
batampos– Empat orang pelaku spesialis pencurian di atas kapal di Selat Malaka berhasil dilumpuhkan oleh Tim F1QR Lanal TBK saat akan bertransaksi atau menjual hasil curian pada Selasa (25/06).
”Salah satu target operasi Tim F1QR Lanal TBK adalah Sea Theft atau pencurian di laut. Selama ini telah dilakukan pengintaian dan akhirnya membuahkan hasil. Tepatnya pada Selasa pagi kelompok tersebut dapat diamankan oleh Tim F1QR Lanal TBK saat akan bertransaksi hasil curiannya,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Anro Casanova, Jumat (28/6).
Modus operandinya, para pelaku dalam melakukan pencurian dengan melihat perlintasan kapal-kapal yang melewati perairan Selat Malaka menggunakan aplikasi Marine Traffic. Sehingga, para pelaku dapat menentukan target kapal yang akan dicuri.
BACA JUGA: Simulasi Pembebasan Kapal yang Dibajak, Tiga Perompak Disergap Petugas KPLP
”Kapal yang ditarget biasanya kapal yang memiliki kecepatan rendah atau berlayar dengan pelan. Hal ini tentunya dapat dengan mudah para pelalu melancarkan aksinya,” paparnya.
Kondisi perairan Selat Malaka merupakan salah satu perairan terpadat di dunia. Sehingga hal tersebut bisa saja timbul kerawanan-kerawanan yang akan terjadi. Contohnya Sea Theft atau pencuri di atas kapal yang sedang melintas ataupun sedang lego jangkar.
”Lanal Tanjungbalai Karimun angat intens menyikapi permasalahan kasus seperti. Selain membahayakan pengguna lalu lintas laut juga dapat mencoreng nama baik bangsa Indonesia di mata Dunia,” terang Danlanal.
Dikatakan Danlanal, dalam melakukan pemberantasan sea theft tentunya tidak dapat berjalan sendirian dan perlu dukungan dari stakeholder terkait. Sehingga permasalahan keamanan di Selat Malaka dapat terjaga dengan aman bersama sama.
Anro menjelaskan, sampai saat ini pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mako Lanal TBK guna pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan lainnya. Saat ini unsur patroli dan tim F1QR Lanal TBK terus berjaga di sepanjang Selat Singapura yang beririsan dengan perairan Karimun.
”Untuk mengantisipasi segala macam bentuk kejahatan dan pelanggaran di laut, serta menjamin keamanan dan keselamatan bagi pengguna laut yang melintas di perairan tersebut,” ungkapnya. (*)
Reporter: Sandi









