batampos – Ratusan masyarakat kaveling di Kecamatan Seibeduk mulai menerima sertifikat tanah turunan dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN tahun 2023 lalu.
Sertifikat ini diambil melalui perangkat RT/RW masing-masing dalam sepekan terakhir ini. Ada persoalan yang muncul dalam proses pengambilan sertifikat ini sebab, sebagian penerima sertifikat keberatan dengan kutipan uang pengambilan sertifikat mulai dalam Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu yang dilakukan oleh perangkat tersebut.
Persoalan ini muncul dari beberapa warga di wilayah Kampung Bagan, kelurahan Tanjungpiayu yang keberatan saat mengambil sertifikat harus bayar Rp 200 ribu ke perangkat yang membagikan.
“Tak ada penjelasan dan kuitansi. Ini kutipan resmi atau tidak,” ujar sumber warga yang mengadu ke Batam Pos.
Batam Pos yang menelusuri informasi ini telah mendapat informasi yang pasti dari sejumlah perangkat lingkungan di sana. Beberapa RT/RW yang dihubungi Batam Pos menjelaskan, pengutipan ini berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat. Kutipan ini nantinya akan digunakan untuk acara syukuran bersama atas terimanya legalitas lahan tempat tinggal mereka.
“Yang komplain ini mungkin yang tak pernah ikut rapat di komplek masing-masing. Ini kesepakatan bersama untuk syukuran terimanya sertifikat. Bertahun-tahun kita menantikan sertifikat ini, jadi masyarakat sepakat untuk membuat syukuran bersama. Dari pada ambil uang kas RT/RW (itupun kalau ada) ya disepakati seperti ini. Kalau ada yang komplain itu tak tahu dia informasi di lingkungan nya,” ujar salah satu perangkat di Kampung Bagan yang tak mau namanya disebutkan.
Begitu juga dengan sumber perangkat lain di wilayah Kaveling Seipancur yang mengakui adanya pungutan Rp 100 ribu untuk pengambilan sertifikat ini. Namun pungutan ini resmi karena sudah melalui pembahasan bersama warga untuk menggelar syukuran bersama atas terbitnya sertifikat tadi.
“Itulah setiap orang punya pendapat masing-masing. Tapi saat dirembuk bersama tak mau nongol. Ini untuk kebersamaan sebenarnya, acara syukuran atas terbitnya sertifikat yang sudah sekian lama dinantikan,” kata sumber perangkat lainnya.
Camat Seibeduk Dwiki Septiawan saat dikonfirmasi mengaku kurang mengetahui polemik tersebut, sebab itu wewenang dari BPN selaku pembuat program.
“Iya ada pembagian sertifikat program PTSL. Program tahun lalu itu oleh BPN. Saya coba cek kalau memang ada informasi (polemik) ini. Sejauh ini aman-aman saja setahu saya,” ujar Dwiki.
Terkait pungutan ini Dwiki belum bisa berkomentar banyak sebab dia belum mengetahui secara pasti persoalannya. (*)
batampos – PT Hyundai Motors Indonesia (HMI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD City, Hyundai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa mitra Charging Point Operator (CPO) terkemuka. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Hyundai untuk menambah lebih dari 400 charging station, menjadikan total jaringan pengisian daya Hyundai mencapai lebih dari 600 titik di seluruh Indonesia.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, menyampaikan, “Adopsi kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat, dan sebagai pemimpin elektrifikasi kendaraan, Hyundai memastikan pelanggan dapat menikmati produk, layanan, dan infrastruktur yang mereka butuhkan. Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk lebih dekat dengan konsumen dan memperluas akses ke mobilitas berkelanjutan. Langkah strategis ini juga mengukuhkan posisi Hyundai sebagai inovator dan pemimpin dalam percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.”
