Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 320

Menteri Pertanian Sebut Koperasi Merah Putih Bisa Untung Rp50 T karena Rantai Pasok Pangan yang Pendek

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di gudang Bulog Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). (Harianto/ANTARA)

batampos – Rantai pasok pangan dari pertani hingga konsumen akhir terlalu panjang. Hal itu memicu tingginya harga yang didapatkan konsumen. Sementara petani tidak mendapat keutungan lebih baik. Rantai pasok yang panjang itu hanya memberikan keuntungan kepada pihak ketiga atau middleman.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap bahwa untuk mempersingkat alur rantai pasok produk pangan dari petani hingga sampai ke konsumen akhir yakni lewat Koperasi Merah Putih.

Dia menyebut selama ini total potensi keuntungan yang diperoleh middleman dengan rantai pasok yang panjang mencapai Rp 313,08 triliun. Rantai itu setelah dari petani dimulai dari pedagang pengumpul, distributor, subdistributor, hingga ritel. Dari ritel baru sampai ke konsumen akhir.

“Di middleman untungnya bisa 10 persen, 20 persen, 30 persen (dari setiap tahap distribusi),” ujar Amran dalam diskusi dengan sejumlah pengamat di gudang sewa penyimpanan beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4).

Dengan skema Koperasi Merah Putih, rantai pasok produk pertanian lebih pendek. Dari petani ke koperasi dan ke konsume akhir. “Potensi marginnya Rp 50 triliun,” tegas Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini.

Cara itu, kata dia, untuk meningkatkan nilai tukar petani (NTP). Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), NTP 125,35 pada 2026. “Ini tertinggi selama34 tahun terakhir,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Amran menyebut bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog menembus 5.000.198 ton. Jumlah itu merupakan data per 23 April 2026. Semua beras tersebut disimpan di gudang milik Perum Bulog.

Stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog yang menembus 5.000.198 ton merupakan yang pertama dalam sejarah Indonesia. Data per April 2026 ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut Amran, capaian itu merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Kini pemerintah terus menambah kapasitas penyimpanan melalui penyewaan gudang guna menampung peningkatan produksi dan cadangan beras nasional.

Dia menyebut total kapasitas gudang penyimpanan Bulog secara nasional mencapai sekitar 3 juta ton. Sedangkan jumlah cadangan beras pemerintah mencapai 5 juta ton. Maka, sebanyak 2 juta ton lainnya disimpan Bulog di gudang yang disewa dari pihak ketiga.

Amran menilai keberhasilan ini tidak hanya berdampak bagi ketahanan pangan nasional, tetapi juga menunjukkan kontribusi Indonesia terhadap stabilitas pangan global yang bergantung pada komoditas beras.

Pada periode 2023 hingga 2024, Indonesia sempat mengimpor beras sekitar 7 juta ton. Namun, pada 2025 pemerintah berhasil menghentikan impor. Amran optimistis bahwa Pemerintah tidak melakukan impor beras pada 2026. Keyakinan itu seiring dengan peningkatan produksi dalam negeri dan penguatan cadangan beras nasional yang terus dijaga.

“Kami membuka akses bagi publik untuk melakukan pengecekan langsung ke gudang-gudang Bulog guna memastikan transparansi data stok beras yang telah disampaikan pemerintah,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Mentan Amran turut didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan sejumlah pengamat pertanian.(*)

Artikel Menteri Pertanian Sebut Koperasi Merah Putih Bisa Untung Rp50 T karena Rantai Pasok Pangan yang Pendek pertama kali tampil pada News.

Minim Anggaran, Tim dari Kepri Ikuti Tiga Kategori di Pesparawi Nasional

0
Persiapan salah satu grup Pesparawi. F.Istimewa

batampos – Persiapan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Kepulauan Riau menuju ajang nasional di Manokwari, Papua Barat, Juni 2026, diwarnai harapan agar penentuan peserta benar-benar mengedepankan kualitas. Sejumlah anggota paduan suara menilai langkah tersebut penting agar Kepri dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama daerah secara maksimal di tingkat nasional.

Harapan itu disampaikan oleh anggota kategori Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dan Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP) setelah muncul keputusan yang menyebut hanya tiga dari empat kategori yang akan diberangkatkan. Dari keputusan tersebut, satu kategori dari dua tim dengan nilai tertinggi berpotensi tidak diberangkatkan, meski sebelumnya dinilai paling siap oleh tim penilai.

Ketua kategori PSDC, Ezra, mengatakan penentuan peserta seharusnya tetap mengacu pada hasil evaluasi yang dilakukan secara profesional. “Kami berharap penilaian yang sudah dilakukan oleh tim juri dapat menjadi dasar utama, karena dari situlah terlihat kategori mana yang paling siap membawa nama Kepri di tingkat nasional,” ujarnya di Batam, Jumat (24/4).

Menurut Ezra, peserta yang selama ini menjalani latihan intensif selama hampir dua tahun tentu berharap kerja keras mereka menjadi bagian dari pertimbangan utama. Ia menilai keberangkatan ke ajang nasional seharusnya menjadi kesempatan bagi tim terbaik untuk menunjukkan kemampuan sehingga target prestasi dapat tercapai.
Dalam empat kali uji coba yang digelar selama masa persiapan, kategori PSRP dan PSDC secara konsisten memperoleh nilai tertinggi. Pada evaluasi terakhir yang menghadirkan penilai dari Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), kedua kategori tersebut juga disebut sebagai tim yang paling siap tampil di tingkat nasional.

Meski demikian, panitia pemberangkatan disebut menghadapi keterbatasan anggaran akibat tingginya biaya perjalanan menuju Papua Barat. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan jumlah kategori yang akan diberangkatkan. Namun peserta berharap kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen untuk mengutamakan kualitas penampilan kontingen.

Ketua PSRP, Markus Manalu, menilai kualitas harus menjadi perhatian utama agar pengorbanan peserta sejalan dengan tujuan pembinaan. “Kami hanya berharap penentuan peserta dilakukan berdasarkan kemampuan dan kesiapan, sehingga yang berangkat benar-benar bisa memberikan hasil terbaik untuk Kepri di tingkat nasional,” kata Markus.

Peserta berharap Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kepri bersama Pemerintah Provinsi Kepri dapat meninjau kembali kebijakan yang diambil. Dengan menempatkan kualitas sebagai prioritas utama, kontingen Kepri diyakini dapat tampil lebih maksimal dan membawa nama daerah dengan lebih baik dalam Pesparawi Nasional 2026.(*)

Artikel Minim Anggaran, Tim dari Kepri Ikuti Tiga Kategori di Pesparawi Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Kasus Kematian Wanita Muda di Batuaji Usai Melahirkan, Dugaan Aborsi Mencuat dari Keluarga

0
Polsek Batuaji bersama Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri sebelum melakukan ekshumasi terhadap makam korban dan bayinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang.

batampos – Penyelidikan kasus kematian seorang wanita muda berinisial JPB, 21, yang tewas usai melahirkan di kamar kosnya di Perumahan Pendawa Asri, Batuaji, masih terus berlanjut. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari tim forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian korban dan bayinya.

Kasus ini kembali mencuat ke publik setelah pihak keluarga korban mengajukan ekshumasi atau pembongkaran makam. Langkah tersebut dilakukan guna mengungkap secara jelas penyebab kematian, termasuk dugaan adanya praktik aborsi yang dilaporkan keluarga kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizky Subagyo, mengatakan bahwa saat ini jasad korban dan bayi yang dilahirkannya masih dalam proses pemeriksaan ulang oleh Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri.

“Masih dilakukan pemeriksaan. Pihak keluarga melaporkan dengan dugaan aborsi, sehingga kita tindak lanjuti dengan ekshumasi dan pemeriksaan forensik,” ujar Bayu.

