengawasan kami akan tindak lanjuti untuk menegakkan keadilan Pemilu,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna