Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) melangsungkan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). (Royyan)
batampos – Sejumlah massa yang mengatasnamakan dari Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) melangsungkan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Aksi demonstrasi itu menutut Budi Ari Setiadi agar mundur dari jabatannya sebagai Menkominfo.
Hal itu sehubungan dengan kegagalan Kominfo dalam menjaga data pribadi warga setelah hacker membobol Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).
“Dan wujud kritik terhadap kebijakan-kebijakan Kominfo lainnya yang merugikan dan melanggar hak-hak digital warga,” tulis undangan demonstrasi tersebut, Rabu (10/7).
Pantauan di depan kantor Kemenkominfo, puluhan massa yang mengaku mewakili puluhan ribu orang yang mengisi petisi agar Budi Ari mundur itu membawa berbagai alat peraga.
Mereka mengangkat spanduk bertuliskan “BUDI ARIE OUT!!!” hingga spanduk lainnya yang bertuliskan “Kartu Merahkan Budi Arie”.
Massa aksi lain juga membawa spanduk bergambar sosok Budi Arie dengan tulisan “This is Menteri Give Away”.
Tampak juga salah seorang massa aksi mengenakan topeng berwajah Budi Arie sambil duduk di kloset.
Dipimpin orator, mereka terus meneriakkan agar pentolan relawan Jokowi itu mundur dari jabatannya.
Sambil membawa spanduk-spanduk itu, massa aksi berdiri di samping jalan menunjukkannya ke publik yang melewati jalan tersebut. (*)
Petugas Dinkes Tanjungpinang saat melakukan fogging di Kelurangan Bukit Cermin untuk mencegah DBD. F. Mohamad Ismail
batampos– Kasus Demam Berdarah Danguage (DBD) mengalami peningkatan. Hingga Juli 2024 ini, terdapat 99 kasus DBD yang terjadi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tanjungpinang, Sri Handono mengatakan bahwa 97 kasus DBD terjadi sejak Januari hingga Juni 2024.
“Lalu ditambah 3 kasus di bulan Juli minggu pertama, jadi jumlah total sekitar 99 kasus DBD,” kata Handono, Selasa (9/7).
Menurutnya, angka DBD tahun 2024 bakal mengalami peningkatan yang drastis. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tercatat ada 114 kasus DBD yang terjadi.
Kendati demikian, kata Handono Juli 2024 kasus DBD di Tanjungpinang bisa dikendalikan dan dikontrol. “Tapi tetap kita pantau terus agar tidak terjadi kenaikan kembali,” tambahnya.
Handono menerangkan, 99 kasus DBD tersebut rata-rata terjadi di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Terutama di Kelurahan Batu 9 dan Pinang Kencana.
Sehingga, ia meminta kepada masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup sehat serta menjaga lingkungan agar tetap bersih.
Seperti menerapkan hidup 3 M. Yakni harus menguras, menutup dan mengubur sampah. Sebab, hal tersebut merupakan upaya untuk mencegah DBD.
“Lalu bak mandi harus dikuras jangan dibiarkan airnya tergenang. Kemudian apabila ada barang barang bekas yang terbengkalai juga harus dibuang,” pungkasnya. (*)
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat bertemu dengan sejumlah pemuda asal Karimun di Batam. (Istimewa)
batampos – Bupati Kabupaten Karimun, Aunur Rafiq, menjadi sorotan publik dalam beberapa bulan terakhir, setalah memastikan diri untuk ikut maju dalam kontestasi Pilkada Kepri sebagai bakal calon wakil gubernur.
Hal ini menjadi perbincangan serius bagi kawula muda di Kepri. Dalam kesempatan ini, Eddy selaku Ketua Umum Persatuan Pemuda Karimun (Pendekar) Batam, menilai Bupati Rafiq merupakan salah satu sosok yang mempuni untuk ikut memimpin Kepri.
Pendekar sendiri terdiri dari muda-mudi asal Karimun yang kini menetap di Batam. Mereka tergabung dengan latar belakang profesi beragam, mulai dari pengusaha, praktisi hukum, dosen, guru, mahasiswa, serta pekerja.
Keanggotaan Pendekar sempat bertemu dan berdiskusi dengan Aunur Rafiq. Bupati Karimun dua periode itu menyambut baik diskusi yang ditaja oleh para pemuda.
“Sangat banyak sekali masukan dan saran dari pemuda yang saya terima. Ide-ide dan gagasan segar seperti inilah yang dibutuhkan untuk memajukan Kepri ke depan,” kata Rafiq, usai pertemuan yang berlangsung pada Selasa (9/7) di Batam.
Kambali soal Rafiq, dari kacamata Eddy bahwa Bupati Karimun itu memiliki landasan mendasar. 10 tahun menjadi wakil bupati dan 10 tahun menjadi bupati, bukan waktu yang cepat dan mudah bagi seorang kepala daerah.
“Karimun merupakan daerah yang banyak melahirkan pemimpin-pemimpin besar di Kepri. Tidak hanya di pemerintahan, di swasta pun perusahan-perusahaan besar di Kepri banyak dimiliki dan dipimpin oleh tokoh asal Karimun,” kata Eddy, Rabu (10/7).
Mantan aktivis mahasiswa Karimun itu menambahkan, jika berbicara tentang perkembangan di Kabupaten Karimun, Eddy menilai hari ini Karimun memiliki kemajuan. Dan itu harus diakui, walaupun belum begitu signifikan.
“Namun jika dibandingkan dengan daerah lain di Kepri, Karimun termasuk Daerah yang terus berbenah untuk maju,” katanya.
Jangan bandingkan pembangunan Karimun dengan Batam, tapi ia ingin masyarakat belajar bagaimana memajukan Karimun seperti Batam. “Karimun yang terdiri dari 245 pulau harus kita fikirkan dan ikut andil bersama bagaimana ke depan bisa maju seperti Kota Batam, ini bukan hanya saja tugas pemerintah daerah tapi ini juga catatan teman-teman dibangku legislatif DPRD kabupaten dan DPRD provinsi untuk memikirkan ini,” ujarnya.
Selain itu, Eddy menilai dari jumlah penduduk Karimun merupakan peringkat kedua setelah Batam. Berkembang pesat sektor UMKM, membuat ekonomi Karimun saat ini sedang tumbuh, maka pantaslah pertumbuhan ekonomi Karimun naik 5,5 persen.
Di sisi lain, saat ditanya soal siapa sosok yang tepat untuk jadi tandem Aunur di Pilkada Kepri 2024, ia optimis. Dengan siapapun dipasangkan, punya kans untuk menang.
“Dengan siapapun Pak Aunur Rafiq berpasangan, insyaallah menang. Beliau (Rafiq) adalah sosok yang lengkap, secara IQ beliau merupakan lulusan terbaik IPDN yang kini juga bergelar doktor, dan beliau sangat peduli akan pendidikan generasi muda, terutama yang menjalani pendidikan dan kuliah diperantauan,” ujar dia.
Selain itu, secara spritual Rafiq dipandang sebagai sosok yang religius dan dekat dengan ummat. Namun jika ada pihak-pihak yang tidak sependapat, itu hal yang lumrah.
“Itulah sebabnya kita perlu menghidupkan budaya diskusi dikalangan pemuda dan masyarakat agar terciptanya intelektulitas berfikir dalam memberikan pemahaman kepada masyakarat kita yang tabu akan kondisi perkembangan di daerah,” kata Eddy. (*)
Awal tahun ini, sebuah laporan dari badan amal Ed Sheeran, The Framlingham Foundation, mengungkapkan bahwa ia telah menyumbangkan dana sebesarn £1 juta kepada departemen seni di sekolah lamanya.
Lembaga amal Ed Sheeran menyediakan beasiswa penuh kepada keluarga yang tidak mampu membayar biaya sekolah, dengan laporan terakhir menunjukkan lembaga itu menghabiskan dana £91.000 untuk sumbangan pada tahun 2022, dan memiliki dana tambahan sebesar £338.000.
“Saya sekarang mengunjungi lebih banyak sekolah menengah yang benar-benar membutuhkan dana musik,” ujar Ed Sheeran.
Ed Sheeran mengatakan, dirinya memulai langkah mulia ini membantu dunia pendidikan untuk mendapatkan akses finansial dari daerah asalnya terlebih dahulu. Dan kemudian dikembangkannya dalam skala lebih luas lagi.
Menurut Ed Sheeran, dirinya sangat ingin membantu generasi penerus supaya banyak orang mendapatkan kesuksesan melalui pendidikan
“Saya bukan orang yang pintar di akademis, di dunia ini saya akan dianggap bodoh. Tapi saya unggul dalam musik dan karena itulah orang-orang berpikir saya pandai dalam sesuatu. Saya merasa sangat terbantu berada di sekolah yang didanai negara dan saya benar-benar mendorong hal itu,” paparnya.
Ed sebelumnya juga menawarkan bantuan keuangan untuk fotografi dan studi komputer di sekolah lamanya, serta memberikan peralatan musik ke sekolah dasar dan mendanai beasiswa bagi keluarga yang tidak mampu membayar biaya sekolah. (*)
batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam saat ini telah menyelesaikan pemetaan bagi siswa SD dan SMP yang tidak tertampung dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023/2024.
Kepala Dinas Pendidikan Bagam Tri Wahyu menyebutkan, siswa yang sebelumnya tidak mendapatkan tempat kini dialihkan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki ruang belajar (rombel) yang masih tersedia.
“Untuk sekolah yang sudah selesai kita petakan akan segera diproses pemberitahuan siswanya,” ujarnya, Rabu (10/7)
Menurut Tri, pemetaan ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas di beberapa sekolah yang dianggap favorit yang sering kali menjadi pilihan utama para orang tua dan siswa.
“Namun untuk sekolah-sekolah yang bermasalah sedang dibahas lebih detail. Insyaallah yang terbaik kita berikan untuk anak-anak di Batam,” ungkap Tri.
Ia menyebutkan, sekolah bermasalah yang dimaksud disdik adalah sekolah yang sudah menampung peserta didik melebihi kapasitas sekolah. Namun peserta didik tidak ingin pindah.
Tri menjelaskan, masih ada beberapa peserta didik atau calon orang tua yang diterima di sekolah pilihan kedua namun tetap ngotot anaknya bisa ditampung di pilihan sekolah pertama. Kondisi tentu saja menyulitkan disdik dalam mengatur rombel.
“Beberapa sekolah pilihan orang tua yang anaknya tidak diterima sudah terlalu penuh. Dari data kami ada tiga sekolah. Sebab kalau tambah rombel pun jumlah guru di sekolah tersebut juga terbatas dan tidak memungkinkan,” ungkap Tri.
Selain itu Disdik Batam bekerja sama dengan sekolah-sekolah negeri dan swasta untuk menemukan solusi terbaik bagi para siswa yang belum tertampung. Proses ini melibatkan analisis data yang cermat dan konsultasi dengan kepala sekolah untuk memastikan penempatan siswa dilakukan secara optimal.
“Ini sedang kita atur bagaimana tidak menjadi masalah lanjutan,” kata dia.
Pihaknya juga menjamin penambahan rombel di beberapa sekolah juga dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas dan kapasitas yang tersedia. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan menambah jumlah siswa dalam satu rombel di sekolah yang memiliki fasilitas dan kapasitas ruang belajar.
“Namun juga harus diikuti dengan kebutuhan lainnya yaitu meja kursi siswa. Namun tak semua sekolah bisa diperlakukan seperti ini. Penambahan rombel ini hanya berlaku pada sekolah tinggal dan jauh dari penyanggahnya,” pungkas Tri.
Anggota DPRD Batam Udin P. Sihaloho mengimbau bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, dia berharap orang tua tetap menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta.
“Solusinya masuk sekolah swasta. Kapan lagi sekolah swasta kita ada siswanya” tegas Udin.
Ia mengatakan demikian bukan tanpa alasan. Pasalnya di tengah keterbatasan guru saat ini sangat tidak memungkinkan untuk menambah jumlah rombel di kelas ataupun sif belajar.
“Jangan dipaksakan ke sekolah negeri. Kadang banyak orang tua ketika ada sekolah gratis mereka memaksakan anaknya masuk di sekolah negeri, ” ujarnya.
Jika ini tetap dibiarkan dan ditampung sambung Udin, tentu akan menjadi penyakit musiman setiap tahun setiap kali PPDB.
“Kepada Pemko Batam kita berharap tetap bersinergi dengan sekolah swasta seperti subsidi silang sehingga biaya yang ditanggung orang tua menjadi tak terlalu berat, ” ujarnya. (*)
TKP kematian Nelwina Tanjung, kasir toko sayur di komplek pasar Sagulung. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos
batampos – Tim Gabungan dari Polda Kepri, Polresta Barelang dan Polsek Sagulung berhasil menangkap pembunuh Nelwina Tanjung, kasir kios sayur di Pasar Sagulung. Pelaku berinisial ZB.