Baca Juga: Stok Beras di Batam Aman hingga 3 Bulan, DPR RI Minta Pusat Tambah Pasokan Minyakita

Ia menjelaskan, pemeriksaan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan penyebab utama kematian korban, tetapi juga untuk mengungkap berbagai kemungkinan lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. Salah satu hal yang menjadi perhatian keluarga adalah identitas ayah biologis dari bayi yang dilahirkan korban.

“Pihak keluarga ingin memastikan penyebab kematian secara medis, dan juga meminta agar dilakukan pendalaman terkait ayah dari bayi tersebut,” tambahnya.

Bayu menegaskan, pihaknya akan bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus ini. Seluruh proses penyelidikan akan mengacu pada hasil ilmiah dari tim forensik, sehingga kesimpulan yang diambil nantinya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kita masih menunggu hasil medis dari tim forensik. Nantinya, hasil tersebut akan kita sampaikan sebagai bagian dari perkembangan penyelidikan,” tegasnya.

Baca Juga: Tabrak Pembatas Flyover Laluan Madani, Honda Brio Hangus Terbakar

Sebelumnya, Polsek Batuaji bersama Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri telah melakukan ekshumasi terhadap makam korban dan bayinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang. Proses pembongkaran makam ini dilakukan dengan pengawasan ketat sebagai bagian dari prosedur penyelidikan lanjutan.

Kasus ini sempat menghebohkan warga sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui selama ini menutupi kehamilannya dari lingkungan sekitar. Hingga akhirnya, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya.(*)

Artikel Kasus Kematian Wanita Muda di Batuaji Usai Melahirkan, Dugaan Aborsi Mencuat dari Keluarga pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Thomas Indonesia Bantai Aljazair 5-0

0
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting saat berlaga di babak pertama Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 di Ningbo, China, Rabu (10/4/2024). (ANTARA/HO/PP PBSI)

batampos – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting akan memanfaatkan jeda satu hari Piala Thomas 2026 untuk melakukan evaluasi sekaligus memvisualisasikan ulang pertandingan yang baru dijalaninya, sebagai bagian dari persiapan menghadapi laga berikutnya.

Ginting tampil dominan saat membantu Indonesia menundukkan Aljazair 5-0 pada laga pembuka Grup D di Forum Horsens, Denmark, Jumat atau Sabtu dini hari WIB. Ia menjadi penentu kemenangan setelah pada laga ketiga mengalahkan Mohammed Abdelaziz Ouchefoun dua gim langsung 21-8, 21-6.

“Besok ada kesempatan buat latihan saat rehat, jadi apa yang dialami atau dirasakan waktu match hari ini akan coba saya ulang lagi dalam latihan,” ujar Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Menurut Ginting proses tersebut akan dilakukan melalui visualisasi pertandingan agar setiap situasi di lapangan dapat dipelajari kembali secara lebih detail.

Piala Thomas 2026 menandai perubahan peran bagi Ginting, yang kini menjadi tunggal ketiga di tim Indonesia, setelah empat edisi sebelumnya sejak 2018 ia selalu turun sebagai tunggal pertama.

Atlet berusia 29 tahun itu mengaku tidak banyak merasakan perbedaan atas perubahan perannya.

“Menjadi tunggal ketiga ya tidak jauh berbeda dengan tunggal pertama, hanya mungkin susunan saja yang bikin kadang kondisinya dan tekanannya berbeda,” ujarnya.

Ginting berharap dapat terus menjaga konsistensi performa dan berkontribusi pada pertandingan-pertandingan berikutnya untuk Indonesia.

“Semoga ke depannya di match-match berikutnya juga terus bisa menyumbangkan poin buat Indonesia,” kata dia.

Indonesia sementara memimpin Grup D setelah kemenangan 5-0 atas Aljazair.

Jonatan Christie membuka keunggulan dengan menundukkan Adel Hamek 21-8, 21-6. Alwi Farhan kemudian memperbesar skor setelah mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi 21-8, 21-7, sebelum akhirnya Ginting memastikan kemenangan untuk Indonesia.

Setelah itu laga berlanjut ke partai ganda. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menambah keunggulan menjadi 4-0 setelah mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri 21-14, 21-8.

Lalu Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menutup kemenangan sempurna Indonesia 5-0 atas Aljazair setelah tampil dominan saat mengalahkan Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun dua gim langsung 21-4, 21-7.

Setelah menghadapi Aljazair, Indonesia dijadwalkan melawan Thailand pada 26 April, sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Prancis pada 28 April.

Sementara, Thailand membuka kampanye dengan kemenangan 4-1 atas Prancis. (*)

Artikel Tim Thomas Indonesia Bantai Aljazair 5-0 pertama kali tampil pada Olahraga.

Stok Beras di Batam Aman hingga 3 Bulan, DPR RI Minta Pusat Tambah Pasokan Minyakita

0
Anggota DPR RI Endipat Wijaya bersama Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan dan rombongan meninjau gudang Bulog Batam, Jumat (24/4). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – DPR RI bersama Wakil Gubernur Kepri dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke gudang Perum Bulog di Batu Merah, Batam, Jumat (24/4) pagi. Kunjungan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok pangan serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kepulauan Riau.

Rombongan dipimpin oleh Meireza Endipat Wijaya selaku pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI. Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan kesiapan pasokan pangan bagi masyarakat, khususnya di Batam dan wilayah hinterland.

“Kami ingin memastikan Bulog siap melayani kebutuhan masyarakat di Batam dan pulau-pulau sekitar. Dari hasil pantauan, Alhamdulillah stok tersedia, dan kami berharap ke depan bisa terus ditingkatkan,” ujar Endipat.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Batam Tetap Tangguh

Ia juga mengakui masih adanya kekurangan pada beberapa komoditas, terutama minyak goreng. DPR RI, kata dia, akan membawa temuan tersebut ke pemerintah pusat dan kementerian terkait agar distribusi ke Kepulauan Riau dapat ditambah.

“Kalau memang kurang, tentu harus kita minta tambahan. Hasil kunjungan ini akan kami sampaikan agar ada dukungan stok ke daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura memastikan kondisi stok pangan di daerahnya dalam keadaan aman. Ia menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai skema untuk menjaga stabilitas harga.

“Untuk persiapan ke depan, Alhamdulillah masih aman dan tidak ada masalah. Harga juga sudah diatur sesuai HET, dan distribusi melalui Bulog maupun mitra berjalan,” jelas Nyanyang.

Ia menambahkan, pemerintah tidak bisa menetapkan harga secara sepihak karena sudah diatur melalui mekanisme Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, pengawasan tetap dilakukan agar harga di lapangan tidak melampaui ketentuan.

Baca Juga: Tabrak Pembatas Flyover Laluan Madani, Honda Brio Hangus Terbakar

Di sisi lain, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira memaparkan ketersediaan stok beras saat ini masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.

“Stok beras medium saat ini sekitar 4.500 ton dan premium sekitar 1500 ton. Secara keseluruhan cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bulog juga terus melakukan penambahan pasokan dari Pulau Jawa. Saat ini, sekitar 2.000 ton beras sedang dalam proses pengiriman ke Batam.

Namun, untuk komoditas minyak goreng, khususnya program Minyakita, Guido mengakui masih terjadi keterbatasan stok di pasaran. Hal itu disebabkan adanya prioritas penyaluran untuk bantuan pangan.

“Minyakita ini merupakan penugasan baru, dan sebagian dialokasikan untuk bantuan pangan, sehingga di pasar sempat kosong. Meski begitu, harga di Batam masih relatif stabil sesuai ketentuan,” jelasnya.