Dalam kerjasama ini, Hyundai menggandeng mitra CPO terkemuka seperti Casion, Voltron, Daya Green, Charge+, dan Buzz. Sinergi ini melengkapi mitra-mitra Hyundai sebelumnya, termasuk Lippo Malls Indonesia dan Pakuwon Malls Group. Selain itu, Hyundai telah menghadirkan fasilitas Ultra Fast Charging Station pertama di Indonesia bekerja sama dengan Plaza Indonesia.
Tidak hanya memperluas jaringan charging station, Hyundai juga meluncurkan Program Layanan Pengisian Daya EV untuk pembeli mobil listrik Hyundai. Program ini menawarkan kuota pengisian daya publik hingga 50 kWh/bulan selama satu tahun yang dapat digunakan di Jaringan Pengisian Daya Publik EV Hyundai. Pelanggan dapat mengakses kuota ini melalui aplikasi myHyundai atau kartu pengisian daya EV. Program ini mulai berlaku pada GIIAS 2024 dan terus berlanjut, dengan manfaat yang bisa dinikmati mulai Agustus 2024.
Kerja sama strategis dengan mitra-mitra CPO berpengalaman semakin melengkapi inovasi Hyundai dalam menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang nyaman dan tanpa khawatir. Hyundai juga memperkenalkan all-new KONA Electric, kendaraan listrik pertama dengan baterai produksi lokal, serta layanan purna jual Hyundai Hadir Untukmu: Hyundai Jaga, Hyundai Jamin, yang memberikan manfaat tambahan bagi pengguna EV Hyundai.
Kunjungi booth Hyundai di GIIAS 2024 yang terletak di Hall 10 ICE, BSD City, pada tanggal 18–28 Juli 2024 untuk menjelajahi ekosistem produk dan layanan terbaru Hyundai secara komprehensif. Informasi lebih lanjut dapat diakses di situs resmi www.hyundai.com/id/id, atau di media sosial Hyundai Motor Indonesia.
**Tentang PT Hyundai Motors Indonesia**
Didirikan pada tahun 2020, PT Hyundai Motors Indonesia adalah anak perusahaan dan distributor resmi penjualan dari Hyundai Motor Company untuk mobil komersial Hyundai di Indonesia. Hyundai Motors Indonesia terus meningkatkan jajaran produknya yang memberikan solusi untuk masa depan yang berkelanjutan, seperti IONIQ Electric, KONA Electric, dan IONIQ 5. Hingga saat ini, Hyundai Motors Indonesia telah membangun 136 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf bersama para petinggi PBNU menyampaikan keterangan terkait pertemuan lima orang warga Nahdatul Ulama atau Nahdliyin dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Jakarta, Selasa (16/7/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
batampos – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan surat instruksi terkait pelarangan hubungan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang terafiliasi dengan Israel. Instruksi itu sebagaimana tertuang dalam surat nomor 2020/PB.03/A.1.03.08/99/07/2024 yang mempertegas surat instruksi sebelumnya pada era kepengurusan KH Said Aqil Siroj pada 2021 lalu.
“Merujuk Surat Edaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 4207/C.1.034/09/2021 tanggal 13 Shafar 1443 H/20 September 2021 M sebagaimana terlampir, dengan ini kami tegaskan bahwa instruksi untuk menghentikan dan/atau menangguhkan semua program/proyek kerja sama yang berhubungan dengan Institut Leimena, Institute for Global Engagement (IGE), dan American Jewish Committee (AJC), baik yang masih dalam rencana maupun yang sedang berjalan, tidak pernah dicabut dan masih berlaku hingga saat ini,” bunyi isi surat tersebut, dikutip Minggu (21/7).
Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni menegaskan, surat pelarangan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang berafiliasi dengan Israel, yang diterbitkan pada masa Kiai Said, kini ditegaskan kembali pada masa kepengurusan Gus Yahya.
“Sebetulnya kebijakan untuk menangguhkan atau menghentikan kerja sama dengan lembaga-lembaga internasional, seperti ACJ yang disebutkan secara eksplisit di dalam surat itukan sudah terbit pada kepengurusan PBNU periode yang lalu ketika Ketua Umumnya KH Said Aqil Siroj,” ucap Amin.
Amin mengatakan, pelarangan hubungan atau kerja sama dengan lembaga yang disebutkan dalam surat instruksi itu seperti Institut Leimena, Institute for Global Engagement (IGE), American Jewish Committee (AJC), dan sejenisnya tidak pernah dicabut sejak 2021 silam.
“Dan surat itu sampai hari ini tidak pernah dicabut, tidak pernah juga direvisi karena itu sifatnya masih berlaku,” jelasnya.
Amin mengutarakan, yang melatarbelakangi surat tersebut diedarkan kembali setelah adanya kabar terkait lima orang nahdliyin yang berkunjung menemui Presiden Israel tanpa sepengetahuan PBNU.
“PBNU sekarang hanya menegaskan kembali me-remind seluruh jajaran struktural Nahdlatul Ulama baik itu pengurus wilayah, pengurus cabang sampai ke paling bawah. Termasuk ke Banom dan lembaga-lembaga di lingkungan NU termasuk perguruan tinggi, pondok-pondok pesantren atau madrasah lain itu masih terikat keputusan PBNU,” papar Amin.
Terkait konsekuensi yang didapat selepas adanya penegasan Kembali surat edaran itu, Amin mengatakan PBNU akan terus melakukan pembinaan agar dapat mencegah kejadian serupa. “Nanti akan ada pembinaan,” tegasnya. (*)
Petugas berjibaku memadamkan api di lahan yang terbakar di Jalan Berdikari, Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjunguban Timur, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (20/7/2024). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos – Lahan seluas 2 hektare di Jalan Berdikari, Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjunguban Timur, Kecamatan Bintan Utara, terbakar, Sabtu (20/7/2024).
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi ketika dihubungi, Minggu (21/7/2024) siang, membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, kebakaran diketahui warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi lahan yang terbakar.
“Lagi nonton, tiba-tiba warga mendengar suara ilalang kering yang terbakar,” katanya.
Warga yang mendengar suara itu lalu melihat asap tebal membumbung tinggi dan kobaran api sudah membesar.
Warga melaporkan kejadian itu ke polisi. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Damkar Tanjunguban sekitar pukul 18.55 WIB.
Tidak lama kemudian, pemadam datang ke lokasi kejadian dan melihat api sudah berkobar.
Dia mengaku sempat keteteran karena lahan yang terbakar banyak ditumbuhi ilalang kering dan harus berlomba-lomba dengan angin kencang.
Dia mengungkapkan, pemadam harus berjibaku dengan api dengan menggelar 6 selang sepanjang lebih kurang 180 meter.
Titik api yang lebih dari satu membuat pemadam bergerak cepat mengulung selang air untuk pindah ke lokasi titik api lain.
“Kita pindah sampai dua kali karena api cepat membesar,” katanya.
Dia mengatakan, pemadam bergerak cepat karena api mulai mengarah ke rumah warga dan tiang-tiang listrik.
Lebih kurang 1 jam, api berhasil dipadamkan. Dia mengaku, 9 ton air habis untuk memadamkan api yang membakar lahan tersebut.
Dia mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.
“Mungkin orang buka kebun atau bakar sampah. Tapi penyebab pastinya didalami polisi,” pungkasnya. (*)
batampos – Kabar tak sedap yang mencoreng dunia pendidikan datang dari salah satu sekolah di Sagulung. Seorang oknum Kepala sekolah pria disebutkan melakukan perbuatan tak senonoh terhadap seorang staf perempuan rekrutannya.
Kabar ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto yang mengaku telah melaporkan dugaan kasus pencabulan oleh Kepsek sebuah SMKN di Batam, kepada Dinas Pendidikan Provisi Kepri.
“Iya ada, sudah kita laporkan ke Pimpinan (Kadisdik Kepri), ” ujar Kasdianto.
Begitu juga dengan Ketua Komite SMKN tersebut, Eriyadiedo yang membenarkan informasi tersebut dan mengaku kasus ini telah dilaporkan ke Disdik Kepri melalui Kacabdisdik Kepri Cabang Batam.
“Kami sebagai Komite sudah melakukan sesuai dengan tupoksi kami dengan berkoordinasi dan komunikasi dengan kacabdis, jadi silakan komunikasi langsung dengan dinas atau kepseknya, ” ujar Eriyadiedo.
Sementara Pak Kepsek belum bisa dikonfirmasi, sebab nomor ponselnya sudah tidak aktif lagi.
Informasi yang didapatkan di lapangan, perbuatan yang mencoreng nama baik dunia pendidikan ini disebutkan terjadi pada tanggal 24 Juni lalu. Adalah seorang staf yang berinisial R yang baru dua hari bekerja di sekolah tersebut mendapat pelecehan verbal dari sang oknum Kepala Sekolah ketika guru dan siswa sudah pulang semua. R yang juga tamatan dari sekolah yang sama dua tahun sebelumnya diminta oleh Kepsek untuk menyelesaikan pekerjaan hingga semua guru dan siswa pulang.
“Sudah sore kali itu. Tinggal mereka berdua saja. Saat anak ini (korban) mau pulang, dia peluk dan cium korban layaknya pasangan kekasih. Korban berontak dan tak mau masuk kerja lagi. Padahal anak itu tamatan SMKN sini dan baru dua hari masuk kerja sebagai staf di sekolah itu, ” ujar sumber lapangan yang tak mau namanya disebutkan.
Dugaan aksi pencabulan ini juga sudah ketahuilah oleh seluruh guru dan beberapa siswa di sekolah tersebut sehingga mereka berharap agar ada sanksi yang tegas agar nama baik sekolah tidak tercoreng lagi kedepannya.
“Tak bagus kalau ini dibiarkan. Kami berharap ada sanksi yang tegas biar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kasian anak-anak yang kita didik ini kalau melakukan Kepala sekolah nya seperti itu, ” ujar salah satu guru yang juga tak mau namanya disebutkan. (*)
Balai Latihan Kerja (BLK) Kabil ibarat Kawah Candradimuka yang menempa Gatotkaca-Gatotkaca baru, untuk bersaing dalam dunia kerja masa kini.
Bangunan berkelir biru dan putih terlihat mencolok dari tepi Jalan Hang Kesturi, Kabil. Dari luar tidak terlihat kegiatan atau kesibukan manusia.
Namun, saat Batam Pos melihat ke dalam bangunan, ada beberapa orang yang sibuk dan berkutat dengan komputer serta beberapa jaringan elektronik yang terlihat begitu canggih.
Mereka adalah peserta Balai Latihan Kerja (BLK) Kabil milik Kementerian Tenaga Kerja. Para peserta BLK Kabil ini dididik menjadi tenaga kerja yang siap pakai dan bisa bersaing dalam dunia kerja.
Peresmian BLK yang menjadi Kawah Candradimuka para tenaga kerja di Batam ini, ramai dihadiri oleh pejabat pusat hingga daerah. Mulai dari Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah hingga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Dalam sambutannya, Ida menyampaikan pernyataan yang menarik. ”Ini prosesnya panjang, sampai terjadi hari ini,” kata Ida Fauziyah, 10 Juli lalu.
Pernyataan Ida ini, bukan sekedar pemanis saat sambutan saja. Namun, proses pembangunan BLK Kementerian Tenaga Kerja di Batam sangat panjang. 84 kali purnama lamanya.
HR dan GA Citramas Group, Nara Dewa, tahu pasti cerita pembangunan BLK Kabil ini. ”Saya masih ingat, tahun 2017 Pak Kris (Chairman Citramas) sehabis membaca berita Batam Pos mengenai sulitnya pencarian lahan pembangunan BLK di Batam,” kata Nara Dewa saat ditemui Batam Pos 11 Juli lalu.