“Pelaku sudah kita amankan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha, Selasa (9/7).
Ia menjelaskan pelaku berhasil ditangkap di Dolok, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara. “Sekarang pelaku sedang perjalanan dari Medan ke Batam,” katanya.
Disinggung motif pembunuhan tersebut, Giadi mengaku belum bisa menyimpulkannya. Begitu juga dengan hubungan pelaku dan korban.
“Masih kita dalami,” ungkapnya
Giadi menambahkan pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi jasad korban. Hal ini untuk memastikan luka di tubuh dan adanya kekerasan seksual yang dialami korban.
“Masih menunggu hasil autopsi, kita belum menerima secara resmi,” tutupnya. (*)
Empat tersangka pelaku pengeroyokan di depan Hotel Golden Tanjungbalai Karimun
batampos– Sempat viral video pengeroyokan yang dilakukan 3 orang pria dan 1 orang wanita yang dialami seorang pria berinisial Gb pada Minggu (30/6) pukul 06.WIB. Peristiwa ini terjadi di pinggir Jalan A Yani depan Hotel Golden, Tanjungbalai Karimun. Diduga penyebabnya, korban bersama rekannya berinisial A telah memesan seorang wanita penghibur melalui aplikasi dan membayar Rp250 ribu. Namun, wanita penghibur tersebut tidak jadi melayani dan uang tidak dikembalikan.
”Korban tidak terima telah menjadi korban pengeroyokan. Sehingga, pada Sabtu (6/7) membuat lapoiran resmi ke Polres Karimun. Yakni, laporan polisi Nomor : LP/B/28/VII/2024/SPKT/ Polres Karimun/Polda Kepri. Berdasarkan laporan tersebut dilakukan penyelidikan. Dan, diketahui para pelaku telah melarikan diri ke Batam,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Fadli agus melalui Kasat Reskrim AKP M Debby Tri Andrestian kepada Batam Pos, Selasa (9/7).
Dikatakannya, kronologis pengeroyokan yang dialami Gb berawal ketika korban dan temannya berinisial A memesan wanita penghibur melalui aplikasi dengan bayaran Rp 250 ribu. Wanita penghibur yang dipesan memang datang ke kamar dan langsung minta bayaran yang sudah disepekati.
”Setelah korban menyerahkan uang, wanita penghibur tersebut tidak jadi melayani korban. Sehingga, korban meminta kembali uangnya. Namun, yang diterima adalah pengeroyokan oleh orang yang tidak dikenal. Beberapa bagian tubuh korban menjadi sasaran penganiayaan. Yakni, kening, wajah, punggung belakang dan lutut,” ungkap Debby.
Polisi, lanjutnya, melakukan penyelidikan dan diketahui para pelaku telah melarikan diri ke Batam. Selanjutnya, jajaran anggota Satreskrim berangkat ke Batam dan akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap empat pelaku pengeroyokan pada Jumat (5/7) di Jalan Pertiwi Kelurahan Bukit Tempayan Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.
”Empat tersangka pelaku pengeroyokan masing-masing berinisial GA 21, JP 22, Z 29 dan D 20. Modus pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban disebabkan para pelaku tidak menerima bahwa uang yang sudah diberikan kepada salah satu pelaku lainya diambil kembali oleh korban. Atas kejadian ini keempat tersangka dijerat dengan pasal yaitu Pasal 170 ayat 1 Kitab KUH-Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan ,” tutup Debby baru beberapa hari menjabat Kasat Reskrim Polres Karimun. (*)
Lamine Yamal jadi penanda era baru sepak bola dunia dengan gol indahnya yang mengantarkan Spanyol ke final Euro 2024. (Instagram/@fifaworldcup)
batampos – Sejarah baru kembali tercipta di ajang Euro 2024. Kali ini, dua nama besar dalam dunia sepak bola, Jesus Navas dan Lamine Yamal, menjadi sorotan utama saat Spanyol memastikan diri melangkah ke final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-1 di semifinal.
Pertandingan yang berlangsung di Munich Football Arena, Muenchen, pada Selasa (9/7/2024) atau Rabu (10/7/2024) dini hari WIB ini menjadi saksi perjalanan La Furia Roja menuju partai puncak.
Kemenangan Spanyol atas Prancis dipastikan melalui gol-gol Lamine Yamal pada menit ke-21 dan Dani Olmo pada menit ke-25, setelah sebelumnya Prancis sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui sundulan Randal Kolo Muani pada menit kesembilan.