Kunjungan DPR RI ini diharapkan dapat mendorong penambahan pasokan pangan ke Kepulauan Riau, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan. (*)

Artikel Stok Beras di Batam Aman hingga 3 Bulan, DPR RI Minta Pusat Tambah Pasokan Minyakita pertama kali tampil pada Metropolis.

Menkeu Purbaya Tegaskan Pemerintah Masuk “Survival Mode”

0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

batampos – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan arah kebijakan pemerintah saat ini telah memasuki fase “survival mode” atau mode bertahan. Dalam kondisi tersebut, pemerintah disebut tidak lagi memiliki ruang untuk menjalankan program secara tidak optimal.

“Survival mode. Artinya kita nggak boleh main-main lagi. Artinya kalau kita nggak ada ruang atau nggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala peluang yang kita bisa buat. Kalau pajaknya main-main, hancur kita kira-kira gitu,” ujarnya saat media briefing di Jakarta, Jumat (24/4).

Menurutnya, seluruh kebijakan dan program pemerintah harus dijalankan secara serius dan terukur agar tidak tertinggal dari negara lain. Purbaya berkomitmen akan melakukan segala cara untuk memastikan semua program pemerintah berjalan lancar.

“Kalau programnya main-main, kita akan digiling bangsa lain. Jadi kita survival mode. Saya akan menggunakan segala cara yang ada di saya, kekuatan di saya untuk memastikan semua program-program yang dikendalikan di sini ya, yang di keuangan, di monitor dengan baik,” katanya.

Ia juga menyinggung kebijakan percepatan pembangunan nasional yang telah dikeluarkan pemerintah melalui keputusan presiden (keppres). Dalam implementasinya, program tersebut akan berada di bawah pengawasan satuan tugas (satgas).

“Kan Pak Presiden sudah mengeluarkan keppres yang percepatan pembangunan itu. Itu kan semua diawasi nanti di satu satgas, di situ antara lain juga di situ akan masuk nanti yang dibuat di situ. Itu survival mode seperti itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Purbaya menekankan pentingnya menutup celah inefisiensi dalam berbagai program pemerintah, termasuk di sektor perpajakan dan cukai.

“Kita nggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di program lain kita apalagi kalau disengaja. Jadi nanti biaya cukai, saya akan rapikan lagi. Pajak akan rapikan lagi,” tegasnya.

Meski mengakui sistem perpajakan dan cukai sudah mengalami kemajuan, ia menilai masih terdapat kebocoran yang perlu segera ditangani.

“Walaupun udah maju ya, biaya cukai dan pajak. Tapi kita masih ada lihat kebocoran, bahkan kebocoran ruang sana sini yang masih bisa ditutup. Jadi itu yang disebut survival mode,” pungkasnya.(*)

Artikel Menkeu Purbaya Tegaskan Pemerintah Masuk “Survival Mode” pertama kali tampil pada News.

Tabrak Pembatas Flyover Laluan Madani, Honda Brio Hangus Terbakar

0
Mobil hangus terbakar setelah tabrak pembatas jalan di Laluan Madani.

batampos – Kecelakaan tunggal disertai kebakaran terjadi di Flyover Laluan Madani, Batam, Jumat (24/4) dini hari. Sebuah mobil Honda Brio putih bernomor polisi BP 1249 IC menabrak beton pembatas jalan sebelum akhirnya terbakar hebat di lokasi kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, pengemudi berinisial DP, 32, mengalami luka berat dan kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Korban dilaporkan mengalami cedera serius di beberapa bagian tubuh akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, AKP Viktor Hutahaean, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah Simpang Lampu Merah Baloi menuju Lampu Merah K Square.

“Yang laka tunggal itu, saat itu melajukan mobil Brio mau ke flyover, dia menghantam beton pembatas jalan sebelum akhirnya terbakar,” ujar Viktor saat dikonfirmasi, Jumat (24/4).