”Kalau kementerian cari lahan di Batam, lebih baik tawarkan saja lahan kawasan industri kita di Kabil,” lanjut Nara Dewa sembari menirukan perkataan Kris Wiluan saat itu.
MENTERI Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah ditemani Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat meresmikan BLK di Kawasan Industri Kabil, 10 Juli lalu.
Perintah tegas dan lugas itu, membuat Nara Dewa agak kebingungan. Sebab, harus berkomunikasi ke siapa. Ia mengaku, tidak memiliki koneksi di Kementerian Tenaga Kerja saat itu.
”Usai dapat perintah itu, saya tanya sana sini. Mulai dari Kadisnaker Provinsi saat itu (Tagor), dan juga Kadisnaker Kota Batam (Rudi Syakyakirti),” ungkap Nara Dewa.
Ada sekitar 2 tahun, Nara Dewa tidak bisa menemukan kontak orang Kemenaker yang tepat. Hingga akhirnya, September 2019, ada salah seorang staf Kementerian Tenaga Kerja mendengar bahwa Citramas Group bersedia menyiapkan lahan BLK.
”Saya sudah tanya sana sini, tak juga mendapatkan respon. Barulah di 2019, staff Kemenaker ini berkontak secara pribadi ke saya. Dia menyampaikan Dirjen Binalattas (Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas) Kemenaker saat itu (Bambang Satrio Lelono) akan ke Batam,” ucap Nara Dewa.
Tentunya hal ini menjadi kesempatan baik baginya. Sebab, Dirjen Binalattas adalah direktorat yang memastikan peningkatan daya saing tenaga kerja di Indonesia. ”Saat ke Batam, Pak Bambang ini acaranya padat banget. Tapi, saya sempatkan bertemu beliau dan menyampaikan maksud baik dari Citramas,” ungkap Nara Dewa.
Nara Dewa mengaku masih mengingat dengan jelas pertemuan itu. Pertemuan tersebut di Hotel Harris Barelang, saat malam hari. Saat pertemuan itu, Nara Dewa menyampaikan bahwa Citramas siap mendukung program Kemenaker dan menyediakan lahan untuk pembangunan BLK di Batam.
Saat malam itu, Bambang menjawab, bahwa dirinya tidak punya waktu meninjau lokasi yang menjadi lahan pembangunan BLK tersebut. Meskipun begitu, Naradewa memperlihatkan video dan foto lokasi lahan.
”Bertemu saja sudah senang saya, dan menyampaikan amanah dari Pak Kris dua tahun lalu. Tapi ternyata, Pak Bambang ini secara diam-diam meninjau langsung. Saya tahunya, setelah ada stafnya menelpon saya, karena tidak bisa masuk ke Kawasan Kabil,” ujar Nara Dewa sembari tersenyum.
Setelah peninjauan tak formal itu. Citramas dan Dirjen Kemenaker menjalin komunikasi yang intens. Komunikasi ini menghasilkan kesepakatan penandatangan MoU hibah lahan.
”Beberapa bulan setelah pertemuan, seingat saya sekitar 29 November 2019, KITK (Kawasan Industri Terpadu Kabil) menandatangani MoU hibah lahan,” tutur Nara Dewa.
Sembari mengingat-ingat runtutan setelah MoU itu, Naradewa menyeruput kopi yang ada dihadapannya. Setelah tiga kali seruput kopi, Naradewa seperti mengingat lagi, kejadian saat itu.
”24 November 2020 dilaksanakan penandatanganan akta hibah dan diserahterimakan tanggal itu. Lalu, 17 Februari 2021, penyerahan sertifikat tanah atas nama Kementerian Tenaga Kerja. Kala itu, Dirjennya sudah berganti, pak Budi Hartawan,” ujar pria yang akrab disapa Nara itu.
Setelah penyerahan sertifikat tanah itu, barulah pembangunan BLK Kabil digesa. Namun, proses pembangunan sempat terhenti di 2022. ”Ada beberapa problem yang tak bisa saya sebutkan. Lalu, di 2022 saya tanyakan lagi ke Pak Dirjen, kapan pembangunan BLK digesa lagi,” tutur Nara.