Kemenangan ini tidak hanya membawa Spanyol ke final, tetapi juga menandai era baru dalam sepak bola internasional dengan performa gemilang para pemain mudanya.
Pertandingan dimulai dengan catatan sejarah yang langsung mencuat. Jesus Navas, yang bermain sebagai starter pada usia 38 tahun dan 231 hari, menjadi pemain non-kiper tertua yang pernah tampil dalam laga semifinal Euro atau Piala Dunia. Rekor ini memecahkan catatan sebelumnya yang dipegang oleh Fritz Walter (Jerman) dan Gunnar Gren (Swedia) pada Piala Dunia 1958, di mana keduanya bermain pada usia 37 tahun dan 236 hari.
Selain catatan sejarah dari Jesus Navas, penampilan Lamine Yamal juga mencuri perhatian. Pemain muda berbakat ini menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol penyeimbang bagi Spanyol setelah tertinggal lebih dulu.
Pada menit kelima, Yamal mengawali ancaman pertama Spanyol melalui operan silang dari sisi kanan penyerangan, namun tandukan Fabian Ruiz yang menyambut operan tersebut masih melambung di atas gawang Mike Maignan.
Meski Spanyol mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, Prancis justru mampu membuka keunggulan lebih dahulu. Randal Kolo Muani mencetak gol pada menit kesembilan melalui sundulan setelah menerima umpan dari Kylian Mbappe. Kolo Muani yang berdiri di tiang jauh berhasil lepas dari penjagaan Aymeric Laporte dan dengan sempurna menyundul bola masuk ke gawang Unai Simon.
Keunggulan Prancis tidak bertahan lama. Spanyol berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-21 melalui gol yang dicetak oleh Lamine Yamal. Gol itu sekaligus menahbiskan Yamal sebagai pencetak gol termuda pada Euro 2024.
Lamine Yamal berhasil memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Kejuaraan Eropa dan dunia pada usia 16 tahun 362 hari. Yamal melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh legenda sepak bola Brasil, Pele, yang mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari.
Pemain muda ini menunjukkan ketenangannya saat menerima umpan di dalam kotak penalti dan dengan satu sentuhan, dia melepaskan tembakan yang tidak mampu dihalau oleh kiper Prancis, Mike Maignan.
Empat menit berselang, Spanyol kembali mencetak gol untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1. Dani Olmo menjadi pahlawan dengan golnya yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Prancis. Berawal dari serangan balik cepat, Olmo berhasil memanfaatkan celah di pertahanan lawan dan mencetak gol yang membawa Spanyol unggul.
Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final Euro 2024, sekaligus menandai era baru dalam sepak bola mereka dengan munculnya pemain-pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal. Penampilan impresif Yamal dalam pertandingan ini menjadi bukti bahwa La Furia Roja memiliki masa depan cerah dengan generasi penerus yang siap mengukir prestasi.
Penampilan gemilang Lamine Yamal di semifinal ini juga membuka mata dunia akan potensi besar yang dimiliki oleh pemain muda ini. Di usianya yang masih sangat muda, Yamal telah menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa dan ketenangan yang jarang dimiliki oleh pemain seusianya. Masa depan cerah menanti Yamal dan menjadi penanda era baru dalam sepak bola Spanyol.
Kesuksesan Spanyol di Euro 2024 ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berlatih dan bekerja keras dalam meraih impian mereka di dunia sepak bola. Semangat juang dan determinasi yang ditunjukkan oleh para pemain Spanyol menjadi contoh yang patut diteladani oleh semua orang. (*)
Petugas saat mendirikan papan pengumuman penyegelan kawasan PT Putera Bentan Karya di Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas
batampos – Pasca Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan aktifitas pabrik aspal di Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, manajemen PT Putera Bentan Karya sampai ini belum ada itikad baik untuk memenuhi panggilan dari penyidik Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) di Jakarta.
Kepala Pos PSDKP Anambas, Kotot Setiadi mengatakan pihaknya sejak awal proses penyelidikan hingga penutupan aktifitas perusahan itu, telah melayangkan 3 kali surat pemanggilan kepada manajemen.
“Sudah dipanggil tapi belum datang. Mengingat macam proses dari awal dan sekarang sedang dipanggil ke Batam dulu. Ga ada itikad baik,” ujar Kotot, Selasa, (9/7).