Benturan keras tersebut menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah. Hampir seluruh bagian depan mobil ringsek, sementara api yang muncul setelahnya meng­hanguskan sebagian besar bodi kendaraan hingga nyaris tidak berbentuk.

“Untuk kondisi pengemudi, sementara dari medis ada cedera kepala, badan, dan kaki,” kata Viktor.

Polisi menduga luka berat yang dialami korban disebabkan oleh benturan keras sebelum kendaraan terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, termasuk dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol saat mengemudi.

“Apakah dia dalam pengaruh alkohol atau tidak, saat ini masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. (*)

Artikel Tabrak Pembatas Flyover Laluan Madani, Honda Brio Hangus Terbakar pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 7 Alasan Mengapa Gen Z Mudah Cemas dan Khawatir

0
Kecemasan yang dirasakan seseorang sejatinya adalah hal yang wajar. Namun, kecemasan itu patut diwaspadai jika sampai mengganggu aktivitas. Misalnya, sampai ketakutan atau menghindari bertemu dengan orang lain. (ILUSTRASI DIPERAGAKAN NADINE ANNABEL – ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

batampos – Generasi Z adalah orang-orang yang lahir pada tahun 1997 hingga 2012. Mereka sering dianggap sebagai anak muda dengan pola pikir yang terus berkembang, yang merupakan generasi ‘digital native’ sejati pertama.

Namun, seperti setiap koin memiliki dua sisi, kecanduan media sosial, tekanan ekonomi, dan ketidakpastian global juga merupakan masalah yang mengkhawatirkan.

Dilansir astotalk, berikut tujuh alasan utama mengapa Gen Z mudah cemas dan khawatir.

1. Kewalahan dengan media sosial

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia Gen Z. Menghabiskan waktu luang dengan menjelajahi platform media sosial mengakibatkan perbandingan dengan ‘kehidupan sempurna’ orang lain. Ini menyebabkan keraguan diri, FOMO, dan isolasi.

2. Ketidakpastian ekonomi

Gaji yang stagnan, utang besar, dan pekerjaan ekonomi lepas yang tidak stabil membuat mereka merasa tidak yakin tentang ketidakstabilan ekonomi di masa depan. Bahkan mereka takut tidak akan pernah memiliki rumah atau pensiun dengan nyaman.

3. Ketakutan terhadap perubahan iklim

Sebagai generasi yang mewarisi krisis iklim Bumi, Gen Z menyaksikan bencana akibat perubahan iklim seperti kebakaran hutan, banjir, dan gelombang panas yang hebat. Selain itu, kecemasan ekologis menjadi sumber kekhawatiran lain bagi generasi yang ingin mengubah dunia.

4. Trauma pascapandemi

Pandemi COVID-19 membuat Gen Z terkurung di dalam ruangan. Mereka menghabiskan masa sekolah secara daring dan kehilangan momen-momen penting meninggalkan bekas emosional yang mendalam pada generasi ini.

Bekerja dalam mode hibrida dan menghadapi perilaku cemas secara sosial merupakan tantangan lain yang membuat mereka selalu terhubung tetapi terputus secara emosional.

5. Kelebihan informasi

Kehidupan mereka dibombardir dengan berita tanpa henti tentang perang, politik, dan lainnya, semua berkat algoritma yang dirancang untuk memicu kemarahan. Akibatnya, terjadilah doom scrolling dan kelumpuhan berbasis rasa takut.

6. Pola asuh dan perfeksionisme

Bagi Gen Z, kesempurnaan sering dikaitkan dengan tekanan orang tua, yang membesarkan mereka dengan aspirasi akademis, ekstrakurikuler, dan karier yang lebih tinggi.