Awal 2023, pembangunan ini dimulai lagi dengan kontraktor yang baru. Para tukang dari Jawa didatangkan ke Batam, untuk segera menyelesaikan pembangunan BLK Kabil.
”Alhamdulillah, 10 Juli kemarin diresmikan. Kawasan BLK ini sangat komplit, ada rusun (rumah susun), masjid, gereja dan lapangan bola. Sehingga, peserta BLK ini bisa ke masjid atau gereja, atau suntuk bisa berolahraga,” ungkap Nara.
BLK Kabil dibangun atas lahan seluas 4,2 hektare. Diperkirakan lahan itu senilai Rp48 miliar.
”Jangan dilihat nilai uangnya. Namun, jika tenaga kerja yang dihasilkan bisa bersaing dalam pasar tenaga kerja nasional, regional bahkan internasional. Pak Kris sangat peduli dengan pendidikan anak-anak muda, yang akan menjadi tumpuan Indonesia di masa depan,” tutur Nara.
Meskipun baru berdiri, BLK Kabil menyediakan lima pelatihan kejuruan yakni, barista, welding, housekeeping, Programmable Logic Controller (PLC), dan animasi.
Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Andri Susila mengatakan, pelatihan di BLK Kabil terbuka untuk umum. Namun kedepannya, pelatihan serta syarat kepesertaannya akan mengikuti kebutuhan industri di sekitarnya.
“Untuk saat ini tidak ada syarat khusus terkait usia, tapi kedepannya kita menyesuaikan kebutuhan industri. Jangan sampai kita sudah latih, dan mereka kompeten, tapi tidak bisa dipakai industri,” kata dia, Kamis (10/7). (*)
batampos – Umrah merupakan salah satu rangkaian ibadah yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Bahkan Rasulullah mewajibkan umat muslim untuk melaksanakan umrah bagi orang-orang yang mampu melaksanakan perjalanan umrah.
Umat muslim berbondong-bondong untuk melaksanakan ibadah umrah karena keutamaan atau kemuliaannya. Dengan niat karena Allah SWT dan dengan kerelaan hati, umrah dapat menghilangkan kemiskinan serta menggugurkan dosa yang seseorang miliki.
Tidak hanya itu, beberapa lokasi di tanah suci menjadi tempat berdoa yang paling mustajab dan pahala dapat dilipat gandakan. Ini menjadi salah satu momen paling istimewa dan dimanfaatkan dengan maksimal oleh para jemaah saat beribadah umrah. Selain berdoa, umat muslim juga dapat mengunjungi saksi sejarah yang sangat erat kaitannya dengan para nabi di Kota Makkah dan Kota Madinah.
Pelaksanaan umrah dilakukan di Kota Makkah al-Mukarramah. Kota ini disebut juga dengan tanah haram atau tanah suci karena hanya umat muslim yang boleh memasuki Makkah. Selain jadi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW dan juga tempat kali pertama Al-Qur’an diturunkan, masjid terbesar di dunia juga berada di kota ini, yakni Masjidilharam.
Menurut hadits, Allah melipatgandakan pahala salat di Masjidilharam sampai 100.000 kali dibanding salat di tempat lain. Selain itu, Ka’bah, Bukit Safa, dan Bukit Marwa yang berada di dalam Masjidilharam merupakan tempat dilaksanakannya ibadah umrah.
Selain dapat berkunjung ke Baitullah atau rumah Allah yaitu Ka’bah, ketika umat muslim melaksanakan ibadah umrah, biasanya mereka sekaligus mendatangi Kota Madinah al-Munawwarah. Kota ini bisa disebut sebagai kota nabi karena Nabi Muhammad SAW dimakamkan di dalam rumahnya yang berada di Madinah.