Yang ia ketahui, awalnya pemilik perusahaan itu yaitu pengusaha asal Tanjungpinang, Akim. Tapi, disepanjang perjalanan, perusahaan itu diambil alih oleh orang lain.
“Dari awal pemilik susah dilacak. Sekarang kita masih lacak. Pak Budi (stafnya) sedang ke Tanjungpinang untuk memanggil pak Akim atau stafnya, Brando,” tutur Kotot.
Sementara itu, staf Akim, Brando Purba saat dikonfirmasi membenarkan bahwa PT Putera Bentan Karya awalnya milik Akim.
“Dulu kita. Itu udh di take over dengan orang lain. Tapi belum lunas, sehingga belum kita balik nama,” ujar Brando Purba.
Brando menuturkan pembeli PT Putera Bentan Karya yaitu Wahyudi yang waktu itu membeli masih menggunakan Perjanjian Pengikat Jual Beli (PPJB).
“Yang take over Wahyudi, waktu PPJB itu belum pakai badan hukum,” sebut Brando.
Perlu diketahui, PT Putera Bentan Karya ditutup oleh KKP pada Sabtu, (29/6) lalu. Manajemen Putera Bentan Karya telah melakukan akfitas ilegal reklamasi seluas 650 meter persegi di kawasan bakau sejak 2014 silam.
Akibatnya ekosistem perikanan dan terumbu karang menjadi rusak. Reklamasi itu diperuntukkan untuk membangun pelabuhan jeti tongkang.
Akibat perbuatannya, manajemen diancaman kurungan minimal 2 tahun dan denda Rp 2 Miliar, maksimal kurungan 10 tahun dan denda Rp 10 Miliar. (*)
Dishub membuka konter di kentor DPRD Batam, warga mendaftar parkir berlanggnana di sana. (F. Azis Maulana / Batam Pos)
batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam membuka layanan pembuatan stiker parkir berlangganan di Kantor DPRD Kota Batam. Hal ini mendapat respon positif dari anggota DPRD Batam dari fraksi Gerindra, Muhammad Rudi. Namun pihaknya juga meminta untuk Dishub Batam gencar mensosilasikan parkir langggan ini.
“Hari ini saya mendaftar untuk parkir langganan dari Dishub Batam dengan mendaftar tiga mobil untuk setahun yang berlaku sampai Juli 2025,” ujar Anggota DPRD Batam Komisi III, Muhammad Rudi, Rabu (10/7).
Menurutnya ini sangat membantu dari Pemerintah Daerah untuk masyarakat. Ia juga meminta kepada masyarakat agar bisa mendaftarkan mobilnya di Dishub Kota Batam untuk mendapatkan layanan parkir umum.
“Untuk satu mobil itu Rp 600 ribu jadi total Rp 1.8 juta untuk tiga mobil yang langsung dibayarkan ke bank Mandiri,” katadia.
Menurutnya lebih baik menggunakan parkir langganan sehingga menimalisir kebocoran kas daerah jadi lebih baik di bayar langsung ke kas daerah.
“Untuk masyarakat juga disarankan gunakan parkir langganan ini,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Politisi Gerinda tersebut meminta dari Dishub Batam untuk gencar mensosialisasikan kepada juru parkir di setiap titik kota Batam jangan sampai ketika sudah membayar juru parkir masih menagih tarif parkirnya.
“Saya minta Dishub untuk Sosialiasikan ini kepada seluruh jukir di lapangan sehingga tidak terjadi kesalah pahaman nantinya di lapangan ketika masyarakat yang sudah ikut parkir langganan,” katadia.
Koordinator Lapangan, UPT Parkir, T. Junaidi mengatakan pendaftaran ini sekaligus sosialisasi soal parkir berlangganan oleh Dishub Batam.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan asli daerah (PAD), dan menutup kebocoran dai segi penerimaan parkir tepi jalan.
Untuk antisipasi adanya penarikan retribusi oleh jukir, pihaknya juga sudah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada jukir, bahwa kendaraan yang sudah berlangganan, tidak boleh dipungut retribusinya lagi.
“Kalau masih ada yang pungut, silakan lapor ke kami,” ujarnya.
Ia menyebutkan tarif pendaftaran parkir berlangganan untuk mobil Rp600 ribu per tahun, dan motor Rp250 ribu per tahun.
“Pendaftar cukup bawa STNK saja, maka akan langsung dilayani oleh petugas,” tutupnya. (*)