7. Takut berinteraksi tatap muka

Generasi digital native lebih menyukai interaksi melalui layar daripada koneksi interpersonal di kehidupan nyata. Aplikasi kencan dan budaya ghosting mendorong hubungan yang dangkal, sementara pekerjaan jarak jauh memperburuk isolasi.(*)

 

Artikel Ini 7 Alasan Mengapa Gen Z Mudah Cemas dan Khawatir pertama kali tampil pada Lifestyle.

Berkas Kasus Pencabulan di SMK 1 Batam Belum Lengkap

0
Ilustrasi guru dan siswa. Kasus dugaan pencabulan di salah satu sekolah kejuruan Batam mengguncang institusi pendidikan. Foto: Canva

batampos – Berkas kasus pencabulan yang dilakukan guru SMKN 1 Batam terhadap siswanya hingga kini masih belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan.

Dalam perkara ini Kejaksaan Negeri Batam mengembalikan perkas penyidikan atau P19 ke penyidik Batuaji. Berkas ini dinilai belum lengkap.

“Berkas perkara masih kita lengkapi sesuai petunjuk Jaksa,” ujar Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizky Subagyo, Jumat (24/4).

Baca Juga: Polsek Nongsa Bantah Lamban Tangani Kasus, Sebut Berkas Kasus Penganiayaan Sudah Tahap I

Bayu menjelaskan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, pihaknya segera melimpahkan tersangka dan barang bukti. Sehingga kasus ini segera disidangkan.

“Sedang kita lengkapi dan berkas akan kita kirimkan lagi,” katanya.

Hasil penyelidikan polisi, perbuatan cabul yang dilakukan tersangka dengan modus pemberian sanksi kepada siswa yang terlambat mengikuti pelajaran.

Korban kemudian diberikan tiga opsi hukuman: penambahan skor pelanggaran hingga 1.000 poin atau dikeluarkan dari sekolah, pemanggilan orang tua, atau pilihan yang disebut sebagai “tahan malu”.

Baca Juga: Masih Fokus Salurkan Bantuan Pangan, Stok Minyakita di Batam Dipastikan Normal Mei

Sementara Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam, Erry Syahrial meminta aparat penegak hukum untuk menjatuhi hukuman maksimal kepada guru cabul tersebut.

“Pelaku guru ini harus dihukum maksimal dengan pasal pemberatan. Guru yang seharusnya mendidik, melindungi, tapi malah menghancurkan masa depan anak,” ujarnya.

Ia berharap pemberatan hukuman tersebut akan menjadi efek jera dan pembelajaran bagi guru lainnya. Sehingga kasus seperti ini tidak terulang lagi. (*)

Artikel Berkas Kasus Pencabulan di SMK 1 Batam Belum Lengkap pertama kali tampil pada Metropolis.

Rupiah Melemah, Batam Tetap Tangguh

0
ILUSTRASI nilai tukar rupiah melemah namun sejumlah sektor malah menggeliat seperti ekspor dan pariwisata. Foto: chatgpt

batampos – Pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura hingga menyentuh kisaran Rp13.580 per dolar, tak serta-merta mengguncang dunia usaha di Batam. Di tengah kekhawatiran pelaku industri nasional terhadap lonjakan biaya impor, pengusaha di kawasan free trade zone (FTZ) Batam dinilai masih cukup tahan banting.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafky Rasid, menegaskan struktur bisnis Batam yang didominasi ekspor menjadi kunci utama meredam dampak gejolak nilai tukar.

“Sebagian besar produk dari Batam dijual ke luar negeri dengan pembayaran dalam mata uang asing. Jadi walaupun bahan baku impor menggunakan dolar, hasil ekspor juga diterima dalam dolar. Ini yang membuat pengusaha di Batam tidak terlalu tertekan,” ujarnya.

Kondisi tersebut menciptakan keseimbangan antara biaya dan pendapatan, sehingga risiko kerugian akibat selisih kurs dapat diminimalkan.

BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

Artikel Rupiah Melemah, Batam Tetap Tangguh pertama kali tampil pada Metropolis.