Sama dengan Makkah, Madinah juga merupakan tanah yang disucikan Allah SWT dan oleh karenanya kaum non-muslim dilarang untuk memasuki kota ini. Masjid kedua yang dibangun dan masjid terbesar kedua di dunia juga berada di kota ini, yaitu Masjid Nabawi. Salat di masjid ini lebih utama daripada 1000 kali salat di tempat lainnya berdasarkan hadits dan juga salah satu taman surga atau raudah dapat dijumpai di Masjid Nabawi.
Setiap muslim pasti ingin berkunjung dan merindukan tanah suci, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ibadah umrah membutuhkan sedikit banyak biaya. Banyak sekali orang yang berkata kalau mengunjungi Baitullah adalah ketika Allah SWT sudah “memanggil” kita untuk berkunjung ke rumah-Nya. Rezeki tidak lari ke orang yang salah, ketika “panggilan” dari-Nya datang, pasti ada saja kesempatan yang turut hadir untuk memudahkan seseorang beribadah umrah. Namun, kita tetap harus berusaha untuk dapat memberangkatkan diri kita ke tanah suci.
Umumnya seseorang berusaha dengan menabung. Akan tetapi kali ini ada cara mudah untuk bisa berangkat umrah, yaitu kamu bisa bergabung menjadi member Citilink atau LinkMiles dan langsung dapat bonus 200 Miles. LinkMiles ini kemudian bisa kamu tukarkan untuk hadiah 12 paket umrah dari Citilink yang sedang mengadakan Smilink LinkMiles Festival.
Caranya hanya dengan menukarkan 100 Miles melalui Aplikasi Citilink atau citilink.co.id hingga 17 November 2024, kamu bisa mengikuti undian ini dan jika menang kamu bisa mengajak satu orang untuk ikut umrah bersamamu.
Setelah itu, jangan ragu untuk tukar Miles sebanyak-banyaknya, karena selain umrah, terdapat hadiah utama 2 unit mobil Daihatsu Rocky, 2 unit sepeda motor, 2 paket 12 gram emas, 2 iPhone 15 Pro Max, dan juga berbagai gadget menarik. Untuk informasi lebih lanjut follow social media @citilink atau klik di sini.
batampos – Pandemi Covid-19 sudah berakhir. Sebagian besar warga dunia sudah mulai menghiraukannya. Namun ternyata, virus ini terus bermutasi. Varian barunya, LB.1 malah kini melanda Australia.
Para ahli kesehatan memperingatkan, virus LB.1 tersebut, dapat menyebar lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya.
Juru bicara departemen kesehatan Australia mengatakan, telah ada kasus LB.1 yang terkonfirmasi di Australia.
” Meskipun LB.1 hampir pasti lebih mudah menular dibandingkan KP.2, tetapi tampaknya penyakit ini tidak mengungguli KP.3 dan turunannya,” ujar Profesor Adrian Esterman, Ketua Biostatistik dan Epidemologi Universitas South Australia seperti dilansir dari SBS News via Jawa Pos Group (grup Batam Pos), Sabtu (20/7).
Seorang dokter penyakit menular dan ahli mikrobiologi klinis di Universitas Queensland, Paul Griffin juga menyebutkan, negara tersebut tampaknya mendekati puncak kasus virus corona pada musim dingin ini.
Namun ia menambahkan, sulit untuk mengatakan bahwa hal tersebut dapat menyebabkan gelombang baru infeksi. ”Kami mengalami gelombang besar aktivitas Covid, tapi penyebarannya tampaknya melambat. Tapi saat ini, temuannya sangat banyak,” ujarnya. (*)
Ambulans para medis Palestina juga diserang Zionis Israel di Khan Yunis di Selatan Gaza. Pemukiman Israel di tanah Palestina diputuskan Mahkamah Internasional (ICJ) sebagai pemukiman ilegal. F.Bashar TALEB/AFP
batampos – Presiden Mahkamah Internasional (ICJ) Nawaf Salam, memutuskan permukiman Israel yang dibangun di atas lahan Palestina ilegal, Jumat (19/7) waktu setempat. Segala aktivitas yang ada di sana melanggar hukum internasional.
Dalam persidangan, sebelumnya hakim ketua mengatakan, pihaknya mempunyai yurisdiksi mengeluarkan opini nasihat mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina. Selain itu, pengadilan tersebut memiliki informasi yang cukup mengenai isu itu.
”Kebijakan permukiman Israel tidak sesuai dengan kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional,” ujar Salam di persidangan.
Dia menyebutkan, aktivitas permukiman Israel yang melanggar hukum internasional terus meluas.
Pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah aneksasi de facto yang melanggar hak-hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
ICJ yang berbasis di Den Haag, menggelar sidang tentang konsekuensi hukum pendudukan Israel atas wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur, pada 19-26 Februari.
Selama persidangan, lebih dari 50 negara dan tiga organisasi internasional –Liga Negara-negara Arab, Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), dan Uni Afrika– membahas isu tersebut.
Delegasi Palestina meminta pengadilan untuk menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah-wilayah Palestina sebagai tindakan ilegal sebab penetapan pengadilan tersebut dapat menjadi harapan terakhir bagi solusi dua-negara. (*)
Pedagang Pasar Encik Puan Perak masih bertahan berjualan di tempat parkir, Minggu (21/7). F. Mohamad Ismail
batampos – Para pedagang masih enggan menempati puluhan lapak yang ada di Pasar Encik Puan Perak Blok A, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Hal ini disebabkan para pedagang lebih memilih berjualan di lantai dasar, dimana merupakan tempat parkir.
Pemerintah Kota (Pemko) dan BUMD PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) masih mencari solusi, agar para pedagang kembali aktif berjualan di lantai dua, gedung pasar tersebut.
“Mereka (pedagang) awalnya di lantai dua, tapi pindah ke bawah karena kondisinya sepi pembeli,” kata Dirut BUMD Tanjungpinang, Windrasto Dwi Guntoro, Minggu (21/7).
Guntoro menerangkan, sebagian pedagang memang lebih memilih berjualan di lantai dasar, yang merupakan tempat parkir pengunjung Pasar Encik Puan Perak. Sementara sebagian lagi, kembali berjualan di trotoar Jalan Gambir.
Sehingga pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan pihak Satpol PP Tanjungpinang, untuk menertibkan para pedagang trotoar dan kembali berjualan di dalam gedung pasar tersebut.
“Pihak Satpol PP akan dikoordinasikan lagi, untuk menertibkan. Memang dari awal mereka (pedagang) berjualan di Jalan Gambir,” tambahnya.
Menertibkan pedagang yang berjualan di trotoar Jalan Gambir, kata Guntoro merupakan upaya pihaknya untuk mengaktifkan kembali Pasar Encik Puan Perak ini.
“Memang tupoksi kita sebagai pengelola, bagaimana caranya pasar ini ramai. Ya kita akan koordinasikan dengan pihak terkait,: pungkasnya.
Menurut Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi permasalahan oleh para pedagang. Salah satunya ialah tangga menuju lantai dua pasar tersebut.
“Tentu penyesuaian itu dari kacamata aset tidak semudah itu. Tentu perlu proses,” ungkap Zulhidayat.
Saat ini, Pemko hanya bisa membiarkan para pedagang berjualan di tempat parkir, sembari menunggu hingga mendapatkan solusi. Bahkan, kata Sekda pihaknya sudah melakukan berbagai upaya, agar pedagang dan pengunjung betah berjualan dan mengunjungi pasar itu.
Namun upaya tersebut terbilang sia-sia. Ditambah lagi dengan sebagian pedagang ada yang kembali berjualan di trotoar Jalan Gambir. Kondisi ini membuat pasar tersebut disampaikan oleh pengunjung.
“Orang yang berdagang tidak pada tempatnya dan ruko tidak berizin harus ditertibkan. Namun saat ini kita masih melakukan pendekatan, agar mereka tidak berjualan di tempat yang bukan semestinya,” tutupnya. (*)